Senin, 03 Desember 2012

Dr.H.M Junaidi Saleh,M.Kes sebut Filariasis pernah meningkat di Rohil pada tahun 2002



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Penyakit Filariasis atau penyakit kaki gajah ini merupakan penyakit menular yang disebabkan larva cacing. Larva tersebut dapat menyumbat pembuluh darah yang mengakibatkan kaki menjadi membesar sehingga disebut penyakit kaki gajah. Demikian diungkap oleh kadiskes Rokan Hilir Dr H.M Junaidi Saleh,M.Kes ketika ditemui KABARROHIL di ruang kerjanya Kantor Diskes Rohil jalan Kecamatan batu empat Bagansiapiapi, Senin (3/12/2012).

Dia menjelaskan di Rokan Hilir penyakit ini pernah meningkat di tahun 2002 tetapi lanjutnya mengatakan pada tahun-tahun kebelakangan ini sudah menurun. Disebutnya penyakit ini bisa diketahui setelah melalui pemeriksaan darah pada seseorang.

Dia mengharapkan kepada warga masyarakat di daerah Rokan Hilir agar menjaga kebersihan lingkungan. Karena dengan lingkungan bersih maka pencegahan penyakit akibat nyamuk sudah dilakukan.

“Diharapkan selalu melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk serentak sehingga mampu menghilangkan jentik-jentik nyamuk,”tandasnya. (krc 01)

1087 butir ekstacy dan 40 kg ganja dimusnahkan di Mapolres Rohil



UJUNG TANJUNG,KABARROHIL-Pemusnahan barang bukti (BB) digelar di Halaman Mapolsek Polres Rokan Hilir (Rohil) jalan Lintas Sumatera Timur Kepenghuluan Banjar XII Ujung Tanjung, Senin (3/12/2012). Hadir dalam acara itu, Kapolres Rohil AKBP Auliansyah Lubis,Sik.MH beserta jajarannya, ketua PN Rohil Wuryanta,SH.MH, Kasibidum Kejaksaan Negeri Bagansiapiapi Arwin.SH.MH, Danramil Bagan Sinembah Kapten (Inf) H.Sitorus, Staff Khusus BNK Rohil Asmara, Camat Bagan Sinembah Hadiyono.SH, jajaran Puskesmas Kecamatan tanah Putih, jajaran Polyklinik Polres Rohil dan RT/RW setempat.

Sebanyak 1087 butir Pil Ekstacy yang ditangkap Sat Narkoba Polres Rohil dimusnah dengan cara memblendernya dengan air. Sedangkan 40 Kg Daun Ganja kering yang ditangkap Sat Polsek Bagan Sinembah dimusnahkan dengan cara membakarnya. Acara pemusnahan tersebut juga disaksikan langsung oleh tersangka.

“Sesuai presedur dan kesepakatan dari pelbagai pihak maka BB ini harus dimusnahkan,”ujarnya Kapolres Rohil AKBP Auliansyah Lubis,Sik.MH.

Pemusnahan 1087 butir pil Ekstacy, disebut Kapolres Rohil AKBP Auliansyah Lubis,Sik.MH merupakan BB dari tersangka Acai (50) dan Aliong (28) warga Bagansiapiapi. Sedangkan 40 kg daun ganja kering, lanjut kapolres Rohil ini, tersangkanya masih buron dalam pengejaran Sat Narkoba.

Dikatakan kapolres Rohil, keberhasilan jajarannya dalam memberantas  peredaran Narkoba tidak terlepas dari kerjasama dari masyarakat. Oleh sebab itu, dia mengharapkan agar masyarakat jangan bosan-bosannya memberikan informasi terkait peredaran narkoba jenis apapun di wilayah kabupaten Rokan Hilir sehingga jajaran kepolisian di jajarannya dapat membasmi peredaran narkoba tersebut.

“Dengan kerjasama semua pihak untuk memerangi dan memberantas peredaran narkoba maka bisa di basmi hingga ke akar-akarnya,”pungkas AKBP Auliansyah Lubis.Sik.MH. (krc 04)

Minggu, 02 Desember 2012

IPDN Riau Kampus Rohil gelar seminar nasional



UJUNGTANJUNG,KABARROHIL-Seminar nasional dengan tema perencanaan pembangunan daerah digelar di aula IPDN Riau kampus Rohil jalan Lintas sumatera timur Banjar XII Ujung tanjung Tanah Putih, Sabtu (1/12/2012) akhir pekan kemaren. Hadir saat itu, kepala Bappeda M.Job Kurniawan, kadispenda Drs H.Wan Ahmad Syaiful, dan direktur IPDN pelbagai daerah. sebagai nara sumber dalam seminar ini Prof Fashbir Noor Sidin,SE,MSP,Ph,MPKP tentang perencanaan regional, Hasiholan Pasaribu,SE,MPKP tentang implementasi kemendagri no 54 tahun 2010, Prof,Dr Sadu Wasistiono,MS tentang pembangunan daerah berbasis kewilayahan/sebuah pemikiran awal, Dr.Ir.Dwi Agus Sumarno,MM,Msi tentang urgensi pemahaman perencanaan pembangunan daerah dan H.Annas Maamun diwakili kepala Bappeda Rohil M.Job Kurniawan tentang keynot speaker.

Diskusi dalam seminar sangat menarik karena mengungkap pelaksanaan pemerintah dipandang dari sudut pandang teoritis dan praktek yang diungkap oleh nara sumber untuk dipadukan secara harmonis.

Direktur IPDN Riau kampus Rohil Dr.Ir Dwi Agus Sumarno MM,Msi dalam seminar ini memaparkan kajian akademik dan normatif tentang pelaksanaan pra maupun pasca kebijakan desentralisasi. Dia sekaligus mengungkap pandangan apa yang harus dilakukan di masa mendatang.

"Kebijakan desentralisasi di Indonesia dijadikan sebagai best practises sebagai contoh pelaksanaan desentralisasi yang amat progresif di dunia. Namun kebijakan ini masih perlu dikawal dengan pelbagai kebijakan lain sehingga pelaksanaan pemerintah tidak terjebak menjadi kepentingan daerah sektoral atau bahkan menjadi bernuansa politis,"pungkasnya. (krc 04)

Sabtu, 01 Desember 2012

Jalan santai hut Korpri di Rohil pelbagai hadiah door price



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Ratusan peserta mengikuti gerak jalan santai yang di gelar dalam memperingati HUT KORPRI yang ke 41. Rtusan peserta tersebut dilepas oleh setdakab Rokan HIlir  Drs H.Wan Amir Firdaus,Msi yang dipusatkan di depan kantor bupati jalan Merdeka Bagansiapiapi, Sabtu (1/12/2012). Gerak jalan santai tersebut melewati rute dari jalan merdeka ke jalan Pahlawan selanjutnya ke jalan Bangko terus ke jalan Perwira dan finish lagi di jalan Merdeka depan kantor bupati Rokan Hilir.

Pegawai, pasukan kebersihan, masyarakat bahkan sekdakab Rokan Hilir juga ikut melakukan olehraga jalan santai tersebut.

Pelbagai hadiah door price di cabut setelah melakukan gerak jalan santai tersebut. Hadiah tersebut seperti sepuluh sepeda mini, tiga kulkas, mesin cuci, televisi, rice cooker dan hadiah-hadiah lainnya.

“Kita melaksanakan jalan santai untuk memeriahkan perayaan hari ulang tahun Korpri,”tutur Sekdakab Rokan Hilir. (krc 03).

Sejumlah Personil Satpol PP ikuti Pelatihan pengendalian keamanan dan kenyamanan lingkungan



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pelatihan pengendalian keamanan dan kenyamanan lingkungan (penyegaran) diikuti oleh Sejumlah personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Instruktur pelatihan ini dari unsure TNI AD, Polri, Kejari dan inspektorat Rokan Hilir. Demikian ditegaskan oleh kepala Satpol PP Mashur,SE kepada KABARROHIL ketika ditemui disaat usai acara pembukaan yang digelar di Arena Taman Budaya jalan Kecamatan batu enam komplek perkantoran Batu Bagansiapiapi, Sabtu (1/12/2012).

“Satpol pp sebagai pengaman dan penegak perda. Dengan penyegaran ini agar lebih disiplin dimana pelatihan selama 14 hari dengan melibatkan intruktur dari TNI AD, Kepolisian, Kejari dan Inspektorat,”ujar Mashur.

Dia menegaskan digelar pelatihan pengendalian keamanan dan kenyamanan lingkungan dalam arti penyegaran di Satpol PP diharapkan memahami dalam penegakan Perda. Begitu juga, lanjutnya mengatakan agar memahami tupoksinya sebagai Personil Satpol PP. Dalam pelatihan ini di ikuti oleh sebanyak 132 orang dimana untuk tahap ini sebanyak kurang lebih 50 personil.

“Mereka diasramakan selama 14 hari tersebut,”ujarnya.

Asisten I Pemdakab Rohil Wan Rusli Syarief membuka acara pelatihan ini. Ketika ditemui KABARROHIL dia menegaskan agar Satpol PP memiliki kedisiplinan yang tinggi. Hal ini diharapkan selama 14 hari mengikuti pelatihan ini dapat meningkatkan dedikasinya sebagai petugas Satpol PP .

“Bagi yang tidak disiplin akan diberikan teguran bias juga sanksi kedisiplinan,”ujar Wan Rusli Syarief.
Satpol PP, dikatakan Wan Rusli Syarief, selaku perangkat pemerintah daerah yang membawa misi strategis dalam membantu kepala daerah dibidang penyelenggaraan pemerintah terutama dalam memelihara ketenteraman dan ketertiban umum, penegak perda dan keputusan kepala daerah.

“Satpol PP harus mampu tampil kedepan sebagai ujung tombak pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat berdasarkan ketentuan dan pedoman yang berlaku,”katanya.

Kepada Satpol PP yang mengikuti pelatihan baik secara teori maupun praktek yang diasramakan selama 14 hari ini diharapkan dapat memperhatikan beberapa hal, diantaranya disebut Asisten I pemerintah Rokan Hilir ini yakni tingkatkan sikap mental dan disiplin serta kesamaptaan fisik dalam melaksanakan latihan maupun melakukan tugas di lapangan. Kendalikan diri dan hindari tindakan yang dapat mengakibatkan tercelanya organisasi dan Korp Polisi PP. Jaga kesehatan dan ikuti arahan dan petunjuk dari instruktur atau pelatih.

“Kemudian diucapkan terima kasih kepada kepolisian resort Rokan Hilir, Danramil Bangko dan instansi terkait lainnya yang ikut terlibat dalam pelatihan ini,”tandasnya. (krc 01).

pembangunan kantor bupati rohil 9 lantai