Tampilkan postingan dengan label polisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label polisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Mei 2013

Sejumlah tahanan dipindahkan ke ruang tahanan baru



Ujung Tanjung,KABARROHIL-Pembangunan ruang tahanan sudah kelar. Oleh sebab itu tahanan dipindahkan dari ruang tahanan lama ke ruang tahanan baru. Sejumlah personil dikerahkan untuk melakukan pemindahan tahanan tersebut. Demikian diungkap oleh kasat Tahti Polres Rohil Iptu Zailani kepada KABARROHIL ketika ditemui, Selasa (23/4/2013).

“Lebih kurang 27 tahanan dipindahkan ke ruang tahanan baru,”tutur Kasat Tahti Iptu Zailani.

Dijelaskannya, tahanan yang dipindahkan tersebut merupakan tahanan dari pelbagai kasus seperti kasus narkoba, kasus togel, kasus illog dan kasus lainnya.

Pada saat yang sama, kapolres Rokan Hilir AKBP Tonny Hermawan.R,Sik melalui kabag Humas Polres Rokan Hilir AKP Ali Suhud dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah kabupaten Rokan Hilir (Rohil) atas bantuan pembangunan rumah tahanan yang merupakan partisipasi dalam meningkatkan fasilitas Mapolres dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada pemdakab Rohil atas pembangunan fasilitas ini,”tandasnya. (usm)

Rabu, 03 April 2013

Curanmor, Warga diharap waspada



Ujung Tanjung, KABARROHIL-Diharapkan kepada warga masyarakat waspada terhadap pencurian sepeda motor. Oleh sebab itu diharapkan warga dalam memarkir kenderaannya selalu hati-hati dan waspada. Apalagi memarkir kenderaannya di tempat keramaian seperti took, pusat perbelanjaan dan pasar. Demikian dikatakan oleh kapolres Rokan hilir AKBP tonny hermawan.R.Sika melalui kasat reskrim Polres Rohil AKP Taufiq hidayat,SH.Sik kepada KABARROHIL belum lama ini.

“Curanmor sekarang ini bukan saja di kota namun sudah merambah ke daerah pinggiran,”ujarnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya mengatakan agar warga masyarakat selalu waspada terhadap pencurian kenderaan. Hal ini seperti terjadinya pencurian di mapolsek sinaboi.

Dikatakannya, untuk mencegah dan mengantisipasi terhadap kejahatan tersebut, lanjutnya mengatakan harus dilakukan pengamanan di lingkungan masing-masing. Pihak kepolisian, disebutnya melakukan tindakan secara preventif dengan menghadirkan patrol.

“Kita melakukan tindakan preventif dan selanjutnya tindakan represif bila terjadi kejahatan,”pungkasnya. (usm)   

Sabtu, 16 Maret 2013

Wartawan Diculik, diancam dibakar hidup-hidup



MANGGALA JONSON,KABARROHIL- Wartawan Harian Metro Riau,  Jonathan Surbakti menjelaskan dirinya di culik oleh OTK (orang tak kenal,red) dengan menggunakan senpi, Kamis dini hari (14/3/2013). Dirinya bahkan diteror dan diancam akan dibakar hidup-hidup disebuah gubuk. Digubuk tersebut dia tidak berdaya oleh OTK. Karena dirinya saat itu keadaan kaki dan tangan diikat dan muka ditutup sebo yang dililit dengan menggunakan lakban.



“Kaki dan tangan saya diikat. Muka ditutup sebo yang dililit menggunakan lakban,”ujarnya Kepada KABARROHIL, Jumat (15/3/2013).


Sekira pukul 23.30 Wib, sejumlah wartawan ikut bersama seluruh anggota Yon B Brimob  pada pelatihan di Sedinginan. Pada saat waktu menunjukkan pukul 00.30 Wib, wartawan harian Metro Riau, Jonathan Surbakti dibawa oleh supir Danyon B Brimob,Yonni untuk mencari angin sambil mencari makanan ringan. Namun Jonathan tidak mau dengan alasan  sudah larut malam. Tetapi ada salah satu anggota Yon B Brimob memberitahukan kepada Jonathan bahwa mobil miliknya yang ditinggalkan dihalaman Markas Yon B Brimob mesti diatur parkirnya terlebih dahulu sebelum beranjak tidur.


Dengan mengendarai sepedamotor, dia berdua menuju ke Markras Brimob sambil mengecek dan mengatur posisi mobilnya. Setelah selesai maka mereka berdua kembali ke tempat tenda semula. Namun, ditengah perjalanan  persis  disimpang tiga sebelum tempat latihan,  dua orang yang tidak dikenalnya menghentikan laju sepedamotornya dan menodongkan dengan senpi, selanjutnya tangan di ikat dan dinaikkan ke sepeda motor, kemudian dilarikan ketengah hutan sembari dirinya diteror akan dibunuh dan meninggalkan mayatnya di tengah hutan. Sedangkan rekannya entah lari kemana.

Dirinya meronta-ronta minta tolong namun suara tidak kedengaran karena mulutnya sudah di tutup pakai lakban, dan tidak bisa sedikitpun bisa melakukan perlawanan.

“'Kau wartawan yang memberitakan keluarga ku, kau juga yang memberitakan pondok kresek,” kata dua orang ini sembari menodongkan senjata api seperti dituturkan oleh Jonathan.

Dia menjelaskan, setelah diputar-putarkan kehutan selanjutnya mulutnya di Lakban terus tangannya diikat pakai tali dan dibawa kerumah kebun kosong milik warga setempat.

“Mendapat serangan yang tidak terduga tersebut tentunya langsung gemetar ( Down,red ).Didalam gubuk tersebut tetap diteror dengan ucapan, bakar penggal leher. Pada saat itu Saya hanya berdoa kepada Allah Swt, agar saya bisa dilepaskan dari penculikan tersebut dan hanya terpikir oleh saya kapan saya di eksekusi dan kemana mayat saya akan dibuang,” tutur Jonathan.

Rekan Jonathan yang berhasil kabur tadi melaporkan kepada Komandan Yon detasemen B Pelopor manggala junction, kompol Budi Satria Wiguna,Sik. Mendapat khabar itu, tepatnya, sekira waktu menunjukkan pukul 02.00 Wib, Kompol Budi langsung melepaskan tembakan ke udara sebagai tanda  kondisi bahaya. Mendengar suara perintah dari atasan diiringi suara letusan senapan, seluruh anggota yang lagi tertidur pulas langsung bangun dan menyusun barisan

“Ada anggota kita di rampok, termasuk satu wartawan. Sekarang wartawan itu diculik,”teriak Kompol Budi.

“Wartawan ini sudah dari tadi ikut kita (latihan,red), kita harus cari,”lanjutnya.


Mendapat perintah, seluruh anggota ikut melakukan penyisiran untuk mencari Jonathan. Lebih kurang setengah jam kemudian Jonathan pun ditemukan dengan dua penculik yang diperankan oleh anggota Yon B Pelopor.

Atas kejadian tersebut, Jonathan yang merasa selamat dari tawanan langsung menangis dengan histeris sembari memeluk erat Kompol Budi dan tak mau melepaskannya.

"Astagafirullah Alazim Astagafirullah Alazim, Astagafiullah Alazim," kata Jonatan meraung-raung menangis secara sporadis.


"Tenang-tenang ini hanya sirmulasi dari latihan," ujar Kompol Budi menenangkan Jonathan.

Selanjutnya Jonathan dibawa oleh anggota Yon B Brimob ke tenda yang cukup jauh dari TKP tempat ia di tawan. Sesampainya di tenda Jonathan terus menceritakan kejadian yang dialaminya.

"Seumur hidup baru kali ini saya mengalami seperti ini," katanya.


Hal seperti ini, lanjut Jonathan, persis dengan kejadian yang pernah ia lihat di televisi dan layar lebar. "Saya menangis tadi, karena saya memang terbawa arus, dan disaat saya menjadi tawanan banyak yang saya ingatkan," ucap Jonathan yang berencana melangsungkan pernikahan pada bulan Mei  mendatang.


Yang paling diingat  oleh Jonathan, ketika dirinya dimasukan didalam karung. "Saya berpikir, setelah saya di gorok maka tubuh saya dimasukan dalam karung," tutur Jonathan yang ingat anak perempuan yang ditinggalkan sama pembantunya dirumah.

"Alhamdulillah, rupanya ini cuma sirmulasi dari pelatihan yang dilakukan Brimob, dan saya juga ikut senang, sebab ini menambah wawasan saya dan merupakan kenangan manis buat saya, dan kedepanya kita doakan Brimob semakin Exis dan bertambah maju," tambah Jonathan yang mulai lega.


Sementara Dayon B Brimob, Kompol Budi Satria Wiguna SIK mengatakan, sirmulasi ini sudah dirancang sebelum waktu magrib tiba. "Kita sengaja mengambil dari wartawan, sebab kalau anggota sudah biasa dengan hal demikian, dan ini merupakan sebagai kesiapan anggota kita dalam menghadapi persoalan dalam bentuk apapun dan saling membantu satu sama lain," tandas Kompol Budi Satria Wiguna. (Agr)


Selasa, 09 Oktober 2012

Kapolres letak batu pertama pembangunan aula Tunggal Panaluan Mapolres Rohil



UJUNG TANJUNG,KABARROHIL-Peletakan batu pertama pembangunan aula Tunggal Panaluan dilaksanakan oleh Kapolres Rokan Hilir AKBP Auliansyah Lubis,Sik,SH,MH. Acara pembangunan aula ini dilaksanakan di areal mapolres rohil jalan lintas sumatera timur banjar 12 Ujung Tanjung, Selasa (9/10). Hadir dalam acara ini jajaran polres rohil, dansat brimob kompi Manggala kecamatan Tanah Putih, kasatpol airud AKP Khairul Amin dan pihak pemerintah daerah Rokan Hilir dalam hal ini sekretaris Cipta Karya.

Dalam sambutannya kapolres rohil AKBP Auliansyah Lubis menjelaskan mulainya pembangunan aula tunggal panaluan dengan peletakan batu pertama ini diharapkan berjalan dengan lancar dan cepat waktu sehingga gedung ini akan dapat berfungsi secara optimal. Karena gedung ini dapat dipergunakan sebagai fasilitas segala kebutuhan masyarakat didalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Rokan Hilir dan ketua DPRD Rokan Hilir serta pihak-pihak yang ikut membantu sehingga dapat terlaksana pembangunan aula tunggal panaluan ini,"katanya.

Dikatakannya aula tunggal panaluan ini jika kelar akan sangat berguna bagi mapolres Rohil untuk melakukan kegiatan-kegiatan.

"Tentunya aula tunggal panaluan sangat berguna bagi mapolres Rokan Hilir dalam melaksanakan pelbagai kegiatan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,"tandasnya. (krc 04)   

Kamis, 06 September 2012

AKP Ali Suhud sebut saat Arus balik dan mudik lebaran 13 lakalantas di Rohil


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL- Sedikitnya 13 kejadian kecelakaan disaat arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2012 lalu. Hal ini ditegaskan oleh kasubag Humas Polres Rokan Hilir AKP Ali Suhud ketika ditemui KABARROHIL di sela pemusnahan BB narkotika di Mapolsek bangko Jalan Perwira Bagansiapiapi, Kamis (6/9).

“Lakalantas ada 13 kejadian dibandingkan dengan daerah lain kita termasuk kecil karena daerah Rokan Hilir merupakan lintasan kenderaan di jalan lintas Sumatera Timur yang merupakan arus lalintas yang sangat padat,”tuturnya.

Kejadian lakalantas tersebut ada kemungkinan karena jalan sudah bagus dan mulus sehingga kecelakaan terjadi karena factor manusia “human eror”. Disebutnya karena jalan mulus maka berkenderaan saling mendahului dengan tidak memperhitungkan kecelakaan mengancam jiwa mereka.

Dijelaskan oleh AKP Ali Suhud bahwa dari 13 kejadian kecelakaan tersebut 9 (Sembilan) kejadian kecelakaan diantaranya pada jalan lurus, 3 (tiga) kejadian kecelakaan pada jalan tikungan dan 1 (satu) kejadian kecelakaan pada jalan rusak.

Kasubag Humas Polres Rokan Hilir ini sekali lagi menegaskan bahwa kecelakaan  tersebut karena faktor manusia karena hamper rata-rata kebanyakan oleh karena ingin mendahului.

“Korban jiwa sebanyak 7 orang. Kedepannya diharapkan kepada masyarakat agar mengendarai dengan berhati hati.  Berdasarkan data maka ditahun mendatang akan berpatroli terhadap jalan lurus dan mulus di jalan lintas,”tandasnya. (andi krc)