Tampilkan postingan dengan label dinas perkebunan rohil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dinas perkebunan rohil. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 September 2012

Kadis Perkebunan sambut baik usulan fraksi Golkar Plus tentang MoU dana hibah hasil perkebunan untuk tingkatkan PAD Rohil



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Tentang hasil study banding para anggota DPRD Rokan Hilir yang mengusulkan tata cara untuk meningkatkan sumber PAD (Pendapatan Asli daerah,red) di bidang pajak hasil perkebunan seperti yang dilakukan di provinsi Jambi sangat disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Demikian dikatakan oleh Kadisdik Perkebunan Rokan Hilir H. Muchtar Luthvie ketika ditemui KABARROHIL di sela menghadiri siding paripurna jawaban pemerintah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Rokan Hilir di gedung DPRD Rohil jalan Merdeka bagansiapiapi,Kamis (13/9).

“Kita akan telaah dan kaji terlebih dahulu dengan mengundang para perusahaan-perusahaan perkebunan di daerah Rokan Hilir,”katanya.

Dia mengatakan tentunya perusahaan yang beroperasi di wilayah Rokan Hilir terlebih dahulu di inventarisir oleh dinas perkebunan. Selanjutnya dilakukan pertemuan untuk membicarakan permasalahan tersebut dengan pihak perusahaan. Kemudian itu, lanjutnya mengatakan dilakukan kesepahaman dengan menanda-tangani MoU antara pihak perusahaan dan pemerintah daerah Rokan Hilir

Disebutnya jikalau saja terealisasi MoU hibah sebesar 10 rupiah per kilogram hasil sawit maka akan dapat meningkatkan PAD Rokan Hilir selain DBH migas.

“Sekarang sedang membuat telaah dan kajian tentang hal tersebut,”tandasnya. (andi krc)

Rabu, 23 Mei 2012

Hama ulat bulu merambah ke Simpang Kanan, Penyemprotan dilakukan Disbun Rohil


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Dinas perkebunan (Disbun) kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melakukan program kegiatan pembasmian hama di kebun kelapa sawit warga masyarakat. Kegiatan ini dilakukan agar kebun warga tidak terserang oleh hama ulat bulu (Dasychira mendosa,red). Karena jika dibiarkan dapat menurunkan produksi tandan buah sawit yang signifikan. Demikian ditegaskan oleh Plt kadis Perkebunan Rokan Hilir (Rohil) Syahril.S.Sos kepada KABARROHIL ketika dihubungi, Rabu (23/5).

"Wabah hama ulat bulu ini jika menempel dan memakan daun sawit hingga menyisakan batang lidinya saja,"ujarnya.

Dijelaskannya, Disbun Rohil melakukan penyemprotan hama ulat bulu seluas 1000 hektar kebun sawit warga di kepenghuluan Lubuk Jawi seluas 400 hektar dan kebun sawit warga di kepenghuluan Panca Mukti seluas 600 hektar di wailayah Kecamatan Simpang Kanan. Disebutnya, penyemprotan disinfektan dilokasi kebun warga tersebut dengan obat jenis insektisida. Penyemprotan dilakukan oleh tenaga ahli penyemprotan dari Disbun. Penyemprotan disinfektan pada tanaman kelapa sawit warga yang terkena wabah hama ulat bulu tersebut.

Dikatakan Plt kadisbun Rohil ini, serangan ulat bulu ini bisa menyebabkan pohon sawit warga hanya tinggal lidi saja dan menyebabkan putik buah gugur. Sehingga jika tidak mendapat penanganan dini tanaman kelapa sawit warga terancam mati.

Syahril.S.Sos menghimbau kepada warga masyarakat yang memiliki kebun sawit jika terjangkit wabah hama ulat bulu agar segera melaporkannya ke Dinas perkebunan Rohil. Hal ini, disebutnya agar Disbun segera turun kelapangan dan langsung melakukan penyemprotan. Ditambahkannya, pembasmian hama tersebut, lanjutnya mengatakan dalam program kegiatan penyemprotan disinfektan karena terserang wabah hama ulat daun pada kebun sawit. Sementara  Informasi yang dihimpun insektisida yang paling banyak digunakan pada perkebunan kelapa sawit untuk hama ulat bulu  saat ini seperti deltametrin, profenofos dan lamda sihalothrin.

"Mendapat laporan disbun akan segera terjun kelapangan dan melakukan penyemprotan disinfektan,”pungkasnya. (andi krc)

Senin, 14 Mei 2012

Rohil Tahun 2012, sebanyak 2294 Ton pupuk disalurkan oleh empat perusahaan


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Dinas perkebunan melakukan rapat dengan para penyalur pupuk di daerah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Rapat tersebut digelar di lantai II Kantor Dinas Perkebunan jalan Pelabuhan Baru Bagansiapiapi,Senin (14/5). Acara tersebut dipimpin langsung oleh Plt Kadis Perkebunan Rohil Syahrir,S.Sos.

“Kita mengadakan rapat pertemuan dengan para penyalur pupuk di daerah Kabupaten Rokan Hilir,”ujar Kadis Perkebunan Syahrir.S.Sos kepada KABARROHILmenjelaskan.

Dikatakannya, dalam rapat tersebut membahas tentang penyalur pupuk pada tahun 2012-2013 termasuk masalah pengecer pupuk pusri. Dia menjelaskan bahwa untuk kabupaten Rokan Hilir pada tahun 2012 mendapat pupuk sebanyak 2294 ton yang di distribusikan oleh para penyalur. Ditambahkan plt kadis Perkebunan ini, tentunya diharapkan pada tahun 2013 daerah kabupaten Rokan Hilir mendapat pupuk lebih banyak lagi dari tahun 2012 ini.

Disebut Syahrir.S.Sos, para penyalur pupuk di daerah kabupaten Rokan Hilir diantaranya Iskandar Muda, CV Mustakin, Harta Mulia dan Area Graha. Dikatakannya dalam rapat pertemuan yang digelar selain dihadiri oleh para penyalur dalam pertemuan itu dihadiri juga oleh kios pengecer pupuk di daerah Rokan Hilir.

“Empat perusahaan penyalur pupuk di wilayah Kabupaten Rokan Hilir hadir dalam pertemuan tersebut,”pungkasnya. (andi krc) 

Kamis, 12 Januari 2012

Puluhan ribu Bibit Karet dan kakao Diserahkan Dinas Perkebunan Rokan Hilir, program meningkatkan taraf kehidupan Masyarakat dibidang Perkebunan


Sedikitnya 20 ribu bibit Karet dan 20 ribu bibit kakao untuk perkebunan masyarakat. Hal ini sebagai program dalam meningkatkan taraf kehidupan masyarakat di sector perkebunan.

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pada tahun anggaran 2011 Dinas Perkebunan Rokan Hilir melaksanakan program untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat Rokan Hilir (Rohil). Dalam pelaksanaannya telah menyerahkan bibit karet sebanyak 20.000 pohon bibit kepada masyarakat dan petani karet. Demikian ditegaskan oleh kepala Dinas Perkebunan Rokan Hilir, Tugiman Marto,SH ketika ditemui KABARROHIL di gedung wakil rakyat jalan Merdeka Bagansiapiapi, Kamis (12/1).

“Sebanyak 20.000 bibit pohon karet telah diserahkan kepada petani,”ujarnya.

Dijelaskannya, pendistribusian bibit unggul pohon karet tersebut  kepada masyarakat dan petani karet di daerah kecamatan Pujud.  Disebutnya, di kecamatan Pujud merupakan tanah dataran tinggi oleh karena itu, lanjutnya mengatakan  sangat cocok untuk perkebunan pohon karet.

Kemudian itu, selain menyerahkan bantuan bibit unggul pohon karet kepada masyarakat disebut Dinas Perkebunan Rohil  juga menyerahkan bantuan bibit unggul kakao (coklat,red). Dijelaskannya bahwa bantuan bibit unggul kakao ini diberikan kepada masyarakat didaerah kecamatan Kubu.

Kadis Perkebunan Rohil H.Tugiman Marto menegaskan bahwa kakao diberikan kepada masyarakat di daerah kecamatan Kubu sebanyak 20.000 bibit pohon kakao. Disebutnya penyerahan bibit kakao yang direncanakan untuk kecamatan Kubu tertunda oleh karena keadaan dan kondisi daerah kecamatan Kubu saat ini masih banjir. Dikatakannya sementara bibit unggul pohon kakao tersebut ditempatkan di lapangan.

"Bibit pohon kakao sudah ada dilapangan namun karena kondisi daerah kecamatan Kubu banjir maka belum disalurkan,"katanya.

Dijelaskan Kadis Perkebunan Rokan Hilir ini, pada umumnya bibit yang diberikan kepada masyarakat untuk meningkatkan taraf kehidupannya merupakan bibit unggul pohon kakao. Lanjutnya mengatakan  yang dibeli langsung oleh petugas tekhnis yang mempunyai keahlian dalam memilih bibit unggul pohon kakao tersebut.

Dia menjelaskan masyarakat yang diberikan bibit unggul pohon kakao itu tentunya memiliki lahan dan tanah paling maksimal 2 (dua) hektar sehingga dapat menanam bibit unggul kakao berkisar 200 batang pohon.  Ditambahkannya lagi lahan atau tanah masyarakat tersebut masih belum digunakan.

“Dengan harapan setelah memiliki bibit unggul dapat merawatnya dengan bagus sehingga dapat meningkatkan taraf kehidupannya,”pungkasnya. (andi krc)