![]() |
| wabup Rokan Hilir H.Suyatno tampak berbincang di kedai kopi dengan masyarakat. |
Jumat, 03 Februari 2012
Rabu, 01 Februari 2012
Terkait adanya pungutan oleh OTK, DPRD Rohil akan panggil Dispenda Rohil
Dalam waktu dekat DPRD Rohil akan hearing dengan Dispenda untuk
mendengar penjelasan adanya OTK yang memungut pajak dan retribusi terlebih
dahulu. Hal ini sebagai langkah pengawasan terhadap Dispenda dalam melakukan
pemungutan pajak dan retribusi dalam menjalankan perda untuk meningkatkan PAD.
BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Dalam waktu dekat DPRD Rokan Hilir (Rohil)
akan melakukan hearing dengan Dispenda Kabupaten Rokan Hilir. Hal ini dilakukan
agar mengefektifkan pengawasan terhadap pungutan pajak dan retribusi HO yang
dilakukan serta mempertanyakan kebenaran tentang ada pungutan pajak dan
retribusi dilakukan oleh OTK (orang tak kenal). Demikian dikatakan oleh anggota
DPRD Rohil Dedi Humadi ketika ditemui KABARROHIL
di kantor DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi, Selasa (31/1) kemaren.
“Dalam waktu dekat DPRD Rohil akan
hearing dengan Dispenda,”tuturnya.
Dikatakan Dedi Humadi, hal ini
karena ada isu yang beredar tentang pungutan liar oleh orang tak kenal
(OTK,red) terhadap pungutan pajak reklame dan HO. Disebutnya atas kejadian
tersebut maka diharapkan Dispenda harus pro aktif dalam mengawasi pegawai dari pihaknya
yang bertugas dalam melakukan pemungutan. Diharapkan oleh anggota legislative
(aleg) Rohil ini agar para petugas di berikan surat tugas dan kartu nama yang
jelas dan lengkap sehingga para objek wajib pajak dapat mengenal para pemungut
pajak tersebut.
“Jikalau perlu diberikan tanda
khusus yang jelas kepada petugas pemungut pajak tersebut sehingga dapat di
kenal dan dicatat oleh para objek wajib pajak,”katanya.
Dikatakannya, mendengar isu ada
pajak yang telah di tagih oleh OTK kepada objek pajak tersebut maka DPRD Rohil dalam
waktu dekat akan melakukan hearing dengan Dispenda Rohil untuk mendengar
penjelasannya. Kemudian itu diharapkan agar
Dispenda betul-betul dalam melakukan pungutan pajak dan retribusi tersebut
sekaligus mengawasi staff dan karyawan yang bertugas dalam memungut pajak dan retribusi
tersebut.
“Jika ketahuan pihak PNS atau
petugas pemungut pajak dan retribusi itu nakal harus ditindak tegas,”pungkasnya. (andi
krc)
Selasa, 31 Januari 2012
Kadispenda Rohil turba, masih ditemukan para objek pajak telah bayar pajak kepada OTK
Para objek pajak hanya bisa
pasrah karena sudah terlanjur membayar pajak kepada katanya OTK. Namun para
objek pajak mengharapkan agar kejadian ini tidak terulang kembali.
BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Kepala
Dispenda Rohil Drs Wan Syaiful Ahmad,Msi kembali turba untuk melihat secara
langsung pemungutan pajak reklame dan HO di kota Bagansiapiapi kecamatan
Bangko, Senin (30/1). Dirinya bersama karyawan PNS lainnya ikut serta dalam
pemungutan pajak tersebut. Hal ini disebut wan Syaiful Ahmad sekaligus
memperkenalkan para petugas pemungut pajak yang sebenarnya kepada objek pajak.
Karena masih ditemukan penagihan pajak oleh OTK (orang tak kenal) dengan
blangko Dispenda Rohil yang menyerupai asli namun palsu (aspal, red).
“Tadi membuktikan kita petugas
dispenda agak sulit menagih kembali pajak ho dan reklame. Karena banyak objek
pajak yang sudah dipungut oleh OTK. Kita hanya memberikan penjelasan agar para
objek pajak dapat membayar pajak kembali kepda petugas pemungut pajak yang
sebenarnya,”ujar wan Syaiful Ahmad ketika ditemui KABARROHIL di jalan
Sentosa bagansiapiapi, Senin (30/1).
Diharapkannya kepada objek pajak
tidak langsung membayar pajak jika merasa meragukan para petugas pemungut pajak
tersebut. Dikatakannya dirinya telah memberikan nomor telepon jika mengalami
kecurigaan kepada pemungut pajak agar tidak terulang lagi membayar pajak
ditahun yang sama. disebutnya diberitahukan
kepada objek pajak agar selalu berhati hati.
Dikatakan wan Syaiful Ahmad bahwa
tiga bulan lalu sudah melaporkan tentang adanya OTK yang melakukan pungut
pajak. Kejadian ini, disebutnya telah
disampaikan kepada polsek Bangko. Harapan wan syaiful ahmad pihak polsek bangko
dapat menindak lanjuti laporannya tersebut.
Kemudian itu, disebut kepada
dispenda Rokan hilir ini, agar UPTD pungut pajak sebelumnya memperkenalkan para
pemungut pajak terlebih dahulu kepada objek pajak sehingga untuk waktu
seterusnya tidak dirugikan. Disebut wan Syaiful bahwa ditaksir kerugian akibat
penagihan oleh OTK ini lebih kurang 10 juta rupiah yang hingga saat ini
ditemukan . namun belum tahu lagi untuk seterusnya karena masih banyak objek
pajak yang masih ditagih.
"Alhamdulilah sampai saat
ini para objek pajak telah menyedari dan mau membayar kembali. Kita hanya
prihatin terhadap para objek pajak yang terlanjur membayar pajak kepada OTK
pemungut pajak sebelumnya,"pungkasnya.
Sementara itu, objek pajak
pengusaha sepatu di jalan Sentosa, Ismed mengatakan bahwa mau apalagi pajak
sudah terlanjut dibayar kepada OTK yang disinyalir menggunakan blangko aspal.
Dirinya merasa dirugikan karena telah membayar sebesar empat ratus rupiah
lebih. Padahal disebutnya kepala Dispenda Rohil
yang ikut memungut pajak hanya sebesar tiga ratus rupiah lebih
saja.
Dia mengatakan tidak dapat
mengenal mana petugas yang asli dan bukan. Oleh sebab itu dirinya menjelaskan
telah mendapat nomor telepon untuk menandakan apakah petugas pajak yang menagih
nanti asli atau palsu.
“Mau apa lagi uang sudah
terbayarkan. Kita hanya ingin agar petugas tersebut betul-betul diberikan tanda
pengenal yang sah sebagai petugas pemungut pajak,”ujarnya. (andi krc)
Belum ada kata ksepakatan, pertemuan dilanjutkan lagi setelah tim meninjau langsung
Sedikitnya 11 orang mewakili
masyarakat di kecamatan Kubu menemui anggota DPRD Rohil khususnya komisi I.
mereka meminta memutuskan tapal batas dua wilayah yakni teluk nilam dan tanjung
loban.
BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Sebelas
orang masyarakat kecamatan Kubu mengikuti rapat dengan anggota DPRD Rohil.
Mereka menemui delapan anggota DPRD Rohil dan ikut serta dalam rapat di gelar
di gedung DPRD Rohil ruang rapat dan pertemuan utama jalan Merdeka
Bagansiapiapi, Senin (30/1).
Anggota legislative yang ikut dalam pertemuan
tersebut diantaranya Juanda Juned, Syafri Yunan, M.Ridwan,' Darwis Syam, Bachid
Madjied, Dedi Humadi, Abu Khoiri, dan Zulkifli.
Sedangkan masyarakat kecamatan Kubu yang hadir yakni sekdes
Syamsuri,Sag, M.ali Mapiali, M. Masuti,Hs, ketua RT A. Somad, pemuka masyarakat
Musni, Abd Gani, kepala dusun Sahrul Gamal, penghulu teluk nilap H. Gamal
Bachdi, masyarakat Imran Suherman, ketua pemuda Zulhaifi,St dan Udin.
Dalam rapat tersebut membicarakan
masalah tapal batas antara Teluk Nilam dengan Tanjung Loban. Namun didalam
pertemuan tersebut masih belum ada kata kesepakatan anatar kedua belah pihak
untuk memutuskan perbatasannya. Oleh sebab itu disebut Juanda Juned ketika
ditemui seusai pertemuan akan dilakukan dengan membentuk tim pansus dari komisi
I DPRD Rohil. Dikatakannya pada hari
rabu mendatang diadakan lagi pertemuan untuk mencapai kata kesepakatan kedua
belah pihak.
“rabu mendatang diadakan rapat
pertemuan lagi untuk mencapai kata kesepakatan dari kedua belah pihak,”ujarnya
Juanda Juned. (andi krc)
Minggu, 29 Januari 2012
Meskinpun technology maju, Ideology Pancasila jangan sampai pudar di NKRI
Anto Rachman : “Jangan terpaku
euforia pelantikan tetapi pandanglah kedepan untuk memajukan MPC Pemuda Pancasila
Rohil ini kearah yang modern,"
BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Kepengurusan
Mejelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila
Rokan Hilir (MPC PP Rohil) yang merupakan komposisi dari pelbagai profesi
diharapkan oleh ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Riau,
H.Arsadianto Rachman (anto rahman,red) dapat melaksanakan dan mengembangkan
organisasi pemuda pancasila sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah
tangga organisasi. Demikian di katakannya ketika ditemui KABARROHIL seusai melakukan acara pengukuhan dan pelantikan MPC PP
Rohil di gedung serbaguna jalan Utama bagansiapiapi, Sabtu (28/1) akhir pekan kemaren.
Dikatakan Anto Rachman bahwa MPC PP Rohil ini merupakan
kepengurusan masa bhakti periode
2011-2015. Dalam hal ini dirinya mengucapkan selamat bagi pengurus MPC PP Rohil
yang baru saja dilantik. Dia mengharapkan
dapat merubah paragdigma didalam menjalankan MPC PP Rohil kedepan.
Karena disebutnya setelah memperhatikan dan melihat komposisi yang menjabat di
pengurus MPC PP Rohil ini yang terdiri dari pelbagai profesi yakni ada
wartawan, ada birokrasi, ada eksekutif, ada pengusaha dan juga kader. Hal ini dikatakannya
menunjukkan rasa kesatuan dan persatuan untuk bersatu dan bersinergi memajukan
organisasi dan daerahnya untuk mewujudkan pembangunan daerah Rokan Hilir secara
bersama-sama.
Dikatakan Anton, dengan satu
kesatuan didalam organisasi MPC PP Rokan Hilir ini merupakan potensi dari kader untuk mengembalikan ideologi Pancasila agar jangan
sampai memudar di NKRI ini. Ditambahkannya, apalagi letak strategis daerah Rohil ini
berbatasan dengan negara tetangga. Kemudian
disebutnya, kader legislatif di
kepengurusan MPC PP Rohil agar dapat menunjukkan sebagai pembaharuan yang
bersinergi dengan pemerintah. Dikatakannya bagaimana paradigma pemuda pancasila
saat ini memberi kepada masyarakat yang membutuhkan. Oleh sebab itu kepada
pengurus MPC PP Rohil yang baru didalam menjalankan dan membina organisasi
harus paham secara menyeluruh untuk menjalankan organisasi sesuai dengan AD/ART.
"Jangan takut mengerjakan
pekerjaan salah. Karena hal tersebut dapat sebagai evaluasi kerja kita selanjutnya,"ujar
Anton.
Kemudian itu disebut ketua MPW PP
Riau ini, didalam menjalankan roda
organisasi agar mengutamakan tiga hal konsolidasi yakni, konsolidasi organisasi, konsolidasi struktural dan
konsolidasi wawasan. Disebutnya lagi agar saat ini administrasi organisasi
harus di jalankan dengan baik dan bagus. Oleh sebab itu keanggotaan harus di
data ulang, semua kader-kader
ditambahkannya harus di registrasi keanggotaan di buku induk MPC PP Rohil.
Keanggotaan ini dicantumkan kebuku induk organisasi hingga keanggotaan tingkat kecamatan
bahkan hingga ketingkat kelurahan di wilayah kabupaten Rokan Hilir.
Anton Rahman juga menegaskan
anggota MPC PP Rohil juga mengikuti kemajuan elektronik. Disebutnya kemajuan
negera dengan menggunakan peralatan elektronik diharapkan dapat diikuti oleh
anggota sehingga tidak ada lagi istilah ketertinggalan. Dalam kesempatan ini Anton
juga mengharapkan wakil bupati H.Suyatno dapat menyampaikan kepada bupati Rokan
Hilir H.Annas Maamun memberikan petunjuk kepada kader MPC PP Rohil. Diharapkan
bupati dan wabup dapat memberikan petunjuk untuk perkembangan organisasi MPC PP
Rohil kedepan. Kemudian kepengurusan MPC PP Rohil agar secepatnya membentuk
kepengurusan tingkat kecamatan dan kelurahan serta kepengurusan komando inti.
"Jangan terpaku euforia
pelantikan tetapi pandanglah kedepan untuk memajukan MPC PP Rohil ini kearah
yang modern,"pungkasnya. (andi krc)
Sabtu, 28 Januari 2012
Wabup H.Suyatno sambut baik komitmen MPC PP Rohil bersinergi dengan pemdakab membangun daerah
Wabup H.Suyatno menegaskan
merupakan sejarah bagi MPC Pemuda Pancasila Rokan Hilir untuk menjalankan roda
organisasi merubah paradigma lama yang selama ini diidentikkan cara premanisme
ke paradigma baru dengan eksistensi komposisi pengurus MPC PP Rohil dari
pelbagai profesi.
BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pelantikan
dan pengukuhan fungsionaris Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila
kabupaten Rokan Hilir (Rohil) digelar di gedung serbaguna jalan Utama
Bagansiapiapi, Sabtu (28/1). Pengukuhan tersebut dilakukan langsung oleh ketua Majelis
Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Riau. Acara tersebut juga sekaligus
menyerahkan bendera pataka Pemuda Pancasila dari ketua MPW PP Riau kepada ketua
MPC PP Rohil Rasmali,SH. Hadir saat ini wabup H.Suyatno, Ketua DPRD Rohil
Nasrudin Hasan, sejumlah kepala dinas dilingkungan pemdakab Rohil, ketua MPW PP
Riau H.Arsadianto rahman (anto rahman,red)
beserta rombongan, perwakilan MPC Siak, Dumai dan hadir juga perwakilan MPC PP
labuhan batu provinsi Sumut, tokoh masyarakat, dan ormas di daerah Rohil. Acara pelantikan dan pengukuhan tersebut
mengangkat tema dengan pelantikan MPC PP Kabupaten Rohil kita rapatkan barisan, tegakkan marwah organisasi dan bertekad bulat
mendukung program pemerintah Rohil dalam bingkai menjaga keutuhan NKRI yang
abadi. Dalam kesempatan itu juga wabup H.Suyatno memberikan cenderamata kepada
ketua MPW PP Riau dan perwakilan MPC PP Labuhan batu.
Ditemui KABARROHIL seusai acara tersebut, wabup H.Suyatno menegaskan mulai saat ini mencatat sejarah baru di daerah Rokan Hilir dan
akan diingatnya selalu setelah tema yang diangkat dalam acara pelantikan dan
pengukuhan MPC PP Rohil ini. Dikatakannya tema tersebut merupakan eksistensi paradigma
baru bagi MPC PP Rohil untuk merubah paradigma lama terhadap keberadaan Pemuda
Pancasila selama ini. Sebelumnya wabup H.
Suyatno dalam acara pelantikan fungsionaris MPC PP Rohil masa bakti periode
2011-2015 tersebut mengucapkan tahniah dan selamat atas pelantikan pengurus MPC
PP Rohil maupun Majelis Pertimbangan Organisasi Pemuda Pancasila Rokan Hilir (MPO
PP Rohil). Karena menurut wabup komposisi pelbagai profesi didalam kepengurusan
MPC PP Rohil merupakan era perubahan untuk sinergi membangun daerah Rohil
secara bersama-sama.
"Semoga dengan pelantikan
ini dapat membawa angin segar pada organisasi Pemuda Pancasila kedepan,"ujar
wabup.
Dikatakan wabup, dirinya yakin
MPC PP Rohil kedepan tidak lagi identik
dengan premanisme. Karena lanjut wabup setelah
melihat para pengurus MPC PP Rohil yang ada pengusaha, legislative, eksekutif,
kader, wartawan, kader LSM, konsultan, arsitek dan lain sebagainya yang
merupakan para intelektual anak bangsa. Wabup menjelaskan daerah Rohil yang
sudah dua belas tahun tetap berjalan sinergi dengan masyarakat, eksekutif dan
legislatif. Untuk itu, disebut wabup H.Suyatno
mari kita saling bahu membahu untuk memajukan daerah Rohil dengan ikut serta
membantu pemerintah daerah dan juga sekaligus membantu masyarakatnya. Karena
kerjasama yang baik diantara masyarakat,
organisasi dengan pemerintah dan DPRD Rohil untuk mewujudkan
kebersamaan, kesinergian dan menjaga persatuan dan kesatuan diantara sesama
kita maka daerah Rokan Hilir ini lebih cepat maju dari daerah lain.
"Alhamdulillah penggesaan
pembangunan daerah Rokan Hilir berjalan lancar sehingga mampu bersaing dengan
daerah lain. Mari kita sama sama menjalankan organisasi dan juga roda
pembangunan daerah untuk mewujudkan daerah yang bermarwah dan
gemilang,"pungkasnya. (andi krc)
----oOo----
SUSUNAN dan komposisi fungsionaris majelis pimpinan cabang
pemuda pancasila kabupaten Rokan Hilir masa bakti 2011-2015.
Ketua :H.RASMALI,SH
Wakil ketua I :Syamsul
Bahri
Wakil ketua II :Dedi
Humadi
Ketua-ketua bidang:
1.Bidang organisasi dan
keanggotaan :Ria
Putra
2.Bidang ketahanan nasional :Ishak
Yunus
3.Bidang Litbang dan kaderisasi :Abdul
Hamid,SH
4.Bidang Hukum dan HAM :Syafriadi,SH.MH
5.Bidang Ideologi dan politik :H.Dahrin,S.Sos
6.Bidang ekonomi dan pengembangan
usaha :Gunawan Halim
7.Bidang Agama, social dan budaya :Baharudin.Z.Spd
8.Bidang peranan wanita :Ria
Ernawati Riung
9.Bidang Informasi dan Komunikasi :Suprianto
10.Bidang
Pemuda,mahasiswa,pelajar dan olahraga :Tabrani
Mustafa
11.Bidang alam dan lingkungan
hidup :Zulkarnaen
12.Bidang sarana dan prasarana :Ir
Mhd Taufiq
13.Bidang dana :Hj
Imelda
Sekretaris :Jaka
Abdillah,Sag
Wakil-wakil sekretaris :1.Surya
Darma
:2.Abdullah
:3.Sofyan
:4.Yusri
:5.Syahrial
Putra
:6.R.F.Artha
Lumban Tobing
:7.Merri
Cristina
:8.Dra
Siti Sumiati
:9.Andi
G.Riotallo
:10.Ahmad
Saleh,Spd.I
:11.Julianda,SE
:12.Hermanto,SH
:13.Sudjio
Bendahara :Halim
Wijaya
Wakil bendahara :1.Rohani,Spd
:2.Awi
Eriandi
Anggota bidang organisasi dan
keanggotaan
1.edi Sukma
2.sarnita
3.ucok bahari
4.afrizal
5.asmani hanap
Anggota bidang ketahanan nasional
1.zulham.
2.syahrin.G
3.aladin
4.afrizal
5.handriko
Anggota bidang litbang dan
kaderisasi
1.saparudin yus
2.wan kaswari
3.rofai
4.a.haris
Anggota bidang hokum dan ham
1.mansyurdin,SH
2.abd rahman
3.Riyadi,sh
4.amiruddin
Anggota bidang ideology dan
politik
1.amrial
2.bahrum
3.m.tahir
4.ramli
5.asnor
Anggota bidang ekonomi dan
pengembangan usaha
1.syafrudin.BS
2.M.Yunan
3.jumaris
4.wahyudi
5.al idris
Anggota bidang agama, social dan
budaya
1.murniati
2.marwan
3.junaidi dasrul
4.ramlan
5.ibnu irhas
Anggota bidang peranan wanita
1.asnita
2.mayling
3.kurniasih
4.dewi
Anggota bidang informasi dan
komunikasi
1.darma
2.yunan
3.maisyaroh
4.m.yani
5.susanto
Anggota bidang
pemuda,mahasiswa,pelajar dan olahraga
1.ahmad saefi,Sag
2.mansyurdin yus
3.asril akbar
4.andi saputra
Anggota bidang alam dan
lingkungan hidup
1.bahtiar.KS
2.gunawan
3.bay Sandra
4.m.zen
Anggota bidang sarana dan
prasarana
1.sudirman
2.m.yunus
3.anuar
4.dermansyah
5.bob
Anggota bidang dana
1.yusmar
2.m.yusuf
3.hendri suryanto
4.indra
5.mirza.
Kamis, 26 Januari 2012
Bupati menegaskan mulai tahun ini inspektorat Rohil memeriksa segala proyek pembangunan daerah
Dimulai tahun ini semua proyek
pembangunan di daerah kabupaten Rokan Hilir diperiksa oleh inspektorat Rokan
Hilir. Orang nomor satu di Rokan Hilir menegaskan telah menyiapkan alokasi dana
pemeriksaan segala peroyek pembangunan tersebut.
BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Semua
proyek pembangunan di daerah kabupaten Rokan Hilir baik yang sedang dilaksanakan maupun yang sudah
dilaksanakan dengan menggunakan anggaran APBD Rokan Hilir akan diperiksa oleh
inspektorat Rokan Hilir. Hal ini agar proyek pembangunan daerah sesuai dengan
planning pembangunan daerah. Selain itu agar kontraktor yang melaksanakan
pembangunan sesuai dengan perencanaan pembangunan yang diingini pemerintah
untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah. Penegasan ini dikatakan oleh
Bupati kabupaten Rokan Hilir, H.Annas Maamun ketika ditemui KABARROHIL seusai mengikuti workshop
anti korupsi di aula pertemuan perguruan Wahidin jalan Pahlawan Bagansiapiapi,
Rabu (25/1).
Orang nomor satu di Rokan Hilir
ini menegaskan pelaksanaan pembangunan daerah harus berjalan lancar dan sesuai
dengan harapan. Oleh sebab itu kontraktor pelaksana pembangunan harus
melaksanakan proyek pembangunan sesuai
dengan perencanaan. Proyek pembangunan sudah selesai, setengah selesai apalagi yang
terbengkalai di tegaskan oleh Bupati Rokan Hilir, H.Annas Maamun kepada inspektorat Rohil untuk memeriksanya.
Disebut bupati H.Annas Maamun
bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan dana untuk melakukan pemeriksaan
segala proyek pembangunan daerah di dinas manapun yang melaksanakan tender
proyek di lingkungan pemdakab Rokan Hilir. Ditegaskannya pelaksanaan
pemeriksaan terhadap segala proyek pembangunan tersebut dimulai pada tahun ini.
Hal ini disebut politisi Golkar Rohil ini agar perkembangan pembangunan daerah
Rokan Hilir sesuai dengan harapan rencana pembangunan jangka pendek daerah
(RPJPD), rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan rencana
pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) untuk mewujudkan visi dan misi kabupaten Rokan Hilir.
“Semua proyek pembangunan daerah akan
diperiksa oleh inspektorat, dimulai tahun ini. Kami sudah siapkan anggaran
untuk hal pemeriksaan ini,"pungkas H.Annas Maamun. (andi krc)
Rabu, 25 Januari 2012
Workshop digelar agar Generasi penerus dapat mengetahui apa itu tindak pidana korupsi
Workshop ini ditaja agar generasi
penerus dapat mengetahui apa dimaksud tindakan pidana korupsi sehingga
pembangunan daerah menjadi lebih bagus.Muhammad Rofie Hariyanto dari bagian
pendidikan dan pelayanan masyarakat di KPK sebagai Nara sumber pada workshop
ini.
BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Workshop
anti korupsi dengan tema mencegah tindak pidana korupsi dalam pengelolaan
keuangan Negara digelar di aula perguruan wahidin Bagansiapiapi, Kamis (25/1).
Acara tersebut di taja oleh inspektorat kabupaten Rokan Hilir dengan
menghadirkan nara sumber Muhammd Rofie
Hariyanto dari bagian pendidikan dan pelayanan masyarakat di komisi pemberantasan
korupsi Jakarta. Hadir saat itu Bupati Kabupaten Rokan Hilir, H.Annas Maamun,
ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan, sekdakab Rokan Hilir Drs Wan Amir firdaus,Msi,
kepala inspektorat Rohil Yatim Maamun, para asisten pemdakab Rohil, kepala
dinas, badan, kantor serta kepala bagian dilingkungan pemdakab rohil,
bendahara, PPTK, panitia lelang dan PNS lainnya yang berkaitan dengan
pengelolaan keuangan Negara di lingkungan pemdakab Rokan Hilir. Sedikitnya 753
orang hadir dalam acara yang dibuka langsung oleh Bupati kabupaten Rokan Hilir
H.Annas Maamun.
Dalam sambutannya H. Annas Maamun
mengatakan bahwa di pemerintah kabupaten Rokan Hilir bekerja sebagai PNS berkisar sebanyak 6 (enam)
ribu lebih dan menjabat sebagai pejabat di eselon sebanyak 7(tujuh) ratus lebih. Kemudian disebutnya PPTK, Bendahara, Panitia tender dan kepala dinas, badan, kantor
dan kepala bagian hadir mengikuti
workshop saat ini. Kemudian orang nomor satu di Rohil ini memaparkan wilayah
Rokan Hilir yang berbatasan dengan Negara jiran Malaysia. Disebut Annas Maamun penduduk Rokan Hilir
saat ini telah mencapai 700 ribu lebih.
Orang nomor satu di pemerintahan
Rokan Hilir ini mengatakan pelbagai
upaya dilakukan untuk membuat efek jera kepada PNS yang melakukan tindakan
indisipliner dan melakukan kesalahan. Dijelaskannya jika melakukan kesalahan
maka PNS tersebut di “non job” kan. Kemudian itu disebut orang nomor satu di
Rohil ini jika melakukan kesalahan dalam melakukan pengelolaan keuangan
setelah diperiksa oleh inspektorat
terdapat melakukan kekeliruan maka dirinya wajib untuk mengembalikan
uang kesalahannya tersebut. Kemudian itu
disebutnya lagi, jika orang tersebut PNS sebagai bawahan atau anak buah dan
melakukan indisipliner maka di pindahkan ke tempat lain yang jauh dari ibukota
Bagansiapiapi.
Dijelaskan Bupati H.Annas Maamun
sudah ada 2 (dua) orang PNS yang masih menjalani
hukuman penjara akibat perbuatannya. Hal ini disebut H.Annas Maamun, sebagai peringatan dan efek jera akibat
tindakannya. Disebut Annas Maamun dalam jangka waktu dekat juga ada KUA disidangkan lagi.
“Sebagai PNS kami ingin penjelasan
secara gamblang tentang perbuatan tindak pidana korupsi sehingga dapat mengetahui
apa dan bagaimana yang disebut merugikan keuangan Negara itu,”tuturnya.
Kemudian itu disebut bupati Annas
Maamun dirinya telah tiga kali melaporkan harta kekayaan ke KPK, yakni
ketika menjabat ketua DPRD Bengkalis, ketua DPRD Rohil, dan Bupati Rokan Hilir.
Disebut bupati PNS dilingkungan pemdakab Rohil juga akan melaporkan harta
kekayaan ke KPK.
Dikatakan bupati H.Annas Maamun
bahwa workshop ini di gelar agar generasi seterusnya dapat mengetahui apa yang
dimaksud korupsi tersebut. Hal ini dikatakan Annas agar generasi penerus dapat
melaksanakan dan melanjutkan pembangunan daerah Rokan Hilir. Oleh sebab itu
diharapkan PNS mengikuti workshop ini hingga selesai.
“Acara ini digelar agar dapat
mengetahui apa dimaksud tindak pidana korupsi agar generasi penerus dapat melanjutkan
pembangunan daerah ini. Kemaren mantan
bupati kampar boy ditahan KPK,"pungkasnya. (andi krc)
Selasa, 24 Januari 2012
H.Annas Maamun tinjau kesiapan Inspektorat menggelar work shop mencegah tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan negara
Bupati kabupaten Rokan Hilir
meninjau kesiapan dalam menggelar work shop atas kerjasama pemerintah daerah
dengan KPK yang ditaja oleh inspektorat Rokan Hilir. Sesuai rencana acara
tersebut di gelar besok Rabu (25/1) di aula perguruan wahidin jalan Pahlawan
Bagansiapiapidari jam 08.00 wib hingga 12.00 wib dihadiri oleh bupati kabupaten
Rokan Hilir H.Annas Maamun. Sebagai nara sumber dalam acara ini dari pihak KPK.
BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Bupati
kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun, setdakab Rohil Drs Wan Amir firdaus,Msi,
kabag umum pemdakab Rohil Muzakkar, kabag humas pemdakab Rohil Firdaus,SE dan
PNS dilingkungan pemdakab Rokan Hilir hadir untuk melihat kesiapan pemerintah
daerah khususnya inspektorat Rokan Hilir dalam menggelar work shop atas
kerjasama dengan Komisi pemberantasan korupsi (KPK) Jakarta di aula gedung
perguruan wahidin jalan Pahlawan Bagansiapiapi, Selasa (24/1). Direncanakan
ratusan PNS dilingkungan Pemdakab Rohil hadir dalam acara ini.
Work shop mencegah tindak pidana
korupsi dalam pengelolaan keuangan Negara ditaja oleh inspektorat kabupaten
Rokan Hilir yang digelar besok, Rabu (25/1) di aula perguruan wahidin jalan
Pahlawan Bagansiapiapi. Acara ini sesuai rencana diliput oleh enam media elektronik dan sejumlah media cetak.Demikian dikatakan oleh kabag Humas pemdakab Rokan
Hilir (Rohil) Firdaus,SE ketika ditemui KABARROHIL di aula gedung perguruan
wahidin tersebut.
Dia mengatakan bahwa sebagai nara
sumber dalam acara work shop tersebut dari komisi pemberantas
korupsi (KPK) pusat Jakarta. Dikatakannya inspektorat mengundang pihak KPK
sebagai nara sumber untuk memberikan work shop kepada penyelenggara keuangan
Negara pemerintah kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
“Work shop ini dihadiri oleh
kepala dinas, badan, kantor dan kabag serta PNS dilingkungan pemdakab Rokan
Hilir,”tuturnya.
Ditempat yang berlainan kepala
inspektorat kabupaten Rokan Hilir ,H.M.Yatim Maamun membenarkan hal ini dengan
menegaskan bahwa pihak KPK pusat Jakarta diundang oleh inspektorat kabupaten
Rokan Hilir sebagai nara sumber dalam acara work shop kepada PNS di lingkungan pemerintahan kabupaten Rokan Hilir.
“Memang kita yang mengundang nara sumber KPK (komisi pemberantasan korupsi Jakarta,red). Sampai saat ini kita masih belum tahu siapa yang datang
sebagai nara sumber pada work shop ini,"kata H.M.Yatim Maamun.
Disebutnya ada kerjasama Pemerintah
daerah Kabupaten dengan KPK dalam
menjalankan Keputusan Presiden Republik Indonesia. Dia mengatakan ada kerjasama antara pemerintah
daerah dengan KPK tersebut dalam mencegah tindak pidana korupsi dalam
pengelolaan keuangan negara. Oleh sebab itu ditambahkannya pada kesempatan work
shop ini maka pesertanya adalah semua kepala Dinas, Badan, Kantor, kabag, PPTK dilingkungan Pemdakab Rokan Hilir.
“Sedikitnya sebanyak 753 orang
peserta dilingkungan pemdakab Rokan Hilir hadir dalam work shop ini,”ujar PNS
yang pernah di Direktorat Jenderal inspektorat kementerian keuangan pusat
Jakarta ini.
Dijelaskannya, para peserta nanti diberikan pin simbol “jujur
itu hebat” yang merupakan pin diperoleh dari KPK. Dikatakannya hal ini nara
sumber memberikan arahan dalam tindakan pencegahan tindak pidana korupsi. Ditambahkannya
ada tiga materi yang di berikan dalam work shop ini, yakni pertama unsur kerugian
negara dalam pembuktian tindak pidana korupsi, kedua penyalahgunaan uang Negara
dalam pembuktian tindak pidana korupsi dan ketiga penyalahgunaan asset dalam
pembuktian tindak pidana korupsi. Acara ini di katakana H.M.Yatim Maamun
dimulai jam 08.00 wib hingga jam 12.00 wib. Diharapkan para peserta datang
hadir sebelum jam dimulai acara tersebut karena kita akan menerapkan disiplin
tepat waktu. Oleh sebab itu disebutnya bagi peserta yang tidak membawa badge
peserta dan badge panitia maupun badge wartawan tidak diperkenankan hadir.
Disebutnya peserta harus tepat waktu karena ketika waktu menunjukkan jam 08.00
wib pintu masuk ditutup. Ditambahkannya program kerjasama pemerintah daerah
dengan KPK untuk menerapkan acara ini menurut KPK disebut Kepala inspektorat
Rokan Hilir ini, Pemerintah kabupaten
Rokan Hilir yang pertama sekali melaksanakannya.
![]() |
| kepala inspektorat Rohil,H.M.Yatim Maamun |
“Dalam work shop ini juga akan
dijelaskan tentang gratifikasi,”pungkasnya. (andi krc)
Langganan:
Postingan (Atom)















