Tampilkan postingan dengan label pertanian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pertanian. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 September 2012

Bakal ditanam di setiap halaman rumah warga, 1000 batang bibit rambutan hasil okulasi varietas magelang dan Binjai


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Penghulu Bagan Jawa Pesisir Taufiq Basiroen menerima penitipan sementara 1000 pohon bibit rambutan setingga 1,5 meter dari kontraktor pengadaan bibit rambutan Dinas pertanian dan peternakan (Distanak) kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Jumat (7/9). Bibit rambutan merupakan hasil stik perpaduan dua jenis bibit rambutan antara pohon bawah keakar jenis rambutan magelang dan batang ke atas jenis rambutan binjai.

“1000 pohon bibit rambutan. Direncanakan ditanam di setiap halaman rumah yang ditanam oleh ibu-ibu PKK,”katanya.

Disebut penghulu Taufiq Basiroen bahwa rumah yang ada di kepenghuluan Bagan Jawa Pesisir sedikitnya sebanyak 603 unit rumah. Oleh sebab itu dikatakannya, akan diatur pengaturan bagi peruntukan tanaman bibit rambutan tersebut di wilayah warganya. Karena jikalau halaman mereka luas tentunya diberikan lebih dari satu pohon kepada warga. Hal ini dikatakannya merupakan program bupati Rokan Hilir agar di wilayahnya kedepan dapat menjadi komiditi buah rambutan.

Dia mengharapkan setelah ditanam dihalaman rumahnya masing-masing warga Bagan Jawa Pesisir dapat serius untuk merawat pohon rambutan tersebut sehingga kedepan mendapatkan hasil buah rambutan.

"Di Bagan jawa pesisir 603 unit rumah, Jika halaman rumah luas diberikan lebih. Di harapkan masyarakat merawat pohon rambutan itu dengan diawasi oleh dinas pertanian dan peternakan Rohil. Masyarakat menyediakan tempat tanam dan mengawasinya saja,"ujar Penghulu Bagan Jawa Pesisir.

Sementara tampak petugas Distanak Rohil melihat pohon tersebut di lokasi diantaranya Dedi,Sp dan petugas lainnya. Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan Rokan Hilir Drs Syahrial membenarkan 1000 batang pohon rambutan di titipkan di halaman kantor penghulu Bagan Jawa Pesisir di jalan jambu Bagansiapiapi. Dia menjelaskan setelah di tempat dan didata sebanyak 959 batang pohon yang bagus dengan tinggi 1,5 meter sedangkan sebanyak 54 batang pohon rambutan tersebut masih meragukan karena daun banyak yang sudah kering.

"959 batang pohon rambutan yang bagus sedangkan 54 batang pohon terdapat daunnya kering. Pohon yang bagus kita terima,"jelasnya.

Sesuai rencana penanaman pohon bibit rambutan yang merupakan program gerbang buah (gerakan pengembangan buah) dilaksanakan pada hari Selasa mendatang (11/9,red). Dalam kesempatan HUT TP PKK tersebut secara simbolis ketua PKK Rokan Hilir Hj Latifah Hanum Annas beserta ibu Tim Penggerak PKK lainnya menanam pohon tersebut di halaman rumah warga.

Hasil pantauan dilapangan, bibit pohon rambutan tersebut merupakan bibit benih sebar. Benih tersebut bersertifikat BPSB (balai pengawasan dan sertifikasi benih) Jawa tengah. Pada setiap pohon tercantum label sertifikasi benih hasil okulasi bernama produsen Sido Tani beralamat Planden, Jebengsari, Salaman, Magelang. Jenis tanaman adalah rambutan varietas batang bawah local Magelang dan varietas batang atas Binjai. Tertanggal okulasi bulan maret 2011 dengan pemeriksaan akhir September 2011. (andi krc)   

Selasa, 27 Desember 2011

Dinas Pertanian dihimbau rutin memberikan penyuluhan kepada petani


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Untuk meningkatkan produksi padi di lumbung padi Rohil yakni terkhususnya kecamatan Rimba melintang bupati akan berupaya untuk menghapuskan system ijon di daerah tersebut. Kemudian itu Dinas Pertanian agar rutin untuk memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada para petani. Demikian dikatakan oleh H.Annas Maamun ketika ditemui KABARROHIL, Selasa (27/12).

“Di kecamatan Rimba melintang ada Gudang Bulog. Namun hal ini tidak jalan. Oleh sebab itu kita sudah bentuk BUMD agar dapat mengatasi permasalahan ini. Kita sedang mencari tenaga yang dapat membidangi masalah ini,”ujarnya.

Dikatakannya BUMD diharapkan dapat mengelola dan membeli gabah dari petani langsung. Disebutnya jika perlu gabah tersebut di beli dari para petani yang kemudian dikelola untuk dioleh beras yang selanjutnya  menggunakan merk dari daerah Rokan Hilir sendiri.

Dalam hal ini penyuluhan sering dilakukan agar para petani tidak mengalih fungsikan lahannya. Dikatakannya sampai saat ini alih fungsi lahan sudah berkurang. Karena para petani sudah menyadari pentingnya pertanian bagi daerah.

“Hal ini tergantung kita memberikan penyuluhan dan pengertian kepada para petani,”pungkasnya. (andi krc)

Kamis, 13 Oktober 2011

Basri: Raja Bejamu dan Sungai bakau potensi pertanian kecamatan Sinaboi


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Masyarakat kepenghuluan Raja Bejamu dan Sungai Bakau secara serentak melakukan penanaman padi saat ini. Hal ini disebut Camat Sinaboi, Basri ketika dihubungi  Rabu (12/10) oleh KABARROHIL. Dikatakannya penanaman secara serentak tersebut agar menghindari terjadinya serangan hama tikus terhadap tanaman. Kedua daerah tersebut merupakan sentral produksi pertanian di wilayah kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir.

“Sekarang ini di beberapa kepenghuluan wilayah kita sedang melakukan penanaman. Kegiatan penanaman dilakukan secara serentak agar mengatasi masalah serangan hama tikus,”ujarnya.

Tidak itu saja, disebut camat Sinaboi, selain hama tikus dapat mengurangi hasil produksi keadaan dan pengaruh cuaca juga bisa mengurangi hasil produksi. Dikatakannya dengan kondisi cuaca tergantung hujan, karena sistim penanaman dari tadah hujan yang berproduksi hanya sekali setahun. Sementara areal penanaman di wilayah kecamatan Sinaboi di dua daerah itu, lanjutnya mengatakan terjadi peningkatan yakni dari semula sekitar 1900 hektar telah meningkat menjadi 2500 hektar.

“Sektor pertanian dapat meningkatkan incam keluarga terutama daerah Raja Bejamu dan Sungai bakau yang sangat berpotensi di bidang tersebut. Oleh sebab itu kita saat ini sedang menggalakkan potensi itu agar mampu meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Namun pertanian di wilayah kita masih sistem tadah hujan sehingga penanaman dan panen hanya sekali setahun,”pungkas Basri.  (andi wrc)

Minggu, 09 Januari 2011

Bagan Punak Pesisir berpotensi lahan penanaman padi

BANTAYAN,KABARROHIL-Kadis Pertanian dan Peternakan Rohil Bachtiar ST.MT mengatakan sudah merencanakan penanaman padi seluas 300 Ha di wilayah kepenghuluan bagan punak Pesisir dalam satu hamparan. Ia mengatakan sebelumnya bantuan dari pusat sudah dikucurkan untuk hamparan seluas 200 Ha dan hamparan seluas 200 Ha itu sudah ditanami.

Demikian diungkapkan oleh mantan kadis PU ini menjawab KABARROHIL ketika ditemui disela acara pelantikan penghulu Bantayan dan penghulu Bantayan baru di halaman SMPN 1 Batu Hampar jalan lintas ke Bagansiapiapi, Sabtu (8/1) akhir pekan kemaren.

"Karena wilayah lahan dan penanaman tersebut berpotensi untuk penanaman padi,"katanya.

Ia menjelaskan untuk sementara ini masih belum ada pengembangan dari dana APBD. Ia merasa khawatir di wilayah Bagan Punak akan dialih fungsikan dari lahan terlantar menjadi lahan sawit.

Dikatakannya dalam program bantuan APBN departeman Pertanian tersebut masyarakat hanya menyediakan lahan. Mereka tersebut dikasih bibit setelah lahan dibersihkan kemudian ditanam, hasilnya milik masyarakat.

Bachtiar.ST.MT mengatakan masyarakat tersebut mempunyai kelompok tani. Lanjutnya mengatakan dalam satu kelompok tani bervariasi ada yang beranggota 200 orang juga ada yang beranggota 50 orang petani.

"Tergantung dari pada kepemilikannya,tandasnya. (andi wrc)

Sabtu, 12 Desember 2009

Distannak Rohil 2010: Tingkatkan Produksi Jagung

BAGANSIAPIAPI,-Dinas Pertanian dan peternakan kabupaten Rohil ditahun 2010 menargetkan program untuk meningkatkan produksi Jagung, setelah sebelumnya berhasil meningkatkan produksi padi dan kedele yang merupakan motivasi daerah Rohil. Demikian dikatakan Ir Azwir H.Noor kadis tannak Rohil ketika ditemui saat menghadiri acara dialog buku saku KPK di gedung kantor Inspektorat Rohil jalan Perniagaan Bagansiapiapi, Rabu (9/12) kemaren.

"Program tahun 2010 mendatang diutamakan program untuk meningkatkan produksi jagung,"ujarnya Ir.Azwir.

Dikatakannya bahwa daerah yang dibuat sebagai percontohan didaerah Bantayan dan Kubu. Daerah tersebut merupakan target sebagai lahan untuk meningkatkan komudity jagung didaerah kabupaten Rohil.

"Kita harapkan didaerah Bantayan dan Kubu sebagai lahan petani jagung,"harapnya.

Diterangkan olehnya jagung tersebut dibentuk sehingga menjadi jagung kering sehingga dapat di pergunakan sebagai pakan ternak. Diarahkan oleh distanak Rohil para petani untuk menanam jagung sehingga ditargetkan olehnya lahan untuk meningkatkan produksi jagung itu sekitar 50 hektar.

"Sekitar 50 hektar,"katanya kadistanak Rohil.

Jelasnya lagi bahwa data Distanak Rohil ditahun 2008 kabupaten Rohil berhasil meningkatkan produksi jagung hingga mencapai 2.623 ton sedangkan di Riau sebesar 47.959 ton. Ditambahnya tentunya di tahun 2010 Rohil akan lebih meningkat lagi. (Gun)