Tampilkan postingan dengan label kesenian dan budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesenian dan budaya. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Oktober 2012

Disbudparpora bakal Gelar festival Band



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pendaftaran Festival Band diperpanjang sampai batas yang ditentukan. Hal ini karena padatnya jadwal acara kegiatan di Rokan Hilir (Rohil). Oleh sebab itu pengumuman batas waktu pendaftaran akan diberitahukan kemudian. Demikian dikatakan oleh Marta Yuliano,SE ketika ditemui KABARROHIL di halaman kantor bupati Rokan Hilir jalan Merdeka Bagansiapiapi, Sabtu (20/10).

“Berhubung padatnya acara kegiatan di Rokan Hilir maka perlu adanya peninjauan ulang jadwal acara Festival Band tersebut. Pendaftaran diperpanjang sampai batas yang ditentukan kemudian,”ujarnya.

Dijelaskannya, peserta tahun lalu diperbolehkan ikut serta meskinpun gruob band itu sebagai  juara. Ditambahkannya karena panitia tidak melarang kategori itu. Disebutnya yang namanya musik dan anak band itu bakal  berkembang bakan ada yang merosot. Hal ini tergantung rutinitas latihan dan kekompakan mereka.

“Band yang sebelumnya dinilai belum juara siapa tau telah jauh berkembang pesat dari Band pemegang juara tahun lalu,”terangnya.

Dikatakannya bagi pendaftar dipersilahkan mengambil formulir di Dinas Budparpora jaan kecamatan batu enam Bagansiapiapi hingga jam 16.00 wib. Pendaftaran dimulai tanggal 22 Oktober 2012. Festival Band ini lanjutnya dibuka untuk umum dengan kategori umur antara 15 hingga 30 tahun. Para peserta yang mendaftar tersebut akan melalui proses audisi hingga mencapai 14 gruob Band untuk menuju final. Disebutnya setelah melalui proses audisi maka bagi yang lulus audisi wajib memilih lagu wajib untuk tampil disertai lagu pilihan.

“Lagu pilihan diperbolehkan lagu hasil ciptaannya sendiri,”tandasnya. (krc 01).

 
LAGU WAJIB

1. AISITERU (ZIVILIA)
2. SEPARUH AKU (NOAH)
3. MUSTOFA IBRAHIM (TRIAD)
4. AMERICAN STYLE (SLANK)
5. AKU BUKAN BANG TOYIB (WALI)
6. CINTA GILA (UNGU)
7. DIA MAHA SEMPURNA (UNGU)
8. YA YA YA (GIGI)
9. SIK SIK TUMANIKAM (JAMRUD)
10. BENDERA (COKLAT)
11. CERIA (J-ROCK)
12. SEPANJANG USIA (KRIS PATIH)
13. INDONESIA PUSAKA (GODBLESS)
14. JANGAN MENYERAH (D’MASSIVE)
15. MELOMPAT LEBIH TINGGI (SO7)
16. MERAIH MIMPI (J-ROCKS)
17. BERAKSI (KOTAK)
18. RUMAH KITA (ARI LASSO)
19. SANG PEMIMPI (GIGI)
20. SURGAMU (UNGU)
21. TERTATIH (KRIS PATIH)
22. AKU HARUS JUJUR (KRIS PATIH)
23. PANGERAN CINTA (DEWA)
24. BENTO (IWAN FALS)
25. FORSAKEN (DREAM THEATER)
26. AS I AM (DREAM THEATER)
27. HELENA (MY CHEMICAL ROMANCE)
28. WELCOME THE BLACK PARADE (MCR)
29. THIS LOVE (MAROON 5)
30. NOVEMBER RAIN (GUN’S ROSES)
31. SWEET CHILD O’MINE (GUN’S ROSES)
32. BRING ME TO LIFE (EVANESCENE)
33. WE WILL NOT GO DOWN (MICHEAL HEART)
34. IT’S MY LIFE (BON JOVI)
35. CHILD (NIDJI)


Formulir Pendaftaran Dapat diambil di :

* Dinas BUDPARPORA Kab. Rohil, Kawasan Perkantoran Batu.6 Bagansiapiapi

* Majelis Bujang Dan Dara Rohil, Wahyu Hidayat, Jl. Pahlawan Hp.082387530941

* Wisma ARMAROSA / Studio ARMAROSA, Jl. Kecamatan KM.5, Bagansiapiapi
* Cafe WSL Jl. Gedung Nasional No.83, Telp : 0767-22319 Bagansiapiapi

* Bpk. Marta Yuliano.SE, Jl. Bahagia Bagansiapiapi, Telp : 0767-22073, HP.08127660067

Formulir dikembalikan langsung ke Dinas BUDPARPORA Kab. Rohil

Selasa, 02 Oktober 2012

Sempena HUT Rohil ke-13, Festival orkes gambus di nilai oleh Hj Nur Aisyiah Jamil



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pemerintah kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggelar festival orkes gambus bersempena HUT Rohil ke-13 di halaman kantor bupati jalan Merdeka Bagansiapiapi, Selasa (2/10). Hadir membuka acara tersebut bupati H.Annas Maamun, wakil ketua DPRD Rohil M.Ridwan,Sip, Kapolsek Bangko Kombes Hamrizal Nasution.S.sos, camat Bangko H.Nur Hidayat,SH, Asisten III bidang kesra Hasrial, sejumlah kadis, badan dan kantor dilingkungan Pemdakab Rohil.

Orkes gambus dikatakan oleh Drs Jamaris dalam laporannya  diikuti oleh seluruh kecamatan yang telah disurati untuk menampilkan minimal satu grub orkes gambus. Dalam festival gambus kali ini diikuti 8 (delapan) groub yaitu kecamatan Bangko menampilkan 2 (dua) groub, kecamatan Kubu menampilkan 1 (satu) groub, kecamatan Bagan Sinembah menampilkan 1(satu) groub, kecamatan Bangko Pussako menampilkan 1 (satu) groub, kecamatan Rantau Kopar menampilkan 1 (satu) groub, kecamatan Rimba Melintang menampilkan 1 (satu) groub, dan kecamatan Tanah Putih Sedinginan menampilkan 1(satu) groub. Dikatakannya per-groub tanpa batas personil. Lanjutnya mengatakan festival orkes gambus ini untuk menumbuh-kembangkan kembali dan membudayakan orkes gambus di daerah Rohil. Ditambahkannya karena melayu identik dengan islam maka pemdakab Rohil berperan serta untuk menumbuh-kembangkan orkes gambus.

Dikatakan bupati H.Annas Maamun bahwa festival gambus ini untuk membangkitkan kembali orkes gambus di bumi melayu “negeri seribu kubah” Rokan Hilir. Dirinya percaya dan optimis orkes gambus ini akan semakin berkembang.

“Mudahan semakin berkembang dan daerah Rokan Hilir semakin jaya,”tuturnya.

Lebih lanjut bupati H.Annas Maamun mengatakan dewasa ini banyaknya orkes tunggal “Key Board” dimana pakaian penyanyinya berpakaian minim yang dapat merusak aklaq akan dapat mempengaruhi kepribadian manusia. Oleh sebab itu, pemerintah akan menghidupkan kembali orkes melayu di Rokan Hilir dengan memberikan bantuan peralatan orkes gambus ini kepada setiap kecamatan minimal 3 groub pada tahun mendatang.

Disebut Annas Maamun bahwa irama orkes gambus bernafaskan islam dan sebagai hiburan sekaligus syiar agama di bumi melayu “negeri seribu kubah” Rokan Hilir ini. Orkes gambus juga merupakan kesenian sekaligus menumbuh-kembangkan budaya seni melayu di daerah. Meskinpun saat ini tantangan yang cukup berat karena penyalahgunaan dan pengedaran narkoba serta key board ditengah-tengah kehidupan masyarakat dan generasi muda.  Namun, lanjut orang nomor satu di Rohil ini mengatakan bahwa tantangan tersebut bila diyakini dan optimis dengan membudayakan orkes gambus bernuansa islam di daerah Rokan Hilir maka hal tersebut akan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. Selain itu kesenian dan budaya bardah juga perlu di lestarikan. Oleh sebab itu, disebutnya kesenian dan budaya daerah perlu di lestarikan dan di kembangkan.

"Dewan Juri menilai festival orkes gambus ini sengaja didatangkan Hj Nur Aisyiah Jamil dan kawan-kawan yang dating dari Medan sehingga penilaian ini lebih objektif,"tandas bupati H.Annas Maamun. (andi krc)

Minggu, 30 September 2012

HUT suku ang yayasan Marga Sad Eka ke-91 dihadiri oleh Bupati H.Annas Maamun



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Perayaan malam ulang tahun Marga Sad Eka yang ke-91 dihadiri oleh bupati kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun, ketua DPRD Rokan Hilir nasrudin hasan, ketua KPUD Rohil H.Azhar Syakban, dan sejumlah kepala dinas, badan dan kantor dilingkungan pemdakab Rokan Hilir. Acara tersebut di gelar di depan kelenteng Marga sad Eka jalan Sentosa Bagansiapiapi, Minggu malam (30/9). Dalam kesempatan perayaan tersebut bupati Rokan Hilir H.Annas Maamun memotong kue tar bertingkat tiga sebagai HUT Marga sad Eka yang ke 91.

Ketua yayasan Marga Sad Eka menegaskan bahwa waktu bagaikan air mengalir sehingga saat ini yayasan sudah menginjak usia ke 91. Yayasan Marga Sad Eka pertama berdiri bernama Ong Long kemudian diganti kelenteng enam bersaudara dan hingga saat ini menjadi Marga Sad Eka. Dijelaskannya marga ang menurut data pada tahun 2011 sebanyak 500 kk yang berada di kecamatan Bangko.

Disebutnya, kegiatan rutin marga sad Eka melakukan upacara penguburan mayat, dan sembahyang. Untuk mengawali perayaan ini diadakan pawai keliling kota.

“Malam ini melaksanakan acara pendiksaan papan leluhur Marga Sad Eka. Pada kesempatan ini kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak khususnya kepada pemda Rokan Hilir,”tuturnya.

Sedangkan bupati H. Annas Maamun dalam arahannya mengucapkan   terima kasih kepada ketua marga ang didunia yang berasal dari Tiongkok berkenan hadir disini.

Orang nomor satu di Rokan Hilir ini  menegaskan bahwa sejarah acara bakar tongkang di kota Bagansiapiapi merupakan acara iven wisata dari daerah Rokan Hilir. Acara tersebut setiap tahun di gelar. Dalam acara bakar tongkang banyak wisata Negara lain yang dating ke kota Bagansiapiapi. Oleh sebab itu pemerintah daerah Rokan Hilir sangat mendukung sekali perayaan bakar tongkang. Karena hal ini merupakan aset nasional khususnya dari daerah Bagansiapiapi kabupaten Rokan Hilir.

Mengenang sejarahnya tempo dulu, orang nomor satu di Rohil ini menjelaskan menurut literature yang dirinya baca bahwa orang tionghoa suku ang yang pertama dating ke Bagansiapiapi. Diceritakannya bahwa orang tinghoa suku ang sebanyak 17 orang dengan satu diantaranya adalah wanita  berlayar menaiki tongkang. Dalam kesempatan berlayar mereka lihat ada cahaya maka dia menuju ke pusat cahaya tersebut.

Pada paginya mereka melihat banyak ikan. Oleh sebab itu mereka menetap dengan mendirikan bagan.

“Sekarang disebut Bagansiapiapi. Dalam sejarahnya tempo dulu bernama Bagan api-api,”jelasnya.

Dia menegaskan bahwa Bagansiapiapi dikenal karena sejarahnya. Saat ini telah menjadi kabupaten sendiri dengan nama kabupaten Rokan Hilir.  Oleh sebab itu dirinya mengajak bersama-sama menjalin persatuan dan kesatuan didalam membangun daerah Rokan HIlir sehingga lebih maju lagi.

Dijelaskan oleh H.Annas Maamun bahwa perluasan kota dibangun dan dikembangkan hingga di daerah batu enam. Selanjutnya dibangun bandara. Disebutnya pada tahun ini sudah dibebaskan tanah untuk pembangunan bandara tersebut. Dikatakan oleh orang nomor satu di Rohil ini jikalau masyarakat banyak yang datang maka tingkat perekonomian di Bagansiaiapi semakin meningkat. Hal ini tampak dengan banyaknya berdiri toko bahkan hotel di Bagansiapiapi.

“Kepada seluruh masyarakat tionghoa mari kita bangun kampung kita ini. Semua suku yang mendiami daerah Rokan Hilir ini harus selalu kompak dengan menjaga persatuan dan kesatuan serta kebersamaan demi perkembangan daerah Rokan Hilir,"katanya.

Dalam kesempatan malam ini dirinya merasa sangat istimewa karena kedatangan suku Ang dari pelbagai Negara bahkan dari Tiongkok.

"Satu harapan bagi pemdakab agar suku ang dari pelbagai Negara ini dapat berinvestasi di Rohil. Pemerintah akan memberikan kemudahan dalam perijinan. Banyak yang dibangun di daerah Rohil ini, seperti pembangunan pelabuhan internasional. Dalam hal ini Pemdakab akan siapkan tanah untuk membangun pelabuhan. Begitu juga tentang pariwisata diharapkan berinvestasi di pulau pedamaran,"harapnya.

"Saya sudah berumur 71 tahun. Saat ini saya bupati tertua di Indonesia. Coba kita duduk bersama agar berinvestasi di daerah Rokan Hilir. Masalah keamanan pemerintah akan menjamin. Dalam kesempatan ini selamat ulang tahun suku ang yayasan marga sad eka yang ke 91,"pungkasnya. (andi krc)

Sabtu, 29 September 2012

Marga Ang Pawai keliling kota, perayaan HUT ke 91 Yayasan Sosial marga Sad Eka



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pawai mengiringi perayaan ulang tahun Marga Ang, Yayasan Sosial Marga Sad Eka yang ke-91 dan pelaksanaan upacara pendiksaan papan leluhur Sad Eka. Pawai yang diikuti ratusan peserta tersebut di mulai dari Kelenteng Marga Sad Eka jalan Sentosa Bagansiapiapi, Sabtu (29/9).

Menurut panitia pelaksana rute pawai peserta dari jalan sentosa menuju jalan sumatera berbelok kejalan pahlawan kemudian ke jala merdeka melewati depan kantor bupati Rokan Hilir. Selanjutnya peserta pawai menuju ke jalan perwira melewati rumah dinas bupati Rokan HIlir kemudian menuju ke jalan Riau dan selanjutnya ke jalan perdagangan dank e jalan sumatera selanjutnya finis ke jalan sentosa di depan kelenteng Marga Sad Eka.

Barisan diikuti oleh pembawa spanduk HUT ke-91, pasukan bendera merah putih dan bendera lambing sad eka kemudian barisan bendera marga Sad Eka. Selanjutnya barisan barongsai, umbul-umbul aksara mandarin. Ditambahkannya barisan selanjutnya barisan Marga sad Eka tiongkok, Marga sad Eka Medan, kemudian barisan Yoko band sad eka.

Barisan selanjutnya barisan bendera naga, barisan Marga Sad Eka Asahan, marga Sad Eka Singapore, marga Sad Eka Malaysia, Barisan Marga sad Eka tg balai karimun dan barisan marga sad Eka Panipahan. Selanjutnya barisan panitia, marching band Methodist, keluarga peserta Cin Cu, paying Niu Sua, Yoko Band Sad Eka mini, barisan Marga sad Eka bagansiapiapi, umbul-umbul aksara mandarin berisi pujian leluhur Sad Eka kemudian barisan Ciang Ko, yayasan Sosial Marga Sad Eka Bagansiapiapi dan barisan terakhir maching band perguruan Wahidin.

Para penonton banyak mengikuti dan melihat pawai para marga suku ang tersebut. Karena marga ang merupakan sejarah yang pertama sekali menemukan kota bagansiapiapi dengan menaiki tongkang membawa dewa.

“Kita melaihat acara pawai suku tionghoa,”ujar Ros kepada KABARROHIL ketika ditemui di jalan Merdeka Bagansiapiapi, Sabtu (29/9). (andi krc)