Minggu, 15 Januari 2012

Rasmali harap Konsep pembangunan kedepan agar terealisasi dengan baik dan cepat


Rasmali mendukung program RPJMD Rohil dalam merealisasikan visi dan misi Rohil kedepan. Hal ini dikatakannya seorang pemimpin harus berusaha agar daerahnya maju kedepan sehingga kelak dapat dinikmati oleh anak cucu.

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Ketua Fraksi Golkar Plus yang juga merupakan anggota DPRD Rohil komisi III bidang pembangunan, Rasmali,SH mengatakan sangat mendukung program bupati Rokan Hilir untuk memajukan Rokan Hilir (Rohil) kedepan. Oleh sebab itu diharapkannya masyarakat Rohil juga ikut mendukung program Bupati Rohil, H.Annas Maamun beserta jajarannya. Disebut Rasmali,SH,  terutama sekali  didalam konsep mematangkan dan merealisasikan  Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Rokan Hilir. Hal ini ditegaskannya ketika berbincang-bincang di ruang kerjanya gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi, Minggu (15/1).

“Konsep RPJMD Rohil tersebut harus dimatangkan untuk direalisasikan dengan baik,”katanya.

Dikatakan Rasmali, Realisasi pembangunan setidaknya harus sesuai dengan visi pembangunan terwujudnya Rokan Hilir yang maju, sejahtera dan berdaya saing tahun 2016. Jelasnya,  kata Rasmali saat ini Bupati H.Annas Maamun telah terbukti untuk merealisasikan sarana dan prasarana dunia pendidikan di daerah Rohil dengan eksistensi  IPDN Kampus Rokan Hilir di Banjar XII Ujung Tanjung.  Disebut Rasmali, hal ini tentunya merupakan kebanggaan dari masyarakat Rokan Hilir karena Kampus IPDN tersebut menurut Sekjen kemendagri bahkan Mendagri merupakan kampus IPDN terbaik.

Menjawab KABARROHIL, dikatakan politisi Golkar ini tentu dengan adanya konsep kedepan untuk berupaya agar Sekolah Polisi Negara (SPN) ditempatkan juga di daerah Rokan Hilir sangat didukung dan disambut baik. Disebut Rasmali, dengan munculnya SPN maka untuk mencari SDM yang handal dari daerah Rohil dapat terwujudkan. Apalagi dikatakan Rasmali animo masyarakat Rokan Hilir untuk menjadi polisi sangat tinggi. Dikatakannya secara tidak langsung maka dunia pendidikan di Rohil semakin meningkat. Dijelaskannya masalah lahan untuk mendirikan SPN dikatakannya tidak ada masalah, yang peniting lanjut Rasmali mengatakan lokasi tersebut di ibukota Rokan Hilir yaitu Bagansiapiapi.

Dijelaskannya, visi misi Rohil yaitu infrastruktur, SDM dan  pendidikan di daerah harus didukung untuk pembangunan daerah Rokan Hilir. Dikatakan Rasmali bahwa bupati H.Annas Maamun sangat memikirkan pembangunan masa depan bagi anak cucu  dengan membuat konsep program kedepan.

“Harapan kita konsep tersebut dapat terlaksana dengan baik, bagus dan cepat sehingga kitapun dapat menikmati konsep pembangunan tersebut,”pungkasnya. (andi krc).

SEKWAN dan KABAG PROTOKOL SETDA PEMDAKAB ROHIL

Tampak Sekretaris DPRD Rohil, Roy Azlan (foto kiri) dan Kabag Protokol Pemdakab Rohil, Dedi (kanan baju putih) berfoto bersama di gedung wakil rakyat saat mengikuti sidang paripurna DPRD Rohil beberapa waktu lalu

Sabtu, 14 Januari 2012

Barang naik karena keadaan alam dan cuaca


Naiknya harga barang merupakan kewajaran. Hal ini disebabkan pelbagai factor diantaranya karena kondisi alam dan cuaca. Bukan karena menjelang Imlek karena anggota Disperindag sudah melakukan pengecekan gudang.



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Kenaikan harga barang saat ini merupakan suatu kewajaran.Hal ini disebabkan beberapa factor diantaranya karena factor alam. Demikian dikatakan oleh Kadisperindag Rohil Drs H.Ahmad Kurnia ketika dihubungi,KABARROHIL Sabtu (14/1).

Kenaikan harga barang bukan karena jelang Imlek melainkan karena factor alam,katanya.

Dia mengatakan bahwa kenaikan tersebut wajar-wajar saja disebabkan lokasi pertanian sebagai daerah produksi mengalami banjir sehingga jumlah produksi menurun sedangkan kebutuhan meningkat. Disebutnya, karena keadaan alam itu akhirnya hasil panen tidak maksimal sehingga berdampak terhadap pendistribusian hasil ke daerah-daerah.

Sedangkan harga daging ayam meningkat, disebutnya karena para peternak ayam banyak ternaknya terserang penyakit. Hal ini, lanjutnya menambahkan seperti didaerah sumbar.begitu juga  tentang harga ikan melonjak akibat cuaca laut jelek saat ini sehingga para nelayan banyak yang enggan melaut. Hasil tersebut menurut Kadisperindag setelah melakukan pengecekan kelapangan.


Anggota kita sudah melakukan pengecekan gudang,pungkasnya. (andi krc) 

Jumat, 13 Januari 2012

Bupati Rohil H.Annas Maamun berharap SMP Negeri 2 pindah lokasi

Orang nomor satu di Rohil bakal mendirikan PAUD di KPL. Bupati kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun juga menata lokasi sekolah agar ditempatkan di lokasi nyaman saat proses belajar mengajar.

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Di kampung KPL (kampong Ponuh Lalek,red) kepenghuluan Bagan Punak pesisir Bagansiapiapi bakal didirikan PAUD. Hal ini karena di daerah tersebut belum ada PAUD yang dapat memberikan pendidikan anak usia dini. Penegasan ini disampaikan oleh Bupati kabupaten Rokan Hilir, H.Annas Maamun ketika dihubungi KABARROHIL , jumat (13/1).

“Kita akan programkan didirikan PAUD di daerah KPL,”tuturnya.

Dikatakannya, selain mendirikan tempat pendidikan anak usia dini juga membuat program pendidikan penyuluhan dan ceramah agama bagi orang tua. Hal ini disebut orang nomor satu di Rohil ini bahwa memberikan pendidikan anak sejak dini juga harus seiring dengan pembimbingan orang tua anak.

H.Annas Maamun mengatakan  pada tahun ini di programkan dana anggran untuk pemukiman dan wilayah di daerah warga masyarakat miskin, kumuh, dan atau  dianggap kurang dalam melakukan pedidikan agama.

Disisi lain, orang nomor satu di Rohil ini juga mengatakan akan menata lokasi tempat pendidikan yang bagus agar  nyaman dalam proses belajar dan mengajar. Terutama disebutnya terlebih dahulu penataan tempat dan lokasi sekolah di daerah Bagansiapiapi kecamatan Bangko. Dikatakannya ada beberapa sekolah dipindahkan karena sudah tidak sesuai lagi untuk prses belajar mengajar.

“Tahun ini SMP Negeri 2 akan dipindahkan agar bebas dari lingkungan tak nyaman sehingga di lokasi sekolah yang baru tersebut proses belajar dan mengajar menjadi lebih bagus,”pungkasnya.

Informasi yang didapat dan dihimpum Lokasi SMP Negeri 2 Bagansiapiapi saat ini di jalan pelabuhan Hulu. Sekolah proses belajar mengajar tersebut berdekatan dengan sungai yang digunakan sebagai bongkar muat hasil laut. Selain itu di sekolah tersebut juga berdekatan dengan pasar sehingga anak dalam  belajar dapat mencium bau semerbak ikan yang dapat mengganggu proses belajar mengajar. (andi krc)

Konversi minyak tanah ke bahan bakar gas di Rohil belum mencapai 80 persen


Penyaluran tabung gas beserta kelengkapannya masih belum seratus persen kelar di daerah Rokan Hilir. Oleh sebab itu diharapkan Disperindag Rohil agar pertamina jangan menarik bantuan minyak tanah (mitan) Rokan Hilir.


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-konversi miyak tanah ke LPG di daerah Rokan Hilir (Rohil) masih belum kelar 100 persen. Hal ini disebabkan masih ada kurang kelengkapan pendistribusian alat-alat yang disalurkan kemasyarakat, seperti di daerah kecamatan Bangko, kecamatan Sinaboi dan kecamatan Pasir Limau Kapas.. Penegasan ini diungkap oleh Kadis Perindag Rokan Hilir, H.Ahmad Kurnia ketika dihubungi KABARROHIL, Jumat (13/1).


“Konversi minyak tanah ke LPG masih belum selesai,”tuturnya.


Dijelaskannya, penyaluran gas ke masyarakat belum selesai karena dalam penyaluran tersebut masih ada terdapat masyarakat memiliki tabung gas tetapi kompornya belum ada. Ada juga masyarakat sudah memiliki tabung dan kompornya namun regulatornya belum dimiliki. Bahkan disebut kadis perindag ini ada juga yang menerima dalam keadaan rusak yang masih menunggu penggantinya.


Dia mengatakan sudah melakukan rapat dengan Pertamina Pekanbaru beberapa waktu lalu untuk mempertimbangkan agar jangan menarik dahulu bantuan minyak tanah (mitan) keseluruhan ke daerah Rokan Hilir.


“Untuk menentukan kuota provinsi, daerah Rokan Hilir 75 persen di tarik. Makanya di tahun 2011 lalu kita mengusulkan ditambahkan untuk penerangan. Namun sampai saat ini masih belum ada jawaban dari pihak pertamina,”katanya.


Oleh sebab itu, disebutnya hasil apakah ada penambahan dan berapa peambahannya dan juga apakah ada penurunan dan berapa penurunannya belum bisa diketahui. Dijelaskannya dengan adanya penyaluran gas LPG sebesar 79 persen tentunya ada mitan yang ditarik. Namun disebutnya kuota tersebut belum diketahui olehnya. Dikatakannya konversi di daerah Rokan Hilir tidak sampai 100 persen karena masih banyak warga masyarakat masih takut menggunakan gas.


“konversi mitan ke bahan bakar gas di daerah Rokan Hilir tidak sampai 80 persen. Karena masih banyak warga masyarakat masih takut menggunakan gas,”pungkasnya.(andi krc)

   

Kamis, 12 Januari 2012

Agen maupun Pengecer harus punya surat ijin penjualan gas elpiji


Banyaknya agent dan pengecer belum memiliki ijin menjual barang berbahaya dan banyak beredarnya elpiji untuk daerah lain ke daerah Rokan Hilir dengan harga dibawah harga elpiji untuk daerah Rokan Hilir membuat Disperindag pusing. Oleh sebab itu masyarakat dan pihak berwenang diharapkan dapat ikut serta dalam pengawasan.

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Para agent dan pengecer penjual tabung gas elpiji beserta isinya harus mengajukan untuk membuat surat ijin penjual barang berbahaya. Hal ini ditegaskan oleh kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Rokan Hilir (Rohil) Ahmad Kurnia ketika ditemui KABARROHIL di gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi, kamis (12/1). 

Diharapkan kepada pengecer  membuat ijin menjual barang berbahaya. Disebutnya untuk mengurus ijin itu  diberikan dengan sangat mudah dengan memenuhi persyarakat yakni ada persediaan air dalam drum, memiliki ruangan steril, lokasi jauh dari pemukiman, dan tabung pemadam kebakaran.

Kemudian diharapkan  ada fungsi pengawasan masyarakat maupun pihak yang berwenang terhadap agen agen nakal di daerah Rohil. "Memang ada aturan yang mengatakan daerah lain untuk memasukkan tabung tersebut dengan warna tersendiri yakni untuk Rohil dengan kepala elpiji berwarna biru,"kata Ahmad Kurnia menjelaskannya.

Disebut kepala dinas Perindustrian dan perdagangan ini bahwa pihaknya masih merumuskan harga HET standart barang elpiji pertabung. Karena adanya barang elpiji untuk daerah lain yang masuk kedaerah Rohil oleh pengusaha nakal maka disebut  Disperindag Rohil pihaknya menjadi pusing untuk merumuskan harga standart barang tersebut.  Dijelaskannya karena elpiji untuk daerah lain di edarkan di Rohil masih dengan harga murah.

Dikatakan  Ahmad Kurnia, untuk itu menyerahkan hal pengawasan ini kepada camat setempat terhadap masuknya barang utuk  daerah lain di distribusikan ke Rohil baik menggunakan agen maupun tidak menggunakan agen. Kemudian itu, diharapkannya agar pihak pertamina ikut juga melakukan pengawasan dengan ketat. Hal ini disebutnya terutama sekali didaerah Baganbatu, Rantau Kopar,dan  Penipahan.

"Kita sudah nasehati para pemasuk barang agar masih menggunakan barang yang diperuntukan untuk daerah Rohil yakni tutup kepala elpiji berwarna biru. Kemudian diharapkan juga jangan juga melakukan tindakan dilarang dengan menukar warna tutup tabung tersebut,"pungkas Ahmad Kurnia. (andi krc)

Penghulu Bagan Jawa Pesisir bagi raskin bulan ke 13


Warga berbondong-bondong menyerbu kantor kepenghuluan Bagan jawa Pesisir. Mereka berlomba untuk membeli beras miskin untuk warga miskin

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pelaksanaan pembagian beras miskin (raskin) di desa kepenghuluan Bagan Jawa (Baja) Pesisir dilaksanakan di kantor Penghulu jalan jambu Bagansiapiapi, Kamis(12/1). Warga Masyarakat Bagan Jawa Pesisir berbondong bondong menyerbu kantor penghulu BaganJawa Pesisir tersebut.

Menjawab KABARROHIL ketika ditemui, penghulu Bagan Jawa Pesisir, Taufiq Basiroen mengatakan bahwa pembagian beras miskin ini merupakan pembagian raskin bulan ke tiga belas. Oleh sebab itu, disebutnya pembagian raskin kali ini ditangani langsung oleh pihak kepenghuluan.

"Khusus pembagian bulan ketiga belas ini ditangani langsung oleh pihak kepenghuluan untuk dibagikan ke warga masyarakat,"ujarnya.  

Dikatakan mantan jurnalis media cetak terbitan Pekanbaru ini,  bahwa biasanya penerimaan raskin untuk kepenghuluan Bagan Jawa Pesisir  per dua bulan sebanyak 9.930 kg untuk dibagikan kepada  sebanyak  616 KK dengan jumlah penduduk sebanyak 2.555 jiwa.

 Dikatakan taufik pada saat ini diterima raskin oleh penghulu untuk bulan ke 13 sebanyak 4.465 kg. Sebanyak itu juga harus dibagikan kepada warga masyarakat miskin di daerahnya. Dijelaskannya warganya di kepenghuluan Bagan Jawa Pesisir terbagi sebanyak 9 RT dengan pembagian 4 (empat) wilayah rukun warga. (andi krc)

Puluhan ribu Bibit Karet dan kakao Diserahkan Dinas Perkebunan Rokan Hilir, program meningkatkan taraf kehidupan Masyarakat dibidang Perkebunan


Sedikitnya 20 ribu bibit Karet dan 20 ribu bibit kakao untuk perkebunan masyarakat. Hal ini sebagai program dalam meningkatkan taraf kehidupan masyarakat di sector perkebunan.

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pada tahun anggaran 2011 Dinas Perkebunan Rokan Hilir melaksanakan program untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat Rokan Hilir (Rohil). Dalam pelaksanaannya telah menyerahkan bibit karet sebanyak 20.000 pohon bibit kepada masyarakat dan petani karet. Demikian ditegaskan oleh kepala Dinas Perkebunan Rokan Hilir, Tugiman Marto,SH ketika ditemui KABARROHIL di gedung wakil rakyat jalan Merdeka Bagansiapiapi, Kamis (12/1).

“Sebanyak 20.000 bibit pohon karet telah diserahkan kepada petani,”ujarnya.

Dijelaskannya, pendistribusian bibit unggul pohon karet tersebut  kepada masyarakat dan petani karet di daerah kecamatan Pujud.  Disebutnya, di kecamatan Pujud merupakan tanah dataran tinggi oleh karena itu, lanjutnya mengatakan  sangat cocok untuk perkebunan pohon karet.

Kemudian itu, selain menyerahkan bantuan bibit unggul pohon karet kepada masyarakat disebut Dinas Perkebunan Rohil  juga menyerahkan bantuan bibit unggul kakao (coklat,red). Dijelaskannya bahwa bantuan bibit unggul kakao ini diberikan kepada masyarakat didaerah kecamatan Kubu.

Kadis Perkebunan Rohil H.Tugiman Marto menegaskan bahwa kakao diberikan kepada masyarakat di daerah kecamatan Kubu sebanyak 20.000 bibit pohon kakao. Disebutnya penyerahan bibit kakao yang direncanakan untuk kecamatan Kubu tertunda oleh karena keadaan dan kondisi daerah kecamatan Kubu saat ini masih banjir. Dikatakannya sementara bibit unggul pohon kakao tersebut ditempatkan di lapangan.

"Bibit pohon kakao sudah ada dilapangan namun karena kondisi daerah kecamatan Kubu banjir maka belum disalurkan,"katanya.

Dijelaskan Kadis Perkebunan Rokan Hilir ini, pada umumnya bibit yang diberikan kepada masyarakat untuk meningkatkan taraf kehidupannya merupakan bibit unggul pohon kakao. Lanjutnya mengatakan  yang dibeli langsung oleh petugas tekhnis yang mempunyai keahlian dalam memilih bibit unggul pohon kakao tersebut.

Dia menjelaskan masyarakat yang diberikan bibit unggul pohon kakao itu tentunya memiliki lahan dan tanah paling maksimal 2 (dua) hektar sehingga dapat menanam bibit unggul kakao berkisar 200 batang pohon.  Ditambahkannya lagi lahan atau tanah masyarakat tersebut masih belum digunakan.

“Dengan harapan setelah memiliki bibit unggul dapat merawatnya dengan bagus sehingga dapat meningkatkan taraf kehidupannya,”pungkasnya. (andi krc)