Rabu, 25 April 2012

Reses Anggota DPRD Rohil dimulai, Besok Reses Aleg Rashyd Abisar ke Bagan jawa Pesisir

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Besok malam (kamis  26/4,red) reses anggota legislative (aleg) Rokan Hilir. Acara reses anggota DPRD Rohil Rashyd Abisar tersebut di gelar di kantor kepenghuluan bagan jawa pesisir jalan jambu Bagansiapiapi. Demikian diungkap penghulu bagan Jawa Pesisir , Taufik basiroen kepada KABARROHIL melalui telepon genggam, Rabu (25/4).

“Besok digelar pertemuan dalam rangka reses anggota DPRD Rohil dengan masyarakat Bagan jawa Pesisir,”ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut diundang pelbagai lapisan masyarakat di wilayah kepenghuluan Bagan jawa pesisir. Diantaranya disebut taufik Basiroen BPK beserta anggotanya, ketua RT, ketua RW, kelompok tani, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta tokoh agama. Dia mengatakan pertemuan tersebut akan membahas usulan dan apresiasi masyarakat kepada wakil rakyat.

Dikatakannya, pertemuan tersebut dilakukan pada malam hari disebabkan masyarakat wilayahnya jika siang hari melakukan kegiatan pertanian. Oleh sebab itu disebutnya pertemuan tersebut di gelar pada malam hari. Lagi pula jika malam hari ditambah penghulu ini masyarakatnya bakal banyak hadir untuk menyampaikan aspirasinya kepada wakil rakyat. Hal ini juga sebagai evaluasi aspirasi masyarakat sebelumnya terhadap usulannya kepada anggota DPRD Rohil.

“Besok sebagai evaluasi dan sekaligus pertemuan anggota DPRD Rohil dengan konstituennya,”tandasnya. (andi krc)

Menyambut peringatan Hardiknas, Disdik Rohil menggelar pelbagai kegiatan

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya mangun karsa Tut Wuri handayani. Memperingati hari pendidikan Nasional (Hardiknas)  diperingati setiap tanggal 2 Mey, Oleh sebab itu pelbagai acara menghadapi Hardiknas tersebut di gelar oleh Pemdakab Rohil dalam hal ini Disdik Rokan Hilir.  Demikian dikatakan oleh Kadisdik Rokan Hilir, Drs Surya Arfan,Msi ketika ditemui KABARROHIL di jalan Utama Bagansiapiapi, Rabu (25/4).

“Ada tiga kegiatan direncanakan dalam menyambut peringatan Hardiknas di Rokan Hilir,”tutur Drs Surya Arfan.

Dia menjelaskan kegiatan yang diprogramkan untuk memperingati hardiknas diantaranya, Lomba Cerdas Cermat UUD dan TAP MPR tingkat SMA se-Kabupaten Rokan Hilir. Disebutnya, lomba ini  setiap kecamatan diwakili oleh satu kelompok siswa SMA. Dalam lomba ini di setiap kelompok sebanyak 10 orang siswa. Lomba ini dilaksanakan pada tanggal 29 April hingga tanggal 1 Mei 2012. Ditambah Kadisdik Rohil ini acara final cerdas cermat UUD dan TAP MPR ini digelar di halaman kantor Bupati Rokan Hilir jalan Merdeka Bagansiapiapi.

“Pemenang tingkat kabupaten Rokan Hilir bakal di ikut sertakan ke tingkat provinsi Riau bahkan jikalau juara mewakili provinsi ke tingkat nasional,”ujarnya.

Selanjutnya pada tanggal hari Rabu 2 Mei 2012 digelar Upacara bendera Hardiknas. Lanjutnya mengatakan pada sore harinya digelar open tournament Marching Band se Rokan Hilir. Lomba Marching Band ini, disebutnya  dari tingkat SD hingga tingkat SMA.

Lebih lanjut Drs Surya Arfan,Msi menegaskan dengan peringatan hari pendidikan ini untuk menyemangati  agar berupaya meningkatkan mutu pendidikan dan juga akses pelayanan pendidikan terhadap masyarakat. Dikatakannya, peningkatan pendidikan tentunya dengan berupaya Peningkatan disiplin para guru, para siswa dan juga meningkatkan sarana serta prasarana pendidikannya.

Diharapkan Kadisdik Rohil ini,  siswa Rokan Hilir mampu bersaing dalam arti mempunyai daya saing di kancah provinsi maupun kancah nasional. Kemudian itu, meskinpun proporsi SMK 70 banding 30 di daerah Rokan Hilir belum bias terpenuhi namun diharapkan para siswa SMK yang ada dapat meningkatkan baik kuantitas maupun kualitasnya.

“Diharapkan siswa dan guru SMK pro aktif. Dihimbau berhubungan dengan wira usaha sesuai dengan jurusan yang dimilikinya,’pungkasnya. (andi krc) 

Training of Trainer di Rohil

















Training of trainer (TOT) pada guru PPKN SMU sederajat se-kabupaten Rohil dalam peningkatan peran serta masyarakat dalam pemilu


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Training of Trainer (TOT) di gelar KPU Rokan Hilir. Acara tersebut melibatkan  guru PPKN SMU sederajat se-Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dalam peningkatan peran serta masyarakat dalam pemilu  DPRD,DPR RI,DPD, Pilkada Gubernur, Pilkada Bupati dan pemilihan presiden. Hadir mengikuti acara itu seluruh ketua dan sekretaris KPU se Provinsi Riau. Acara tersebut dibuka oleh ketua KPU Provinsi Riau H.Tengku Sadli,Msi dengan dihadiri oleh Bupati Rohil H.Annas Maamun, ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan, sejumlah kadis dilingkungan pemdakab Rohil dan tentunya guru PPKN. Acara di gelar di gedung serbaguna jalan Utama Bagansiapiapi, Rabu (25/4).

Dalam sambutannya, ketua KPU Rokan Hilir, H.Azhar Syakban menerangkan dirinya merasa bangga pada saat ini semua KPU se-Provinsi Riau menggunakan seragam yang sama. Disebutnya, penyelenggaraan TOT ini yang pertama sekali dilaksanakan didaerah yakni di Bagansiapiapi kabupaten  Rokan Hilir.

Disebut yang biasa dipanggil Wak Atan ini, penyelenggaraan TOT ini dapat diselenggarakan dengan menghadirkan seluruh KPU se-Riau adalah karena ada bantuan fasilitas oleh Pemerintah daerah Rokan Hilir. Dalam kesempatan itu, Azhar menyebutkan pasal peraturan yang menyebutkan pemerintah daerah/kota wajib  membantu KPU Daerah dan KPU Provinsi.

Dia mengatakan Kabupaten Rokan Hilir merupakan KPU yang kedua dibantu oleh pemerintah setempat dengan membangun sebuah kantor KPU sebagai penyelenggara pemilu sedangkan untuk pertama sekali kantor KPU dibantu dibangun pemerintah adalah KPU di Semarang. Sedangkan penyelenggaraan ini juga mendapat fasilitas oleh pemerintah. Hendaknya KPU daerah lain juga turut dibantu oleh pemerintah daerahnya.

"Hendaknya penyelenggaraan acara ini bukan hanya didaerah Rohil saja,  tetapi hendaknya juga di daerah lain mengikutinya,"kata Wak Atan ini.

Diharapkan ketua KPU Rohil ini kepada para peserta setelah mengkuti TOT ini dapat memberikan penyuluhan tentang pemilu kepada siswa di sekolah yang adalah pemilih pemula.

Lebih jauh Azhar Syakban mengharapkan kedepan dilakukan satu acara seminar kemudian dirangkum untuk diusulkan agar pengetahuan pemilu masuk kedalam kurikulum sekolah. Hal ini dikatakan Atan agar siswa dapat mengetahui tata cara pelaksanaan pemilu yang benar, tidak berpolitik berkepanjangan. Dijelaskan Atan bahwa menjadi KPU daerah saat ini sudah banyak di minati oleh masyarakat.

"Mantan walikota tanjung pinang saat ini juga menjadi anggota KPU,"tutur Azhar Syakban.

Sedangkan Bupati Rohil H.Annas Maamun, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang didaerah Rohil  kepada ketua dan sekretaris KPU daerah se-provinsi Riau. Dijelaskan oleh Wak Atan bahwa tempo dulu juga pernah datang ketua KPU Provinsi bahkan ketua KPU Pusat ke daerah Rohil.

 "Mudah-mudahan dengan dilaksanakannya TOT ini dapat bermanfaat sehingga pemilu gubernur, anggota DPRD, DPR RI, DPD mendatang semakin lebih baik lagi,"katanya.

Dalam kesempatan ini orang nomor satu di Rohil juga sempat menyentil bahwa dalam menghadapi pilgubri pada tahun mendatang para bakal calon sudah bergerak terlebih dahulu. "KPU belum bergerak bakal calon sudah mulai bergerak,"ujarnya.

Dikatakan orang nomor satu di Rohil agar dalam menghadapi  pemilu gubri mendatang para pemegang hak suara diharapkan berbondong-bondong menggunakan hak suaranya. Oleh sebab itu acara ini sangat berguna agar dapat mensosialisasikannya sejak sekarang kepada masyarakat sehingga dapat memberikan hak suaranya. Disebutnya,   parpol   tidak hanya semata ingin menang saja tetapi parpol juga harus ikut andil mengsosialisasikan kepada konstituennya.

“Bagaimana caranya semua yang memiliki hak pilih menggunakan hak pilihnya," pungkasnya. (andi krc)

Kadisbudparpora Rohil buka karantina finalis Bujang dan dara Rohil 2012, Diharapkan dapat mempromosikan Rohil


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Sebanyak 28 peserta bujang dan dara Rokan Hilir (Rohil) di karantina untuk memasuki babak finalis. Dari 28 peserta yang dinilai layak memasuki babak final bujang dan dara Rokan Hilir hanya seorang peserta yang tidak ikut di karantina yakni peserta bernama Ria Maharita, peserta dari kecamatan Tanah putih Tj Melawan. Pemilihan bujang dan dara Rokan Hilir 2012 ini merupakan program kegiatan Dinas Budaya Pariwisata pemuda dan olahraga (Disbudparpora) kabupaten Rokan Hilir. Peserta finalis tersebut di karantina dipusatkan di hotel Halmahera jalan Utama Bagansiapiapi. Pembukaan acara karantina finalis bujang dan dara Rohil di gelar di aula hotel Halmahera, Selasa malam (24/4). Peserta 14 bujang dan 13 dara yang mengikuti  karantina bujang dan dara Rokan Hilir 2012 di hotel halmahera sejak 24 hingga 28 April 2012. Para peserta tersebut rata-rata berumur antara 17 tahun hingga 24 tahun. Dari semua peserta tersebut terdapat 4 dara dan 2 bujang yang masih dibangku kuliah sedangkan yang lainnya masih duduk dibangku SMA. Pembukaan acara dilakukan oleh Kadisbudparpora Rohil H.Tarmizi Madjid,SH ditandai dengan melakukan selendang bujang dan dara kepada peserta. Pelaksanaan tersebut  didampingi oleh Sri Haslina,SH dan Drs Jamaris. Dan disaksikan oleh sejumlah staff, PNS  serta panitia bujang dan dara.

Kadisbudparpora Rohil mengharapkan acara yang sama pada masa mendatang  dibuka oleh bupati Rokan Hilir, wakil bupati atau ketua DPRD Rohil. Dikatakan Tarmizi didalam pemilihan bujang dan dara ini diharapkan panitia dapat menilai secara objektif sesuai criteria pemilihan bujang dan dara standart provinsi Riau. Karena menurut Kadisbudparpora ini para pemenang pemilihan bujang dan dara Rohil ini bakal diikut sertakan dalam pemilihan bujang dan dara se provinsi Riau. Hal ini disebut Tarmizi merupakan kegiatan program mempromosikan daerah dan budaya sebagai duta wisata. Dijelaskan tarmizi tentunya yang dinilai postur tubuh, kecerdasan atau intelegensia, tutur bahasa daerah, bahasa indonesia maupun bahasa inggris, penampilan atau pose foto genik, daya pengenalan daerah dan skill.

"Mereka ini merupakan yang sudah terpilih pada tahapan audiensi yang kemudian memasuki babak selanjutnya. Sebelum di nilai para finalis bujang dan dara Rohil ini terlebih dahulu dikarantina,"ujarnya.

Disebutnya, bujang dan dara identik dengan pariwisata. Dikatakan Tarmizi mereka ini  adalah pilihan daerah yang berkontes didalam pengenalan daerah dan kebudayaan Riau maupun Rohiil.

"Pengalaman pada tahun lalu  ketinggian tubuh yang diutamakan selain inteligensia dan wawasan budaya serta ilmu pengetahuan,"kata Tarmizi.

Dijelaskannya bahwa Bujang dan dara Rohil merupakan calon duta Rohil. Oleh sebab itu diharapkan kepada pemenang nantinya dapat mempertahankan budaya melayu yang santun dalam tutur sapa. Dia juga mengharapkan  bujang dan dara dapat menjadi duta yang memperkenalkan tempat-tempat wisata daerah.

Lebih lanjut disebut oleh Tarmizi bahwa para alumni bujang dan dara sudah memiliki wadah yang dikumpulkan didalam Persatuan Majelis Bujang dan Dara. Oleh sebab itu yang mengikuti pemilihan bujang dan dara Rohil jika tidak terpilih menjadi duta Rohil ke provinsi Riau tidak perlu kuatir.  Karena disebutnya ada majelis bujang dan dara. Dijelaskan kadis ini,  jika mejelis bujang dan dara memiliki program yang bagus tentu saja  para bujang dan dara ini bisa di karyakan untuk mempromosikan daerah Rokan Hilir. Hal tersebut bias dilakukan dengan program travel wisata daerah Rohil atau bias juga dengan inisiatif meng- aktifkan radio daerah Rohil lagi.

“Wadah majelis bujang dan dara  bisa mencetuskan travel pariwisata yang  dapat mempromosikan daerah Rokan Hilir,”ujarnya.

Disebut tarmizi, para bujang dan dara tidak hanya sekedar ikut pemilihan saja. Tetapi diharapkan juga mengenal situs peninggalan sejarah di wilayah Rohil, seperti kelenteng tua, tugu perdamaian, asrama polisi, bri, rumah kapiten, gereja katholik, rumah-rumah sejarah yakni rumah dinas bupati, water leiding da sebagainya. Diharapkan mengetahui sejarah daerah Rohil yang dapat mempromosikan daerah Rohil. Lebih lanjut dikatakannya ikon  lima “B” bisa dipromosikan yakni Belacan, Bubu, Buaya, Bono dan Beting. Selain itu juga objek wisata alam seperti pulau jemur, danau laut napangga, jembatan pedamaran, wisata sepanjang pesisir rokan, dan danau janda. Sedangkan budaya seperti khatib mengampai, tolak bala,bakar tongkang, ceng beng, dan deo deo.

"Sekali lagi diharapkan penilaian juri agar objektif dan independen atau jangan didengarkan pembicaraan orang. Mudah-mudahan grand final dapat dihadiri bupati, wabup atau ketua DPRD Rohil. Karena pemilihan ini merupakan penilaian untuk mempromosikan budaya Rohil,"pungkasnya. (andi krc)

Selasa, 24 April 2012

Paripurna penyampaian LKPJ bupati dan wakil bupati Rohil T.A 2011 dan penutupan masa sidang I 2012.


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Dalam rapat dan sidang Paripurna DPRD dalam penyampaian laporan Keterangan Pertanggung-jawaban (LKPJ) Bupati dan wabup Rokan Hilir (Rohil) Tahun Anggagan (T.A) 2011 ini dihadiri oleh 34 anggota dari 40 anggota DPRD Rohil. Acara itu langsung dihadiri Bupati Rohil H.Annas Maamun, wabup H.Suyatno, Kejari Rohil Muh Zainuddin,SH, ketua PN Wuryanta,SH, ketua Pengadilan Agama dan sejumlah kepala dinas dilingkungan Pemdakab Rokan Hilir. Sidang paripurna DPRD Rohil tersebut langsung dipimpin ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan didampingi oleh  wakil ketua DPRD 1 M.Ridwan dan, wakil ketua DPRD 2 Drs Jamiluddin.

Disebut ketua DPRD Rohil bahwa mendengar daftar hadir yang disampaikan oleh Sekwan Syamsuri maka disebut ketua DPRD bahwa kuorum sudah terpenuhi. Dikatakannya tepat pukul 15,00 wib secara resmi Sidang paripurna dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum. Dijelaskan oleh ketua DPRD Rohil bahwa  rapat pada kali ini adalah acara penyampaian laporan keterangan pertanggung jawaban Bupati dan Wabup tahun anggaran 2011. Dikatakannya sesuai aturan bupati menyampaikan LKPJ kepada DPRD Rohil untuk menjelaskan arah kebijakan umum dari pemdakab Rohil.

"Penyampaian ini merupakan tanggung jawab bupati kepada DPRD Rohil. DPRD hanya memberikan saran terhadap LKPJ Bupati ini,”tutur Nasrudin Hasan.

Bupati H.Annas Maamun dalam LKPJ nya mengatakan bahwa kondisi sosial politik secara nasional beberapa waktu lalu  sangat berpengaruh terhadap kondisi daerah.  Namun demikian,  dikatakannya pembangunan  daerah Rokan Hilir tetap berjalan terus tanpa kendala. Hal ini disebut bupati disebabkan karena program pembangunan daerah didukung oleh DPRD dan masyarakat didaerah.

"Otonomi daerah sangat banyak menguntungkan bagi daerah. Daerah kita termasuk daerah penghasil minyak. Pada tahun 2013 ada sebahagian wilayah kerja Chevron berakhir masa kontrak kerjanya.  Namun hal ini tergantung dari DPRD Rohil  untuk memperpanjang lagi kontrak kerja dengan PT Chevron atau tidak,"tandas Annas Maamun.

Dijelaskan oleh orang nomor satu di Rohil ini, diperkirakannya jika pengeboran minyak batang di Rantau Bais berjalan maka dalam masa mendatang daerah Rohil bisa menjadi daerah penghasil minyak terbesar di Riau bahkan mungkin nomor dua di Indonesia setelah Kutai.

Sedangkan masalah Perkebunan, disebut Bupati Annas terkendala karena banyak daerah perkebunan di plot oleh pemerintah pusat sebagai kawasan hutan. Sampai saat ini dijelaskan oleh orang nomor satu di Rohil masalah RTRW belum ditanda-tanganinya.

"Sampai sekarang saya belum menanda-tangani RTRW karena kantor camat Rimba Melintang dan Kawasan kampung masyarakat bahkan bangunan sekolah untuk masyarakat disebut sebagai kawasan hutan,"jelasnya.

Disebut Annas Maamun bahwa potensi sumber daya alam juga kadangkala dapat merusak lingkungan. Oleh sebab itu dikatakannya dirinya harus serba hati-hati untuk memberikan perijinan, baik itu perijinan PKS maupun untuk pengeboran minyak. Dijelaskan oleh orang nomor satu di Rohil bahwa rencana pembangunan jangka menengah pada akhir tahun 2011 sudah berakhir.

Dalam kesempatan ini bupati H.Annas Maamun juga menerangkan beberapa waktu lalu ada kunjungan anggota DPR RI dari komisi IV membidangi kelautan, kehutanan dan pertanian. Dia menjelaskan atas kedatangan dan kunjungan anggota DPR RI terhadap pompanisasi di Jumrah itu maka kedepan bakal ditambah lagi pompanisasi untuk mencukupi areal pertanian.

"Kemaren daerah Rokan Hilir telah dikunjungi oleh anggota DPR RI komisi IV di wilayah Jumrah untuk melihat  pompanisasi pertanian,"terangnya.

Dikatakannya,  atas kunjungan DPR RI tersebut maka kedepan diprogramkan lanjutan pompanisasi pertanian untuk memenuhi areal pertanian di wilayah jumrah tersebut. Dikatakan orang nomor satu di Rohil ini sesuai dengan konsep angka-angka yang disebut dapat dibaca dalam konsep LKPJ ini. Namun disebutnya, perlu juga di ketahui oleh anggota DPRD Rohil tentang yang tidak bagusnya yang mungkin perlu diketahui.

“Kalau mengikuti konsep ini tentunya yang bagus saja.  Untuk itu saya juga sampaikan yang masih perlu dipikirkan oleh kita,”tutur H.Annas Maamun.

Bupati Rohil ini menegaskan seperti pasokan Listrik dan masalah air masih belum memadahi saat ini. Dikatakannya dibangun travo 8 Mega watt di simpang pedamaran belum selesai. Begitu juga kunjungan Dahlan Iskan diwaktu menjabat Direktur PLN menjanjikan bakal dibangun gardu Induk (GI) 30 Mega watt di baganbatu masih belum juga terealisasi.

Lebih jauh disebutnya, bahwa indikator sosial penduduk di Rohil per-April 2012 sudah mencapai 734 ribu jiwa. Dikatakannya, jumlah  kepadatan penduduk di wilayah Rokan Hilir sudah meningkat hingga rata-rata mencapai 150 jiwa perkilometer persegi. Disebutnya, persoalan kepadatan penduduk dan  angka pengangguran bakal meningkat setiap tahun merupakan persoalan yang perlu dipikirkan. Dijelaskannya upaya pemdakab Rohil untuk mendirikan perguruan tinggi dan akademi agar dapat menampung lulusan SMA di daerah sampai saat ini dikatakannya masih belum mendapatkan ijin.

"Pada tahun ini anak didik SMA jika lulus 100 persen 6958 siswa, akan dikemanakan anak kita ini. Kita sudah upayakan agar mendirikan sekolah tinggi namun hingga sekarang ijinnya belum dapat juga,"kata Bupati Annas.

Dijelaskannya pada sector ketenaga kerjaan, disebutnya yang memiliki kartu kuning sebanyak 4 ribu lebih yang telah didata. Jika ditambah lagi pada tahun ini lulusan SMA sebanyak 6958 orang maka bakal banyak angka pengangguran di daerah.

Dikatakannya juga bahwa sarana dan prasarana sekolah masih terus dibenahi. Disebutnya seperti jumlah sekolah di kecamatn Batu Hampar dan di kecamatan  Rantau Kopar yang perlu  tambahan sarana sekolah. Hal ini karena sarana sekolah  tidak sebanding dengan kepadatan penduduk mendiami wilayah tersebut.

"SDM kita dibidang pendidikan saat ini masih kurang. Hal ini kita akui, tetapi kita sudah tekankan Kadisdik Rohil agar menindak tegas kepada guru yang tidak disiplin. Oleh sebab itu kita akan pacu terus masalah pendidikan ini,"lugasnya. (andi krc)

Wabup Suyatno sebut, perumahan murah program kemenpera dengan angsuran cicilan selama 15 tahun.


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Kabupaten Rokan Hilir merupakan satu satunya di provinsi Riau yang mendapatkan program perumahan rakyat murah bekerjasama antara kemenpera dan  perumnas. Jika program ini terlaksana dihimbau kepada masyarakat berbondong-bondong untuk memilikinya. Demikian dikatakan oleh wabup Rokan Hilir (Rohil) H.Suyatno kepada KABARROHIL ketika ditemui di jalan Utama Bagansiapiapi, Selasa (24/4).

Disebut orang nomor dua di pemerintahan kabupaten Rokan Hilir ini, tentang lokasi untuk dibangun perumahan rakyat murah tersebut masih dikonsultasikan kepada Bupati kabupaten Rokan Hilir. Disebut wabup Rohil ini, lahan untuk perumahan rakyat murah tersebut sudah ada namun setelah disetujui bupati dan tentukan berapa luas lahan untuk lokasi rumah murah tersebut barulah dilakukan peninjauan. Dijelaskan wabup, perumahan rakyat murah di peruntukkan untuk masyarakat dalam jangka 15 tahun dengan cicilan diperhitungkan 500 ribu lebih rupiah perbulan. Tentang DP dalam arti uang muka disebut wabup H.Suyatno bisa dengan DP juga bisa tidak dengan DP.

“Dalam waktu dekat dilakukan peninjauan oleh perumnas dan pihak kemenpera,”ujar wabup H.Suyatno.

Wabup mengatakan program kemenpera tersebut per unit rumah murah senilai 35 juta rupiah. Namun disebut Suyatno, jika nilai tersebut diterapkan di kondisi alam wilayah kabupaten Rokan Hilir tentunya akan menghasilkan rumah yang tidak sesuai seperti yang diharapkan.  Dikatakan wabup saat ini saja rumah rakyat layak huni terbuat dari beton dengan lantai keramik menggunakan dana APBD Rohil senilai 80 juta rupiah per unit. Oleh sebab itu diharapkan bupati Annas Maamun pembangunan rumah murah tersebut dananya bisa sharing dengan dana APBD Rohil, sehingga setidaknya anggarannya sama dengan rumah layak huni pemdakab Rohil.

“Kita ingin dana bisa sharing dengan dana daerah agar rumah tersebut tampak bagus. Namun hal ini belum dibicarakan dengan pihak pusat apakah dana pembangunan rumah murah program kemenpera tersebut bisa sharing dengan dana daerah,”pungkasnya. (andi krc)   

Kadisdik Rohil Himbau disetiap sekolah memiliki perpustakaan dan laboratorium.


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Untuk meningkatkan daya membaca dari siswa anak didik maka Kadisdik Pendidikan Rokan Hilir (Rohil) menghimbau agar setiap sekolah memiliki perpustakaan sekolah. Hal ini agar siswa dapat menambah  wawasan selain di bidang mata pelajaran sekolah. Demikian diungkap oleh Kadisdik Rokan Hilir, Drs Surya Arfan,Msi kepada KABARROHIL ketika ditemui di jalan Utama Bagansiapiapi, Selasa (24/4).

“Dengan adanya perpustakaan sekolah dapat menimbulkan minat membaca dari siswa,”ujar Surya Arfan.

Oleh sebab itu, disebut kadisdik Rohil ini agar pihak sekolah memprogramkan ruang perpustakaan sekolah. Hal ini bisa menambah ilmu pengetahuan bagi siswa. Selain itu aktifitas siswa bisa di salurkan disaat jam istirahat tidak semata hanya untuk bermain.

Selain itu, disebut Surya disetiap sekolah juga dihimbau memiliki laoratorium sekolah. Hal ini agar dapat meningkatkan ilmu siswa dengan pelaksanaan praktikum di sekolah. Disebut Kadisdik ini, dengan adanya laboratorium tentunya siswa dapat mengembangkan ilmu tersebut dengan bimbingan gurunya.

“Perpustakaan dan laboratorium sangat penting untuk menggalang dan meningkatkan pendidikan dan ilmu di Rokan Hilir,”pungkasnya. (andi krc)