Kamis, 15 September 2011

Lima fraksi DPRD Rohil menyampaikan pandangan fraksi.


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pada dasarnya kelima fraksi di DPRD Rokan Hilir (Rohil) menerima ranperda yang diajukan oleh pemdakab Rohil namun ada beberapa catatan dan pendangan yang harus di perhatikan oleh Pemdakab dalam ranperda APBDP maupun Ranperda pembentukan kepenghuluan maupun ranperda pembentukan kecamatan Kubu Babussalam.  Hal tersebut ditegaskan oleh fraksi Golkar Plus (FG Plus), fraksi PDI-P (FPDI-P), Fraksi Demokrat (FD), Fraksi Persatuan bintang kebangsaan (FPBK) dan Fraksi Kebangkitan  Nasional Sejahtera(FKNS).

Pandangan Fraksi Golkar plus yang dibacakan oleh anggota DPRD Rohil Surya Darma memberikan pandangan fraksinya antara lain; didalam RAPBD Perubahan diminta kepada pemdakab Rohil dapat memperhatikan juga tentang mengatasi perambah hutan yang banyak dilakukan secara illegal oleh oknum-oknum atau orang-orang yang tidak bertanggung-jawab terutama sekali didaerah wilayah kecamatan pasir limau kapas.


“Pemerintah daerah agar serius dalam melestarikan hutan daerah dengan merencanakan kegiatannya kedalam RAPBD Perubahan. Kemudian itu agar pemdakab Rohil dapat menginventarisir hutan dan melestarikan wilayah hutan lindung,”tuturnya.

Kemudian itu, ditambahkannya tentang Ranperda pemekaran perlu dibentuk dengan segera panitia khusus (Pansus). Lanjutnya,  Surya Darma menambahkan diharapkan segera selesai dan diresmikan pada tahun ini juga. Lebih jauh Dia mengatakan juga tentang pengusulan penyediaan air bersih dengan mengusulkan agar pemdakab Rohil merencanakan kedalam RAPBD perubahan pengadaan sumur bor di lima ibu kota kecamatan . Namun Surya Darma tanpa menjelaskan ibukota kecamatan mana saja yang diperlukan untuk membangun sumur bor tersebut..

Pandangan Fraksi PDI-Perjuangan yang disampaikan oleh anggota DPRD Rohil Yanto menyatakan secara prosedural RAPBD perubahan telah memiliki kriteria yang diatur dalam perundang-undangan. Dengan demikian lanjutnya mengatakan,  telah layak untuk dibahas dan perlu juga diberikan pandangan dari fraksi-fraksi. Dikatakan Yanto, Pandangan Fraksi PDI-P antara lain yakni agar menjadi perhatian semua  sebelum tanggal 30 september 2011 ini RAPBDP sudah disahkan. Oleh sebab itu diharapkan dapat dibahas secara bersama-sama dalam rentang waktu yang singkat ini..


Sedangkan yang perlu dibahas secara bersama-sama menurut pandangan Fraksi PDI-P yakni sumber alam minyak bumi agar dapat dikelola dengan baik. Kemudian itu tentang perambah hutan terutama sekali hutan lindung di kecamatan Pasir Limau Kapas dan sebagainya.

Dalam pandangan ini Yanto juga menyarankan agar  pemdakab Rohil lebih serius dalam penanganan hutan di wilayah Kabupaten Rokan Hilir dengan menindak tegas siapapun oknum yang terlibat. Dia juga mengharapkan Pemdakab dapat meng-inventarisir wilayah hutan pada setiap tahun beserta mengamankan wilayah hutan didaerah-daerah perbatasan.

“Untuk itu diharapkan pemdakab Rohil menganggarkannya,”tutur Yanto.

Sedangkan dibidang untuk meningkatkan pelayanan kesehatan terutama di RSUD Dr Soetomo Bagansiapiapi diharapkannya menganggarkan lagi Ambulan untuk RSUD Dr Soetomo sedangkan ambulan lainnya bisa dipergunakan untuk ditempatkan di Puskesmas-Puskesmas. Lebih jauh diungkap Yanto agar mobil mobil dinas yang telah memenuhi syarat untuk dilelang segera saja pemdakab Rohil melelangkannya.

“Mobil dinas jika telah memenuhi syarat untuk dilelang agar segera dilelang saja. Kemudian mengharapkan ranperda RAPBD-P, ranperda pembentukan kepenghuluan dan ranperda pembentukan kecamatan Kubu Babussalam dibahas sesingkat mungkin untuk menjadi Perda,,’pungkasnya.

Sedangkan Fraksi Demokrat (FD) yang disampaikan oleh anggota DPRD Rohil Dodi Syahputra,SH memberikan pandangan fraksinya tentang belanja pada RAPBD P agar  lebih ditekankan  kepada bidang  kesejahteraan rakyat dan  mengatasi perambahan hutan. Hal tersebut dikatakannya karena banyaknya perambah hutan terutama sekali di seputaran jalan lintas. Diharapkannya segera untuk mencari solusi yang diharapkan oleh masyarakat setempat. Oleh sebab itu, sebut Dodi mengatakan perlu dirumuskan peraturan dengan sesuai kaidah yang berlaku. Kemudian itu, lanjutnya  menambahkan agar pemdakab meng-inventarisir hutan wilayah dengan merumuskan payung hukumnya, sehingga dapat memberikan tindakan tegas terhadap oknum-oknum perambah hutan tersebut.


“Jika perlu dirampungkan pada tahun ini. Kemudian itu perlu dibuatkan jalan pada daerah-daerah terisolir menuju daerah  pelosok dan perlu perawatan terhadap jalan-jalan yang sudah ada. Pada dasarnya Fraksi Demokrat mendukung pemekaran, bila perlu dirampungkan pada tahun ini juga,”tandasnya.

Sementara itu, Fraksi Persatuan Bintang Kebangsaan (FPBK) yang dibacakan oleh anggota DPRD Rohil H.M.Bachid Madjid menegaskan juga tentang permasalahan persengketaan tanah yang banyak terjadi di wilayah Kabupaten Rokan Hilir. Hal itu dikatakannya setelah melakukan reses ke daerah-daerah.
“Permasalahan persengketaan pertanahan sungguh banyak terjadi, Perambahan tanah yang tentunya atas  adanya kerjasama dengan oknum aparat setempat. Hal ini telah melanggar UU Agraria,”tuturnya.

Dia mengatakan perambahan tanah tersebut terutama banyak terjadi di kepenghuluan sungai daun yang banyak dijual kepada  oknum-oknum dari pengusaha luar Rokan Hilir. Demikian juga di kecamatan Pujud dan kecamatan Simpang Kanan.

“Oleh sebab itu wajib segera diselesaikan karena untuk kepentingan rakyat. Diharapkan sesegera mungkin dikembalikan kepada rakyat. Fraksi Persatuan Bintang Kebangsaan siap mendukung anggaran sebesar 10 Milyar untuk masalah menyelesaikan hal ini,”lugasnya.

Sedangkan dibidang Pendidikan pemerintah daerah harus mampu untuk mensosialisasikan pendidikan al-quran di bumi Kabupaten Rokan Hilir ini. Diharapkannya pemerintah daerah dapat menganggarkan kurang lebih 1 milyar untuk  para pendidik Al-Quran atau Hafiz al-quran dari luar agar dapat mendidik para pelajar di wilayah Rokan Hilir. Dibidang infrastruktur diharapkan juga pemdakab menganggarkan pembangunan jalan-jalan di Suak Air Hitam dan didaerah Sinaboi.

“Disuak air hitam dan di Sinaboi diharapkan dibangun jalan yang perlu suntikan dana pembangunan oleh Pemdakab Rohil. Tentang pembentukan kepenghuluan dan kecamatan Kubu Babussalam diharapkan dibahas pada tahun ini,”pungkasnya.

Pandangan Fraksi Kebangkitan Nasional Sejahtera (FKNS) yang disampaikan oleh anggota DPRD Rohil Widi Murtono menyarankan untuk meningkatkan sumber pendapatan selain migas, seperti pariwisata dan sebagainya. Hal tersebut dikatakannya agar dapat menjadi nilai tambah PAD yang signifikan.


“Pengelolaan pajak dan retribusi harus transparan dan akuntable. Apabila pengelolaan yang baik maka akan mendapat kan pendapatan asli daerah yang baik juga,”pungkasnya. (andi wrc)

Pemdakab Rohil hendaknya menggali sumber PAD lagi


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Dari sebanyak 40 orang anggota dewan di kabupaten Rokan Hilir, hanya 29 orang anggota legislatif (aleg) yang hadir dalam sidang paripurna ke 8 masa sidang ke-3 DPRD Rokan Hilir (Rohil). Sidang berlangsung di ruang sidang kantor dewan jalan Merdeka Bagansiapiapi ,Kamis (15/9) dihadiri oleh wabup H.Suyatno dan beberapa asisten, staff ahli, kepala dinas, badan dan kantor dilingkungan pemdakab Rohil. Sidang paripurna  tersebut merupakan sidang penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap ranperda APBD perubahan, ranperda pembentukan tujuh kepenghuluan dan ranperda pembentukan kecamatan kubu babussalam yang dipimpin oleh ketua DPRD Rohil diwakili oleh wakil ketua DPRD Rohil Drs Jamiluddin.


Dalam sidang paripurna pimpinannya, Drs jamiluddin menyampaikan bahwa menilik dari ranperda yang diajukan diharapkan kedepan pemdakab Rohil harus dapat menggali sumber pendapatan asli daerah (PAD) lagi sehingga lebih meningkat. Tentunya sebut wakil ketua DPRD Rohil ini pemdakab Rohil di tuntut bekerja keras dan profesional yang inovatif dalam upaya untuk meningkatkan sumber pendapatan asli daerah.

“Hendaknya menggali sumber pendapatan asli daerah. Untuk itu dituntut kerja keras dan profesional yang inovatif yang berupaya untuk menggali sumber pendapatan asli daerah,”ujarnya.

Sedangkan tentang ranperda pemekaran yang diajukankan oleh pemdakab Rohil atas aspirasi masyarakat tersebut, pada dasarnya sebut Jamiluddin anggota DPRD Rohil mendukung karena aspirasi dan keinginan rakyat adalah sama dengan keinginan anggota DPRD juga.

“Keinginan DPRD Rohil sama dengan keinginan rakyat dan sangat mendukung pemekaran di wilayah kabupaten Rokan Hilir. Selama hal tersebut dapat mempermudah pelayanan dan memperpendek rentan kendali wilayah administrasi. Namun demikian perlu juga evaluasi yang cermat untuk efesiensi pembentukan kepenghuluan dan pembentukan kecamatan tersebut dengan berpedoman kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku,”pungkasnya. (andi wrc)

Rabu, 14 September 2011

Pemkab Rohil Ajukan Ranperda pembentukan 7 kepenghuluan dan kecamatan Kubu Babussalam untuk dibahas pansus DPRD


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Bupati Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menyampaikan pidato di dalam sidang paripurna DPRD Rohil di gedung wakil rakyat jalan Merdeka Bagansiapiapi,Rabu (14/9). Pidato orang nomor satu di Rohil tersebut untuk menyempaikan pembentukan tujuh kepenghuluan dan satu pembentukan kecamatan yakni kecamatan Kubu Babusallam. Pidato itu dibacakan oleh wabup H.Suyatno karena bupati kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun tidak dapat hadir disebabkan masih berada diluar kota.


Pidato Bupati Kabupaten Rokan Hilir pada sidang paripurna DPRD Rohil ini dalam rangka penyampaian rancangan peraturan daerah (Ranperda) pembentukan kepenghuluan sungai Majo Pusako, Kepenghuluan Rantau panjang kiri hilir, Kepenghuluan Teluk Durian, Kepenghuluan Pulau halang Hulu, kepenghuluan Teluk Piyai jaya, kepenghuluan Sungai Kubu Pusako, kepenghuluan Segajah Jaya dan kecamatan Kubu Babusalam. Pidato bupati kabupaten Rokan Hilir tersebut dibacakan oleh wakil bupati H.Suyatno dihadapan 29 anggota legislatif (aleg) dari 40  anggota dewan di kabupaten Rokan Hilir.

“Saudara pimpinan dan anggota dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Rokan Hilir serta hadirin yang saya hormati. Pada kesempatan yang berbahagia ini izinkan kami menyampaikan rancangan peraturan daerah pemekaran tujuh kepenghuluan yang berada di kecamatan Kubu dan rancangan peraturan daerah pembentukan kecamatan Kubu Babussalam Kabupaten Rokan Hilir,”tutur wabup H.Suyatno.

Dikatakannya berdasarkan peraturan pemerintah nomor 19 tahun 2008 tentang kecamatan bahwasanya kecamatan dibentuk diwilayah kabupaten/kota dengan peraturan daerah. Berkenaan hal tersebut, sebut wabup, sebagaimana dimaklumi bersama bahwasanya rencana pembentukan kecamatan Kubu Babussalam kabupaten Rokan Hilir adalah merupakan keinginan dan aspirasi masyarakat yang telah sejak lama diidam-idamkan. Penyampaian hal tersebut secara berjenjang melalui kecamatan induk yang kemudian diproses oleh pemerintah kabupaten Rokan Hilir sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

“Pembentukan kecamatan Kubu Babussalam sudah sejak lama dimulai. Usulan pembentukannya sudah  dimulai sejak tahun 2002 dimana usulan tersebut semula dengan nama kecamatan Kubu Jaya yang kemudian dalam perjalanan waktu pada tahun tersebut nama kecamatan kubu jaya kemudian dirubah menjadi kecamatan Kubu Babussalam dengan ibukota kecamatannya di kepenghuluan Sungai Panji-panji,”ujar H.Suyatno.


Ditambahkannya bahwa tujuan dari pembentukan tujuh kepenghuluan dan satu kecamatan lagi yakni kecamatan Kubu Babussalam didaerah kecamatan induk yaitu kecamatan Kubu adalah untuk meningkatkan kemampuan penyelenggaraan pemerintah yang berdaya guna dan berhasil guna. Selain itu ditambahkan wabup, juga untuk memperpendek rentang kendali wilayah administrasi pemerintahan dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Oleh sebab itu diharapkan dukungan dari anggota DPRD Rohil dan seluruh lapisan komponen masyarakat agar terwujudnya peraturan daerah tentang pembentukan tujuh kepenghuluan dan satu pembentukan kecamatan kubu Babussalam sehingga dalam waktu dekat dibahas oleh pansus DPRD Kabupaten Rokan Hilir.

“Pemekaran kecamatan janganlah diartikan sebagai keinginan untuk memisahkan kecamatan antara yang satu dengan yang lain, akan tetapi terkandung makna yang lebih dalam lagi yaitu bagaimana percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat dirasakan secara adil dan merata,”pungkas H.Suyatno. (andi wrc).

Setelah perubahan APBD Rohil naik 208 Milyar Rupiah lebih


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Sidang paripurna penyampaian nota keuangan RAPBD perubahan tahun anggaran 2011 dan ranperda pembentukan kecamatan kubu babusalam sekaligus penanda-tanganan MoU KUA PPAS perubahan tahun anggaran 2011 di gelar di gedung wakil rakyat jalan Merdeka Bagansiapiapi, Rabu (14/9). Sebanyak 29 anggota legislatif (aleg) kabupaten Rokan Hilir hadir mengikuti sidang paripurna itu dari 40 anggota DPRD Rohil yang dipilih oleh rakyat. Sidang tersebut di pimpin langsung oleh ketua DPRD Rohil, Nasrudin Hasan. Hadir dalam sidang paripurna itu juga wakil bupati Rokan Hilir H.Suyatno, asisten I, asisten II, asisten III, asisten IV, kepala dinas, badan, dan kantor dilingkungan pemdakab Rohil.


Dalam pidato pengantar rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten Rokan hilir tahun anggaran 2011, bupati kabupaten Rokan Hilir yang disampaikan oleh wabup H.Suyatno menjelaskan bahwa perubahan anggaran ddimungkinkan berdasarkan pasal 154 peraturan menteri dalam negeri nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah yang disempurnakan dengan permendagri nomor 59 tahun 2007 tentang perubahan atas permendagri nomor 13 tahun 2006. Dikatakannya dalam permendagri tersebut dinyatakan perubahan anggaran dapat dilakukan karena ada beberapa hal antara lain pertama karena perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum anggaran, kedua karena keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan dan antar jenis belanja, ketiga karena keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya harus digunakan dalam tahun berjalan, keempat karena keadaan darurat dan kelima karena keadaan luar biasa.


“Perubahan APBD tahun anggaran 2011 yang diajukan oleh pemerrintah kabupaten Rokan hilir pada hari ini lebih disebabkan karena perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum anggaran akibat bergesernya perkiraan pendapatan daerah, perubahan pada belanja dan juga dikarenakan adanya selisih silpa pembiayaan dari rencana sebelumnya serta masih terdapat kegiatan-kegiatan penting yang belum terakomodir pada APBD tahun anggaran 2011,”ujar wabup H.Suyatno.

Dilanjutkannya wabup mengatakan, ada beberapa kebijakan umum anggaran yang diambil dalam perubahan APBD kabupaten Rohil yakni melakukan penyesuaian-penyesuaian anggaran dan pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2011. Sebutnya, baik itu melalui penambahan anggaran ataupun pengurangan anggaran serta pemindahan lokasi kegiatan agar dapat terlaksana sesuai dengan yang direncanakan. Juga mengusulkan penambahan program dan kegiatan strategis dalam rangka menunjang dan fungsionalisasi program dan kegiatan sebelumnya.


Dijelaskan wabup,sesuai dengan perda nomor 03 tahun 2011 tentang APBD tahun 2011, struktur pendapatan direncanakan sebesar 1,6 triliun rupiah lebih. Lanjutnya menambahkan, setelah perubahan meningkat menjadi 1,8 triliun rupiah lebih.

“Atau naik sebesar Rp 208.855.058.385,-,”pungkasnya. (andi wrc).

Selasa, 13 September 2011

Plt Sekda Rokan Hilir buka Sosialisasi Perpres 54 tahun 2010


   BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Sekira puluhan peserta di lingkungan pemerintah kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengikuti acara sosialisasi peraturan presiden (Perpres) nomor 54 tahun 2010. Acara tersebut di pusatkan di lantai V Hotel Lion jalan mawar Bagansiapiapi, Selasa (13/9). Sebagai nara sumber dalam hal ini Edi Usman dari deputi pengembangan SDM pusat Jakarta. Ikut hadir dalam acara tersebut para aisisten, Kadis, Ka.badan, Ka.kantor, staff ahli, dan sekretaris dilingkungan pemdakab Rohil.

Dalam sambutannya Plt Sekdakab Rohil, H.Syamsuddin,SH menjelaskan bahwa sosialisasi ini agar dapat di mengerti oleh para peserta. Dia menerangkan adanya peraturan presiden nomor 54 tahun 2010 ini adalah menjelaskan, memperbaiki dan mengefisienkan peraturan sebelumnya tentang pengadaan barang dan jasa.


“Harapan kita peraturan ini permanen sedikitnya berlangsung minimal lima tahun atau sepuluh tahun, barulah peraturan baru muncul. Karena rentan waktu yang lama tersebut dapat mempelajari peraturan itu dengan baik dan bagus untuk dapat diterapkan. Jika peraturan lama belum dipahami kemudian muncul pareturan baru akhirnya pemahaman kita akan menjadi amburadul,”tuturnya.


Kemudian itu dikatakannya tentang diperlukan penggunaan media elektronik untuk mengumumkan pengadaan lelang maupun pengumuman lelang merupakan satu kendala di daerah yang masih belum mempunyai media elektronik tersebut. Selain itu juga sangat memerlukan tenaga ahli untuk penggunaan media elektronik tersebut. Namun demikian karena kita adalah merupakan NKRI maka mau tidak mau,  sebut sekdakab Rohil ini kita harus ikuti juga. Oleh sebab itulah, lanjutnya mengatakan sosialisasi ini digelar dengan mendatangkan nara sumber bersertifikasi nasional.

“Mudah-mudahan kita dapat memahami dengan baik dan kita harus berfikiran positif thinking dengan adanya  peraturan baru ini tentunya untuk memperbaiki peraturan lama,”pungkasnya. (andi wrc).

Senin, 12 September 2011

Pemkab Gelar rapat Persiapan HUT Rohil


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Puncak hari jadi kabupaten Rokan Hilir digelar pada tanggal 04 Oktober mendatang. Direncanakan pelbagai kegiatan dilaksanakan untuk memeriahkan hari jadi kabupaten Rokan Hilir hasil pemekaran kabupaten Bengkalis tersebut. Kendati waktu masih jauh namun berbagai persiapan telah dilaksanakan, salah satunya akan melaksanakan gotong-royong (goro) dan penghijauan wilayah.

“Ada beberapa rencana kegiatan bakal di laksanakan dalam memeriahkan hari jadi kabupaten Rokan Hilir ini. Seperti hiburan, permainan rakyat, gotong-royong dan penghijauan,”kata Plt Sekda Rohil H.Syamsuddin,SH ketika memimpin rapat koordinasi dengan agenda menitik beratkan persiapan hari jadi Rohil yang digelar di lantai IV kantor Bupati Rokan Hilir jalan Merdeka Bagansiapiapi, Senin (12/9).


Dalam rapat koordinasi yang dihadiri oleh seluruh camat itu juga dihadiri oleh beberapa pimpinan satuan kerja (Satker) dan juga dihadiri oleh unsur pimpinan kecamatan (Upika) Bangko.

Dikatakan oleh H.Syamsuddin,SH puncak peringatan hari jadi nantinya ditandai dengan digelarnya sidang Paripurna DPRD. Plt Sekda Rohil ini juga menambahkan sebelum acara puncak dilaksanakan kegiatan gotong royong dan penghijauan. Untuk pelaksanaan goro, sebut H.Syamsuddin,SH melibatkan semua unsur yang ada termasuk masyarakat.

“Kegiatan penghijauan dipusatkan di semua jalan jalur dua. Begitu juga kegiatan hiburan dan permainan rakyat. Diharapkan dapat dilaksanakan hingga kedaerah-daerah pedesaan. Ini adalah rencana awal, bagaimana kelanjutannya jelas bakal ada rapat koordinasi susulan,”tandas H.Syamsuddin,SH. (andi wrc).

Hari Pertama Kegiatan Belajar Mengajar Kembali Normal


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL- Kegiatan proses belajar dan mengajar di hari pertama tampaknya sudah berlangsung normal seperti semula. Malahan ada di sejumlah sekolah melaksanakan kegiatan tambahan di waktu menjelang sore seperti melaksanakan kegiatan latihan drum band.

Demikian dikatakan oleh kepala dinas pendidikan Rokan Hilir, H.Azhar,A,SE,Msi ketika dihubungi KABARROHIL, Senin (12/9).

“Hasil pemantauan disejumlah sekolah pada hari pertama masuk sekolah setelah melaksanakan libur panjang tampak normal seperti semula. Baik waktu jam belajar maupun proses belajar dan mengajar sudah seperti biasa,”ujar Azhar.

Dikatakan oleh Azhar, pihaknya menghimbau kepada pihak sekolah agar mengintensifkan kerja dan kinerja tenaga pengajar dalam upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di kabupaten Rokan Hilir.

“Diharapkan pihak sekolah mengintensifkan kerja dan kinerja tenaga pengajar. Hal tersebut sangat diperlukan karena mengingat arah pendidikan Rohil saat ini menitik-beratkan dalam peningkatan mutu,”pungkasnya. (andi wrc).

Sebanyak 163 CPNS ikuti Diklat di buka plt Sekdakab Rohil


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-163 Calon pegawai negeri sipil (CPNS) dilingkungan pemdakab Rokan Hilir (Rohil) mengikuti pendidikan dan latihan pra jabatan golongan II. Acara Diklat tersebut di buka oleh  Plt Sekda Rokan Hilir, H.Syamsudin,SH. Pembukaan acara itu di pusatkan di gedung serbaguna jalan Utama Bagansiapiapi, Senin (12/9). Pelaksanaan Diklat ini direncanakan berlangsung selama 19 hari yang diikuti oleh CPNS golongan II angkatan 89 hingga 93.

“Kegiatan pembukaan diklat prajabatan tadi pagi sudah dilaksanakan secara resmi dibuka oleh Plt Sekda Rohil, H.Syamsuddin,SH di gedung serbaguna. Tujuan dari diklat itu sendiri salah satunya untuk menumbuh-kembangkan rasa kebangsaan serta mempererat kekompakan,”ujar Panitia pelaksana Diklat Prajabatan, Zulfahmi ketika dihubungi KABARROHIL di Bagansiapiapi.

Diklat ini juga bertujuan untuk membina sikap dan mental yang tangguh sehingga mampu memberikan pelayanan yang bagus, baik dan cepat kepada masyarakat secara maksimal, sebut Zulfahmi.

“Kita ini kan sebagai abdi masyarakat. Artinya kita melayani masyarakat. Oleh sebab itu untuk memberikan pelayanan yang maksimal itulah diperlukan pembinaan, mengedepankan kedisiplinan dan pelayanan yang baik, bagus dan cepat,”pungkasnya. (andi wrc).

Selasa, 06 September 2011

Annas harapkan data-data profile desa terperinci


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Bupati kabupaten Rokan Hilir membuka latihan penyusunan dan pendayagunaan data profil desa/ kelurahan kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang digelar oleh Badan pemberdayaan masyarakat (Bapemas) rohil di lantai 6 hotel Kusuma jalan Riau Bagansiapiapi, Selasa (6/9). Puluhan peserta  hadir yang merupakan perangkat desa/kelurahan kecamatan bangko. Dalam kesempatan itu juga bupati kabupaten Rokan Hilir menyerahkan trophy pemenang lomba desa terbaik sekabupaten Rokan Hilir beberapa waktu lalu yakni juara satu diperoleh oleh kepenghuluan Sapta Permai kecamatan bagan Sinembah, juara dua diperoleh oleh kepenghuluan Jojol kecamatan kubu dan juara ketiga diperoleh oleh kepenghuluan Bangko Sempurna kecamatan Bangko Pusako.

 
“Diharapkan data-data dan profile desa secara terperinci ada dan tersimpan dengan baik di setiap kantor desa dan kelurahan, jika perlu dibuatkan sebuah bukunya . Karena sebagai bupati  sangat membutuhkan data tersebut untuk mengikuti perkembangan pembangunan desa. Kita akan tahu apa yang perlu didahulukan untuk dibangun disuatu desa,”ujarnya.

Ditambahkan bupati data-data tersebut berupa luas wilayah desa, perbatasannya, hasil masyarakatnya, berapa jumlah penduduk miskin dan apa mata pencaharian masyarakatnya, juga  data penghulu berikut perangkat desanya. Karena sebut orang nomor satu di Rokan Hilir ini menegaskan ada didengarnya disuatu desa dimana perangkat desanya adalah anak penghulu yang masih kuliah di jawa.

“Bagaimana bisa bekerja jika perangkat desanya tidak ada di tempat bahkan masih kuliah di jawa sana,”ujarnya.

 
Orang nomor satu di Rohil ini juga menegaskan agar pelaksanaan pelatihan ini sesuai jadwal dan diperbanyak harinya sehingga dapat betul-betul diserap oleh  peserta pelatihan. Seperti pelatihan saat ini agar para peserta dapat diberikan contoh mengisi blangko profile desa yang bagus dan baik.

“Ada kadangkala dalam laporan pembukaan acara pelaksanaan pelatihan selama seminggu namun dalam pelaksanaannya hanya dua hari. Bagaimana bisa bagus jikalau hanya pelatihan selama dua hari. Hal ini tidak boleh terjadi. Coba kita rencanakan pelatihan seminggu dan sesuai jadwal sehingga dapat diserap oleh para peserta dengan baik dan bagus untuk menerapkannya di lapangan. Kita ingin dengan adanya pelatihan dapat dimengerti untuk diterapkan dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada  masyarakat,”pungkasnya. (andi wrc)   

Pelatihan bimbingan manasik haji di buka Bupati Annas

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Sebanyak 259 orang peserta mengikuti pelatihan bimbingan manasik haji yang di gelar di kota Bagansiapiapi. Acara pembukaan pelatihan bimbingan manasik haji tersebut di buka oleh Bupati Kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun yang dilaksanakan di gedung serbaguna jalan Utama Bagansiapiapi, Selasa (6/9). Acara pembukaan tersebut di hadiri oleh ketua DPRD Rohil dalam hal ini di wakili oleh wakil ketua DPRD Rohil Drs Jamiluddin, wabup H.Suyatno, nara sumber dan kepala dinas, badan dan kantor dilingkungan pemdakab Rokan Hilir.
 
Menurut kepala bagian kesra pemdakab Rohil Drs Indra mengatakan bahwa pelaksanaan pelatihan bimbingan ini di laksanakan di kota Bagansiapiapi selama tiga hari yakni dari tanggal 6 september 2011 hingga tanggal 8 september 2011 dengan peserta sebanyak 259 orang. Dijelaskannya bahwa peserta tersebut antara lain dari kecamatan Bagan Sinembah sebanyak 71 orang, kecamatan bangko sebanyak 56 orang, kecamatan tanah putih sebanyak 34 orang, kecamatan rimba melintang sebanyak 7 orang, kecamatan bangko pusako sebanyak 18 orang, kecamatan pujud sebanyak 11 orang, kecamatan kubu sebanyak 18 orang, kecamatan tanah putih tg melawan sebanyak 11 orang, kecamatan simpang kanan sebanyak 19 orang, kecamatan batu hampar sebanyak 1 orang, kecamatan rantau kopar sebanyak 3 orang, kecamatan pasir limau kapas sebanyak 7 orang dan kecamatan sinaboi sebanyak 8 orang. Ditambahkannya peserta termuda berusia 21 tahun dan peserta tertua 64 tahun.

Sedangkan bupati kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun dalam sambutannya menegaskan agar masyarakat di kabupaten Rokan Hilir ini berfikir kedepan dan memajukan daerah kabupaten Rokan Hilir ini. Sebelumnya orang nomor satu di Rohil ini atas nama pribadi, keluarga, sanak famili, bupati dan wakil bupati serta pemerintah kabupaten Rokan Hilir mengucapkan minal aidin wal faidzhin mohon maaf lahir dan bathin. Karena diakuinya dalam melaksanakan tugas sebagai bupati bersama wakil bupati mungkin pernah melakukan tindakan yang tidak mengena bagi hati masyarakat.

“Kita bersama berfikir bagaimana Rohil ini semakin maju, masyarakatnya makmur dengan ibadah masyarakatnya juga meningkat,”tuturnya.

Dirinya merasa bangga atas meningkatnya setiap tahun para jemaah haji dari kabupaten Rokan Hilir ini. Diharapkannya dalam melaksanakan ibadah haji nantinya para jemaah haji dapat menjalin persaudaraan, persatuan dan kesatuan serta bersama-sama mendoakan daerah Rokan Hilir ini agar semakin maju.

Dikatakannya dalam manasik haji ini para peserta haji di harapkan betul-betul mempelajarinya dan bertanya jikalau tidak tahu. Karena dengan dipelajari secara seksama diharapkan dalam melaksanakan haji ini kita dapat menjadi haji mabrur.

“Diharapkan peserta haji ini dalam melaksanakan haji nanti  berfikir semata untuk melaksanakan ibadah haji saja, sehingga setibanya di daerah Rohil dapat membimbing masyarakat agar meningkatkan ibadah. Diharapkan juga setibanya di tanah mekkah nanti dapat mendoakan masyarakat yang berada di Rohil, terutama para generasi muda agar  moralnya bagus. Karena generasi muda ini adalah harapan bangsa untuk memimpin daerah Rohil kedepan. Begitu juga mendoakan agar masyarakat Rohil berfikir jernih dan bagus untuk bersama-sama membangun daerah Rohil ini,”pungkasnya. (andi wrc)