Jumat, 16 Maret 2012

Pelbagai Pihak Mendukung adanya Lapas di Bagansiapiapi


BAGANSIAPIAPi,KABARROHIL-Direktur Eksekutif Non Government Organisation (NGO) atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bono Rokan kabupaten Rokan Hilir (Rohil), J.Abdillah  menegaskan bahwa type cabang rutan Bagansiapiapi sudah selayaknya ditingkatkan menjadi type Lapas. Hal ini karena melihat kondisi cabang Rutan Bagansiapiapi yang saat ini sudah over capacity.Demikian dikatakannya ketika ditemui KABARROHIL, Jumat (16/3).

“Sudah selayaknya Bagansiapiapi memlikiki Lapas,”ujarnya.

Dia mengatakan kota Bagansiapiapi saat ini merupakan ibu kota Kabupaten Rokan Hilir sudah selayaknya memiliki Lembaga Pemasyarakatan untuk membina para warga binaan di lokasi yang lebih layak dan laik untuk melakukan pembinaan. Selain itu disebutnya, kondisi cabang rutan Bagansiapiapi saat ini sudah over capacity.

Dikatakan J.Abdillah, menurutnya pemerintah daerah kabupaten Rokan Hilir beberapa waktu lalu telah mendukung dalam usaha untuk dibangun Lapas dengan menyediakan lahan di simpang dua ratus kepenghuluan Parit Aman. Oleh sebab itu dikatakannya diharapkan Menkumham menyetujui dan merealisasikan  pembangunan Lapas di Bagansiapiapi ini.

Ketua DPRD Rokan Hilir, Nasrudin Hasan juga menegaskan akan mendukung jika terwujudnya pembangunan Lapas di Bagansiapiapi oleh Kemenkum dan HAM.  Karena , disebutnya perkembangan roda pembangunan dan kepadatan penduduk di daerah Rokan Hilir seiiring dengan meningkatnya tindakan kriminalitas sudah selayaknya ibukota kabupaten Rokan Hilir memiliki daya tampang bagi warga binaan dengan mewujudkan Lapas tersebut.

“Melihat pesatnya roda Perkembangan pembangunan dan kepadatan penduduk di wilayah kabupaten Rokan Hilir  sudah sepantasnya ada Lapas di Bagansiapiapi ibukota kabupaten Rokan Hilir ini,”katanya.

Menjawab KABARROHIL, Bupati Kabupaten Rokan Hilir, H.Annas Maamun juga mengatakan hal yang sama. Dikatakan, pada dasarnya mendukung untuk dibangun Lapas di Bagansiapiapi. Hal ini, disebutnya pemerintah daerah  menyediakan lahan untuk dibangunnya Lapas tersebut.  Dia mengatakan lahan tersebut sudah disediakan di simpang dua ratus kepenghuluan Parit Aman.

“Kita mendukung dibangun Lapas di Bagansiapiapi. Lahan di simpang dua ratus akan kita siapkan untuk pembangunan tempat warga binaan tersebut,’pungkasnya. (andi krc)

Kamis, 15 Maret 2012

Kecamatam Kubu Babussalam diresmikan, sekaligus bupati Annas melantik pejabat penghulu dan camat



RANTAU PANJANG KIRI,KABARROHIL-Bupati kabupaten Rokan Hilir (Rohil) H.Annas Maamun secara langsung meresmikan kecamatan Kubu Babussalam yang merupakan pemecahan wilayah dari kecamatan Kubu. Acara tersebut digelar di halaman pasar tradisional Kubu kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, Kamis (15/3). Acara tersebut dihadiri oleh ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan, wakil ketua DPRD Rohil beserta anggota DPRD Rohil derah pemilihan kecamatan Kubu. Acara tersebut juga dihadiri oleh sekdakab Rohil, Drs Wan Amir Firdaus,Msi, kepala dinas badan dan kantor dilingkungan pemdakab Rohil juga para tokoh masyarakat kecamatan Kubu.

Peresmian kecamatan Kubu Babusalam ditandai dengan penanda tanganan batu prasasti dan pembukaan  tirai  papan nama kecamatan Kubu Babusalam sekaligus peresmian penegerian SMA negeri 3 Kubu.

Sebelumnya,  terlebih dahulu bupati H.Annas Maamun melantik lima pejabat penghulu di wilayah Kubu Babusalam yakni Abdul Rahmad sebagai pj penghulu Sungai Pinang, Samsir sebagai pj penghulu Teluk Piyai,  Buhari Ahmad sebagai pj  penghulu Pulau Halang Belakang, H. Samuel sebagai pj penghulu Rantau Panjang Kiri Hilir, Ahmad Yasin sebagai pj penghulu Teluk Piyai Pesisir dan Sahri Romodon sebagai pj penghulu Sungai Kubu Hulu.

Sedangkan sekcam kecamatan Kubu, Drs Ahmad Atin ditempatkan untuk menjabat pj camat Kubu Babusalam dari hasil pemekaran kecamatan Kubu tersebut.

Salah  tokoh masyarakat Kubu ketika ditemui KABARROHIL mengatakan sangat berterima kasih terhadap bupati H.Annas Maamun yang telah menerima aspirasi masyarakat bersama DPRD Rohil yang selanjutnya dapat diwujudkan pada saat ini. Dia mengajak kepada masyarakat lainnya bersatu mendukung pemerintah daerah Rokan Hilir dalam menjalankan roda-roda pembangunan di daerah kecamatan Kubu Babusalam yang baru saja di resmikan. Karena hal ini merupakan kepentingan masyarakat sendiri agar daerahnya dapat lebih maju.

"Mari kita dukung penuh pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah. Karena apa yang dilakukan merupakan kepentingan kita bersama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan disegala bidang. Oleh sebab itu dihimbau untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan. Mari kita bersama-sama membangun kampung halaman kita agar kedepan lebih maju dan semakin jaya,"kata Mahmud Tiintin.

Menjawab KABARROHIL, camat Kubu, Samsul Kidul yang merupakan camat dari kecamatan yang dimekarkan menegaskan bahwa pemekaran wilayah kecamatan Kubu menjadi dua wilayah kecamatan merupakan idaman dari masyarakat. Hal ini disebutnya karena dapat meningkatkan pelayanan masyarakat di bidang administrasi yang dapat memperpendek rentan waktu dan pelayanan di bidang pembangunan yang dapat memeratakan pembangunan.

"Penantian masyarakat atas pembentukan kecamatan Kubu Babusalam ini dimulai sejak beberapa tahun lampau. Alhamdulillah akhirnya aspirasi masyarakat dapat terwujudkan karena merupakan idaman dari masyarakat. Oleh sebab itu, atas nama masyarakat mengucapkan terima kasih kepada bupati Annas Maamun dan DPRD Rohil.  Semoga kecamatan ini semakin cemerlang, terbilang dan lebih maju pesat,"katanya.

Dalam hal ini pemerintah daerah Rokan Hilir, H. Annas Maamun menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama DPRD Rohil telah mewujudkan pemekaran daerah yang diidamkan oleh masyarakat. Oleh sebab itu diharapkan kepada masyarakat selalu menjaga kekompakan, rasa persatuan dan kesatuan sehingga jalannya pembangunan di daerah kecamatan Kubu Babusalam yang baru saja di resmikan dapat berjalan dengan bagus dan baik. Dia menegaskan jika masyarakat bersatu padu maka pembangunan daerah khususnya kecamatan Kubu Babusalam ini akan dapat mengejar segala ketertinggalan. Bahkan disebutnya akan dapat lebih maju lagi dari kecamatan induk.

"Pemekaran merupakan wujud aspirasi masyarakat agar daerahnya bertambah maju. Karena dengan pemekaran dapat memperpendek rentan administrasi dan mempercepat pembangunan daerah. Untuk itu diharapkan menjaga rasa persatuan dan kesatuan sehingga pembangunan berjalan lancar dan dapat mengejar ketertinggalan. Bahkan jikalau kompak dan bersatu padu bisa dapat melampaui kecamatan induk,"pungkasnya. (andi krc)

Diharap anggota komisi I DPRD Rohil,Dedi Humadi Pihak Chevron dapat menyelesaikannya


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Anggota komisi I DPRD Rokan Hilir, Dedi Humadi menegaskan agar PT CPI dapat segera menyelesaikan permasalahan terhadap lahan masyarakat di pematang botam. Hal ini agar jangan sampai berlarut-larut dan berkepanjangan. Karena menurutnya permasalahan ini seharusnya sudah selesai dan tidak ada masalah dengan masyarakat yang mengaku empunya tanah jika dilakukan dengan itikad bagus dan baik. Demikian diungkapkannya ketika dihubungi KABARROHIL, kamis (15/3).

"Kita menilai kalau memang jujur kenapa permasalahan ini belum juga selesai,"ujar Dedi Humadi yang juga mantan ketua DPRD Rohil periode lalu tersebut.

Disebut Dedi Humadi,  jika pihak Chevron ada itikad baik maka permasalahan ini sudah lama selesai dan masyarakat sudah mendapat ganti rugi terhadap lahan atau tanah yang telah dipakai menurut masyarakat tersebut. Dia menegaskan agar pihak bertikai dapat secara langsung meninjau kelapangan dan sekaligus mengukur bersama dengan disaksikan oleh anggota DPRD Rohil dan pihak kecamatan. Dia mengharapkan jangan permasalahan diperlambat dengan berdalih menanti hasil pengukuran BPN untuk menunda pengukuran. Dia mengatakan bahwa hal ini harus diperjelas dan dihimbau untuk selesai secepatnya.

"Seharusnya pihak chevron mengucapkan rasa terima kasih kepada masyarakat dengan memberikan pekerjaan kepada masyarakat disekitar atau siempunya lahan tersebut. Dalam arti jangan mempersulit masyarakat menuntut hak yang menurut masyarakat merupakan haknya,"katanya.

Sekali lagi ditegaskan oleh Dedi Humadi agar pihak chevron harus dapat menyelesaikan hal ini dengan baik. Ditambahkan Dedi Humadi jikalau menurut pihak Chevron tanah itu di klaim milik orang lain selain tengku agung (alm) coba di konfrontir dengan ahli waris tengku agung (alm) yakni T.A Zainal yang juga mengklaim miliknya dengan surat-surat yang sah dan dapat dipertanggung-jawabkan.

Diharapkan permasalahan selesai dan tidak berkepanjangan. Namun jikalau tidak selesai juga dan masyarakat melanjutkan permasalahan ini ketingkat lebih tinggi lagi maka pihak anggota DPRD Rohil jika diminta untuk mendampingi maka siap mendampinginya.

"Diharapkan kepada pihak Chevron dapat menuntaskan hal ini,"pungkasnya. (andi krc)

Rabu, 14 Maret 2012

Bimtek operator digelar, pelaksanaan e-KTP April hingga September 2012


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pelatihan Bimbingan teknis (Bimtek) tenaga operator guna mensukseskan program e-KTP di mulai bulan April mendatang di gelar oleh Dinas Kependudukan dan catatan sipil Rokan Hilir (Disdukcapil Rohil) bersama PT Sucofindo. Acara tersebut di gelar di lantai 3 wisma Rohil jalan Pelabuhan Baru Bagansiapiapi,Rabu (14/3). Sebanyak 56 tenaga operator berasal dari pelbagai kecamatan di Rokan Hilir ikut dalam Bimtek ini. Demikian diungkap Kadisdukcapil Rohil, H.Amiruddin kepada KABARROHIL ketika ditemui.

Dia menjelaskan pelatihan Bimtek ini dilaksanakan selama dua hari kedepan yakni hari ini (Rabu 14/3, red) dan besok (Kamis 15/3,red). 56 tenaga operator tersebut merupakan tenaga operator di 14 kecamatan,dimana disetiap  masing -masing  kecamatan ditempatkan 4 tenaga operator e-KTP. Disebutnya,  dalam pelatihan teknis ini juga diikut-sertakan sebanyak 18 tenaga operator Disdukcapil Rohil dengan biaya ditanggug oleh Disdukcapil Rokan Hilir sendiri.

Dikatakannya, pelatihan ini dibimbing oleh PT Sucofindo sebagai rekanan yang ditunjuk langsung oleh mendagri. Ditambahkannya  seusai bimtek dengan sekaligus mengenalkan peralatan dan tata cara menggunakannya maka pihak Disdukcapil Rohil langsung melakukan pemasangan peralatan e-KTP tersebut di masing-masing kecamatan se Kabupaten Rokan Hilir.

"Direncanakan jadwal launching e-KTP pada 2 Maret mendatang,"ujarnya.

Disebut Kadisdukcapil Rohil ini, bahwa kecamatan Bangko dan kecamatan Bagan Sinembah merupakan kecamatan yang perlu mendapat perhatian dalam pelaksanaan program e-KTP. Hal ini disebutnya karena dikecamatan tersebut merupakan kecamatan yang berpenduduk padat. Kemudian itu, Khusus di kecamatan Bagan Sinembah perlu juga mendapat perhatian khusus karena luas daerahnya yang sangat luas.

Kadisdukcapil Rokan Hilir ini menegaskan juga bahwa di kecamatan Bagan Sinembah dalam target pelayanan e-KTP. Hal ini, disebutnya karena diperkirakan total warga wajib memiliki e-KTP didaerah ini mencapai 110.390 warga. Perkembangan penduduk didaerah ini disebabkan oleh banyaknya para pendatang. Dia mengatakan bahwa di kecamatan Bagan Sinembah membuat Disdukcapil harus bekerja keras. Karena mengingat waktu pengurusan e-KTP terbatas selama 210 hari yakni dihitung sejak April hingga bulan September 2012 mendatang. Dikatakannya,  Untuk itu ditambahkannya Disdulcapil Rohil akan membuat rancangan strategis khususnya di kecamatan Bagan Sunembah dengan melakukan kegiatan pelaksanaan perekaman dengan menggunakan waktu dua shift untuk 4 orang tenaga operator. Dijelaskannya shift pertama pukul 08.00 wib hingga pukul 14.30 wib dengan dua operator dan shift kedua mulai jam 14.30 wib hingga pukul 22.00 wib.

"Dengan rencana yang ditetapkan Disdukcapil Rohil,  diharapkan berjalan sesuai dengan yang diharapkan yaitu selalu eksis disaat jam kerja shift untuk melakukan pelayanan pelaksanaan e-KTP kepada masyarakat di kecamatan kaya dengan kebun sawit ini sehingga akhirnya pelaksanaan berjalan dengan lancer dan sesuai jadwal waktu,"pungkasnya. (andi krc)

Pansus tapal batas wilayah dan RPJMD kunker ke DPRD Labuhan Batu Selatan


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Panitia Khusus (Pansus) tapal batas dan RPJMD 2012_2016 DPRD Rokan Hilir hari ini (Rabu 14/3,red) bertolak ke daerah Kabupaten Labuhan Batu Selatan provinsi Sumatera Utara. Anggota DPRD Rokan Hilir melakukan kunjungan kerja (kunker) ke DPRD Labuhan Batu Selatan. Demikian diungkap oleh ketua Fraksi Golkar plus H.Rasmali,SH ketika ditemui KABARROHIL di ruang kerjanya, Rabu (14/3).

"Kegiatan selama empat hari dimulai hitungan dari hari ini,"kata Rasmali.

Dijelaskannya Pansus tapal batas dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2012-2016 di ketuai oleh Dedi Humadi, Sekretaris Dodi Saputra,dan anggota  Riyadi, Hj Rosmanita, Widi Murtono, dan Rasmali juga.

Dikatakan Rasmali anggota DPRD Rokan Hilir ini melakukan kunker ke DPRD Labuhan Batu Selatan untuk melakukan perumusan tapal batas dan perbandingan ranperda RPJMD. Disebut Rasmali hal ini  karena pada Perda tersebut mencangkup program pemerintah, masalah rancangan awal, rancangan RPJMD, musrenbang, perumusan akhir dan sampai penetapan Perda. Oleh sebab itu, dikatakan Rasmali  perlu konsultasi sama mereka dalam merumuskan hal itu.


“Kita membandingkan, analisis umum kondisi daerah, analisis pengelolaan keuangan daerah dan kerangkan daerah, perumusan pembangunan daerah, penelaahan RPJMD dan isu strategis. Serta menganalisis perumusan visi dan misi,”pungkasnya. (andi krc)

Senin, 12 Maret 2012

Diharapkan ukur tanah bersama-sama sesuai fakta dilapangan, untuk menyelesaikan persoalan ganti rugi


RIMBA MELINTANG,KABARROHIL-Pertemuan dua belah pihak antara pihak chevron, masyarakat Rimba Melintang,dimediasi oleh anggota legislative (aleg) atau DPRD Rokan Hilir  dan pihak camat Rimba Melintang berlangsung lancar, meskinpun  pertemuan itu tanpa dihadiri oleh Syamzurizal alias edo dari Chevron.  Namun pertemuan itu dihadiri oleh pihak Chevron lainnya yaitu Syafrum jabatan PGPA dari PT CPI, Gara Suyoko jabatan security PT ABB, Lukman jabatan land skep PT CPI Duri, dan Mukyono security PT CPI Duri. Hadir juga dalam pertemuan itu Penghulu pematang Botam Sukiman dan  Masyarakat Rimba Melintang pemilik waris lahan Tengku Agung bernama T.A Zainal. Sedangkan pihak kecamatan Rimba Melintang hadir Camat H.Syamzami, sekcam Amrizal,SE dan  anggota legislatif (aleg) Oulliya, aleg H.Rasmali,SH,dan  aleg Dedi Humadi. Pertemuan di laksanakan di ruang camat Rimba Melintang jalan lintas ke Bagansiapiapi, Senin (12/3).

Dalam pertemuan itu, disebut camat Rimba Melintang bahwa pertemuan  bertujuan untuk mengambil solusi atau jalan keluar dengan tidak ego sehingga tidak terjadi miskomunukasi. Disebut camat hal ini diharapkan cepat selesai sehingga masalah ini tidak sampai berlarut. Diharapkan camat pertemuan ini dapat mengambil kesimpulan yang diambil atas kesepakatan bersama.

"Kami sebagai mediasi sehingga ada kesepakatan untuk turun ukur lahan secara bersama sama,"kata camat.

Disebut nya agar peta yang ada di sesuaikan dengan fakta lapangan yang ada. Oleh sebab itu, disebut camat H.Syamzami, persoalan ini diharapkan dapat selesai dengan baik.

"Diharapkan dapat menghasilkan keputusan secara bersama. Sementara pembayaran ganti rugi di tahun 1973 seluas 4,3 hektar sudah selesai, namun karena menurut masyarakat setelah mereka terjun dan mengukur kelapangan ternyata lahan tersebut mencapai seluas 5,,5 hektar maka perlu pengukuran kelapangan secara bersama-sama di masing-masing pihak agar persoalan selesai ,"katanya.

Camat menegaskan adanya pengukuran secara bersama sama kelapangan dengan melibatkan semua pihak agar dapat diselesaikan dengan baik. Karena dari pihak CPI mengatakan tidak ada kelebihan areal sedangkan pihak T.A Zainal mengatakan ada kelebihan lahan. Untuk itu, disebut camat mereka saat ini dikonfrontir agar dapat diselesaikan kata sepakat untuk mengukur secara bersama.

Sementara itu, Syafrum (Humas CPI,red) menegaskan bahwa mereka juga memiliki keinginan yang sama dalam masalah ini. Hal ini dikatakan Syafrum mengucapkan banyak terima kasih atas mediasi ini. Dijelaskannya bahwa beberapa hari lalu PT CPI sudah melakukan mediasi kepada ketua DPRD  Rohil untuk melakukan survey dan terjun kelapangan untuk membuktikan titik koordinat batasan bersama pihak Badan Pertanahan Negara (BPN) Rokan Hilir. Ditambahkan Syafrum, untuk permasalahan ini  akan dibicarakan di internal PT CPI terlebih dahulu. Nantinya bersama sama terjun untuk mengukur fakta dilapangan sambil pihak PT CPI menunggu hasil ukur BPN.

"Kita menunggu jawaban hasil pengukuran dari pihak BPN,"kata Syafrun.


Sedangkan Lukman juga menegaskan bahwa pengukuran sudah dilakukan sehingga pihak nya (Chevron,red) menunggu hasil dari BPN. Kemudian itu, dikatakan Lukman seandainya ada terpakai atau berlebih maka akan dipertanggung jawabkan oleh pihak PT CPI.


Sementara itu, T.A Zainal menyayangkan pemberitahuan pengukuran kemaren hanya pemberitahuan dengan mulut saja. Seharusnya, kata Zainal pihak Chevron dapat memberitahukan pihak pemilik lahan, pemerintah kecamatan dengan disaksikan oleh anggota DPRD Rohil dengan menyurati mereka. Disebutnya kesepakatan hasil pertemuan yang pernah dilakukan dengan disaksikan oleh Kapolres Rokan Hilir (2009 lalu,red) diharapkan dapat dilakukan pengukuran ulang. Namun kenyataannya telah mencapai tahun 2012 ini tidak juga dilaksanakan. Oleh sebab itu, disebut T.A Zainal masyarakat  mengukur ulang sesuai fakta dilapangan. Zainal juga mengatakan jika pihak Chevron terutama Edo dapat melakukan hal yang baik dan komunikasi yang baik tentunya hal ini tidak akan mencuat. Karena jika dilakukan ukur fakta dilapangan secara bersama-sama maka persoalan tersebut dapat diselesaikan.

Dia menegaskan jika setelah pengukuran bersama ternyata masih kurang dari lahan seluas 4,3 hektar yang telah diganti rugi oleh pihak PT Chevron maka Dia akan memenuhi hingga tercapai 4,3 hektar tersebut. Tetapi jika lahan yang dipakai oleh PT CPI ternyata lebih dari 4,3 hektar tentunya konsekwensinya harus mengganti kerugian tanah yang telah dipakai tersebut. Jika telah terpakai dengan waktu yang lalu tentunya membayar ganti sewa pakai dan jika mau di bebaskan tentunya harus menganti rugi lahan tersebut.


"Kalau pelaksanaan awal baik maka hal ini akan berjalan dengan baik,"kata T.A Zainal.

Sedangkan H.Rasmali,SH menyarankan agar pihak Chevron melakukan komunikasi yang baik dengan tidak melakukan trik-trik untuk memecahkan permasalahan baru. Oleh sebab itu dirinya mengharapkan persoalan ini sampai selesai dengan baik. Karena menurutnya jika hal ini tidak dapat diselesaikan maka anggota DPRD Rokan Hilir akan  menyurati Departemen Migas agar dapat mengetahui persoalan rakyat mereka. 

“Bagaimanapun juga persoalan ini harus diselesaikan dengan baik,”ujarnya.

Anggota DPRD Rokan Hilir,  Dedi Humadi mengatakan sebenarnya persoalan ini hanya sampai ditingkat penghulu atau hingga tingkat kecamatan saja. Namun karena adanya mis komunikation kedua belah pihak maka  persoalan ini tidak selesai yang akhirnya sampai ke wakil rakyat Rokan Hilir karena  masyarakat tersebut mengadu ke anggota DPRD Rohil.

"Jika tidak ada terjadi mis komonukasi tentunya tidak sampai persoalan ini kepermukaan bahkan ke anggota DPRD Rohil,"kata Dedi Humadi.

Atas kejadian sudah waktu lama yang belum selesai juga, disebut Dedi Humadi  tentunya dianggap orang bahwa pihak Chevron yang banyak orang pintar bisa melakukan hal yang bodoh. Oleh sebab itu disarankan oleh aleg ini agar duduk bersama sama sehingga jangan sampai terjadi otak-atik dengan melakukan permainan lain lagi.

"Harapan saya marilah kita dudukan persoalan ini secara bersama sehingga cepat selesai,"pungkas Dedi Humadi. (andi krc)





Mengancam warga, Buaya katak ditangkap




PEKAITAN,KABARROHIL-Crocodylus porosus atau buaya muara yang disebut warga desa Pedamaran buaya katak sering mengancam kehidupan para nelayan di perairan Sungai Rokan. Buaya ini sering muncul di sungai Rokan bahkan dipinggir sungai Rokan ketika warga beraktifitas. Karena sudah acap kali mengancam jiwa manusia bahkan sudah pernah memangsa manusia, akhirnya buaya  ini di tangkap warga diperairan sungai rokan tepatnya desa Pedamaran kecamatan Pekaitan, Minggu (11/3) sekitar waktu menunjukkan jam 16.30 wib.

Pada awalnya buaya ini sering timbul kepermukaan di pinggir sungai Rokan tepatnya di desa Pedamaran. Hal ini sering mengganggu aktifitas nelayan untuk mencari ikan sungai tersebut. Akhirnya warga berusaha memancingnya dengan umpan seekor itik. Alhasil buaya muara berbobot 600 kilogram dengan panjang berkisar 5 meter tersebut dapat ditangkap.

"Kita menerima laporan ada buaya muara ditangkap warga karena sering mencoba memangsa manusia. Ketika tim datang buaya sudah ditarik kedarat. Waktu buaya ditangkap masih hidup , namun senin (12/3) sekitar pukul 05.00 wib diketahui buaya sudah mati kemungkinan akibat kelaparan. Buaya itu rencananya dibawa ke bukit jin kantor KSDA Dumai untuk dimusnahkan,"kata staff bidang KSDA wilayah II Dumai Subono ketika di konfirmasi Senin (12/3).

Menurut analisa Subono,  populasi buaya jenis bekatak ini  sudah semakin sedikit karena faktor makanan di daerah habitatnya sudah berkurang dan juga faktor alam banyaknya kanal sehingga terkadang mencari makanan di kanal-kanal tersebut bahkan memangsa manusia yang berada disekitarnya. Disebutnya upaya pelestarian terhadap jenis buaya ini tetap dilakukan terutama daerah khusus di perairan Sungai Rokan.

 "Kita menghimbau kepada warga masyarakat tidak membunuh  buaya ini. Jika ditemukan buaya tersebut diharapkan melaporkannya ke KSDA. Hal ini sebagai upaya pelestarian habitat  hewan ini,"pungkasnya. (andi krc)










Minggu, 11 Maret 2012

Ditemukan sesosok mayat disampan


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pagi minggu warga bagansiapiapi dihebohkan dengan ditemukan sosok mayat dalam kondisi tidak bernyawa disampan sekitar keramba udang dan ikan jalur empat kepenghuluan Parit Aman kecamatan Bangko, Minggu (11/3) sekira jam 08,30 wib.

Sosok mayat tersebut diketahui bernama Hasibuan (67) ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa oleh iparnya Udin dalam kondisi tergelungkup. Disebut Udin, saat ditemukan posisi mayat kepala di sampan dan kaki diair.  Dikatakan Udin,  semasa hidupnya Hasibuan sudah selama tiga tahun bekerja di penambakan ikan tersebut.  Sedangkan penyebab kematiannya belum diketahui karena hingga kini pihak kepolisian masih melakukan identifikasi penyebab kematian itu.

"Waktu saya berangkat ketambak sekitar pukul 08.00 wib sampai disana saya terkejut mendapati sesosok mayat dalam kondisi sudah tidak bernyawa,"kata Salahudin yang dipanggil udin.

Dikatakannya mayat dalam keadaan tergelungkup disampan yang biasa digunakannya sebagai alat transportasi ketambak. Karena beliau kesehariannya bekerja sebagai pekerja tambak udang dilokasi keramba udang dan ikan jalur empat kepenghuluan Parit Aman kecamatan Bangko milik Darno.

"Saya langsung laporkan kepada RT 05 jalan karya kelurahan Bagan Barat dan menghubungi pihak aparat kepolisian,"ujar saksi mata ini.

Ketika dikonfirmasi, kepala pos polisi pelabuhan Bagansiapiapi, Aipda Rahmad mengatakan pihaknya mendapat laporan perihal temuan mayat itu berdasarkan informasi yang disampaikan ketua RT.

"Berdasarkan informasi ketua RT, kita langsung ke TKP dan membawa mayat ke Bagansiapiapi untuk diarahkan ke RSUD agar dilakukan visum untuk mengetahui akibat kematian. Kita masih menunggu proses penyelidikan lebih lanjut, hal ini telah kami laporkan ke polsek Bangko,"ujarnya.

Mayat berhasil di evakuasi ke pelabuhan nelayan Bagansiapiapi sekira pukul 11.00 wib. Evakuasi terpaksa dilakukan melalui jalur laut karena akses jalan darat ke tempat sangat sulit dengan medan berat. Dijelaskannya, penyebab kematian masih belum bisa diketahui tetapi berdasarkan keterangan yang disampaikan warga korban kemungkinan memiliki penyakit karena tidak bisa bekerja terlalu berat.

"Mayat sementara ke RSUD dr Pratomo Bagansiapiapi untuk dilakukan visum. proses penyelidikan tetap dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian,"pungkasnya. (andi krc).

Gerindra Rohil Peduli IPTEK, fasilitas wifi gratis untuk umum


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pada saat ini zaman dipenuhi oleh ilmu pengetahuan dan tekhnologi oleh sebab itu Partai Gerindra Rokan Hilir (Rohil) mengusung tema “DPC Partai GERINDRA Kabupaten Rokan Hilir Peduli IPTEK" dengan menyediakan fasilitas berinternetan secara gratis di lingkungan kantor PC Gerindra Rokan Hilir. Demikian diungkap oleh ketua DPC Gerindra Rokan Hilir, Tarsim melalui sekretarisnya Abdul Kosim yang akrab dipanggi akos ketika ditemui KABARROHIL di kantor Gerindra jalan Pahlawan Bagansiapiapi, Minggu (11/3). 

“Deru derapnya kemajuan zaman, IPTEK sudah menjadi "kebutuhan", untuk menopang anak bangsa serta ikut memajukan IPTEK khusus nya di Kota Bagansiapiapi. Oleh sebab itu DPC GERINDRA Rokan Hilir menyediakan Internet Gratis...Silahkan kunjungi......!!! salam Indonesia Raya,”ujarnya.

Dia menyebutkan bahwa  Dpc Gerindra Rohil membuka jaringan wifi untuk umum. Ditambahkannya jarak dan radius jangkauan mendapatkan jaringan wifi  berjarak sekitar  seratus meter dari kantor DPC Gerindra Rokan Hilir jalan Pahlawan bagansiapiapi.

Sekretaris DPC Gerindra Rohil ini menjelaskan fasilitas wifi oleh DPC Gerindra Rohil ini sudah berlangsung dua hari ini. Namun, disebutnya fasilitas wifi ini baru di peruntukkan untuk umum mulai hari minggu (hari ini 11/3, red). Dikatakannya kepada KABARROHIL fasilitas wifi dibuka dalam hal  sekaligus ikut mencerdaskan bangsa dalam bidang dunia iptek di daerah Rohil. Ditambahkannya, kebetulan berdekatan dengan gedung sekolah sehingga dengan jaringan wifi ini dapat membantu anak didik berinternetan. Akos mengungkapkan untuk perdana ini fasilitas jaringan wifi hanya beberapa unit untuk download namun jika daya peminat banyak maka DPC Gerindra Rohil akan menambah dayanya lagi.

"Untuk kapasitas perdana ini untuk daya download masih sepuluh unit computer. Namun jikalau banyak pengguna bakal ditambah dayanya lagi,"pungkasnya. (andi krc)

Sabtu, 10 Maret 2012

Bagansiapiapi Kota sejarah, kota negeri seribu kubah


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Kota Bagansiapiapi merupakan kota tua yang dikenal sejak tempo dulu sebagai kota penghasil ikan terbesar di Indonesia bahkan di dunia. Di kota Bagansiapiapi banyak bangunan bersejarah seperti asrama polisi, rumah kapitan, kantor BRI, gereja katolik, dan bangunan bersejarah lainnya. Oleh sebab, untuk  pengembangan daerah maka kota Bagansiapiapi  dipertahankan sebagai kota yang memiliki bangunan bernilai sejarah. Perkembangan daerah diarahkan di batu enam sebagai "new city" kota baru yang merupakan komplek perkantoran dan pusat pemerintahan dengan bangunan menggunakan ikon kubah. Demikian dikatakan oleh bupati kabupaten Rokan Hilir (Rohil) H. Annas Maamun kepada KABARROHIL, Sabtu (10/3).

"Pusat pemerintahan didaerah batu empat batu enam hingga ke jembatan pedamaran  merupakan kota baru dimana bangunannya berkubah. Dipesisir sungai rokan dijadikan daerah objek wisata daerah. Sedangkan kota Bagansiapiapi dipertahankan sebagai kota sejarah yang banyak memiliki bangunan-bangunan bernilai sejarah,"katanya.

Oleh sebab banyak bangunan bangunan bersejarah, disebut orang nomor satu di Rohil ini,  maka kota Bagansiapiapi dipertahankan sebagai kota sejarah dan juga sebagai  pusat perdagangan dan perniagaan. Disebutnya, bangunan-bangunan tua tersebut dipertahankan karena merupakan bukti sejarah untuk diketahui oleh generasi mendatang.  

Sedangkan Jembatan pedamaran, dikatakannya  dengan infrastruktur jalan yang dapat menghubungkan ke daerah daerah terisolir di sepanjang pesisir pantai timur sumatera hingga tanjung balai asahan sangat membantu perhubungan darat bagi daerah daerah yang selama ini masih di taraf kemiskinan. Ditambahkannya,  jika selesai jembatan pedamaran hingga ke pulau pedamaran merupakan objek wisata baru di daerah Rokan Hilir.

"Dengan selesainya pembangunan jembatan pedamaran nantinya tercipta perekonomian baru di ibukota kabupaten Rokan Hilir khususnya Bagansiapiapi,"pungkasnya. (andi krc)