Senin, 17 September 2012

Apel 17 di halaman kantor Bupati Rokan Hilir, Wabup tegur PNS tidak berpakaian seragam kopri



BAGANSIAPIAPI.KABARROHIL- Wabup H.Suyatno menegur para PNS yang tidak menggunakan seragam pakaian Kopri. Padahal saat ini apel senin tanggal 17 setiap bulan. Karena PNS yang mengikuti apel  masih tampak ada yang berwarna beda. Demikian ditegaskan oleh orang nomor dua di pemerintahan kabupaten Rokan Hilir ini  sebagai irup di apel upacara yang di gelar di halaman kantor bupati jalan Merdeka Bagansiapiapi, Senin (17/9).

“Di saat apel saat ini masih ada yang berpakaian linmas, dan seragam pdh padahal seharusnya berpakaian kopri,”ujar H.Suyatno.

Hal ini diharapkan oleh wabup Rokan Hilir ini jangan terulang lagi. Mungkin telah terjadi mis komunikasi sehingga hal ini terjadi, sebut wabup. Lanjutnya mengatakan pada saat apel diharapkan para PNS berpakaian lengkap dengan topi jika berpakaian linmas dan pakai peci jika pakaian lainnya.

Disebut Wabup keseragaman berpakaian menunjukkan rasa kedisiplinan seorang PNS. Ditambahkannya kesatuan dan kekompakan diantara PNS harus selalu dijaga.

“Lain kali hal ini jangan terulang lagi karena kedepan akan ditindak lanjuti,”ujarnya. (andi krc)   

322 JCH Rokan Hilir berangkat ke Pekanbaru dari masing-masing rayon



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Keberangkatan sebanyak 322 jemaah calon haji (JCH) Rohil ke Pekanbaru dilaksanakan pada Sabtu (29/9) mendatang. Keberangkatan para JCH tersebut berdasarkan rayon masing-masing. Demikian ditegaskan oleh sekdakab Rokan Hilir Drs.H.Wan Amir Firdaus,MSi didampingi asisten bidang kesra Drs H.Jon Syafrindow di Bagansiapiapi, Sabtu (15/9) akhir pekan kemaren.

Rayon A meliputi kecamatan Bangko, kecamatan Batu Hampar, kecamatan Sinaboi, kecamatan Pasir Limau Kapas dan kecamatan Pekaitan pemberangkatannya dipusatkan di Bagansiapiapi. Rayon B meliputi kecamatan Rimba Melintang dan kecamatan Bangko Pusako pemberangkatannya dipusatkan di Rimba Melintang, Rayon C meliputi kecamatan Tanah Putih,  kecamatan Tanah Putih Tg Melawan dan kecamatan Rantau Kopar pemberangkatannya dipusatkan di Tanah Putih, Rayon D meliputi kecamatan Bagan Sinembah dan kecamatan Simpang Kanan pe,berangkatannya dipusatkan di Baganbatu, Rayon E hanya kecamatan Pujud pemberangkatannya dipusatkan di Pujud sedangkan Rayon F meliputi kecamatan Kubu, kecamatan Kubu Babusalam pemberangkatannya dipusatkan di Kubu.

Dijelaskannya kemudian, bahwa rombongan JCH pada hari minggu (30/9) dari Pekanbaru menuju ke Batam. JCH ke Batam menggunakan pesawat Lion Air, sebutnya. Ke esokan harinya yakni Senin (1/10) rombongan JCH Rohil diterbangkan dari embarkasi Batam ke tanah suci. JCH Rohil ikut pada kloter 12 embarkasi Batam,sebutnya.

"Ini rencana perjalanan JCH Rohil menuju ketanah suci,"ujarnya. (andi krc)

Kadistannak sebut pembagian jenis tanaman pohon buah berdasarkan spesifik tanah dan kajian



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Dinas Pertanian dan peternakan Rokan Hilir mencanangkan program menanam pohon buah spesifik di masing-masing wilayah. Sehingga wilayah tersebut menjadi sentral spesifik buah untuk meningkatkan kehidupan keluarga masing-masing warga. Pembagian spesifik buah tersebut berdasarkan peninjauan, kajian dan spesifik tanah diwilayah warga masyarakat itu. Demikian diungkap oleh Kadistannak Rokan HIlir Ir Muslim kepada KABARROHIL ketika ditemui, Sabtu (15/9) akhir pekan kemaren.

“Simpang Timah sudah spesifik tanam pohon buah nenas yang telah menghasilkan buah nenas. Lama kelamaan nantinya biasa disebut orang simpang nenas karena menghasilkan buah nenas,”jelasnya.

Disebutnya komudity nenas bisa dikembangkan menjadi 400 hektar. Sehingga kedepan diharapkan dapat juga disokong membangun tempat pengolahan hasil nenas tersebut.

Selanjutnya spesifik pohon buah mangga sudah di tanam di wilayah kecamatan Tanah Putih Sedinginan dan kecamatan Sinaboi. Spesifik pohon buah Manggis sudah juga ditanam di wilayah kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan. Sedangkan kecamatan Bangko sudah juga ditanam spesifik pohon buah rambutan. Pada hari Sabtu kemaren ditanam di wilayah kepenghuluan Bagan Jawa Pesisir. Penanaman pohon buah tersebut di halaman rumah warga masyarakat sehingga dapat meningkatkan kehidupan keluarga.

Diharapkan dengan pembagian kawasan wilayah yang memiliki spesifik pohon buah tersebut dapat sebagai komudity buah-buahan. Sehingga kedepan dapat sebagai pemasuk buah-buahan bagi IPDN yang membutuhkan pasokan buah-buahan dalam jumlah besar bagi tarunanya..

"Tahun ini program  5000 batang pohon buah,”katanya

Kemudian itu, kedepan juga akan canangkan dan diwujudkan program tanam jenis sayur sayuran. Hal ini sebagai langkah memanfaatkan halaman perkarangan warga masyarakat sekaligus untuk meningkatkan taraf kehidupan keluarga mereka. Karena, disebutnya IPDN yang berada di Ujung Tanjung memerlukan juga pasokan sayur-sayuran untuk para taruna dan taruninya.

Sedangkan untuk menghasilkan bibit pohon buah yang bagus maka distannak Rokan Hilir melakukan pembibitan yang di pusatkan di wilayah kecamatan Rimba Melintang.

"Juga dilakukan balai pembibitan buah di Rimba Melintang,"tandas Muslim. (andi krc)

Minggu, 16 September 2012

Gerakan Menanam Pohon Buah, Menuju Ekonomi Hijau Rokan Hilir

 Hj Wan Mardiana Suyatno, Hj Latifah Hanum Annas, Hj Wirdaningsih Wan Amir Firdaus (tampak dari kanan)
Hj Latifah Hanum Annas serahkan bibit pohon buah rambutan kepada warga
Lurah Bagan Jawa Pesisir, camat bangko, Kadistannak, ibu TP PKK Rohil dan warga yang telah ikut pelatihan
Hj Latifah Hanum Annas menanam pohon buah rambutan di halaman rumah warga
Hj Wan Mardiana Suyatno menanam pohon buah rambutan
Wakil ketua I TP PKK Rohil Hj Wan Mardiana Suyatno
Kadistannak Rohil Ir Muslim
Ibu-ibu TP PKK Rohil
Ibu Setdakab Rohil Hj Wirdaningsih Wan Amir Firdaus
Ibu camat Bangko /Ketua TP PKK Kecamatan Bangko

Dedi Humadi sebut Komisi I DPRD Rohil telah hearing, hanya tinggal pengawasan



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Komisi satu DPRD Rokan Hilir (Rohil) sudah melakukan hearing dengan sejumlah dinas, badan dan kantor serta bagian di lingkungan pemdakab Rokan Hilir. Hearing dilaksanakan di gedung DPRD Rokan Hilir jalan Merdeka Bagansiapiapi, pada hari Sabtu (15/9). Hering dilaksanakan untuk acuan anggaran perubahan APBD 2012. Demikian dikatakan oleh ketua Komisi I (satu) DPRD Rokan Hilir Dedi Humadi kepada KABARROHIL ketika ditemui di jalan Selamat Bagansiapiapi, Sabtu (15/9) akhir pekan kemaren.

Dijelaskannya, Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) yang hadir saat itu Satpol PP, KPT, Kesbangpolinmas, Disdukcapil, Tapem dan secretariat. Desebutnya, pada umumnya SKPD dan bagian meminta agar terealisasikan acuan anggaran yang mereka ajukan.

“Dinas pendudukan dan catatan sipil (disdukcapil,red) Rokan Hilir menjalankan program nasional anggaran diajukan sebesar 2,9 Milyar menjadi realisasi sebesar 1,5 milyar. Hal ini karena anggaran terbatas,”tutur Dedi Humadi.

Politisi muda Golkar Rokan Hilir ini menegaskan pada saat hearing komisi I DPRD Rokan Hilir juga menekankan kepada Tapem agar secepatnya kelapangan untuk penentuan batas desa di kecamatan di wilayah Rokan Hilir.

“Kami bicarakan tentang PT Andika Pratama Sawit Lestari (PT APSL),”jelasnya.

Dimana dikatakannya komisi I (satu) DPRD Rokan Hilir meminta kepada Tapem terlebih dahulu mencari data yang pasti untuk penentuan batas wilayah antara daerah Rokan Hilir dan Rokan Hulu di kawasan perkebunan PT Andika Pratama Sawit Lestari. Setelah diketahui batas-batasnya, lanjut mantan ketua DPRD Rohil periode lalu ini mengatakan barulah melanjutkan langkah-langkah selanjutnya. Disebutnya jangan hanya mengukur lahan dan tanah tanpa tahu batas wilayah daerah Rokan Hilir.

Sedangkan BKD pada tahun ini (2012,red) juga telah mengajukan anggaran untuk LPJ golongan II. Disebutnya karena ada pengangkatan pegawai tidak lama lagi maka BKD di APBD-P meminta penambahan anggaran. KPT meminta tambahan 30 juta rupiah untuk pembuatan brosur syarat perijinan. Lanjutnya mengatakan Bakesbangpolinmas melakukan program pengadaan buku perundang-undangan dan makan minum dimana jumlah anggarannya belum ditentukan.

Komisi I DPRD Rokan Hilir, ditambahkannya mendukung terhadap anggaran yang masuk di banggar. Anggaran tersebut, disebutnya diperjuangkan dan diawasi supaya terserap 100 persen hingga akhir tahun anggaran.

"Komisi I (satu) DPRD Rokan Hilir sudah selesai Hearing. Alhamdulillah terealisasi, tinggal pengawasan DPRD apakah anggaran itu masuk apa tidak,"tandasnya. (andi krc)