Selasa, 10 Januari 2012

Dilantik Bupati H.Annas Maamun, Drs Wan Amir Firdaus,Msi Resmi menjabat Sekretaris daerah Rokan Hilir

Gedung Serbaguna dipenuhi masyarakat dan PNS yang ingin menyaksikan langsung acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Drs Wan Amir Firdaus,Msi sebagai sekretaris daerah Rokan Hilir. Bupati H.Annas Maamun melantik kepala Bappeda Rohil itu. Bupati harap sekdakab yang baru dapat melanjutkan program sehingga Rokan Hilir menjadi lebih maju.

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL- Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan sekretaris daerah kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di gelar di gedung serbaguna jalan utama Bagansiapiapi, Selasa (10/1). Drs Wan Amir Firdaus,Msi dilantik menjadi sekdakab Rohil menggantikan sekdakab Rohil Ir Asmirin yang telah memasuki pension.  Acara tersebut di gelar di gedung serbaguna jalan Utama Bagansiapiapi. Hadir saat itu Bupati kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun yang sekaligus melantik pejabat sektoral dilingkungan pemdakab Rokan Hilir tersebut. Tampak hadir juga ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan, wakil bupati H.Suyatno, Kapolres Rohil AKBP Auliansyah Lubis,Sik,MH, kepala kejari Rohil, kepala pengadilan negeri Rohil, kepala pengadilan agama dan kepala dinas, badan serta kantor dilingkungan pemdakab Rokan Hilir. Begitu juga anggota DPRD Rohil sejumlah tokoh masyarakat memenuhi gedung serbaguna itu.

Kepada KABARROHIL, bupati kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun menegaskan bahwa telah terjadi perubahan di NKRI ini  dalam tatanan kehidupan berdemokrasi. Oleh sebab itu merupakan kerja keras bagi Setdakab yang baru dilantik dan diambil sumpah jabatannya didalam melanjutkan program kerja Setda di pemerintahan kabupaten Rokan Hilir ini.

"Selama kepemimpinan saya menjadi bupati Rokan Hilir sudah tiga yang menjadi setda daerah Kabupaten Rokan Hilir, yakni sdr Drs Asrul M.Noor yang adalah lulusan ilmu pemerintahan. Kemudian sdr Ir Asmirin Usman yang lulusan sarjana insinyur menjabat setdakab Rokan Hilir. Karena tuntutan masyarakat maka saat ini Setda yang baru saja dilantik dan diambil sumpah jabatan juga dari lulusan ilmu pemerintahan. Oleh sebab itu masyarakat dengan pemerintah daerah bersama DPRD Rohil harus bersatu untuk berfikir dan bekerja bersama-sama didalam memajukan daerah Rokan Hilir kita ini,"tutur orang nomor wahid di pemerintah kabupaten Rokan Hilir ini.

Dikatakan Annas Maamun, didalam bekerja harus giat untuk mengembangkan dan memajukan daerah Rokan Hilir ini. Disebutnya  harus melihat dengan intropeksi kemajuan daerah Rokan Hilir ini di iringi rasa optimis bisa menyaingi daerah lain yang sudah maju. Lanjutnya mengatakan rasa keoptimisan diri juga diiringi dengan niat dan hati nurani di dalam diri  bahwa diri kita bisa seperti daerah lain yang lebih maju terlebih dahulu. Bahkan kita harus bisa juga melebihi daerah lain tersebut. Dikatakannya  daerah lain bisa maju tentunya daerah kita juga bisa lebih maju dengan segala sumber dan potensi yang ada melebihi daerah lain. Disebutnya kita jangan  merasa lega dan puas atau bahkan pesimis dengan membandingkan daerah kita dengan daerah lain.

"Jangan ada istilah mengatakan biarlah kemajuan daerah kita sebegini sedangkan daerah lain lebih parah daripada daerah kita.  Tetapi kita harus berfikir bagaimana daerah kita lebih maju dari daerah lain yang sudah maju,"katanya.

Dijelaskan orang nomor satu di Rohil ini bahwa pertambahan penduduk di Rohil sudah semakin meningkat. Hal ini menandakan bahwa daerah Rokan Hilir banyak diminati para pendatang. Disebutnya dengan pertambahan penduduk itu dapat memotivasi kita agar dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan demikian meningkatkan daya berfikir kita.  Dimanapun kita berada daya berfikir kita dituntut harus sejalan dengan upaya  seharusnya kita perbuat agar daerah Rokan Hilir maju. Dikatakannya kalau ada daya berfikiran untuk maju kedepan dengan hati yang tulus dan ikhlas maka kita akan maju, bahkan melebihi daerah lain yang terlebih dahulu maju. Bupati Annas Memaparkan seperti di ambil contoh di daerah Bali yang hanya mengandalkan pendapatan dari sumber pariwisata saja sudah dapat maju. Disebutnya, sedangkan daerah Rokan Hilir dengan sumber daya alam yang ada harus dapat di pergunakan dengan baik agar lebih maju dari daerah Bali tersebut.

“Dengan perencanaan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang yang matang menuju visi dan misi kedepan maka daerah Rokan Hilir akan lebih maju,”pungkasnya. (andi krc)

Senin, 09 Januari 2012

Gladi resik, Besok Selasa Drs Wan Amir Firdaus,Msi dilantik Bupati Annas menjabat sekdakab Rohil


Acara Gladi resik pelantikan Sekdakab Rokan Hilir di gelar di gedung serbaguna jalan Utama bagansiapiapi. Tampak Drs Wan Amir Firdaus,Msi sebagai Sekdakab Rohil yang dilantik tersebut mengikuti prosesi acara

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Gladi resik pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan sekretaris daerah kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di gelar di gedung serbaguna jalan utama Bagansiapiapi, Senin malam (9/1). Acara gladi resik tersebut dihadiri kepala Bappeda Rohil, Drs Wan Amir Firdaus,Msi, Asisten IV Pemkab Rohil Drs Indra Putrayana,Msi, serta sejumlah kadis dan kabag dilingkungan Pemdakab Rohil.

"Direncanakan besok Selasa jam 08.30 wib digelar acara pelantikan Sekdakab Rokan Hilir di gedung Serbaguna jalan Utama Bagansiapiapi,"terang Kabag Humas Pemdakab Rohil, Firdaus,SE ketika ditemui KABARROHIL di saat acara gladi resik, Senin malam (9/1).

Ia menegaskan sesuai rencana sekdakab Rokan Hilir dilantik oleh bupati Kabupaten Rokan Hilir,H.Annas Maamun. “Sesuai rencana Bupati Rokan Hilir,H.Annas Maamun melantik sekdakab Rokan Hilir,”tuturnya.

Sedangkan Drs Wan Amir Firdaus tampak sebagai pejabat yang dilantik tersebut disaat acara gladi resik itu. Kepada KABARROHIL Drs Wan Amir Firdaus,Msi menerangkan bahwa dirinya sudah selama tujuh tahun belum pernah dilantik. Dalam acara gladi resik tersebut dirinya mengikuti setiap prosesi acara. Wan Amir Firdaus menambahkan bahwa dirinya telah menempati jabatan sebagai kepala bappeda Rohil sudah selama tujuh tahun.

"Sudah selama tujuh tahun belum pernah dilantik,"tuturnya.

informasi yang dihimpun dan dirangkum bahwa Drs Wan Amir Firdaus,Msi sudah selama tujuh tahun menjabat sebagai kepala Bappeda Rokan Hilir. Wan Amir Firdaus menjabat kepala Bappeda Rokan Hilir sejak kepemimpinan Bupati Wan Thamrin, lalu kepemimpinan Bupati H.Annas Maamun dan wabup H.Suyatno pada periode lima tahun pertama hingga sekarang ini periode kedua  tahun pertama kepemimpinan H.Annas Maamun dan H.Suyatno. (andi krc)

Minggu, 08 Januari 2012

RBC Rohil gelar lomba burung berkicau Latber Exclusive 2012 Bagan Berkicau I


Masyarakat sangat antusias menyaksikan lomba burung berkicau yang digelar Rokan Bird Club Rokan hilir (Rohil). Ratusan Peserta mengikuti prosesi penilaian burung berkicau tersebut, meskinpun hanya dihalaman rumah warga namun penyelenggaraan lomba itu termasuk berlangsung sukses dan aman.


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Samsuri,SH selaku ketua panitia penyelenggara menjelaskan dalam rangka memasuki awal tahun baru 2012 di Rokan Hilir (Rohil) maka Rokan Bird Club (RBC) Rohil menggelar Latber Exclusive 2012 Bagan Berkicau I. Lomba burung berkicau ini digelar di jalan Pusara Hilir kepenghuluan Bagan Jawa, minggu (8/1).

"Mengawali tahun 2012 ini RBC Rohil menggelar lomba burung berkicau sebagai langkah awal program organisasi RBC Rohil tahun 2012, sekalian untuk mengevaluasi jenis burung milik penggemar dan anggota RBC Rohil,"ujar Samsuri,SH kepada KABARROHIL ketika ditemui di lokasi lomba,minggu (8/1).

Samsuri menjelaskan perlombaan burung berkicau tersebut terbagi atas kelompok kategori, yaitu  Execlusive, Bintang dan Favorite. Kelompok Exclusive yakni melombakan burung exclusive jenis murai batu dan exclusive jenis burung kacer. Sedangkan kategori kelompok bintang yakni melombakan burung berkicau bintang jenis burung murai batu, bintang jenis kacer, bintang jenis kapas tembak, bintang jenis cucak hijau polos, bintang jenis kenari, dan bintang jenis  love bird. Selanjutnya kelompok favorite yakni favorite jenis burung murai baru, favorite jenis kacer, favorite jenis kapas tembak, favorite jenis cucak hijau polos, favorite jenis kenari, dan favorite jenis love bird.

Lanjut Samsuri, mengatakan lagi bahwa Rokan Bird Club (RBC) kedepan akan mengundang penggemar dan peserta burung berkicau dari daerah lain. Dikatakannya juga bahwa para peserta merupakan anggota ditambah peserta lain yang berkisar berjumlah lebih dari seratus peserta. Disebutnya banyaknya peserta menunjukkan antusias penggemar mengikuti lomba ini. Dia juga menambahkan bahwa para peserta tersebut ada juga yang tergabung  dalam organisasi penggemar burung berkicau dari daerah Rokan Hilir yakni RBC Rohil.

"Setelah ini sukses tentunya RBC Rohil ingin menyelenggarakan iven yang lebih besar lagi dengan mengundang peserta dari luar daerah Rokan Hilir,"katanya.

Disebut Samsuri, dalam lomba ini  merupakan toleransi dan rasa kebersamaan peserta lomba  dimana 25 persen total uang pendaftaran dari pendaftar  jenis yang dilombakan diberikan untuk penyelenggara sedangkan 75 persen dari jumlah total uang pendaftaran diberikan kepada para pemenang. Lanjutnya menerangkan 75 persen tersebut yaitu 35 persen untuk pemenang juara I, 25 persen untuk pemenang  juara II dan 15 persen untuk pemenang  juara III.

Kemudian itu, dijelaskannya bahwa dewan juri pada kali ini merupakan tenaga lokal dari daerah Rohil sendri.  Disebut Samsuri,SH bahwa juri yang menilai  telah mempunyai sertifikat juri dan juga merupakan senior dan penggemar jenis burung berkicau ini.

Sedangkan RBC yakni Rokan Bird Club ini lanjutnya mengatakan dipimpin oleh Sudiarto,SH. Dia juga mengatakan RBC Rohil ini  berdiri telah berlangsung selama lima tahun kebelakang (tahun 2006,red).

Dikatakannya, selain pembagian hadiah bagi juara  dan penyelenggara menggunakan sistem omzet persentase, lanjutnya mengatakan para juara juga mendapat hadiah door price dari sponsor yang dalam hal ini disebut Samsuri seluruhnya  dibagikan secara langsung.

"Hadiah untuk para juara beserta hadiah door prize dari sponsor di berikan langsung seusai acara,"pungkasnya. (andi krc).

Sabtu, 07 Januari 2012

Anggota dan pengurus BPK serbu kantor camat Bangko terima honor


Sejumlah ketua dan anggota BPK  di kantor camat Bangko tampak raut wajah tanpa senyum meskinpun mereka menerima honor. Mereka kecewa karena honor mereka tidak sesuai dengan apa yang di harapkan.


BAGANSIAPIAPI, KABARROHIL-Sejumlah ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Kepenghuluan (BPK) di empat kecamatan yakni kecamatan Sinaboi, kecamatan Bangko, kecamatan batu hampar dan kecamatan pekaitan menerima honorarium jabatan yang di emban kepadanya. Pembayaran tersebut berlangsung di aula kantor camat bangko jalan Utama bagansiapiapi, Sabtu (7/1). Namun setelah menerima honor tersebut tampak raut wajah mereka kecewa karena tidak seperti yang diharapkannya.


“Periode yang lalu honor ketua BPK mencapai lima ratus ribu rupiah sedangkan sekretaris dan anggota menerima sebesar empat ratus ribu rupiah per bulan ditambah dengan dana operasional pertahun sedangkan periode sekarang ini honor ketua BPK hanya 250 ribu rupiah perbulan sementara sekretaris menerima honor dua ratus ribu perbulan dan anggota menerima honor sebesar 150 ribu perbulan. Sementara itu untuk dana operasional nihil sama sekali sedangkan periode lalu ada dana operasional sebesar 5 juta rupiah pertahun,”tutur salah satu BPK yang enggan menyebutkan namanya untuk di publikasikan kepada WARTAWAN ketika ditemui disela-sela menerima honor tersebut di kantor Camat Bangko jalan Utama bagansiapiapi,Sabtu (7/1).


Disebutnya, tentu dengan menurunnya honor tersebut Ia merasa kecewa sekali karena tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Dikatakannya dengan anggaran APDB Rohil yang meningkat semestinya harapan darinya dapat meningkat juga honor mereka.


“Bayangkan saja dengan APBD Rohil yang kurang dari satu Triliun rupiah kita menerima honor lebih besar daripada APBD Rohil yang sekarang sudah 2,004 Triliun lebih,”pungkasnya.


Sejogjanya, lanjutnya mengatakan honorarium mereka minimal sama dengan periode yang lalu dengan dana operasional untuk membantu penghulu dalam mengelola otonomi desa.


Sementara itu, kepala  Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (kepala Bapemas) Rokan Hilir Drs.Ferry.H.Parya ketika wartawan berupaya untuk  menemuinya di kantor Bapemas jalan Bintang Bagansiapiapi, Sabtu (7/1) tidak berhasil jumpa. Sehingga tidak bisa konfirmasi kenapa  dan apa sebab menurunnya honor BPK di kabupaten Rohil.


Informasi yang didapat dan dihimpun, Badan Permusyawaratan Kepenghuluan (BPK) di kabupaten Rokan Hilir yang sebelumnya bernama Badan Perwakilan Kepenghuluan  menurut UU 22/1999 tentang pemerintahan daerah yang diatur oleh Peraturan Pemerintah nomor 73 /2005 tentang pemerintahan desa yang menurut UU merupakan badan Perwakilan desa ataupun sebutan nama lainnya. Hal ini  dibentuk di desa untuk mengelola otonomi desa sebagai legislasi di desa yang menjadi mitra kepala desa dalam menjalankan pelaksanaan pembangunan desa.


Seperti disebut didalam UU nomor 22 tahun 1999 tentang pemerintah daerah pada bagian ketiga Badan Perwakilan Desa, pasal 104 berbunyi “Badan Perwakilan Desa atau yang disebut dengan nama lain berfungsi mengayomi adat istiadat membuat Peraturan Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat serta melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan Pemerintah Desa”. (andi krc)

Jumat, 06 Januari 2012

Sekjen Kemendagri Kunjung kerja ke IPDN Kampus Rokan Hilir


Sekjen Kemendagri Dyah Angraeni kunjung kerja keIPDN  Kampus Rokan Hilir. Dalam kunker itu, Dyah mengunjungi sarana dan prasarana kampus IPDN. 

UJUNG TANJUNG,KABARROHIL-Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementrian Dalam Negeri, Diah Anggraeni dan PLT Dirjen Menteri Kependudukan, Irman mengunjungi IPDN kampus Rokan Hilir  di jalan Lintas Timur Sumatera, kelurahan Banjar XII, Ujung Tanjung kecamatan Tanah Putih, Jumat (6/1). Dalam kunjungan kerja (Kunker,red)  tersebut didampingi oleh bupati Rokan Hilir, H Anas Maamun, ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan, wakil bupati H Suyatno, Plt Sekdakab Rohil Drs Wan Amir Firdaus,Msi, Kadis Cipta Karya dan tata ruang Syafruddin (iput,red) serta  tampak juga direktur IPDN Kampus Rokan Hilir Dwi Agus.S dan camat Tanah Putih, H Jabil Syamsudin.


Diah Angraeni menilai dari seluruh kampus IPDN yang ada di Indonesia, IPDN Kampus Rokan Hilir merupakan yang paling bagus, oleh sebab itu ia berharap pada tahun 2012 tahap pengerjaan pembangunan yang sedang dikerjakan sekarang ini bisa segera kelar. Hal ini disampaikannya kepada KABARROHIL disela-sela kunjungan kerjanya . Dia mengharapkan  paling lambat pertengahan tahun 2012 ini IPDN kampus Rokan Hilir telah kelar secara total.

 "Karena dananya bukan dari Riau saja, tapi dari Sabang hingga Merauke, ini sudah sangat luar biasa karena sudah berstandar Nasional," kata Diah.


Disebutnya bahwa IPDN kampus Rokan Hilir adalah yang paling bagus. Lanjutnya mengatakan  saat ini di kampus tersebut ditempatkan 13 praja berasal dari daerah Rokan Hilir, sementara untuk kabupaten lainnya hanya dialokasikan jatah sekitar 2 praja saja.

 "IPDN Kampus Rokan Hilir Ini sangat bagus dengan areal yang luas. Apalagi posisinya di daerah sehingga memperkuat NKRI," sambung Diah  lagi.


Sekjen kemendagri  Diah juga mengatakan agar diberikan kebebasan kepada masyarakat untuk menikmati pemandangan yang indah baik di areal dalam maupun di areal luar halaman IPDN.


"Kalau  sudah kelar tentunya di berikan sedikit kebebasan bagi masyarakat ingin bersantai-santai disini. Sehingga  masyarakat juga bisa menikmati keindahan IPDN yang sangat luar bisa  pembangunannya,"tutur Diah.


Sementara itu Bupati Rokan Hilir H Annas Maamun kepada KABARROHIL mengatakan dengan adanya IPDN di daerah Rokan Hilir dapat untuk mengisi kekurangan tenaga ilmu pemerintahan di daerah Rokan Hilir. Sehingga disebutnya dapat meningkatkan SDM daerah Rokan Hilir yang sedang membangun daerahnya.  Dikatakannya untuk tahun 2011 telah ada empat anak dari keluarga kurang mampu yang diterima di IPDN.

"Ke depannya tetap kita harapkan anak orang tidak mampu di daerah Rokan Hilir tetapi berotak cemerlang dapat diterima di IPDN kampus Rokan Hilir. Tentunya Pemkab Rohil memperhatikan eksistensi IPDN ini karena IPDN ini adalah kebanggaan kita bersama," pungkas Annas . (andi krc)

Kamis, 05 Januari 2012

Masyarakat bukan menjadi penonton di daerahnya sendiri


“Atas ungkapan juru bicara pansus IV DPRD Rohil dalam siding paripurna desember 2011 lalu terhadap bupati kabupaten Rokan hilir, H.Annas Maamun akhirnya elemen masyarakat juga ikut bersuara karena mereka tidak ingin menjadi penonton didaerahnya sendiri”

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Selaku bagian dari elemen unsure masyarakat Rokan Hilir (Rohil) harus menapik ungkapan yang dilantunkan oleh Anggota DPRD Rohil pansus IV dalam siding paripurna Desember 2011 lalu terhadap bupati kabupaten Rokan Hilir, H.Annas Maamun. Karena Bupati kabupaten Rokan Hilir adalah merupakan pilihan rakyat begitu juga anggota DPRD Rohil adalah juga pilihan rakyat. Hal ini karena anggota DPRD Rohil harus intropeksi terhadap lingkungannya sendiri terlebih dahulu barulah intropeksi orang lain. Tugas anggota DPRD Rohil adalah sebagai pengawasan yang segala tindak tanduknya juga diawasi oleh rakyat. Demikian ditegaskan oleh Darwin Murin wakil ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Rohil kepada KABARROHIL, Kamis (5/1) yang disebutnya baru saja mengikuti Munas VIII PPM di Medan.
wakil ketua PPM Rohil Darwin Murin (kiri)

“Selaku anggota DPRD Rohil harus melakukan tupoksinya sebagai pengawas dan legislasi. Lagipula harus intropeksi lingkungan sendiri terlebih dahulu barulah ngomong untuk intropeksi orang lain. Anggota Dewan jangan asal bicara karena bukan rahasia umum lagi, masyarakat juga punya catatan hitam buat oknum anggota DPRD Rohil yang kerjanya bermain proyek pembangunan. Lihat internal DPRD Rohil dulu apakah memang sudah bersih? Yang jelas DPRD Rohil tidak ada lagi kepentingan perjuangan untuk masyarakatnya apalagi menyikapi aspirasi masyarakat,”ujar Darwin.

Disebut Darwin, sejatinya anggota DPRD Rohil harus punya ide kreatif atau inisiatif. Lanjutnya mengatakan selaku anggota Dewan yang terhormat dan tidak kalah pentingnya control atau fungsi pengawasan terhadap proyek-proyek pembangunan yang terkendala di wilayah Rohil ini.

“Bagaimana bisa mengoptimalkan sector pengawasan pembangunan daerah jika ada oknum DPRD Rohil juga ikut andil bermain dalam pengerjaan proyek pembangunan daerah,”ungkap Darwin.

Dijelaskannya lagi, sesuai hasil observasi dan investigasinya dilapangan tidak sedikit proyek pembangunan yang terbengkalai dan tidak selesai dikerjakan. Bahkan proyek pembangunan tersebut diambang kehancuran sehingga disebutnya berapa banyak dana yang terserap pada proyek tersebut tidak dapat difungsikan dengan baik.

“Bukan rahasia umum lagi proyek di jalan bintang dan jalan kecamatan yang dikerjakan anggota dewan tidak dapat difungsikan. Bukan malah mencecar bupati seenaknya saja, karena bupati H.Annas Maamun tidak sedikit jasa dan penghargaannya bagi daerah Rokan Hilir bahkan bangsa dan Negara seperti bintang kehormatan lencana veteran pejuang kemerdekaan RI. Juru bicara Pansus IV anggota DPRD Rohil  jangan asal bicara dan melontarkan kata catatan hitam tanpa intropeksi kedalam. Diharapkan Dewan kehormatan DPRD Rohil mengusut dibalik semua ini dan mengklarifikasi apa yang dirumuskan oleh Pansus IV tersebut karena hal ini menyangkut moralitas,”tegas Darwin.

Hal senada juga diungkap oleh Edi Mukhtar, Dia mengatakan bahwa secara tidak langsung H.Annas Maamun yang dulunya ketua DPRD Rohil itu telah membesarkan anak harimau. Disebutnya  masyarakat sudah tahu track rcord oknum anggota DPRD Rohil sebelumnya yang tidak punya nama yang kemudian dibesarkan oleh Bupati H.Annas Maamun  baik melalui institusi partai, maupun didunia usaha.

“Jelasnya masyarakat tidak diam dan tidak ingin menjadi penonton di negerinya sendiri,”pungkas Edi Mukhtar. (andi krc)

SKPD di harapkan bekerja optimal untuk menggali potensi PAD


Pada zaman Otonomi daerah saat ini SKPD dituntut untuk menggali potensi pendapatan daerah selain migas. Oleh sebab itu anggota DPRD Rohil Rasmali,SH menekankan agar SKPD lebih giat bekerja untuk menggali potensi tersebut sehingga dapat meningkatkan PAD Rohil selain migas

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Anggota DPRD Rohil menegaskan agar satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) dapat menggali potensi daerah dalam meningkatkan Pendapatan Daerah baik dalam sector retribusi maupun dalam sector pajak selain migas. Hal ini dikatakan oleh Rasmali,SH ketika ditemui KABARROHIL di ruang kerjanya di gedung DPRD Rohil jalan Merdeka bagansiapiapi, Kamis (5/1).

“Banyak potensi pendapatan daerah yang dapat digali didaerah Rokan Hilir ini disektor selain migas,”tuturnya.

Oleh sebab itu diharapkan oleh ketua Fraksi Golkar Plus di DPRD Rohil ini, seluruh SKPD selalu giat bekerja dalam meningkatkan PAD Rohil. Dikatakannya, otonomi daerah dalam era reformasi dan globalisasi ini didaerah Rokan Hilir jangan hanya mengandalkan potensi alam migas saja. Lanjutnya mengatakan masih banyak potensi yang harus digali di daerah Rohil ini. Disebutnya seperti di sector pariwisata, dan disektor perikanan perlu dikembangkan untuk menghasilkan pendapatan daerah.

“Satker harus bekerja dengan giat agar dapat menggali potensi tersebut sehingga dapat meningkatkan pendapatan daerah selain migas,”pungkasnya. (andi krc)

Rabu, 04 Januari 2012

Ketua DPC AWI Rohil sangat menyayangkan permasalahan pribadi mengkaitkan organisasi AWI Rohil


“Ketua Aliansi Wartawan Indonesia Rokan Hilir beserta sejumlah pengurus dan anggota  sangat berang dan menanggapi pemberitaan yang mengatas-namakan AWI Rohil tanpa terlebih dahulu mendapat persetujuan”

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Terkait pemberitaan catatan Jf di salah satu surat kabar umum terbitan Pekanbaru  edisi 30 tahun II tertanggal 15 Desember 2011 pada halaman 2 mengkaitkan nama AWI Rohil kedalam permasalahan pribadi  maka wadah organisasi profesi AWI Rohil  menyayangkan sekali. Kepada KABARROHIL ketika ditemui di jalan Perniagaan Bagansiapiapi, Rabu (4/1)  Sutrisno mengatakan Selaku ketua organisasi profesi Dewan Pimpinan cabang Aliansi Wartawan Indonesia Rokan Hilir (DPC AWI Rohil), Dia  sangat menyayangkan surat dari DPC AWI Rohil tersebut di publikasikan.  Karena surat itu ditembuskan kepada asosiasi profesi wartawan hanya untuk sekedar mengetahuinya saja. Sedangkan Jf ditegaskan oleh Sutrisno bukan anggota DPC AWI Rohil. Bahkan menurut sutrisno bahwa Jf pernah mengharap agar surat itu dipublikasikan beberapa bulan lalu dan selaku ketua DPC AWI Rohil, Sutrisno mengatakan tidak mengijinkan hal ini untuk di publikasikan.

Atas hal tersebut selanjutnya Sutrisno menuding Jf telah melanggar kode etik. Disebutnya  karena dirinya sudah melarang untuk dipublikasikan namun Jf mempublikasikan dimedia.  Atas hal tersebut tentunya dalam waktu dekat ini  AWI Rohil melakukan rapat untuk mengambil keputusan dari pendapat para anggota.

“Seharusnya sebelum mempublikasikan terlebih dahulu memberitahukan ke AWI Rohil baik secara tertulis atau lisan dan bertatap muka dan tidak melalui HP. Karena hal ini merupakan atas nama organisasi profesi DPC AWI di Rohil. Pernah disampaikan Jf pada tiga bulan yang lalu namun tidak mendapat persetujuan kita. Selaku jurnalis yang profesional jelasnya tidak etis menaikkan berita atas nama AWI Rohil tanpa terlebih dahulu mengkonfirmasi untuk mendapat persetujuan DPC AWI Rohil. Itu sudah melanggar kode etik selaku insan pers, tahu ngak UU pers tentang pemberitaan dan publikasi ke media kalau ngak jelas tanya dan pelajari UU tersebut. Jangan arogansi membuat berita tanpa persetujuan terlebih dahulu,"tandas Sutrisno.

Sedangkan sekretaris DPC AWI Rohil, Chandra pada hari yang sama ketika dihubungi juga menegaskan bahwa pemberitaan menyangkut nama AWI Rohil seharusnya memberitahukan terlebih dahulu karena organisasi profesi DPC AWI Rohil menurut Chandra jika mengatasnamakan wadah organisasi DPC AWI Rohil harus mendapat persetujuan dari pengurus maupun anggota yang ada.

“Jika mengatasnamakan AWI Rohil maka pengurus dan anggota terlebih dahulu bermufakat untuk mendapatkan suara terbanyak. Tetapi  lain halnya jika atas nama pribadi,”ujar Chandra.

Begitu juga Hendri anggota DPC AWI Rohil mengatakan bahwa seorang jurnalis seharusnya bertindak professional dengan memilahkan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan lainnya. Disebut Hendri bahwa permasalahan pribadi akhirnya mengkaitkan organisasi wartawan lain hal itu sama dengan mendapat keuntungan dengan berlindung dari organisasi profesi lain. 

“Sangat disayangkan permasalahan pribadi di kaitkan dengan permasalahan AWI Rohil. Mengapa tidak dengan organisasi yang dinaunginya,”pungkas Hendri. (andi krc)

Senin, 02 Januari 2012

Anggota Legislatif Bakal Ajukan Bentuk Pansus Tentang Pertanahan ke Ketua DPRD Rohil


Untuk mengatasi permasalahan lahan dan hutan di kabupaten Rokan Hilir  termasuk peninjauan tentang ijin HPH maka anggota legislatif bakal mengajukan pembentukan Pansus ke ketua DPRD Rohil


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Anggota akan mengajukan ke ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan untuk membentuk pansus tentang pertanahan. Hal ini untuk meninjau langsung tentang ijin HPH di daerah Rokan Hilir dan tentang perselisihan serta perambahan hutan di daerah Rokan Hilir.  Demikian diungkapkan oleh anggota DPRD Rohil, Rasmali,SH ketika ditemui KABARROHIL, Senin (2/1).

“Anggota DPRD akan mengajukan  pembentukan pansus yang berkenaan dengan tanah kepada ketua DPRD Rokan Hilir. Hal ini untuk mengatasi persoalan tanah dan hutan di daerah kabupaten Rokan Hilir sehingga pansus dapat meninjau langsung kelapangan dan memberikan laporan berdasarkan kajian dan kondisi real,”ujar Rasmali.

Disebutnya, pansus ini juga akan melihat kondisi realta di lapangan tentang kondisi  perusahaan yang memiliki ijin HPH di daerah Rokan Hilir.   Dia menambahkan termasuk juga meninjau kondisi wilayah yang mencakup tentang lahan yang bermasalah, begitu juga  hutan, termasuk hutan cagar alam, hutan konvensi, dan hutan produksi.

Dia mengatakan bahwa Pansus ini akan meninjau kondisi ramah hutan yang berkenaan ijin HPH dan hutan  konversi. Ditambahkannya, termasuk  ijin HPH dari pusat akan ditinjau kembali apakah ijin tersebut  sesuai dengan kondisi realita sekarang yang sebenarnya. Karena, lanjutnya mengatakan yang akhirnya berbenturan dengan RT-RW dimana areal lahannya itu termasuk  pada areal lahan milik masyarakat.

“Pansus ini akan meninjau terhadap PT Najatim tentang plasma, RUJ masalah lahan PT Diamon tentang jalan sinaboi ke Dumai. Begitu juga mengecek  apakan sesuai dengan ijin yang lama, atau penambahan ijin perluasan lahan. Hal inilah yang harus di evaluasi,”pungkasnya. (andi krc)

Minggu, 01 Januari 2012

Menyambut Tahun baru 2012 Warga lebih padat, taman kota dan batu enam di serbu warga


Minimnya sarana dan prasarana tempat hiburan di ibukota Bagansiapiapi akhirnya warga masyarakat menyerbu tiga tempat yang menyediakan arena permainan anak-anak yakni di taman kota, batu enam sepanjang pesisir sungai Rokan dan pasar pelita arena permainan e zone.

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pada tahun baru 2012 di ibukota kabupaten Rokan Hilir Bagansiapiapi dipenuhi  warga masyarakat  yang berpusat di daerah batu enam sepanjang pesisir batu enam bBgansiapiapi, Minggu (1/1). Permainan anak-anak seperti mobil tenaga baterai, dan permainan memancing ikan-ikanan banyak diminatai oleh anak-anak.

Penjaja makanan juga tidak luput dari daya beli masyarakat yang menikmati rekreasi dan refresing di sepanjang pesisir sungai Rokan tersebut. Bahkan juru parkirpun meraih rezeki pada awal tahun 2012 ini.

"Kita mengajak anak-anak bermain di lokasi sepanjang pesisir sungai Rokan sambil menikmati pemandangan pulau Pedamaran dan laut,’tutur Ros (43) salah satu pengunjung ketika ditemui KABARROHIL.

Dia mengatakan dari pada tahun baru 2011 lalu, pada tahun ini (2012,red) sangat ramai pengunjung. Dia menerangkan pada malam menyambut tahun baru 2012 juga di kota Bagansiapiapi sangat padat oleh warga. Dia mengatakan bahwa keramaian warga di taman kota sehingga membuat macet jalan.

“Tadi malam menyambut tahun 2012 lebih ramai lagi di taman kota. Tepat jam 00.00 wib mercon mengudara menghiasi udara di kota Bagansiapiapi,”tandasnya.

Hasil pantauan, di pasar pelita lantai II jalan perniagaan bagansiapiapi di arena permainan anak e zone juga di padati oleh warga masyarakat. baik dari kota Bagansiapiapi maupun dari luar kota. hal ini di lihat dari areal parkir yang membludak tidak seperti biasanya. bahkan mobil juga ikut parkir di areal parkir  tersebut. Areal Parki sepeda motor yang hanya biasa di pinggir jalan akhirnya membuka areal hingga ke halaman kantor bea dan cukai. (andi krc)