Rabu, 25 Juli 2012

Kecamatan Bagansinembah populasi sapi terbanyak dan Palika terkecil.


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Populasi sapi yang pailing banyak terdapat di wilayah kecamatan Bagansinembah yaitu sebanyak 5538 ekor sapi terdiri dari 1449 ekor sapi jantan dan  4089 ekor sapi betina. Kemudian disusul oleh kecamatan Simpang Kanan dengan jumlah populasi sebanyak 2311 ekor, yakni 523 ekor sapi jantan dan 1788 ekor sapi betina. Selanjutnya di kecamatan Pujud sebanyak 1538 ekor yakni 68 ekor sapi jantan dan 1470 ekor sapi betina. Hal ini menurut data populasi ternak sapi dan kambing  Dinas Pertanian dan Peternakan Rokan Hilir (Distannak Rohil). Demikian ditegaskan oleh Kadistannak Rohil Ir Muslim kepada KABARROHIL ketika ditemui di Bagansiapiapi, Rabu (25/7).

"Kecamatan Bagansinembah memiliki populasi sapi yang terbanyak per bulan Juli 2012 ini,"katanya.

Sedangkan populasi sapi yang terkecil berada di kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) yang hanya memiliki populasi sapi sebanyak 15 ekor saja. Itupun, lanjutnya hanya dua ekor sapi jantan dan 13 ekor sapi betina. Sedangkan di Kecamatan Rantau Kopar memiliki populasi sapi jantan sebanyak 22 ekor dan sapi betina 20 ekor dengan jumlah total keseluruhan sebanyak 42 ekor sapi. Sedangkan kecamatan Bangko memiliki populasi sapi jantan sebanyak 18 ekor dan sapi betina 29 ekor dengan total keseluruhan berjumlah 47 ekor sapi.

Sementara untuk populasi kambing wilayah kecamatan Rimba Melintang menduduki populasi terbanyak yakni sebanyak 2771 ekor diantaranya 1033 ekor kambing jantan dan 1738 ekor kambing betina.

"Sedangkan populasi kambing per juli di kecamatan Rantau Kopar paling sedikit yakni dengan jumlah total populasi kambing sebanyak 37 ekor,"katanya.

Dijelaskannya, jumlah populasi sapi di kabupaten Rokan Hilir yakni 2518 ekor sapi jantan dan 8939 ekor sapi betina sehingga total keseluruhan populasi sapi di kabupaten Rokan Hilir berjumlah total sebanyak 11457 ekor. Sedangkan untuk populasi kambing 3851 ekor kambing jantan dan 8237 ekor kambing betina dengan jumlah secara total keseluruhan sebanyak 12088 ekor kambing.

"Data populasi sapi dan kambing di Rokan Hilir ini per bulan Juli 2012,"pungkasnya. (andi krc)

Selasa, 24 Juli 2012

Ratusan peserta budaya Rohil bakal tampil pada iven pawai budaya di Pekanbaru


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Senin lalu telah dilakukan rapat persiapan dalam rangka pengiriman peserta festival budaya melayu serumpun atau pawai budaya se-provinsi Riau tahun 2012. Demikian ditegaskan oleh Kadisparbudpora Rokan Hilir Tarmizi Madjied,SH kepada KABARROHIL ketika ditemui di Bagansiapiapi, Selasa (24/7).

“Kita telah mengadakan rapat pada senin lalu (16/7,red) untuk melakukan segala persiapan dalam rangka ikut serta dalam festifal budaya melayu serumpun atau pawai budaya se Provinsi Riau tahun 2012,”ujarnya.

Dia mengatakan daerah Rokan Hilir akan menampilkan pelbagai tampilan budaya dalam pawai budaya tersebut. Lanjutnya mengatakan, tentunya tentang adat budaya yang ada di daerah kabupaten Rokan Hilir. Ditambahkannya, penampilan budaya yang bakal di ikut sertakan dalam pawai budaya di Pekanbaru tersebut hamper sama pada tahun lalu. Namun dikatakannya penampilannya akan lebih ditingkatkan lagi.

Dia menjelaskan budaya yang bakal ditampilkan dalam ajang budaya melayu serumpun tersebut sesuai perencanaan diantaranya, budaya semah laut, budaya bakar tongkang, pasukan barong say, barisan hasil daerah Rokan Hilir, barisan atib togak, rabana, barisan tepak, barisan balai-balai, barisan dulang penganten, bardah dan silat.

“Sesua rencana ratusan peserta budaya daerah Rokan Hilir ikut dalam pawai budaya tersebut,”tandasnya. (andi krc)    

E-KTP Rohil per 25 Juli sisa 45 persen lagi


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Dari total 500 ribu jiwa yang bakal mengurus e-KTP di beberapa kecamatan daerah Rokan Hilir, sekitar sepuluh persen diantaranya sudah pindah domisili bahkan ada yang sudah meninggal namun masih ada didata kependudukan dan catatan sipil. Demikian dikatakan oleh kadisdukcapil Rokan Hilir Amiruddin ketika ditemui KABARROHIL di Bagansiapiapi, Selasa (24/7).

“Kalau memang orangnya sudah tidak ada maka dihapuskan dari daftar data di disdukcapil,”ujarnya.

Menurut Kadisdukcapil Rohil ini diperkirakan per tanggal 25 Juli 2012 sisa  empat puluh lima persen  lagi. Hal tersebut disebutnya, karena masyarakat masih ada yang belum mau datang untuk foto pada tempat pembuatan e-KTP tersebut. Oleh sebab itu diharapkan kepada masyarakat yang telah memiliki surat panggilan untuk mengurus e-KTP agar segera datang pada waktunya.

Ditambahkannya, jikalau ada KK baru maka bisa juga langsung mendatangi petugas e-KTP agar di foto dan diambil semple data penduduknya. Dijelaskannya lagi bahwa pengurusan e-KTP ini tidak dipungut biaya. Jadi disebutnya masyarakat jangan menduga bahwa pengurusan e-KTP ini memerlukan biaya.

“Setelah selesai maka datanya dikirim ke Jakarta dan setelah hasil dari Jakarta di dapat maka nanti KTP lama diminta untuk diganti dengan e-KTP,”pungkasnya. (andi krc)

Senin, 23 Juli 2012

Bupati Ajak Warga menjadikan mesjid,mushalla, rumah suluk sebagai pusat pelaksanaan Tarawih, witir,Tadarus Qu’ran, ceramah rohani ramadhan dan kegiatan agama lainnya.


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Dihimbau kepada masyarakat Rokan Hilir (Rohil) untuk menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh rasa keindahan dan keikhlasan demi mengharapkan Ridho Allah SWT. Demikian ditegaskan Bupati  Rokan Hilir H.Annas Maamun dalam menghimbau dan mengajak warga masyarakatnya didalam menghadapi bulan Ramadhan 1433 H/2012 ini di Bagansiapiapi, Senin (23/7).

“Jadikanlah mesjid, mushalla, rumah suluk sebagai pusat pelaksanaan Tarawih, Witir, Tadarus Quran, santapan ceramah rohani ramadhan dan kegiatan keagamaan lainnya,”ujarnya.

Kemudian itu, disebutnya khusus kepada mubaliqh, mubalighat untuk menyampaikan isi ceramah dengan Bil Hikmah dan tidak mengedepankan masalah Khifiyah atau sara yang dapat meresahkan Jama’ah. Selain itu’ keluarga muslim muslimah untuk dapat menjadikan bulan ramadhan sebagai bulan mentarbiyah bagi kelangsungan kehidupan anggota keluarga dengan cara melatih anak berpuasa dan Tadarus Quran dirumah tangga masing-masing. Lanjutnya menegaskan supaya melarang anak-anaknya bermain petasan, kembang api dan lain sebagainya yang dapat merusak kekhusukan orang yang sedang menunaikan ibadah. Orang nomor satu di Rohil ini juga menghimbau agar menjaga kerukunan antar umat beragama.

“Bagi saudara-saudara Non Muslim untuk dapat menghargai dan menghormati saudara-saudara kita yang sedang menunaikan ibadah puasa Ramadhan,”tuturnya.

Dalam kesempatan ini juga, kepada pengelola rumah makan atau warung dan saudara Non Muslim untuk dapat menghargai serta menghormati yang sedang melaksanakan ibadah puasa.

“Bagi kita yang mempunyai kelebihan rezeki untuk menyimpan sebahagian rezekinya dengan cara memperbanyak infaq, shodaqoh pada BAZ yang telah dibentuk,”tutupnya. (andi krc)

Minggu, 22 Juli 2012

Wabup H.Suyatno

Wabup H.Suyatno meresmikan kepenghuluan di Sinaboi beberapa waktu lalu
wabup menanda tangani peresmian kepenghuluan disaksikan oleh ketua Fraksi DPRD Rohil H.Rasmali,SH

Kadisdik Rohil sebut dibulan ramadhan siswa harus dibekali pengalaman agama


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Di intruksikan kepada para guru agama islam melalui kepala sekolah untuk semua jenjang pendidikan agar para peserta didik (murid/siswa,red) diwajibkan untuk melaksanakan kegiatan sholat tarawih maupun tausiyah di rumah ibadah baik mesjid maupun musholla terdekat. Demikian ditegaskan oleh Kadisdik Rokan Hilr (Rohil) Drs Surya Arfan,Msi ketika dihubungi KABARROHIL melalui ponselnya di Bagansiapiapi, Minggu (22/7).

“Untuk jenjang Sekolah Dasar atau MI khusus siswa kelas IV hingga kelas VI,”ujarnya.

Dikatakannya, sebagai bukti kehadiran siswa mengikuti kegiatan tersebut di musholla atau di mesjid maka peserta didik dibekali dengan buku Amaliyah Ramadhan. Lanjutnya buku tersebut untuk diisi dengan pelbagai kegiatan ibadah selama bulan Ramadhan.

“Buku tersebut ditanda-tangani oleh orang tua murid/siswa dan pengurus mesjid/mushalla,”tuturnya.

Disebut kadisdik ini, agar tidak membebani para siswa/murid atau peserta didik maka tidak diharuskan dengan menggunakan buku cetak namun buku tulis biasa juga bias dengan membuat format sesuai kebutuhan. Lanjutnya menegaskan aktifitas tersebut juga berlaku jikalau dilakukan kegiatan tadarus dengan keluarga dirumah.

“Oleh sebab itu kami mengharapkan kerjasama untuk pengurus mesjid atau mushalla,”terangnya.

Kemudian itu, kepada pengurus mesjid atau musholla agar dapat memberikan pengertian kepada anak-anak jikalau dalam mendengarkan isi ceramah agak sedikit ribut. Oleh sebab itu diharapkan kadisdik ini agar anak-anak tersebut janganlah disuruh pulang atau diusir karena tingkah lakunya itu.

“Namanya saja masih taraf anak-anak yang masih mencari jati diri. Oleh sebab itu tinggal bagaimana kita saja untuk mengendalikan melalui pengawasan masing-masing orang tua dan guru agama,”katanya.

Dia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk wujud nyata pendidikan karakter bangsa terhadap pengamalan agama atau sila pertama dari Pancasila. Karena pendidikan , disebutnya merupakan karakter bangsa yang tidak harus diberikan di bidang study khusus saja. Lanjutnya mengatakan tingkah laku dan karakter keseharian siswa sudah merupakan pembinaan karakter bangsa untuk menangkal dan membentengi akibat pengaruh globalisasi baik itu IT, narkoba, miras maupun penyakit masyarakat lainnya.

“Para peserta didik harus dibekali dengan  pengalaman agama,”pungkasnya. (andi krc)