Tampilkan postingan dengan label pemilukada. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemilukada. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Mei 2011

Setelah keputusan MK, Dihimbau Bersatu lagi membangun Rohil

BAGANSIAPIAPi,KABARROHIL-Diharapkan masyarakat menjaga semangat persatuan dan kesatuan sehingga bersama-sama membangun daerah Rokan Hilir (Rohil). Karena menurutnya pesta demokrasi sudah berlangsung dengan aman dan tertib meskipun melalui mahkamah konstitusi. Sekarang ini saatnya membangun daerah Rohil kedepan. Demikian diungkapkan oleh ketua DPRD Rohil Rabu (11/5) di bagansiapiapi.

“Diharapkan masyarakat tidak terpengaruh oleh berlainan pendapat karena pelaksanaan demokrasi pemilukada kemaren. Mari kita terima hasil demokrasi dengan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan daerah. Karena hasil pemilukada tersebut merupakan hasil pilihan rakyat dan merupakan kehendak Allah,”tutur Nasrudin Hasan kepada KABARROHIL.

Lanjutnya mengatakan agar masyarakat kembali berjabat-tangan untuk membangun daerah Rohil kedepan. Dikatakannya meskipun dalam prosesi jalannya pesta demokrasi berbeda pendapat dan pandangan namun seusai pesta demokrasi masyarakat kembali bersatu untuk memikirkan masa depan daerah Rokan Hilir ini.

“Pesta Demokrasi sudah usai dan telah ditetapkan siapa yang terpilih oleh sebab itu masyarakat diharapkan bersama-sama memikirkan pembangunan daerah Rohil ini. Berbeda pendapat dalam melangsungkan pesta demokrasi itu hal biasa setelah itu bersatu lagi membangun Rohil, Itulah dinamakan demokrasi,”tandasnya.

Informasi yang dirangkum dan dihimpun pada hari rabu tanggal 11/5 nomor perkara : 46/PHPU.D-IX/2011 di Mahkamah Konstitusi judul perkara perselisihan hasil pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah Kabupaten Rokan Hilir dengan pemohon Herman Sani dan Wahyudi Purwowarsito (pasangan nomor urut 3) kuasa hukum Saut Maruli Tua Manik,S.H,M.H dkk sebagai termohon KPU Kabupaten Rokan Hilir dengan putusan Ditolak. Dengan demikian pasangan nomor urut 2 H.Annas Maamun dan H.Suyatno (incumbent,red) yang mendapat suara terbanyak hasil rekapitulasi KPU Rohil sudah dipastikan kembali memimpin Rohil jilid 2. (andi wrc)

Rabu, 09 Februari 2011

BUPATI : Ciptakan pemilukada Rohil yang aman, damai, lancar dan sukses


SUNGAI MAJO-KUBU, KABARROHIL-Orang nomor satu di Rokan Hilir H.Annas Maamun mengharapkan kepada masyarakat menjadikan pemilukada Rohil 2011 ini sukses, aman, tertib, damai, dan lancar sehingga sebagai percontohan di Provinsi Riau. Karena dengan menciptakan keamanan dan damai akan membuat investor tertarik menanamkan modalnya ke daerah Rokan Hilir. Demikian dikatakan H.Annas Maamun disela tabligh Akbar di Sungai Majo, Rabu (9/2).

“Tanggal 12 ini investor masyarakat warga Tionghoa dari Jakarta, Surabaya, Kalimantan, Sulawesi meninjau kota Bagansiapiapi. Mereka sepakat akan membangun ruko didaerah Rokan Hilir ini,”kata H.Annas Maamun.

Untuk itu sekali lagi Dia mengatakan rasa keamanan dan damai dalam pemilu mendatang sebagai daya tarik para investor menanamkan modalnya di daerah Rokan Hilir. Diharapkannya kepada semua tim sukses dapat menciptakan suasana tersebut. Ia juga mengemukakan kepada pendukungnya agar legowo dan menerima dengan lapang dada jika ada hujatan dan cemoohan terhadap dirinya.

“Biarkan saja orang yang mengatakan saya begini atau begitu. Kita jangan membalasnya tetapi kita perbanyak sholat bahkan sholat tahajut dan berdoa karena biarkan saja Allah yang mengetahuinya,”tutur Annas.

Ia mengajak masyarakat dapat menciptakan agar pemilukada Rohil 2011 dapat berjalan aman, damai, tertib dan lancar. Karena politik itu lanjutnya mengatakan adalah hanya kepentingan sesaat. Ia mengatakan dirinya membangun daerah Kabupaten Rokan Hilir agar menjadi lebih berkembang dalam pembangunan karena hati sanubari yang ikhlas. Diharapkannya kekompakan dirinya dengan wabup dalam membangun daerah Rohil hingga mencalonkan lagi dapat sebagai panutan masyarakat agar juga selalu kompak, bersatu menjaga kesatuan dan persatuan dalam membangun daerah Rohil.

“Saya pernah ketemu mendagri dan mengatakan kami adalah pasangan bupati dan wabup yang tak pernah berkecamuk dan pasangan bupati dan wabup yang bertahan mencalonkan lagi pada periode kedua. Dalam pemilu mendatang mari kita ciptakan pemilu Rohil 2011 yang sukses, aman, damai dan lancar sehingga merupakan percontohan bagi daerah-daerah lainnya,”tutur Bupati Rohil H.Annas Maamun. (gun)

Kamis, 16 Desember 2010

PEMILUKADA ROHIL : 1198 Tempat Pemungutan Suara di 14 Kecamatan

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rokan Hilir (KPU Rohil) saat ini sudah melakukan pemutakhiran data pemilih dari petugas Pemungutan Suara (PPS) dan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP). Data tersebut untuk pemilih daerah Kabupaten Rokan Hilir yang akan ditempatkan dalam menggunakan hak suaranya pada 1198 Tempat pemungutan Suara (TPS). Ke 1198 TPS yang tersebar di wilayah kabupaten Rokan Hilir itu yakni dikecamatan Bangko 172 TPS, kecamatan Bagan sinembah 247 TPS, Kecamatan Kubu 81 TPS, kecamatan Bangko Pusako 115 TPS, kecamatan Pujud 143 TPS, kecamatan Tanah Putih 120 TPS, kecamatan Rimba Melintang 73 TPS, kecamatan Pasir Limau Kapas 74 TPS, kecamatan Simpang Kanan 55 TPS, kecamatan Batu Hampar 18 TPS, kecamatan tanah putih Tg Melawan 27 TPS, kecamatan Rantau Kopar 27 TPS, kecamatan Sinaboi 13 TPS dan kecamatan Pekaitan 33 TPS. Demikian diterangkan anggota KPU Rohil Agus Salim,Sp kepada KABARROHIL ketika ditemui diruang kerjanya kantor KPU Rohil jalan Kecamatan batu empat Bagansiapiapi, Kamis (16/12).

“Daftar pemilih sementara (DPS,red) diperkirakan pada awal Januari mendatang sudah diumumkan meskinpun pada jadwal ditera 27 januari 2011,”tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa anggota KPU saat ini sedang melakukan “intry” data yang telah disampaikan oleh PPS kepada KPU Rohil. Dijelaskannya setelah melihat hasil kerja maka kemungkinan pada awal bulan Januari 2011 sudah diumumkan kepada Parpol dan masyarakat. Setelah diumumkan maka masyarakat dipersilahkan untuk mengusulkan nama pemilih tambahan. Jika namanya tidak ada tercantum pada pengumuman nama di DPS maka bisa diusulkan untuk dimutakhirkan lagi agar dapat ditetapkan kedalam Daftar Pemilih Tetap (DPT,red).

Diharapkan Agus Salim,Sp agar masyarakat dan parpol ikut peran serta dan pro aktif untuk mengusulkan nama jika ada yang tidak tercantum kedalam DPS untuk ditetapkan ke DPT. Karena yang dapat menggunakan hak pilihnya adalah masyarakat yang telah di tetapkan kedalam DPT. Menjawab KABARROHIL, Dikatakannya untuk pemilukada ini tentunya yang berhak memilih adalah masyarakat Rokan Hilir sendiri.

“Kita telah memasang spanduk berupa himbauan agar masyarakat dapat melihat namanya pada Daftar Pemilih sampai belum ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap. Karena jikalau sudah dimutakhirkan menjadi DPT tidak boleh lagi didaftarkan menjadi pemilih maka secara tidak langsung hilanglah hak suaranya untuk memilih dalam pemilukada,”tandasnya. (andi wrc)

Jelang Pemilukada 2011 Rohil, KPU adakan Sosialisasi

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rokan Hilir (KPU Rohil) pada senin mendatang (20/12,red) melakukan sosialisasi kepada tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pemilih muda, pemilih tetap, anggota parpol dan masyarakat yang berusia telah dapat menggunakan hak suaranya dalam pemilukada rohil 2011 mendatang. Nara sumber dalam sosialisasi tersebut didatangkan dari KPU provinsi Riau.

Menjawab KABARROHIL ketika ditemui diruang kerjanya Kamis(16/12), ketua KPU Rohil Azhar Syakban didampingi anggotanya Agus Salim,Sp bahwa sosialisasi tersebut diadakan pada tanggal 20 Desember 2010 hingga 23 Desember 2010. Sisialisasi tersebut pada tanggal 20 Desember di gelar di batu enam Bagansiapiapi untuk kecamatan bangko, kecamatan batu hampar dan kecamatan Sinaboi.

Sedangkan untuk kecamatan rimba melintang pada hari yang sama digelar di kantor kecamatan rimba Melintang diikuti oleh kecamatan Rimba Melintang dan tanah putih tg melawan. Kemudian tanggal yang sama (senin mendatang,red) sosialisasi juga dilaksanakan di kecamatan bangko pusako.

Ditambahkannya pada hari Selasa ( 21/12,red) sosialisasi dilaksanakan pada hari yang sama di tiga kecamatan yakni di kecamatan tanah putih, di kecamatan Bagan seinembah dan di kecamatan Simpang kanan. Pada hari rabu ( 22/12,red) sosialisasi dilaksanakan pada hari yang sama ditiga kecamatan juga yakni di kecamatan Pujud, dikecamatan Rantau Kopar dan di kecamatan Pekaitan. Sedangkan pada hari Kamis (23/12,red) dilaksanakan sosialisasi pada hari yang sama di dua kecamatan yaitu di kecamatan Pasir limau kapas dan di kecamatan Kubu. Ia mengatakan bahwa lima orang nara sumber merupakan KPU Provinsi Riau.

“Sesuai rencana sebagai nara sumber dalam sosialisasi mendatang yakni Dr.Raja Syofyan Samad.MA, Drs Hj. Lena Farida,Msi, DR Alimin Siregar,Msi, Ir.H.T.Edy Sabil,Msi dan H.Asmuni Hasmy.SH,”tandasnya.

Ia mengharapkan mudah-mudahan pelaksanaan pemilukada rohil 2011 dapat berjalan dengan aman karena dirinya sudah enam kali menjadi ketua KPU Rohil pelaksanaannya kondusif aman. Ia juga mengharapkan masyarakat baik didaerah maupun yang berada diluar daerah rohil tidak memancing polemik dalam pelaksanaan pemilukada Rohil mendatang. Karena dapat saling menjaga ketenteraman untuk kepentingan masyarakat Rohil juga masyarakat riau dan masyarakat dalam negara kesatuan republik indonesia juga.

“Tiga yang harus kita camkan yakni dana akurat, pemilih akurat dan tidak membuat masalah. Selama ini aman, lancar dan tertib. Kita inginkan aman dimana saja karena ini untuk yang ketujuh kalinya KPU Rohil sebagai pelaksana pesta demokrasi rakyat,”tandasnya. (gun)

Selasa, 19 Oktober 2010

70 orang PPK di 14 kecamatan dan PPS di enam kecamatan dilantik

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pelantikan dan bimbingan teknis panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) pemilihan umum bupati dan wabup digelar di gedung Serbaguna jalan Utama Bagansiapiapi, Selasa (19/10). Sebanyak 70 orang PPK dari 14 kecamatan dan PPS di enam Kecamatan yakni Kecamatan Bangko, Kecamatan Sinaboi, Kecamatan Batu Hampar, Kecamatan Pekaitan, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, dan Kecamatan Rantau Kopar dilantik oleh ketua Komisi Pemilihan Umum Rokan Hilir (KPU Rohil) dalam hal ini diwakili oleh Agus Salim,Sp.

Acara tersebut dihadiri dari pihak kejaksaan negeri Ujung Tanjung Suryanto,SH, Danramil Bangko Kapten (inf) S.L Harahap dan tokoh parpol. Hadir juga Wakapolres Kompol Doli Heriyadi dan Kabag ops Kompol Haldun. Ikut menyaksikan juga ketua KPU Provinsi Riau DR Raja Syofyan Samad,MA, anggota KPU Provinsi Riau DR Alimin Siregar, anggota KPU Provinsi Riau ,Dra Hj Lena Farida,Msi ketua DPRD Rohil diwakili Sudarno H.Yusman, Bupati kabupaten Rohil dalam hal ini diwakili asisten I Pemkab Rohil Syafrudin Masri dan anggota KPU Rokan Hilir Wirdaningsih,SH.

Agus Salim dalam pengarahannya mengatakan bahwa setelah dilantiknya PPK dan PPS merupakan satu langkah awal bagi PPK dan PPS untuk melaksanakan tugasnya. Dijelaskannya bahwa pemilihan PPK dan PPS dilakukan dengan sangat ketat dari mulai pengisian dokumen secara administrasi dan hasil wawancara yang dilakukan KPU Rohil.

"Menjadi anggota PPK dan PPS sangat banyak syaratnya dan yang mutlak dilaksanakan adalah paling tidak umur menimal 27 tahun karena dianggap umur demikian telah matang dalam mengambil keputusan sesuai peraturan perundangan yang ada dan berlaku,"katanya.

Ditrangkannya juga bahwa seorang PPK dan PPS tidak merupakan anggota parpol dan telah mengundurkan diri dari parpol minimal telah lima tahun sejak surat pengunduran dirinya dari parpol tersebut. Ia mengatakan bahwa anggota PPK dan PPS dilakukan tes administrasi dan wawancara untuk mengetahui wawasan tentang peraturan dan perundang-undangan tentang pemilu.

"Akan kita buatkan untuk menambah wawasan saudara, oleh sebab itu saudara diwajibkan untuk terus belajar tentang penyelenggaraan pemilu yang akan saudara hadapi dalam pilkada Rohil 2011,"ujar Agus Salim,Sp.

Agus Salim juga mengingatkan bahwa jika anggota PPK dan PPS sedikit saja melakukan kecurangan maka hukumannya akan lebih berat daripada kecurangan yang dilakukan oleh masyarakat. Oleh sebab itu wawasan pengetahuan tentang penyelenggaraan pemilukada 2011 mendatang.

"Semoga dalam pemilukada 2011 mendatang mencapai hasil yang baik dan aman, damai serta selalu kondusif sehingga dapat menghasilkan bupati dan wabup yang sesuai dengan kehendak pemilihan rakyat,"ujarnya Agus Salim.

Sedangkan atas nama Bupati Rohil H.Annas Maamun , asisten I Pemkab Rohil Syafrudin Masri mengatakan bahwa bupati tidak dapat hadir dalam acara pelantikan PPK dan PPS ini karena menurut wabup beliau sedang berada diluar kota Bagansiapiapi.

Syafrudin Masri menyadari bahwa suasana panas dalam ruangan saat ini karena listrik mempunyai voltase yang turun sehingga tidak dapat mengangkat dan menghidupkan pendingin diruang ini. Tetapi dikatakannya mudah-mudahan dengan cepat selesainya travo di daerah jalan lintas bagansiapiapi maka akan menjadi stabil listrik di daerah Rohil.

Dikatakan Syafrudin Masri bahwa proses stabilitas dan keamanan pemilukada 2011 mendatang ditanggung dari tangan PPK dan PPS yang dapat melakukan tugas dengan baik dan bagus sesuai dengan UU yang berlaku.

"Saya yakin dan percaya bapak dan ibu sudah berpengalaman dalam melakukan tugas dalam pemilukada.Namun saudara jangan puas begitu saja karena belajar terus agar wawasan tentang pengetahuan UU dapat bertambah lagi. Saya yakin tugas bapak yang berat mungkin tidak sebanding dengan honororium saudara namun semangat saudara dengan Lillahitaala maka tugas saudara akan menjadi baik,"tandas Syafrudin Masri. (andi wrc)

Senin, 04 Oktober 2010

PPK Pekaitan segera dibentuk untuk efesiensi kerja dan kinerja

PEDAMARAN-ROHIL,KABARROHIL-Anggota KPU Agus Salim mengatakan dirinya mengikuti acara pelantikan camat kecamatan Pekaitan dalam rangka pembentukan PPK kecamatan Pekaitan yang baru diresmikan disepuluh desa. Sedangkan PPS disepuluh desa tersebt sudah ditentukan. Hal ini akan disampaikan langsung kepada camat yang baru dilantik agar merekomendasikan penerimaan PPK agar selanjutnya di tes oleh KPU untuk menjadi 5 orang PPK. Demikian dikatakan oleh anggota KPU Rohil Agus Salim kepada KABARROHIL ketika ditemui disaat acara peresmian dan pelantikan camat Pekaitan, Sabtu (2/9).

"Kita melaksanakan tersebut untuk memenuhi menurut UU oleh karena disetiap kecamatan dibentuk PPK. Keterlambatan tersebut karena belum terbentuknya upika disana. Oleh sebab setelah terbentuk kecamatan Pekaitan maka kita akan membentuk PPK yang dipilih sebanyak lima orang. Masih ada waktu membentuk PPK sampai 10 Oktober 2010,"ujarnya Agus Salim.

Dikatakannya membentuk PPK dikecamatan Pekaitan untuk mengefesiensikan kerja dan kinerja PPS dan PPK. Ditambahkannya Kecamatan Pekaitan sangat jauh dari ibukota kecamatan Bangko karena luasnya kecamatan Bangko tersebut.

"Mudah-mudahan dalam lima hari ini PPK kecamatan Pekaitan akan terbentuk. dan diusahakan pelantikannya bersamaan dengan PPK lainnya,"tandas Agus Salim. (gun)