Jumat, 01 Juni 2012

Bupati ingin sekolah dipenuhi taman hijau dengan penataan yang bagus



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Bupati Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) meninjau sekolah SMP Negeri 1 Bangko jalan Sumatera Bagansiapiapi, Jumat (1/6). Tampak dalam peninjauan orang nomor satu di Rohil tersebut kadis bina marga dan Pengairan Rohil Ir Nasri, konsultan Ir taufik.  Kunjungan mendadak tersebut diterima oleh Kepsek negeri 1 Bangko Zakaria,Spd.

“Kita membenahi sekolah agar lebih nyaman, rapi, cantik, indah, bersih dan menarik,”ujarnya.

Orang nomor satu di Rokan Hilir ini mengatakan sekolah SMP negeri satu Bagansiapiapi bakal dibenahi pada halaman depan. Dia mengatakan akan menata taman sekolah sehingga tampak bersih, rapi, indah dan tentunya sangat menarik bagi para siswa sehingga betah di sekolah dalam proses balajar mengajar.

Disebutnya suasana lingkungan sekolah secara tidak langsung dapat mempengaruhi daya belajar dan mengajar. Oleh sebab itu lingkungan sekolah SMP Negeri 1 bangko dibenahi. Dirinya ingin sekolah tampak asri, dengan penghijauan dan penataan taman yang bagus.

“Penghijauan berbentuk taman di sekolah agar menambah betah siswa sekolah,”pungkasnya. (andi krc)

Saling berbagi Komunikasi dan motivasi dalam kunjungan muhibah


TELUK KUANTAN,KABARROHIL-Wabup Rokan Hilir sangat memuji berdirinya sekolah pintar di Teluk Kuantan. Sekolah tersebut setelah ditinjaunya merupakan sekolah yang luar biasa. Sekolah tersebut bahkan terkenal hingga keluar daerah. Demikian diungkap wabup H.Suyatno kepada KABARROHIL ketika ditemui, Jumat (1/6).

“Kita akan menggesa pembangunan sekolah unggul untuk mengembangkan dan meningkatkan dunia pendidikan di daerah Rokan Hilir,”ujarnya.

Disebutnya, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir telah membangun sekolah unggulan. Lanjutnya mengatakan sekolah tersebut hanya menambah pembangunan asrama saja. Oleh sebab itu  dengan meninjau sekolah pintar di kabupaten Kuansing maka pemdakab Rohil dapat menimba ilmu dan mempelajari pengelolaan sekolah agar siswa menjadi lebih pintar.

“Setelah meninjau sekolah pintar di Kuansing maka kita dapat berbagi pelbagai hal untuk meningkatkan dunia pendidikan yang diterapkan di daerah Rokan Hilir,” tandasnya. (andi krc)

Malam keakraban antara Pemdakab Rokan Hilir dengan Pemdakab Kuansing


TELUK KUANTAN,KABARROHIL-Acara malam keakraban dilaksanakan di tribun lapangan Limuno oleh Pemdakab kuansing. Acara keakraban antara pemdakab Kuansing dengan pemdakab Rokan Hilir dihadiri oleh ketua DPRD Rokan Hilir Nasrudin Hasan beserta ibu Dahniar, wabup Rokan Hilir H.Suyatno, kepala dinas, badan dan kantor dilingkungan pemdakab Rokan Hilir, ibu-ibu PKK Rokan Hilir. Sedangkan pihak tuan rumah tampak ketua DPRD Kuansing Muslim.S.Sos, wabup Kuansing Drs Zulkifly,Msi dan sejumlah kepala dinas dan badan dilingkungan pemdakab Kuansing.

Dalam sambutannya Wabup H.Suyatno menegaskan Kabupaten Rokan Hilir samahalnya dengan kabupaten Kuantan Singingi yang sama-sama kabupaten hasil pemekaran dari kabupaten Induk di provinsi Riau. Namun lanjut wabup H.Suyatno kabupaten Rokan Hilir berdiri sejak tanggal 4 Oktober 1999. Dijelaskan wabup bahwa penduduk Rokan Hilir saat ini setelah pemekaran wilayah meningkat sangat signifikan. Hal ini karena  banyaknya pendatang yang mendiami daerah kabupaten Rokan Hilir. Dipaparkannya luas daerah kabupaten Rokan Hilir saat ini dengan berbatasan provinsi Sumut, Negara Malaysia dan Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Bengkalis  serta kota Dumai. Lebih lajut wabup H.Suyatno mengatakan penduduk kabupaten Rokan Hilir saat ini telah mencapai sedikitnya 760 ribu jiwa lebih.

“Semua kabupaten baru hasil pemekaran dengan kabupaten induk merupakan bekas kewedanaan,’ujarnya.

Wabup H.Suyatno menjelaskan kunjungan muhibah ini merupakan kenangan bagi dirinya. Dia menceritakan ketika dirinya di desa paling terujung di kabupaten Kuansing yakni desa pangkalan Indarung. Disebut orang nomor dua di Rokan Hilir ini ketika di desa tersebut dirinya berkenalan dengan seorang dipanggil datuk di desa pangkalan indarung.   Datuk tersebut, disebutnya tinggal di mushalla. Ketika dirinya di kemah hujan turun dan dirinya keluar singgah di mesjid.

“Tidur di mesjid di desa paling ujung di kuansing yakni di desa pangkalan indarung merupakankenangan yang indah dan tidak akan terlupakan,”kata wabup H.Suyatno.

Wabup juga memuji atas pelayanan pemdakab Kuansing yang tidak ada habisnya menyuplai makanan di tenda-tenda. Pelayanan ini disebut wabup merupakanpelayanan yang sangat memuaskan. Meskinpun lanjut orang nomor dua di Rohil ini keadaan alam tidak memungkinkan karena hujan turun sangat lebat. Oleh sebab itu harapan orang nomor dua di Rokan Hilir ini pemdakab Kuansing dapat juga melaksanakan kunjungan balik kedaerah Rokan Hilir agar dapat membalas pelayanan yang diterimanya di Kuansing. Kemudian itu, wabup H.Suyatno beserta rombongannya sangat ingin menimba ilmu di Kuansing karena kabupaten Kuansing di tahun 2011 menerima predikat WTP dalam pengelolaan keuangan.

“Dengan kerja keras maka kabupaten Rokan Hilir  juga dapat terwujud seperti apa yang kita inginkan. Pelayanan yang luar biasa menunjukkan kekompakan di kabupaten Kuantan Singingi,”pungkasnya. (andi krc)

Kunjungan Muhibah agar dapat berubah meningkatkan yang baik menjadi terbaik, Pemdakab Rohil ikuti acara mamucuak


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Dalam kunjungan muhibah ke Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Rombongan Pemdakab Rokan Hilir (Rohil) dipimin langsung oleh wabup H.Suyatno. Rombongan terdiri dari Kepala Dinas, Badan dan kantor serta tim kesenian daerah dan tim olahraga disambut di Muara lembu yang kemudian melakukan perjalanan ke Desa Pangkalan Indarung. Demikian ditegaskan oleh Wabup H.Suyatno kepada KABARROHIL,Rabu (30/5) kemaren.

Informasi yang didapat dan dihimpun dari masyarakat tempatan oleh wakil bupati Rokan Hilir H.Suyatno, acara mamucuak adalah acara panen ikan kapiyek yang dilakukan hanya pada saat tertentu. Jikalau bukan pada saat tersebut maka masyarakat dilarang menangkap ikan itu. Sehingga disebut daerah sungai larangan. Labih lanjut wabup mengatakan jika ada yang melanggar maka bakal ada balo di negeri tesebut.

“Rombongan Pemdakab Rokan Hilir disambut di Muara Lembu yang selanjutnya menuju kedesa Pangkalan Indarung kecamatan Sengingi kabupaten Kuansing untuk mengikuti acara kemah bhakti dan mamucuak (panen ikan kepiyek,red),”ujar wabup H.Suyatno.

Orang nomor dua di Pemdakab Rohil ini mengucapkan terima kasih atas sambutan yang telah dilakukan. Wabup Suyatno menyampaikan permintaan maaf bupati Kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun kepada masyarakat pangkalan Indarung dan pemdakab Kuansing. Dijelaskan oleh Suyatno bahwa  beliau tidak dapat hadir dalam acara mamucuak karena ada kepentingan yang lebih didahulukan.

“Kerjasama antara Pemdakab Rokan Hilir dengan pemdakab Kuansing dalam bidang adat budaya dan olah raga dengan mengikuti dan melihat secara langsung acara mamucuak di pangkalan Indarung semoga berkelanjutan dengan kunjungan balik pemdakab kuansing ke Rokan Hilir,”katanya.

Sementara itu pada hariu yang sama, ketua DPRD Rokan Hilir Nasrudin Hasan kepada KABARROHIL menegaskan bahwa kunjungan muhibah yang dilakukan Pemdakab Rokan Hilir ke Pemdakab Kuansing agar dapat diambil hikmahnya. Kunjungan muhibah ini bertujuan untuk mengambil segi positif yang dilakukan oleh Pemdakab Kuansing dimana tahun 2011 Kbupaten Kuansing dalam pengelolaan keuangan mendapat predikat Wajar tanpa Pengecualian (WTP). Oleh sebab itu dikatakan ketua DPRD Rohil, pemdakab Rohil agar dapat berbagi pengalaman dengan komunikasi baik antara daerah sesame hasil pemekaran.

“Kedepan diharapkan kepada SKPD dapat memacu kerja dan kinerjanya setelah melakukan muhibah ke daerah kabupaten Kuansing sehingga dapat mencapai hal yang sama dengan Kabupaten Kuansing. Saya pikir dalam setahun kabupaten Rokan Hilir jika bekerja dengan niat hati yang tulus dalam jangka setahun hal itu dapat tercapai. Kunjungan muhibah agar berubah dari yang baik menjadi yang terbaik,”pungkasnya. (andi krc).

Selasa, 29 Mei 2012

Rasmali sebut, MPC Rohil dukung Anto Rahman komandoi PP Riau


BAGANSIAPIAPi,KABARROHIL-Majelis pimpinan cabang Pemuda Pancasila Rokan Hilir (MPC PP Rohil) mengusung Asrianto Rahman atau biasa dipanggil akrab Anto Rahma agar kembali memimpin dan mengkomandoi MPW Pemuda Pancasila Riau. Demikian diungkap oleh Ketua MPC PP Rohil H.Rasmali.SH kepada KABARROHIL ketika dihubungi saat mengikuti Musyawarah Wilayah VIII Pemuda Pancasila provinsi Riau di Hotel Labersa kecamatan Siak hulu kabupaten Kampar, Senin (28/5) kemaren.

“Kita tetap mempercayai Anto Rahma untuk mengkomandoi MPW Pemuda Pancasila provinsi Riau untuk periode 2012-2017,’ujarnya.

Dia menegaskan bahwa Anto Rahman telah berhasil menghidupkan kembali para kader-kader Pemuda Pancasila di provinsi Riau dengan melakukan program paradigma baru. Hal ini disebutnya karena PP saat ini bukan lagi OKK tetapi melainkan ormas. Lebih lanjutnya Pemuda Pancasila lahir karena perjalanan sejarah untuk mempertahankan ideology pancasila bukan karena kepentingan individu atau partai politik. Oleh sebab itu disebutnya, MPC PP Rokan Hilir yakin Anto Rahman dapat menjalankan roda organisasi ini.

“Walau bagaimanapun kita tetap mendukung dan mengusung agar Anto Rahman mengkomandoi pemuda Pancasila Riau pada periode selanjutnya,”pungkasnya. (andi krc)

Kadisdik rohil sebut Upaya minimalisir telah dilakukan


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Upaya minimalisir corat-coret seragam sekolah dan kebut-kebutan atau berkonvoi pada tahun ini dianggap berjalan sukses. Meskinpun ada juga beberapa siswa dari dampak pengumuman hasil kelulusan UN SMA/MA/SMK tersebut yang masih melakukannya. Demikian ditegaskan oleh kadisdik Rokan Hilir Drs Surya Arfan,Msi kepada KABARROHIL minggu (27/5) kemaren.

“Alhamdulillah berkat kerjasama pelbagai pihak seperti dari pihak kepolisian, Satpol PP dan Dishub sehingga antisipasi terhadap gejolak pasca melihat hasil kelulusan dapat ditertibkan,”ujarnya.

Dikatakan Kadisdik ini, hal ini tidak terlepas dari beredarnya surat edaran bupati kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun tentang larangan corat-coret pakaian seragam dan konvoi apalagi kebut-kebutan. Dilanjutkannya, surat edaran bupati tersebut ditujukan kepada UPTD dan pihak sekolah dengan tembusan kepada Kapolres Rokan Hilir dan Kasatpol PP serta Kadishubkominfo RokanHilir.

Kadisdik Rokan Hilir ini juga mengucapkan terima kasih atas nama pemdakab Rokan Hilir kepada pihak kepolisian, Satpol PP, Dishubkominfo dan teman jurnalis serta semua pihak yang telah membantu upaya pemdakab Rokan Hilir dalam menimalisir kebiasaan siswa dalam kegiatan corat-coret baju dan konvoi ketika melihat hasil kelulusannya. Ditambahkannya terutama kepada jurnalis yang ikut mensosialisasikannya kepada khalayak public.

“Karena tradisi itu hamper tidak ada manfaatnya. Malah lebih banyak mudhoratnya. Pakaian yang dicorat-coret tersebut merupakan tindakan mubazir oleh sebab itu alangkah baiknya disumbangkan kepada siswa adik kelas yang masih membutuhkannya. Sedangkan tindakan konvoi dan kebut-kebutan cenderung menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain serta mengganggu ketertiban umum,”tuturnya.

Dikatakan Surya Arfan, lebih baik melakukan tindakan yang bermanfaat misalnya berdoa atau sholat atau sujud syukur secara bersama-sama ketika melihat dan mendengar kelulusan UN. Bahkan jikalau perlu tindakan iyang bermanfaat ini dijadikan tradisi.  

“Meskinpun semulanya ada pihak yang merasa pesimis terhadap upaya ini akan berhasil, namun berkat kerjasama pelbagai pihak Alhamdulillah ternyata bia amenimalisirnya,”sebut kadisdik Rohil ini.

Sementara informasi  dihimpun dan hasil dilapangan masih ada juga siswa yang berkonvoi dan kebut-kebutkan serta mencorat-coret pakaian. Namun tindakan ini hanya dilakukan beberapa siswa saja. Hasil dilapangan ada sejumlah siswa mengekspresikan kelulusannya dengan mencorat-coret pakaian yang dipakainya di depan kantor bupati Rokan Hilir jalan Merdeka Bagansiapiapi.

Sedangkan di perguruan wahidin jalan Pahlawa Bagansiapiapi tidak ada siswa yang melihat hasil pengumuman di sekolah dengan menggunakan pakai. Karena menurut sumber yang dapat dipercaya hasil pengumuman bagi siswa SMA perguruan wahidin dengan membagikan hasil kelulusan di rumah para siswa. Oleh sebab itu siswa hanya menunggu di rumah lembaran hasil kelulusannya. Alhasil siswa yang rata-rata warga tionghoa ini hamper tidak ada yang melakukan corat-coret atau konvoi di jalan raya.

“Hal ini agar dapat menimalisir siswa untuk kumpul-kumpul dengan berpakaian seragam sekolah sehingga timbul untuk berkonvoi, corat-coret pakaian serta kebut-kebutan,”ujar Syamsul kepada KABARROHIL. (andi krc)

MUSWIL VIII Pemuda Pancasila Riau di Labersa Hotel


Sabtu, 26 Mei 2012

Ekspresi lulus SMA


Hasil sidak inspektorat Rohil dalam triwulan pertama, peringatan bagi PNS dan Honorer tidak hadir

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Hasil rekapitulasi laporan inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh inspektorat Rokan Hilir (Rohil) pada beberapa SKPD di lingkungan Pemdakab Rohil masih ada PNS maupun honorer yang tidak masuk kantor tanpa keterangan. Demikian ditegaskan oleh kepala Inspektorat Rokan Hilir ketika ditemui KABARROHIL di ruang kerjanya kantor inspektorat Rokan Hilir jalan Perniagaan Bagansiapiapi, Sabtu (26/5).

“Masih ada ditemukan PNS dan tenaga honorer yang tidak hadir saat sidak dengan tanpa keterangan,”ujar M.Yatim Maamun.

Dijelaskannya, Inspektorat Rohil melakukan inspeksi mendadak (sidak) triwulan pertama  yakni bulan januari hingga Maret 2012 pada 20 SKPD dilingkungan pemdakab Rokan Hilir (Rohil) diantaranya Dinas Sosial, Bappeda, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pendapatan, Dinas kebersihan, pertamanan dan pasar, Dinas kehutanan, Dinas bina marga dan pengairan, Badan kepegawaian, Dinas koperasi dan UKM, Disdik, Disperindag, Kantor camat Bangko, Diskes, Kantor pemberdayaan perempuan dan KB, Disbudparpora, Diskalut, Distannak, Badan ketahanan pangan, Dishubkominfo dan Dinas cipta karya dan tata ruang.

Senjang waktu triwulan dari 20 SKPD yang dilakukan sidak, disebutnya  dinas Bina marga dan Pengairan Rohil yang paling banyak PNS tidak hadir tanpa keterangan yakni 51 orang PNS sedangkan dinas kehutanan dan kantor pemberdayaan perempuan dan KB yang paling sedikit PNS tidak hadir tanpa keterangan yakni sebanyak masing-masing 2 (dua) orang PNS. Sedangkan tenaga honorer yang paling banyak tidak hadir tanpa keterangan juga di peroleh oleh Dinas Bina Marga dan pengairan sebanyak 28 orang honorer. Sedangkan honorer paling sedikit tidak hadir tanpa keterangan di Dishubkominfo yakni sebanyak 1 orang honorer.

Lebih lanjut, kepala inspektorat Rokan Hilir ini menjelaskan PNS yang izin atau cuti atau sakit atau dengan keterangan paling banyak pada dinas Cipta karya dan tata ruang yakni sebanyak 18 orang PNS dan paling sedikit pada kantor camat bangko yakni nihil. Sedangkan tenaga honorer paling banyak melakukan cuti, sakit, izin atau dengan keterangan adalah Dinas kependudukan dan pencatatan sipil dan Diskanlut masing-masing sebanyak 10 orang PNS. Sementara tenaga honorer yang paling sedikit melakukan cuti, izin, sakit atau dengan keterangan diperoleh oleh badan kepegawaian, dan kantor camat masing-masing yakni nihil.

Disebut M.Yatim Maamun, ada lima SKPD yang telah menindak lanjuti PNS tidak hadir tanpa keterangan dari hasil sidak yang telah dilakukan inspektorat Rohil  dengan pencapaian persentase 100 persen yakni, Dinas kehutanan, Dinas perindustrian dan perdagangan, Dinas pertanian dan peternakan, Badan ketahanan pangan, dan Dinas perhubungan komunikasi dan informatika.

Lanjutnya mengatakan sedangkan SKPD yang menindak lanjuti tenaga honorer yang tidak hadir tanpa keterangan dari hasil sidak oleh inspektorat Rohil adalah Dinas kehutanan dengan persentase 66,67 persen telah ditindak lanjuti. Ditambahnya, Dinas perindag telah menindak lanjutinya baru mencapai 50 persen. Sedangkan Distannak telah menindak lanjuti hingga mencapai 100 persen, Badan ketahanan pangan telah menindak lanjuti dengan persentase 200 persen dan Dishubkominfo telah menindak lanjutinya hingga 600 persen.

“Diharapkan kepada pimpinan SKPD menindak lanjuti hasil sidak yang dilakukan inspektorat dan melaporkan kepada inspektorat jenis tindakan yang diberikan,”tuturnya.

Dihari yang sama, ketika ditemui KABARROHIL di ruang kerjanya kantor DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi, Sabtu (26/5) anggota DPRD Rokan Hilir, H.Rasmali.SH sangat menyambut baik dan mendukung atas tindakan sidak yang dilakukan oleh inspektorat Rokan Hilir. Hal ini, disebutnya sebagai upaya untuk meningkatkan kerja dan kinerja pegawai di lingkungan pemdakab Rokan Hilir yang sesuai dengan pendapat fraksi –fraksi pada sidang paripurna kamis (24/5) kemaren.

“Diharapkan inspektorat dapat melakukan sidak ini secara kontinyu dan berkelanjutan per triwulan. Sehingga dapat sebagai evaluasi kehadiran pegawai di SKPD dilingkungan pemdakab Rokan Hilir  setiap tahun,”pungkasnya. (andi krc)

Siswa SMA di Kabupaten Rokan Hilir lulus 100 persen


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Sebanyak 6.968 Siswa SMA di Kabupaten Rokan Hilir lulus Ujian Nasional. Penegasan tersebut disampaikan oleh Bupati kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun dalam membuka musrenbang kabupaten tahun 2013 di gedung serbaguna jalan Utama Bagansiapiapi, Jumat (25/5). Kemaren.

Orang nomor satu di Rohil ini mengatakan bahwa kabupaten Rokan Hilir lulus seratus persen untuk tingkat SMA dan sederajat. Hal ini disebutnya sangat membanggakan terhadap jerih payah Dinas pendidikan Rokan Hilir, siswa dan guru dengan membuat program dan terobosan try out dalam meningkatkan daya belajar dan angka kelulusan siwa di daerah Rokan Hilir. Politisi Golkar ini juga menambahkan bahwa hal ini merupakan suatu prestasi yang sangat dibanggakan.

"Siswa  SMA di kabupaten Rokan Hilir lulus 100 persen pada tahun,"ujarnya.

Sementara Kadisdik Rokan Hilir Drs Surya Arfan,Msi  ketika dihubungi mengatakan meskinpun belum diumumkan secara resmi namun menurut informasi yang diterimanya tingkat kelulusan siswa SMA di kabupaten Rokan Hilir mencapai 100 persen. Dikatakannya pengumuman resmi kelulusan tingkat SMA direncanakan pada jam 16.00 wib sore hari ini (Sabtu, 26/5). Hal ini sebagai antisipasi terhadap ekseistensi konvoi kenderaan bermotor oleh siswa dan corat-coret baju seragam sekolah.

Diharapkannya para siswa tidak melakukan hal demikian. Dia menghimbau agar pihak sekolah dapat memberitahukan kepada siswa yang lulus agar setelah mendengar kelulusan langsung pulang kerumah masing-masing. Diharapkan kepada siswa lebih giat belajar lagi untuk menghadapi tes masuk ke perguruan tinggi yang dingininya.

“Benar lulus seratus persen. Sementara untuk rangking masih belum final karena masih menunggu rekap se-provinsi Riau,”pungkasnya. (andi krc)

DPRD Rokan Hilir Rolling anggota alat kelengkapanr, perubahan susunan fraksi PDI-P dan komisi-komisi


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Berdasarkan usulan fraksi di DPRD Rohil maka terjadi perubahan susunan keanggotaan fraksi PDIP DPRD Rokan Hilir masa jabatan 2009-2014. Hal ini selanjutnya dituangkan berdasarkan SK DPRD no.kpts 141/2012 tanggal 24 mei 2012 tentang perubahan susunan keanggotaan fraksi PDIP DPRD Rokan Hilir (Rohil) masa jabatan 2009-2014. Demikian ditegaskan oleh ketua DPRD Rokan Hilir Nasrudin Hasan kepada KABARROHIL ketika ditemui, Jumat (25/5).

Dijelaskannya sebelum  perubahan susunan keanggotaan fraksi PDI-P diantaranya yanto (ketua), musarwadi (wakil ketua), Hj Rusmanita (sekretaris), Drs Jamiluddin (anggota), dan Suyadi.Sp (anggota). Lanjutnya mengatakan setelah perubahan susunan keanggotaan fraksi PDI-P menjadi Suyadi.Sp (ketua), Musarwardi (wakil ketua), Hj. Rusmanita (sekretaris). Drs.Jamiludidn (anggota), dan Yanto (anggota).

“Roling posisi atau  perubahan juga terjadi di komisi-komisi DPRD Rokan Hilir,”ujarnya.

Disebut ketua DPRD Rokan Hilir (Rohil), rolling komisi DPRD Rohil juga terjadi. Hal ini, disebutnya menurut surat keputusan DPRD nomor: kpts. 142 tahun 2012 tentang perubahan keanggotaan komisi-komisi DPRD Rokan Hilir (Rohil).

Dijelaskannya, sebelum perubahan  komisi 1 DPRD Rohil bidang pemerintahan dan hukum  ditempati Darwis Syam (Golkar Plus), M.Radjin Ginting (Golkar Plus), H. Syafri Yunan (Golkar Plus), Dedi Humadi (Golkar Plus), Suyadi.SP (PDIP), Juanda Juned.SH (Demokrat), H.M Bachid Madjid (fraksi gabungan PBK), Sudarno (f.gab PBK), dan Widi Murtono (f.gab KNS). 

Setelah perubahan komisi I DPRD Rohil bidang pemerintahan dan hokum ditempati oleh H. Bahtiar.SH (Golkar Plus), Karmilasari S.kom.MM (Golkar Plus), H.Rasmali,SH (Golkar Plus), Dedi Humadi (Golkar Plus), Suyadi.Sp (PDI-P), Juanda Juned,SH (Demokrat), H.M. Bachid Madjib (f. gab PBK), Sudarno M.Yusman (f.gab PBK), dan Widi Murtono (f.gab KNS).

Sedangkan komisi II DPRD Rohil bidang ekonomi dan keuangan sebelum perubahan yakni Karmilasari.S.kom MM (Golkar Plus), Mirza. M. Noor (Golkar Plus), ir.H.Abdul Hamid (Golkar Plus), Leonard Situmorang.SH (Golkar Plus), Musarwadi.SH (PDIP), Oulliya (Demokrat), Darmalis.SE (f.gab PBK), Syahrial Putra (f.gab PBK), Drs Syaripuddin,MM (f.gab KNS), dan Amansyah (f.gab KNS).

Setelah perubahan Komisi II DPRD Rohil bidang ekonomi dan keuangan ditempati,  H. Syafri Yunan (Golkar Plus), Riyadi.SH (Golkar Plus), Joel Pakpahan (Golkar Plus), Leonard Situmorang (Golkar Plus), Musarwadi (PDI-P), Oulliya (Demokrat), Darmalis.SE (f.gab PBK), Syahrial Putra (f.gab PBK), Drs Syaripuddin MM (f.gab KNS), dan Amansyah (f.gab KNS).

Sementara di komisi III DPRD Rohil bidang pembangunan, sebelum perubahan: Surya Dharma (Golkar Plus), Hj Imelda Sirait (Golkar Plus), Riyadi (Golkar Plus), Ibnu Hajar (Golkar Plus), H.Rasmali.SH (Golkar Plus), Yanto (PDI-P), M. Kazim (Demokrat), Zulkifli, Sag (f.gab PBK),dan Abu Khoiri (f.gab KNS).

Setelah perubahan, komisi III DPRD Rohil bidang pembangunan ditempati Darwis Syam (Golkar Plus), Hj imelda Sirait (Golkar Plus), Riyadi (Golkar Plus), Ibnu Hajar (Golkar Plus), Abdullah (Golkar Plus), Yanto (PDI-P), M. Kazim (Demokrat),  Zulkifly,Sag (f.gab PBK), dan Abu Khoiri (f.gab KNS).

Pada komisi IV DPRD Rohil bidang kesejahteraan social sebelum perubahan yaitu, Abdullah (Golkar Plus), Hj Imelda Sirait (Golkar Plus), Bachtiar.SH (Golkar Plus), Joel  Pakpahan (Golkar Plus), Hj Rusmanita (PDI-P), Dodi Saputra (Demokrat), Rrashyd Abysar (f.gab PBK), Dra Hj Suryati (f.gab KNS), dan Edison,Sag (f.gab KNS).

Setelah perubahan  komisi IV DPRD Rohil bidang kesejahteraan social ditempati : M. Radjin Ginting (Golkar Plus), Hj Imelda Sirait (Golkar Plus), Ir abdul Hamid (Golkar Plus), Surya Dharma (Golkar Plus), Hj Rusmanita  (PDI-P), Dodi Saputra.SH (Demokrat), Rashyd Abisar (f.gab PBK), Dra Hj Suryati (f.gab KNS), dan Edison Sag (f.gab KNS).  Lebih lanjut Nasrudin Hasan menegaskan tentang alat kelengkapan DPRD Rokan Hilir lainnya diserahkan kepada fraksi-fraksi.

"Tentang alat kelengkapan DPRD Rohil lainnya akan diserahkan kepada fraksi-fraksi,"pungkas ketua DPRD Rohil, Nasrudin Hasan mengakhirinya. (andi krc)