Sabtu, 20 Oktober 2012

Jalan santai Bank Riau Kepri dinilai tidak bermasyarakat



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Idrus (40) salah satu masyarakat Bagansiapiapi menyayangkan gelar gerak jalan santai tidak diikuti oleh pelbagai unsure masyarakat. Hal ini, disebutnya karena yang mengikuti jalan santai ini hanya sekelumit unsure masyarakat saja. Oleh sebab itu disebutnya gelar jalan santai ini dianggapnya tidak bermasyarakat. Dia menegaskan selaiknya para tukang beca, tukang gerobak dan masyarakat kecil lainnya ikut dalam jalan santai ini sehingga mereka dapat hadiah undian “door prize” tersebut. Demikian hal ini ditegaskannya kepada KABARROHIL ketika di kedai kopi Medan baru Jalan Perniagaan Bagansiapiapi, Sabtu (20/10).

“Jangan yang ikut serta itu  para pegawai, anak pejabat saja sedangkan masyarakat kecil seperti tukang becak, dan tukang gerobak tidak ikut serta. Sedangkan saya saja selaku nasabah Bank Riau Kepri Bagansiapiapi tidak tahu ada kegiatan acara ini. Seharusnya diberitahulah para nasabah, dan masyarakat,"katanya.

Hal ini disebutnya acara jalan santai ini hanya dinikmati oleh para pegawai saja sehingga dianggap mensosialisasikan gemar menabung tidak mengenai dan tepat sasaran kepada masyarakat.

"Lebih meriah lagi jalan santai HPN lalu. Semua masyarakat ikut serta jalan santai tersebut meskinpun dilaksanakan  jauh di batu enam namun tukang beca dan tukang gerobak ikut serta bahkan mendapat hadiah undian door prize,"pungkasnya. (krc 01)

Bank Riau Kepri gelar penarikan undian Sinar Tebar Milyar dan door prize jalan santai



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Program "Sinar Tebar Milyar" berhadiah total 6 (enam) Milyar rupiah merupakan bentuk penghargaan kepada nasabah Bank Riau Kepri  yang telah beriringan bersama ikut berkonstribusi membangun daerah dengan cara menabung di Bank Riau Kepri. Demikian hal ini dikatakan oleh Direktur dana dan jasa Nizam,SE,MM,Ak dalam sambutan  acara penarikan undian tabungan “Sinar Tebar Milyar” periode Maret sampai dengan Agustus 2012 di halaman kantor bupati jalan Merdeka Bagansiapiapi, Sabtu (20/10). Pada saat itu juga sekaligus penarikan kupon  undian hadiah “door prize” jalan santai yang dilaksanakan dari dan finish di depan kantor bupati Rohil. Hadiah utama program “Sinar Tebar Milyar” setelah diundi didepan notaries Khalidin,SH dan kadis social Rokan Hilir diperoleh oleh nasabah Bank Riau Kepri Bagansiapiapi atas nama Ariansyah.

"Karena dana yang ada di Bank Riau Kepri akan kembali disalurkan dan dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi ekonomi daerah,"kata Nizam,SE,MM,Ak.

Bank Riau Kepri, dijelaskannya adalah bank daerah yang telah bermetafosa menjadi sebuah bank modern yang terus menerus berupaya memperbaiki diri untuk dapat sejajar dengan bank-bank nasional lainnya. Tentu dengan fasilitas layanan yang berkualitas,sebutnya.

Dia mengatakan Bank Riau Kepri dalam usia yang ke 46 pada tanggal 1 April lalu telah memiliki jaringan kantor pelayanan hampir merata diseluruh provinsi Riau dan provinsi Kepri. Ditambahkannya Bank Riau Kepri saat ini telah memiliki 19 kantor cabang, 35 kantor cabang pembantu, 26 kedai, 22 kantor kas, 2 kantor Payment Point dan 4 kantor butik serta ditambah 2 mobil oto banking.

Lebih lanjut dia mengatakan  dengan 118 jaringan ATM Bank Riau Kepri serta dukungan 37.000 ATM bersama, 13.000 ATM PRIMA, 6.500 ATM berlogo MEPS di Malaysia, 100.000 EDC Debit Prima BCA dan 1.860 kantor pelayanan BPD Net on Line maka fasilitas layanan Bank Riau Kepri tidak hanya bisa di akses dan dimanfaatkan di Provinsi Riau dan Kepri tapi juga diseluruh Indonesia bahkan bisa digunakan di negeri jiran Malaysia.

"Dapat diinformasikan bahwa Bank Riau Kepri memiliki kredit yang merupakan satu-satunya BPD yang memiliki fasilitas kartu kredit. Saat ini Bank Riau Kepri sudah meluncurkan fasilitas SMS Banking yang akan memberikan kemudahan transaksi on line 24 jam sehingga kapanpun dan dimanapun berada nasabah akan dapat melakukan transaksi perbankan. Insya Allah kedepan akan membuka layanan Priority Banking yang ditujukan bagi nasabah prima yang setia mempercayakan dananya kepada Bank Riau Kepri,"tuturnya.

"Atas pencapaian semua ini kami sangat berterima kasih atas dukungan dari yang terhormat bapak bupati dan masyarakat umumnya yang telah memilih Bank Riau Kepri sebagai mitra,"tambahnya.

Disebutnya, program "Sinar Tebar Milyar" di design untuk memenuhi tuntutan keinginan nasabah. Dimana sebelumnya Bank Riau Kepri telah melakukan survey lapangan untuk mengetahui hadiah yang paling di inginkan nasabah perbankan di Provinsi Riau dan Provinsi  Kepri. Hasilnya, lanjutnya mengatakan mayoritas nasabah perbankan di Riau dan Kepri menginginkan hadiah berupa uang tunai. Oleh karena itu, Bank Riau Kepri mempersembahkan program "Sinar Tebar Milyar" dengan hadiah berupa uang tunai sebesar 6 milyar rupiah setahun yang diundi setiap 6 bulan sekali.

"Dengan uang tunai anda dapat membeli apa saja, mau beli rumah, mobil mewah, emas berlian bahkan untuk sewa bodyguard. Jadi bersiap-siaplah hadirin sekalian yang memiliki tabungan di Bank Riau Kepri menjadi Milyader baru. Setiap enam bulan sekali akan terpilih satu orang milyarder baru sebagai pemenang utama serta ratusan orang pemenang undian non utama yang nilai hadiahnya mulai dari sejuta rupiah sampai 100 juta rupiah,"katanya.

Program undian ini, disebutnya hanya diundi di provinsi Riau dan Kepri. Maka kesempatan untuk menang semakin besar. Oleh sebab itu dia berpesan agar nasabah menambah saldo tabungannya karena semakin besar  saldo tabungan maka semakin banyak point undian yang diperoleh sehingga semakin besar pula peluang menjadi milyader baru. Lanjutnya mengatakan dengan semangat baru "spirit to grow" akan berupaya memberikan terbaik kepada nasabah. Karena diyakini bersama nasabah Bank Riau Kepri mencapai sukses.

Kemudian  atas nama direksi PT bank Riau Kepri dipenutup sambutannya direktur dana dan jasa Nizam,SE,MM,Ak menyampaikan beberapa pantun.

"Ke toko bagan membeli ember, ember dibeli berwarna hati. Kalau hendak jadi milyarder, marilah menabung di bank riau kepri,"katanya.

"Pergi merantau menghibur diri, merantau ke negeri seribu kubah. marilah menabung di bank riau kepri, karena dananya untuk pembangunan daerah,"tandasnya mengakhiri.

Hasil pantauan dilapangan, pelbagai hadiah undian “door prize” diberikan oleh Bank Riau kepri kepada  peserta jalan santai di depan kantor bupati Rokan Hilir jalan Merdeka Bagansiapiapi. Hadiah seperti sepeda motor, televise dan hadiah lain diserahkan kepada peserta jalan santai yang memiliki kupon sama dengan kupon yang telah dilakukan penarikan undian.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penarikan undian “Sinar Tebar Milyar” dimana juara II sebanyak 4 orang dengan perolehan hadiah uang tunai sebesar @ 10 juta rupiah. Kemudian untuk juara  III sebanyak 11 orang dengan perolehan hadiah uang tunai sebesar @ 5 juta rupiah. Untuk juara IV sebanyak 39 orang dengan perolehan hadiah uang tunai sebesar @ Rp 2 juta, dan juara V sebanyak 66 orang perolehan hadiah uang tunai sebesar @ Rp 1 juta.

Empat orang juara II yang memperoleh hadiah masing-masing uang tunai 10 juta rupiah dari undian“Sinar Tebar Milyar” adalah Raimah nasabah Bank Riau Kepri cabang Dumai, Martin nasabah Bank Riau Kepri cabang Selat Panjang, Bambang nasabah Bank Riau Kepri Bengkalis dan Soegiharto nasabah Bank Riau Kepri Bagansiapiapi. Sedangkan hadiah utama sebesar 100 juta rupiah diperoleh oleh nasabah Bank Riau Kepri Bagansiapiapi atas nama Ariansyah dengan no rekening 11321090xx. (krc 01)  .

Jumat, 19 Oktober 2012

H.Suyatno: Lindungi diri dan keluarga dari penyalahgunaan narkoba dan penularan IMS,HIV dan AIDS



BAGANSIAPIAPI, KABARROHIL-Lindungi diri dan keluarga kita dari penularan IMS,HIV dan AIDS.  Demikian hal ini ditegaskan oleh ketua Komisi Penanggulangan Aids Daerah Rokan Hilir (KPA Rohil) H.Suyatno kepada KABARROHIL, beberapa waktu lalu..

"Kita harus melindungi keluarga dari penularan HIV/AIDs,"katanya.

Orang nomor dua di pemerintahan Rokan Hilir ini menjelaskan agar tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda saling menjaga dan melindungi anak bangsa dari penularan penyakit HIV/AIDS. Dia juga mengharapkan agar anak-anak bangsa sebagai generasi penerus tidak terjerumus kedalam pergaulan bebas maupun penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, H.Suyatno yang juga ketua BNK Rohil ini mengharapkan masyarakat ikut serta menjaga siswa sekolah agar tidak terpengaruh oleh penyalahgunaan narkoba. Karena itu lanjutnya mengatakan agar generasi penerus dibimbing dan diberikan pendidikan akhlaq yang baik dan bagus sehingga memiliki karakter jiwa yang baik.

Ditambahkannya, generasi muda adalah harapan daerah kedepan untuk  melanjutkan pembangunan daerah yang semakin lebih baik dan maju lagi. Meskinpun dikatakannya saat ini tingkatan kemiskinan sudah semakin kecil dibandingkan pada tahun lalu. Namun semangat kesatuan dan persatuan serta kebersamaan harus dipupuk sejak saat ini.

“Mari kita bimbing generasi kita agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan kita lindungi diri dan keluarga kita dari penularan IMS, HIV dan AIDS,”tandasnya. (krc 02)

Kamis, 18 Oktober 2012

KABAR FHOTO

TIDAK BERLAPANGAN=Budak-budak (anak-anak,red) dari keluarga bertaraf miskin melakukan aktifitas bermain sepakbola. karena lapangan yang memadai tidak punya untuk mereka. Lagi pula air tergenang dimana-mana maka merekapun bermain sepakbola di jalan tanpa pelatih tetapi pingin menjadi pemain terkenal. Hal ini tampak di jalan pelabuhan baru ujung Bagansiapiapi, Rabu (17/10) kemaren.

KABAR FHOTO

BUDAYA=Atraksi silat dalam menyambut tamu sangat perlu di lestarikan karena hal ini merupakan budaya nasional. Tampak saat bupati H.Annas Maamun saat di sambut dengan silat di daerah masih bertaraf miskin kecamatan Sinaboi

Mengawasi kesehatan hewan kurban sangat penting, Kadistannak sebut sebelum membeli hewan kurban pembeli harus cermat



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Dinas pertanian dan perternakan kabupaten Rokan Hilir akan selalu mengawasi kesehatan hewan ternak untuk kurban. Karena masalah kesehatan hewan kurban sangat penting agar tidak terjangkit penyakit seperti penyakit anthrak. Demikian ditegaskan oleh Kadistannak ir Muslim kepada KABARROHIL didampingi oleh Kabid Kesehatan hewan ir Muhammad Amin,MSi beberapa waktu lalu ketika ditemui di kantor Kadistannak Rokan Hilir (Rohil) jalan Kecamatan komplek perkantoran batu enam Bagansiapiapi.

“Masalah kesehatan hewan kurban sangat penting,”tuturnya.

Oleh sebab itu diharapkannya petugas puskeswan ikut selalu meninjau kelapangan terhadap kesehatan hewan kurban. Hal ini disebutnya sebagai langkah antisipasi penyakit pada hewan selain antisipasi terhadap penyakit antraks pada hewan.

Namun karena keterbatasan dokter hewan maka dihimbau kepada pembeli hewan kurban agar dapat menempatkan di satu tempat didalam pemeriksaan hewan kurban. Hal ini agar para petugas dapat memeriksa hewan kurban tersebut sekaligus, sebutnya..

Dijelaskannya, selain antraks sejumlah penyakit yang perlu diwaspadai pada hewan kurban salah satunya penyakit mata merah. Karena penyakit ini bisa saja terjadi pada hewan kambing maupun hewan sapi. Disebutnya penyakit mata merah ini dapat dilihat secara klinis seperti mata pada hewan merah bengkak, berair dan keluar cairan bernanah serta mengalami iritasi.

“Untuk itu pembeli harus cermat sebelum membeli hewan kurban,”tandasnya.(krc 01)


KABAR FHOTO

H.Annas Maamun dan Hj Latifah hanum Annas
Bupati H.Annas Maamun, wabup H.Suyatno, mantan Mendagri Syarwan Hamid dan pencipta lagu Hymne dan Mars Rokan Hilir H. Misran Rais
Sejumlah aleg DPRD Rohil foto bersama Bupati H.Annas Maamun
Penghulu labuhan tangga juara kepenghuluan terbaik se Rokan Hilir
Para juara kepenghuluan terbaik foto bersama bupati H.Annas Maamun, ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan, Wabup H.Suyatno, wakil ketua DPRD Rohil M.Ridwan,Sip dan wakil ketua DPRD Rohil Drs Jamiluddin