Selasa, 18 Oktober 2011

Warga Protes karena pembangunan dialihkan kejalan lain


SEI MANASIP,KABARROHIL-Masyarakat RT 07/RW04 Dusun Darusalam Kepenghuluan Sei Manasip kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir melakukan demo dan protes di kantor kepenghuluan Sei Manasip, Selasa (18/10). Mereka menyetop pembangunan jalan abdul madjid yang menurut mereka seharusnya untuk peningkatan jalan mereka. Beberapa puluh masyarakat beserta ketua RT 07 dan RT 08 melakukan protes atas pemindahan proyek peningkatan jalan dari kelompok tani mereka. Protes masyarakat tersebut langsung di mediasi oleh beberapa anggota DPRD Rohil yang terjun langsung kelapangan. Anngta DPRD Rohil tersebut Rasmali,SH, Dedi Humadi dan Ibnu Hadjar.


Agar kejadian tidak terjadi tindakan anarkis oleh warga masyarakat setempat maka beberapa anggota DPRD Rokan Hilir mendatangi kantor penghulu sei manasip untuk melakukan mediasi dan memecahkan masalah dan persoalan aspirasi yang dituntut oleh warga masyarakat. Hadir dalam pertemuan di ruang kantor Penghulu itu beberapa warga RT 07/RW04 dusun Darusalam, Penhulu sei manasip Sukri, anggota DPRD Rokan Hilir yakni Rasmali,SH, Dedi Humadi dan Ibnu Hadjar.

Warga masyarakat yang dijuru bicarai oleh ketua RT 07 Dahari menegaskan agar peningkatan jalan tersebut sesuai dengan anggaran yang di tera di dalam APBD Rohil yakni dalam paket pelelangan nomor 109 diDinas Bina Marga dan pengairan Rokan Hilir. Karena menurut ketua RT peningkatan jalan tersebut di tujukan untuk jalan kelompok tani RT 07 /RW 04 Dusun Darusalam tersebut adalah jalan di lingkungan mereka. Jalan mereka tersebut didiami oleh sebanyak 29 kepala keluarga sementara di jalan Abdul madjid yang dibangun menurut mereka tidak tertuang di APBD tersebut adalah merupakan kebun sawit.

“Kami tidak menghalang-halangi jalannya pembangunan di kabupaten Rokan Hilir tetapi dimana pertanggung jawaban yang seharusnya peningkatan jalan yang tertera di APBD Rohil itu untuk jalan kelompok tani RT 07/RW 04 Dusun Darusalam dipindahkan ke jalan Abdul Madjid,”ujar Dahari sambil menunjukkan kopian APBD kepada anggota DPRD Rokan Hilir.

Penghulu Sei Manasib , Sukri kepada KABARROHIL mengatakan sangat berterima kasih sekali kepada Pemdakab Rokan hilir yang telah mau membangun daerahnya. Dijelaskannya bahwa seteah PPTK proyek pembangunan tersebut meninjau ke daerah RT 07/RW 04 menerangkan tidak memenuhi syarat untuk peningkatan jalan. Disebutnya kebetulan juga ada warga masyarakat yang mengajukan pembangunan di jalan mereka maka peningkatan jalan tersebut dialihkan kejalan tersebut.

Sementara itu Anggota DPRD Rokan Hilir Rasmali,SH mengatakan akan memanggil PPTK tersebut untuk menjelaskan persoalan pemindahan pembangunan itu. Dikatakannya bahwa tidak ada yang bisa memindahkan pembangunan yang telah disahkan oleh APBD. Disebutnya pembangunan tersebut bisa saja dipindahkan hanya karena bencana  atau tidak dikehendaki oleh warga setempat, itupun ditambahkannya atas persetujuan anggota DPRD Rohil.

“Kami sebagai anggota DPRD Rokan hilir tidak ikut campur dalam persoalan memindahkan proyek pembangunan. Namun karena terjadi komplain masyarakat ini makanya kami turun untuk mendengarkan langsung permasalahan,”ujar Rasmali,SH.

Rasmali,SH mengatakan agar pembangunan tersebut dikembalikan saja sesuai dengan anggaran yang tertuang di APBD Rohil yang telah disahkan oleh DPRD. Sementara itu anggota DPRD Rokan Hilir lainnya, Dedi Humadi mengatakan agar persoalan ini di agendakan dalam rapat anggota DPRD Rokan Hilir dengan memanggil pihak-pihak terkait seperti Kadis Bina Marga dan pengairan, PPTKnya, penghulu Sei Manasib untuk memberikan penjelasannya. Dikatakannya dimana sebelumnya permasalahan ini di jelaskan terlebih dahulu kepada ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan.

“Ada sebaiknya komisi III  memanggil Dinas Bina Marga dan pengairan untuk menjelaskan terhadap pemindahan proyek pembangunan tersebut. Oleh sebab itu diharapkan kontraktor jangan dulu melanjutkan pembangunannya sebelum persoalannya selesai,’pungkas Dedi Humadi.

Akhirnya masyarakat setuju atas penjelasan Dedi Humadi yang akan memanggil pihak-pihak terkait untuk menjelaskan persoalan tersebut.

Hasil pantauan KABARROHIL di lapangan jalan kelompok tani RT 07/RW04 Dusun Darusalam kepenghuluan Sei Manasib tersebut telah ada bodi jalan dengan dasar tanah. Sementara Jalan Abd madjid sudah di semenisasi selebar tiga meter dengan bodi jalan sekira lima meter.  Kontraktor CV Riau Jaya Bersama sementara melakukan pembersihan lokasi dengan alat berat di stop oleh warga masyarakat RT 07/RW04 sebelum penjelasan tentang pengalihan pembangunan tersebut. (andi wrc) 

Kamis, 13 Oktober 2011

7 JCH Rimba melintang di tepuk tepung tawari camat dan upika


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Tepuk tepung tawar para jemaah calon haji (JCH) Kecamatan Rimba melintang di gelar oleh camat Rimba melintang dan unsur pimpinan kecamatan, Kamis (13/10). Acara tersebut di pusatkan di kantor camat Rimba Melintang jalan lintas bagansiapiapi. Hal ini ditegaskan oleh camat Rimba melintang,H.Samzani,SH kepada KABARROHIL.

Dikatakannya tepuk tepung tawar ini merupakan adat kebiasaan budaya melayu yang bertujuan untuk mendoakan agar para JCH dapat menjalankan seluruh prosesi rukun dan sunat haji dengan sebaik-baiknya. Camat Rimba melintang yang baru saja beberapa hari lalu dilantik ini menegaskan juga agar para jemaah calon haji juga diberikan kesehatan yang baik.

Diterangkannya jemaah calon haji dari kecamatan Rimba melintang sebanyak 7 (tujuh) orang jemaah, yakni  4 (empat) orang jemaah laki-laki dan 3(tiga) ortang jemaah perempuan.

“Doa kami menyertai para jemaah calon haji dalam menunaikan ibadahnya. Mudah-mudahan dapat menjadi haji mabrur. Jangan lupa perbanyak sholat, istiqfar dan berdoa agar kita diberikan kesehatan dan keselamatan serta jangan lupa juga doakan agar kecamatan Rimba melintang dan masyarakatnya menjadi makmur,”pungkas Camat Rimba Melintang ini. (andi wrc)

Basri: Raja Bejamu dan Sungai bakau potensi pertanian kecamatan Sinaboi


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Masyarakat kepenghuluan Raja Bejamu dan Sungai Bakau secara serentak melakukan penanaman padi saat ini. Hal ini disebut Camat Sinaboi, Basri ketika dihubungi  Rabu (12/10) oleh KABARROHIL. Dikatakannya penanaman secara serentak tersebut agar menghindari terjadinya serangan hama tikus terhadap tanaman. Kedua daerah tersebut merupakan sentral produksi pertanian di wilayah kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir.

“Sekarang ini di beberapa kepenghuluan wilayah kita sedang melakukan penanaman. Kegiatan penanaman dilakukan secara serentak agar mengatasi masalah serangan hama tikus,”ujarnya.

Tidak itu saja, disebut camat Sinaboi, selain hama tikus dapat mengurangi hasil produksi keadaan dan pengaruh cuaca juga bisa mengurangi hasil produksi. Dikatakannya dengan kondisi cuaca tergantung hujan, karena sistim penanaman dari tadah hujan yang berproduksi hanya sekali setahun. Sementara areal penanaman di wilayah kecamatan Sinaboi di dua daerah itu, lanjutnya mengatakan terjadi peningkatan yakni dari semula sekitar 1900 hektar telah meningkat menjadi 2500 hektar.

“Sektor pertanian dapat meningkatkan incam keluarga terutama daerah Raja Bejamu dan Sungai bakau yang sangat berpotensi di bidang tersebut. Oleh sebab itu kita saat ini sedang menggalakkan potensi itu agar mampu meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Namun pertanian di wilayah kita masih sistem tadah hujan sehingga penanaman dan panen hanya sekali setahun,”pungkas Basri.  (andi wrc)

Rabu, 12 Oktober 2011

Pemberangkatan JCH Rohil ke Pekanbaru dipusatkan berdasarkan rayon daerah masing-masing


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Para Jemaah calon haji (JCH) kabupaten Rokan Hilir (Rohil) direncanakan memulai perjalanannya menuju tanah suci  pada hari Jumat (14/10). Pemberangkatan para JCH tersebut dimulai dari daerahnya masing-masing dimana dipusatkan di masing-masing rayon. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Rokan Hilir, H.Agustiar yang dihubungi KABARROHIL di Bagansiapiapi.

“Pemberangkatan Jemaah Calon Haji dimulai dari setiap rayon masing-masing. Perjalanan darat itu  dimulai pagi Jumat (14/10) menuju ke Pekanbaru. Kemudian pada hari Sabtu (15/10) dari Pekanbaru diterbangkan menuju ke Batam. Keesokan harinya pada hari minggu (16/10) dari Batam diterbangkan ke Tanah Suci. Itulah rencana jadwal keberangkatan JCH yang telah dipersiapkan,”ujarnya.

Lanjutnya menerangkan, JCH rayon A berasal dari kecamatan Bangko sebanyak 60 orang, kecamatan Sinaboi sebanyak 8 orang, kecamatan Batu Hampar sebanyak 1 orang dan kecamatan Pasir Limau kapas sebanyak 9 orang. Keberangkatan Rayon A dipusatkan di Mesjid Al-Ikhlas jalan Utama Bagansiapiapi dengan transportasi 2 (dua) unit Bus.

Ditambahgkan Agustiar, sedangkan untuk JCH rayon B yakni dari kecamatan Rimba melintang sebanyak 7 orang, kecamatan Bangko Pusako sebanyak 17 orang pemberangkatannya dipusatkan di Mesjid Raya Kecamatan Bangko Pusako dengan disiapkan angkutan bus 1 (satu) unit.

JCH Rayon C, Disebut Agustiar menggunakan angkutan bus sebanyak 2 unit. Pemberangkatannya dipusatkan di Sedinginan Kecamatan tanah Putih. JCH Rayon C berasal dari kecamatan Tanah Putih sebanyak 33 orang, kecamatan Rantau kopar sebanyak 3 orang. Sedangkan untuk JCH rayon D pemberangkatannya di pusatkan di Mesjid Raya Baganbatu dengan menggunakan 3 Itiga) unit Bus. Yang tergabung dalam JCH rayon D yakni dari kecamatan Bagansinembah sebanyak 71 orang, dan kecamatan Simpang kanan sebanyak 15 orang.

“Jemaah Calon Haji  Rayon E pemberangkatannya dipusatkan di Simpang Pelita. JCH yang tergabung di rayon E yakni berasal dari kecamatan Kubu sebanyak 22 orang,”terang Agustiar. (andi wrc)    

5 Atlit Tenis lapangan Rohil ikut Porda VII Riau di tembilahan


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Diharapkan atlit cabang tenis lapangan menjaga kesehatan dan kebugarannya sehingga dapat tampil maksimal di Porda VII di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Kontingen kabupaten Rokan Hilir (Rohil), khususnya dari cabang tenis lapangan memulai perjalanannya menuju Tembilahan pada hari selasa (11/10) hari ini.

“Atlit cabang tenis lapangan sudah menuju ke Tembilahan. Kami mengharapkan doa dan restu dari seluruh lapisan masyarakat Rokan hilir agar par pelatih dan atlit bisa tampil maksimal,”tutur Pembina Pelti Rohil, Kapten (inf) S.L.Harahap ketika dihubungi KABARROHIL, Selasa (11/10).

Dihimbau kepada para atlit yang bertarung di Porda VII agar selalu tetap menjaga kekompakan, persatuan dan kesatuan serta kesehatan. Hal ini, disebut SL Harahap  bertanding dengan sportifitas untuk mengharumkan nama daerah kabupaten Rokan Hilir.

“Tunjukkan pertandingan dengan semangat sportifitas dan santai menikmati permainan. Karena kami tidak memasang target apapun untuk pemain. Jalasnya semangat juang dalam bertanding dengan berusaha tampil maksimal dan memberikan penampilan yang terbaik,”pungkasnya.

Informasi yang dihimpun, dalam kegiatan Porda tahun kemaren, cabang tenis lapangan kabupaten Rokan Hilir mampu menyumbangkan medali perak dan perunggu.(andi wrc)

Daftar nama Kontingen Rokan Hilir dalam cabor tenis lapangan Porda VII Riau di Tembilahan.
01.   Hayuliardi (pelatih).
02.   Azuar nasar,SE (pelatih).
03.   Frans Kasdi (atlit).
04.   Khoiria (atlit).
05.   Vera Dian Nita (atlit)
06.   Febri Wulandari (atlit).
07.   Vera Rezki Safitri (atlit).

Selasa, 11 Oktober 2011

Ketua DPRD Rohil dukung Diskanlut lakukan pengawasan terhadap illegal fishing


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Ketua DPRD Rokan Hilir, Nasrudin Hasan sangat mendukung tindakan kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Rokan Hilir, Ir. Amrizal dalam melakukan pengawasan terhadap perbuatan “illegal fishing” dan illegal alat tangkap dalam arti penangkapan ikan yang dilarang oleh  peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan tindakan aksi menindak tegas para pelaku yang melanggarnya. Hal ini agar kelestarian habitat laut di zone perairan Kabupaten Rokan Hilir tersebut terjaga dengan baik. Demikian ditegaskannya kepada KABARROHIL ketika bertemu di jalan Utama bagansiapiapi, Selasa (11/10).

“Kita mendukung sepenuhnya tindakan yang dilakukan oleh Dinas Perikanan dan kelautan Kabupaten Rokan Hilir dalam menertibkan terhadap illegal fishing dan nelayan yang menangkap ikan dengan peralatan trowl di zone wilayah perairan kabupaten Rokan Hilir yang dilarang oleh undang-undang  yang berlaku,”ujarnya.

Dia mengatakan bahwa laut wilayah perairan Kabupaten Rokan Hilir sangat kaya hasil yang terkandung didalamnya. Oleh sebab itu harus dijaga kelestariannya terhadap penangkap-penangkap ikan yang menggunakan peralatan penangkap yang dilarang oleh perundang-undangan yang berlaku. Karena menurutnya penggunaan alat “trowl” dilarang oleh UU karena dapat menghabiskan habitat laut hingga keterumbu karang sehingga jika dibiarkan maka hasil laut di wilayah kabupaten Rokan Hilir tidak akan bertahan dengan hasil yang bagus dalam jangka waktu lama. Disebut Nasrudin Hasan menambahkan, tindakan menangkap ikan dengan alat trowl juga membawa dampak terhadap penghasilan nelayan tempatan yang hanya menggunakan alat tangkap secara tradisional.

“Nelayan menangkap ikan dengan towl mengejar ikan hingga kedasar laut yang dapat merusak kelestarian habitat laut sedangkan nelayan tempatan hanya menunggu ikan dengan menyebarkan jaring. Oleh sebab itu kelestarian hasil laut di wilayah perairan kabupaten Rokan Hilir harus selalu dijaga dengan pengawasan yang baik serta dengan tindakan tegas,”tuturnya.

Dikatakannya, wilayah perairan Laut kabupaten Rokan Hilir  sangat luas. Ditambahkannya wilayah laut itu juga  terbuka baik dari kabupaten atau provinsi tetangga maupun  negara tetangga, di sisi lain lanjutnya mengatakan kemampuan pengawasan khususnya armada pengawasan  (kapal pengawas,red) masih sangat terbatas dibandingkan kebutuhan untuk mengawasi daerah rawan.

Luasnya wilayah laut perairan kabupaten Rokan Hilir dengan  kenyataan masih sangat terbuka karena berbatasan dengan laut negara tetangga  telah menjadi magnet penarik masuknya kapal-kapal ikan asing maupun lokal untuk melakukan illegal fishing,”pungkasnya.

Sedangkan kepala dinas perikanan dan kelautan Kabupaten Rokan Hilir, Ir.Amrizal ketika dihubungi pada hari yang sama (selasa 11/10,red) mengatakan bahwa pengawasan terhadap “Illegal Fishing” maupun terhadap nelayan yang menangkap ikan dengan menggunakan alat penangkap ikan yang dilarang oleh UU terus secara rutin dilakukan. Meskinpun, lanjutnya menambahkan dengan armada kapal pengawasan yang sangat terbatas.

“Kita secara rutin melakukan pengawasan di laut perairan Rokan Hilir,”tandasnya.

Informasi yang didapat dan dihimpun oleh KABARROHIL, Petugas Dinas perikanan dan kelautan Kabupaten Rokan Hilir dalam melakukan pengawasan di wilayah laut perairan zone Rokan Hilir hanya menggunakan speed boat kecil, sehingga  jika keadaan cuaca laut berombak dan angin kencang menjadi hambatan dalam malakukan pengawasan. (andi wrc)

       

Jumat, 07 Oktober 2011

Puskesmas rawat inap Rimba melintang diresmikan, Tenaga dokter masih dibutuhkan


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pemakaian puskesmas rawat inap kecamatan Rimba melintang sekaligus puskesmas sedinginan kecamatan tanah putih diresmikan oleh bupati kabupaten Rokan Hilir dalam hal ini wakil Bupati Rokan Hilir, H.Suyatno, Jumat (7/10).

“Kita bersyukur pada hari ini telah diresmikan puskesmas rawat inap Rimba Melintang sekaligus puskesmas rawat inap sedinginan. Kedepan akan kita resmikan lagi puskesmas rawat inap di kecamatan lainnya. Dalam hal ini kita mengutamakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di bidang kesehatan. Meskinpun masih ada peralatan kesehatan kecil lainnya yang harus di tambahkan pada puskesmas ini namun peralatan sekarang sudah memenuhi syarat untuk pasien menginap,”kata H.Suyatno ketika ditemui KABARROHIL, Jumat (7/10).

Dia menambahkan bahwa di setiap puskesmas kecamatan juga di fasilitasi dengan mobil ambulan serta mobil dinas operasional puskesmas. Pelayanan dibidang kesehatan kepada masyarakat terus di pacu oleh pemerintah daerah Rokan Hilir.

“Sarana dan peralatan puskesmas terus dipacu untuk dilengkapi terkhusus puskesmas rawat inap terus dilengkapi dengan tenaga medis seperti dokter gigi, dokter umum, dokter kebidanan dan dokter anak,”pungkas H.Suyatno.

Ketika ditemui pada waktu yang sama Kepala Dinas Kesehatan Rokan Hilir, Dr Junaidi Saleh membenarkan bahwa di daerah kabupaten Rokan Hilir masih kekurangan tenaga dokter. Tenaga dokter tersebut akan ditempatkan di puskesmas disetiap kecamatan di daerah kabupaten Rokan hilir.

“Jelasnya dokter gigi sedikitnya kita memerlukan sebanyak 10 dokter untuk ditempatkan didaerah kecamatan,”tandasnya. (andi wrc)

Untuk ketiga kalinya menjabat camat, H.Syamzani,SH dilantik menjabat camat Rimba melintang.


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Sudah untuk ketiga kalinya dirinya menjabat jabatan  camat. Mutasi dari camat ke dinas kemudian ke camat lagi sudah biasa bagi dirinya. Pertama sekali menjadi camat Bangko Pusako, kemudian ke Dinas lalu menjabat lagi camat Pujud. Kemudian menjabat sebagai kabag Humas ke Satpol PP lalu menjabat lagi sekarang ini sebagai camat Rimba melintang. Demikian dituturkan oleh H.Syamzani,SH kepada KABARROHIL ketika ditemui seusai dilantik oleh wakil bupati Kabupaten Rokan Hilir, H.Suyatno menjabat camat rimba melintang, Jumat (7/10).

“Ditempatkan dimana saja kita selalu siap. Program awal kita siap melakukan penghijauan daerah Kecamatan Rimba Melintang dengan menanam pohon terembesi seperti apa yang diamanatkan oleh wabup H.Suyatno tadi,”ujar H.Syamzani,SH.

Dikatakannya dirinya akan berkoordinasi dengan Dandim untuk bekerja sama dalam penyediaan bibit  pohon terembesi untuk ditanam di median jalan, khususnya jalur dua di lintas Ujung tanjung ke Bagansiapiapi. Tindakan awal yang diamanatkan oleh wabup tersebut dikerjalan bersama masyarakat setempat secara bergotong-royong.


“Untuk bibit kita kerjasama dengan Danramil. Langkah awal dilakukan dengan melakukan cros cek kondisi penduduk tempatan, kemudian dengan pendataan yang lengkap terhadap mata pencaharian penduduk Rimba melintang. Jelasnya program tidak lama lagi bersama-sama tokoh masyarakt kita melakukan pemberangkatan JCH ke kota bagansiapiapi,”pungkasnya. (andi wrc)

Wabup H.Suyatno lantik camat , lurah dan sekcam Rimba Melintang

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Peresmian kelurahan beserta kantor Rimba Melintang Kabupaten Rokan Hilir dilaksanakan sekaligus melantik H.Abdul Rahman,Sp sebagai lurah Rimba melintang digelar di halaman kantor Puskesmas rawat inap Rimba melintang, Jumat (7/10). Hal ini menindak lanjuti peraturan daerah kabupaten Rokan Hilir nomor 11 tahun 2009 tentang pembentukan kelurahan Rimba melintang kabupaten Rokan Hilir.


Dalam kesempatan ini juga H.Syamzani,SH dilantik menjadi camat Rimba melintang. H.Syamzani,SH sebelumnya menjabat sebagai Kakan Satpol PP Rokan Hilir. Kemudian Amrizal,SE  dilantik menjadi sekretaris camat Rimba melintang. Pada saat yang bersamaan juga puskesmas rawat inap Rimba melintang dan puskesmas rawat inap sedinginan kecamatan Tanah Putih di resmikan. Ketiga pejabat tersebut secara resmi dilantik oleh wabup H.Suyatno. Tampak hadir juga ketua DPRD Rokan Hilir, Nasrudin Hasan, kepala dinas, badan dan kantor dilingkungan pemdakab Rokan Hilir. Seusai acara pelantikan Wabup dinobatkan menyerahkan 5 (lima) ambulan dan 12 mobil dinas untuk operasional.

Wabup H.Suyatno ketika ditemui KABARROHIL seusai melantik mengatakan bahwa tanpa adanya penetapan dari anggota DPRD Rokan Hilir keinginan masyarakat Rimba Melintang untuk menjadi kelurahan tidak akan tergapai. Hal ini katena Anggota DPRD Rokan Hilir menerima aspirasi dari masyarakat yang berkembang. Kemajuan daerah Rimba Melintang ini, sebut wabup H.Suyatno sudah semakin berkembang. Hal ini dengan adanya para pengusaha-pengusaha luar berinvestasi di Rimba melintang meskinpun hanya dengan membuka Rumah toko (ruko,red), namun dengan demikian perekonomian di Rimba Melintang sudah semakin pesat.

“Diharapkan kepada camat yang baru agar selalu stanby di daerahnya untuk memberikan pelayanan yang baik, bagus dan cepat kepada masyarakat. Kemudian kepada camat yang lama kita ucapkan terima kasih atas pengabdiannya sebagai camat di Rimba melintang ini. Tugas bagi camat baru untuk melanjutkan semangat kesatuan dan persatuan masyarakat dalam membangun daerah,”tutur H.Suyatno.

Dikatakannya solidaritas dan kekompakan masyarakat Rimba Melintang terhadap perkembangan pembangunan daerah sudah meningkat, meskinpun disebut wabup Suyatno dalam Pilkada kemaren tidak Oke. Dikatakan wabup yang lalu biarkanlah berlalu karena politik adalah kepentingan sesaat, diharapkan kepada camat yang baru dapat melanjutkan perkembangan pembangunan di daerah Rimba melintang secara bersama masyarakat. Terutama sekali agar bersama masyarakat bergotong royong menanam pohon di median jalan dua jalur.

“Kepada sesepuh, tokoh masyarakat Rimba Melintang saya titipkan camat yang baru ini agar dapat melanjutkan perkembangan pembangunan daerah Rimba Melintang,”pungkas Suyatno. (andi wrc)



Daftar yang terima Mobil Ambulan:
1.Puskesmas bangko kanan kecamatan bangko Pusako.
2.Puskesmas bantayan kecamatan batu hampar.
3.Puskesmas balai Jaya kecamatan bagan Sinembah.
4.Puskesmas Rantau Kopar kecamatan rantau kopar.
5.Klinik IPDN Ujung Tanjung                       


Daftar yang terima mobil dinas operasional:
1.Kepala Puskesmas Bangko kanan kecamatan bangko Pusako.
2.Kepala Puskesmas bantayan kecamatan Batu hampar.
3.Kepala Puskesmas Rantau Kopar Kecamatan rantau Kopar.
4.Kepala Puskesmas balai jaya kecamatan bagan Sinembah.
5.Kepala Puskesmas Rimba melintang kecamatan Rimba melintang.
6.Kepala Puskesmas Sedinginan kecamatan Tanah Putih.
7.Kepala Puskesmas Pujud kecamatan Pujud.
8.Kepala Puskesmas Rantau panjang Kiri kecamatan Kubu.
9.Kepala Puskesmas Simpang kanan kecamatan Simpang kanan.
10. Kepala Puskesmas bagansiapiapi kecamatan bangko.
11.Kepala Puskesmas tanah Putih tanjung melawan kecamatan tanah Putih tanjung melawan.
12. Kepala Puskesmas bangko jaya kecamatan Bangko Pusako.