Rabu, 21 Maret 2012

Wabup harap PNS Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat


BAGANSIAPIAPi,KABARROHIL-Wabup Rokan Hilir H.Suyatno menegaskan bahwa pihak RSUD dr pratomo Bagansiapiapi bukan menolak pasien yang melahirkan dengan menggunakan jaminan kesehatan persalinan (Jampersal,red) tetapi suami pasien meminta rujuk ke rumah sakit lain. Demikian ditegaskan oleh Wabup H.Suyatno kepada KABARROHIL, Rabu (21/3) .

Disebut  orang nomor dua di Pemerintahan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) ini,  setelah dirinya melakukan cross cek ke RSUD dr Pratomo atas pemberitaan di media massa, maka di dapat keterangan  dari dokter mereka siap melahirkan secara normal.

“Biaya bisa dengan jaminan kesehatan atau pungutan biaya,”sebut wabup seperti dituturkan dokter.

Dijelaskan oleh Wabup H.Suyatno kepada KABARROHIL,  sebetulnya tidak ada persoalan karena hanya terjadi mis komunikation yang akhirnya terjadi kesalah pahaman. Maka ditambah oleh Wabup hal ini perlu  klarifikasi dan di jelaskan kembali. Wabup memang mengakui   bahwa di daerah kabupaten Rokan Hilir masih kekurangan tenaga dokter, khususnya tenaga dokter spesialis  kebidanan dan kandungan serta spesialis anak.

Disii lain, Dia menegaskan kepada pihak Rumah Sakit Umum daerah Dr Pratomo Bagansiapiapi  harus selalu melihat peralatan-peralatan medis yang dibutuhkan. Dia mengharapkan jika peralatan medis atau peralatan lainnya yang harus waktunya diganti dapat segera diganti. Kemudian itu peralatan seperti listrik cadangan yang jarang dipakai karena listrik saat ini masih bagus diharapkan selalu dirawat dengan baik sehingga jika sewaktu-waktu diperlukan dapat dipergunakan.

“Genset harus juga dirawat sehingga sewaktu-waktu dibutuhkan dapat dipergunakan. Genset dirawat dengan menghidupkannya setiap pagi. Hal ini dikwatirkan saat melakukan operasi terhadap pasien tiba-tiba listrik padam,”sebutnya.


Kemudian itu, dalam kesempatan ini wabup H.Suyatno menegaskan kepada  PNS dilingkungan kabupaten Rokan Hilir (Rohil) khususnya yang berhubungan langsung dengan masyarakat agar secara tulus untuk melayani masyarakat. Dikatakannya jangan ada lagi mis komunikation antara PNS dengan masyarakat sehingga menjadi sebuah permasalahan.  

“PNS harus melayani masyarakat dengan baik khususnya di RSUD Dr Patomo yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Mereka harus melayani masyarakat dengan tulus iklas,”pungkasnya. (andi krc)

Selasa, 20 Maret 2012

Tingkatkan Siskamling , Masyarakat Labuhan tangga kecil swadaya Bangun Pos Ronda

LABUHAN TANGGA KECIL,KABARROHIL-Masyarakat Labuhan Tangga Kecil berbondong gotong royong (goro) membangun Pos Ronda Sistem keamanan lingkungan (Pos Siskamling). Masyarakat  secara swadaya melakukan pembangunan Pos Ronda untuk keamanan lingkungan mereka. Hal ini terlihat di seputaran warga  RT 02 kepenghuluan labuhan tangga Kecil. Mereka bersama-sama ikut dalam pembangunan pos tersebut. Biaya pembangunan didapat dari hasil pungutan warga. Walaupun biaya pembangunan satu pos ronda bagi warga tergolong sangat besar, namun atas partisipasi masyarakat pembangunan tersebut berjalan dengan baik. Hal ini ditegaskan oleh ketua RT 02 Kepenghuluan Labuhan tangga Kecil, Elly Pardi kepada KABARROHIL ketika dijumpai, Selasa (20/3).

“Diperkirakan satu pos ronda menghabiskan biaya berkisar 8 juta rupiah. Biaya pembangunan  atas partisipasi masyarakat untuk mengaktifkan pos ronda dalam menggalakkan  system keamanan lingkungan. Ada yang menyumbang tenaga, dan material secara berangsur-angsur. Walaupun saat ini masih belum mencukupi namun  pembangunan pos ronda ini tetap dilakukan,”ujarnya. 

Pada hari yang sama, Ketua RT 01 kepenghuluan Labuhan tangga kecil, Sukirman juga mengungkapkan hal yang sama. Dia mengatakan bahwa pembangunan sebuah pos untuk menggalakkan keamanan lingkungan mereka. Oleh sebab itu dirinya melibatkan warga masyarakat untuk membangun sebuah pos ronda ini. Hal ini disebutnya, sebagai rasa tanggung jawab bersama terhadap keamanan lingkungan mereka.

“Dengan adanya pos ronda ini maka masyarakat mengaktifkan lagi sistim keamanan lingkungan,’ujarnya.

Sementara itu, penghulu Labuhan tangga kecil Eduardy kepada KABARROHIL ketika ditemui menegaskan bahwa sesuai intruksi Kapolres Rohil melalui camat Bangko maka system keamanan lingkungan digalakkan lagi. Oleh sebab itu, disebutnya pembangunan pos ronda di kepenghuluannya dilakukan untuk sarana dan prasarana siskamling tersebut. Didampingi kaur pembangunan Mulya Kusnadi, penghulu labuhan tangga kecil ini menjelaskan bahwa kepenghuluan labuhan tangga kecil membangun enam pos ronda untuk siskamling.

“Kita sudah intruksikan kepada setiap RT untuk membangun pos ronda. Saat ini sedang berlangsung pembangunan sebanyak empat pos sdangkan lainnya menyusul,”pungkasnya. (andi krc)

Wabup : "Siswa harus tanamkan pada dirinya belajar, belajar dan terus belajar."


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Wakil Bupati kabupaten Rokan Hilir (Wabup Rohil), H.Suyatno mengharapkan kepada para guru dan orang tua (Ortu) siswa yang menempuh Ujian Akhir Nasional (UAN) dapat dengan jeli mengawasi siswa sehingga tekun belajar dalam menghadapi UAN mendatang. Dirinya juga sangat menyambut apresiasi terhadap perguruan wahidin Bagansiapiapi yang telah melakukan kegiatan try out dari sejak bulan Agustus hingga bulan ini sudah sebanyak  7 (tujuh) kali. Disebutnya, hendaknya sekolah lain juga melakukan hal yang sama didalam mengahadi UAN pada setiap tahunnya.

“Kalau ngak dapat tujuh kali ya minimal sebanyak 3 kali untuk melakukan try out siswa,”ujar wabup ketika ditemui KABARROHIL, Selasa (20/3).

Dia mengakui perguruan wahidin dalam meningkatkan kwalitas dan kwantitas siswanya dalam menghadap UAN mendatang. Disebutnya semakin banyak siswa melakukan try out semakin diasah otaknya dalam menghadapi soal-soal ujian. Dikatakannya ada pepatah mengatakan “ala bisa karena biasa” maka semakin biasa melakukan Try Out tentunya akan bisa menghadapi  Ujian. Sehingga, tambahnya tidak merasa canggung atau tidak akan gentar menghadapi UAN nanti.

"Diharapkan orang tua dapat membimbing siswa agar dapat meningkatkan kwalitas dan kwantitas siswa dengan selalu mengawasi siswa jangan terlalu banyak bermain,"ujar wabup.

Oleh sebab itu, diharapkan wabup kepada siswa yang menghadapi UAN selalu belajar. Karena ilmu diperoleh dengan belajar bukan untuk orang lain tetapi untuk diri sendiri sebagai bekal masa depan siswa tersebut. Semakin banyak belajar maka semakin bertambah pengetahuan siswa tersebut. Oleh sebab itu, disebut orang nomor dua di Rohil ini jangan hanya sebatas try out saja tetapi diharapkan wabup para siswa terus belajar.

"Siswa harus tanamkan pada dirinya  belajar, belajar dan terus belajar,"pungkasnya.(andi krc)

Pengurus Pemuda Pancasila siap kerjasama dengan pemdakab di bidang pungutan retribusi pajak parkir


BAGANSIAPIAPI, KABARROHIL-Pengurus Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila kabupaten Rokan Hilir (MPC PP Rohil) menyatakan siap untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas perhubungan, informasi dan komunikasi  Rokan Hilir untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rohil di bidang pajak retribusi parkir di kabupaten Rokan Hilir. Demikian ditegaskan oleh ketua MPC PP Rohil disampaikan melalui  kepala bidang komunikasi dan informasi, Supriyanto kepada KABARROHIL ketika ditemui, Selasa (20/3).

"MPC PP Rohil  siap bekerjasama dengan pemerintah daerah dimana MPC PP sebagai koordinator menjalankan retribusi pajak parkir se Kabupaten Rokan Hilir. Hal ini sudah dibicarakan oleh ketua MPC PP Rohil dengan bupati H.Annas Maamun beberapa waktu lalu,”ujarnya.

Ketua bidang informasi dan komunikasi Pemuda Pancasila ini menegaskan bahwa Pemuda Pancasila Rokan Hilir  menjamin tahun 2012 dapat menggalang dana retribusi pajak parkir tersebut sesuai dengan target yang diinginkan pemdakab Rohil. Oleh sebab itu, ditambahkannya MPC PP Rohil saat ini sedang melakukan kajian terhadap tempat-tempat untuk dipungut retribusi parkir. Dikatakannya rapat pengurus pemuda pancasila dalam pengelolaan pungutan retribusi parker sudah dilaksanakan tadi malam (senin malam 19/3,red).

“Pengurus MPC Pemuda Pancasila saat ini sedang melakukan survey kelapangan untuk melakukan kajian terhadap tempat yang harus di tarik pajak retrinbusi parker di wilayah kabupaten Rokan Hilir,”pungkasnya. (andi krc)

Dinas Pasar sediakan tempat pedagang kaki lima di sepanjang pesisir sungai Rokan


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIl-Sedikitnya ratusan Petugas kebersihan dikerahkan di kawasan batu enam untuk melakukan pembenahan dan kebersihan. Hal ini dalam rangka menjalankan tugas untuk mengembangkan kawasan batu enam sebagai kawasan perkantoran sekaligus kawasan pariwisata. Demikian dikatakan oleh Kadis Pasar, Kebersihan, dan Pertamanan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Suwandi.S.sos kepada KABARROHIL ketika ditemui di kawasan batu enam jalan Kecamatan Bagansiapiapi, Selasa (20/3).

Dia  mengatakan hal ini dilakukan sesuai intruksi Bupati H.Annas Maamun, maka kawasan tersebut juga dikerahkan para petugas kebersihan agar merapikan kawasan tersebut sehingga membuat daya tarik para wisatawan berkunjung kedaerah kawasan batu enam di sepanjang pesisir sugai Rokan. 

Selain itu, dikatakan Suwandi utuk mengatur agar penempatan para pedagang menjadi teratur dan rapi maka Dinas Pasar saat ini telah mengatur untuk  menempatkan pedagang kaki lima (PK 5) di kawasan  batu enam juga. Disebutnya para pedagang tersebut sangat menyambut pengaturan yang dilakukan oleh Dinas pasar agar menjual barang dagangannya sesuai kawasan dan penempatan yang diberikan. Saat ini dijelaskan Kadis Pasar ini masih menempatkan sebanyak 14 pedagang dikawasan batu enam sepanjang pesisir sungai Rokan.

“Setelah melihat rekan-rekannya berdagang di kawasan batu enam dengan pengaturan dinas pasar mereka sangat merespon dan banyak yang berminat. Kedepan padagang yang saat ini hanya 14 akan kita  tambah lagi menjadi 30 pedagang bahkan lebih untuk berjualan di sepanjang sungai rokan tersebut, asalkan salaing menjaga kebersihan lingkungan masing-masing,”pungkas Suwandi (andi krc).

Minggu, 18 Maret 2012

Anggota DPRD Rohil harap BP MIGAS Sumbagut segera terjun melihat fakta kelapangan


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Anggota DPRD Rohil, Oullia didampingi anggota DPRD Rohil lainnya H.Rasmali,SH menegaskan agar BP Migas Sumbagut di Pekanbaru terjun langsung kelapangan untuk melihat kondisi fakta dilapangan. Hal ini terkait permasalahan warga di kepenghuluan pematamng botam kecamatan Rimba melintang. Dia menginginkan BP Migas dapat segera melihat keadaan fakta yang sebenarnya atas tanah yang diklaim warga adalah miliknya. Sementara menurutnya tanah mereka dipakai oleh pihak Chevron yang masih belum diganti rugi.

Menurut laporan masyarakat tersebut menyatakan setelah  diukur seluas 5,5 hektar sedangkan yang telah diganti rugi oleh pihak Chevron seluas 4,3 hektar dimana sisanya tanah 1,2 hektar terpakai dan belum diganti rugi. Hal ini disebutnya agar tidak menjadi polimik dikemudian hari maka diharapkan dituntaskan permasalahan ini dengan komunikasi yang baik.

"Langkah persuasif dengan komunikasi yang baik dan terjun melihat langsung kondisi fakta di lapangan akan  dapat memecahkan persoalan ini,"katanya ketika ditemui, Sabtu (17/3) akhir pekan kemaren.

Anggota DPRD Rohil ini, menegaskan jika BP Migas sumbagut terjun kelapangan  diikut sertakan juga semua pihak seperti pihak pemilik tanah, pihak chevron, pihak BP Migas, pihak kecamatan,pihak BPN dan pihak anggota DPRD Rohil.

"Pelbagai pihak dilibatkan agar tidak ada lagi polimik dikemudian hari,"pungkasnya. (andi krc)

Wartawan Rohil Kecewa tidak dilibatkan, peringatan HPN di Rohil


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Hampir semua kalangan wartawan atau insan pers yang bertugas di daerah Rokan Hilir kecewa karena tidak dilibatkan dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Riau yang bakal di selenggarakan di Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir. Bahkan dalam rapat pembentukan kepanitiaan tanpa ada pemberitahuan sama sekali. Padahal bupati Kabupaten Rokan Hilir, H.Annas Maamun menginginkan penyelenggaraan HPN di Rohil tersebut semua wartawan di ikutsertakan.

"Kita sangat kecewa karena tidak melibatkan semua insan pers yang bertugas di Rohil,"kata Sutrisno ketua Aliansi Wartawan Indonesia Rokan Hilir ketika dikonfirmasi KABARROHIL, Minggu (18/3).

Dia menjelaskan, bahwa insan pers di daerah Rokan Hilir tidak hanya bernaung di satu wadah organisasi kewartawanan saja karena masih banyak wartawan yang bertugas di daerah Rokan Hilir merupakan anggota kewartawanan juga. Dia juga tidak menginginkan ada nya sebutan wartawan harian dan wartawan mingguan atau anggota organisasi wartawan ini dan organisasi wartawan itu didalam penyelenggaraaan Hari Pers di Rohil ini karena hal tersebut dapat mengkotak-kotakkan yang mengakibatkan kesenjangan bagi mereka tersebut.

"Kita tidak ingin ada sebutan bagi wartawan dengan ada istilah wartawan harian dan wartawan mingguan,"ujarnya.

Hal yang sama juga di kumandangkan oleh Hendri salah satu, wartawan media cetak terbitan Pekanbaru yang bertugas di Rohil.  Hendri menegaskan merasa sangat kecewa karena banyak wartwan atau insan pers yang tidak dilibatkan didalam penyelenggaraan HPN di Rohil ini. Padahal dijelaskannya bahwa wartawan yang bertugas di Rohil jika didata berjumlah lebih dari seratus wartawan, sedangkan yang dilibatkan dalam kepanitiaan hanya segelintir orang wartawan. Bahkan PNS dilibatkan dalam susunan kepanitiaan tersebut.

"Hari Pers Nasional Riau di selenggarakan di Rokan Hilir seharusnya pers bertugas di Rohil sebagai tuan rumah namun kenyataannya kita hanya sebagai penonton saja. Hari Pers Nasional merupakan hari bagi seluruh insan pers bukan segelintir pers saja,"pungkasnya. (andi krc)

Sabtu, 17 Maret 2012

Pemkab harap Chevron tambah jumlah kuota bea siswa dari Rohil, minimal 20 siswa


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Sedikitnya 97 siswa kelas III se-tingkat SMA/SMK se Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengikuti tes tertulis penjaringan “Dharma Siswa Chevron” yang merupakan program PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI). Penjaringan ini merupakan program kerjasama Disdik Rokan Hilir dengan Chevron untuk memberikan bea siswa kepada siswa yang berprestasi. Namun penjaringan tersebut diperuntukkan bagi siswa berprestasi karena orang tua yang  tidak mampu. 

“Kita bersyukur hari ini diselenggarakan penjaringan bea siswa bagi siswa yang berprestasi oleh Chevron,”kata wabup H.Suyatno ketika ditemui KABARROHIL, Sabtu (17/3).

Disebut orang nomor dua di pemerintahan kabupaten Rokan hilir ini, sebanyak 97 siswa tersebut merupakan siswa pilihan  di kabupaten Rokan Hilir berdasarkan prestasi yang dimilikinya. Dikatakannya bahwa mereka tersebut adalah  kader bangsa yang  memerlukan bea pendidikan dan wajib dibantu karena orang tua tidak mampu.

Dia merasa bangga sebanyak 97 siswa yang merupakan anak bangsa dari daerah Rokan Hilir dapat ikut dalam penjaringan dharma siswa chevron ini. Namun ditambahkannya pemerintah daerah merasa kurang dalam mengambil siswa berprestasi tersebut. Dikatakannya menurut informasi dari 97 siswa yang mengikuti tes hanya lima orang yang diambil dalam program dharma siswa chevron ini.

“Kami pemerintah daerah Rokan Hilir mengharap kuota penjaringan hanya lima siswa dari Rokan Hilir bisa ditambah lagi. Menimal duapuluh siswa dari daerah rokan Hilir ini,’ujar wabup.

Dikatakannya wajar saja pemerintah Rokan Hilir menginginkan kuota penjaringan dharma siswa chevron ditambah karena chevron menggali potensi alam dari daerah Rokan Hilir. Disebutnya potensi alam yang digali oleh chevron agar dipergunakan untuk siswa didaerah Rokan Hilir.

“Tahun depan diharapkan jangan lima siswa lagi,”pungkasnya. (andi krc)  

Jumat, 16 Maret 2012

Pelbagai Pihak Mendukung adanya Lapas di Bagansiapiapi


BAGANSIAPIAPi,KABARROHIL-Direktur Eksekutif Non Government Organisation (NGO) atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bono Rokan kabupaten Rokan Hilir (Rohil), J.Abdillah  menegaskan bahwa type cabang rutan Bagansiapiapi sudah selayaknya ditingkatkan menjadi type Lapas. Hal ini karena melihat kondisi cabang Rutan Bagansiapiapi yang saat ini sudah over capacity.Demikian dikatakannya ketika ditemui KABARROHIL, Jumat (16/3).

“Sudah selayaknya Bagansiapiapi memlikiki Lapas,”ujarnya.

Dia mengatakan kota Bagansiapiapi saat ini merupakan ibu kota Kabupaten Rokan Hilir sudah selayaknya memiliki Lembaga Pemasyarakatan untuk membina para warga binaan di lokasi yang lebih layak dan laik untuk melakukan pembinaan. Selain itu disebutnya, kondisi cabang rutan Bagansiapiapi saat ini sudah over capacity.

Dikatakan J.Abdillah, menurutnya pemerintah daerah kabupaten Rokan Hilir beberapa waktu lalu telah mendukung dalam usaha untuk dibangun Lapas dengan menyediakan lahan di simpang dua ratus kepenghuluan Parit Aman. Oleh sebab itu dikatakannya diharapkan Menkumham menyetujui dan merealisasikan  pembangunan Lapas di Bagansiapiapi ini.

Ketua DPRD Rokan Hilir, Nasrudin Hasan juga menegaskan akan mendukung jika terwujudnya pembangunan Lapas di Bagansiapiapi oleh Kemenkum dan HAM.  Karena , disebutnya perkembangan roda pembangunan dan kepadatan penduduk di daerah Rokan Hilir seiiring dengan meningkatnya tindakan kriminalitas sudah selayaknya ibukota kabupaten Rokan Hilir memiliki daya tampang bagi warga binaan dengan mewujudkan Lapas tersebut.

“Melihat pesatnya roda Perkembangan pembangunan dan kepadatan penduduk di wilayah kabupaten Rokan Hilir  sudah sepantasnya ada Lapas di Bagansiapiapi ibukota kabupaten Rokan Hilir ini,”katanya.

Menjawab KABARROHIL, Bupati Kabupaten Rokan Hilir, H.Annas Maamun juga mengatakan hal yang sama. Dikatakan, pada dasarnya mendukung untuk dibangun Lapas di Bagansiapiapi. Hal ini, disebutnya pemerintah daerah  menyediakan lahan untuk dibangunnya Lapas tersebut.  Dia mengatakan lahan tersebut sudah disediakan di simpang dua ratus kepenghuluan Parit Aman.

“Kita mendukung dibangun Lapas di Bagansiapiapi. Lahan di simpang dua ratus akan kita siapkan untuk pembangunan tempat warga binaan tersebut,’pungkasnya. (andi krc)

Kamis, 15 Maret 2012

Kecamatam Kubu Babussalam diresmikan, sekaligus bupati Annas melantik pejabat penghulu dan camat



RANTAU PANJANG KIRI,KABARROHIL-Bupati kabupaten Rokan Hilir (Rohil) H.Annas Maamun secara langsung meresmikan kecamatan Kubu Babussalam yang merupakan pemecahan wilayah dari kecamatan Kubu. Acara tersebut digelar di halaman pasar tradisional Kubu kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, Kamis (15/3). Acara tersebut dihadiri oleh ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan, wakil ketua DPRD Rohil beserta anggota DPRD Rohil derah pemilihan kecamatan Kubu. Acara tersebut juga dihadiri oleh sekdakab Rohil, Drs Wan Amir Firdaus,Msi, kepala dinas badan dan kantor dilingkungan pemdakab Rohil juga para tokoh masyarakat kecamatan Kubu.

Peresmian kecamatan Kubu Babusalam ditandai dengan penanda tanganan batu prasasti dan pembukaan  tirai  papan nama kecamatan Kubu Babusalam sekaligus peresmian penegerian SMA negeri 3 Kubu.

Sebelumnya,  terlebih dahulu bupati H.Annas Maamun melantik lima pejabat penghulu di wilayah Kubu Babusalam yakni Abdul Rahmad sebagai pj penghulu Sungai Pinang, Samsir sebagai pj penghulu Teluk Piyai,  Buhari Ahmad sebagai pj  penghulu Pulau Halang Belakang, H. Samuel sebagai pj penghulu Rantau Panjang Kiri Hilir, Ahmad Yasin sebagai pj penghulu Teluk Piyai Pesisir dan Sahri Romodon sebagai pj penghulu Sungai Kubu Hulu.

Sedangkan sekcam kecamatan Kubu, Drs Ahmad Atin ditempatkan untuk menjabat pj camat Kubu Babusalam dari hasil pemekaran kecamatan Kubu tersebut.

Salah  tokoh masyarakat Kubu ketika ditemui KABARROHIL mengatakan sangat berterima kasih terhadap bupati H.Annas Maamun yang telah menerima aspirasi masyarakat bersama DPRD Rohil yang selanjutnya dapat diwujudkan pada saat ini. Dia mengajak kepada masyarakat lainnya bersatu mendukung pemerintah daerah Rokan Hilir dalam menjalankan roda-roda pembangunan di daerah kecamatan Kubu Babusalam yang baru saja di resmikan. Karena hal ini merupakan kepentingan masyarakat sendiri agar daerahnya dapat lebih maju.

"Mari kita dukung penuh pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah. Karena apa yang dilakukan merupakan kepentingan kita bersama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan disegala bidang. Oleh sebab itu dihimbau untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan. Mari kita bersama-sama membangun kampung halaman kita agar kedepan lebih maju dan semakin jaya,"kata Mahmud Tiintin.

Menjawab KABARROHIL, camat Kubu, Samsul Kidul yang merupakan camat dari kecamatan yang dimekarkan menegaskan bahwa pemekaran wilayah kecamatan Kubu menjadi dua wilayah kecamatan merupakan idaman dari masyarakat. Hal ini disebutnya karena dapat meningkatkan pelayanan masyarakat di bidang administrasi yang dapat memperpendek rentan waktu dan pelayanan di bidang pembangunan yang dapat memeratakan pembangunan.

"Penantian masyarakat atas pembentukan kecamatan Kubu Babusalam ini dimulai sejak beberapa tahun lampau. Alhamdulillah akhirnya aspirasi masyarakat dapat terwujudkan karena merupakan idaman dari masyarakat. Oleh sebab itu, atas nama masyarakat mengucapkan terima kasih kepada bupati Annas Maamun dan DPRD Rohil.  Semoga kecamatan ini semakin cemerlang, terbilang dan lebih maju pesat,"katanya.

Dalam hal ini pemerintah daerah Rokan Hilir, H. Annas Maamun menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama DPRD Rohil telah mewujudkan pemekaran daerah yang diidamkan oleh masyarakat. Oleh sebab itu diharapkan kepada masyarakat selalu menjaga kekompakan, rasa persatuan dan kesatuan sehingga jalannya pembangunan di daerah kecamatan Kubu Babusalam yang baru saja di resmikan dapat berjalan dengan bagus dan baik. Dia menegaskan jika masyarakat bersatu padu maka pembangunan daerah khususnya kecamatan Kubu Babusalam ini akan dapat mengejar segala ketertinggalan. Bahkan disebutnya akan dapat lebih maju lagi dari kecamatan induk.

"Pemekaran merupakan wujud aspirasi masyarakat agar daerahnya bertambah maju. Karena dengan pemekaran dapat memperpendek rentan administrasi dan mempercepat pembangunan daerah. Untuk itu diharapkan menjaga rasa persatuan dan kesatuan sehingga pembangunan berjalan lancar dan dapat mengejar ketertinggalan. Bahkan jikalau kompak dan bersatu padu bisa dapat melampaui kecamatan induk,"pungkasnya. (andi krc)

Diharap anggota komisi I DPRD Rohil,Dedi Humadi Pihak Chevron dapat menyelesaikannya


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Anggota komisi I DPRD Rokan Hilir, Dedi Humadi menegaskan agar PT CPI dapat segera menyelesaikan permasalahan terhadap lahan masyarakat di pematang botam. Hal ini agar jangan sampai berlarut-larut dan berkepanjangan. Karena menurutnya permasalahan ini seharusnya sudah selesai dan tidak ada masalah dengan masyarakat yang mengaku empunya tanah jika dilakukan dengan itikad bagus dan baik. Demikian diungkapkannya ketika dihubungi KABARROHIL, kamis (15/3).

"Kita menilai kalau memang jujur kenapa permasalahan ini belum juga selesai,"ujar Dedi Humadi yang juga mantan ketua DPRD Rohil periode lalu tersebut.

Disebut Dedi Humadi,  jika pihak Chevron ada itikad baik maka permasalahan ini sudah lama selesai dan masyarakat sudah mendapat ganti rugi terhadap lahan atau tanah yang telah dipakai menurut masyarakat tersebut. Dia menegaskan agar pihak bertikai dapat secara langsung meninjau kelapangan dan sekaligus mengukur bersama dengan disaksikan oleh anggota DPRD Rohil dan pihak kecamatan. Dia mengharapkan jangan permasalahan diperlambat dengan berdalih menanti hasil pengukuran BPN untuk menunda pengukuran. Dia mengatakan bahwa hal ini harus diperjelas dan dihimbau untuk selesai secepatnya.

"Seharusnya pihak chevron mengucapkan rasa terima kasih kepada masyarakat dengan memberikan pekerjaan kepada masyarakat disekitar atau siempunya lahan tersebut. Dalam arti jangan mempersulit masyarakat menuntut hak yang menurut masyarakat merupakan haknya,"katanya.

Sekali lagi ditegaskan oleh Dedi Humadi agar pihak chevron harus dapat menyelesaikan hal ini dengan baik. Ditambahkan Dedi Humadi jikalau menurut pihak Chevron tanah itu di klaim milik orang lain selain tengku agung (alm) coba di konfrontir dengan ahli waris tengku agung (alm) yakni T.A Zainal yang juga mengklaim miliknya dengan surat-surat yang sah dan dapat dipertanggung-jawabkan.

Diharapkan permasalahan selesai dan tidak berkepanjangan. Namun jikalau tidak selesai juga dan masyarakat melanjutkan permasalahan ini ketingkat lebih tinggi lagi maka pihak anggota DPRD Rohil jika diminta untuk mendampingi maka siap mendampinginya.

"Diharapkan kepada pihak Chevron dapat menuntaskan hal ini,"pungkasnya. (andi krc)

Rabu, 14 Maret 2012

Bimtek operator digelar, pelaksanaan e-KTP April hingga September 2012


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pelatihan Bimbingan teknis (Bimtek) tenaga operator guna mensukseskan program e-KTP di mulai bulan April mendatang di gelar oleh Dinas Kependudukan dan catatan sipil Rokan Hilir (Disdukcapil Rohil) bersama PT Sucofindo. Acara tersebut di gelar di lantai 3 wisma Rohil jalan Pelabuhan Baru Bagansiapiapi,Rabu (14/3). Sebanyak 56 tenaga operator berasal dari pelbagai kecamatan di Rokan Hilir ikut dalam Bimtek ini. Demikian diungkap Kadisdukcapil Rohil, H.Amiruddin kepada KABARROHIL ketika ditemui.

Dia menjelaskan pelatihan Bimtek ini dilaksanakan selama dua hari kedepan yakni hari ini (Rabu 14/3, red) dan besok (Kamis 15/3,red). 56 tenaga operator tersebut merupakan tenaga operator di 14 kecamatan,dimana disetiap  masing -masing  kecamatan ditempatkan 4 tenaga operator e-KTP. Disebutnya,  dalam pelatihan teknis ini juga diikut-sertakan sebanyak 18 tenaga operator Disdukcapil Rohil dengan biaya ditanggug oleh Disdukcapil Rokan Hilir sendiri.

Dikatakannya, pelatihan ini dibimbing oleh PT Sucofindo sebagai rekanan yang ditunjuk langsung oleh mendagri. Ditambahkannya  seusai bimtek dengan sekaligus mengenalkan peralatan dan tata cara menggunakannya maka pihak Disdukcapil Rohil langsung melakukan pemasangan peralatan e-KTP tersebut di masing-masing kecamatan se Kabupaten Rokan Hilir.

"Direncanakan jadwal launching e-KTP pada 2 Maret mendatang,"ujarnya.

Disebut Kadisdukcapil Rohil ini, bahwa kecamatan Bangko dan kecamatan Bagan Sinembah merupakan kecamatan yang perlu mendapat perhatian dalam pelaksanaan program e-KTP. Hal ini disebutnya karena dikecamatan tersebut merupakan kecamatan yang berpenduduk padat. Kemudian itu, Khusus di kecamatan Bagan Sinembah perlu juga mendapat perhatian khusus karena luas daerahnya yang sangat luas.

Kadisdukcapil Rokan Hilir ini menegaskan juga bahwa di kecamatan Bagan Sinembah dalam target pelayanan e-KTP. Hal ini, disebutnya karena diperkirakan total warga wajib memiliki e-KTP didaerah ini mencapai 110.390 warga. Perkembangan penduduk didaerah ini disebabkan oleh banyaknya para pendatang. Dia mengatakan bahwa di kecamatan Bagan Sinembah membuat Disdukcapil harus bekerja keras. Karena mengingat waktu pengurusan e-KTP terbatas selama 210 hari yakni dihitung sejak April hingga bulan September 2012 mendatang. Dikatakannya,  Untuk itu ditambahkannya Disdulcapil Rohil akan membuat rancangan strategis khususnya di kecamatan Bagan Sunembah dengan melakukan kegiatan pelaksanaan perekaman dengan menggunakan waktu dua shift untuk 4 orang tenaga operator. Dijelaskannya shift pertama pukul 08.00 wib hingga pukul 14.30 wib dengan dua operator dan shift kedua mulai jam 14.30 wib hingga pukul 22.00 wib.

"Dengan rencana yang ditetapkan Disdukcapil Rohil,  diharapkan berjalan sesuai dengan yang diharapkan yaitu selalu eksis disaat jam kerja shift untuk melakukan pelayanan pelaksanaan e-KTP kepada masyarakat di kecamatan kaya dengan kebun sawit ini sehingga akhirnya pelaksanaan berjalan dengan lancer dan sesuai jadwal waktu,"pungkasnya. (andi krc)