Tampilkan postingan dengan label infrastruktur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label infrastruktur. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Mei 2015

Jalan Khayangan Banyak Berlubang, Warga Harap “Ditambal”



BAGANSIAPIAPI (RIAU), Kabarrohil - Jalan Khayangan Kelurahan Bagan Timur Bagansiapiapi tampak rusak parah. Hasil dari pantauan Media Megapolitan, Jum’at-(15/5/2015) terlihat hampir di sepanjang jalan  terdapat lobang menganga. Hal ini bisa mengancam siapa saja yang melewati jalan tersebut.

Jalan kayangan ini belum ada tanda-tanda bakal di perbaiki oleh pihak dinas terkait. Padahal, jalan tersebut merupakan jalan tembus menuju ke jalan Siak, jalan Bahagia, jalan Selamat, dan  jalan Satria Tangko Bagansiapiapi.

Salah seorang tokoh agama, Khalifah Khotar  mengharapkan agar dinas terkait dapat memperbaiki jalan Khayangan ini. Dia menuturkan, usulan sudah di sampaikan kepada pemerintah langsung melalui kepala daerah Bupati H. Suyatno. Kala itu, kata Khalifah Khotar, beliau langsung mengintruksikan pihak dinas terkait untuk memprogramkan perbaikan jalan tersebut.

Namun nyatanya, kata Khalifah Khotar, perbaikan jalan yang di lakukan pihak dinas hanya sebatas jalan Siak  saja dan tidak berlanjut ke jalan  Khayangan.

"Kerusakan jalan sudah kita laporkan ke Bupati, pada waktu itu bapak bupati Suyatno langsung mengintruksikan Dinas terkait untuk memprogramkan perbaikan jalan Khayangan itu, tapi perbaikan jalan batasnya hanya sampai jalan Siak saja, tidak terus sampai ke jalan Satria Tangko," pungkasnya. (agung supri)

Selasa, 26 Maret 2013

Masyarakat Labuhan Tangga Kecil butuh pembangunan jembatan



Labuhan Tangga Kecil,Kabarrohil- Warga masyarakat  RT.01 Desa  labuhan tangga Kecil   mengharap  agar Pemkab Rohil membangun jembatan yang berada di depan mushola Nurul Hidayah RT 01 desa labuhan tangga Kecil. Pasalnya, keberadaan jembatan tersebut merupakan sarana vital untuk menghubungkan antara jalan Sekolah dengan Jalan Tuk Kapal di Desa Labuhan Tangga Kecil.

Melihat Kondisi jembatan kayu ini sudah sangat memprihatinkan dimakan usia.beberapa kali masyarakat telah mengumpulkan dana untuk  membangun jembatan tersebut secara swadaya,namun dikarenakan keterbatasan dana pelaksanaannya hanya mampu dibangun se adanya.

Tokoh masyarakat setempat telah mencoba mengajukan proposal pembangunan jembatan tersebut kepada Dinas terkait namun sampai saat ini tidak terealisasi. Hal ini di tegaskan oleh Haryanto ketua Mushola Nurul Hidayah Kepada wartawan dikediamannya jalan Sekolah RT 01 desa labuhan tangga kecil, Kamis (21/03/2013).

Menurut Haryanto,pembangunan jembatan ini sangat dibutuhkan oleh warga,kerena merupakan akses ekonomi dan juga akses dunia pendidikan. Disamping itu jembatan ini juga sebagai akses warga untuk menuju mushola Nurul Hidayah.

‘’Masyarakat sulit untuk mengangkut hasil pertanian baik itu kelapa,sawit dan lainnya,karena jembatannya rusak parah, anak –anak sekolah juga cukup riskan untuk melewati jembatan ini,takut nantinya bisa roboh,’’kata Haryanto kepada wartawan.

‘’Kami sudah sering gotong royong untuk memperbaikinya,tapi itu membutuhkan dana yang besar untuk membeli bahan bahan bangunannya,sedangkan ekonomi warga disekitar sini tergolong lemah,’’ujarnya.

‘’Untuk itu kami berharap sekali kepada pemerintah,agar dapat membangun jembatan ini,sebab kondisi jembatan seperti ini  apabila dibiarkan dikhawatirkan akan menelan korban,’’tutup Haryanto –(mg)

Selasa, 12 Maret 2013

Swadaya Bangun Jalan Di Sekitar Pemakaman Muslim



Palika,KABARROHIL-Masyarakat dan sejumlah instansi panipahan kecamatan pasir limau kapas kabupaten Rokan Hilir (Rohil),melakukan kerja bakti membuat jalan menuju lokasi perkuburan muslim di jalan bakti panipahan darat. Kegiatan pembangunana jalan menuju makan perkuburan ini  dipimpin langsung oleh beberapa orang tokoh masyarakat dan sejumlah pimpinan instansi yang ada di panipahan pada Hari sabtu pekan lalu (16/02/2013) lalu.

 “Semangat kebersamaan dan membangun jalan tersebut masyarakat dan sejumlah pimpinan istansi yang ada di paniapahan sepakat menggalang dana untuk membangun jalan di sekitar kuburan muslim tersebut. Sikap saling bekerja  sama sejumlah instansi berbaur dengan warga masyarakat setempat ini mendapat dukungan dari selurah eleman,di mana jalan menuju makam perkuburan muslim tersebut sangat sulit di lewati karena bangunan  jalan yang ada menggunakan bahan dari kayu,selain rusak, jalan itu juga sulit di lewati ketika membawa jenazah,‘’ujar Wan Azmi kepada KABARROHIL Selasa-(20/2-2013) kemarin.

Awal munculnya tekad para tokoh masyarakat dan sejumlah penjabat tersebut pada suatu hari saat mengantar jenazah di tempat pemakaman yang ada di jalan mesjid raya panipahan darat tersebut terdapat ketika masyarakat yang membawa jenazah kesulitan melewati jalan di sekitar tempat pemakaman muslim yang ada di jalan mesjid raya panaipahan tersebut. Secara spontan, sebutnya muncul kesepatan masyarakat dan pimpinan sejumlah instansi yang ada ketika itu untuk bersama-sama secara swadaya membangun jalan tersebut agar mudah membawa jenazah.

“Adapun darmawan yang ikut berpartispasi membangun jalan tersebut antara lain,camat pasir limau kapas,M.Nasir,kapolsek pasir limau kapas  AKP. Khalik Husien,kacab dinas perikanan,Deni datuk penghulu panipahan laut,datuk penghulu panipahan kota dan tokoh masyarakat Rahman Yus”jelas Wan Azmi.

“Alhamdulillah berkat kerja sama masyarakt dan sejumlah pimpinan instansi dengan berswadaya jalan tersebut sudah di bangun,dengan terkumpulnya dana dari para darmawan yang turut membantu menyumbangkan dana untuk pembangunan jalan tersebut,”ujarnya.

Di lokasi tampak sejumlah masyarakat dan petugas dari satuan polsek pasir limau kapas juga ikut berpartispasi mengerjakan pembangunan jalan tersebut.

“Kita mengharapkan kepada pemerintah Rokan Hilir dapat kiranya memprioritaskan pembangunan jalan yang ada di sekitar areal pekuburan, di mana masih ada beberapa lagi jalan yang harus di programkan bangunan di sekitar pemakaman tersebut”harap wan azmi.

Pada saat yang sama kapolsek Palika membenarkan adanya kegiatan gotong royong tersebut. Dia menyebut warga masyarakat membangun jalan di pemakaman muslim di jalan bakti panipahan darat,kegiatan secara bergotong royong tersebut adalah salah satu perhatian kita terhadap jalan menuju kepemakaman itu,di mana jalan menuju kepemakaman sudah terlihat rusak dan sulit di lewati ketika membawa jenazah,

“Kita perhitungkan jalan yang harus di bangun ada sekitar  enam titik lagi,jika semua jalan menuju pemakaman tersebut di bangun barang tentu mudah di lewati ketika membawa jenazah,”di jelaskan Kapolsek Abdul Khalik.



Dalam kegiatan kerja bakti ini hadir pula sesepuh kampung Babakan H. Kalim Affan, ketua RW003 Anin Sangki dan puluhan warga kampung Babakan.
Jalan yang dibangun itu merupakan tanah wakaf dari  tokoh masyarakat setempat H. Kalim Affan . Tanah yang diwakafkan  luasnya kurang lebih 210 meter.  H  Kkalim berharap agar nantinya tanah yang telah diwakafkan untuk jalan umum ini bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak. (AgS)

Minggu, 14 Oktober 2012

Warga jalan Satria Tangko Harap Pemdakab Rokan Hilir Bangun Jembatan



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Warga masyarakat jalan Satria Tangko mengharapkan agar pemerintah daerah kabupaten Rokan Hilir khususnya Dinas Bina Marga agar membangun jembatan penghubung di jalan Satria Tangko Ujung. Hal ini agar jalan mereka terhubung untuk menuju perkebunan mereka. Hal ini dibenarkan oleh ketua RT 01/RW01 jalan Satria Tangko kepenghuluan Bagan Jawa Bagansiapiapi kepada KABARROHIL, Sabtu (13/10) akhir pekan kemaren.

“Saat ini jembatan hanya dari papan yang sudah memprihatinkan,”tutur ketua RT 01/RW 01 jalan Satria Tangko Salim.

Dia menegaskan jembatan penghubung tersebut sangat diperlukan oleh warga di jalan Satria Tangko untuk penghubung transportasi mengangkut hasil sawit. Oleh sebab itu, dikatakannya warga masyarakat sangat mengharapkan pembangunan jembatan tersebut agar di bangun dengan kontruksi jembatan beton.

Apalagi, lanjutnya mengatakan jikalau musim hujan maka jembatan tersebut tergenang oleh air yang jikalau warga melewati jembatan tersebut harus berhati-hati agar jangan terjerembab di parit yang dalam. Bahkan kadangkala jembatan swadaya masyarakat tersebut  hanyut dilanda oleh derasnya air parit.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh H.Muzakkar, dia menegaskan jika pergi kekebun maka dirinya harus berhati-hati melewati jembatan papan hasil swadaya masyarakat tersebut. Padahal disebutnya, jikalau membawa hasil kebun sawitnya maka harus melewati jembatan tersebut.

“Tidak ada jalan alternative untuk membawa hasil kebun sawit selain melewati jembatan dari papan hasil swadaya masyarakat itu. Oleh sebab itu diharapkan pihak terkait dapat membangun jembatan beton penghubung jalan Satria Tangko ujung dengan daerah perkebunan warga masyarakat itu,”tandasnya.  (krc 01)

Selasa, 28 Agustus 2012

Ketua LSM RMM sebut Amirullah bukan anggota maupun pengurus


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL- Terkait Amirullah mengatas-namakan dirinya sebagai estimator LSM Rohil Monitoring Mission (RMM) di halaman 20 majalah Derap Reformasi vol 5 th XIV Agustus 2012 yang menyorot tentang Jembatan Pedamaran Rokan Hilir dibantah oleh pimpinan LSM Rohil Monitoring Mission (RMM) tersebut, Wan M.Husni yang akrab dipanggil Oki. Dia mengatakan bahwa Amirullah bukanlah pengurus maupun anggota LSM RMM. Demikian ditegaskan oleh Wan M Husni ketika menemui KABARROHIL di kedai kopi depan gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi, Senin (27/8).

Dia menjelaskan bahwa dirinya telah melayangkan keberatan atau sanggahan atas pemberitaan majalah Derap Reformasi tersebut dengan bukti resi pengiriman via pos tanggal 24 Agustus kemaren. Sedangkan hal yang sama juga dilayangkan kepada dewan pers jakarta sesuai resi pos tertanggal 27/8. Dikatakannya surat nomor 051/LSM-RMM/VIII/2012 bersifat penting perihal sanggahan/keberatan atas pemberitaan majalah derap reformasi tertanggal 24/8 tersebut ditembuskan  juga disampaikan kepada bupati Rokan Hilir,dan ketua DPRD Rohil.

Dia menjelaskan ada beberapa point terkait pemberitaan pada halaman 20 majalah tersebut diantaranya menyatakan tidak benar bahwa lembaga swadaya masyarakat rohil minitoring mission terus mengumpulkan data terkait jembatan pedamaran. Kemudian LSM RMM tidak pernah menugaskan, menunjuk atau memberikan kuasa kepada saudara Amirullah sebagai estimator dari LSM RMM apalagi memberikan keterangan pers. Wan H.Husni juga menegaskan Amirullah bukanlah anggota, maupun pengurus LSM RMM. Kemudian LSM RMM tidak pernah meminta untuk diberitakan di majalah derap reformasi.

Selanjutnya dia mengatakan atas pemberitaan tersebut sangat merugikan baik secara moril maupun materiil terhadap LSM RMM. Berdasarkan hal tersebut, lanjutnya mengatakan maka LSM RMM meminta dewan redaksi majalah derap reformasi agar secepatnya melakukan pengklarifikasian atas pemberitaan tersebut, mengambil tindakan terhadap oknum wartawan yang telah melakukan pemberitaan, mengambil tindakan terhadap saudara Amirullah yang telah memberikan keterangan palsu sebagai estimator LSM RMM sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Apabila sanggahan ini tidak ditanggapi maka kami lembaga swadaya masyarakat rohil monitoring mission akan menempuh jalur hukum sebagaimana yang diatur oleh undang-undang,"tandasnya. (andi krc)