Rabu, 23 November 2011

Pendayagunaan 12 penyandang cacat Dinsos Rohil, Memberi bantuan berupa kaki atau tangan palsu


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pemerintah kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas sosial telah memberdayakan para penyandang cacat sehingga mereka tersebut seperti manusia biasa yang sempurna meskinpun hal tersebut hanya palsu. Dua belas orang penyandang cacat dikirim ke solo untuk menempah kaki palsu dan tangan palsu mereka. Demikian dikatakan oleh kepala Dinas Sosial Rokan Hilir H.Said Zein didampingi  Zuraini ketua rombongan tersebut kepada KABARROHIL ketika ditemui di ruang kerjanya kantor social jalan perdagangan Bagansiapiapi, Selasa (22/11) kemaren.

“Kegiatan pendayagunaan para penyandang cacat dan eks trauma Dinas Sosial kabupaten Rokan Hilir tahun anggaran 2011 telah mengirim sebanyak 12 orang ke pabrik pembuatan prothese dan othese di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD,red) di Solo. Sabtu kemaren mereka sudah berada di Bagansiapiapi lagi,”ujarnya.

Dikatakannya mereka selama dalam perjalanan hingga kembali lagi memakan waktu lebih kurang selama lima hari. Program ini melanjutkan program lalu yang telah di informasikan keseluruh camat untuk mendata penyandang cacat. Kemudian mereka dengan surat tidak mampu memohon kepada Bupati  kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas Sosial.

“Tahun ini ada beberapa penyandang cacat yang memohon namun setelah diseleksi dengan sesuai dana APBD di Dinas Sosial  yang tersedia maka 12 orang di berangkatkan setelah mereka terlebih dahulu di perksa kesehatan dan diukur bentuk dan ukuran kaki maupun tangan mereka,”ujar H.Said Zein.

Dikatakannya diutamakan penyandang cacat uyang usia produktif , kaki dan tangan putus serta mereka tersebut tidak mampu dan layak dibantu. “Mereka berangkat dari Bagansiapiapi pada hari Senin ( 14/11) dan tiba lagi pada hari Sabtu (19/11) kemaren,”tuturnya.

Dijelaskan oleh Kadis Sosial ini bahwa Mereka tersebut cacat dari pelbagai sebab seperti  cacat karena pisau pemotong rumput, cacat karena penyakit kencing manis, dan ada juga cacat karena dari lahir. Disebutnya, mereka berangkat didampingi oleh petugas Dinas Sosial Rohil. Sesampainya mereka di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa di Solo tersebut mereka di pasangkan kaki maupun tangan yang selanjutnya di latih.

“Saat ini mereka sudah kembali di rumahnya masing-masing dengan kaki dan tangan palsu tersebut,”pungkasnya.

Peserta kegiatan pendayagunaan para penyandang cacat dan eks trauma Dinas Sosial kabupaten Rokan Hilir sebanyak 12 orang yakni Fitri Laila (17) cacat kaki kanan dari Parit Aman kec bangko, Syamsuar (40) cacat kaki kanan dari bagan punak pesisir kec bangko, Abdul Rahib (47) cacat kaki kanan dari Bagan Timur kec. Bangko, Titin Efriani (17) cacat kaki kanan dari Jumrah kec.Rimba melintang, Zardani (34) cacat tangan kanan dari Jumrah kec.Rimba melintang, Bahrum.A (56) cacat kaki kiri dari Jumrah Kec. Rimba melintang, syahrul (21) cacat kaki kiri dari Sintong pusako kec.Tanah Putih, Asmara cacat kaki kanan dari menggala sakti kec. Tanah putih, Mr. Suparman (21) cacat kaki kanan dari Ujung tanjung kec. Tanah putih, Wan Suryadi (50) cacat kaki kanan dari Bantayan baru kec. Batu hampar, Agus Salim (38) cacat kaki kiri dari Teluk Pulai kec. Pasir limau kapas dan Amran (62) cacat kaki kanan dari sungai menasip kec.Bangko Pusako.  Mereka didampingi oleh petugas dinas social dimana selaku ketua rombongan adalah Zuraimi,Sag. (andi krc)

Abdul Rahib : Terima Kasih Ongah Annas, Kaki saya sudah terpasang


BAGANSIAPIAPi,KABARROHIL-Lelaki setengah baya  Abdul Rahib (49) sedang duduk menikmati kopi pahitnya.  Lelaki sudah berambut putih ini dengan mengenakan kaos putih duduk melonjorkan kakinya di tanah. Didampingi isterinya Darmiaty (44) duduk dikedai kopi miliknya. Kedai kopi sederhana diatas parit disimpang jalan Selamat Bagansiapiapi kedua insane ini mencari nafkah. Abdul Rahib dua tahun lampau kaki kanannya diamputasi karena penyakit diabetes.  Dirinya sebelumnya merupakan seorang nelayan. Namun akhirnya selama dua tahun hidupnya hanya bergantung pada tongkat yang menyanggah dikapit pangkal kedua lengannya karena kaki kanannya harus dipotong hingga hamper lutut. Sebelumnya terlebih dahulu jarinya dipotong karena penyakit diabetes yang dialaminya. Namun sekarang dirinya sudah bisa berjalan dengan kedua kakinya meskinpun kaki kanannya adalah kaki palsu.

“Usaha untuk mendapatkan kaki palsu memang sudah ada sejak setahun lalu. Ada yang menawarkan kaki palsu ke saya. Namun karena tidak ada uang sejuta rupiah seperti yang ditawarkannya akhirnya lenyaplah kaki palsu itu,”terang Abdul Rahib ketika ditemui KABARROHIL, Selasa (22/11).

Dikatakannya setelah mencari informasi yang Ia dapat dari tetangga satu jalan bernama Budi.S, maka dirinyapun merasa lega, akhirnya mengurus surat miskin lalu membuat permohonan kepada Bupati Rokan Hilir melalui Dinas sosial. Dalam jaangka waktu seminggu kemudian dirinya diperiksa kesehatan dan diukur bentuk kaki yang diperuntukkan, paparnya.

“Alhamdulillah kaki palsu yang saya dambakan akhirnya terwujud. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada bupati kabupaten Rokan Hilir , Kadis Sosial, Said Zen, pak Budi, dan pak Zuraini yang telah membantu sehingga saya mendapatkan kaki palsu ini. Terima kasih Ongah Annas, kaki saya sudah terpasang,”ujarnya dengan mata berlinang.

Dia tak menyangka juga ketika  akhirnya  bersama rekan-rekan senasib penyandang cacat yang mengalami kaki dan tangan putus mendapat perhatian dari Pemkab Rohil. Akhirnya dia dan rekan-rekan didampingi dari dinas sosial Rokan Hilir , Sugianto, Safikurrahmat, Alfizarman dan Zuraini sebagai ketua rombongan berangkat ke Solo.

“Saya seumur-umur baru kali ini menaiki pesawat udara. Pertamanya sih gamang juga ketika naik pesawat  dari Pekanbaru ke Jakarta. Namun akhirnya saya tahan-tahankan. Di Bandara Jakarta kami disambut dengan dipanggul menuju kursi roda yang telah ada, lalu langsung dari Jakarta ke solo. Kami sangat diperhatikan sekali,’jelasnya.

Dia sangat berterima kasih kepada Dinas sosial Rohil dimana dalam perjalanan mereka diservis dengan baik. Mereka tidak dibeda-bedakan baik menginap, makan dan lainnya antara pendamping dengan penyandang cacat. “Kami sangat bangga sekali. Terima kasih atas servis dan pelayanan yang memuaskan terhadap kami penyandang cacat ini. Kami bersyukur terhadap pelayanan dari dinas sosial Rokan Hilir yang menempatkan kami di hotel Trio Solo. Pulangpun kami naik pesawat yang membanggakan bagi kami sebagai penyandang cacat,”ujar Abdul Rahib yang tinggal di RT 16/RW 03 jalan Selamat Bagansiapiapi ini.

Setibanya di Balai Besar Rehabilitasi Sosial  Solo Bina Daksa (BBRSBD,red) tersebut, Ia dan rekan-rakan kemudian dipasangkan kaki palsu yang kemudian dilatih untuk menggunakannya dan berjalan. “Sesuai tutor mengatakan untuk pertamanya masih menggunakan tongkat dua. Selanjutnya memakai tongkat satu dan akhirnya dibiasakan dengan tidak memakai tongkat. Alhamdulillah saat ini baru empat hari di Bagansiapiapi sudah bisa mengguhit becak. Saking bahagianya dalam satu hari ini saya berkelilig kota mengguhit becak,”tandas Abdul Rahib yang telah mempunyai anak enam ini.

Dalam rasa berterima kasihnya kepada pemdakab Rohil, Dia pun mengharapkan adanya bantuan sebuah becak Honda untuk menghidupi keluarganya. Karena Dia juga ingin seperti manusia biasa yang bertanggung jawab kepada anak dan isteri. Lanjutnya,  menerangkan sudah tiga tahun dia mengganggur karena hanya mengharapkan sandaran di tongkat, tidak bisa berbuat apa-apa. Hanya duduk dikedai kopi usaha kecil-kecilan isterinya. Itupun, disebutnya karena ada yang merasa prihatin terhadap dirinya dengan memberikan usaha kedai kopi kepada isterinya untuk berusaha.  Namun setelah ada kaki palsu kali ini dia optimis jika memiliki becak honda dapat menghidupi tiga orang anaknya yang sekarang masih sekolah SMA, SMP dan SD.

“Mudah-mudahan harapan untuk bisa memiliki becak Honda terwujud agar dapat menghidupi anak dan isteri,”pungkasnya berharap. (andi krc)

Bulan Oktober 2011, pasien DBD diRohil menurun


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pasien Demam berdarah Denggue (DBD) yang disebabkan penularan oleh nyamuk aides agepty di kabupaten Rokan Hilir (Rohil) pada bulan Oktober ini sudah mengalami penurunan. Hal ini berdasarkan laporan dari puskesmas-puskesmas di Rohil, namun demikian kita harus selalu waspada. Demikian ditegaskan oleh Kadis Kesehatan Rohil dr Junaedi Saleh ketika ditemui KABARROHIL di aula pertemuan lantai VI Hotel Kusuma jalan Riau Bagansiapiapi, Selasa (22/11).

“Kita tetap selalu mendata dan dalam pengawasan apakah meningkat atau menurun,”ujarnya.

Dijelaskannya menurut data yang diterima pada bulan oktober  sebanyak 45 pasien. Sedangkan pada bulan November ini masih belum diketahui. Namun dilaporkan sudah meninggal 6 (enam) orang tetapi keenam pasien tersebut belum dipastikan mengidap penyakit DBD.

“Belum dipastikan orang tersebut  tersangka atau positif DBD jadi akan dilakukan peninjauan kembali,”katanya.

Lanjutnya mengatakan bahwa pada prinsipnya  akan melakukan tujuan untuk memutuskan tali rantai pengembangbiakkan nyamuk aides agepty tersebut dengan melakukan fogging, abate dan penyuluhan terhadap kebersihan lingkungan di masyarakat.

“Pada prinsipnya memutus mata rantai penularan penyakit DBD,’pungkasnya. (andi krc)

4 Desember Razia praktek prostitusi di perbatasan Rohil-Sumut


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Dalam rangka menyambut Hari Aids sedunia maka KPA Rohil pada tanggal 4 Desember mendatang menggelar tinjauan di lokalisasi di daerah perbatasan bagan Sinembah. Demikian dikatakan wabup H.Suyatno ketika ditemui KABARROHIL di bagansiapiapi, Selasa (22/11).

“Kita tetap berupaya agar di jalanlintas Timur   dihapuskan dari segala tempat praktek prostitusi,”ujarnya.

Dikatakannya razia terhadap lokalisasi dan tempat-tempat praktek prostitusi dalam waktu dekat akan dilaksanakan oleh KPA, dinas kesehatan, dan muspida setempat. Dia menegaskan hal ini agar sepanjang jalan lintas Timur di wilayah kabupaten Rokan Hilir  tidak ada tempat praktek prostitusi. Lanjutnya mengatakan setelah melakukan razia maka dilakukan tes kesehatan terhadap terjangkitnya penyakit Aids/Hiv. Selanjutnya dikatakan wabup diberikan bimbingan terhadap mereka.

“Dilakukan pemulihan juga dengan dilakukan pemeriksaan kesehatan mereka,”tandas wabup. (andi krc).

Terkait penjualan lahan, Pemkab sudah membentuk Tim


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Wabup mengharapkan kepada masyarakat atau wartawan atau tokoh masyarakat agar memberikan informasi terhadap orang, pengusaha, atau penghulu bahkan camat yang menjual lahan. Hal ini sangat berguna bagi pemerintah agar menindak lanjuti terhadap penjual lahan tersebut. Demikian ditegaskan oleh Wabup H.Suyatno ketika ditemui KABARROHIL di lantai V Hotel Lion jalan Mawar bagansiapiapi, Selasa (22/11).

“Saya minta informasi terhadap penjualan lahan  di berikan ke kita,”ujar orang nomor dua di pemkab Rohil ini.

Siapapun orang nya yang menjual lahan diharapkan wabup segera dilaporkan ke pemkab Rohil. Disebut wabup intinya membuka hutan dijadikan lahan sangat di larang, apalagi membuka lahan untuk diperjual-belikan. Karena dikatakannya jika hutan habis maka  akan  mengakibatkan banjir. Karena tidak ada lagi pohon yang menghambat jalannya air tersebut. Dalam hal ini Pemdakab Rohil sudah membentuk Tim untuk mengatasi tentang ini.

“Kita sudah membentuk Tim. Nanti kita akan turun ke Siarang-Arang dan Teluk Mega,’tandas wabup. (andi krc)

Dispenda Rohil Gelar Bimtek PPh pasal 21, 25 dan 29 se Instansi Rohil


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Bimbingan tekhnik PPh pasal 21, pasal 25 dan pasal 29 pada instansi kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di gelar Dispenda Rohil di lantai VI Hotel kusuma jalan Riau Bagansiapiapi, Selasa (22/11). Hadir dalam acara itu sebanyak 70 peserta dari pelbagai instansi se Rokan hilir. Sebagai penyaji dalam bimbingan tekhnik ini Kanwil Dirjen Pajak Ferizal, KBP Pratama Dumai Saiful.A,Sip, Kantor Penyuluhan Pajak (KP2) Dirjen Pajak Bagansiapiapi Madong Rianto.S.

Kepala Dispenda Rokan Hilir, Drs H.Wan Saiful Ahmad,Msi ketika ditemui KABARROHIL mengatakan bahwa bimbingan tekhnik (Bimtek) ini dilakukan agar para peserta atau instansi yang mengelola keuangan di SKPD memahami aturan perpajakan khususnya PPh pasal 21, pasal 25 dan pasal 29.  Lanjutnya mengatakan pengelola SKPD supaya mengerti target 5,5 milyar ditahun 2011.

Objek pajak PPh pasal 21 menurut keputusan dirjen Pajak no kep-545/PJ/2000 tanggal 29 Desember 2000, yang dimaksud Objek pajak penghasilan pasal 21 adalah penghasilan yang dipotong oleh pemotong pajak untuk dikenakan Pajak penghasilan pasal 21. Sedangkan Penerimaan penghasilan subjek pajak yang dipotong pajak Penghasilan pasal 21 menurut keputusan Dirjen pajak nomor KEP-545/PJ/2000 adalah pejabat Negara, PNS, Pegawai, pegawai tetap, pegawai lepas, penerimaan pension, penerima honorarium, penerima upah dan orang pribadi lainnya yang menerima atau memperoleh penghasilan sehubungan dengan pekerjaan, jasa dan kegiatan dari pemotong pajak. Serta orang pribadi lainnya yang menerima atau memperoleh penghasilan sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan, jasa dan kegiatan dari pemotongan Pajak.

“Kita konsultasi dengan Dirjen pajak tahun 2011 DBH 15 milyar. Untuk itu SKPD harus mengerti dengan data. Memang saya harus bekerja keras untuk meningkatkan pendapatan daerah Kabupaten,”pungkasnya. (andi krc)

Selasa, 22 November 2011

Dana talangan haji dikucurkan Bank Mandiri Syariah Bagansiapiapi.


BAGANSIAPIAPi,KABARROHIL-Agustiar,Sag salah satu masyarakat Rokan Hilir sangat menyambut baik atas keberadaan Bank mandiri Syariah di jalan Mawar Bagansiapiapi. Karena dengan keberadaan bank tersebut dapat membantu masyarakat Rokan Hilir dalam meningkatkan perekonomiannya. Demikian ditegaskannya ketika ditemui di Bagansiapiapi, Selasa (22/11).

“Jelasnya dengan adanya satu bank lagi di Bagansiapiapi dapat membantu masyarakat Rokan Hilir,”katanya.

Dikatakannya program dana talangan haji yang di lucurkan oleh Bank Mandiri Syariah ini tentunya dapat membantu masyarakat yang ingin beribadah haji ke Mekkah. Bank ini telah dibuka Senin (21/11) kemaren.

Informasi yang dihimpun bahwa dengan mendaftar dana talangan haji sebesar 7 juta rupiah jika telah dapat memenuhi korsi naik haji maka nasabah dapat menunaikan ibadah haji dengan dana talangan haji yang diberikan tenggang waktu dua tahun untuk melunasinya. (andi krc)  

Seorang lagi jemaah haji Rohil meninggal, Jemaah haji dari kecamatan bagansinembah

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Seorang lagi jemaah haji kabupaten Rokan Hilir meninggal di tanah suci. Sebelumnya seorang jemaah dari kecamatan Kubu sedangkan kali ini jemaah dari kecamatan bagan Sinembah. Demikian dikatakan oleh Kepala Kantor Kemenag Rokan Hilir, Agustiar,Sag kepada KABARROHIL ketika ditemui di lantai V Hotel Lion jalan Mawar bagansiapiapi, Selasa (22/11).

“H.Jamil Damanik Sahman Adam bin Sahman nomor porsi 400037040, nomor regu 20, nomor Rombongan 5 dan nomor manifest 230 dari kecamatan Bagan Sinembah meninggal di Rumah sakit Arab Saudi pada Senin (21/11 pukul 22.00 waktu arap saudi atau diperkirakan Selasa waktu 02.00 wib dini hari tadi,”ujar Kepala Kantor Kemenag Rokan Hilir ini.

Dijelaskannya bahwa almarhum sebelumnya memang sakit bahkan sempat dilakukan operasi pendarahan di otak di rumah sakit Al-Wadhi. Disebutnya operasi tersebut dilakukan lebih kurang dua minggu lalu setelah menyelesaikan wajib rukun haji dan saat ini sedang persiapan balik ketanah air.

“Tinggal persiapan untuk balik ke tanah air  H.Jamil Damanik Sahnan Adam Bin Sahnam meninggal,”terangnya.

Kepala kemenag Rokan Hilir ini mengatakan bahwa informasi tersebut sudah disampaikan kepada pihak keluarga di Bagansinembah. Mudah-mudahan, lanjutnya mengatakan keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan.

Dijelaskannya karena jemaah haji dari Rokan Hilir meninggal sebanyak 2 (dua) orang jemaah maka jemaah haji 271 orang tersebut menjadi 269 orang yang kembali ketanah air. Saat ini para jemaah haji tersebut sedang berada di Mekkah. Disebutnya sedang mengikuti prosesi kegiatan untuk kembali ketanah air. Dijelaskannya pada hari kamis ini (24/11,red) mereka sudah meninggalkan Mekkah. Dan hari jumat (25/11,red) sudah di Jeddah langsung berangkat ke Batam.

“Insya Allah hari Sabtu (27/11) sudah dari Batam ke Pekanbaru  dan  langsung diberangkatkan kedaerahnya kelompoknya masing-masing yakni sesuai dengan tempat mereka,”tuturnya. (andi krc)  

Pembinaan FKUB Rohil di buka wabup H.Suyatno

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pembinaan Forum Kerukunan Umat beragama (FKUB) kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang di taja Badan Kesbangpolinmas Rohil dibuka oleh wabup H.Suyatno di lantai V Hotel lion Jalan Mawar bagansiapiapi, Selasa (22/11). Hadir saat itu  instruktur sebagai nara sumber yakni Kabid kesbang Prov Riau Drs Taslim, Kepala Kemenag Rohil Agustiar,Sag, Dosen dari sekolah tinggi kubu Afrizal. Hadir juga sebanyak 85 orang perwakilan dari 14 kecamatan di Rokan Hilir dari beragam agama.

Dalam sambutannya, pengurus FKUB yakni H.Sakolan mengatakan bahwa saat ini telah hadir dari pelbagai umat beragama dari perwakilan seluruh kecamatan yang ada di Rokan Hilir. Dikatakannya selama ini  daerah Rokan Hilir dalam suasana kondusif.

Sedangkan wabup H.Suyatno dalam arahannya mengatakan sangat menyambut baik pembinaan FKUB ini. Hal ini karena pelbagai agama yang ada di Rohil didalam FKUB dapat menjalin silaturahmi dan kebersamaan sehingga menjaga keadaan yang kondusif di kabupaten Rokan Hilir.

“Pada hari ini kita dapat bertatap muka untuk menjalin silaturahmi sesama umat beragama yang diakui di Indonesia. Dalam kesempatan ini kita menjaga kebersamaan dan rasa persatuan dan kesatuan bangsa agar suasana daerah menjalankan pembangunan berjalan dengan baik dan lancer seperti apa yang kita harapkan bersama,’ujar wabup orang nomor dua di pemerintahan Rohil ini.

Dilanjutkannya bahwa kebersamaan saat ini perlu dijaga dengan baik oleh sesame umat beragama. Terutama para tokoh agama harus memberikan arahan dan ceramah yang tidak saling menyalahkan sesame umat.

“Mari kita ajarkan dan bina umat ini untuk bertujuan mengembangkan pembangunan daerah agar dapat kita nikmati secara bersama-sama. Harapan kita dapat melakukan kontribusi pemikiran-pemikiran dan ide yang terbaik untuk daerah Rokan Hilir ini,”pungkasnya. (andi krc)

Delapan kepenghuluan di kecamatan Pujud bakal dimekarkan


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Masalah pemekaran di kecamatan Pujud bakal rampung. Hal ini karena aspirasi masyarakat yang menginginkan pemakaran wilayahnya. Permasalahan berjalan sangat bagus karena semua pihak dilibatkan bahkan tokoh masyarakat disana mengajak anggota legislative (Aleg) panitia khusus (pansus) III DPRD Rokan Hilir (Rohil) untuk melihat batas desa secara langsung. Demikian ditegaskan oleh Riyadi,SH aleg Rohil kepada KABARROHIL ketika ditemui di ruang kerjanya Gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi, Selasa (22/11).

“Kalau tidak ada aral melintang maka masalah pemekaran di kecamatan bakal rampung dalam waktu dekat ini,”ujarnya.

Dikatakannya di kecamatan Pujud ada beberapa kepenghuluan yang bakal dimekarkan seperti kepenghuluan perkebunan tanjung medan, kepenghuluan rejosari, kepenghuluan bagan ubi, kepenghuluan sei meranti, kepenghuluan akar belingkar, kepenghuluan babussalam, kepenghuluan perkebunan siarang-arang dan kepenghuluan pujud utara. Sedangkan nama kepenghuluan yang diusulkan masyarakat sudah dikantongi oleh anggota DPRD Rohil.

Diterangkannya masyarakat inginkan pemekaran bertujuan untuk memperpendek jarak rentan dan waktu terhadap pelayanan kepada masyarakat sehingga mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat tersebut. Selain itu disebutnya dengan pemekaran dapat lebih cepat perkembangan pembangunan disuatu daerah sehingga pemerataan pembangunan dapat terwujud dengan baik dan bagus. Seiring dengan aspirasi masyarakat itu maka anggota legislative pansus III yang beranggota sebanyak enam orang juga ikut dalam melakukan sosialisasi dengan memberikan pengarahan yang dihadiri oleh masyarakat setempat.

“Pemekaran bukanlah untuk memilah-milah tetapi untuk perkembangan daerah.  Selama ini berjalan dengan lancer dan kondusif karena peran masyarakat setempat yang inginkan pemekaran,”pungkasnya. (andi krc)

Langkah mengurangi kemacetan lalintas, Pembanguan Jalan dua jalur di batu empat hingga bagan punak


BAGANSIAPIAPi,KABARROHIL-Pembangunan dua jalur jalan lintas dari batu empat kebagansiapiapi tepatnya di kepenghuluan bagan punak kecamatan bangko sangat bermanfaat bagi masyarakat. Karena dengan pembangunan jalan dua jalur tersebut pengaturan lalulintas arus kenderaan teratur selain juga untuk mengurangi kemacetan dijalan raya. Demikian diungkapkan oleh Rasmali,SH anggota legislative (Aleg) Rokan Hilir yang juga ketua Fraksi Golkar Plus itu kepada KABARROHIL ketika ditemui diruang kerjanya gedung wakil rakyat jalan Merdeka Bagansiapiapi, Selasa (22/11).

“Dengan dibangunnya jalan dua jalur tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat pengguna jalan,”tuturnya.

Diterangkannya bahwa perkembangan kota yang semakin maju maka jalan dua jalur sangat diutamakan terutama sekali di ibukota kabupaten Rokan Hilir bahkan di ibukota kecamatan. Namun sedang berlangsungnya peningkatan jalan tersebut diharapkan kepada pengguna jalan berhati-hati jika melewati jalan tersebut. Karena disebutnya saat ini di daerah Rokan Hilir sedang musim penghujan.

“Pelebaran dan peningkatan jalan dua jalur di kilometer empat hingga ke bagan punak merupakan upaya pemerintah daerah dalam mengantisipasi terhadap kemacetan lalulintas. Namun diharapkan juga para pengguna jalan di wilayah tersebut agar berhati-hati karena saat sekarang ini sedang musim penghujan,”pungkasnya. (andi krc)

Senin, 21 November 2011

Upacara Prosesi Dharma Astha Brata iringi pernikahan putri Bupati Annas


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Salah satu Senarai Pernikahan Winda Desrina,SE binti H.Annas Maamun dengan Arif Irawan,S.STP bin H.Rahmat Malik,SH dilakukan upacara prosesi Dharma Asthabrata. Hal tersebut dilaksanakan karena Arif irawan merupakan purna STPDN. Acara tersebut berlangsung hikmat di kediaman dinas Bupati kabupaten Rokan Hilir, Senin (21/11). Acara tersebut dipimpin secara langsung oleh pasukan IPDN Kampus Rokan Hilir.

Prosesi ini merupakan tradisi korps praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri dalam mengantar sekaligus memberikan penghormatan kepada purna praja yang akan melangkah memasuki lembaran kehidupan rumah tangga.

“Prosesi ini akan membentuk formasi Bintang Astha Brata yang merupakan symbol bagi seseorang pemimpin berjiwa pamong praja,”tutur Wabup H.Suyatno,AMP yang adalah  purna praja STPDN juga.

Tampak dalam prosesi upacara tersebut beberapa barisan praja IPDN kampus Rokan Hilir mengiringi kedua mempelai memasuki teras rumah kediaman bupati Rohil. Mereka diiringi dengan langkah tegap oleh praja IPDN tersebut. Setibanya di teras mereka melakukan pembentukan formasi Bintang Astha Brata mengelilingi kedua mempelai. Selanjutnya wabup H.Suyatno,AMP yang juga merupakan alumni STPDN itu mengenakan cincin kepada mempelai pria dan diteruskan ibu Hj.Wan Mardiana Suyatno memberikan baju dharma wanita kepada mempelai wanita. 

Prosesi pernikahan praja muda Dharma Astha Brata memiliki arti bahwa prosesi ini sebagai symbol pembekalan bagi purna praja sebagai Abdi Negara dan Abdi masyarakat yang berlaku dengan jiwa Astha Brata.  Dijelaskan oleh pembawa acara bahwa Astha Brata merupakan wejangan yang berisikan delapan laku, delapan perbuatan yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin berjiwa pamong praja. Lanjutnya mengatakan purna praja dituntut menyelami antara lain watak matahari yang memberikan kehidupan, watak Bulan yang menerangi, watak bintang yang menjadi pedoman arah, watak Angin yang senantiasa bergerak, watak Mendung yang berwibawa, watak Api yang memberikan semangat, watak Samudera yang berpandangan luas dan watak Bumi yang memberikan kemakmuran.

“Pamong praja muda kini tibalah engkau ke gerbang masa depan. Jadilakanlah pengabdianmu laksana pilar yang menjadi penyangga bangsa ini. Wahai putri pilihan, jadilah engkau laksana melati yang putih. Senantiasa tunjukkan kerelaan dan keikhlasanmu sebagai pendamping setia. Pamong praja muda selamat menempuh hidup baru dalam behtera kebahagiaan, mengemban tugas membina rumah tangga sekaligus tugas sebagai Abdi Negara dan abdi masyarakat. Bentuklah keluarga yang sakinah, didalamya engkau akan menoreh sebuah sketsa kehidupan masa depan. Lahirkan putra-putri Indonesia yang membanggakan sebagai generasi penerusmu mewarisi cita-cita luhurmu mengabdi kepada masyarakat dan akan selalu berbakti kepada Nusa dan bangsa,’tandas sayup suara mengiringi langkah para praja.

Sebelumnya telahpun dilaksanakan upacara menggantung-gantung, upacara berandam, upacara berinai. Upacara khatam Quran, dan upacara  akad nikah. Kemudian setelah upacara Prosesi Dharma Asta Brata ini dilangsungkan juga upacara mengarak pengantin lelaki, upacara menyambut arak-arakan pengantin lelaki dengan penampilan silat, bertukar tepak induk dan berbalas pantun.

Setelah prosesi berbalas pantun di ambang  pintu rumah pengantin perempuan yang dilakukan oleh pemantun pihak lelaki dengan pemantun pihak perempuan dan mak Andamnya barulah diperbolehkan bersanding. Kemudian itu dilaksanakan upacara alu-aluan dan tahniah serta upacara santap nasi berhadap-hadapan.  Selanjutnya keesokan hari (Selasa 22/11,red) juga dilaksanakan upacara mandi taman/mandi damai. (andi krc)   

Minggu, 20 November 2011

Keindahan Pulau Jemur kabupaten Rokan Hilir

Tampak keindahan pemandangan di Pulau-Pulau jemur kabupaten Rokan Hilir. Gugusan pulau-pulau ini terletak di selat malaka yang merupakan pulau terluar wilayah Kabupaten Rokan Hilir dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pulau ini sebagai tempat bertelur Penyu Hijau yang saat ini salah satu pulau ini didirikan tempat penangkaran tukik (anak penyu)

Jumat, 18 November 2011

Jebolan paket C Binaan PKBM Melati sudah ada menyandang Gelar S1 bahkan ada menjadi PNS


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pusat kegiatan Belajar masyarakat (PKBM) Melati jalan Delima Blok B Desa Mukti Jaya kecamatan Rimba Melintang beberapa waktu lalu mendapat kunjungan dari kelompok mahasiswa pasca sarjana (S2) jurusan management Pendidikan UNRI.  Mahasiswa tersebut diantaranya Mulyawansyah,Spd, Nazri,Spd, Wahyu Permana,Spd dan Firdaus,Spd.  Mereka melihat secara langsung eksistensi dan peranan aktifitas PKBM itu untuk dipublikasikan di Kampus. Demikian ditegaskan oleh Mulyawansyah salah satu mahasiswa pasca sarjana tersebut ketika ditemui KABARROHIL di Bagansiapiapi, Jumat (18/11).

“Hal ini perlu diangkat sehingga pihak pemerintah bisa mengetahui peranan kontruktif PKBM, demikian juga peluang pasar dan kegiatan berbasis masyarakat bisa lebih diperhatikan,”ujarnya.

Sementara itu, ketua PKBM Melati Al Kahfi Sutikno,SE menjelaskan bahwa PKBM Melati menghimpun banyak program, salah satunya life skill dalam arti upaya membuat keterampilan yang nantinya baik untuk prospek pemasaran di bidang ekonomi. Dikatakannya life skill tersebut dijabarkan seperti pembuatan mainan sepeda dan mainan anak-anak lainnya sehingga dapat menjadi  industry rumah tangga (home industry,red). Lanjutnya menerangkan sejauh ini masyarakat di kecamatan Rimba Melintang bisa melakukannya. Hal ini PKBM sudah membuktikan peranannya dengan  melatih puluhan ibu rumah tangga menjadi tenaga terampil yang produktif menghasilkan produk kerajinan tangan seperti anyaman tempat untuk buah, keranjang dan sandal.

Kemudian itu dikatakannya bahwa PKBM juga mengelola pelbagai jenis program diantaranya kelompok bermain/play group, taman kanak-kanak, pendidikan keaksaraan, pendidikan kesetaraan paket A, Paket B, Paket C, kursus dan pelatihan, taman bacaan masyarakat (TBM), bimbingan belajar dan konseling serta kursus pertanian. Selanjutnya disebut Al Kahfi, dari 13 PKBM yang ada di Rohil PKBM Melati satu-satunya yang teraktif dan bahkan terbaik. Karena PKBM Melati ini pernah meraih predikat juara 1 se-provinsi Riau.

Lanjut Al-kahfi menerangkan,  jebolan paket C binaan PKBM melati yang telah mencapai gelar sarjana Strata Satu (S1) sebanyak 17 orang. Bahkan sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 27 orang.

“Dari beberapa program yang kita kelola, seperti kursus Wira Usaha desa (KWD), paket A hingga Paket C dan life Skill bisa dikatakan bahwa paket C yang paling favorit sejak tahun 2001 silam hingga sekarang,”pungkasnya. (andi krc)

Pisah sambut kapolres baru dengan kapolres lama berlangsung Hikmat di Mapolres Rohil


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pisah sambut antara kapolres lama AKBP Bambang Soedarmadji,Sik yang bertugas sebagai wakil Direktur (Wadir) Intelkam Polda Riau dengan kapolres baru AKBP Auliansyah Lubis,Sik,MH di gelar di Mapolres Rokan Hilir jalan Lintas Timur Banjar XII Ujung tanjung, Kamis (17/11). Acara pisah sambut tersebut berlangsung hikmat. Hadir saat itu  Dan Yon latsitarda Nusantara XXXII, AKBP Fikri, Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan, unsure Muspida plus,  jajaran Polres Rokan Hilir dan tokoh masyarakat. Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Rohil membrikan cinderamata kepada AKBP Bambang Soedarmadjie,sik.


Sebelum meninggalkan tempat tugas lama mengabdi sebagai kapolres Rohil selama kurang lebih 2 tahun 15 hari, AKBP Bambang Soedarmadji,Sik berpesan kepada kapolres yang baru dan jajaran Polres Rokan Hilir agar tetap meneruskan untuk menjaga nama baik Korp kepolisian Rokan Hilir.

“Kini saya menjadi wadir intelkam Polda Riau. Kepada seluruh anggota Bhayangkara Rohil untuk terus bertanggung-jawab kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan yang terbaik. Karena dengan tanggung-jawab itulah masyarakat dapat terus memberikan dukungan terhadap perbaikan tugas. Oleh karena itu pula, saya sangat mengharapkan kepada seluruh anggota Polres Rohil untuk dapat membantu tugas Kapolres yang baru, AKBP Auliansyah Lubis,Sik,MH. Kepada saudara saya AKBP Auliansyah, saya berharap dapat nyaman selama bertugas disini. Tugas berat selalu menanti kepolisian dalam menekan angka kriminalitas dan semoga angka kriminalitas di Rohil dapat terus diungkap demi kepentingan dan kenyamanan masyarakat,”ujarnya.

Sementara itu, Kapolres yang baru AKBP Auliansyah Lubis,Sik,MH yang sebelumnya menjabat sebagai kasat II, Direskrimsus Polda Riau ini menyatakan akan terus menjalin kerjasama dengan bawahan dalam bertugas. Dirinya berjanji akan meneruskan untuk memberikan pengayoman, pelayanan dan tanggung-jawab tugas demi kemajuan korp Bhayangkara.
AKBP.Auliansyah Lubis,Sik,MH menjabat Kapolres Rokan Hilir yang baru

“Semoga kritikan yang bersifat membangun dari masyarakat untuk menjadikan kabupaten Rokan Hilir dalam kondisi yang terus kondusif,”ujar pria asal Tapanuli Selatan ini.

Sedangkan ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan berharap kapolres baru dapat terus mengungkap seluruh tanggung-jawab Polres Rohil bila ada yang belum terselesaikan. Karena menurut Nasrudin Hasan kepadatan penduduk Rohil yang dijuluki negeri seribu kubah ini kurang lebih mencapai 746.833 jiwa yang terdiri dari 15 kecamatan, 161 kepenghuluan dan 8 kelurahan tentunya diharapkan dapat terkontrol demi tegaknya keadilan.

“Masyarakat Rokan Hilir sangat membutuhkan kerja keras kepolisian dalam menekan angka kriminalitas. Tugas berat inilah yang diemban oleh AKBP Auliansyah. Kemudian untuk AKBP Bambang Soedarmadji, atas nama pemerintah daerah Rokan Hilir saya mengucapkan terima kasih atas kondisi yang selalu kondusif selama ini dan mengucapkan selamat bertugas di tempat tugas yang baru,”tandasnya. (andi krc)

Kamis, 17 November 2011

Kepsek SMA Negeri 1 Bangko sambut baik penyuluhan dilakukan taruna Yontarlat Nusantara 4 disekolahnya


BAGANSIAPIAPi,KABARROHIL-Tiga orang taruna dari Akmil, AAU,AAL dan seorang taruna STPN tergabung dalam battalion taruna latihan (Yontarlat) Nusantara 4  melakukan penyuluhan terhadap kenakalan remaja yang digelar di Aula lantai 3 gedung SMAN 1 jalan Utama Bagansiapiapi pada hari ini. Sekitar 155 siswa  ikut hadir dalam penyuluhan itu. Demikian ditegaskan oleh Kepala sekolah (Kepsek) SMA N 1 Bangko, Mulyawansyah,Spd ketika ditemui KABARROHIL di ruang kerjanya, kamis (17/11).

“Kita medukung penyuluhan yang dilakukan oleh peserta latsitarda Nusantara XXXII tahun 2011 ini. Oleh sebab itu kita kumpulkan siswa kita untuk mendengarkan penyuluhan kenakalan remaja dan penyalah gunaan narkoba,”ujarnya.

Dikatakannya, sebanyak 155 siswa perwakilan kelas I, kelas II dan kelas III ditambah dengan 10 perwakilan  pramuka, 10 perwakilan pengibar bendera, 10 PNS/guru dan sejumlah dari PMR dikumpulkan untuk mendengarkan penyuluhan yang dilakukan oleh Taruna Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara XXXII tahun 2011 sasaran program di kabupaten Rokan Hilir.

“Kita kumpulkan siswa kita di aula lantai III,’tuturnya.

Sementara itu dalam waktu yang sama, Taruna Akmil Chandra MY ketika ditemui KABARROHIL menegaskan bahwa dirinya berterima kasih kepada Pemdakab Rohil untuk memfasilitaskan  wilayah pada kegiatan sasaran program Latihan integrasi taruna Wreda Nusantara XXXII tahun 2011 ini. Dikatakannya sejauh ini belum ada kendala. Dia mengatakan hadir di aula lantai III SMA N 1 Bangko Bagansiapiapi untuk memberikan penyuluhan terhadap kenakalan remaja saat ini, seperti kenakalan remaja didaerah lain sering terjadi karena melakukan tawuran serta penyalahgunaan narkoba.

“Kita memberikan paparan tentang kenakalan remaja seperti tawuran remaja di daerah lain,’pungkasnya. (andi krc) 

Dua tahun belum pernah ada penyemprotan, Masyarakat wilayah kepenghuluan Bagan Punak Pesisir harap fogging


BAGANSIAPIAPi,KABARROHIL-Penghulu Bagan Punak Pesisir, Toib mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemdakab Rokan Hilir khususnya dinas Kesehatan yang telah memberikan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakatnya dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (Harkesnas) yang ke-47 di kantor kepenghuluan Bagan Punak Pesisir jalan Suhada kampong Pasir bagansiapiapi, kamis (17/11). Dia juga mengucapkan terima kasih  kepada mahasiswa  batalion taruna latihan (Yontarlat) Nusantara 4 pada Latihan integrasi taruna wreda (latsitarda) nussantara XXXII tahun 2011 yang memberikan penyuluhan kesehatan terhadap masyarakatnya. Wilayah Bagan Punak Pesisir terdiri dari 3 RW dan 10 RT didiami oleh 733 Kepala keluarga (KK) dengan jumlah penduduk laki-laki sebanyak 1692 orang dan perempuan sebanyak 1640 orang sehingga total jumlah penduduk sebanyak 3332 orang. Mereka sangat mendambakan sekali pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan kesehatan serta fogging diwilayah mereka.

“Masyarakat kami yang hidup pada umumnya menjadi nelayan sangat membutuhkan pelayanan kesehatan. Mudah-mudahan pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan ini berlangsung secara rutin di kepenghuluan Bagan Punak Pesisir ini,”ujar Toib ketika ditemui KABARROHIL di kantor kepenghuluan Bagan Punak Pesisir, kamis (17/11).

Dikatakannya, meskinpun saat ini masih belum ada masyarakatnya yang terjangkit penyakit DBD namun diharapkannya juga di wilayahnya dapat dilakukan fogging secara menyeluruh. Karena menurutnya masyarakatnya yang mendiami wilayah pesisir sungai dan saat ini musim penghujan  sangat memerlukan penyemprotan sebagai antisipasi mewabahnya penyakit DBD.

“Alhamdulillah masyarakat kami sampai saat ini belum ada terkena penyakit DBD. Namun demikian kami sangat mengharapkan sekali agar Dinas Kesehatan dapat melakukan fogging di wilayah kami. Usulan kepada Dinas kesehatan agar melakukan fogging di wilayah kami sudah kami lakukan namun hingga saat ini belum juga dilakukan. penyemprotan Sejak dua tahun saya menjabat penghulu belum pernah dilakukan fogging di wilayah kami ini,”pungkasnya.(andi krc)

Latsitarda Nusantara XXXII/2011 : Mahasiswa dan taruna Yontarlat Nusantara 4 lakukan penyuluhan kesehatan


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Sejumlah mahasiswa dari pelbagai Universitas tergabung dalam batalion taruna latihan (Yontarlat) Nusantara 4 pada Latihan integrasi taruna wreda (Latsitarda) Nusantara XXXII tahun 2011 program sasaran di kabupaten Rokan Hilir. Demikian ditegaskan oleh Ir. Mulyono,Msi,MS ketika ditemui KABARROHIL di kantor kepenghuluan Bagan Punak Pesisir dijalan Suhada kampung Pasir Bagansiapiapi, Kamis (17/11). Dikatakannya secara de facto Dosen pembimbing terhadap mahasiswa tersebut dirinya dan bu Kartini. Sedangkan yang ikut penyuluhan kesehatan di kepenghuluan Bagan Punak Pesisir sebanyak 38 mahasiswa. Mereka memberikan penyuluhan tentang pencegahan DBD yakni  pentingnya hidup sehat dan bersih sekaligus pemeriksaan kesehatan oleh dinas kesehatan Rokan Hilir.

“Kita mengikuti penyuluhan kesehatan melibatkan masyarakat, mahasiswa dan taruna. Kita bekerja dengan institusi terkait,”ujarnya.

Menjawab KABARROHIL, Mulyono menerangkan Latsitarda Nusantara XXXII tahun 2011 di Rokan Hilir ini luar biasa karena penduduk mendiami daerah Rokan Hilir dengan budaya yang berbeda. Dikatakannya ada penduduk melayu, Jawa, tionghoa, batak, Minang, Sulawesi, dan banjar. Lanjutnya mengatakan selain memberikan penyuluhan, yontarlat nusantara 4 ini juga melakukan kegiatan fisik berupa pembangunan jalan, draenase, sekolah dan lain sebagainya untuk mewujudkan perkembangan pembangunan daerah Rokan Hilir.

Dikatakannya memang ada medan yang berat seperti ke Sinaboi yang harus berjalan kaki berjarak kurang lebih sepanjang 3 Km

“Memang ada beberapa medan yang berat seperti ke Sinaboi. Namun jika dihadapi dengan niat ibadah, rileks dan nyaman serta tidak gampang menyerah maka akan bisa teratasi. Apapun juga tetap akan kita hadapi dan tidak ada masalah,”katanya.

Informasi yang didapat dan dihimpun KABARROHIL para mahasiswa yang ikut tergabung dalam Yontarlat Nusantara 4 dari Universitas Hang Tuah Surabaya sebanyak 18 mahasiswa, Universitas negeri malang sebanyak 2 mahasiswa, STPN Jogjakarta sebanyak 45 mahasiswa, UNDIP Semarang sebanyak 9 mahasiswa, Universitas Muhammaddiyah malang sebanyak 10 mahasiswa, UPN Jakarta sebanyak 9 mahasiswa, UPN Jogyakarta sebanyak 9 mahasiswa, UPN Surabaya sebanyak 8 mahasiswa, Unilak dumai sebanyak 5 mahasiswa, Stimak Amik Riau sebanyak 5 mahasiswa, UNRI sebanyak 9 mahasiswa, UIN Suska riau sebanyak 5 mahasiswa, STAI Bengkalis sebanyak 5 mahasiswa, STIE Bengkalis sebanyak 4 mahasiswa, politekhnik bengkalis sebanyak 4 mahasiswa dan STAI Ar-Ridho Rohil sebanyak 5 mahasiswa. (andi krc)
 

Diusulkan ke Gubri UMK Rohil Rp 1 juta 287 ribu rupiah


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Dari hasil survey Dewan pengupahan Kabupaten Rokan Hilir yang dilakukan di masing-masing kecamatan di kabupaten Rokan Hilir , upah minimum kerja (UMK) sebesar Rp 1.287.000,_ . Hal ini berdasarkan kebutuhan hidup di tahun 2012. Selama ini hanya sebesar Rp 1.120.000,_. Demikian ditegaskan oleh Kepala Disnaker Rohil Rusli Syarief kepada KABARROHIL ketika ditemui seusai upacara Harkesnas ke-47 di jalan Merdeka bagansiapiapi, kamis (17/11).

“Kenaikan sekitar 13 hingga 15 persen,”kata Rusli Syarief.

Dikatakannya penetapan UMK ini melibatkan SPSI dan pihak perusahaan. Diharapkan ikut merespon secara positif melalui Dewan Pengupahan.  Dikatakan oleh kepala dinas Tenaga kerja Rohil ini, Usulan UMK Rohil tersebut sedang diusulkan ke Gubernur Riau untuk ditetapkan menjadi Upah Kerja Minimum Rokan Hilir.

“Kita sebagai fasilitator. Diusulkan dan ditetapkan oleh Gubernur menjadi UMK Rohil,”pungkasnya. (andi krc)


Peringatan Harkesnas ke-47 Kepenghuluan Lubuk Jawi Bagansinembah Borong hadiah, sebagai Posyandu terbaik dan Desa PHBS terbaik se-Rohil


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Untuk memperingati hari Kesehatan Nasional (Harkesnas) yang jatuh pada tanggal 12 Nopember 2011 lalu,  Pemdakab Rohil melakukan upacara yang dipusatkan di ibukota kabupaten Rokan Hilir, Bagansiapiapi.  Upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional  ke-47 yang mengambil tema Cinta Sehat, lingkungan pasti bersih dan sehat  digelar di Halaman Kantor Bupati kabupaten Rokan Hilir (Rohil) jalan Merdeka Bagansiapiapi, Kamis (17/11).  Bertindak sebagai Inspektur  Upacara  Plt Sekdakab RohilH.Syamsuddin, SH yang diikuti oleh jajaran pegawai di dilingkungan Pemdakab RohilPada kesempatan itu juga diserahkan hadiah pemenang Posyandu, dan Desa PHBS tingkat Rokan Hilir. Kemudian tenaga kesehatan teladan yakni dokter dan paramedis teladan. Kepenghuluan Lubuk Jawi memboyong hadiah untuk kategori desa PHBS terbaik dan Posyandu terbaik se Rohil. Penghulu Lubuk Jawi, Muradiono dan ketua penggerak PKK Lubuk Jawi, Ponisi masing-masing menerima hadiah sebesar 10 juta rupiah untuk juara satu posyandu dan juara satu desa PHBS.
Add caption
       

Dalam sambutan Menteri Kesehatan dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH,Dr.PH yang dibacakan oleh Plt Sekdakab Rohil, H. Syamsuddin, S.H mengungkapkan bahwa tujuan diambilnya tema dalam peringatan ke-47 ini  untuk mengajak seluruh komponen bangsa melakukan gerakan dan tindakan nyata dalam mencapai hidup bersih dan sehat. Peringatan Hari Kesehatan ke-47 ini juga diharapkan mampu dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan pelaksanaan Gerakan Nasional Kebersihan Indonesia yang diamanatkan oleh Presiden Republik Indonesia.  Menteri Kesehatan  juga menyebut beberapa prestasi yang berhasil diraih oleh Indonesia khususnya dalam bidang kesehatan.  


Berkat pelaksanaan pembangunan kesehatan yang komprehensif dan berkesinambungan dalam beberapa tahun terkahir, telah  tampak adanya peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan pencapaian sasaran Millenium Development Goals atau MDGs. Sebagai contoh peningkatan derajat kesehatan ini yaitu menurunnya angka kematian bayi, angka kematian ibu, meningkatnya status gizi masyarakat dan meningkatnya status gizi masyarakat dan meningkatnya angka harapan hidup waktu lahir,”ujar sambutan menteri yang dibacakan oleh Plt Sekdakab Rohil ini.      


Disebut dalam sambutan itu, menurunnya jumlah penderita Tuberkolosis di Indonesia dari  negara ketiga dengan Tuberkolosis terbanyak di dunia telah menjadi ke peringkat kelima  patut diacungi jempol.  Dikatakannya, prestasi ini jelas tidak bisa dilepaskan dari peran serta seluruh pihak dengan pembangunan kesehatan yang komprehensif. Disebutnya juga patut untuk disyukuri selama lima tahun terakhir,  penderita polio sudah tidak ditemukan lagi. Menurut Menteri, beberapa Provinsi di Indonesia oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO dinyatakan telah tereliminasi dari Tetanus Maternal dan Neonatal

      
Di samping itu, lanjutnya mengatakan berbagai program terobosan untuk meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu juga telah dilancarkan. Diantaranya dengan ditingkatkannya Program Jaminan Kesehatan Masyarakat atau Jamkesmas, dilancarkannya Program Jaminan Persalinan atau Jampersal, dan dilaksanakannya Program Bantuan Operasional Kesehatan untuk Puskesmas atau BOK.

       
Dalam kesempatan ini,  seusai upacara Hari Kesehatan Nasional ke-47 ini  Plt Sekdakab Rohil H.Syamsuddin,SH  menyerahkan  hadiah kepada pemenang posyandu terbaik tingkat kabupaten Rokan Hilir tahun 2011, Tenaga Kesehatan (Nakes,red) Teladan dan pemenang desa PHBS tingkat kabupaten Rokan Hilir tahun 2011. Penerima hadiah sebagai tenaga kesehatan teladan untuk tenaga dokter diterima oleh dr. Josafat yakni dokter dari Kecamatan bagan Sinembah sedangkan untuk tenaga paramedic diterima oleh Marta Manulang.


Pemenang pertama untuk posyandu tingkat Kabupaten Rohil adalah posyandu Mawar Putih dari desa/kepenghuluan Lubuk Jawi, Kec.Bagansinembah dari binaan puskesmas Balai Jaya dengan menerima hadiah sebesar 10 juta rupiah. Juara kedua posyandu Melati dari desa/kepenghuluan Gelora kec.Bagansinembah binaan Puskesmas Bagan Batu menerima hadiah sebesar 7 juta rupiah. Juara ketiga posyandu Melati desa/kepenghuluan Simpang kanan kec.Simpang kanan binaan Puskesmas Simpang Kanan menerima hadiah sebesar 5 juta rupiah. Sedangkan juara harapan satu posyandu Mekarsari dari desa/kepenghuluan Sungai Rangau kec. Rantau Kopar binaan puskesmas Rantau Kopar menerima hadiah sebesar 3 juta rupiah. Juara harapan dua posyandu Mawar desa/kepenghuluan Bantayan Baru kec.batu hampar binaan puskesmas bantayan menerima hadiah sebesar 2 juta rupiah. Sedangkan juara harapan tiga posyandu Sadar dari desa/kepenghuluan teluk Pulau Hilir kec.Rimba melintang binaan Puskesmas Rimba melintang menerima hadiah sebesar 1,5 juta rupiah.

Sedangkan pemenang desa PHBS, juara satu juga dari kepenghuluan Lubuk Jawi kecamatan Bagansinembah binaan puskesmas Balai Jaya menerima hadiah sebesar 10 juta rupiah. Juara dua kepenghuluan Gelora kec. Bagansinembah binaan Puskesmas Bagan Batu menerima hadiah sebesar 7 juta rupiah. Juara tiga desa Srikayangan kec.Pujud binaan Puskesmas Pujud menerima hadiah sebesar 5 juta rupiah. Sedangkan juara harapan satu adalah kepenghuluan Menggala Sakti kec.Tanah Putih binaan puskesmas Sedinginan menerima hadiah sebesar 3 juta rupiah. Juara harapan dua kepenghuluan Simpang kanan kec.Simpang kanan binaan Puskesmas Simpang kanan menerima hadiah sebesar 2 juta rupiah. Dan juara harapan tiga desa PHBS tingkat kabupaten Rohil ini adalah kepenghuluan bangko Mukti kecamatan bangko Pusako binaan puskesmas bangko kanan menerima hadiah sebesar 1,5 juta rupiah. (andi krc)

Rabu, 16 November 2011

Hasil kesepakatan bersama, Jalan Lintas simpang ke PT jatim dipasang portal kelas jalan


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Jalan lintas ke kubu di portal berdasarkan hasil rapat di kantor camat yang dihadiri oleh penghulu/lurah bersama anggota DPRD Rohil. Jalan tersebut diportal  sebagai pembatas kekuatan jalan yakni kelas III C dimana  kenderaan bermotor menurut kelas tersebut yang bisa lewat jalan itu.  Demikian ditegaskan oleh Kadis Perhubungan Rokan Hilir M.Luthvie ketika ditemui KABARROHIL di jalan Aman Bagansiapiapi, Rabu (16/11).
Kadis Perhubungan dan kominfo Rokan Hilir.M.Luthvie

“Hal ini berdasarkan hasil rapat  semua pihak termasuk PT Jatim dan Chevron,”ujarnya.

Dijelaskannya dalam hasil rapat bersama pelbagai pihak tersebut diputuskan berdasarkan hasil kesepakatan hanya mobil berkekuatan angkut 8 ton kebawah saja yang bisa melewati jalan tersebut. Kemudian disetujui untuk dipasang portal, dimana ada masyarakat yang mau menanggulangi untuk membuat portal itu. Disebutnya portal tersebut dipasang di simpang jalan menuju PT Jatim dan dijaga selama 24 jam.

“Ada berita acaranya dimana PT Jatim menyetujui untuk dipasang portal,”katanya.

Berdasarkan Undang-undang nomor  22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan bagian kedua ruang lalu lintas paragraph 1 kelas jalan  menurut pasal 19 ayat c berbunyi, ; jalan kelas III, yaitu jalan arteri, kolektor, lokal, dan lingkungan yang dapat dilalui Kenderaan Bermotor dengan ukuran lebar tidak melebihi 2.100 (dua ribu seratus) millimeter, ukuran panjang tidak melebihi 9,.000 (Sembilan ribu) millimeter, ukuran paling tinggi 3.500 (tiga ribu lima ratus) millimeter, dan muatan sumbu terberat 8 (delapan) ton;. (andi krc)