Minggu, 06 Mei 2012

H.Rasmali.SH dukung tindakan pemdakab Rohil atasi para perambah hutan bakau, Dalam waktu dekat usulkan pansus perambah hutan


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL- Bupati Rokan Hilir H.Annas Maamun saban waktu menegaskan disetiap kali pertemuan tentang keluhannya terhadap para penggarap hutan dan lahan yang tidak bertanggung jawab. Bahkan Dia  bekerja keras dalam pemberantasan para penggarap lahan tersebut. Oleh sebab itu DPRD  juga harus berkomitment yang sama dengan pemerintah daerah dengan membantu tugas pemerintah  membuat panitia khusus (Pansus) tentang perambah hutan dan lahan. Sehingga pansus melakukan kajian dan survey kedaerah-daerah lokasi perambah hutan dan lahan. Demikian ditegaskan oleh anggota DPRD Rohil yang juga ketua Fraksi Golkar Plus kepada KABARROHIL ketika ditemui di jalan Perniagaan Bagansiapiapi, Sabtu (5/5) akhir pekan kemaren.

“Untuk kepentingan daerah Rokan Hilir agar hutan dan lahan tidak asal garap oleh orang yang tidak bertanggung-jawab maka anggota DPRD Rokan Hilir  segera membentuk pansus tentang perambah hutan dan lahan. Sehingga dalam waktu singkat bekerja dalam menyelesaikan permasalahan penggarap hutan dan lahan,”kata H.Rasmali.SH.

Dikatakannya, tentang penggarap hutan bakau yang belum lama di tangkap basah oleh pemerintah daerah Rohil diharapkan oleh anggota  DPRD Fraksi Golkar Plus ini agar oknum pelaku segera ditindak lanjuti hingga keranah hukum yang berlaku. Hal ini disebutnya,  agar membuat efek jera para pelaku penggarap hutan dan lahan.

“Kita harus bertindak cepat sebelum hutan Rohil habis digarap oleh orang yang tidak bertanggung jawab,”tuturnya.

Namun hal ini, disebutnya tergantung signal dari ketua DPRD Rohil agar mengundang anggota DPRD Rohil untuk melakukan sidang pembentukan pansus tersebut. Karena anggota DPRD Rohil sudah siap dalam melakukan sidang pembentukan Pansus. Disebutnya dalam memberantas para penggarap hutan dan lahan ini tidak semata sepenuhnya ditangan pemerintah daerah saja. Namun wakil rakyat juga harus ikut andil dalam pemberantasan para penggarap hutan dan lahan.

“Legislatif harus turut mendukung tidakan eksekutif dengan membuat pansus sehingga saling kerjasama dan seiring dalam pemberantasan para penggarap hutan dan lahan,”pungkasnya. (andi krc)

Bupati Rokan Hilir H.Annas Maamun and Family

Bupati H.Annas Maamun dan isteri melihat cucunya
Dalam kesempatan nyantai membaca koran

Mengenang sekelumit perjuangan sepanjang sungai Rokan :

Misran Rais : Mereka tidak berhasil mendarat

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pada pertengahan Januari tahun 1949 kota Bagansiapiapi diduduki oleh Militer Belanda. Akhirnya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) kecamatan bangko pindah ke Bangko Kanan. Demikian diungkap Sersan I Misran Rais mengenang kembali perjuangannya di daerah sepanjang Sungai Rokan kepada KABARROHIL, Sabtu (5/5).

“Yang menjadi kepala pemerintahan sekaligus menjadi komandan militer, camat militer kecamatan Bangko pertama adalah Abdullah Sukub sedangkan wakil camat Militer adalah Maamun (Maamun OK Lawi, orang tua bupati Rohil H.Annas Maamun, red). Kedua-duanya berpangkat Letnan I Tetuler,”tutur pencipta lagu Mars dan Hymne Rokan Hilir ini.

Dijelaskannya, tempo itu pemuda dan  pejuang yang tergabung menjadi anggota komando pangkalan gerilya (KPG) sebanyak 101 orang dan staff Markas sebanyak 31 orang. Kemudian itu dilanjutkannya, Abdullah Sukub pindah ke Dumai.

“Tugas camat militer kemudian dijabat oleh Maamun,”jelasnya.

Lanjutnya mengatakan pada awal pebruari 1949 militer Belanda menyerang Bangko Kanan. Akhirnya terjadi kontak senjata pertama,sebutnya. Karena persenjataan KPG yang tidak seimbang akhirnya pasukan KPG mundur. Militer Belanda kemudian langsung berangkat ke Tanah Putih dan dapat didudukinya.

“Penyerangan Militer Belanda ke dua terjadi pada bulan April tahun 1949,”terangnya.

Disebutnya, pemerintah darurat RI kecamatan Bangko pada saat itu sudah berpindah-pindah tempat ke Pematang Ibul, pematang Semut, bahkan hingga ke Pematang di Hulu Sungai Bangko. Dijelaskannya, Militer Belanda senantiasa mencari Camat militer Maamun.

“Karena yang dicari tidak ditemukan maka Mahara isterinya Maamun beserta anak-anaknya ditawan,”ujar Misran Rais.

Dikatakan Misran, kemudian mereka dibawa ke Tanah Putih selanjutnya Militer Belanda menuju Hulu Sungai Rokan. Disebut Misran kampong Sedinginan tidak disinggahinya karena mereka terus menuju Rantau Kopar. Dijelaskannya Gudang P3 (Pusat Perbekalan Pejuang) saat itu sudah dibumi hangus.

“Pertempuran terus berlangsung kapal RP Belanda tidak bisa mendarat, mereka  berputar-putar sambil menembak membabi buta ke darat. Pasukan KPG tetap bertahan di parit-parit sebagai benteng pertahanan. Sekali-kali membalas tembakan. Pertempuran berlangsung hingga sore, akhirnya kapal RP Belanda meninggalkan rantau kopar. Mereka tidak berhasil mendarat,”tandasnya. (andi krc)

Sabtu, 05 Mei 2012

Gerinda Rohil lakukan konsolidasi dan sosialisasi, Dihadiri oleh ketua Gerindra Riau


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Partai Gerindra Rokan Hilir mengadakan acara konsolidasi Partai Gerinda sekaligus silaturahmi dengan DPD Gerindra Provinsi Riau. Acara ini digelar oleh DPC Gerindra Rokan Hilir di ruang pertemuan Hotel Lion jalan Mawar Bagansiapiapi., Minggu (6/5). Demikian diungkap sekretaris jenderal DPC Gerindra Rokan Hilir, Abdul Kosim yang biasa dipanggil akrab Akos kepada KABARROHIL ketika ditemui di kantor Gerindra jalan Pahlawan Bagansiapiapi. 

Dia mengatakan acara tersebut merupakan acara kedua yang digelar oleh DPC Gerindra Rokan Hilir dengan mendatangkan rombongan dari Gerindra Provinsi Riau. Dalam acara ini sekaligus mensosialisasikan undang-undang pemilu  untuk Partai Gerindra dalam menghadapi pemilu 2014 mendatang. Acara tersebut dihadiri oleh ketua Provinsi Riau, H.Marwan Yohannes.S.Sos beserta rombongannya.

"Yang utama dibahas tentang Parliamantary Thresholt (PT),”katanya.

Disebut Sekretaris Jenderal Gerindra Rohil ini bahwa acara tersebut digelar pada jam 09.00 wib pagi. Acara tersebut digelar hanya selama satu hari. Ditambahkannya acara tersebut   dihadiri oleh ormas dibawah naungan prabowo, GRIB (gerakan rakyat indonesia baru), GARDU PRABOWO, GEMIRA(gerakan muslim indonesia baru) dan HTI Rohil. Dia juga menyebut acara tersebut juga dihadiri oleh kader Gerinda sampai tingkat ranting.

 "Kita optimis satu dapil harus terwakili oleh kader Gerinda minimal satu kursi di tingkat pusat. Sejak setiap hari ada kader yang bergulir ingin bergabung di Partai Gerindra Rohil. Untuk acara besok kita sudah kontak semua kader,”pungkasnya. (andi krc)

Jumat, 04 Mei 2012

Malam Pisah sambut Kapolsek Bangko


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Malam pisah sambut Kompol Irmadison.SH dan Kompol Hamrizal Nasution,S.Sos  digelar di gedung Bhayangkara Cupu Manik jalan Perwira Bagansiapiapi, Jumat (4/5). Malam  pisah sambut jam 20.00 wib tersebut dihadiri camat bangko dalam hal ini diwakili Staffnya Syafruddin.SH, unsure muspida, undangan dan jajaran polsek Bangko. Panitia pelaksana dalam acara ini Iptu Yeru Iwandono Sunyoto.

Camat Bangko dalam sambutannya disampaikan oleh Syafrudin,SH mengatakan  mengucapkan terima kasih selama menjalankan tugas di Bangko kepada Kompol Irmadison.SH dan mudah-mudahan tugas baru selanjutnya juga menjadi lancer.  Kemudian kepada Kaposek yang baru menjabat Kompol Hamrizal Nasution.S.Sos diucapkan selamat datang dan mudah-mudahan dalam menjalankan tugas di tempat yang baru di kecamatan Bangko ini dapat bekerjasama dan saling koordinasi dengan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Kompol Irmadison.SH menjelaskan bahwa dirinya bertugas di Polsek kecamatan Bangko sejak  24 Desember 2010 lalu hingga 3 Mei 2012 kemaren. Dia  mengatakan bekerjsama merupakan tugas  sebagai anggota polisi. Dirinya selama 15 bulan 18 hari sebagai Kapolsek Bangko. Oleh sebab itu dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak.  Karena, disebutnya  tugas tidak terlepas dari seluruh anggota. Namun diakuinya,  kadangkala dirinya keras dan kadangkala kendur dalam memimpin hal itu merupakan tugas yang harus dilaksanakan, tidak boleh tidak.  Kemudian itu Dia juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran pemdakab Rohil, ibu Bhayangkari.

"Peran ibu-ibu tidak bisa dianggap hal sepele.  Karena ibu cukup andil dalam membantu tugas suaminya,"tutur mantan Kapolsek Bangko ini.

Dalam kesempatan ini, Ia juga mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan pers yang ikut juga bekerja-sama  disaat  polisi polsek Bangko dan jajarannya melaksanakan tugas.

"Hubungan itu hanya semata karena untuk menjalankan tugas kita,"katanya.

Dikatakan Kompol  Irmadison, memang  kadangkala dirinya menyuruh  jemput jikalau tidak hadir. Namun hal itu disebutnya adalah demi kebaikan.  Kadangkala dirinya marah dan mengatakan dirinya digaji untuk marah. Namun disebutnya hal itu jugai demi kebaikan anggota dalam menjalankan tugas.

Sedangkan Kapolsek Bangko yang baru,  Kompol Hamrizal.S.Sos dalam sambutannya mengatakan bahwa pesan yang disampaikan Kompol Irmadison.SH merupakan pesan yang harus dilanjutkan. Dia mengakui bahwa dirinya belum pernah menjabat sebagai Kapolsek. Diterangkannya, dirinya selama berkarier pernah Di Polda Riau sebagai Kasubbag sospol. Kemudian sebagai Kasat Bimas di Rengat. Selanjutnya bertugas sebagai Kasubag PPNS Polda Riau. Kemudian sebagai Wakasat Bimas di Poltabes Pekanbaru, kemudian menjabat Kadit Provost. Selanjutnya menjabat sebagai Kanit Narkoba Polda Riau, menjabat sebagai  Kasat Narkoba Polresta Dumai  dan kemudian mutasi di Reserse Narkoba  Polda Riau. Selanjutnya dirinya mengikuti Asismen dan akhirnya menjabat sebagai Kapolsek Bangko. Dikatakannya dirinya mempunyai satu isteri dengan tiga orang putri. Disebutnya,  banyak hal yang akan disampaikan namun di sampaikannya berupa dalam cerita seorang pilot mahir membawa pesawat kemudian terbang tinggi.  Namun karena asyiknya terbang tinggi hingga ke 0,0001 derajat. Begitu pesawat masuk wilayah sovyet akhirnya pesawat tersebut ditembak.  Kemudian pesawat berikut pilotnya hancur berkeping-keping. Oleh sebab itu, disebutnya  jikalau ada kritikan kepadanya meskinpun hal kecil diharapkan disampaikan.

“Walaupun penyimpangan itu kecil hingga 0,0001 derajat. Saya tidak akan kecil jikalau ditegur kerena diri saya terbuka untuk semua,"pungkasnya.(andi krc)

Kamis, 03 Mei 2012

Pengelolaan PAD memerlukan kerja keras agar berhasil melebihi target


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Beberapa hal yang masih tertinggal dalam pemungutan pajak dan retribusi diharapkan segera diselesaikan sehingga pencapaian target dapat terpenuhi. Karena minimal idealnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) memberikan pendistribusian 10 persen dari pendapatan Daerah. Demikian dikatakan Setdakab Rokan Hilir (Rohil) Drs Wan Amir Firdaus,Msi, ketika ditemui KABARROHIL di kantor bupati rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi, Rabu (2/5) kemaren.

"Minimal PAD memberikan pendistribusian ideal 10 persen dari jumlah pendapatan kita,"tuturnya.

Oleh sebab itu, dikatakan Setda Rohil ini kita harus mengejar ketertinggalan sehinggal mencapai angka ideal. Dijelaskannya, kita tidak hanya melihat angka saja tetapi harus dengan semangat untuk meraih realisasi sehingga lebih daripada target. Dikatakannya PAD merupakan kerja keras kita dalam meningkatkan angka-angka agar  dapat direalisasikan. Oleh sebab itu, sekali lagi  diharapkan setda agar dapat meningkatkannya.

"Kita harus bekerja keras sehingga dapat menghasilkan lebih meningkat lagi,"katanya.

Sedangkan wabup H.Suyatno menegaskan agar amanah yang dipercayakan oleh pimpinan terutama dalam pengelolaan PAD di beberapa SKPD harus mengacu kepada Perda yang berlaku.

"Memang hasil belum maksimal karena hal ini tergantung dari kerja keras kita,"terang wabup Rohil ini.

Disebut H.Suyatno, tentunya dirinya juga melihat dan terus mengevaluasi kerja dan kinerja dari pimpinan SKPD sehingga bila kerja tidak bagus maka bersiap-siaplah sanksi  dipindahkan. Dikatakan wabup, masalah retribusi parkir juga ditekankan harus lebih ditingkatkan sedangkan di kesehatan juga harus  meningkat.

"Mobil tinja dan mobil sampah juga bisa ditarik retribusinya,"tutur wabup.

Namun untuk retribusi sampah ini perlu disosialisasikan segera karena perubahan pola sistem kota memerlukan masa transisi perubahan yang pada akhirnya setelah dimengerti oleh masyarakat maka dapat ditarik retribusi sampah tersebut. Khusus untuk galian C di Bina Marga, disebut wabup  harus juga diperhatikan agar mencapai target semaksimal mungkin. Begitu juga tentang sewa alat berat, dikatakan orang nomor dua di Rohil ini jika alat berat bagus maka bisa dipergunakan dengan menyewa alat berat tersebut kepihak lain yang memerlukannya.

"Tidak tanggung-tanggung sewa alat berat tersebut banyak berguna bagi kita,"tutur wabup.

Wabup H.Suyatno  juga menegaskan juga tentang aset tanah milik pemdakab dimana hasil kebun dari tanah milik pemdakab Rohil merupakan aset PAD pemdakab Rohil juga. Kemudian itu retribusi pasar juga harus digalakkan karena merupakan PAD juga. Selanjutnya wabup mengharapkan agar sama-sama menjalankan tugas  dengan sebaik-baiknya. Kemudian Satpol PP juga harus bertindak dalam menegakkan Perda yang berlaku. Dikatakan wabup jikalau ada pihak yang mencurigakan dalam melakukan pungutan pajak dan retribusi di lapangan maka petugas Satpol PP harus bertindak cepat dan tegas.

 "Satpol PP  wajib membantu untuk menegakkan perda dengan melakukan razia,"tandas wabup. (andi krc)

DPRD Rohil usul mendongkrak PAD dengan memungut pajak hasil perkebunan


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Anggota DPRD Rokan Hilir H.Rasmali,SH mengemukakan agar pemdakab Rohil dapat memungut pajak hasil perkebunan kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki lahan perkebunan di wilayah Rokan Hilir. Hal ini, disebutnya setelah meninjau langsung beberapa daerah di luar Kabupaten Rokan Hilir beberapa waktu lalu. Demikian dikatakannya kepada KABARROHIL ketika ditemui di jalan Merdeka Bagansiapiapi, Kamis (3/5).

Dijelaskannya, lahan perkebunan sawit daerah Rokan Hilir saat ini telah mencapi 300.000 hektar. Hal ini menurutnya setelah diketahui data pemilik perusahaaan tersebut menurut dinas perkebunan. Disebutnya, Jika dikalkulasi hasilnya mencapai 4 juta ton pertahun sehingga jika dikalikan saja 7 rupiah perkilogram  maka PAD Rohil bertambah 28.000.000.000 rupiah pertahun.

"Kita sekarang asyik terpaku oleh dana perimbangan. Oleh sebab itu kita harus menggali PAD dari sumber pajak retribusi  perkebunan tersebut sebagai pendistribusian PAD kepada pemerintah daerah yang berguna dipergunakan untuk masyarakat,"katanya.

Disebut Rasmali,  di wilayah lain sudah dipungut contohnya di Rohul, Tebo muara bungo Jambi dan Padang. Demikian juga karet 10 rupiah perkilo.  Karena perkebunan karet di Rohil sudah mencapai 30 ribu hektar.

"Dikenakan pungutan hasil perkebunan tersebut di pangkalan pangkalan,"jelasnya.

Hal ini disebut Rasmali, dirinya sangat geram terhadap perusahaan perkebunan beroperasi di Rohil.  Karena perusahaan tersebut sudah banyak tahun beroperasi di wilayah Rohil. Ditambahkannya,  oleh sebab itu harus digesa tentang hal ini. Dikatakannya, seperti pihak Chevron yang beroperasi di Rohil perusahaan tersebut  dapat memberikan bantuan kepada dana perimbangan daerah Rokan Hilir.

Wabup H.Suyatno menyambut baik atas prakarsa anggota DPRD Rohil yang menginginkan dipungutnya pajak bagi perusahaan perkebunan yang beroperasi diwilayah Rokan Hilir.  Seperti perkebunan karet, perkebunan sawit dan perkebunan kakao. Orang nomor dua di Rohil ini mengatakan jikalau perlu dilakukan  MoU dalam bentuk sumbangan atau hibah dari pihak pemilik lahan sawit ke pemdakab Rohil.  Hal ini perlu dikaji karena jika pemungutan pajak perkilo hasil sawit 5 rupiah maka Pemdakab Rohil dapat menambah PAD yang cukup menjanjikan.

"Setelah dilakukan kajian, kita akan berusaha untuk melakukan MoU dengan perusahaan perkebunan yang beroperasi di wilayah kabupaten Rokan Hilir,"kata wabup suyatno.

Disebutnya pemdakab akan mempelajari terlebih dahulu tata cara pungutan pajak perkebunan tersebut. Dia mengatakan jikalau perlu dilakukan kunjungan ke daerah yang telah melakukan hal itu.

"Hal ini merupakan salah satu  yang dapat mendongkrak PAD Rokan Hilir,"pungkasnya. (andi krc)

Sambut Hardiknas, Disdik Rohil Gelar Lomba Marching Band se-Kabupaten

Pertanda dimulai Lomba Marching Band, Wabup Rohil serah Tongkat mayoret kepada peserta
Meskinpun hujan menerpa, Lomba Marching Band tetap digelar
Salah satu Tim Marching Band, peserta Lomba melintasi Tribun Utama
Salah satu Tim peserta Lomba
Penampilan Marching Band  IPDN Rohil
Tampak ibu Setdakab Rohil, Hj wan Mardiana Suyatno dan Hj Latifah hanum Annas
Penonton membludak menyaksikan lomba MB
Kadisdik Rohil menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba MB
Pemuda Pancasila Rohil ikut partisipasi menyumbang piala yang diserahkan langsung oleh ketua MPC PP Rohil, H.Rasmali.SH

Pemdakab Rohil dukung kreatifitas siswa SMK di daerah


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Hari ini merupakan sejarah bagi dunia pendidikan sehingga dengan momen ini diharapkan eksis selalu dalam mengembangkan dunia pendidikan di daerah Rohil. Karena memperingati Hardiknas bukan sekedar seremonial saja tetapi melainkan dengan kerja keras. Dalam meningkatkan dunia pendidikan daerah Rokan Hilir telah meng-anggarkan untuk pendidikan lebih dari 20 persen yang merupakan target Nasional. Demikian ditegaskan oleh wabup Rokan Hilir H.Suyatno kepada KABARROHIL  seusai upacara Hardiknas di kantor Bupati Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi, Rabu (2/5).

Selain itu, disebut orang nomor dua di Rohil ini pemdakab Rohil mendukung kreasi yang ditunjukkan oleh siswa  SMK Balam dalam merakit automotif. Hal ini,  lanjut  wabup diharapkan kreasi siswa tersebut lebih dikembangkan lagi.

"Kita merasa kagum karena kreasi dan kraetifitasya. Ini harus dihargai. Oleh sebab itu Pemerintah mendorong siswa tersebut dalam berkreasi. Kita harus menghargainya dengan bakal memberikan support dana agar bisa lebih mengembangkan ilmunya lagi,"ujarnya.

Selama ini, disebut wabup menurut  pantauannya  pendidikan di daerah Rohil sudah semakin membaik namun perlu polesan-polesan dalam peningkatan kedisiplinan guru dan siswa untuk memahami mata pelajaran yang dipelajarinya.

"Jadi tidak hanya sekedar menyalin dipapan tulis saja,  tetapi harus dapat dipahami oleh siswa mata pelajaran yang diajarkan kepadanya,"katanya.

Dalam program kedepan, lanjut orang nomor dua di Rohil ini akan merealisasikan dana setelah terlebih dahulu melakukan peninjauan. Pada intinya, ditambah wabup Pemkab Rohil sangat peduli terhadap pendidikan di daerah. Lebih lanjut dikatakan wabup bahwa  tanggung jawab pendidikan bukan saja hanya tanggung-jawab guru tetapi juga merupakan tanggung-jawab semua pihak.

Dihari yang sama, Kadisdik Rohil, Drs Surya Arfan,Msi mengatakan setiap tahun dinas pendidikan Rohil selalu melakukan motivasi siswa agar pendidikan dapat ditingkatkan terutama bagi yang memiliki prestasi. Disebutnya seperti pemberian bea siswa dan hadiah bagi siswa berprestasi.

Sementara itu dijelaskan oleh Surya Arfan bahwa masih 60 persen guru belum di kualifikasi, hal ini disebutnya terutama pada guru SD. Diharapkan Kadisdik Rohil ini pada tahun 2018 mendatang sudah kelir semua sehingga semua guru mencapai S1. Namun demikian disebutnya jenjang S1 hanya modal pengembangan diri (karier,red) saja. Hal ini disebutnya jenjang S1 tidak menjamin bagusnya seorang guru.

Kemudian itu, Kadisdik ini mengatakan bahwa perlu pemahaman kepada masyarakat bahwa pendidikan  bukan untuk orang lain tetapi untuk dirinya sendiri. Dikatakannya ada tiga aspek yang perlu diingat yakni sarana dan prasarana, pendidikan dan siswa itu sendiri.  Tiga aspek ini dikatakannya merupakan hal yang sangat penting.

Didalam pengembangan dunia pendidikan memerlukan dana yang tidak sedikit. Terutama siswa SMK diperkirakannya dalam setahun mencapai  dana 50 hingga seratus juta rupiah per SMK.

“Pimpinan sudah memberikan arahan. Kita sedang pendataan sekarang ini. Tahun depan kita bakal memberikan suntikan dana agar dapat mengembangkan ilmunya sehingga tidak hanya merakit tetapi juga menciptakan alat yang dapat dipergunakan dengan baik,"pungkasnya. (andi krc)

Rabu, 02 Mei 2012

Kadisdik Rohil sebut Penempatan guru sesuai dengan kebutuhan

BAGANSIAPIAPi,KABARROHIL-Mutasi di dinas pendidikan Rokan Hilir terutama pada guru tentu bakal terjadi. Hal ini tentunya menurut kebutuhan dimana sekolah yang kelebihan guru dibidangnya dan dimana kekurangan guru dibidang tersebut. Demikian dikatakan oleh Kadisdik Rokan Hilir Drs Surya Arfan,Msi menjawab KABARROHIL ketika ditemui seusai melaksanakan Upacara Hardiknas di Kantor bupati Rohil jalan merdeka Bagansiapiapi, Rabu (2/5).

“Mutasi  dalam kebutuhan bakal terjadi,”ujarnya.

Disebut Kadisdik Rohil ini, bahwa melakukan mutasi tersebut harus secara proporsional dan profesional. Karena untuk meningkatkan mutu pendidikan daerah Rokan Hilir dengan menempatkan sekolah yang kelebihan guru pelajaran dibidangnya ke sekolah yang masih kekurangan guru pelajaran dibidang yang sama.

Menurutnya,  seorang guru PNS harus siap dan bersedia ditempatkan dimanapun juga. Karena mutasi dan pindah mengajar itu merupakan suatu hal untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah Rokan Hilir. 

“Misalkan sekolah A guru matematikanya ada tiga orang. Menurut kebutuhan kelebihan satu orang guru matematika. Sedangkan disekolah B guru matematikanya hanya satu, jadi agar kebutuhan guru matematika di sekolah B mencukupi  maka satu orang guru A dimutasi ke sekolah B,”jelasnya. (andi krc)