Senin, 27 Agustus 2012

Acara Halal Bi Halal di lingkungan pemdakab Rohil dengan bupati sekaligus membuka acara bimbingan manasik haji


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Bupati H.Annas Maamun senantiasa berdoa agar para Calon Jemaah Haji (CJH) dalam keadaan sehat dan dapat melaksanakannya dengan baik sehingga menjadi haji yang mabrur. Demikian ditegaskannya dalam sambutan pembukaan bimbingan manasik haji Rokan Hilir (Rohil) sekaligus acara halal bi halal yang di gelar di depan rumah dinas bupati jalan Perwira Bagansiapiapi, Senin (27/8). Hadir saat itu Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan,wabup H.Suyatno, ketua pengadilan agama, kepala kemenag Rohil Agustiar,Sag, ka.dinas, ka.badan dan ka.kantor di lingkungan pemdakab Rohil, guru besar UR Prof Yusmar Yusuf, penceramah H.Griven,M.ag, pembimbing manasik haji Buya hamka riau, camat se-Rohil, PNS dilingkungan pemdakab Rohil dan para jemaah calon haji. Sedikitnya ribuan orang ikut acara tersebut.

“Kita berdoa agar senantiasa para jemaah calon haji selalu sehat,”ujarnya.  

Dia juga merasa tersanjung atas adanya peningkatan dari para JCH Rokan Hilir dari tahun ke tahun. Dalam kesempatan ini orang nomor satu di Rohil mengharapkan dalam melaksanakan ibadah haji nantinya agar para JCH jangan lagi memikirkan keluarga yang ditinggalkan. Karena disebutnya dirinya akan memberitahukan kepada seluruh camat agar selalu melihat keluarga para JCH.

"Kita juga harus menghormati para JCH. Biarpun para eselon II agar jangan malu untuk mengangkat koper para JCH. Karena kita harus hormati para JCH yang berangkat menunaikan ibadah haji ini,"katanya.

Kemudian itu, acara halal bihalal yang di gelar ini disebutnya  jangan hanya sekedar hanya salam-salaman dan bermaaf-maafan saja tetapi diharapkan selalu diiringi dengan tugas sebagai pegawai yang bekerja dengan hati yang tulus agar lebih baik lagi. Pada kesempatan ini juga orang nomor satu di Rohil mengajak kepada pegawai agar bekerja dengan sungguh-sungguh dan hati yang ikhlas.

Lebih jauh dijelaskan oleh bupati bahwa pembangunan fisik di daerah Rohil sudah tampak, pembangunan sekolah juga sudah mulai bagus, puskesmas juga bagus.

"Tahun ini dibangun rumah sakit di pinggir pantai untuk pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan,"katanya.

Kemudian itu, orang nomor satu di Rohil ini mengingatkan kepada masyarakatnya agar selalu menunaikan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya. Kepada yang beragama Islam tentunya harus selalu menunaikan sholat, mengalunkan ayat suci Al-Qur’an di setiap rumah dan bagi generasi muda agar sekolah kutab (mengaji,red). Dimana disebutnya pemerintah daerah akan menghidupkan kembali sekolah kutab tersebut sehingga para generasi muda dapat bekal tentang agama, akhlaq, muamallah dan ibadah.

"Hanya satu yang perlu kita ingatkan yakni masalah ibadah. Oleh sebab itu pada tahun ini tugas kita semua agar kita semua menghidupkan kembali sekolah kutab dan membiasakan diri masyarakat agar melaksanakan ibadah sholat,"katanya.

Bupati menyebut beberapa waktu lalu melaksanakan kunjungan. Namun dikatakannya diutamakan mengunjungi daerah yang perlu pembangunan seperti didaerah kantong kemiskinan di daerah kecamatan Bangko khususnya. Dijelaskan oleh p[olitisi Golkar rohil ini,  banyak masyarakat disana yang tidak melakukan ibadah sholat. Oleh sebab itu bupati mengajak bersama-sama ikut membenahi hal ini semua.

Dikatakannya tempo dulu banyak kegiatan dilaksanakan di mesjid yang bagus-bagus saja sedangkan di daerah mesjid yang tidak bagus kurang mendapatkan arahan dan perhatian.

“Kita harus melaksanakan arahan kepada masyarakat agar dapat berubah. Hal ini merupakan tugas kita bersama,”pungkasnya. (andi krc)

Biaya pemberangkatan dan pemulangan JCH dari Bagansiapiapi ke Batam di tanggung Pemdakab Rohil


>> JCH termuda berumur 19 tahun dari kecamatan Pujud dan JCH tertua berumur 79 tahun dari kecamatan Bangko

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pelaksanaan ibadah haji merupakan perjalanan ibadah yang mensyaratkan bagi jemaah calon haji (JCH) memiliki kemampuan fisik, materi maupun mental yang baik. Oleh sebab itu kegiatan manasik haji sangat penting dalam rangka mempersiapkan CJH dengan pembekalan pengetahuan manasik dan perjalanan ibadah haji yang baik sebelum berangkat ketanah suci. Demikian di katakan oleh ketua penyelenggara manasik haji sekaligus halal bi halal Rokan Hilir 1433 H, Jon Syafrindow kepada KABARROHIL ketika ditemui disela-sela pembukaan acara manasik haji sekaligus acara halal bi halal yang di gelar di depan rumah dinas bupati jalan Perwira Bagansiapiapi, Senin (27/8).

"Pelaksanaan manasik haji bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang ilmu manasik haji dan hukum-hukumnya, meningkatkan kemampuan dan kesiapan fisik maupun mental dalam rangka meng-aplikasikan ilmu manasik haji dalam praktek pelaksanaan haji, miningkankan kualitas dan kuantitas ibadah pasca kepulangan haji dan memupuk ukhwah islamiah sesama jamaah,"ujar Jon syafrindow yang juga Asisten III bidang kesra pemdakab Rohil ini.

Dia menjelaskan kegiatan pelaksanaan manasik haji di laksanakan selama empat hari dimulai tanggal 26 kemaren hingga 29 Agustus 2012. Dikatakannya pelaksanaan bimbingan manasik haji di gedung serbaguna jalan utama Bagansiapiapi di ikuti sebanyak 323 orang JCH diantaranya 149 JCH laki-laki dan 174 JCH perempuan.

Dipaparkannya 323 JCH Rokan Hilir tersebut terdiri dari 49 JCH dari kecamatan tanah putih, 5 orang JCH dari kecamatan tanah putih tg melawan, 16 JCH dari kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam, 15 JCH kecamatan Rimba Melintang, 9 JCH kecamatan pasir limau kapas, 3 JCH kecamatan batu hampar, 3 JCH kecamatan Rantau Kopar, 3 JCH kecamatan Sinaboi, 64 JCH kecamatan Bangko dan kecamatan Pekaitan, 29 JCH kecamatan Pujud, 19 JCH kecamatan simpang kanan, 85 JCH kecamatan Bagansinembah dan 25 JCH kecamatan Bangko Pusako.

"Jemaah calon haji bernama Siti Nurfalah Mariyam binti Ilyas (19) adalah JCH termuda berasal dari kecamatan pujud dan JCH tertua Suparmi binti Marzuki (79) dari kecamatan Bangko,"ujar Jon Syafrindow.

Sedangkan dari 323 JCH Rohil tersebut 32 orang diantaranya merupakan JCH yang mendapat bantuan ONH dari Pemdakab Rohil yakni satu orang tim petugas haji daerah (TPHD) yaitu Yan Faisal, satu orang tim kesehatan haji daerah (TKHD) yaitu dr Netty Juliana (puskesmas panipahan) dan 30 orang lainnya merupakan JCH biasa.

"Untuk kelancaran dan suksesnya penyelenggaraan bimbingan manasik ini para peserta disediakan konsumsi dan akomodasi dengan dibebankan kepada APBD Rohil TA 2012. Kemudian biaya pemberangkatan JCH dan pemulangan JCH yang dibandingkan dengan kabupaten/kota lain ditanggung oleh JCH sendiri namun dengan pelbagai pertimbangan dan kebijakan bupati maka biaya pemberangkatan naik bus dari Bagansiapiapi ke Pekanbaru, biaya pesawat dari Pekanbaru ke embarkasi Batam, serta biaya makan minum dan penginapan/hotel, bimbingan manasik haji disertai bantuan ONH sebanyak 32 orang semua biayanya di tanggung oleh pemda,"pungkasnya. (andi krc)


Minggu, 26 Agustus 2012

Senin Besok Acara Halal Bi Halal di lingkungan Pemdakab Rohil


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pada hari senin (27/8) besok pemdakab Rokan Hilir melakukan upacara rutin setiap Senin di lingkungan pemdakab Rokan Hilir (Rohil). Demikian dijelaskan oleh kabag humas pemdakab Rokan Hilir Jasmudin Arauf.S.Sos kepada KABARROHIL di Bagansiapiapi, Minggu (26/8).

“Besok jam 07.00 wib upacara senin dilingkungan pemdakab Rokan Hilir di gelar di halaman kantor bupati jalan Merdeka Bagansiapiapi,”ujarnya.

Dia juga menjelaskan setelah upacara sekaligus dilakukan acara Halal Bi Halal sesama pegawai di lingkungan pemdakab Rokan Hilir. Disebutnya sesuai rencana bupati H.Annas Maamun, wabup H.Suyatno, setdakab Drs Wan Amir Firdaus,Msi serta pejabat eselon II,  III, IV,V serta PNS maupun honorer di lingkungan Pemdakab Rokan Hilir hadir dalam acara tersebut.

“Acara ini merupakan silaturahmi sesame pegawai di lingkungan pemdakab Rokan Hilir. Oleh sebab itu di harapkan semuanya hadir dalam acara halal bi halal ini,”tandasnya. (andi krc)

Sabtu, 25 Agustus 2012

Acara penutupan kegiatan suluk 40 hari para jemaah Tarekat Na’sabandiyah Teluk Pulau dihadiri Bupat H.Annas Maamun


TELUK PULAU, KABARROHIL-Acara penutupan kegiatan suluk 40 hari para jemaah Tarekat Na’sabandiyah di Teluk Pulau Hulu kecamatan Rimba Melintang dihadiri oleh Bupati Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) H.Annas Maamun, Sabtu sore (25/8). Hadir saat itu juga ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan, camat Rimba Melintang H.Samzami, pejabat eselon II dan eselon III dilingkungan Pemdakab Rohil, para penghulu se kecamatan Rimba Melintang, para jemaah suluk, Tokoh masyarakat (toma,red), dan masyarakat kecamatan Rimba Melintang.

Camat Rimba Melintang H.Samzami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kehadiran bupati H.Annas Maamun dalam acara penutupan kegiatan suluk 40 hari Tarekat Na’sabandiyah ini. Dia mengatakan dengan kehadiran bupati H.Annas Maamun akan menjadi penawar dan penyejuk dengan memberikan arahan, pembinaan kepada masyarakat di kecamatan Rimba Melintang.

Dalam sambutannya orang nomor satu di Rohil ini mengenang eksistensi masyarakat daerah Teluk Pulau Hilir tempo dulu dan membandingkannya dengan eksistensi masyarakat Teluk Pulau sekarang. Dikatakannya bahwa Teluk Pulau tempo dulu masyarakatnya sangat ingin daerahnya maju dan selalu kompak. Disebutnya dimana Teluk Pulau tempo dulu sebagai pusat dan tempat perdagangan terbesar setelah kota Bagansiapiapi. Namun sekarang ini, dikatakan oleh politisi Golkar Rohil ini, masyarakatnya banyak berpolitik sehingga akibat berpolitik tersebut akhirnya merugikan masyarakat lainnya bahkan menghambat pembangunan daerah Teluk Pulau sendiri.

“Masyarakatnya mudah terhasut oleh politik sehingga masyarakatnya mudah terpecah belah.”tuturnya.

Dalam kesempatan ini juga bupati H.Annas Maamun menginginkan masyarakatnya jangan sekali-kali meninggalkan sholat, puasa dan membaca Al-Quran. Dia memberi contoh banyak negeri makmur karena masyarakatnya kompak menjaga rasa persatuan, kesatuan dan kebersamaan serta taat menjalankan ibadah agama. Orang nomor satu di Rohil ini memberikan contoh negeri makmur seperti di daerah Sumbar dan Brunei Darusallam dimana masyarakatnya selalu manut terhadap pemimpinnya.

Lebih jauh bupati H.Annas Maamun mengungkapkan akan menghidupkan kembali tradisi tempo dulu dengan menghidupkan kembali sekolah kutab (agama,red). Dimana generasi muda diajarkan tentang ibadah, akhlaq dan muamallah. Hal ini disebut orang nomor satu di Rohil ini agar generasi usia sekolah dapat belajar sekaligus taat menjalankan syariat agama yang tentunya menjalankan ibadah sholat hingga usia tua.

Bupati H.Annas Maamun mengajak masyarakat untuk memancang tonggak agar merubah sifat dengan membuang jauh-jauh sikap yang tidak baik yang dapat merugikan perkembangan pembangunan daerah.

“Masyarakat harus kompak menjaga persatuan, kesatuan dan kebersamaan serta taat beribadah. Masyarakat jangan mau di iming-iming oleh orang luar yang tidak bertanggung-jawab. Karena tidak ada orang lain yang membangun negeri ini kecuali kita selaku anak negeri berasal dari daerahnya sendiri. Mari kita satukan tekad untuk membangun daerah Rokan Hilir kedepan agar lebih baik,”tandasnya.

Sementara itu, tuan guru suluk jemaah Tarekat Na’sabandiyah dalam kesempatan itu mendoakan agar bupati Rokan Hilir H.Annas Maamun diberikan kesehatan, dan kekuatan didalam memimpin daerah Rokan Hilir. Dia juga mendoakan seandainya bupati H.Annas Maamun mencalonkan diri sebagai cagubri maka seluruh jamaah Na’sabandiyah mendoakan dan mendukung sepenuhnya agar dapat memimpin daerah Riau.

“Karena pengalaman dan kemampuan H.Annas Maamun telah teruji dalam memimpin daerah,”pungkasnya. (andi krc).      

Debet air meningkat, Kadiskes sebut Hindari DBD dengan Berlatih Pola Hidup Bersih dan Sehat


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Debet air meningkat lantaran curah hujan berlebihan maka diharapkan kepada masyarakat berlatih pola hidup bersih dan sehat agar terhindari dari penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).  Salah satu faktor agar hidup sehat ditopang dengan lingkungan bersih. Sehat dan bersih bagai dua sisi mata uang logam,  analoginya sehat harus bersih dan mau bersih akan sehat. Demikian ditegaskan oleh kadiskes dr Junaidi Saleh ketika menemui KABARROHIL di kantor humas pemdakab Rohil jalan merdeka Bagansiapiapi,Sabtu,(25/8).

"Diharapkan masyarakat mulai sekarang berlatih pola hidup bersih dan sehat," tutur Kadiskes Rokan Hilir (Rohil) dr Junaidi Saleh.

Dipaparkannya, ada sebelas indikator perilaku yang digunakan dalam perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) diantaranya tidak merokok, persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, pemberian ASI eklusif, imunisasi, balita ditimbang, sarapan pagi, makan buah dan sayur, cuci tangan, gosok gigi, dan rajin olahraga.

Lanjutnya menjelaskan dari aspek lingkungan PHBS harus memenuhi tujuh indikator yakni tersedianya jamban, air bersih, bebas jentik, pemilahan sampah, sistem pembuangan air limbah (SPAL), ventilasi, lantai dan kepadatan rumah.

"Banyak manfaat jika menerapkan PHBS diantaranya dapat menjauhkan masyarakat dari penyakit seperti demam berdarah. Mengingat banyak air yang tergenang akibat debit air yang meningkat lantaran hujan,”pungkasnya. (andi krc)