Minggu, 21 Juli 2013

Mahasiswa UR Kukerta ajari siswa cuci tangan



TG Melawan, KABARROHIL-Sejumlah mahasiswa Universitas Riau tahun 2013 melakukan Kuliah Kerja Nyata (Kunkerta) di Kepenghuluan Melayu Besar RW 01 kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan. Mereka melakukan penerapan kegiatan gerakan mencuci tangan yang benar langsung kelapangan kepada murid SD 002 Melayu Besar yang di gelar di halaman sekolah. Demikian ditegaskan oleh kepala sekolah SD 002 Melayu besar, H.Ridwan  kepada KABARROHIL.


“Supaya anak-anak nantinya bisa menerapkan cara hidup sehat dan menjaga kebersihan yang sangat berguna dari segi agama maupun kesehatan,”katanya.

Sementara itu, salah satu mahasiswi yang ikut dalam kunkerta tersebut melalui surat elektroniknya kepada KABARROHIL menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan agar dapat memberikan arti kebersihan terpenting yang harus di terapkan di kehidupan sehari-hari.

“Kebersihan merupakan hal terpenting yang harus di terapkan dalam kehidupan sehari-hari karena kebersihan merupakan awal terciptanya kehidupan sehat. Pentingnya kebersihan harus ditanamkan kepada setiap orang mulai dari usia dini agar gaya hidup bersih bias dimulai dari semenjak kecil,”ujar Fitri salah satu mahasiswa yang ikut Kunkerta tersebut kepada KABARROHIL, Minggu (21/7/2013) .

Hal inilah, disebutnya yang membuat mahasiswa kuliah kerja nyata dari universitas riau berinisiatif untuk membuat suatu program kegiatan “Gerakan Mencuci Tangan yang benar”. Lanjutnya menjelaskan bahwa tangan merupakan sumber segala penyakit dan kuman yang dapat menyebabkan kuman tersebut bersarang didalam tubuh manusia.

“Dalam mewujudkan program kekiatan ini Mahasiswa yang kunkerta bekerjasama dengan SD 002 Melayu Besar yang di gelar di lapangan halaman sekolah pada Sabtu (20/7/2013) sejak pukul 09.00 wib hingga pukul 11.00 wib,”jelasnya.

Ditambahkannya bahwa peserta kegiatan ini dari murid SD kelas I hingga murid SD kelas III. Lanjutnya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan positif bagi murid agar membiasakan hidup bersih dan sehat.

“Selaku mahasiswi yang melakukan kunkerta berharap kegiatan mencuci tangan yang benar ini dapat menjadi referensi awal memulai gaya hidup sehat bagi siswa dan masyarakat. Diharapkan juga para siswa dan masyarakat dapat melaksanakannya secara berkesinambungan. Kegiatan ini merupakan beberapa program kegiatan yang telah disusun oleh kita dalam melakukan kuliah kerja nyata di kepenghuluan Melayu Besar kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan dalam rangka penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Diharapkan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dapat dukungan dari lapisan masyarakat di kepenghuluan Melayu besar ini,”tandasnya. (agr)

Sabtu, 04 Mei 2013

Program 2013, pembangunan jalan Pulau halang Muka ke Pulau halang Belakang



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Tahun 2013 ini Pemerintah Rokan Hilir telah memprogramkan pembangunan peningkatan jalan di desa pulau halang muka tembus ke desa pulau halang belakang kecamatan kubu babusalam Rokan Hilir. Atas perencanaan Pembangunan Jalan tersebut masyarakat pulau halang mengucapkan terima kasih kepada pemdakab Rohil dimana program pembangunan jalan tersebut adalah urat nadinya desa pulau halang muka penghubung ke pulau halang belakang.


"Kami selaku pemerintah desa dan seluruh masyarakat pulau halang muka dan pulau halang belakang sangat berterima kasih kepada pemerinatah daerah rohil"ungkap pengulu pulau halang belakang,Bukhrim didampingi penghulu Pulau haling Muka Syaiful AW,kepada kabarrohil di bagansiapiapi baru-baru ini.

“Telah di programkannya pembangunan jalan tersebut oleh pemerintah daerah rohil,kami merasa sangat senang sekal"tutur datuk penghulu ini.


“Program pemebangunan jalan tersebut adalah salah satu akses penghubung bagi masyarakat pulau halau dan sekaligus untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pulau halang itu sendiri"kata datuk penghulu pulau halang. 

Dijelaskannya, Ada beberapa usulan lagi yang sudah diusulkan melaui musrenbang kemarin,seperti pembangunan rumah ibadah,pembangunan sarana pendidikan dan pembangunan pasar di pulau halang. Disebutnya, beberapa usulan skala prioritas yang diharapkan sudah di usulkan melalui merenbang,

“Kita dan masyarakat berharap usulan tersebut juga dapat terealisasi seperti halnya pembangunan jalan lintas pulau halang muka menuju pulau halang belakang tersebut,"harapnya. (AGS)

Peresmian Jembatan Pedamaran : Diundang Tiga Menteri



>>Diikuti oleh 15 warga kecamatan di Rohil dengan 15 tenda dan 15 sapi

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pada bulan Juni mendatang diundang hadir tiga menteri untuk peresmian Jembatan Pedamaran I. Demikian dikatakan oleh bupati kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun kepada KABARROHIl ketika ditemui, Rabu (27/3/2013) di jembatan Pedamaran ketika mendampingi rombongan di jajaran Polda Riau di jembatan Pedamaran tersebut.

“Kita undang tiga menteri untuk meresmikan jembatan pedamaran ini,”katanya.

Dia menjelaskan tiga menteri yang diundang untuk hadir tersebut diantaranya menteri pekerjaqan Umum (PU) ir.Djoko Kirmanto.Dipl HE, menteri Perhubungan E.E.Mangindaan dan menteri kelautan dan perikanan Sharif.C.Sutardjo.

Dalam peresmian tersebut, lanjutnya mengatakan diadakan sebanyak 15 tenda dengan masing-masing warga kecamatan di wilayah kabupaten Rokan Hilir. Dia juga mengatakan dimana setiap tenda tersebut dipotong seekor sapi dan dimasak sendiri-sendiri di tenda tersebut untuk dibagikan kepada warganya masing-masing yang hadir di tenda kecamatan tersebut.

Dikatakannya peresmian ini merupakan peresmian yang dilakukan oleh warga masyarakat di wilayah kabupaten Rokan Hilir. Hal ini karena membangun jembatan ini merupakan uang dari rakyat dan dinikmati oleh rakyat. Disebutnya, jembatan pedamaran merupakan kebanggaan warga masyarakat Rokan Hilir, oleh sebab itu dalam meresmikan jembatan pedamaran ini juga diikuti oleh warga masyarakatnya sendiri.

“Kita dirikan 15 tenda dimana merupakan lima belas kecamatan di wilayah kabupaten Rokan Hilir. Mereka memotong masing-masing seekor sapi kemudian melakukan atib togak dan  doa peresmian jembatan pedamaran oleh masing-masing warga masyarakat,”pungkasnya. (Adv)


Rumah sakit di batu enam 50 Milyar, Desember sudah kelar



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL, Rumah sakit Umum Daerah Dr Pratomo telah mengeluarkan kartu identitas berobat. Hal ini sebagai langkah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada warga masyarakat. Demikian dikatakan oleh H.Annas Maamun kepada KABARROHIL ketika ditemui, Senin (22/4/2013).


Rumah sakit dr Pratomo disebut oleh orang nomor satu di Rokan Hilir ini akan di rehab sehingga menjadi lebih bagus lagi. Namun tampaknya pasien setiap hari membludak, oleh karena itu pemerintah membangun  rumah sakit lagi di batu empat pesisir pantai.

“Sudah dianggarkan 20 M dan tahun ini dianggarkan lagi sebesar 30 M,”tutur H.Annas Maamun.

Disebutnya Rumah sakit tersebut dibangun dengan dilengkiapi kantin, perpustakaan, ruang pasien sekaligus ruang keluarga menjenguk. Dengan luas lahan 10 hektar. Dikatakannya rumah sakit di pinggir sungai rokan tersebut merupakan rumah sakit dengan fasilitas ruang VIP sebanyak 10 ruang, mushalla dan ruang santai.

“Kita bangun rumah sakit agar mendapat kenyamanan yang lebih meningkat dengan pelayanan yang bagus,”katanya.

Sedangkan tentang tenaga kesehatan akan digaji lebih sehingga bekerja lebih giat untuk meningkatkanpelayanan kepada masyarakat.

“Desember sudah bisa dipergunakan,”katanya.

Karena perkembangan warga masyarakat maka di kecamatan bagansinembah juga dibangun rumah sakit. Hal tersebut mengingat perkembangan penduduk yang sangat membutuhkanpelayanankesehatan.

“Di bagansinembah juga dibangun dengan anggaran sebesar 50 M. Sekarang DED masih dalam proses,”tandasnya Annas. (adv)

Bupati Annas Harap petani bentuk koperasi



BAGANBATU,KABARROHIL- Pengurus Himpunan Kerukunan Petani Perkebunan (HKP2) Kecamatan Bagansinembah dan kecamatan Simpang Kanan diharapkan dapat mendata Lahan-lahan terlantar dengan segera. Karena jikalau lahan tersebut difungsikan untuk warga masyarakat seluas dua hektar per keluarga  maka pemerintah daerah siap membantu pemberian bibit, pupuk. Bahkan pembersihan lahan-lahan tersebut. Hal ini sebagai langkah untuk meningkatkan incam pertkapita keluarga di daerah kecamatan bagansinembah dan kecamatan Simpang kanan yang telah ada HKP2 ini. Demikian disebut bupati kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun kepada KABARROHIL ketika seusai mengukuhkan HKP2 di lapangan sepakbola dibelakang rumah camat Bagansinembah, Sabtu (20/4/2013) akhir poekan kemaren.


“Kita harapkan HKP2 dapat mendata lahan terlantar agar dapat di fungsikan oleh warga masyarakat,”ujarnya.

Selain itu, disebut orang nomor satu di Rokan Hilir ini, HKP2 diharapkan juga mendirikan koperasi untuk membantu sesame petani perkebunan. Dalam hal ini, H.Annas Maamun menegaskan pemerintah kabupaten Rokan Hilir akan memberikan modal awal koperasi tersebut. namun diharapkan menjalankan organisasi dan koperasi dengan baik dan bagus. Dia juga menegaskan agar koperasi tersebut memiliki kantor yang bagus untuk membantu para petani dalam pengembangan perkebunannya.

“Jangan membentuk koperasi diberikan modal awal kemudian koperasi tersebut tidak berjalan dengan baik,”katanya.

Selain itu, bupati H.Annas Maamun juga menghimbau kepada warga masyarakat lainnya mengikuti langkah yang di terapkan oleh petani perkebunan kecamatan bagansinembah dan kecamatan Simpang kanan ini. Dia ingin para petani di kecamatan lainnya juga membentuk himpunan kerukunan petani perkebunan di kecamatannya masing-masing.

“Di wilayah Riau perkebunan sawit yang terluas adalah di daerah kabupaten Rokan Hilir,”terangnya.

Lebih lanjut, H.Annas Maamun juga menghimbau para petani padi juga diharapkan melakukan hal yang sama. Karena dengan membentuk organisasi dan koperasi dapat membantu kesulitan para anggotanya.

“Dengan koperasi dapat membantu kesulitan para anggota,”ujarnya.

Dia mengatakan dengan koperasi dapat mengembangkan hasil panen padi menjadi beras. Bahkan diharapkan menjadi “home industry” dengan memasang lebel produksi beras  dari daerah Rokan Hilir.

Upaya-upaya kemajuan dalam meningkatkan taraf kehidupan para petani melalui koperasi merupakan usaha kerakyatan yang sangat didukung oleh pemerintah daerah. Disebutnya, dalam melangkah menjalankan koperasi maka pemerintah siap membantu modal awal untuk menjalankan koperasi tersebut.

“Setelah dibentuk koperasi maka pengurusnya harus yang dapat dipercaya. Karena roda koperasi berjalan dengan baik jikalau pengurus koperasi itu baik dan bagus serta jujur,”tandasnya. (adv)