Sabtu, 28 Juli 2012

Setda optimis segala kegiatan tercapai sesuai target


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pemerintah kabupaten Rokan Hilir optimis  segala kegiatan sesuai dengan capaian target. Rasa optimis tersebut setelah melihat pelaksanaan lelang yang sudah dilaksanakan oleh SKPD. Demikian ditegaskan oleh setdakab Rokan Hilir (Rohil) Drs Wan Amir Firdaus,Msi ketika ditemui KABARROHIL seusai acara pelantikan pejabat eselon III dan IV dilingkungan Pemdakab Rohil di lantai IV kantor Bupati jalan Merdeka Bagansiapiapi,Sabtu (28/7).

"Pada hari ini sudah berjalan, jika Agustus sudah mulai bekerja waktu lima bulan hingga Desember sudah bisa kelar,"katanya.

Disebutnya, jikalau sudah dilaksanakan kegiatan pelelangan maka dikatakannya bulan Agustus diperkirakan sudah mencapai 40 persen.

"Bulan depan sudah bisa mencapai 40 persen dan bulan Desember segala proyek sudah kelar. Paling tidak segala kegiatan sudah mencapai 90 persen. Kita harus optimis,"tuturnya.

Lanjutnya mengatakan untuk mengontrol persentase kegiatan maka setiap bulan diminta kepada setiap SKPD membuat laporan. Oleh sebab itu disebutnya, agar setiap SKPD diharapkan memacu kegiatan hingga sesuai target yang diharapkan. Selain itu SKPD juga melakukan kordinasi tentang kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan.

"Melaui koordinasi dengan setiap bulan meminta laporan sebagai upaya memacu peningkatan kerja dan kinerja,"pungkasnya. (andi krc)

Setdakab Rohil sebut pejabat eselon dan pelaksana kegiatan jangan sampai “kaku”


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Sembilan belas pejabat eselon III dan IV di lingkungan pemdakab Rokan Hilir (Rohil) di lantik oleh setdakab Rokan Hilir Drs Wan Amir Firdaus,Msi. Acara prosesi pelantikan tersebut di gelar di lantai IV kantor Bupati Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi, Sabtu (28/7). Hadir dalam pelantikan tersebut ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan, kepala BKD Rohil Roy Azlan,AP, dan sejumlah kepala dinas di lingkungan pemdakab Rohil.

 
Pejabat yang dilanti tersebut yakni tiga pejabat eselon III diantaranya Kasie Bidang Kelembagaan Bidang Penyuluhan Dinas Perkebunan Ibnu Hajar,SP  dilantik menjadi Pj. Kabid Penyuluhan Dinas Perkebunan, Kabid Bina Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan H.Basri Bsc  dilantik menjadi Kabag TU Rumah Sakit Umum RM Pratomo, sedangkan staf di RSU RM Pratomoo Akmal Yapi dilantik menjadi Kabid Bina Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan.

Sedangkan 16 orang pejabat eselon IV yakni  Kasubag Acara dan Perjalanan Dinas Bagian Protokoler Sekretariat Daerah Sunardi SE dilantik menjadi Kasubag Hubungan Antar Lembaga Bagian Protokoler Setda. Staf kantor Camat Pekaitan Salman Sahroni,SE dilantik menjadi Kasubag Perencanaan Program Sekretariat Inspektorat. Staf kantor Camat Batu Hampar Nurjanah,S.ST dilantik menjadi Kasubag Pengembangan Sumber Daya Manusia Bidang Ketahanan Masyarakat Badan Pemberdayaan Masyarakat. Kasubag Dokumentasi Bagian Hubungan Masyarakat Setda Iskandar,SE dilantik sebagai Kasie Penampungan dan Pemusnahan Sampah Bidang Kebersihan Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pasar.

Selanjutnya Kasie Pengendalian Lingkungan Bidang Usaha Sarana Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Agung Hairudin,SH menjadi Kasie Penertiban dan Penyuluhan Bidang Pasar Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pasar. Kasubag Umum dan Kepegawaian Sekretariat Badan Ketahanan Pangan Alham,S.Ma.Pd dilantik sebagai Kasie Pemerintah Penentraman dan Penertiban di Kantor Camat Rantau Kopar.

Kemudian Kasis Pengawasan Bidang Pengawasan dan Pengendalian Dinas Perkebunan Heni Zubaidah Falesi,S.Sos menjadi Kasi Pengembangan Bidang Produksi dan Kepalawijaan Bidang Produksi Dinas Perkebunan. Staf Dinas Koperasi dan UKM Kuswadi,SE menjadi Pj. Kasi Koperasi Satuan Usaha Non Pertanian Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UKM. Staf UPT Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informaika Kecamatan Tanah Putih Timbul dilantik menjadi Pj. Kepala UPTD Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kecamatan Tanah Putih. Kasubag TU UPT Wilayah I Dinas Pendapatan Meliani,S.Sos dilantik menjadi Pj. Kasi Pengendalian Lingkungan Bidang Sarana Usaha Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Staf Dinas Pendapatan Darma Putra,SH dilantik sebagai Pj. Kasubag TU UPT Wilayah I Dinas Pendapatan. Staf Dinas Kesehatan dr Dona Fitria Sari dilantik sebagai Kepala UPT Puskesmas Bagan Punak Kecamatan Bangko. Pegawai Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir Zakia Hada,S.Sn,M.Hum dilantik menjadi Kasi Sejarah Kepurbakalaan dan Museum Bidang Bina Kebudayaan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga. Kasie Keselamatan Lingkungan Bidang Pemukiman dan Penyelamatan Lingkungan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Tuti Purwaningsih,SE dilantik menjadi Kasubag Umum Perlengkapan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. Kasie Perencanaan Umum Perhutanan Bidang Perhutanan Dinas Kehutanan Cecep Iskandar,S.Hut dilantik sebagai Kasubag Pertanian Perkebunan Kehutanan dan Peternakan Bidang Perencanaan Pembangunan Badan Perencanaan Pembangunan dan Staf Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Welly Juhtiar,SE dilantik sebagai Kasie Keselamatan Lingkungan Bidang Pemukiman dan Penyelematan Lingkungan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang.

Dalam arahannya Setdakab Rohil Drs Wan Amir Firdaus,Msi mengucapkan selamat kepada pejabat yang telah dilantik dan diambil sumpahnya. Disebutnya, hal ini agar diambil hikmahnya untuk kepentingan organisasi. Dikatakannya mutasi, rotasi, pergeseran, promosi, mengisi kekosongan merupakan suatu hal yang biasa di dalam organisasi pemerintahan yang bertujuan untuk meningkatkan kerja dan kinerja didalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Tugas kita meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,”katanya.

Disamping itu, disebutnya pejabat dilantik karena adanya kepercayaan dari pimpinan untuk meningkatkan kerja dan kinerja. Ditambahkannya lagi, apalagi saat ini masyarakat sudah semakin kritis sehingga adanya tuntutan dalam kinerja pemerintah saat ini agar dapat meningkatkan pelayanan masyarakat yang masih kurang.

“Oleh sebab itu para pejabat eselon dan pelaksana kegiatan jangan sampai kaku,”tuturnya.

Dikatakannya pelaksanaan diharapkan sesuai tupoksi, sesuai rencana dan sesuai tepat waktu didalam melaksanakan semua kegiatan. Disebutnya juga harus faham fungsi konsultasi dan fungsi koordinasi. Karena lanjutnya mengatakan dalam usia kabupaten saat ini harus semakin baik dengan hasil pendapatan juga semakin baik. Dikatakan Setdakab Rohil ini, Dirinya yakin dan optimis jika dilaksanakan sesuai tupoksi maka dapat terlaksana dengan baik.

“Apapun persoalannya kita tidak boleh menyalahkan situasi karena merupakan tugas dan tanggung jawab kita. Jangan juga saling menyalahkan apalagi menyalahkan seseorang. Oleh sebab itu jikalau tidak sanggup maka laporkan saja kepada pimpinan. Diharapkan pada bulan Juli hingga Agustus proses pelelangan sudah diumumkan di semua SKPD. Kita tingkatkan kemampuan dan keahlian kita serta optimis. Kuncinya, kita harus professional. Untuk professional tentunya kita harus tahu tupoksi kita,”pungkasnya. (andi krc).    

Tiga belas orang terjaring dalam razia pekat di salon dan tempat hiburan, sebelumnya pemilik sudah di peringatkan


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Berdasarkan surat perintah dari bupati kabupaten Rokan Hilir maka dilakukan razia atau inspeksi mendadak (sidak) penyakit masyarakat (pekat) di tempat-tempat salon kecantikan di kota Bagansiapiapi dan sekitarnya. Dalam razia ini ada pihak Satpol PP, pihak kecamatan, pihak kelurahan dan pihak polsek Bangko yang dipimpin langsung kapolsek Kompol Hamrizal. Demikian ditegaskan oleh kakansatpol PP Rokan Hilir Suryadi,SE kepada KABARROHIL ketika ditemui di jalan Perwira Bagansiapiapi, Jumat malam (27/7). Delapan wanita dan lima pria terjaring dalam sidak tersebut.

“Enam titik sasaran dilakukan razia dengan enam regu di pimpin langsung oleh Kapolsek bangko,”tuturnya.

Dikatakannya dalam setiap regu dua personil dari pihak polsek bangko, tujuh personil dari Satpol PP, dua orang dari pihak kecamatan dan satu orang dari pihak kelurahan. Dijelaskannya dalam melakukan razia dilakukan serempak dengan terlebih dahulu melakukan apel di lapangan Porteba jalan Perwira Bagansiapiapi.

Dia menjelaskan enam titik tempat salon tersebut diantaranya titik I oleh regu I sasaran Lind Salon jalan teguh II, sedangkan titik II oleh regu II sasaran Diana salon, titik III oleh regu III sasaran salon dijalan Manggis, titik IV oleh regu IV sasaran Leni salon, titik V oleh regu V sasaran sahabat salon di depan methodis dan titik VI oleh regu VI sasaran salon depan lapangan Koni.

Sedangkan camat bangko H.Muh Nurhidayat,SH menegaskan bahwa sebelumnya para pemilik salon sudah diberikan peringatan secara lisan dan bahkan dengan surat edaran agar tidak membuka salon maupun hiburan karaoke di saat malam hari.

“Sebelumnya mereka tersebut sudah dilakukan razia dan diberikan peringatan,”tuturnya.

Sementara itu Kapolsek Bangko Kompol Hamrizal membenarkan  sebanyak 13 orang terjaring dalam razia jumat malam (27/7). Disebutnya, sebelumnya para pemilik salon sudah diingatkan. Kapolsek Bangko menegaskan mereka yang terjaring untuk sementara di ambil keterangannya. Dalam hal ini dikatakannya tindakan ini merupakan sebagai peringatan saja.

“Setelah dimintai keterangan mereka tersebut dikembalikan ke daerahnya masing-masing,”tuturnya.

Hasil pantauan di lapangan, razia yang dilakukan di enam titik tempat sasaran terdapat beberapa tempat yang sudah tutup. Sedangkan yang terjaring dalam razia di Lind Salon ada yang tidak memiliki KTP. Menurut pengakuannya tidak memiliki KTP karena masih dibawah umur. Kapolsek Bangko Kompol Hamrizal turun langsung kelapangan.

Bupati kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun langsung melihat mereka yang terjaring dalam razia tersebut setelah mereka dikumpulkan di lapangan porteba. Menjawab KABARROHIL ketika ditemui mengatakan bahwa mereka tersebut akan didata dengan dimintai keterangannya.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada pihak Polsek Bangko yang melakukan razia sidak pekat pada malam ini (jumat malam 27/7,red). Mereka tersebut setelah diambil keterangannya untuk yang di luar daerah dikembalikan kedaerahnya masing-masing sedangkan yang berdomisili di Rokan Hilir dikembalikan ke orang tuanya,”pungkasnya. (andi krc)  

Kamis, 26 Juli 2012

Dedi Humadi sebut dilanjutkan kepemerintah daerah


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pertemuan hearing dengan sejumlah penduduk dan kelompok tani maju bersama (KTMB) desa Putat kecamatan tanah Putih tentang lahan 5000 hektar yang di mediasi oleh anggota DPRD Rokan Hilir kemaren telah terjadi dua kelompok yang tidak mau bersatu. Demikian ditegaskan oleh Dedi Humadi kepada KABARROHIL ketika di hubungi di Bagansiapiapi, Kamis (26/7).

“Terjadi dua kelompok yang tidak mau di satukan oleh anggota DPRD Rohil,”katanya.

Hal ini disebutnya karena mereka saling mempertahankan diri tentang argumentasi mereka sendiri. Bahkan disebutnya mereka tersebut saling membuka borok masing-masing. Oleh sebab itu, disebutnya hal ini akan di kembalikan kepada pemerintah daerah Rokan Hilir agar dapat segera menyelesaikannya.

“Ibarat kapal pecah dilaut ikan hiu yang kenyang,”ujarnya.


Oleh sebab itu dijelaskannya, jika ada yang melanggar dan bisa dituntut di ranah hukum maka diharapkan pemerintah dapat melanjutkannya. Karena masalah ini untuk diselesaikan dengan baik namun kedua kelompok tersebut tidak mau bersatu. 

“Jikalau ada yang jelas melanggar hukum dalam menjual tanah tersebut maka agar ditindak- lanjuti,”pungkasnya. (andi krc)

Foto Wabup H.Suyatno


Wabup H.Suyatno meninjau toko dan pasar di Bagansiapiapi.


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Wakil bupati kabupaten Rokan Hilir H.Suyatno meninjau harga di pasar. Orang nomor dua di Rokan Hilir ini meninjau pelbagai toko kelontong, toko serabutan, toko kue di Pasar Pelita jalan Perniagaan bagansiapiapi, Kamis (26/7). Dalam melakukan peninjauan tersebut wabup didampingi oleh kabag umum Setdakab Rohil Muzakkar.

“Kita melihat kondisi dan lonjakan harga bahan makanan di kedai kue dan di pasar di bulan Ramadhan ini,”ujarnya kepada KABARROHIL ketika ditemui disela peninjauan di Pasar Pelita jalan Perniagaan Bagansiapiapi.

Dia mengatakan di bulan ramadhan ini, dirinya ingin mengetahui langsung kondisi harga bahan makanan dan bahan pokok di daerah kota Bagansiapiapi dan sekitarnya. Disebutnya, mengingat bulan ramadhan  telah memasuki hari ke enam ini maka dirinya ingin melihat secara langsung di toko dan di pasar.

Wakil bupati kabupaten Rokan Hilir H.Suyatno dengan penampilan sederhana mengenakan pakaian kemeja putih bawahan hitam dan berpeci itu menyusuri dengan berjalan kaki "door to door". Dia  meninjau toko-toko di jalan Merdeka hingga ke Pasar Pelita jalan perniagaan Bagansiapiapi.

“Hari ke enam bulan Ramadhan ini melihat kondisi harga di toko, dan di pasar,”tandasnya. (andi krc)

fhoto ANNAS MAAMUN

Bupati Rohil H.Annas Maamun, Kadisdik Drs Surya Afan,Msi dan Kadiskanlut Ir Amrizal di batu enam
Bupati Annas, Kapolda Riau, Kadisbudpora Tarmizi Madjied dan sejumlah PNS Rohil
Bupati Annas bersama cucu di taman budaya Bagansiapiapi

Rabu, 25 Juli 2012

DPRD Rohil kembali hearing dengan KTMB dan Masyarakat Putat


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Saling tuding menjual lahan terkuak di saat rapat hearing yang dilakukan oleh DPRD Rohil dengan kelompok tani maju bersama (KTMB) dan masyarakat Desa Putat kecamatan Tanah Putih. Rapat yang digelar oleh DPRD Rohil tersebut di gelar di ruang lantai III Kantor DPRD Rokan Hilir (Rohil) jalan Merdeka Bagansiapiapi, Rabu (25/7). Hadir saat itu Soedarmadji,dan  Harjun Dede yang mengaku selaku sekretaris KTMB, serta beberapa anggota legislative (Aleg) diantaranya Dedi Humadi, H. Akib, Amansyah, H.Rasmali.SH, Syarifuddin, Syahrial Putra dan anggota DPRD lainnya. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Dedi Humadi.

Menurut anggota DPRD Rohil Dedi Humadi kepada KABARROHIL, Rapat tersebut digelar untuk mengambil kesimpulan terhadap permasalahan lahan diperkirakan seluas 5000 hektar untuk mencari dan mendapat kejelasan yang sebenarnya modus sejarah terbentuknya KTMB yang selanjutnya memiliki lahan 5000 hektar tersebut diserahkan kepada PT Andika. Karena disebutnya, ada dua blok yang berada di KTMB dan masyarakat tersebut dimana ada yang berpihak kepada perusahaan dan ada juga yang berpihak kepada KTMB.

“Hari ini kami ingin meminta keterangan kepada masyarakat dan KTMB secara jelas menurut data dan fakta tanpa mengada-ada,”ujarnya.

Disebutnya hal ini merupakan kelanjutan permasalahan lahan diperkirakan seluas 5000 hektar di Desa Putat. Dimana lanjutnya mengatakan anggota legislative Rokan Hilir meninjau kelapangan pada tanggal 17 kemaren untuk menjumpai pihak PT Andika. Tetapi malah di bentengi oleh “preman bayaran” dari flores. Dirinya merasa kecewa terhadap kejadian tersebut.

“Khan lucu anggota DPRD Rohil  diacungkan parang. Tidak punya hak KTMB maupun datuk penghulu menyerahkan lahan seluas itu kepada pihak perusahaan. Perusahaan juga harus memiliki ijin untuk berinvestasi di Rokan Hilir,”tegasnya.

Dalam rapat tersebut terjadi “hujan” intruksi untuk saling bertanya kejelasan lahan tersebut. Pihak Harjun Dede memberikan keterangan dengan memberikan document sejarah terbentuknya KTMB yang selanjutnya disebutnya dari hasil kesepakatan musyawarah mencari pihak investor dengan perjanjian MuO di notaries Nurhayati,SH di Pekanbaru.

Tak kalah juga pihak masyarakat Soedarmadji yang mengakui bahwa selaku ketua KTMB pertama yang diperjelas dengan akta notaries dimana kopinya diberikannya juga kepada aleg Rohil. Dalam rapat tersebut saling tuding menjual lahan dimana Soedarmadji menuduh ada masyarakat di KTMB yang menjual lahan sedangkan sekretaris KTMB juga menuduh Soedarmadji menjual lahan. Soedarmadji masih mengakui dirinya ketua KTMB karena berdasarkan AD/ART di notaries musyawarah tanpa ¾ anggota maka yang hadir dalam pembentukan KTMB yang baru tidak sah. Sedangkan menurutnya tidak pernah melakukan musyawarah tersebut.

Rapat tersebut belum membuahkan hasil keputusan karena bahan keterangan dan document tersebut masih dipelajari terlebih dahulu oleh anggota DPRD Rohil. Hal ini juga karena pihak PT Andika tidak hadir dalam rapat hearing tersebut.

“Bahan dan hasil keterangan yang diperoleh dalam rapat akan dipelajari terlebih dahulu. Jelasnya perusahaan yang ingin berinvestasi di daerah Rokan Hilir harus memiliki ijin terlebih dahulu,”tandas Dedi Humadi. (andi krc)

Kecamatan Bagansinembah populasi sapi terbanyak dan Palika terkecil.


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Populasi sapi yang pailing banyak terdapat di wilayah kecamatan Bagansinembah yaitu sebanyak 5538 ekor sapi terdiri dari 1449 ekor sapi jantan dan  4089 ekor sapi betina. Kemudian disusul oleh kecamatan Simpang Kanan dengan jumlah populasi sebanyak 2311 ekor, yakni 523 ekor sapi jantan dan 1788 ekor sapi betina. Selanjutnya di kecamatan Pujud sebanyak 1538 ekor yakni 68 ekor sapi jantan dan 1470 ekor sapi betina. Hal ini menurut data populasi ternak sapi dan kambing  Dinas Pertanian dan Peternakan Rokan Hilir (Distannak Rohil). Demikian ditegaskan oleh Kadistannak Rohil Ir Muslim kepada KABARROHIL ketika ditemui di Bagansiapiapi, Rabu (25/7).

"Kecamatan Bagansinembah memiliki populasi sapi yang terbanyak per bulan Juli 2012 ini,"katanya.

Sedangkan populasi sapi yang terkecil berada di kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) yang hanya memiliki populasi sapi sebanyak 15 ekor saja. Itupun, lanjutnya hanya dua ekor sapi jantan dan 13 ekor sapi betina. Sedangkan di Kecamatan Rantau Kopar memiliki populasi sapi jantan sebanyak 22 ekor dan sapi betina 20 ekor dengan jumlah total keseluruhan sebanyak 42 ekor sapi. Sedangkan kecamatan Bangko memiliki populasi sapi jantan sebanyak 18 ekor dan sapi betina 29 ekor dengan total keseluruhan berjumlah 47 ekor sapi.

Sementara untuk populasi kambing wilayah kecamatan Rimba Melintang menduduki populasi terbanyak yakni sebanyak 2771 ekor diantaranya 1033 ekor kambing jantan dan 1738 ekor kambing betina.

"Sedangkan populasi kambing per juli di kecamatan Rantau Kopar paling sedikit yakni dengan jumlah total populasi kambing sebanyak 37 ekor,"katanya.

Dijelaskannya, jumlah populasi sapi di kabupaten Rokan Hilir yakni 2518 ekor sapi jantan dan 8939 ekor sapi betina sehingga total keseluruhan populasi sapi di kabupaten Rokan Hilir berjumlah total sebanyak 11457 ekor. Sedangkan untuk populasi kambing 3851 ekor kambing jantan dan 8237 ekor kambing betina dengan jumlah secara total keseluruhan sebanyak 12088 ekor kambing.

"Data populasi sapi dan kambing di Rokan Hilir ini per bulan Juli 2012,"pungkasnya. (andi krc)