BAGANSIAPPIAPI,KR-Dinas perhubungan kabupaten Rohil berencana membangun terminal bertype B didaerah Baganbatu. Mengingat daerah tersebut merupakan tempat salah satu kepadatan kenderaan yang berlonjak pesat. Daerah tersebut merupakan daerah lintas sumatera yang setiap detik kenderaan antar provinsi lalu-lalang sehingga merupakan sumber PAD yang dapat diperhitungkan.
Demikian dikatakan Plt Kadis Perhubungan H.Muchtar Lutvie kepada KABAR ROHIL saat menghadiri sosialisasi kepada masyarakat tentang hubungan eksekutif dan legislatif ruang pertemuan lantai V hotel Lion jalan mawar Bagansiapiapi, Senin (14/12) kemaren.
Dikatakannya bahwa lahan seluas 6 hektar untuk pembangunan terminal type B itu telah disiapkan yang berlokasi di pinggir jalan lintas didekat perbatasan antara sumatera utara dengan Rohil. Hal tersebut dianggarkan oleh dinas perhubungan untuk APBD Rohil tahun 2010 ini.
"Alhamdullillah pihak provinsi juga mendukung pembangunan terminal type B di Rohil ini,"ujarnya.
Diterangkannya bahwa kewenangan membuat terminal berType B tersebut dari AKDP (angkutan kota dalam provinsi) Provinsi Riau, tergantung dariluas areanya setelah disurvey terlebih dahulu.
"Pengajuann pembangunan terminal type B ini untuk yang kedua kalinya setelah ditunda dahulu pada tahun lalu,"katanya.
Informasi yang terangkum bahwa lahan seluas 2 ha keatas merupakan terminal bertype C sedangkan area lahannya mencapai diatas 4 ha adalah merupakan terminal bertype B.
(Gun)
BINCANG INDONESIA
Rabu, 16 Desember 2009
ITDA Rohil Sosialisasi Gelar Kesadaran Pengawasan dan Good Governance
Inspektorat Rohil Gelar Kesadaran Pengawasan dan good governance
BAGANSIAPIAPI,(RIAU)-Inspektorat Daerah (ITDA) Rohil menggelar acara kesadaran pengawasan dan good governance bertema mewujudkan misi pembangunan kab Rohil dalam menciptakan tata pemerintahan yang baik melalui koordinasi monitoring dan evaluasi hasil pengawasan dan inpres nomor 5 tahun 2004 di gedung serbaguna jalan utama bagansiapiapi, Selasa (15/12) kemaren. Sebanyak 150 peserta dari unsur dilingkungan pemdakab Rohil mengikuti acara ini.
Nara sumber prof.Dr Syahruddin Rasul,SH mengatakan bahwa dirinya sudah tiga kali ini mengunjungi Rohil. Dalam sambutannya Ia mengatakan kabupaten Rohil telah melakukan usaha-usaha untuk membiasakan diri kejujuran terhadap anak didik disekolah dengan melaksanakan warung kejujuran di sekolah.
"Insya Allah dengan usaha dini kita disekolah maka Rohil dapat bersih dari tindakan korupsi,"tuturnya Syahrudin Rasul.
Dikatakannnya bahwa di Negara Indonesia masih tergolong negara terkorupsi di asia meskinpun telah ada perubahan dengan usaha-usaha untuk mengatasinya. Dikatakannya bahwa korupsi adalah sebuah kekuasaan akuntabel.
"Kalau kita berbicara korupsi itu adalah power of accounbitility. Korupsi itu merupakan serakah karena bila ada kesempatan dan tidak diambil tindakan yang tegas maka disitulah mengambil kesempatan itu. Untuk itu harus dibiasakan dari sekolah, oleh sebab itu kepada orang tua diharapkan memberitahukan anaknya agar jangan biasakan diri untuk menyontek. Karena menyontek itu perbuatan yang dapat merugikan orang lain sehingga hal ini merupakan korupsi kecil-kecilan. Kalau dari sekolah sudah terbiasa merugikan orang lain maka sudah besar akan terbiasa merugikan negara,"tutur Syahrudin Rasul.
Sementara Bupati Rohil mengatakan kepada peserta yang merupakan lingkungan pemdakab Rohil bahwa senantiasa kita selalu diawasi oleh inspektorat daerah, BPKP dan juga aparat penegak hukum seperti kejari, kejati dan polisi. Oleh sebab itu diharapkan kepada kepala dinas, kantor dan badan jua ikut mengawasi dini terhadap bawahannya.
"Korupsi bukan hanya berbentuk uang tetapi juga pekerjaan dan kehadirannya,"ujarnya orang nomor satu di Rohil ini.
Selanjutnya dikatakannya juga menjadi permasalahan sekarang dalam pengelolaan penawaran proyek di pelbagai dinas. Disebutkan bahwa yang bisa menang adalah yang penawaran rendah wajar namun yang rendah wajar tersebut belum diperjelas sehingga banyak yang penawarannya rendah merasa menang.
"Padahal jika penawar rendah dimenangkan akhirnya pelaksanaan proyek menjadi tidak bagus bahkan terbengkalai namun jika terjadi permasalahan panitia yang disalahkan,"ujarnya.
Ia sangat merasa janggal terhadap implementasi penafsiran penawaran rendah wajar tersebut karena terjadi penafsiran yang berbeda antara pengusaha dan panitia. Namun demikian dirinya tetap mewujudkan yang terbaik dari yang baik dengan saling berkoordinasi dengan pelbagai pihak.
"Kami sudah sedemikian rupa untuk mewujudkan yang baik dengan saling berkoordinasi dengan pelbagai pihak,"tandasnya. (Gun).
BAGANSIAPIAPI,(RIAU)-Inspektorat Daerah (ITDA) Rohil menggelar acara kesadaran pengawasan dan good governance bertema mewujudkan misi pembangunan kab Rohil dalam menciptakan tata pemerintahan yang baik melalui koordinasi monitoring dan evaluasi hasil pengawasan dan inpres nomor 5 tahun 2004 di gedung serbaguna jalan utama bagansiapiapi, Selasa (15/12) kemaren. Sebanyak 150 peserta dari unsur dilingkungan pemdakab Rohil mengikuti acara ini.
Nara sumber prof.Dr Syahruddin Rasul,SH mengatakan bahwa dirinya sudah tiga kali ini mengunjungi Rohil. Dalam sambutannya Ia mengatakan kabupaten Rohil telah melakukan usaha-usaha untuk membiasakan diri kejujuran terhadap anak didik disekolah dengan melaksanakan warung kejujuran di sekolah.
"Insya Allah dengan usaha dini kita disekolah maka Rohil dapat bersih dari tindakan korupsi,"tuturnya Syahrudin Rasul.
Dikatakannnya bahwa di Negara Indonesia masih tergolong negara terkorupsi di asia meskinpun telah ada perubahan dengan usaha-usaha untuk mengatasinya. Dikatakannya bahwa korupsi adalah sebuah kekuasaan akuntabel.
"Kalau kita berbicara korupsi itu adalah power of accounbitility. Korupsi itu merupakan serakah karena bila ada kesempatan dan tidak diambil tindakan yang tegas maka disitulah mengambil kesempatan itu. Untuk itu harus dibiasakan dari sekolah, oleh sebab itu kepada orang tua diharapkan memberitahukan anaknya agar jangan biasakan diri untuk menyontek. Karena menyontek itu perbuatan yang dapat merugikan orang lain sehingga hal ini merupakan korupsi kecil-kecilan. Kalau dari sekolah sudah terbiasa merugikan orang lain maka sudah besar akan terbiasa merugikan negara,"tutur Syahrudin Rasul.
Sementara Bupati Rohil mengatakan kepada peserta yang merupakan lingkungan pemdakab Rohil bahwa senantiasa kita selalu diawasi oleh inspektorat daerah, BPKP dan juga aparat penegak hukum seperti kejari, kejati dan polisi. Oleh sebab itu diharapkan kepada kepala dinas, kantor dan badan jua ikut mengawasi dini terhadap bawahannya.
"Korupsi bukan hanya berbentuk uang tetapi juga pekerjaan dan kehadirannya,"ujarnya orang nomor satu di Rohil ini.
Selanjutnya dikatakannya juga menjadi permasalahan sekarang dalam pengelolaan penawaran proyek di pelbagai dinas. Disebutkan bahwa yang bisa menang adalah yang penawaran rendah wajar namun yang rendah wajar tersebut belum diperjelas sehingga banyak yang penawarannya rendah merasa menang.
"Padahal jika penawar rendah dimenangkan akhirnya pelaksanaan proyek menjadi tidak bagus bahkan terbengkalai namun jika terjadi permasalahan panitia yang disalahkan,"ujarnya.
Ia sangat merasa janggal terhadap implementasi penafsiran penawaran rendah wajar tersebut karena terjadi penafsiran yang berbeda antara pengusaha dan panitia. Namun demikian dirinya tetap mewujudkan yang terbaik dari yang baik dengan saling berkoordinasi dengan pelbagai pihak.
"Kami sudah sedemikian rupa untuk mewujudkan yang baik dengan saling berkoordinasi dengan pelbagai pihak,"tandasnya. (Gun).
Senin, 14 Desember 2009
Sosialisasi Penyuluhan Kepada Masyarakat: Tentang Hubungan Legislatif dan eksekutif Kabupaten Rohil
BAGANSIAPIAPI,KR-Sosialisasi tentang hubungan lembaga legislatif dan eksekutif kepada masyarakat dihadiri oleh ketua DPRD Nasrudin Hasan, Bupati Rohil H.Annas Maamun, Asisten tata pemerintahan Drs Syahruddin,Bsc, Kepala dinas, Badan,Kantor dan unsur dilingkungan pemdakab Rohil. Acara tersebut ditaja kantor Kesbangpollinmas Rohil di gelar di aula lantai V Hotel Lion Jalan Mawar Bagansiapiapi, Senin (14/12) kemaren .
Ketua pelaksana Gamal Abdul Nasir dalam laporan sosialisasi itu mengatakan bahwa kegiatan dilaksanakan selama dua hari sejak hari Senin hingga Selasa dengan jumlah peserta 75 orang, yakni sebanyak 20 orang dari anggota DPRD Rohil, sebanyak 20 orang dari pejabat eselon 2 dan seselon 3 Pemdakab Rohil dan masyarakat, serta ormas di daerah Kabupaten Rohil. Dikatakannya bahwa Instruktur dalam sosialisasi ini Kabid politik Prov Riau, dan Drs Azam, Msi direktur ilmu pemerintahan UIR.
Kemudian Orang nomor satu di Rohil H.Annas Maamun diperkenankan untuk membuka acara dengan memberikan sambutan di acara tersebut. Dikatakannya bahwa program acara yang sekaligus mempertemukan antara pihak legislatif, eksekutif dan masyarakat dapat mempererat hubungan dan kerjasama yang harmonis untuk kemajuan pembangunan daerah sendiri.
"Acara program ini sangatlah bagus dengan bergabungnya bersama antara masyarakat dengan pihak legislatif dan pihak eksekutif,"ujarnya.
Dikatakannya bahwa tugas yang penting bagi kita adalah tugas untuk bersama membangun kabupaten Rohil agar semakin maju. DPRD merupakan bagian dari usaha untuk pembangunan kabupaten Rohil.
"Rohil adalah bahagian dari provinsi Riau. Bagus kemajuan Rohil juga bagusnya kemajuan provinsi Riau,"ujarnya.
Namun perlu mendapat dukungan dana anggaran provinsi untuk kemajuan daerah Rohil agar cepatnya pemerataan untuk menanggulangi daerah terisolir.
"Masak setahun anggaran dari provinsi untuk daerah Rohil hanya 30 milyar. Kami merasa masih banyak daerah terisolir disepanjang pesisir ini sangat memerlukan pembangunan infrastruktur jalan,"ujarnya.
Lanjutnya mengatakan kalau hanya 30 milyar setahun APBD Provinsi untuk daerah Rohil bagaimana daerah Rohil melanjutkan pembangunan jalan lintas hingga kedaerah terisolir sepanjang pesisir Rohil.
Untuk itulah legislatif dan eksekutif agar dapat menjalin kesatuan dan persatuan untuk menyokong pembangunan daerah. Bagi orang nomor satu di Rohil memikirkan bagaimana secara bersama-sama membangun kabupaten Rohil kedepan agar semakin lebih maju.
"Saya yakin dengan kebersamaan Rohil kedepan akan semakin lebih maju. Tidak hanya diatas meja namun juga harus terjun kelapangan,"katanya.
Dijelaskannya bahwa legislatif bersama eksekutif berembuk semeja bersama untuk membahas anggaran daerah namun setelah itu terpecah dalam tugasnya masing-masing dimana eksekutif sebagai pelaksana program yang direncanakan dan legislatif melaksanakan pengawasan dilapangan agar pekerjaan tersebut dapat bagus terlaksana. Lanjutnya mengatakan dirinya akan berusaha untuk mengurangi angka kemiskinan di daerah Rohil.
"Tugas saya yang berat dan sulit untuk berusaha mengurangi angka kemiskinan didaerah Rohil, namun berkat kerjasama kita mudah-mudahan bisa teratasi,"katanya.
Ditegaskannya agar daerah Rohil bersih dari premanisme yang dapat mengganggu jalannya pembangunan yang akibatnya akan berdampak menghambat investor menanamkan modalnya di Rohil. Namun dirinya yakin masyarakat Rohil akan menjaga daerah Rohil menjadi tetap aman dan kondusif.
"Tanggung jawab kita bersama bagaimana daerah kita ini bebas premanisme sehingga daerah kita aman,"tuturnya.
Kemudian itu diharapkan kepada para kontraktor sebagai pengusaha daerah Rohil oleh orang nomor satu di Rohil jika melaksanakan pekerjaan agar mempekerjakan putra yang berdomisili di Rohil sebagai pekerjanya.
"Kalau ada pekerjaan di Rohil diminta bagi pengusaha agar jangan membawa orang dari luar daerah Rohil. Karena saya dengar tukang cangkulpun dibawa dari luar Rohil, Padahal didaerah Rohil ada,"tandasnya. (Gun)
Ketua pelaksana Gamal Abdul Nasir dalam laporan sosialisasi itu mengatakan bahwa kegiatan dilaksanakan selama dua hari sejak hari Senin hingga Selasa dengan jumlah peserta 75 orang, yakni sebanyak 20 orang dari anggota DPRD Rohil, sebanyak 20 orang dari pejabat eselon 2 dan seselon 3 Pemdakab Rohil dan masyarakat, serta ormas di daerah Kabupaten Rohil. Dikatakannya bahwa Instruktur dalam sosialisasi ini Kabid politik Prov Riau, dan Drs Azam, Msi direktur ilmu pemerintahan UIR.
Kemudian Orang nomor satu di Rohil H.Annas Maamun diperkenankan untuk membuka acara dengan memberikan sambutan di acara tersebut. Dikatakannya bahwa program acara yang sekaligus mempertemukan antara pihak legislatif, eksekutif dan masyarakat dapat mempererat hubungan dan kerjasama yang harmonis untuk kemajuan pembangunan daerah sendiri.
"Acara program ini sangatlah bagus dengan bergabungnya bersama antara masyarakat dengan pihak legislatif dan pihak eksekutif,"ujarnya.
Dikatakannya bahwa tugas yang penting bagi kita adalah tugas untuk bersama membangun kabupaten Rohil agar semakin maju. DPRD merupakan bagian dari usaha untuk pembangunan kabupaten Rohil.
"Rohil adalah bahagian dari provinsi Riau. Bagus kemajuan Rohil juga bagusnya kemajuan provinsi Riau,"ujarnya.
Namun perlu mendapat dukungan dana anggaran provinsi untuk kemajuan daerah Rohil agar cepatnya pemerataan untuk menanggulangi daerah terisolir.
"Masak setahun anggaran dari provinsi untuk daerah Rohil hanya 30 milyar. Kami merasa masih banyak daerah terisolir disepanjang pesisir ini sangat memerlukan pembangunan infrastruktur jalan,"ujarnya.
Lanjutnya mengatakan kalau hanya 30 milyar setahun APBD Provinsi untuk daerah Rohil bagaimana daerah Rohil melanjutkan pembangunan jalan lintas hingga kedaerah terisolir sepanjang pesisir Rohil.
Untuk itulah legislatif dan eksekutif agar dapat menjalin kesatuan dan persatuan untuk menyokong pembangunan daerah. Bagi orang nomor satu di Rohil memikirkan bagaimana secara bersama-sama membangun kabupaten Rohil kedepan agar semakin lebih maju.
"Saya yakin dengan kebersamaan Rohil kedepan akan semakin lebih maju. Tidak hanya diatas meja namun juga harus terjun kelapangan,"katanya.
Dijelaskannya bahwa legislatif bersama eksekutif berembuk semeja bersama untuk membahas anggaran daerah namun setelah itu terpecah dalam tugasnya masing-masing dimana eksekutif sebagai pelaksana program yang direncanakan dan legislatif melaksanakan pengawasan dilapangan agar pekerjaan tersebut dapat bagus terlaksana. Lanjutnya mengatakan dirinya akan berusaha untuk mengurangi angka kemiskinan di daerah Rohil.
"Tugas saya yang berat dan sulit untuk berusaha mengurangi angka kemiskinan didaerah Rohil, namun berkat kerjasama kita mudah-mudahan bisa teratasi,"katanya.
Ditegaskannya agar daerah Rohil bersih dari premanisme yang dapat mengganggu jalannya pembangunan yang akibatnya akan berdampak menghambat investor menanamkan modalnya di Rohil. Namun dirinya yakin masyarakat Rohil akan menjaga daerah Rohil menjadi tetap aman dan kondusif.
"Tanggung jawab kita bersama bagaimana daerah kita ini bebas premanisme sehingga daerah kita aman,"tuturnya.
Kemudian itu diharapkan kepada para kontraktor sebagai pengusaha daerah Rohil oleh orang nomor satu di Rohil jika melaksanakan pekerjaan agar mempekerjakan putra yang berdomisili di Rohil sebagai pekerjanya.
"Kalau ada pekerjaan di Rohil diminta bagi pengusaha agar jangan membawa orang dari luar daerah Rohil. Karena saya dengar tukang cangkulpun dibawa dari luar Rohil, Padahal didaerah Rohil ada,"tandasnya. (Gun)
Sabtu, 12 Desember 2009
Sengketa Antara Pengurus YPW Makin Runyam
BAGANSIAPIAPI,RR-Perselisihan dan sengketa antara dua pengurus yang masing-masing merasa berhak untuk menjalankan pendidikan di yayasan perguruan wahidin jalan pahlawan Bagansiapiapi semakin sengit. Meskinpun kalah dalam keputusan pengadilan pihak tergugat melanjutkan kasasi atas keputusan tersebut. Namun masih masa dalam kasasi pihak tergugat berusaha untuk mengambil alih kepengurusan yayasan pendidikan tersebut dengan mendatangi perguruan itu,Jumat (11/12) kemaren.
Demikian dikatakan Sudarno Mahyudin koordinator perguruan wahidin kepada RADAR ketika ditemui di kantor perguruan wahidin jalan pahlawan Bagansiapiapi, Jumat (11/12). Sudarno mengatakan bahwa mereka tersebut bersama-sama mendatangi ruang kerjanya untuk mengambil yayasan itu. Namun lanjutnya Sudarno mereka tidak mau menunjukkan bukti akurat tentang pengambil alihan itu.
"Mana mungkin kita menyerahkan hal ini. Karena dasar hukumnya untuk mengambil alih pengurus wahidin tidak jelas. Katanya berdasarkan akte namun ketika kita minta tunjukkan akte tersebut mereka tidak mau menunjukkannya,"ujarnya Sudarno.
Sudarno mengatakan bahwa kepengurusan yang bersengketa telah diputuskan pengadilan bahwa penggugat kasim dan riyadi menang dalam kasus sengketa tersebut namun tergugat mengajukan banding kasasi namun masih dalam proses tersebut sitergugat ingin ambil alih pengurusnya dengan mendatangi dirinya bahkan mereka ingin ambil secara paksa.
"Apa dasarnya mereka mengambil alih kepengurusannya sementara dalam status quo yang belum pasti hukum siapa yang berhak,"ujarnya Sudarno Mahyudin.
Dikatakan Sudarno bahwa sebelumnya kedua belah pihak Kasim dan Riyadi telah mengajak untuk mencari solusinya namun pihak tergugat tidak mau yang akhirnya kasim dan Riyadi mengambil langkah hukum untuk menyelesaikan perkara tersebut. Kasim dan Riyadi menang atas keputusan pengadilan namun pihak tergugat banding kekasasi.
"Tentunya masih dalam proses mengajukan kasasi status quo belum jelas siapa yang berhak untuk mengelola perguruan tersebut,"tandasnya.
Sementara Yoyon ketua Alumni Peduli Yayasan Perguruan Wahidin (APYPW) mengatakan bahwa sangat disayangkan sekali hal tersebut berlangsung disaat proses belajar mengajar bahkan masa ujian.
"Saya harap wali murid yang menitipkan anaknya disekolah perguruan wahidin tidak terpengaruh oleh hal ini. Namun secara physchikologis bisa menganggu ujian mereka,"ujarnya Yoyon.
Sudarno menyayangkan sekali tindakan mereka tersebut karena sekarang ini masih masa ujian bagi anak didik perguruan wahidin sehingga dapat menganggu ketenteraman murid sedang ujian. (andi wrc)
Demikian dikatakan Sudarno Mahyudin koordinator perguruan wahidin kepada RADAR ketika ditemui di kantor perguruan wahidin jalan pahlawan Bagansiapiapi, Jumat (11/12). Sudarno mengatakan bahwa mereka tersebut bersama-sama mendatangi ruang kerjanya untuk mengambil yayasan itu. Namun lanjutnya Sudarno mereka tidak mau menunjukkan bukti akurat tentang pengambil alihan itu.
"Mana mungkin kita menyerahkan hal ini. Karena dasar hukumnya untuk mengambil alih pengurus wahidin tidak jelas. Katanya berdasarkan akte namun ketika kita minta tunjukkan akte tersebut mereka tidak mau menunjukkannya,"ujarnya Sudarno.
Sudarno mengatakan bahwa kepengurusan yang bersengketa telah diputuskan pengadilan bahwa penggugat kasim dan riyadi menang dalam kasus sengketa tersebut namun tergugat mengajukan banding kasasi namun masih dalam proses tersebut sitergugat ingin ambil alih pengurusnya dengan mendatangi dirinya bahkan mereka ingin ambil secara paksa.
"Apa dasarnya mereka mengambil alih kepengurusannya sementara dalam status quo yang belum pasti hukum siapa yang berhak,"ujarnya Sudarno Mahyudin.
Dikatakan Sudarno bahwa sebelumnya kedua belah pihak Kasim dan Riyadi telah mengajak untuk mencari solusinya namun pihak tergugat tidak mau yang akhirnya kasim dan Riyadi mengambil langkah hukum untuk menyelesaikan perkara tersebut. Kasim dan Riyadi menang atas keputusan pengadilan namun pihak tergugat banding kekasasi.
"Tentunya masih dalam proses mengajukan kasasi status quo belum jelas siapa yang berhak untuk mengelola perguruan tersebut,"tandasnya.
Sementara Yoyon ketua Alumni Peduli Yayasan Perguruan Wahidin (APYPW) mengatakan bahwa sangat disayangkan sekali hal tersebut berlangsung disaat proses belajar mengajar bahkan masa ujian.
"Saya harap wali murid yang menitipkan anaknya disekolah perguruan wahidin tidak terpengaruh oleh hal ini. Namun secara physchikologis bisa menganggu ujian mereka,"ujarnya Yoyon.
Sudarno menyayangkan sekali tindakan mereka tersebut karena sekarang ini masih masa ujian bagi anak didik perguruan wahidin sehingga dapat menganggu ketenteraman murid sedang ujian. (andi wrc)
Lima Fraksi DPRD Rohil Pandangan yang sama, Menerima Rancangan peraturan tatib menjadi peraturan tatib
BAGANSIAPIAPI,KR-Tepat jam 11.00 wib sidang paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi ditutup dengan menyatakan pendapat fraksi-fraksi di DPRD Rohil menerima rancangan tatib menjadi tatib anggota DPRD Rohil periode 2009-2014 yang digelar diruang rapat gedung wakil rakyat Rohil jalan merdeka Bagansiapiapi, jumat (11/12) kemaren. Acara tersebut berjalan lancar dan tertib dengan pimpinan diketuai oleh Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan didampingi wakil ketua DPRD Jamiludin dan sekdakab Rohil Ir.H.Asmirin Usman. Tampak juga dihadiri kepala dinas, badan dan kantor serta instansi dilingkungan pemdakab Rohil.
Dalam menyampaikan pendapatnya Fraksi Golkar plus yang disampaikan oleh Hj.Emilda menerima rancanganperaturan tatib menjadi peraturan tatib. Fraksi PDIP juga senada dengan fraksi Golkarplus menerima rancangan peraturan tatib menjadi peraturan tatib. Selanjutnya fraksi demokrat yang disampaikan oleh Juanda Juned,SH juga menyatakan pandangan pendapat fraksi yang sama yakni menerima peraturantatib tersebut menjadi peraturan tatib dengan catatan jika terjadi perubahan-perubahan yang perlu terhadap peraturan tatib tersebut dikemudian hari maka dianjurkan untuk melakukan perubahan tersebut dengan membentuk pansus lagi.
Fraksi persatuan bintang kebangsaan H.Asrul auzar mewakili fraksinya menyatakan menerima peraturan tatib tersebut menjadi peraturan tatib. Dikatakan Asrul bahwa fraksi PBK mengajak anggota dewan agar mengoptimalkan kerja karena mengingat tenggang waktu yang semakin sempit dan singkat pada tahun ini.
"Dengan kerja yang optimal sehingga tidak melewati waktu yang telah ditentukan oleh peraturan yang berlaku,"ujarnya.
Kemudian fraksi Kebangkitan Nasional Sejahtera (FKNS) yang disampaikan Dra.Hj.Suryaty menyatakan menerima rancangan peraturan tatib menjadi tatib. Dikatakannya kepada anggota fraksi KNS dimasa mendatang dapat memberikan kontibusi yang positif sumbangsih fikirannya untuk mengedepankan kemajuan pembangunan kabupaten Rohil.
"Pada dasarnya FKNS menerima rancangan peraturan tatib menjadi peraturan tatib sebagai landasan untuk menjalankan amanah terhadap jalannya pembangunan kabupaten Rohil,"tandasnya.
Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan akhirnya mengetuk palu sebanyak tiga kali atas persetujuan ke 30 anggota dewan yang hadir dalam rapat paripurna tersebut. Disebutkannya telah dibentuk susunan komisi-Komisi, yakni komisi satu bidang pemerintahan dan hukum dikomandoi oleh Darwis Syam, Suryadi sebagai wakil dan Suryadi,SPsebagai sekretaris serta beberapa ketua sub dan anggotanya. Kemudian komisi dua bidang perekonomian dan keuangan yang diketuai oleh Darmalis dengan wakil ketua abdul hamid dan sekretarisnya Mirza M Noor dengan beberapa ketua sub dan anggotanya. Komisi tiga bidang pembangunan dan perencanaan daerah diketuai oleh Riyadi dengan wakil ketua M.Kazim serta sekretarisnya M.Khoiri juga dengan beberapa ketua sub dan anggotanya. Sedangkan komisi empat membidangi pendidikan dan kesejahteraan rakyat diketuai oleh Dody syahputra dengan wakil ketua Abdullah dan sekretarisnya Edison dan beberapa ketua sub dan anggotanya
Diharapkan oleh ketua DPRD Rohil kepada anggota DPRD dapat bekerja dengan optimal untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat demi kemajuan pembangunan kabupaten Rohil kedepan.
"Lembaga legislatif yang dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat dan juga dapat saling kerjasama yang harmonis dengan pemerintah agar lancarnya pembangunan daerah,"tandasnya. (Gun).
Dalam menyampaikan pendapatnya Fraksi Golkar plus yang disampaikan oleh Hj.Emilda menerima rancanganperaturan tatib menjadi peraturan tatib. Fraksi PDIP juga senada dengan fraksi Golkarplus menerima rancangan peraturan tatib menjadi peraturan tatib. Selanjutnya fraksi demokrat yang disampaikan oleh Juanda Juned,SH juga menyatakan pandangan pendapat fraksi yang sama yakni menerima peraturantatib tersebut menjadi peraturan tatib dengan catatan jika terjadi perubahan-perubahan yang perlu terhadap peraturan tatib tersebut dikemudian hari maka dianjurkan untuk melakukan perubahan tersebut dengan membentuk pansus lagi.
Fraksi persatuan bintang kebangsaan H.Asrul auzar mewakili fraksinya menyatakan menerima peraturan tatib tersebut menjadi peraturan tatib. Dikatakan Asrul bahwa fraksi PBK mengajak anggota dewan agar mengoptimalkan kerja karena mengingat tenggang waktu yang semakin sempit dan singkat pada tahun ini.
"Dengan kerja yang optimal sehingga tidak melewati waktu yang telah ditentukan oleh peraturan yang berlaku,"ujarnya.
Kemudian fraksi Kebangkitan Nasional Sejahtera (FKNS) yang disampaikan Dra.Hj.Suryaty menyatakan menerima rancangan peraturan tatib menjadi tatib. Dikatakannya kepada anggota fraksi KNS dimasa mendatang dapat memberikan kontibusi yang positif sumbangsih fikirannya untuk mengedepankan kemajuan pembangunan kabupaten Rohil.
"Pada dasarnya FKNS menerima rancangan peraturan tatib menjadi peraturan tatib sebagai landasan untuk menjalankan amanah terhadap jalannya pembangunan kabupaten Rohil,"tandasnya.
Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan akhirnya mengetuk palu sebanyak tiga kali atas persetujuan ke 30 anggota dewan yang hadir dalam rapat paripurna tersebut. Disebutkannya telah dibentuk susunan komisi-Komisi, yakni komisi satu bidang pemerintahan dan hukum dikomandoi oleh Darwis Syam, Suryadi sebagai wakil dan Suryadi,SPsebagai sekretaris serta beberapa ketua sub dan anggotanya. Kemudian komisi dua bidang perekonomian dan keuangan yang diketuai oleh Darmalis dengan wakil ketua abdul hamid dan sekretarisnya Mirza M Noor dengan beberapa ketua sub dan anggotanya. Komisi tiga bidang pembangunan dan perencanaan daerah diketuai oleh Riyadi dengan wakil ketua M.Kazim serta sekretarisnya M.Khoiri juga dengan beberapa ketua sub dan anggotanya. Sedangkan komisi empat membidangi pendidikan dan kesejahteraan rakyat diketuai oleh Dody syahputra dengan wakil ketua Abdullah dan sekretarisnya Edison dan beberapa ketua sub dan anggotanya
Diharapkan oleh ketua DPRD Rohil kepada anggota DPRD dapat bekerja dengan optimal untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat demi kemajuan pembangunan kabupaten Rohil kedepan.
"Lembaga legislatif yang dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat dan juga dapat saling kerjasama yang harmonis dengan pemerintah agar lancarnya pembangunan daerah,"tandasnya. (Gun).
Ekpose Kesiapan Rohil Sebagai Lokasi SPN
BAGANSIAPIAPI,RR-Pelbagai kesiapan dilakukan oleh pemdakab Rohil untuk menunjang terlaksananya SPN (Sekolah Polri Negara) polda Riau di daerah Ujung Tanjung.Salah satunya menggelar ekpose kesiapan kabupaten Rohil sebagai lokasi sekolah polri negara tersebut. Acara ekpose ini dilaksanakan di lantai IV kantor bupati Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi, kamis (10/12) kemaren. Hadir dalam acara tersebut kapolsek seKabupaten Rohil, wakapolres Rohil, tokoh masyarakat Rohil, tokoh agama Rohil, tokoh pemuda Rohil,ormas dan kemasyarakatan, kepala dinas, badan dan kantor serta muspida dan instansi di lingkungan pemdakab Rohil.
Acara ekpose ini dipimpin oleh Bupati rohil dalam hal ini diwakili oleh Setdakab Rohil Ir.H.Asmirin usman didampingi Kapolres Rohil AKBP Bambang Sudarmadji,Sik, dan ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan.
Asmirin Usman sekretaris kabupaten Rohil ini mengemukakan dalam ekpose itu bahwa dasar utama untuk membuka SPN tersebut UU no 53 tahun 1999 tentang pembentukan kabupaten Rokan Hilir dan UU nomor 34 tahun 2008 tentang perubahan ketiga dari UU no 53 tahun 1999 (pemindahan ibukota kabupaten Rokan Hilir dari ujung tanjung ke Bagansiapiapi).
Dikatakannya bahwa Ia mewakili bupati kabupaten Rohil karena beliau sedang di pekanbaru untuk melihat keadaan jemaah haji yang tiba dari mekkah al mukarammah. Ia mengatakan tujuan agar SPN di Ujung Tanjung karena program kabupaten untuk menjadikan wilayah kabupaten pelbagai kawasan dan daerah untuk pemerataan pembangunan.
Lanjutnya mengatakan bahwa Bagansiapiapi sebagai pusat pemerintahan dan ujung tanjung sebagai pusat pendidikan wilayah Rohil. Juga dikatakannya agar dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat untuk dapat melanjutkan keperguruan yang lebih tinggi lagi. Selain tempat dan lahan telah tersedia di Ujung Tanjung dikatakannya lokasi tersebut juga dekat dengan bandara pinang sekampai Dumai yang bila diakses jalan darat sekitar 45 menit.
Ia juga mengatakan beberapa bangunan akan dibangun untuk SPN tersebut seperti penambahan ruang belajar untuk 800 orang sebanyak 4 unit, gedung aula, asrama, ruang makan, gedung olahraga, mesjid, gereja, Gapura masuk yang setiap gedung berkubah yang merupakan ikon "negeri seribu kubah" Rohil.
Sementara Kapolres Rohil AKBP Bambang Sudarmadji,Sik mengingatkan bahwa kejelasan surat kepemilikan tanah harus jelas jika hal ini di ekpose di Mapolda Riau dan Mabes Polri Jakarta.
"Surat kepemilikan tanah harus sudah klier,"ujarnya AKBP Bambang Sudarmadji,Sik.
Ia juga menganjurkan kepada konsultan yang juga hadir saat itu agar kubah yang merupakan satu ikon Rohil dicanangkan pada setiap gedung sebanyak 3 kubah hal ini agar seiring dengan trigatra polri.
Kemudian ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan sangat menyambut dan memberikan apresiasi kepada bupati Rohil yang dengan semangat tingginya untuk meningkatkan SDM masyarakat Rohil mengembangkan kawasan ujung tanjung sebagai pusat pendidikan daerah rohil. Hal itu dikatakannya bahwa sebanyak 40 anggota dewan akan mendukung kebijakan bupati tersebut.
"Kita berikan apresiasi kepada Bupati yang telah berusaha untuk meningkatkan pendidikan di Rohil,"tandasnya. (andi wrc).
DIALOG BUKU SAKU KPK : Memahami Pandangan Islam Terhadap Korupsi
BAGANSIAPIAPI,KR-Bersempena hari anti korupsi se dunia (rabu 9/12,red) pengurus ICMI Orda Rohil dan FKA ESQ Rohil bekerja sama dengan Inspektorat Kabupaten Rohil menaja dialog digelar di ruang rapat kantor Inspektorat Rohil jalan perniagaan Bagansiapiapi, Rabu (9/12) kemaren. Buku saku yang diterbitkan KPK RI yang berjudul buku saku untuk memahami pandangan islam terhadap korupsi sebagai Referensi dalam dialog ini.
Menurut press release mengatakan bahwa tujuan pokok kegiatan ini memberikan pengetahuan atau wawasan secara komperehensif kepada peserta dialog, khususnya pengurus ICMI, para pejabat dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui pemahaman yang baik tentang korupsi dan pandangan islam juga mendorong terciptanya upaya-upaya pemahaman konsep pulau integritas (Island of Integrity) yang berkembang baik dalam penyelenggaraan pemerintah daerah dan pembangunan maupun masyarakat.
Pembicara kegiatan ini ketua MUI Rohil Mukhanif,Sag dan Suhaimi,Sag dengan moderator Hardy Djamaluddin kepala Inspektorat Rohil.
Beberapa ajakan yang dikemukakan oleh Hardy Djamaluddin sebagai ketua ICMI Rohil diantaranya pertama mengajak semua pihak agar mengkaji dan mengembangkan inovasi-inovasi dan kreatifitas baru yang mampu mengefektifkan pelaksanaan pembangunan berwawasan masyarakat yang sejahtera dan bebas dari tindakan koruptif. Kedua mengajak menghindari adanya isu-isu yang terkesan berulang-ulang terhadap suatu masalah tertentu yang cenderung bersifat sumir dan fitnah. Diharapkan olehnya sejogyanya dicari terobosan-terobosan baru untuk menetralisir informasi yang bersifat destruktif. Ketiga mengajak semua pihak untuk selalu menjaga dan menjunjung tinggi, berpegang teguh pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, etika dan standar yang berlaku sehingga tumbuh kepercayaan dan tempat dihati masyarakat pilar-pilar pencegahan tindak pidana korupsi. Dan juga mengajak membangun Rohil kedepan dengan mengharapkan jajaran kerja dan keluarga sakinah di lingkungan masing-masing
dengan menciptakan pulau-pulau integritas (Island of Integrity) yang mawahdah wa rahmah.
Dikatakannya Hardy Djamaluddin kepada khususnya seluruh pimpinan satuan kerja di lingkungan Kabupaten Rohil bahwa Inspektur Rohil mengingatkan beberapa hal yakni, melaksanakan prinsip-prinsip tata kepemerintahan yang baik (good governance) secara serius dan konsisten, melaksanakan seluruh proses kegiatan sesuai dengan standart dan peraturan perundangan yang berlaku, melaksanakan pengendalian internal dan pengawasan melekat di lingkungan SKPD masing-masing serta memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku dan membangun pakta integritas di unit kerja masing-masing. (Gun)
Menurut press release mengatakan bahwa tujuan pokok kegiatan ini memberikan pengetahuan atau wawasan secara komperehensif kepada peserta dialog, khususnya pengurus ICMI, para pejabat dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui pemahaman yang baik tentang korupsi dan pandangan islam juga mendorong terciptanya upaya-upaya pemahaman konsep pulau integritas (Island of Integrity) yang berkembang baik dalam penyelenggaraan pemerintah daerah dan pembangunan maupun masyarakat.
Pembicara kegiatan ini ketua MUI Rohil Mukhanif,Sag dan Suhaimi,Sag dengan moderator Hardy Djamaluddin kepala Inspektorat Rohil.
Beberapa ajakan yang dikemukakan oleh Hardy Djamaluddin sebagai ketua ICMI Rohil diantaranya pertama mengajak semua pihak agar mengkaji dan mengembangkan inovasi-inovasi dan kreatifitas baru yang mampu mengefektifkan pelaksanaan pembangunan berwawasan masyarakat yang sejahtera dan bebas dari tindakan koruptif. Kedua mengajak menghindari adanya isu-isu yang terkesan berulang-ulang terhadap suatu masalah tertentu yang cenderung bersifat sumir dan fitnah. Diharapkan olehnya sejogyanya dicari terobosan-terobosan baru untuk menetralisir informasi yang bersifat destruktif. Ketiga mengajak semua pihak untuk selalu menjaga dan menjunjung tinggi, berpegang teguh pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, etika dan standar yang berlaku sehingga tumbuh kepercayaan dan tempat dihati masyarakat pilar-pilar pencegahan tindak pidana korupsi. Dan juga mengajak membangun Rohil kedepan dengan mengharapkan jajaran kerja dan keluarga sakinah di lingkungan masing-masing
dengan menciptakan pulau-pulau integritas (Island of Integrity) yang mawahdah wa rahmah.
Dikatakannya Hardy Djamaluddin kepada khususnya seluruh pimpinan satuan kerja di lingkungan Kabupaten Rohil bahwa Inspektur Rohil mengingatkan beberapa hal yakni, melaksanakan prinsip-prinsip tata kepemerintahan yang baik (good governance) secara serius dan konsisten, melaksanakan seluruh proses kegiatan sesuai dengan standart dan peraturan perundangan yang berlaku, melaksanakan pengendalian internal dan pengawasan melekat di lingkungan SKPD masing-masing serta memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku dan membangun pakta integritas di unit kerja masing-masing. (Gun)
50 Pasutri Orientasi Keluarga Sadar hukum
BAGANSIAPIAPI,KR-Sebanyak 50 pasangan suami isteri (Pasutri) ikut kegiatan orientasi keluarga sadar hukum yang ditaja bagian hukum sekdakab Rohil di aula pertemuan lantai V hotel Lion jalan mawar Bagansiapiapi, Rabu (9/12) kemaren. Acara tersebut dibuka oleh Bupati Kabupaten Rohil dalam hal ini diwakili asisten I bidang tata pemerintahan, Drs H.Syahruddin,Bsc.
Asisten I menyambut baik apresiasi kegiatan sadar hukum bagi pasangan suami isteri ini. Ia mengemukakan bahwa hal ini mungkin baru untuk pertama sekalinya dilaksanakan secara bersama sepasang suami isteri. Karena memang pasutri harus mengerti tentang peraturan-peraturan dalam rumah tangga yang berlaku baik bagi suami ataupun isteri.
"Khususnya peraturan hukum didalam keluarga seperti tentang warisan, pewakafan dan perlindungan terhadap anak,"katanya.
Menurutnya asisten bahwa saat ini banyak kasus kekerasan yang muncul di media tentang perlakuan terhadap anak di keluarga sehingga pasutri harus mengerti tentang hidup berkeluarga.
"Banyaknya muncul kasus kekerasan anak dalam rumah tangga karena kurang mengertinya tentang peraturan-peraturan yang berlaku,"ujarnya.
Diharapkan oleh asisten kepada 50 pasutri yang ikut orientasi sadar hukum dapat mengerti dan memberikan pengertian kepada pasutri lainnya didaerahnya masing-masing.
Acara tersebut dihadiri oleh nara sumber dari KPAID dan biro hukum dari Provinsi Riau. Pembukaan orientasi sadar hukum tersebut ditandai dengan pemasangan tanda peserta secara simbolis kepada dua orang peserta oleh asisten I bidang tata kepemerintahan. (Gun).
Asisten I menyambut baik apresiasi kegiatan sadar hukum bagi pasangan suami isteri ini. Ia mengemukakan bahwa hal ini mungkin baru untuk pertama sekalinya dilaksanakan secara bersama sepasang suami isteri. Karena memang pasutri harus mengerti tentang peraturan-peraturan dalam rumah tangga yang berlaku baik bagi suami ataupun isteri.
"Khususnya peraturan hukum didalam keluarga seperti tentang warisan, pewakafan dan perlindungan terhadap anak,"katanya.
Menurutnya asisten bahwa saat ini banyak kasus kekerasan yang muncul di media tentang perlakuan terhadap anak di keluarga sehingga pasutri harus mengerti tentang hidup berkeluarga.
"Banyaknya muncul kasus kekerasan anak dalam rumah tangga karena kurang mengertinya tentang peraturan-peraturan yang berlaku,"ujarnya.
Diharapkan oleh asisten kepada 50 pasutri yang ikut orientasi sadar hukum dapat mengerti dan memberikan pengertian kepada pasutri lainnya didaerahnya masing-masing.
Acara tersebut dihadiri oleh nara sumber dari KPAID dan biro hukum dari Provinsi Riau. Pembukaan orientasi sadar hukum tersebut ditandai dengan pemasangan tanda peserta secara simbolis kepada dua orang peserta oleh asisten I bidang tata kepemerintahan. (Gun).
Distannak Rohil 2010: Tingkatkan Produksi Jagung
BAGANSIAPIAPI,-Dinas Pertanian dan peternakan kabupaten Rohil ditahun 2010 menargetkan program untuk meningkatkan produksi Jagung, setelah sebelumnya berhasil meningkatkan produksi padi dan kedele yang merupakan motivasi daerah Rohil. Demikian dikatakan Ir Azwir H.Noor kadis tannak Rohil ketika ditemui saat menghadiri acara dialog buku saku KPK di gedung kantor Inspektorat Rohil jalan Perniagaan Bagansiapiapi, Rabu (9/12) kemaren.
"Program tahun 2010 mendatang diutamakan program untuk meningkatkan produksi jagung,"ujarnya Ir.Azwir.
Dikatakannya bahwa daerah yang dibuat sebagai percontohan didaerah Bantayan dan Kubu. Daerah tersebut merupakan target sebagai lahan untuk meningkatkan komudity jagung didaerah kabupaten Rohil.
"Kita harapkan didaerah Bantayan dan Kubu sebagai lahan petani jagung,"harapnya.
Diterangkan olehnya jagung tersebut dibentuk sehingga menjadi jagung kering sehingga dapat di pergunakan sebagai pakan ternak. Diarahkan oleh distanak Rohil para petani untuk menanam jagung sehingga ditargetkan olehnya lahan untuk meningkatkan produksi jagung itu sekitar 50 hektar.
"Sekitar 50 hektar,"katanya kadistanak Rohil.
Jelasnya lagi bahwa data Distanak Rohil ditahun 2008 kabupaten Rohil berhasil meningkatkan produksi jagung hingga mencapai 2.623 ton sedangkan di Riau sebesar 47.959 ton. Ditambahnya tentunya di tahun 2010 Rohil akan lebih meningkat lagi. (Gun)
"Program tahun 2010 mendatang diutamakan program untuk meningkatkan produksi jagung,"ujarnya Ir.Azwir.
Dikatakannya bahwa daerah yang dibuat sebagai percontohan didaerah Bantayan dan Kubu. Daerah tersebut merupakan target sebagai lahan untuk meningkatkan komudity jagung didaerah kabupaten Rohil.
"Kita harapkan didaerah Bantayan dan Kubu sebagai lahan petani jagung,"harapnya.
Diterangkan olehnya jagung tersebut dibentuk sehingga menjadi jagung kering sehingga dapat di pergunakan sebagai pakan ternak. Diarahkan oleh distanak Rohil para petani untuk menanam jagung sehingga ditargetkan olehnya lahan untuk meningkatkan produksi jagung itu sekitar 50 hektar.
"Sekitar 50 hektar,"katanya kadistanak Rohil.
Jelasnya lagi bahwa data Distanak Rohil ditahun 2008 kabupaten Rohil berhasil meningkatkan produksi jagung hingga mencapai 2.623 ton sedangkan di Riau sebesar 47.959 ton. Ditambahnya tentunya di tahun 2010 Rohil akan lebih meningkat lagi. (Gun)
Rabu, 09 September 2009
Sambutan Bupati Pada Sidang Wakil Rakyat Rohil
>>Setelah disahkan 3 Ranperda menjadi Perda dan RAPBD-P menjadi APBD-P Rohil 2009
>>Kepsek Mengangkat Tenaga Guru Honor
BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Setelah mendengar penyampaian pendapat fraksi-fraksi anggota dewan tentang 3 Ranperda untuk dijadikan Perda, Bupati Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) H.Annas Maamun menyampaikan sambutannya di gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi, Selasa (8/9) kemaren.
"Hari ini telah dapat disahkan Ranperda menjadi Perda yang adalah untuk kepentingan masyarakat,"ujarnya.
Orang nomor satu di Rohil ini mengatakan akan melaksanakan kesepakatan tersebut dengan sebaik-baiknya.
"Kami berjanji akan melaksanakan apa kesepakatan ini dengan sebaik-baiknya,"katanya.
Ia menegaskan tentang permasalahan guru honor seperti yang disampaikan oleh anggota dewan, Ia mengatakannya bahwa hal tersebut telah terjadi kesalahan bersama karena selama ini banyak kepala sekolah mengangkat tenaga honor atas kehendaknya sendiri sehingga membingungkan pendataan tenaga honor guru tersebut.
"Mengenai guru honor telah terjadi kesalahan bersama, tidak saja hanya pemerintah daerah melainkan karena adanya kepala sekolah yang mengangkat tenaga honor guru dengan sendirinya tanpa persetujuan pengangkatan dari bupati,"katanya.
Diakhir sambutannya, Bupati Rohil menambahkan bahwa kepada anggota dewan yang tidak terpilih lagi menjadi wakil rakyat tetap diperlukan dalam kemajuan dan pembangunan kabupaten Rohil selanjutnya.
"Meskinpun bapak-bapak tidak lagi menjadi anggota dewan tetapi selanjutnya bapak-bapak masih sangat diperlukan untuk melanjutkan pembangunan Rohil selanjutnya,"tandasnya H.Annas Maamun. (Andi WRC).
>>Kepsek Mengangkat Tenaga Guru Honor
BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Setelah mendengar penyampaian pendapat fraksi-fraksi anggota dewan tentang 3 Ranperda untuk dijadikan Perda, Bupati Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) H.Annas Maamun menyampaikan sambutannya di gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi, Selasa (8/9) kemaren.
"Hari ini telah dapat disahkan Ranperda menjadi Perda yang adalah untuk kepentingan masyarakat,"ujarnya.
Orang nomor satu di Rohil ini mengatakan akan melaksanakan kesepakatan tersebut dengan sebaik-baiknya.
"Kami berjanji akan melaksanakan apa kesepakatan ini dengan sebaik-baiknya,"katanya.
Ia menegaskan tentang permasalahan guru honor seperti yang disampaikan oleh anggota dewan, Ia mengatakannya bahwa hal tersebut telah terjadi kesalahan bersama karena selama ini banyak kepala sekolah mengangkat tenaga honor atas kehendaknya sendiri sehingga membingungkan pendataan tenaga honor guru tersebut.
"Mengenai guru honor telah terjadi kesalahan bersama, tidak saja hanya pemerintah daerah melainkan karena adanya kepala sekolah yang mengangkat tenaga honor guru dengan sendirinya tanpa persetujuan pengangkatan dari bupati,"katanya.
Diakhir sambutannya, Bupati Rohil menambahkan bahwa kepada anggota dewan yang tidak terpilih lagi menjadi wakil rakyat tetap diperlukan dalam kemajuan dan pembangunan kabupaten Rohil selanjutnya.
"Meskinpun bapak-bapak tidak lagi menjadi anggota dewan tetapi selanjutnya bapak-bapak masih sangat diperlukan untuk melanjutkan pembangunan Rohil selanjutnya,"tandasnya H.Annas Maamun. (Andi WRC).
Penyampaian Pendapat Fraksi DPRD Rohil terhadap 3 Ranperda Menjadi Perda
>>Akhirnya Kepenghuluan Penipahan Laut disetujui berganti nama menjadi Kepenghuluan Teluk Rahmat
BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Sidang wakil rakyat yang digelar di gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi, Selasa (8/9) kemaren membahas penyampaian fraksi tentang Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah) peningkatan status kepenghuluan menjadi defenitif, Ranperda perubahan status kepenghuluan menjadi kelurahan dan Ranperda pengelolaan tentang barang milik daerah. Sidang dipimpin ketua DPRD Rohil, Dedi Humadi didampingi wakil ketua DPRD Rohil, Rashyd Abizar dengan dihadiri oleh Bupati H.Annas Maamun dan wabup H.Suyatno serta kepala dinas,badan dan kantor dilingkungan Pemdakab Rokan Hilir (Rohil).
Darwis Syam dari fraksi Golkar plus menyatakan betapa pentingnya ketiga komponen Ranperda tersebut. Ia mengatakan adanya kepenghuluan menjadi defenitif sangat disetujui sedangkan perubahan status menjadi kelurahan fraksinya menyetujuinya namun harus memperhatikan tentang tenaga jabatan lurah dan sekretaris, yakni sebanyak 18 kelurahan tersebut jika dicarikan sesuai eselon akan ada penyedotan pegawai Pemdakab Rohil untuk ditempatkan di jabatan tersebut.
Kemudian Ranperda tentang pengelolaan barang milik daerah dianjurkan agar jangan lepas dari pendataan.
"Tidak ada lagi barang milik daerah yang di rohil maupun luar daerah yang tidak terdata,"katanya.
Ia menambahkan terutama barang milik daerah yang tidak tetap milik daerah agar diselesaikan.
"Pemdakab dapat menanggulangi terhadap masalah lahan milik daerah tersebut supaya diselesaikan dengan baik,"ujarnya.
Secara umumnya ditambahkannya bahwa fraksi golkar plus yang diketuai oleh Azwar,SH dan sekretarisnya Darwis Syam menerima ketiga Ranperda itu menjadi Perda (Peraturan Daerah,red).
Kemudian itu fraksi yang lain juga memberikan pandangan menyetujui Ranperda menjadi Perda,yakni fraksi PPP,fraksi PDI-P,fraksi KSN, fraksi PDK plus dan juga fraksi PBR. Ketika Fraksi PPP dalam penyampaian pandangannya terjadi listrik mati dan kembali listrik hidup setelah fraksi tersebut selesai menyampaikan pandangannya terhadap 3 Ranperda itu. Sedangkan fraksi PDK plus menyetujui dan menyokong terhadap keberadaan kepenghuluan Pulau Jemur.
Namun fraksi PBR menggaris bawahi terhadap kepenghuluan Penipahan Laut yang menurutnya setelah ditilik garis sejarahnya maka sepantasnya kepenghuluan itu diganti namanya menjadi kepenghuluan Teluk Rahmat.
Pengusulan perobahan nama kepenghuluan Penipahan Laut menjadi kepenghuluan Teluk Rahmat sempat terjadi adu pendapat. Karena menurut ketua DPRD Rohil sebagai pimpinan sidang diusulkan pada sidang mendatang kepada pemdakaab Rohil. Namun fraksi PBR bersikeras dilakukan pada sidang saat ini. Akhirnya atas keputusan anggota dewan bersama maka disetujui pergantian nama tersebut dengan disaksikan Bupati dan wabup. Dalam sidang itu juga anggota dewan menuetujui 3 Ranperda tersebut menjadi Perda. (Andi WRC)
BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Sidang wakil rakyat yang digelar di gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi, Selasa (8/9) kemaren membahas penyampaian fraksi tentang Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah) peningkatan status kepenghuluan menjadi defenitif, Ranperda perubahan status kepenghuluan menjadi kelurahan dan Ranperda pengelolaan tentang barang milik daerah. Sidang dipimpin ketua DPRD Rohil, Dedi Humadi didampingi wakil ketua DPRD Rohil, Rashyd Abizar dengan dihadiri oleh Bupati H.Annas Maamun dan wabup H.Suyatno serta kepala dinas,badan dan kantor dilingkungan Pemdakab Rokan Hilir (Rohil).
Darwis Syam dari fraksi Golkar plus menyatakan betapa pentingnya ketiga komponen Ranperda tersebut. Ia mengatakan adanya kepenghuluan menjadi defenitif sangat disetujui sedangkan perubahan status menjadi kelurahan fraksinya menyetujuinya namun harus memperhatikan tentang tenaga jabatan lurah dan sekretaris, yakni sebanyak 18 kelurahan tersebut jika dicarikan sesuai eselon akan ada penyedotan pegawai Pemdakab Rohil untuk ditempatkan di jabatan tersebut.
Kemudian Ranperda tentang pengelolaan barang milik daerah dianjurkan agar jangan lepas dari pendataan.
"Tidak ada lagi barang milik daerah yang di rohil maupun luar daerah yang tidak terdata,"katanya.
Ia menambahkan terutama barang milik daerah yang tidak tetap milik daerah agar diselesaikan.
"Pemdakab dapat menanggulangi terhadap masalah lahan milik daerah tersebut supaya diselesaikan dengan baik,"ujarnya.
Secara umumnya ditambahkannya bahwa fraksi golkar plus yang diketuai oleh Azwar,SH dan sekretarisnya Darwis Syam menerima ketiga Ranperda itu menjadi Perda (Peraturan Daerah,red).
Kemudian itu fraksi yang lain juga memberikan pandangan menyetujui Ranperda menjadi Perda,yakni fraksi PPP,fraksi PDI-P,fraksi KSN, fraksi PDK plus dan juga fraksi PBR. Ketika Fraksi PPP dalam penyampaian pandangannya terjadi listrik mati dan kembali listrik hidup setelah fraksi tersebut selesai menyampaikan pandangannya terhadap 3 Ranperda itu. Sedangkan fraksi PDK plus menyetujui dan menyokong terhadap keberadaan kepenghuluan Pulau Jemur.
Namun fraksi PBR menggaris bawahi terhadap kepenghuluan Penipahan Laut yang menurutnya setelah ditilik garis sejarahnya maka sepantasnya kepenghuluan itu diganti namanya menjadi kepenghuluan Teluk Rahmat.
Pengusulan perobahan nama kepenghuluan Penipahan Laut menjadi kepenghuluan Teluk Rahmat sempat terjadi adu pendapat. Karena menurut ketua DPRD Rohil sebagai pimpinan sidang diusulkan pada sidang mendatang kepada pemdakaab Rohil. Namun fraksi PBR bersikeras dilakukan pada sidang saat ini. Akhirnya atas keputusan anggota dewan bersama maka disetujui pergantian nama tersebut dengan disaksikan Bupati dan wabup. Dalam sidang itu juga anggota dewan menuetujui 3 Ranperda tersebut menjadi Perda. (Andi WRC)
52 Tahun Yayasan Perguruan Wahidin Bagansiapiapi
>>Perlu Kerja Keras di Tahun kerbau
BAGANSIAPIAPI,(KABARROHIL)-Yayasan Perguruan Wahidin jalan Pahlawan Bagansiapiapi merayakan hari ulang tahunnya yang ke-52 .Perayaan dilaksanakan di halaman sekolahnya tersebut penuh dengan suka cita yang dilanjutkan dengan konvoi parade marching band dan murid sekolah keliling kota Bagansiapiapi. Perayaan hari ulang tahunnya itu dihitung sejak tanggal dijadikannya sekolah Perguruan Wahidin menjadi sekolah nasional. Dalam acara itu diberikan puluhan penghargaan kepada juara umum, juara kelas serta penghargaan pin emas kepada guru-guru yang telah selama sepuluh tahun dan dua puluh tahun dalam menjalani pengabdiannya sebagai seorang guru di yayasan Perguruan Wahidin.
Demikian dikatakan oleh Sudarno Mahyudin selaku koordinator Perguruan Wahidin kepada Pewarta KABAR ROHIL disaat usainya perayaan tersebut digelar, Rabu (9/9) hari ini.
Dikatakannya bahwa Yayasan Perguruan Wahidin yang semula merupakan sekolah masyarakat tionghoa yang akhirnya sejak 52 tahun lalu (09 september 1957,red) telah menjadi sekolah nasional. Oleh sebab itulah perhitungan perayaan ultah tersebut dihitung.
Selanjutnya Ia mengatakan biarpun dalam dua tahun lalu hingga saat ini terjadi pertikaian antara pengurus dengan pembina dalam yayasan itu namun karena dengan kekompakan dan persatuan maka akhirnya konflik tersebut bukanlah sebagai penghambat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Sudarno Mahyudin seorang penulis buku Peristiwa Bagansiapiapi dan sinetron Kelangit yang juga seorang tokoh masyarakat Rokan Hilir ini mengatakan bahwa tugas seorang pendidik khususnya di Perguruan Wahidin semakin hari semakin berat dan itu bukanlah merupakan suatu beban jika ditanggulangi secara bersama-sama dengan kekompakan dan persatuan.Hal ini telah ditunjukkan oleh Perguruan Wahidin selama ini dengan dapat mencapai kelulusan siswa 100%.
"Beban tambah berat karena kemungkinan standarisasi nilai kelulusan pada tahun ini akan meningkat. Nilai kelulusan dari 3,1 hingga tahun lalu 5,5 yang kemungkinan pada tahun ini menjadi 5,75,"jelasnya.
Ia juga mengatakan bahwa berdasarkan tahun kalender masyarakat cina tahun ini adalah tahun shio kerbau jadi berdasarkan hal tersebut maka pada tahun ini diperlukan kerja keras untuk mendapatkan hasil yang baik. Oleh sebab itu tambahnya diperlukan perhitungan yang jeli dan matang untuk mendapatkan yang terbaik tersebut. Namun Ia mengakui bahwa murid-murid Perguruan Wahidin telah menunjukkan dengan berhasil mencapai nilai tertinggi rata-rata 8.
"Belajar dari kekompakan bersama,"katanya kemudian.(gun)
BAGANSIAPIAPI,(KABARROHIL)-Yayasan Perguruan Wahidin jalan Pahlawan Bagansiapiapi merayakan hari ulang tahunnya yang ke-52 .Perayaan dilaksanakan di halaman sekolahnya tersebut penuh dengan suka cita yang dilanjutkan dengan konvoi parade marching band dan murid sekolah keliling kota Bagansiapiapi. Perayaan hari ulang tahunnya itu dihitung sejak tanggal dijadikannya sekolah Perguruan Wahidin menjadi sekolah nasional. Dalam acara itu diberikan puluhan penghargaan kepada juara umum, juara kelas serta penghargaan pin emas kepada guru-guru yang telah selama sepuluh tahun dan dua puluh tahun dalam menjalani pengabdiannya sebagai seorang guru di yayasan Perguruan Wahidin.
Demikian dikatakan oleh Sudarno Mahyudin selaku koordinator Perguruan Wahidin kepada Pewarta KABAR ROHIL disaat usainya perayaan tersebut digelar, Rabu (9/9) hari ini.
Dikatakannya bahwa Yayasan Perguruan Wahidin yang semula merupakan sekolah masyarakat tionghoa yang akhirnya sejak 52 tahun lalu (09 september 1957,red) telah menjadi sekolah nasional. Oleh sebab itulah perhitungan perayaan ultah tersebut dihitung.
Selanjutnya Ia mengatakan biarpun dalam dua tahun lalu hingga saat ini terjadi pertikaian antara pengurus dengan pembina dalam yayasan itu namun karena dengan kekompakan dan persatuan maka akhirnya konflik tersebut bukanlah sebagai penghambat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Sudarno Mahyudin seorang penulis buku Peristiwa Bagansiapiapi dan sinetron Kelangit yang juga seorang tokoh masyarakat Rokan Hilir ini mengatakan bahwa tugas seorang pendidik khususnya di Perguruan Wahidin semakin hari semakin berat dan itu bukanlah merupakan suatu beban jika ditanggulangi secara bersama-sama dengan kekompakan dan persatuan.Hal ini telah ditunjukkan oleh Perguruan Wahidin selama ini dengan dapat mencapai kelulusan siswa 100%.
"Beban tambah berat karena kemungkinan standarisasi nilai kelulusan pada tahun ini akan meningkat. Nilai kelulusan dari 3,1 hingga tahun lalu 5,5 yang kemungkinan pada tahun ini menjadi 5,75,"jelasnya.
Ia juga mengatakan bahwa berdasarkan tahun kalender masyarakat cina tahun ini adalah tahun shio kerbau jadi berdasarkan hal tersebut maka pada tahun ini diperlukan kerja keras untuk mendapatkan hasil yang baik. Oleh sebab itu tambahnya diperlukan perhitungan yang jeli dan matang untuk mendapatkan yang terbaik tersebut. Namun Ia mengakui bahwa murid-murid Perguruan Wahidin telah menunjukkan dengan berhasil mencapai nilai tertinggi rata-rata 8.
"Belajar dari kekompakan bersama,"katanya kemudian.(gun)
Selasa, 08 September 2009
20 Personil Dishub rohil disiagakan
Jelang Lebaran dan Setelah Lebaran
BAGANSIAPIAPI,(KR)-Dinas perhubungan kabupaten Rokan Hilir(Rohil) akan menyiapkan personilnya dalam membantu tugas kepolisian untuk mengawasi jalan raya. Mereka tersebut ditempatkan di Pos-pos siaga lebaran. Hal ini terutama sekali pada waktu H-7 hingga H+7. Antisipasi tersebut karena jaringan jalan darat yang telah bagus membuat masyarakat suka melalui jalan darat.
"Biasanya ada peningkatan kepadatan jalan raya pada H-2 hingga H+3,"katanya Mochtar Luthvie Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rokan Hilir ketika dikonfirmasi Pewarta KABARROHIL, Selasa (8/9) hari ini di Gedung DPRD Rohil jalan merdeka Bagansiapiapi.
Ia mengatakan dinas perhubungan ditugaskan sebanyak 2 orang setiap titik pos pengamanan untuk membantu suasana lebaran.
"Kami dari dinas perhubungan diminta membantu setiap titik pos sebanyak 2 orang personil,"katanya.
Dijelaskannya mereka tersebut akan membantu pengawasan jalan raya, pos pelyanan masyarakat terhadap kejadian dan laporan masyarakat.
Ditambahkannya bahwa ada beberapa titik yang dijaga dan ditempatkan personil perhubungan itu, yakni Simpang Bukit Timah, Ujung Tanjung, Mapolres Rohil, Bagan Punak, Pelabuhan Bagansiapiapi, Balam Sempurna km 20, Simpang Martabak, Kota Bagan Batu dan Perbatasan sumut- Riau. (Gun)
BAGANSIAPIAPI,(KR)-Dinas perhubungan kabupaten Rokan Hilir(Rohil) akan menyiapkan personilnya dalam membantu tugas kepolisian untuk mengawasi jalan raya. Mereka tersebut ditempatkan di Pos-pos siaga lebaran. Hal ini terutama sekali pada waktu H-7 hingga H+7. Antisipasi tersebut karena jaringan jalan darat yang telah bagus membuat masyarakat suka melalui jalan darat.
"Biasanya ada peningkatan kepadatan jalan raya pada H-2 hingga H+3,"katanya Mochtar Luthvie Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rokan Hilir ketika dikonfirmasi Pewarta KABARROHIL, Selasa (8/9) hari ini di Gedung DPRD Rohil jalan merdeka Bagansiapiapi.
Ia mengatakan dinas perhubungan ditugaskan sebanyak 2 orang setiap titik pos pengamanan untuk membantu suasana lebaran.
"Kami dari dinas perhubungan diminta membantu setiap titik pos sebanyak 2 orang personil,"katanya.
Dijelaskannya mereka tersebut akan membantu pengawasan jalan raya, pos pelyanan masyarakat terhadap kejadian dan laporan masyarakat.
Ditambahkannya bahwa ada beberapa titik yang dijaga dan ditempatkan personil perhubungan itu, yakni Simpang Bukit Timah, Ujung Tanjung, Mapolres Rohil, Bagan Punak, Pelabuhan Bagansiapiapi, Balam Sempurna km 20, Simpang Martabak, Kota Bagan Batu dan Perbatasan sumut- Riau. (Gun)
Guru PNS dan Honor Dapat THR
BAGANSIAPIAPI,(KR)-Bupati Kabupaten Rokan Hilir, H.Annas Maamun mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini sebelum lebaran para Guru baik PNS maupun tenaga Honor akan mendapat THR (Tunjangan Hari Raya). Hal ini karena telah mendapat bantuan dari pemerintah Provinsi Riau.
"Insya Allah dalam bulan puasa ini akan diberikan THR bagi para Guru kabupaten Rohil. Karena mendapat bantuan dari pihak Provinsi Riau sebesar 7,1 miliar rupiah,"katanya H.Annas Maamun Bupati Kabupaten Rohil disaat menyampaikan LPJ di gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi, Selasa (8/9) hari ini.
Ia mengatakan THR itu diberikan bagi guru PNS dan guru tenaga honorer.
Sementara itu Kadisdik Rohil, Drs Ferri H Parya membenarkannya ketika ditemui Pewarta KABARROHIL, Selasa (8/9) hari ini di jalan Merdeka Bagansiapiapi. Ia mengatakan pemberian THR tersebut sebelum Lebaran sudah diterima oleh para guru itu. Ditambahkan Ferry bahwa tenaga guru di kabupaten Rokan Hilir sekitar 8000 orang lebih. Ia mengatakan bahwa guru PNS menerima sekitar Rp900.000,_per orang sedangkan guru tenaga honor Rp750.000,_perorang.
Selanjutnya kepala dinas pendidikan kabupaten Rokan Hilir juga mengatakan bahwa agenda kalender pendidikan murid sekolah mejelang lebaran diliburkan sejak tanggal 14 september selama dua minggu. Untuk itu diharapkan kepada murid dapat mempergunakan hari libur tersebut dengan sebaik-baiknya. (Gun)
"Insya Allah dalam bulan puasa ini akan diberikan THR bagi para Guru kabupaten Rohil. Karena mendapat bantuan dari pihak Provinsi Riau sebesar 7,1 miliar rupiah,"katanya H.Annas Maamun Bupati Kabupaten Rohil disaat menyampaikan LPJ di gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi, Selasa (8/9) hari ini.
Ia mengatakan THR itu diberikan bagi guru PNS dan guru tenaga honorer.
Sementara itu Kadisdik Rohil, Drs Ferri H Parya membenarkannya ketika ditemui Pewarta KABARROHIL, Selasa (8/9) hari ini di jalan Merdeka Bagansiapiapi. Ia mengatakan pemberian THR tersebut sebelum Lebaran sudah diterima oleh para guru itu. Ditambahkan Ferry bahwa tenaga guru di kabupaten Rokan Hilir sekitar 8000 orang lebih. Ia mengatakan bahwa guru PNS menerima sekitar Rp900.000,_per orang sedangkan guru tenaga honor Rp750.000,_perorang.
Selanjutnya kepala dinas pendidikan kabupaten Rokan Hilir juga mengatakan bahwa agenda kalender pendidikan murid sekolah mejelang lebaran diliburkan sejak tanggal 14 september selama dua minggu. Untuk itu diharapkan kepada murid dapat mempergunakan hari libur tersebut dengan sebaik-baiknya. (Gun)
TAGANA Rohil Vakum Kegiatan
Alanto: Akan dikemanakan Tagana Rohil ?
BAGANSIAPIAPI,(KR)- Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) sebanyak 10 orang yang telah menjalani pendidikan dan latihan penanggulangan bencana alam dan ketenagaan sukarelawan saat ini belum bisa melakukan kegiatan dan agenda kerja karena fasilitas untuk melakukan latihan kegiatan itu masih belum terpenuhi.
Demikian dikatakan oleh Koordinator Tagana Kabupaten Rohil, Alanto kepada Pewaqrta KABARROHIL ketika dikonfirmasi, Selasa (8/9) hari ini tentang vacumnya Tagana Rohil selama ini.
Ia mengatakan sejak dilatih dan di didik oleh Dinas Sosial Provinsi Riau tentang penanggulangan bencana masih vakum agenda dan kegiatan kerja.
"Ketika insiden Imigran Afganistan karam yang lalu kamipun tidak dilibatkan, padahal tenaga kami siap akan hal tersebut,"katanya Alanto.
Alanto menegaskan bahwa banyak agenda kerja yang akan dilakukan dalam Tagana selama setahun mendatang. Hal tersebut sangat memerlukan fasilitas yang memadahi.
"Seperti peralatan-peralatan climbing,speed boat karet dan peralatan medis lainnya sangat dibutuhkan dalam kesiagaan penanggulangan bencana,"katanya.
Ia mengatakan juga bahwa perlunya meluaskan anggota pada setiap kecamatan untuk mengantisipasi kesigapan,ketepatan dan kecepatan waktu penanggulangan tersebut. Ditambahkannya bahwa pelatihan dan pendidikan rutin juga sangat diperlukan.
"Kalau tidak ada fasilitasnya tersebut akan dikemanakan Tagana Rohil ini ?,"tandasnya. (Gun).
BAGANSIAPIAPI,(KR)- Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) sebanyak 10 orang yang telah menjalani pendidikan dan latihan penanggulangan bencana alam dan ketenagaan sukarelawan saat ini belum bisa melakukan kegiatan dan agenda kerja karena fasilitas untuk melakukan latihan kegiatan itu masih belum terpenuhi.
Demikian dikatakan oleh Koordinator Tagana Kabupaten Rohil, Alanto kepada Pewaqrta KABARROHIL ketika dikonfirmasi, Selasa (8/9) hari ini tentang vacumnya Tagana Rohil selama ini.
Ia mengatakan sejak dilatih dan di didik oleh Dinas Sosial Provinsi Riau tentang penanggulangan bencana masih vakum agenda dan kegiatan kerja.
"Ketika insiden Imigran Afganistan karam yang lalu kamipun tidak dilibatkan, padahal tenaga kami siap akan hal tersebut,"katanya Alanto.
Alanto menegaskan bahwa banyak agenda kerja yang akan dilakukan dalam Tagana selama setahun mendatang. Hal tersebut sangat memerlukan fasilitas yang memadahi.
"Seperti peralatan-peralatan climbing,speed boat karet dan peralatan medis lainnya sangat dibutuhkan dalam kesiagaan penanggulangan bencana,"katanya.
Ia mengatakan juga bahwa perlunya meluaskan anggota pada setiap kecamatan untuk mengantisipasi kesigapan,ketepatan dan kecepatan waktu penanggulangan tersebut. Ditambahkannya bahwa pelatihan dan pendidikan rutin juga sangat diperlukan.
"Kalau tidak ada fasilitasnya tersebut akan dikemanakan Tagana Rohil ini ?,"tandasnya. (Gun).
Sidang Paripurna Anggota Dewan Rohil
Sidang Penyampaian pendapat Fraksi Wakil rakyat Rohil terhadap RAPBD-P menjadi APBD-P tahun 2009
BAGANSIAPIAPI,(KR)-Enam fraksi wakil rakyat kabupaten Rokan Hilir (Rohil) pada akhirnya menyatakan setuju terhadap RAPBD-Perubahan menjadi APBD-Perubahan tahun 2009 meskinpun masih ada beberapa fraksi yang memberikan beberapa catatan.
Sidang paripurna terbuka untuk umum untuk mendengarkan penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap RAPBD-perubahan Rohil tahun anggaran 2009 dan sekaligus pengambilan keputusan itu digelar digedung DPRD Rohil jalan merdeka Bagansiapiapi, Selasa (8/9) hari ini. Sidang tersebut dipimpin langsung oleh ketua DPRD Rohil Dedi Humadi didampingi wakil ketua DPRD Rohil Rashyd Abisar. Sidang tersebut dihadiri sebanyak 29 anggota dari 40 anggota dewan Rohil. Tampak juga disaat itu Bupati Kabupaten Rohil, H.Annas Maamun dan wabup H.Suyatno, asisten I serta kepala dinas, badan dan kantor dilingkungan pemdakab Rohil.
Keenam fraksi yang menyampaikan pendapat akhir tersebut, yakni fraksi golkar plus, fraksi PPP, fraksi PDI-P, fraksi PBR, fraksi KSN dan fraksi PDK Plus.
Dalam penyampaian ini fraksi golkar plus dinobatkan untuk pertama sekali menyampaikan pandangan pendapatnya. Fraksi golkar plus dibacakan langsung oleh ketua fraksinya H.Azwar,SH. Ia mengatakan bahwa RAPBD-P menjadi APBD-P tersebut telah memenuhi kehendak peraturan yang berlaku. Ia menambahkan dalam pendapat fraksinya, APBD berjalan dengan lancar karena hubungan komunikasi yang baik antara legislatif dan eksekutif.
"Harmonisasi anggota DPRD Rohil dengan pemdakab karena ada seiring dan sejalan,"katanya.
Ia menjelaskan bahwa selama 5 tahun ini DPRD Rohil bersama pemerintah daerah telah mengesahkan anggaran sebesar 7 triliun lebih ke dalam APBD murni.
"Tidaklah terlalu berlebihan pada kesempatan ini fraksi golkar plus memberikan nilai plus juga terhadap pimpinan H.Annas Maamun dan H.Suyatno. Oleh sebab itu RAPBD perubahan menjadi APBD perubahan kabupaten Rohil tahun 2009 disetujui,"ujarnya Azwar dalam hal ini sebagai ketua fraksi sedangkan Darwis Syam sebagai sekretarisnya.
Kemudian dilanjutkan oleh Fraksi PPP menyampaikan pandangan pendapat fraksinya. Dalam hal ini disampaikan oleh Drs. H.Amiruddin. Secara besarnya fraksi ini dapat menerima RAPBD P menjadi APBDP tahun 2009 dengan memberikan beberapa catatan, yakni supaya pemdakab Rohil selekasnya merealisasikan membayar gaji tenaga honor guru swasta. Juga Ia memberi catatan agar pembebasan lahan sebesar 1 milyar rupiah di kecamatan Rimba Melintang dapat diselesaikan. Juga Ia menambahkan catatan agar pembangunan semua mesjid-mesjid dapat segera diselesaikan.
Fraksi PDI-P, Darsono dalam penyampaian pendapat singkatnya menyatakan tahniah terhadap pemerintah daerah didalam menjalankan pemerintahan dan Ia menyatakan fraksi PDI-P menyetujui RAPBDP menjadi APBDP tahun 2009.
Sedangkan fraksi PBR disampaikan Fadlan,BA. Ia mengucapkan terima kasih atas kerja samanya selama ini. Ditambahkannya karena dalam periode nanti fraksi PBR di DPRD Kabupaten Rohil sudah tidak ada lagi.
Dilanjutkannya setelah mendengar dan mengkaji hasil penyampaian kemaren maka dengan mengucapkan bismillahhirrohmannirrohim fraksi PBR menerima RAPBDP menjadi APBDP dengan memberikan peringatan, yakni anggaran yang berjalan haruslah selalu dikawal agar dapat mewujudkan pembangunan masyarakat Rohil yang adil seutuhnya. Fraksi ini di ketuai oleh Fadlan dan Sudaro.H.Yusman sebagai sekretarisnya.
Hendra Gunawan,SH dari fraksi KSN mengungkapkan bahwa sidang kali ini merupakan rapat terakhir dari fraksi KSN. Oleh sebab itu Ia mewakili fraksi menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan selama ini. Ia mengatakan setelah memperhatikan adanya perubahan tersebut maka perlu dipahami dan dapat menerima RAPBDP menjadi APBDP.
Selanjutnya fraksi PDK Plus, Jufrizal,SHI dalam pandangan pendapat akhirnya fraksi ini menyatakan rasa kebahagiaannya.
"Dimusim manakah hati kami tak bahagia,"katanya berpuitis.
Kemudian Ia menegaskan agar tetap memperjuangkan hak daerah terhadap pusat Jakarta.
"Kita harus kejar yang adalah hak kita, jangan dipermainkan oleh Jakarta karena memang itu hak kita,"katanya.
Dalam pandangan akhirnya fraksi PDK Plus ini dapat menerima RAPBDP menjadi APBDP untuk diajukan kepada Gubri.
Setelah keenam fraksi menyatakan setuju dan anggota yang hadir menyatakan setuju maka Dedi Humadi menyatakan bahwa RAPBDP menjadi APBDP diperdakan.
"Sehingga dengan demikian anggaran 1 triliun lebih bertambah 50 milyard lebih,"tandasnya Dedi Humadi. (Gun)
BAGANSIAPIAPI,(KR)-Enam fraksi wakil rakyat kabupaten Rokan Hilir (Rohil) pada akhirnya menyatakan setuju terhadap RAPBD-Perubahan menjadi APBD-Perubahan tahun 2009 meskinpun masih ada beberapa fraksi yang memberikan beberapa catatan.
Sidang paripurna terbuka untuk umum untuk mendengarkan penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap RAPBD-perubahan Rohil tahun anggaran 2009 dan sekaligus pengambilan keputusan itu digelar digedung DPRD Rohil jalan merdeka Bagansiapiapi, Selasa (8/9) hari ini. Sidang tersebut dipimpin langsung oleh ketua DPRD Rohil Dedi Humadi didampingi wakil ketua DPRD Rohil Rashyd Abisar. Sidang tersebut dihadiri sebanyak 29 anggota dari 40 anggota dewan Rohil. Tampak juga disaat itu Bupati Kabupaten Rohil, H.Annas Maamun dan wabup H.Suyatno, asisten I serta kepala dinas, badan dan kantor dilingkungan pemdakab Rohil.
Keenam fraksi yang menyampaikan pendapat akhir tersebut, yakni fraksi golkar plus, fraksi PPP, fraksi PDI-P, fraksi PBR, fraksi KSN dan fraksi PDK Plus.
Dalam penyampaian ini fraksi golkar plus dinobatkan untuk pertama sekali menyampaikan pandangan pendapatnya. Fraksi golkar plus dibacakan langsung oleh ketua fraksinya H.Azwar,SH. Ia mengatakan bahwa RAPBD-P menjadi APBD-P tersebut telah memenuhi kehendak peraturan yang berlaku. Ia menambahkan dalam pendapat fraksinya, APBD berjalan dengan lancar karena hubungan komunikasi yang baik antara legislatif dan eksekutif.
"Harmonisasi anggota DPRD Rohil dengan pemdakab karena ada seiring dan sejalan,"katanya.
Ia menjelaskan bahwa selama 5 tahun ini DPRD Rohil bersama pemerintah daerah telah mengesahkan anggaran sebesar 7 triliun lebih ke dalam APBD murni.
"Tidaklah terlalu berlebihan pada kesempatan ini fraksi golkar plus memberikan nilai plus juga terhadap pimpinan H.Annas Maamun dan H.Suyatno. Oleh sebab itu RAPBD perubahan menjadi APBD perubahan kabupaten Rohil tahun 2009 disetujui,"ujarnya Azwar dalam hal ini sebagai ketua fraksi sedangkan Darwis Syam sebagai sekretarisnya.
Kemudian dilanjutkan oleh Fraksi PPP menyampaikan pandangan pendapat fraksinya. Dalam hal ini disampaikan oleh Drs. H.Amiruddin. Secara besarnya fraksi ini dapat menerima RAPBD P menjadi APBDP tahun 2009 dengan memberikan beberapa catatan, yakni supaya pemdakab Rohil selekasnya merealisasikan membayar gaji tenaga honor guru swasta. Juga Ia memberi catatan agar pembebasan lahan sebesar 1 milyar rupiah di kecamatan Rimba Melintang dapat diselesaikan. Juga Ia menambahkan catatan agar pembangunan semua mesjid-mesjid dapat segera diselesaikan.
Fraksi PDI-P, Darsono dalam penyampaian pendapat singkatnya menyatakan tahniah terhadap pemerintah daerah didalam menjalankan pemerintahan dan Ia menyatakan fraksi PDI-P menyetujui RAPBDP menjadi APBDP tahun 2009.
Sedangkan fraksi PBR disampaikan Fadlan,BA. Ia mengucapkan terima kasih atas kerja samanya selama ini. Ditambahkannya karena dalam periode nanti fraksi PBR di DPRD Kabupaten Rohil sudah tidak ada lagi.
Dilanjutkannya setelah mendengar dan mengkaji hasil penyampaian kemaren maka dengan mengucapkan bismillahhirrohmannirrohim fraksi PBR menerima RAPBDP menjadi APBDP dengan memberikan peringatan, yakni anggaran yang berjalan haruslah selalu dikawal agar dapat mewujudkan pembangunan masyarakat Rohil yang adil seutuhnya. Fraksi ini di ketuai oleh Fadlan dan Sudaro.H.Yusman sebagai sekretarisnya.
Hendra Gunawan,SH dari fraksi KSN mengungkapkan bahwa sidang kali ini merupakan rapat terakhir dari fraksi KSN. Oleh sebab itu Ia mewakili fraksi menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan selama ini. Ia mengatakan setelah memperhatikan adanya perubahan tersebut maka perlu dipahami dan dapat menerima RAPBDP menjadi APBDP.
Selanjutnya fraksi PDK Plus, Jufrizal,SHI dalam pandangan pendapat akhirnya fraksi ini menyatakan rasa kebahagiaannya.
"Dimusim manakah hati kami tak bahagia,"katanya berpuitis.
Kemudian Ia menegaskan agar tetap memperjuangkan hak daerah terhadap pusat Jakarta.
"Kita harus kejar yang adalah hak kita, jangan dipermainkan oleh Jakarta karena memang itu hak kita,"katanya.
Dalam pandangan akhirnya fraksi PDK Plus ini dapat menerima RAPBDP menjadi APBDP untuk diajukan kepada Gubri.
Setelah keenam fraksi menyatakan setuju dan anggota yang hadir menyatakan setuju maka Dedi Humadi menyatakan bahwa RAPBDP menjadi APBDP diperdakan.
"Sehingga dengan demikian anggaran 1 triliun lebih bertambah 50 milyard lebih,"tandasnya Dedi Humadi. (Gun)
Senin, 07 September 2009
Sidang Paripurna DPRD Rohil
>>penyampaian Laporan hasil pambahasan pansus tentang 3 Ranperda
BAGANSIAPIAPI,(KABARROHIL)-Sidang paripurna ke-8 masa persidangan ketiga tahun sidang 2009 dibuka dan dipimpin oleh ketua DPRD Rohil, Dedi Humadi, Senin (7/9) kemaren. Sidang tersebut berlangsung di gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi dengan dihadiri 25 anggota dari 40 orang anggota dewan kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Tampak hadir juga Wabup H.Suyatno serta kepala dinas, badan dan kantor dilingkungan pemdakab Rohil.
Dalam sidang itu disampaikan 3 laporan hasil pembahasan panitia khusus (Pansus) DPRD Rohil tentang Ranperda peningkatan status kepenghuluan menjadi defenitif, Ranperda peningkatan status kepenghuluan menjadi kelurahan dan Ranperda pengelolaan barang milik daerah.
Dalam laporannya, Harianto Karim mengatakan bahwa dari 25 kepenghuluan akhirnya menjadi 36 kepenghuluan dijadikan defenitif. Kemudian Anggota DPRD dari partai PDK ini menyorot atas tindakan rencana pemerintah untuk menjadikan kepenghuluan Pulau Jemur sebagai defenitif. Ia mengatakan bahwa kepenghuluan Pulau Jemur oleh Pansus memang sangat strategis untuk didefenitifkan, hanya saja tambahnya jumlah penduduk yang menjadi kendala dalam proses pembentukan tersebut.
Oleh karena itu akhirnya Pansus menawarkan agar sebahagian wilayah Teluk Pulai, kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) dimasukkan kedalam wilayah kepenghuluan Pulau Jemur.
"Hal ini penting sekali mengingat penduduk dari sebahagian wilayah kepenghuluan Teluk Pulai tersebut dengan sendirinya secara administrasi pemerintahan akan menjadi bahagian dari penduduk Pulau Jemur,"katanya Harianto Karim.
Ia menegaskan pusat pemerintahan kepenghuluan itu dilaksanakan di Teluk Pulai. Ditambahkannya bahwa tata cara membagi jumlah penduduk dan sebahagian wilayah Teluk Pulai kedalam wilayah Pulau Jemur dilakukan secara cermat dan teliti oleh pemerintahan daerah dengan memperhatikan asal usul dan prakarsa yang disampaikan oleh masyarakat.
Lanjutnya Pansus mengharapkan kesungguhan dari pemerintah daerah dalam mengelola dan memanfaatkan keindahan Pulau Jemur tersebut.
"Sebelum ini kami mendengar khabar di Pulau Jemur akan ada pengalokasian penduduk dengan jumlah tertentu. Katakanlah itu mungkin transmigrasi lokal,"tuturnya.
Selanjutnya Ia mengatakan bukannya menentang terhadap program itu, namun sebelum hal ini menjadi kebijakan publik maka diharapkan sekali perhatian dan pertimbangan dari pemerintah daerah.
"Hemat kami jika dijadikan pemukiman masyarakat maka nanti dikhawatirkan dapat merusak tatanan Pulau Jemur yang sangat asri. Habitat alam di Pulau Jemur ini meski kita jaga bersama dari ancaman pencemaran dan kepunahan,"katanya.
Dijelaskannya tentu saja kita tidak ingin terumbu karang yang indah serta penangkaran penyu hijau yang sudah secara jerih payah dilakukan akan jadi punah binasa.
"Harapan kami kepada semua pihak agar dapat menjaga kelestarian hidup terutama sekali kelestarian alam di Pulau Jemur,"ujarnya.
Sekali lagi Ia menegaskan kepada pemerintah daerah agar menaruh harapan terhadap pelaksanaan pemanfaatan panorama alam Pulau Jemur semaksimal mungkin sebagai pariwisata daerah.
"Kejadian kemaren atas klaim Malaysia yang menyatakan Pulau Jemur adalah milik mereka sepatutnya menjadi pelajaran berharga bagi kita. Semoga Pulau Jemur dapat dikembangkan menjadi objek wisata bahari dimasa depan. Jangan sampai potensi pariwisata yang indah ini diabaikan begitu saja,"katanya.
Kemudian itu Ia mendorong kepada Dinas Perikanan dan Kelautan agar membuat terobosan dengan memanfaatkan kapal patrolinya sebagai alat transportasi ke Pulau Jemur.
"Sebagai alat transportasi pariwisata sekalian pemanfaatan untuk mengawasi eksistensi Pulau Jemur tersebut,"tandasnya. (Gun).
BAGANSIAPIAPI,(KABARROHIL)-Sidang paripurna ke-8 masa persidangan ketiga tahun sidang 2009 dibuka dan dipimpin oleh ketua DPRD Rohil, Dedi Humadi, Senin (7/9) kemaren. Sidang tersebut berlangsung di gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi dengan dihadiri 25 anggota dari 40 orang anggota dewan kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Tampak hadir juga Wabup H.Suyatno serta kepala dinas, badan dan kantor dilingkungan pemdakab Rohil.
Dalam sidang itu disampaikan 3 laporan hasil pembahasan panitia khusus (Pansus) DPRD Rohil tentang Ranperda peningkatan status kepenghuluan menjadi defenitif, Ranperda peningkatan status kepenghuluan menjadi kelurahan dan Ranperda pengelolaan barang milik daerah.
Dalam laporannya, Harianto Karim mengatakan bahwa dari 25 kepenghuluan akhirnya menjadi 36 kepenghuluan dijadikan defenitif. Kemudian Anggota DPRD dari partai PDK ini menyorot atas tindakan rencana pemerintah untuk menjadikan kepenghuluan Pulau Jemur sebagai defenitif. Ia mengatakan bahwa kepenghuluan Pulau Jemur oleh Pansus memang sangat strategis untuk didefenitifkan, hanya saja tambahnya jumlah penduduk yang menjadi kendala dalam proses pembentukan tersebut.
Oleh karena itu akhirnya Pansus menawarkan agar sebahagian wilayah Teluk Pulai, kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) dimasukkan kedalam wilayah kepenghuluan Pulau Jemur.
"Hal ini penting sekali mengingat penduduk dari sebahagian wilayah kepenghuluan Teluk Pulai tersebut dengan sendirinya secara administrasi pemerintahan akan menjadi bahagian dari penduduk Pulau Jemur,"katanya Harianto Karim.
Ia menegaskan pusat pemerintahan kepenghuluan itu dilaksanakan di Teluk Pulai. Ditambahkannya bahwa tata cara membagi jumlah penduduk dan sebahagian wilayah Teluk Pulai kedalam wilayah Pulau Jemur dilakukan secara cermat dan teliti oleh pemerintahan daerah dengan memperhatikan asal usul dan prakarsa yang disampaikan oleh masyarakat.
Lanjutnya Pansus mengharapkan kesungguhan dari pemerintah daerah dalam mengelola dan memanfaatkan keindahan Pulau Jemur tersebut.
"Sebelum ini kami mendengar khabar di Pulau Jemur akan ada pengalokasian penduduk dengan jumlah tertentu. Katakanlah itu mungkin transmigrasi lokal,"tuturnya.
Selanjutnya Ia mengatakan bukannya menentang terhadap program itu, namun sebelum hal ini menjadi kebijakan publik maka diharapkan sekali perhatian dan pertimbangan dari pemerintah daerah.
"Hemat kami jika dijadikan pemukiman masyarakat maka nanti dikhawatirkan dapat merusak tatanan Pulau Jemur yang sangat asri. Habitat alam di Pulau Jemur ini meski kita jaga bersama dari ancaman pencemaran dan kepunahan,"katanya.
Dijelaskannya tentu saja kita tidak ingin terumbu karang yang indah serta penangkaran penyu hijau yang sudah secara jerih payah dilakukan akan jadi punah binasa.
"Harapan kami kepada semua pihak agar dapat menjaga kelestarian hidup terutama sekali kelestarian alam di Pulau Jemur,"ujarnya.
Sekali lagi Ia menegaskan kepada pemerintah daerah agar menaruh harapan terhadap pelaksanaan pemanfaatan panorama alam Pulau Jemur semaksimal mungkin sebagai pariwisata daerah.
"Kejadian kemaren atas klaim Malaysia yang menyatakan Pulau Jemur adalah milik mereka sepatutnya menjadi pelajaran berharga bagi kita. Semoga Pulau Jemur dapat dikembangkan menjadi objek wisata bahari dimasa depan. Jangan sampai potensi pariwisata yang indah ini diabaikan begitu saja,"katanya.
Kemudian itu Ia mendorong kepada Dinas Perikanan dan Kelautan agar membuat terobosan dengan memanfaatkan kapal patrolinya sebagai alat transportasi ke Pulau Jemur.
"Sebagai alat transportasi pariwisata sekalian pemanfaatan untuk mengawasi eksistensi Pulau Jemur tersebut,"tandasnya. (Gun).
November Mendatang Rohil Gelar Lomba Anjang Sana PIK RR
BAGANSIAPIAPI,(KABAROHIL)-Sesuai permintaan pihak Provinsi Riau maka pada minggu kedua atau minggu ketiga bulan November mendatang direncanakan melaksanakan perlombaan anjang sana PIK RR (Pendidikan Informasi Konsling Reproduksi Remaja). Hal tersebut merupakan perlombaan setingkat Provinsi dimana kabupaten Rohil sebagai tuan rumah penyelenggaraannya.
Demikian dikatakan Hj Nurhayati Musa, Kabag Pemberdayaan Perempuan kepada Pewarta KABARROHIL, Senin (7/9) kemaren di gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi.
"Rencananya pelaksanaan tersebut berlangsung selama 3 hari dikota Bagansiapiapi,"ujarnya.
Perlombaan tersebut menurut Hj Nurhayati Musa sudah dua tahun ini, dimana tahun 2008 konsling pelatihannya sebanyak 50 orang tingkat SMP dan SMA. Ia menambahkan bahwa para remaja anak sekolah SMP atau SMA yang sudah di konsling, mereka tersebut diambil perwakilannya yang maju minimal sebanyak 10 orang. Ia melanjutkannya bahwa dalam perlombaan ini setiap daerah diwakili sebanyak 30 orang.
Ia mengatakan bahwa tujuan dari perlombaan ini agar anak remaja tidak berbuat yang mengarah ke hal-hal yang bersifat kehal negatif dan sex bebas. Ditambahkannya dalam hal ini juga diberikan penyuluhan tentang masalah keguguran kepada anak-anak desa/kampung agar menjaga kesehatannya sebelum terkena sakit. (Gun)
Demikian dikatakan Hj Nurhayati Musa, Kabag Pemberdayaan Perempuan kepada Pewarta KABARROHIL, Senin (7/9) kemaren di gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi.
"Rencananya pelaksanaan tersebut berlangsung selama 3 hari dikota Bagansiapiapi,"ujarnya.
Perlombaan tersebut menurut Hj Nurhayati Musa sudah dua tahun ini, dimana tahun 2008 konsling pelatihannya sebanyak 50 orang tingkat SMP dan SMA. Ia menambahkan bahwa para remaja anak sekolah SMP atau SMA yang sudah di konsling, mereka tersebut diambil perwakilannya yang maju minimal sebanyak 10 orang. Ia melanjutkannya bahwa dalam perlombaan ini setiap daerah diwakili sebanyak 30 orang.
Ia mengatakan bahwa tujuan dari perlombaan ini agar anak remaja tidak berbuat yang mengarah ke hal-hal yang bersifat kehal negatif dan sex bebas. Ditambahkannya dalam hal ini juga diberikan penyuluhan tentang masalah keguguran kepada anak-anak desa/kampung agar menjaga kesehatannya sebelum terkena sakit. (Gun)
Jika Jemput bola PAD KIR Bisa Meningkat Lagi
BAGANSIAPIAPI,(KABAROHIL)-Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari KIR uji kelayakan kenderaan bermotor diperkirakan mencapai 150 juta pertahun 2008 lalu. Demikian dikatakan Mochtar Luthvie , Plt Kadis Perhubungan kabupaten Rokan Hilir kepada KABARROHIL,Senin (7/9) kemaren disaat hendak berlangsung sidang paripurna anggota DPRD Rohil digedung mantan restoran dan hotel "Marina sea food" itu.
"Kalau kita jemput bola bisa 2 kali lipat lebih,"ujarnya Mochtar Luthvie Plt Kabag Perhubungan Rohil saat hendak berlangsung sidang paripurna Anggota dewan di gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi.
Karena menurutnya kenderaan bermotor plat nomor non BM sudah mencapai jumlah ribuan ditambah lagi kenderaan bermotor yang ber-Plat nomor BM daerah Riau namun berasal dari daerah lain yang beroperasi di Kabupaten Rohil. Tentunya akan menambah PAD tersebut.
"Selama ini sifatnya kita menunggu,"jelasnya.
Ia menambahkan bahwa wajib uji kenderaan sebesar 32 ribu untuk kenderaan roda empat jenis truk barang dengan denda satu bulan 22 ribu ditambahkannya bila satu tahun mati maka denda kena 6 bulan. Sedangkan kenderaan roda empat jenis penumpang wajib 27 ribu dendanya 18 ribu sebulan. (Gun)
Jelang Lebaran Distannak Rohil Pantau Pemasok Daging
BAGANSIAPIAPI,(KABARROHIL)-Menjelang hari lebaran nanti diperkirakan daya beli masyarakat terhadap konsumsi daging akan meningkat. Karena memang daerah kabupaten Rokan Hilir (Rohil) setakat sekarang masih tergantung musiman terhadap kebutuhan daging. Biasanya menjelang ramadhan dan lebaran para pemasok daging akan meningkat. Oleh sebab itu Dinas Pertanian dan peternakan (Distannak) kabupaten Rohil akan selalu memantau terhadap pemasok daging itu. Hal ini karena dikhawatirkan adanya daging gelondongan yang masuk ke wilayah Kabupaten Rohil.
"Sampai hari ini tidak ada ditemukan masuknya daging gelondongan,"ujarnya Ir.H.Azwir M.Noor kadis Pertanian dan peternakan (Distannak) Rohil ketika dikonfirmasi saat usai sidang paripurna anggota DPRD Rohil di gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi,Senin (7/9) kemaren.
Ia mengatakan bahwa daging yang masuk ke wilayah Rohil biasanya berupa hewan hidup yang telah mempunyai surat karantina hewan yang lengkap sebagai hewan potong. Ditambahkannya bahwa hewan potong tersebut biasanya didatangkan dari kota Pekanbaru, Kampar, Rohul dan daerah lainnya.
Sementara tentang harganya kadis pertanian dan peternakan ini memperkirakan setelah dipotong sama dengan harga diwaktu awal ramadhan lalu.
"Diperkirakan harga daging hewan potong tersebut seputar 70 ribu hingga mencapai 90 ribu rupiah perkilogram,"ujarnya.
Kemudian itu, lanjutnya mengatakan bahwa tentang daging gelondong dari negara India yang sangat meresahkan warga masyarakat dirinya menjamin tidak ada yang lolos masuk ke wilayah Rohil. Hal itu tidak termasuk daging dari pabrik yang berbentuk kaleng.
"Saya jamin untuk daging mentah dari India tidak masuk ke Rohil,"tandasnya. (Gun)
"Sampai hari ini tidak ada ditemukan masuknya daging gelondongan,"ujarnya Ir.H.Azwir M.Noor kadis Pertanian dan peternakan (Distannak) Rohil ketika dikonfirmasi saat usai sidang paripurna anggota DPRD Rohil di gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi,Senin (7/9) kemaren.
Ia mengatakan bahwa daging yang masuk ke wilayah Rohil biasanya berupa hewan hidup yang telah mempunyai surat karantina hewan yang lengkap sebagai hewan potong. Ditambahkannya bahwa hewan potong tersebut biasanya didatangkan dari kota Pekanbaru, Kampar, Rohul dan daerah lainnya.
Sementara tentang harganya kadis pertanian dan peternakan ini memperkirakan setelah dipotong sama dengan harga diwaktu awal ramadhan lalu.
"Diperkirakan harga daging hewan potong tersebut seputar 70 ribu hingga mencapai 90 ribu rupiah perkilogram,"ujarnya.
Kemudian itu, lanjutnya mengatakan bahwa tentang daging gelondong dari negara India yang sangat meresahkan warga masyarakat dirinya menjamin tidak ada yang lolos masuk ke wilayah Rohil. Hal itu tidak termasuk daging dari pabrik yang berbentuk kaleng.
"Saya jamin untuk daging mentah dari India tidak masuk ke Rohil,"tandasnya. (Gun)
Langganan:
Postingan (Atom)