Kamis, 09 Februari 2012

Annas Maamun harap PNS dan honorer bekerja bagus dan baik sesuai tupoksinya


Pegawai harus bekerja optimal. Jika tersangkut masalah hokum maka akan diproses sesuai aturan yang berlaku.

BAGANSIAPIAPI,KABRROHIL-Seorang pegawai harus mempunyai dedikasi tinggi dan panutan bagi masyarakat sehingga dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Demikian ditegaskan oleh Bupati Rokan Hilir (Rohil) H.Annas Maamun ketika ditemui KABARROHIL disela peninjauan gedung rumah sakit umum daerah dr Pratomo jalan Pahlawan bagansiapiapi beberapa waktu lalu.

Oleh sebab itu, baik  PNS maupun tenaga honorer atau kontrak harus bekerja sesuai tupoksinya dengan baik dan bagus. Jika melanggar aturan dan indispiliner tentunya ditindak lanjuti sesuai aturan yang berlaku.

“Jika pegawai indisipliner tentunya ditindak lanjuti sesuai aturan yang berlaku,”ujarnya

Selanjutnya menjawab KABARROHIL, Bupati menegaskan pegawai yang tersangkut masalah ke ranah hukum tentunya  diproses secara hukum yang berlaku.  Setelah ada kepastian hukum maka akan ditindak tegas. Disebutnya jika tenaga honorer atau kontrak maka diputuskan hubungan kerja.

“Sedangkan jika PNS maka diserahkan ke inspektorat untuk memprosesnya,”ujarnya.

Sedangkan kepala Inspektorat Rohil Yatim Maamun ketika ditemui menegaskan bahwa pegawai yang tersangkut dalam proses hukum akan ditindak lanjuti setelah proses hukum berjalan. Disebutnya inspektorat akan memproses PNS yang melanggar aturan sesuai aturan dan peraturan pemerintah tentang kepegawaian.  Tentang ada PNS yang tersangkut masalah hokum, dijelaskannya masih dalam proses hokum oleh sebab itu menunggu proses tersebut selesai baru akan ditindak lanjuti oleh inspektorat Rohil.

Menjawab KABARROHIL tentang ada pegawai yang tersangkut proses hukum, ditegaskannya menurut aturan PNS yang tersangkut di ranah hukum tentunya mempunyai sanksi. Disebutnya,  jika tuntutan empat tahun keatas maka PNS tersebut akan diskorsing dari kepegawaian.

“Kabarnya ada satu orang PNS tersangkut dan dalam proses hokum. Jika tuntutan empat tahun maka PNS tersebut sudah bisa diskorsing,  Hal ini menurut PP,”pungkasnya. (andi krc)

BNK Rohil bakal tes urine pegawai dan siswa


BNK Rohil bakal melaksanakan tes urine terhadap pegawai dan siswa di lingkungan pemdakab Rohil. Hal ini agar mengoptimalkan program kerja BNK Rohil sehingga Rohil tidak ada lagi kasus narkoba.

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Badan Narkoba Kabupaten (BNK) daerah Rokan Hilir (Rohil) bakal melaksanakan tes urine bagi pegawai dilingkungan pemerintah daerah dan juga kepada siswa dan siswi di sekolah-sekolah wilayah kabupaten Rokan hilir (Rohil). Hal ini ditegaskan oleh ketua BNK Rohil H.Suyatno ketika ditemui di kantor bupati jalan Merdeka Bagansiapiapi, Rabu (8/2) kemaren.

“Program Kedepan BNK Rohil mengutamakan untuk melaksanakan program pemeriksaan urine terhadap pegawai  dan siswa dilingkungan pemdakab Rohil,”ujarnya.

Hal ini, desebutnya sebagai langkah untuk  mengatasi maraknya peredaran dan pemakaian narkoba dilingkungan dan daerah Rokan Hilir. H.Suyatno juga menegaskan bahwa  peredaran narkoba di daerah Rokan Hilir akan terus di pantau. Untuk program pertama BNK Rohil melakukan tes urine terhadap pegawai dan siswa siswi daerah Rokan Hilir.

Oleh sebab itu diharapkan kepada DPRD Rohil dan pemerintah daerah terutama banggar agar dapat meningkatkan alokasi dana untuk BNK Rohil pada tahun ini sehingga dapat melaksanakan program kerja BNK Rohil tersebut. Disebutnya support alokasi dana akan dapat menjalankan program BNK Rohil sesuai apa yang diprogramkan.

Disebut ketua BNK Rohil H.Suyatno yang juga wabup Rohil bahwa BNK Rohil telah mengajukan program kerja dengan meningkatkan alokasi dana bagi BNK Rohil di setiap tahun yang diterima. Oleh sebab itu, lanjutnya menegaskan  alokasi dana tersebut jika ditingkatkan  dapat melaksanakan program BNK Rohil sesuai harapan.,

Dijelaskannya bahwa kecamatan  Bangko, kecamatan Pujud, kecamatan  Sinaboi, kecamatan pasir limau kapas (palika) dan kecamatan Bagan Sinembah merupakan kecamatan yang sering dipantau karena peredaran narkoba. Hal ini menurut data kasus narkoba yang diperoleh, sebut ketua BNK Rohil H.Suyatno yang juga wabup Rohil.

"Tahun 2012 ini Insya Allah program dites urine terhadap pegawai dan murid sekolah dilaksanakan sehingga dapat memaksimalkan program kerja BNK Rohil. Hal ini dengan harapan kerjasama semua pihak juga agar tidak terjadi lagi kasus Narkoba di daerah Rohil,”pungkasnya. (andi krc)

Rabu, 08 Februari 2012

Sugianto “Raja baut” bangga melihat kemajuan dan perkembangan daerah kampong halamannya


Kemajuan kota Bagansiapiapi membuat Sugianto dan alumnus wahidin 93 bangga terhadap kampong halamannya saat ini. Kedepan dirinya tertarik untuk berinvestasi di daerah Rohil dan akan mengajak rekan-rekan lainnya berinvestasi juga di daerah Rokan hilir.

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Sekira seratus lebih para alumni SMA wahidin angkatan 1993 ikut dalam peninjauan museum Tionghoa, dan objek wisata di sepanjang pesisir sungai Rokan, Rabu (8/2). Mereka berbaur dengan bupati kabupaten Rokan Hilir, H.Annas Maamun. Hadir juga dalam rombongan tersebut “raja baut” kho kok ing (Sugianto) bersama isterinya Masni sekaligus makam bersama di tepian sungai Rokan.

Menjawab KABARROHIL, Bupati H.Annas Maamun menegaskan bahwa penemu untuk pertama sekali daratan ini sehingga disebut kota Bagansiapiapi merupakan orang warga Tiong Hoa. Oleh sebab itu sejarah datangnya dan peralatan warga Tiong hoa tempo dahulu tersimpan rapi di museum Tionghoa ini.

Pada kesempatan ini Para alumni SMA Wahidin tahun lulusan 1993 sekira 100 orang lebih ini diperlihatkan bahwa di kota kampong halamannya sudah memiliki museum TiongHoa. Dalam kunjungan ke kampong halamannya yaitu kota Bagansiapiapi ini di perlihatkan kemajuan dan perkembangan kota dari perkantoran “New City”, Museum hingga tempat objek wisata yang bakal dibangun patung dewi Kwan Im.

Hal ini, lanjut orang nomor satu di Rokan Hilir ini agar mereka juga dapat mempromosikan daerah kampong halamannya kepada rekan-rekannya yang lain. Dimana mereka yang bermodal tentunya dapat berinvestasi di daerah kampong halamannya. Disebut politisi Golkar Rohil ini bahwa pemdakab Rohil akan memprioritaskan kemudahan baik fasilitas perijinan maupun lahan untuk membangun gedung ataupun pertokoan di sepanjang pesisir sungai Rokan ini. Disebutnya saat ini sudah berdiri pertokoan di sepanjang pesisir sungai Rokan yang merupakan milik pengusaha dari local maupun Jakarta. Hal ini dijelaskan oleh orang nomor satu di Rohil para pengusaha tersebut sudah mendapatkan kemudahan perijinan oleh pemerintah daerah.

"Kita akan memberikan kemudahan perijinan jika ada yang berinvestasi dan berusaha di kampong halamannya ini,"katanya.

Sedangkan pengusaha baut dari Jakarta yang merupakan warga Tiong Hoa Rokan Hilir, Sugianto “Kho Kok Ing” membeberkan rasa kagum bahkan bangga atas kepemimpinan H.Annas Maamun di daerah Kabupaten Rokan Hilir. Dirinya menjelaskan bahwa selama setahun kota Bagansiapiapi sudah berkembang maju pesat. Hal ini dikatakannya ketika dirinya dating ke kota Bagansiapiapi setahun lalu kota Bagansiapiapi belum seperti dilihatnya saat ini.

Kemudian komitment Bupati H.Annas Maamun membangun patung Dewi Kwan Im di pesisir sungai Rokan, disebutnya mewakili warga Tiong Hoa tentunya sangat berterima kasih kepada Bupati Rokan Hilir. Dirinya sangat berterima kasih atas inisiatif H.Annas Maamun dapat membangun patung Dewi Kwan Im dan patung Naga. Hal ini tentunya sebagai daya tarik bagi warga Tiong Hoa di perantauan untuk kembali ke kampong halamannya kota Bagansiapiapi.


Melihat kemajuan dan perkembangan kota Bagansiapiapi,  dirinya akan memberitahukan kepada warga Tiong Hoa di perantauan bahwa saat ini kampong halaman yakni Bagansiapiapi bukan seperti dulu lagi. Karena Bagansiapiapi sekarang lebih maju daripada tempo dulu.  Melihat semua ini dirinya mengatakan bakal berinvestasi di Rokan Hilir. Namun terlebih dahulu disebutnya,  memikirkan investasi apa yang cocok untuk di kota Bagansiapiapi ini.

“Kedepan kemungkinan berinvestasi di rohil. Setelah melihat kondisi ini saya berminat dengan harapan bersama-sama membangun rohil,”pungkasnya. (andi krc)











Akbid  Tuti Rahayu mewisuda 19 mahasiswi angkatan kedua


Meskinpun diguyur hujan deras namun prosesi wisuda akademi kebidanan Tuti Rahayu yayasan H. Ujang Khadijah berlangsung hikmad dan lancer. Sebanyak 19 mahasiswi di wisuda pada angkatan kedua Akbid satu-satunya di kota bagansiapiapi ini.


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL- Wisuda angkatan ke-2 (dua) Akademi Kebidanan (Akbid) Tuti Rahayu yayasan H.Ujang Khalijah digelar dihalaman Gedung Yayasan H Ujang Khalijah di jalan pelabuhan Hulu, Bagansiapiapi, Kelurahan Bagan Hulu, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Rabu (8/2). Acara wisuda tersebut diwarnai  guyuran hujan. Sebanyak 19 mahasiswi Akademi Kebidanan (Akbid), Tuti Rahayu, Yayasan H Ujang Khalijah, di Wisuda pada saat itu.

Prosesi acara wisuda  berjalan hikmad dan lancar. Kendati acara wisuda tersebut sempat terhenti beberapa menit akibat turunnya hujan lebat. Prosesi awal pemwisudaan sebanyak 19 mahasiswi ini di sahkan secara simbolis oleh Direktur dan Pembantu Direktur (Pudir) 1 Akbid Tuti Rahayu yang kemudian dilanjutkan dengan rangkaian prosesi acara lainnya dilokasi lantai yang telah digenangi air. 
             
Ketua Yayasan H Ujang Khalijah, H Bakhtiar ST menjelaskan, sejak berdirinya Yayasan, telah mencapai 90 orang mahasiswa. Sebagian diantaranya telah  menamatkan pendidikan bahkan ada yang telah bekerja. Disebutnya, saat ini Yayasan mewisud sebanyak 19 mahasiswa dari total 90 mahasiswi yang menuntut ilmu di Akademi Kebidanan ini.

 "Seluruh mahasiswa di Akbid Tuti Rahayu ini dibimbing oleh tenaga dosen yang propesional dan ahli dibidangnya,”tuturnya.

Dana akademik di Akademi kebidanan Tuti Rahayu ini berasal dari para orang tua mahasiswa dan dana  Yayasan.  Disebutnya, kendati dengan dana seadanya namun hingga saat ini Akbid Tuti Rahayu Yayasan H.Ujang Khadijah  telah berhasil mewisuda dua angkatan dengan total mahasiswa di wisuda telah mencapai 31 mahasiswa. H. Bakhtiar,ST menjelaskan bahwa angkatan pertama Akbid Tuti Rahayu telah mewisuda 12 mahasiswa dan angkatan kedua tahun 2012 ini sebanyak 19 mahasiswa. Lanjutnya mengatakan dari ke 19 mahasiswa yang diwisuda tahun 2012 ini satu mahasiswa yakni bernama Sri Rahayu mencapai indek komulatif 3,78. Hal ini disebutnya merupakan prestasi yang membanggakan.


Dilain tempat, Sri rahayu ketika ditemui mengatakan sangat berterima kasih kepada pendiri Akbid Tuti Rahayu dalam naungan yayasan H. Ujang Khadijah yakni Bahtiar,ST. Hal ini disebutnya karena Akbid Tuti Rahayu merupakan Akademi kebidanan yang pertama di Bagansiapiapi dan merupakan satu-satunya akademi kebidanan di kota negeri seribu kubah ini.


"Saya sangat berterimakasih kepada pak Bahktiar yang telah mendirikan Akademi kebidanan satu-satunya di kota Bagansiapiapi ini," ujar Srirahayu..

Salah satu orang tua mahasiswa yang diwisuda, Samsir Lubis juga mengatakan hal yang sama. Dirinya merasa suka cita telah diwisudanya anaknya di Akbid Tuti Rahayu yayasan H.Ujang Khadijah ini. Dia merasa kagum dan salut atas kepiawaian pendiri dan pihak yayasan dalam mengelola Akbid tuti rahayu hingga telah dua angkatan mewisuda mahasiswanya .


"Kita sepantasnya mengacukan jempol  atas keberadaan yayasan ini. Terutama kepada Bakhtiar,ST yang bersunguh-sunguh berperan untuk  dunia pendidikan di Rohil dengan memajukan Akademi kebidanan ini. Semoga Yayasan ini selalu solid dan sukses. Sebagai orang tua dari mahasiswa mengucapkan terima kasih setingi-tinginya. Semoga mahasiswa yang telah diwisuda dapat menerapkan ilmu dan keahlian yang telah diperoleh dalam melayani kesehatan kepada masyarakat," pungkas Samsir Lubis. (andi krc)

Selasa, 07 Februari 2012

Alumni wahidin angkatan 1993 pulang kampong Bupati Annas bangga, hendaknya diikuti oleh warga Rohil lainnya


Bupati Rohil merasa bangga atas kehadiran para alumni angkatan 1993 dalam acara malam cap go meh. Diharapkan juga kedepan agar angkatan lainnya juga ikut hadir pada acara yang sama. Sehingga kekompakan masyarakat Rohil baik di perantauan maupun di daerah selalu terjalin untuk memajukan daerahnya.

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Malam cap go meh 2563/2012 masehi dipadati oleh warga tionghoa maupun warga melayu. Mereka berbondong-bondong melihat dan menyaksikan pawai lampion warga tiong hoa dalam memeriahkan malam cap go meh. Acara tersebut di gelar di depan kelenteng King Hok Ing jalan kelenteng Bagansiapiapi, Senin malam (6/2). Acara tersebut dibuka oleh bupati Rokan Hilir H.Annas Maamun dan ditutup oleh wabup H.Suyatno.

Menurut ketua panitia pelaksana malam cap go meh, Hasanto menegaskan banyak warga tionghoa yang datang dalam acara ini. Disebutnya sebagai kota yang unik dari pelbagai macam adat dan agama maka dalam kesempatan ini diselenggarakan malam pawai lampion dan malam cap go meh oleh warga tionghoa. Disebutnya acara ini terselenggara atas dukungan dan kerjasama dengan pemerintah daerah kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Dikatakannya, panitia dan warga tionghoa  sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang ikut dan terlibat dalam avcara ini. Lanjutnya menegaskan begitu juga  partisipasi dari pihak kepolisian dalam pengamanan dan keamanan malam cap go meh. Dia menyebutkan juga terima kasih kepada dinas perhubungan, satpol PP yang ikut serta dalam acara mala mini.

 "Hal ini atas kerjasama dan partisipasi masyarakat di kota Bagansiapiapi,"ujar Hasanto.

Hadir dalam acara malam cap go meh dan pawai lampion ini bupati kabupaten Rohil H. Annas Maamun, wakil ketua DPRD Rohil Drs Jamiluddin, Kapolres Rohil AKBP Auliansyah Lubis,Sik, Kejari Moh.Zaenuddin.SH, ketua pengadilan negeri, Setdakab Rohil Drs Wan Amir Firdaus,MSI, ketua Matakin Halim Wijaya dan sejumlah kepala dinas kabupaten Rohil serta pengusaha “raja baut” dari Jakarta Kho Kok ing dan Masni serta alumni wahidin angkatan 1993 serta tokoh masyarakat tionghoa.

Bupati Rohil H. Annas Maamun menghimbau kepada warga masyarakat tionghoa agar selalu kompak bersatu padu dan jangan terjadi perpecahan diantara sesame warga tionghoa. Kemudian itu disebut orang nomor satu di Rohil ini dirinya merasa bangga  saat ini karena pada malam cap go meh para alumni wahidin lulusan angkatan 1993 hadir saat ini.

“Jangan kita berpecah hanya karena perguruan Wahidin. Mari kita perbaiki perguruan wahidin ini secara bersama sama. Karena wahidin akan dijadikan percontohan sekolah disiplin dan mutu pendidikan. Alangkah bagusnya jika para alumnus wahidin pada moment dan budaya seperti ini datang semua ke kampong halamannya Bagansiapiapi,”tuturnya .

Dijelaskan Annas, bahwa dalam perayaan bakar tongkang mendatang telah bersedia untuk hadir menyaksikan acara ritual adat bakar tongkang dua menteri yakni menteri pariwisata dan menteri kelautan. Dikatakan politisi Golkar ini bahwa dalam perjalanan sejarahnya kota Bagansiapiapi ini pertama sekali ditempati oleh suku warga tionghoa.  Tempo dulu  warga tionghoa berlayar menaiki tongkang dari daratan china mencari daratan yang bias menjalani kehidupannya. Kemudian lampu kunang-kunang berkelap-kelip dimalam hari dituju oleh para warga tionghoa tersebut yang akhirnya daratan disebut Bagansiapiapi. Daratan pertama sekali warga tionghoa mendarat hingga kini sebagai tempat pembakaran tongkang bagi warga tionghoa.

Disebutnya dahulu pemerintahan distrik di tanah putih namun karena perekonomian di Bagansiapiapi lebih maju maka distrik tersebut di pindah oleh Belanda ke Bagansiapiapi. Disebutnya Bagansiapiapi yang dihuni pada umumnya warga tionghoa dengan bangunan terbuat dari kayu akhirnya oleh Belanda dibangun kantor konselir, bank dan gereja.

Kemudian itu dihimbau kepada warga tionghoa mulai sekarang berbenah untuk mempercantik toko dan rumah-rumahnya. Hal ini untuk menyambut acara bakar tongkang mendatang. Selanjutnya orang nomor satu di Rohil ini mengatakan juga member hadiah tunai kepada pemenang pawai lampion.

“Selain hadiah dari panitia maka dari saya uang tunai untuk juara satu sebesar 15 juta rupiah, juara dua sebesar 10 juta rupiah, sedangkan juara tiga sebesar 5 juta rupiah. Kemudian untuk juara harapan satu dua dan tiga masing-masing mendapat sebesar 3 juta rupiah, 2 juta rupiah ,dan 1 juta rupiah,”pungkasnya. (andi krc)