Jumat, 12 Oktober 2012

Dalam waktu dekat Disbun Rokan Hilir panggil pemilik PKS



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Dalam waktu dekat pemilik PKS (pengolahan kelapa sawit,red) dipanggil untuk melakukan musyawarah tentang berapa kesepakatan dana hibah per kg sawit. Hal ini menindak lanjuti usulan aleg Rokan Hilir beberapa waktu lalu.  Demikian hal ini ditegaskan oleh Muchtar Luthvie,SH kepada KABARROHIL ketika ditemui di Rumah Dinas Bupati jalan Perwira Bagansiapiapi, Jumat malam (12/10).

"Dalam pertemuan tersebut dibicarakan pelbagai hal untuk mencapai keputusan bersama,"ujarnya.

Dia menjelaskan dalam kesempatan tersebut juga sekaligus menindak-lanjuti hasil tim provinsi Riau beberapa waktu lalu. Disebutnya sebanyak 22 PKS di Rokan Hilir akan di cek segala perijinannya.  Dia juga menambahkan, jikalau perlu Disbun Rokan Hilir ikut mendampingi jika perijinannya harus ke Jakarta.  Sedangkan jika perijinan lainnya harus di Rokan Hilir, Kadisbun Rokan Hilir ini menjelaskan bakal diberikan kemudahannya.

"Dalam waktu dekat pemilik PKS di Rokan HIlir bakal kita panggil,"pungkasnya. (krc 01)

Wabup H.Suyatno harap pelajar jauhkan diri dari penyalah-gunaan narkoba



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL- Para siswa diharapkan berpakaian seragam pramuka  lengkap dengan gacu pramuka dan lainnya. Hal ini ditegaskan oleh wabup H.Suyatno ketika melakukan penyuluhan terhadap pelajar SMAN 1 Panipahan, Kamis (11/10) kemaren. Dalam kesempatan itu seluruh siswa di periksa urine oleh BNK kerjasama dengan Diskes Rokan Hilir dan kepolisian Rokan Hilir.

“Kita harap pihak sekolah dapat membantu kelengkapan seragam pramuka siswa sehingga tanpak rapi di sekolah,”tutur wabup[ H.Suyatno.

Wabup menegaskan jikalau siswa berpakaian lengkap maka siswa akan tampak rapi pergi kesekolah sehingga dengan demikian mereka nyaman dalam mengikuti proses belajar dan mengajar. Orang nomor dua di pemerintahan ini mengatakan sikap disiplin dan kerapian sangat diutamakan dalam mendidik para pelajar sehingga mereka merasa nyaman untuk mengikuti prosesi belajar mengajar.

Selain itu di dalam acara penyuluhan tentang bahaya narkoba dikalangan masyarakat, tokoh agama, pemuda dan pelajar  tersebut orang nomor dua di pemerintahan kabupaten Rokan Hilir ini menegaskan agar para pelajar generasi anak bangsa jangan sekali-kali menggunakan narkoba. Karena  dapat merusak jaringan otak.

Kemudian itu kepada masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan lainnya diharapkan mengedepankan semangat keutuhan anak bangsa agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Diharapkan oleh wabup H.Suyatno agar semua pihak perang terhadap peredaran narkoba di daerah Rokan Hilir.

“Mari kita jaga anak bangsa ini sehingga tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Siapa lagi yang membangun daerah pada masa mendatang kalau bukan generasi muda sekarang ini. Untuk itu jauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba,”pungkas wabup H.Suyatno. (krc 02)

433,07 Gram BB jenis Ganja Kering di musnahkan di Mapolsek Bangko



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Barang Bukti (BB) Narkotika jenis ganja kering seberat 433, 07 gram dimusnahkan. Acara pemberangusan BB dengan cara membakarnya tersebut di gelar di halaman Mapolsek Bangko jalan Perwira Bagansiapiapi,Jumat (12/10). Acara tersebut dihadiri oleh pihak kejari yang diwakili oleh  Afrinaldi FM,SH, pihak BNK Rokan Hilir diwakili oleh Budi Sulistyo dan pihak Diskes Rokan Hilir diwakili oleh dr Tribuana Tunggal Dewi  dan sejumlah jajaran polsek Bangko.

Kepada KABARROHIL, kapolsek Bangko Kompol Hamrizal Nasution,S.Sos menjelaskan bahwa BB Narkotika kurang lebih seberat 433,07 gram jenis ganja kering dimusnahkan berdasarkan surat PN Ujung Tanjung. Dikatakannya  pemilik BB ganja kering tersebut diakui oleh inisial AH yang disebut tersangka. Kapolsek Bangko menjelaskan sebenarnya barang bukti (BB) tersebut berasal dari Medan sebanyak 4 Kg namun ketika tersangka ditangkap oleh pihak kepolisian Polsek Bangko, BB tersebut hanya tinggal sisanya.  Menurut kapolsek Kompol Hamrizal Nasution.S.Sos bahwa jenis ganja kering tersebut diakui oleh tersangka mengambilnya sendiri di Medan .  Lanjut kapolsek Bangko ini mengatakan tersangka mengecernya sendiri.

Dipaparkannya Kronologis kejadian perkara tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis ganja itu. Sekira jam 01.30 wib $enin (24/9/2012) lalu pihak polsek Bangko mendapat informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya yang menerangkan terjadi tindak pidana penyalah-gunaan di duga narkoba jenis ganja di jalan Pembangunan Gg Ar Ridho RT 12 kepenghuluan Labuhan Tangga Besar kecamatan Bangko kabupaten Rokan Hilir yakni tepatnya di rumah IYs.

Selanjutnya dilakukan pengecekan lokasi dan dilakukan pengeledahan rumah tempat tinggal sdr. AH alias A bin Dn bersama aparat RT setempat. Disebutnya pada saat pengeledahan ditemukan berupa 1 (satu) bungkus besar yang diduga berisikan narkoba jenis ganja yang dibungkus menggunakan kertas Koran, 1 (satu) unit HP Nokia warna ungu, 1(satu) tas sandang warna hitam merk Rolens kemudian disebut Barang Bukti (BB) bersama disebut tersangka di bawa ke Polsek Bangko jalan Perwira Bagansiapiapi untuk di proses.

“Kasus ini sudah diproses dan hanya tinggal  sidang,”tandasnya.

Pada saat yang sama, Kaur bin Ops Sat Narkoba Polres Rokan Hilir Iptu Jaelani menjelaskan bahwa kasus Narkoba ditahun 2012 di kabupaten Rokan Hilir mengalami peningkatan. Hal ini atas pengungkapan oleh pihak kepolisian dan juga atas informasi masyarakat.

Dikatakannya tahun 2011 lalu ada 57 kasus dengan tersangka 70 orang sedangkan ditahun 2012 ini sejak Januari hingga Oktober ini sudah 60 kasus dengan tersangka sebanyak 100 orang.

“Oleh sebab itu sebagai langkah untuk mengatasi penyebaran dan pengedaran Narkotika dilakukan sosialisasi penyalahgunaan narkoba yang bekerjasama dengan BNK Rokan Hilir,”jelasnya. (krc 01)

KPA, BNK, DISKES dan POLRI Rokan Hilir Gelar penyuluhan Narkoba dan HIV/AIDS di Panipahan


Kamis, 11 Oktober 2012

Wabup memberikan penyuluhan tentang narkoba dan HIV/AIDS di Panipahan



PANIPAHAN,KABARROHIL-Ketua BNK Rokan Hilir H.Suyatno memberi penyuluhan tentang HIV/AIDS dan Narkoba yang di gelar di aula SMA 1 Panipahan, Kamis (11/10). Hadir saat itu para pelajar, dan masyarakat Panipahan. Dalam arahannya H.Suyatno yang juga wakil bupati Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menegaskan bahwa narkoba ibarat “gunung es” bagi bandar narkoba.

Karena, walaupun bandarnya ditangkap namun takkan jera. Meskinpun ancaman narkoba tersebut dihukum mati namun ancaman tersebut  tidak menyurutkan peredaran narkoba saat ini. Menurut wacana pelbagai factor menyebabkan para pengedar maupun pengguna narkoba dewasa ini, terutama disebabkan faktor ekonomi yang mengiurkan karena untung yang luar biasa. Disebut H.Suyatno tidak tertutup kemungkinan masuknya narkoba juga dari Panipahan. Khusus remaja diharapkan dan diingatkan agar jangan memasuki dan terpengaruh terhadap narkoba karena masa remaja merupakan usia yang rentan terpengaruh oleh “benda haram” tersebut.

Selain itu, maraknya para gank motor dipemberitaan harus juga diantisipasi oleh para  remaja. Diharapkan jangan ada remaja yang berkelompok-kelompok yang dapat merugikan dan melanggar ketertiban masyarakat Panipahan. Gang motor bisa disalah gunakan sehingga dapat mempengaruhi pergaulan bebas yang akhirnya terjerumus kedalam penyalahgunaan narkoba.

"Di Bagansiapiapi saat ini gang motor maupun balap (rider,red) liar di jalan raya selalu ditertibkan,"kata H.Suyatno yang juga wabup Rokan Hilir ini.

Selanjutnya peredaran lem cap kambing dewasa ini yang disalah gunakan oleh sekelompok orang juga sangat dikuatirkan. Karena  menghirup lem cap kambing sangat berpengaruh terhadap jaringan otak manusia. Ketua BNK Rokan Hilir, H.Suyatno menegaskan agar generasi muda mengarah belajar untuk memperdalam ilmu pendidikan sekolah dimana anak Panipahan sudah ada yang sekolah ke Kairo.

"Adanya anak Panipahan belajar ke Kairo patut di contoh. Sebagai anak bangsa kita harus berfikir masa depan dimana susahnya orang tua menyekolahkan kita agar menjadi anak yang baik,"katanya.

Disebut H.Suyatno Panipahan sebagai wilayah pesisir yang dekat dengan negara tetangga, provinsi Sumatera Utara dan Dumai merupakan letak wilayah strategis terhadap peredaran narkoba. Dia juga bahkan menyayangkan beberapa waktu lalu ada juga peran wanita yang aktif menyebarkan narkoba yang akhirnya ditangkap.

Kemudian dampak pengaruh prostitusi, disebutnya sangat  berpengaruh terhadap penyakit HIV/AIDS. Dalam penyuluhan ini diharapkan bersama-sama mendukung untuk menghentikan jalan peredaran Narkoba di wilayah lingkungan masing-masing.

“Diharapkan kepada semua pihak memerangi peredaran narkoba,”tandasnya. (krc 02).

Bupati H.Annas Maamun membuka FKUB




BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Badan kesbangpolinmas Rokan Hilir (Rohil) menggelar acara Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Rokan Hilir (Rohil). Acara tersebut dihadiri oleh tokoh penganut agama dan kepercayaan yang ada di daerah Rokan Hilir. Acara tersebut di buka oleh bupati H.Annas Maamun yang di gelar di aula lantai VI Hotel Kesuma jalan Riau Bagansiapiapi, Kamis (11/10).

Menurut ketua pelaksana Gamal Abdul Naser,Msi,MH yang juga kabid Hubungan antar lembaga Bakesbangpolinmas Rohil menjelaskan sebagai nara sumber dalam hal ini Rudi Hendra Gunawan,MSi dari Bakesbangpolinmas Provinsi Riau, Drs H.Mucksin Asyari dari FKUB Provinsi Riau, Abdul Hamid Tanjung,MA dari Da’i  Islam provinsi Sumut., dan dari  kemenag Rohil. Peserta dalam kegiatan ini sebanyak 126 orang yang merupakan dari FKUB Kabupaten Rokan Hilir dan FKUB di setiap kecamatan. Acara ini disebutnya berlangsung selama  dua hari.

“Forum persaudaraan bangsa indonesia di gelar pada hari Sabtu mendatang yang bakal dihadiri oleh perwakilan semua suku bangsa di seluruh wilayah kecamatan Rokan Hilir,”tuturnya.

Bupati H. Annas Maamun mengatakan didalam pembinaan FKUB di wilayah Rokan Hilir harus dilakukan dengan tindakan aktif terjun langsung kelapangan. Orang nomor satu di Rokan Hilir ini menegaskan pembinaan FKUB jangan sekedar hanya mengisi ceramah dan pidato saja dengan tanpa memberikan contoh yang bagus. Karena menurutnya dengan terjun langsung ke lapangan membuat hati nurani mereka akan mengerti saling toleransi hidup bermasyarakat.

Politisi Golkar Rohil ini mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tokoh dari pelbagai agama dalam pertemuan FKUB ini. Diharapkan hubungan dan toleransi antar agama ini terjalin dengan bagus dan baik. Dimana, lanjutnya mengatakan dewasa ini di daerah Rokan Hilir tidak ada pertentangan diantara sesama penganut umat beragama.

Ditambahkan bupati H.Annas Maamun bahwa pertentangan diantara agama tidak ada manfaatnya. Bahkan hal tersebut berakibat sangat buruk bagi daerahnya. Menurut bupati hampir rata-rata yang memancing keributan merupakan umat yang kurang pengetahuannya dibidang agama dan pengetahuan bertoleransi hidup berdampingan dengan agama lain.

“Selama saya memimpin di Rokan Hilir, Alhamdulillah di daerah Rokan Hilir tidak pernah terjadi konflik antar umat beragama. Mudah-mudahan jangan terjadi karena tidak ada gunanya. Kita juga tidak perlu ikut ikutan,"tambahya.

Dihimbau bupati agar jalin hubungan antar umat beragama. Bagaimana agar terjalin hubungan itu pelbagai cara. Disebut bupati seperti dengan menghadiri pesta tetangga meskinpun agama berlainan. Begitu juga jika tetangga dalam keadaan berduka maka yang beragama lain sebagai tetangga ikut menghadirinya untuk melepaskan rasa kekeluargaan sesama umat beragama.

Kemudian itu, orang nomor satu di Rohil ini menegaskan kepada para pemuka agama agar juga jangan salah kaprah dalam menafsirkan ayat-ayat di kitab suci sehingga bisa menyesatkan orang lain. Lanjutnya mengatakan agama jangan dipermainkan. Oleh sebab itu bedakan antara agama dengan politik. Disebutnya jangan dibawa ajaran agama ke ranah politik yang akan mengakibatkan salah tafsir. Disebutnya kerukunan umat beragama agar ditingkatkan sehingga kita galang persatuan dan kesatuan di daerah Rokan Hilir ini.

“Meyakinkan orang tidak semata hanya dengan mengisi ceramah ataupun pidato saja namun melainkan dengan dengan tindakan aktif sosiologi dengan mendekati dan terjun langsung kemasyarakat,”pungkasnya (krc 01).