Sabtu, 22 Oktober 2011

Bupati Annas Ajak semua Partai bersama-sama membangun daerah Rohil


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Bupati Annas Maamun sangat bangga atas kehadiran kader Partai Demokrat Rokan Hilir dalam menyelenggarakan Muscab II di Gedung Serbaguna jalan Utama Bagansiapiapi dengan minta ijin untuk pemakaian gedung kepada Pemdakab Rokan Hilir. Hal ini karena dilihatnya para kader Partai Demokrat Rokan Hilir masih dari kalangan muda saat ini sangat menghormati tata kerama hormat-menghormati kepada yang lebih tua. Demikian ditegaskan oleh Bupati kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun ketika ditemui KABARROHIL seusai mengikuti acara pembukaan Muscab II Partai Demokrat Rohil, Sabtu (22/10) di depan Gedung Serbaguna jalan Utama Bagansiapiapi.

“Alhamdulillah pada hari ini Muscab II Partai Demokrat Rokan Hilir di gedung serbaguna ini cantik sekali. Orang tua itu seharusnya dihormati. Karena jika dibarengi dengan hati yang keras tentunya orang tua akan lebih keras lagi,”ujarnya.

Dikatakannya saat ini tantangan bagi kader-kader Partai Demokrat untuk membuat program selanjutnya agar daerah Rokan Hilir lebih maju lagi. Dijelaskan oleh orang nomor satu di Rokan Hilir ini dalam membangun daerah tidak perduli apapun partai yang disandangnya agar selalu menjaga kebersamaan dan persatuan serta kesatuan dengan menanamkan pada diri dan hati nurani dengan ikhlas prinsip “Membangun Daerah Rokan Hilir”.

Bupati Annas menjelaskan bahwa masyarakat sekarang sudah pintar semua dengan adanya sarana informasi media baik elektronik maupun media cetak. Oleh sebab itu daya fikiran kepintaran tersebut diharapkan di daya-gunakan untuk disalurkan ke Pemerintah daerah sehingga ikut partisipasi secara bersama-sama  memikirkan program pembangunan daerah Rokan Hilir.

“Saya yakin Kader partai Demokrat dapat mengembangkan dan menyumbang fikirannya untuk membangun daerah Rokan Hilir secara bersama-sama,”pungkasnya. (andi wrc)

Ridwan rencana tampil lagi sebagai calon ketua untuk pimpin Demokrat Rohil periode kedepan

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Musyawarah cabang II DPC Partai Demokrat Kabupaten Rokan hilir (Rohil) di buka oleh ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Riau H.R.Mambang Mit. Pembukaan Musyawarah cabang (Muscab) II tersebut digelar di gedung serbaguna jalan Utama Bagansiapiapi, Sabtu (22/10). Hadir dalam Muscab tersebut  dari DPP Partai demokrat A.Pulungan, kader demokrat Chaidir, sekjen DPD Demokrat Koko Iskandar, 14 ketua PAC Partai Demokrat dan kader dan simpatisan partai demokrat kabupaten Rokan Hilir serta tokoh masyarakat, ormas, tokoh pemuda dan partai politik lainnya.

Dalam laporannya ketua panitia pelaksana Usman mengatakan bahwa pelaksanaan muscab semula digelar di bulan September namun akhirnya dapat terselenggara pada saat ini. Diterangkannya peserta muscab adalah kader dari unsur PAC, DPC,DPD dan DPP partai demokrat.

Sedangkan ketua DPC Partai Demokrat Rokan hilir, M.Ridwan mengatakan dalam sambutannya bahwa pelaksanaan musyawarah cabang ini merupakan pelaksanaan menurut AD/ART partai demokrat seperti kabupaten lainnya di provinsi Riau yang telah melaksanakan Muscab. Dikatakannya dalam muscab ini merupakan kesempatan untuk menyampaikan program kedepan. Selain itu, disebut Ridwan juga memilih calon ketua untuk dipilih sebagai ketua baru pada masa bahakti periode berikutnya.

“Kita harus berfikir dalam program agar mencapai simpati dari masyarakat Rokan Hilir sehingga lima kursi wakil rakyat sekarang di masa mendatang menjadi 10 kursi di DPRD Rohil. Mudah-mudahan dengan demikian partai Demokrat di Rokan hilir dapat menduduki ketua DPRD Rohil pada tahun 2014 mendatang,”tutur Ridwan.

Diharapkan oleh ketua Demokrat Rohil di penghujung masa jabatannya ini, agar  para kader demokrat bekerjasama dengan kebersamaan dan rasa persatuan serta kesatuan membesarkan partai demokrat Rohil kedepan.

“Pada kesempatan ini saya menyampaikan permintaan maaf atas segala kekurangan yang ada selama menjabat ketua demokrat Rohil. Insya Allah jika diridhoi Allah dan dukungan para kader saya diberikan kesempatan untuk memperbaiki program partai Demokrat  periode kedepan. Pada kesempatan ini juga berterima kasih kepada kader Demokrat yang dapat hadir dalam muscab ini. Kemudian diharapkan juga pada saat ini Bupati kabupaten Rokan Hilir, H.Annas Maamun bersama ketua DPD Demokrat Riau dapat membuka muscab II Partai Demokrat Rokan Hilir ini,”pungkasnya. (andi wrc)

Ketersediaan Air bersih sedang dalam kajian study


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Keberadaa air bersih dikabupaten Rokan Hilir bakal terealisasi karena para pengusaha atau investor yang ingin berinvestasi di Rokan Hilir telah terjun melakukan survey ke lapangan. Demikian ditegaskan oleh kepala Bappeda Rokan Hilir, Drs Wan Amir Firdaus,Msi kepada KABARROHIL ketika ditemui seusai rapat di lantai IV kantor Bupati Jalan merdeka Bagansiapiapi,Jumat (21/10).

“Saat ini sedang melakukan kajian study,”ujarnya.

Dalam perjanjian MoU antara pemdakab Rokan Hilir dengan para inventor disepakati  selama masa 25 tahun dikelola oleh investor dan atau setelah kembalinya modal investor maka sarana air bersih tersebut dikembalikan untuk dikelola oleh pemdakab Rokan Hilir.

Dijelaskan oleh kepala Bappeda Rokan Hilir ini bahwa rencananya pengelolaan sarana dan prasarana di daerah Jumrah dengan sumber air dari sungai Rokan. Sementara pengolahannya masih belum ditentukan antara di daerah Jumrah atau di Bagansiapiapi.

“Rencana di Jumrah, sementara pengolahannya belum tentu antara Jumrah atau di Bagansiapiapi,”ujarnya.

Informasi yang didapat dan di himpun KABARROHIL, bahwa Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman tentang air bersih telah ditanda-tangani kedua belah pihak antara Pihak Pemdakab Rokan Hilir dalam hal ini Bupati H.Annas Maamun dengan Pihak investor PT Trika Bumi Pertiwi dalam hal ini Budi Hartono pada hari Kamis (16/6) lalu.

Dalam kesempatan itu (16/6 lalu,red) kepada KABARROHIL Budi Hartono mengatakan merasa terhormat dapat berada di kota Bagansiapiapi. Karena dirinya adalah putra Rokan Hilir yang sudah 35 tahun barulah kembali ke kota Bagansiapiapi ini. Dia kagum atas perkembangan dan kemajuan daerah Rokan Hilir ini, apalagi sejak masa kepemimpinan H.Annas Maamun dan H.Suyatno. Dirinya merasa bangga jika dapat juga berinvestasi di tempat daerah asal dirinya. (andi wrc)

Sudah Dapat Ijin, Bandar Udara Bakal Ada di Rohil


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Tahun 2012 pemdakab Rokan Hilir melakukan persiapan lahan untuk landasan pesawat udara dan terminal bandar udara (bandara). Dimana lahan untuk landasan pesawat tersebut saat ini masih dalam proses pembebasan dan pengamanan. Hal ini ditegaskan oleh kepala Bappeda Rokan Hilir, Drs Wan Amir Firdaus,Msi kepada KABARROHIL ketika ditemui seusai rapat evaluasi di lantai IV kantor Bupati alan Merdeka bagansiapiapi, Jumat (21/10).

Dikatakannya pelaksanaan pembangunan tersebut perlu dilakukan evaluasi karena pembangunan tersebut  dana pusat sharing dengan dana pemdakab Rokan Hilir. Dia mengatakan bahwa ijin untuk membangun landasan pesawat sudah didapatkan setelah dilakukan survey.

Diterangkannya bahwa pembangunan landasan pesawat udara tersebut merupakan kucuran dana pusat dimana pembangunan terminal bandara oleh dana pemdakab Rokan Hilir. Disebut kepala Bappeda Rohil ini bahwa lahan untuk landasan pesawat tersebut disediakan oleh pemdakab Rokan Hilir di daerah teluk bano I. Sementara pembebasan lahan tersebut masih dalam proses inventarisasi.

“Pembebasan lahan dalam proses. Sementara dalam inventarisasi,’tandasnya. (andi wrc).  

Jumat, 21 Oktober 2011

Masyarakat Dusun Karsa Mukti swadaya timbun jalan


BANTAYANBARU,KABARROHIL-Masyarakat Dusun Karsa Mukti Kepenghuluan Bantayan Baru kecamatan Batu Hampar menggelar gotong royong (goro) dengan melakukan kegiatan peningkatan jalan yakni penimbunan jalan dengan tanah merah, Jumat (21/10). Penimbunan tanah merah secara swadaya masyarakat tersebut sebagai upaya agar jalan mereka tampak menjadi lebih bagus. Sumber dana tersebut hasil fie produksi sawit setiap warga. Demikian ditegaskan oleh ketua BPK Sarnita kepada KABARROHIL ketika dihubungi, Jumat (21/10).

“Kami masyarakat Dusun Karsa Mukti Kepenghuluan Bantayan Baru bekerja secara gotong royong dengan sumber dana hasil swadaya masyarakat untuk menimbun jalan selebar 1,5 meter sepanjang 500 meter terhadap empat gang,”ujar Sarnita.

Kegiatan tersebut berlangsung berkat kesepakatan kerjasama  dan hasil patungan hasil fie sawit masyarakat yang dibina dan dipandu oleh ketua BPK, Kadus, RW, dan RT setempat. Jalan yang ditimbun tersebut adalah Gang Matahari di pandu oleh ketua RT 02/RW 04 Samirin  bersama  Samingun, di Gang Melati dipandu oleh ketua RT 01/RW 05 Kasino, Kadus Asmadi dan ketua BPK Sarnita. Sedangkan di Gang Dahlia di pandu oleh ketua RT 02/RW 05 Saprudin, bersama Sulaeman dan Sukirno, sedang di Gang Kantil dipandu oleh ketua RT 03/RW 05 Maryadi dan ketua RW Kosim.

Dikatakan Sarnita yang adalah ketua BPK itu bahwa kerja bhakti dan goro tersebut digelar sejak jam 08.00 wib hingga jam 11.30 wib pada hari Jumat dan dilanjutkan pada hari minggu. mendatang  (23/10,red) Diharapkan oleh masyarakat agar pemdakab Rokan Hilir dapat juga membantu peningkatan jalan mereka tersebut.

“Kami sangat mengharapkan kepedulian dari pemdakab Rokan Hilir khususnya Dinas Bina Marga dan Pengairan Rokan Hilir untuk dapat memperhatikan daerah Dusun Kasa Mukti. Kami harap segera merealisasikan apa yang kami harap-harapkan yakni  penimbunan Gang tersebut. dengan tanah merah bahkan pengerasan jalan. Sudah beberapa tahun lamanya kami menunggu peningkatan jalan tersebut. Jangan hanya sekedar janji saja,”pungkas Sarnita. (andi wrc) 

Rapat evaluasi dengan pihak IPDN dipimpin Bupati Rokan Hilir H.Annas Maamun.

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Menindak lanjuti rapat koordinasi tentang sharing anggaran pembangunan IPDN kampus Rokan Hilir maka dilakukan rapat evaluasi yang digelar di ruang pertemuan lantai IV kantor Bupati kabupaten Rokan Hilir jalan Merdeka Bagansiapiapi, Jum'at (21/10). Hadir saat itu Bupati Kabupaten Rokan Hilir, H.Annas Maamun, kepala Bappeda Rohil Drs Wan Amir firdaus,Msi, dari pihak Kemendagri yaitu Srikandi, dari pihak IPDN ada Arie M.Edie, Pembantu Rektor III bidang kemahasiswaan IPDN Bernhard.E.Rondonuwu,S.Sos,Msi dan Direktur IPDN kampus Rohil Ir.Dwi Agus Sumarno,MM, sedangkan dari Pihak pelaksana pembangunan IPDN adalah PT Hutama Karya (HK) yakni  diwakili Santosa serta Jamaluddin dari pihak CCN. Hadir juga dari pihak pemdakab Rohil Plt sekdakab H.Syamsuddin,SH, kepala Dinas Cipta karya Syafruddin, kepala dinas Bina Marga dan pengairan Ir.Ibus Kasri, dan camat tanah putih sedinginan.

Kepada KABARROHIL, Drs Wan Amir Firdaus mengatakan bahwa dalam rapat tersebut membahas tentang dilakukannya rehab ruang belajar dan jalan serta menyempurnakan infrastruktur jalan dan pagar IPDN. Hal ini dilakukan pada tahun 2012 sehingga akhir tahun 2012 sudah tuntas semuanya.

“Kita targetkan tahun 2012 tuntas semuanya,”tutur Wan Amir.

Sementara itu ketika ditemui KABARROHIL seusai gelar rapat tersebut, Bupati Kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun mengharapkan kepada pelaksana pembangunan dapat menyelesaikan pembangunannya dengan segera sehingga pada tahun 2012 sudah kelar. Dikatakannya tentang pembangunan pintu gerbang ciri khas IPDN yakni tumpeng belah empat sebagai pintu gerbang memasuki kampus IPDN Rohil  disetujui. Namun orang nomor satu di Rohil ini juga menyarankan  agar  pintu masuk IPDN jalan sebelah kiri dan kanan di bangun juga pintu gerbang ciri khas daerah Rokan Hilir yakni dengan memakai kubah.

“Tahun ini kita akan tanam tanaman buah-buahan di areal IPDN. Gerbang Utama dengan bentuk tumpeng belah empat merupakan ciri khas IPDN dan kanan kirinya di bangun pintu gerbang berkubah sebagai ciri khas daerah Rokan Hilir,”ujar orang nomor satu di Rohil ini.

Bupati kabupaten Rokan Hilir ini juga mengharapkan setiap pintu masuk ada petugas jaga. Disebut Bupati Annas Maamun pihak pemdakab Rohil siap dengan petugas Satpol PP untuk menjaga pintu masuk tersebut. Hal ini ditambahkan Bupati agar lokasi IPDN dapat dijaga sehingga lebih aman dan bagus. Selanjutnya tentang air bersih pemdakab Rokan Hilir akan menyediakan kolam penampungan air dengan pompa air lengkap yang dapat diperuntukkan sebanyak 600 praja. 


“Kita mengharapkan pembangunan cepat selesai dan setiap pintu gerbang masuk dijaga. Kita akan siapkan Satpol PP untuk menjaganya jika pihak IPDN berkenan. Jalan lintas Timur di depan kampus IPDN akan kita bangun jalan jalur dua sepanjang satu kilometer,”pungkas Annas Maamun. (andi wrc)

Muscab II Demokrat Rohil digelar Sabtu 22 Oktober, Wagub Mambang Mit direncanakan hadir


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Musyawarah cabang (Muscab) II Partai Demokrat Rokan Hilir di gelar besok, Sabtu (22/10). Acara tersebut diikuti oleh kader Demokrat dari 14 PAC Demokrat Rokan Hilir dengan dihadiri juga dari DPD Demokrat Provinsi Riau, dan DPP Demokrat Pusat jakarta. Muscab  II pemilihan ketua Dewan Pimpinan cabang (DPC) Kabupaten Rokan Hilir tersebut digelar di gedung serbaguna jalan Utama bagansiapiapi. Direncanakan hadir  dan dibuka   ketua DPD Demokrat H.M.mambang Mit. Demikian ditegaskan oleh Muhammad Ridwan,Sip kepada KABARROHIL ketika ditemui disela persiapan muscab II di gedung serbaguna jalan Utama Bagansiapiapi.

Ketua DPC Rokan Hilir, Muhamamad Ridwan menegaskan bahwa dirinya kembali mencalonkan diri untuk periode selanjutnya sebagai calon ketua DPC Demokrat Rohil. Dikatakannya pencalonan dirinya tersebut atas dukungan PAC Demokrat untuk melanjutkan program DPC Demokrat Rokan Hilir.

“Insya Allah peluang untuk dukungan PAC itu ada. Kita akan melanjutkan program demokrat kedepan agar lebih banyak lagi mendapat simpatik dari masyarakat Rokan Hilir. Karena demokrat menargetkan suara Nasional minimal sebanyak 30 persen suara. Oleh sebab itu Demokrat Rohil kedepan menargetkan dalam perolehan kursi wakil rakyat lebih dari 5 kursi di DPRD Rohil, dalam pemilihan gubernur maupun presiden calon dari Demokrat  harus unggul di daerah Rohil ”tutur Muhammad Ridwan,Sip.

Disebut Ridwan,  insya Allah dalam satu hari penuh kelar untuk memilih ketua DPC Demokrat Rokan Hilir. Dengan agenda pembukaan kemudian dilanjutkan sidang Muscab II bersama 14 PAC Demokrat, DPC Demokrat Rohil, DPD Demokrat Provinsi dan DPP Demokrat.

“Insya Allah satu hari besok (Sabtu 22/10,red) muscab II Demokrat Rohil selesai dengan tertib, aman dan lancar. Kita optimis bisa menduduki kursi ketua lagi atas dukungan PAC Demokrat,’pungkasnya.

Informasi yang dihimpun dan didapat, muhammad Ridwan,Sip mencalonkan diri sebagai calon ketua DPC Demokrat rohil mendapat rival saing oleh M.Kazim yang juga berencana untuk tampil dalam pencalonan calon ketua. Sementara M.Kazim ketika dihubungi tidak mengiyakan ataupun menolak untuk tampil mencalonkan diri sebagai calon ketua DPC demokrat Rohil.

“Kita lihat saja besok (sabtu 22/10,red),’ujarnya. (andi wrc)

Kamis, 20 Oktober 2011

Perlu suntikan dana provinsi dan pusat, Beberapa Potensi Objek Wisata Rokan Hilir


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Di wilayah kabupaten Rokan Hilir ada beberapa potensi objek wisata yang perlu dikembangkan selain wisata budaya ratib kerambai, bakar tongkang  dan ceng beng. Potensi itu diharapkan  dapat digali untuk dikembangkan oleh Dinas Pariwisata, budaya, pemuda dan olahraga dengan menggalang dana dari provinsi dan pusat dengan mengajukan proposal kajian-kajian terhadap daerah tersebut. Demikian ditegaskan Bupati kabupaten Rokan Hilir, H.Annas Maamun ketika dihubungi KABARROHIL, Kamis (20/10).

“Ada beberapa potensi objek wisata di wilayah kabupaten Rokan Hilir yang dikembangkan untuk meningkatkan sumber PAD Rokan Hilir selain migas yakni potensi pulau jemur, danau laut napangga, pesona pulau tilam, danau air gatal, kawasan batu empat, dan pulau pedamaran,”tutur orang nomor satu di Rokan Hilir ini.

Dijelaskannya potensi pulau jemur dengan pesona beberapa pulau-pulau yang mempunyai landai pantai berpasir putih dan ratusan habitat penyu hijau yang dilindungi sangat menarik untuk dipromosikan. Pulau Jemur disebut H.Annas Maamun, merupakan wilayah pulau terluar Kabupaten Rokan Hilir yang juga pulau terluar NKRI.

“Pemerintah daerah Rokan Hilir  sudah kembangkan pulau jemur dengan membangun sarana dan prasarana  rumah layak huni di pulau tersebut. Diharapkan provinsi dan pusat juga ikut mengkucurkan dana di pulau Jemur sebagai potensi wisata,”ujarnya.

Selain pulau jemur, disebut orang nomor satu di Rohil ini masih ada juga potensi wisata danau laut napangga. Objek wisata ini terletak di hulu sungai batang kumu di desa tanjung medan kecamatan pujud.

“Di danau laut napangga sangat bagus untuk wisata pemancingan alam,”ujarnya.

Ditambahkannya di danau laut napangga ini terdapat spesies ikan Arwana yang secara historis dikaitkan dengan peristiwa zaman kerajaan dahulu merupakan tempat persinggahan raja daerah ini. Diseputaran daerah ini masih terdapat kehidupan suku asli Bonai yang sampai saat ini masih lestari sistem ritual pengobatan yang disebut “Ritual Buong kuayang”.

Kemudian Pulau Tilam, disebutnya merupakan  objek wisata alam terletak di Desa Rantau bais kecamatan Tanah putih yang hamparannya kurang lebih seluas 170 hektar. Di Pulau ini merupakan hamparan dataran hijau memberikan kesan keteduhan dan keindahan alami. Politisi partai Golkar Rokan Hilir ini menambahkan masih banyak lagi potensi objek wisata di wilayah Kabupaten Rokan Hilir yang perlu dikembangkan seperti danau air gatal dan pulau Pedamaran. 

“Di Pulau tilan ini masih terdapat rumah asli melayu yang telah berdiri sejak puluhan tahun lampau,”pungkasnya. (andi wrc)

Rabu, 19 Oktober 2011

Galang dan lobi dana pusat membangun pulau terluar, anggota DPRD Rohil ekpos pulau Jemur ke DPR RI


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Gugusan Pulau Jemur yang merupakan kepulauan wilayah kabupaten Rokan Hilir yang terletak di selat malaka adalah salah satu pulau-pulau terluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh sebab itu pulau tersebut harus di kelola dengan baik sebagai objek wisata sekaligus sumber PAD Rokan Hilir. Demikian ditegaskan ketua fraksi Golkar Plus DPRD Rokan Hilir, Rasmali,SH ketika dihubungi KABARROHIL, Rabu (19/10).

“Anggota DPRD Rokan Hilir akan mengekspos pulau Jemur ke komisi I DPR-RI agar dapat menjadi perhatian pusat. Karena dukungan dana pusat sangat diperlukan agar pulau jemur dapat diwujudkan sebagai tempat-tempat objek wisata sekaligus dapat meningkatkan sumber PAD Rokan Hilir baik dibidang perikanan maupun dibidang pariwisata,”ujar Rasmali,SH.

Dikatakannya daerah pulau jemur tersebut diperlukan fasilitas pembangunan kantor pelayanan bea cukai, kantor pelayanan dispenda, kantor palayanan diskanlut dan kantor-kantor pihak-pihak yang terkait termasuk pembangunan pasokan listrik tenaga surya. Rasmali menambahkan, sangat mendukung program Diskanlut Rohil tentang pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan Pabrik es.

“Dengan adanya TPI secara tidak langsung berapa triliun rupiah uang negara dapat diselamatkan karena dapat menyelamatkan dari penjualan ikan ditengah laut selama ini. Oleh sebab itu kita dukung program pembangunan TPI di Pulau jemur oleh Diskanlut Rohil,”tutur Rasmali.

Dikatakan Rasmali, potensi keindahan alam yang luar biasa di pulau-pulau Jemur perlu dimanfaatkan sebagai objek wisata untuk menambah sumber PAD Rokan Hilir. Di Pulau Jemur ini, para wisatawan dapat menyaksikan habitat ratusan penyu yang dilindungi. Jika pulau ini tidak dikelola dengan baik dan jika dibiarkan begitu saja dikuatirkan nantinya pulau ini dikelola oleh pihak-pihak yang tidak memiliki kewenangan.

“Kita akan mendukung program pemerintah dalam membangun kawasan berpotensi untuk dikembangkan sebagai objek wisata daerah bahkan objek wisata nasional,”kata rasmali.

Dikatakannya pulau-pulau jemur saat ini masih “natural” alami yang perlu untuk dikembangkan. Oleh sebab itu kita perlu mengekspos ke komisi I DPR-RI agar mendapatkan dana dalam pengembangan potensi wisata pulau terluar itu.

Sementara itu, Kadis Parwisata, budaya, pemuda dan olahraga kabupaten Rokan Hilir, Ir.Tarmizi menjelaskan sedikitnya 10 (sepuluh) Milyar rupiah diperlukan untuk pengembangan pulau Jemur sebagai objek wisata. Program pengembangan destinasi wisata tersebut sebagai bentuk pengembangan objek pariwisata unggulan dengan beberapa pembangunan yang diperlukan.

“Permasalahan sekarang belum adanya sarana dan prasarana wisata yang dibangun di Pulau jemur. Juga masih minimnya jumlah speedboat sebagai kapal angkutan alat transportasi menuju ke lokasi pulau jemur. Oleh sebab itu kita mengusulkan beberapa kegiatan pendukung antara lain pengadaan sarana transportasi laut, penataan secara apik lahan-lahan di pulau Jemur, pembangunan pintu gerbang masuk areal objek wisata pulau-pulau Jemur, pembangunan pesanggrahan dan pembangunan gazebo,”pungkasnya.

Informasi yang didapat dan dihimpun KABARROHIL, bahwa potensi wisata pulau Jemur sangat menjanjikan jika dikelola dengan apik. Pulau jemur merupakan wisata alam yang terletak di kecamatan Pasir Limau kapas Kabupaten Rokan Hilir yang terletak di selat malaka belahan utara wilayah kabupaten Rokan Hilir. Para wisatawan untuk mengunjungi pulau jemur ini harus menggunakan transportasi laut. Pulau jemur merupakan gugusan pulau-pulau yang terdiri dari beberapa pulau yakni seperti Pulau Tekong Emas, pulau tekong Simbang, Pulau Labuhan Bilik, Pulau Tukong Sekajong, Pulau Sarang Elang, Pulau Batu Mandi dan Pulau Kalironggo. Pulau jemur mempunyai daya tarik utama yakni pesona pemandangan pantai pasir putih, adanya goa jepang, manara mercu suar, melihat habitat penyu dan pemandangan yang masih alami. (andi wrc)

Dukung Pulau Jemur Sebagai Sumber PAD dan Objek Wisata, Diskanlut Rohil Usulkan Program Andalan


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pulau jemur digesa pembangunannya dengan beberapa program kegiatan agar pulau terluar  itu menjadi andalan objek wisata sekaligus sumber PAD.  Ada beberapa program kegiatan  andalan  diusulkan dan diajukan oleh dinas perikanan dan kelautan (Diskanlut) kabupaten Rokan Hilir (Rohil) ke DPRD dalam menunjang sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yakni membangun tempat pelelangan ikan (TPI) di gugusan pulau jemur. Hal ini ditegaskan oleh kepala Diskanlut Rohil, Ir.Amrizal kepada KABARROHIL ketika dijumpai di ruang kerjanya di komplek perkantran  jalan menuju sungai Rokan batu enam Bagansiapiapi, Rabu (19/10).

“Hal ini agar tidak terjadi penjualan ikan di tengah laut yang selama ini sering dilakukan oleh para nelayan. Diusulkan juga pembangunan pabrik es digugusan pulau jemur  agar para nelayan mudah mendapatkan kebutuhan es,”ujar Amrizal.

Selain itu,  kepala dinas ini juga mengusulkan fasilitas sarana dan prasarana dengan program Pembangunan Mess di Pulau jemur. Disebut Amrizal, Membangun Mess VIP untuk para tamu VIP maupun wisatawan sebagai langkah fasilitas bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan di gugusan pulau jemur.

“Mess di pulau Jemur dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti meubiler, listrik, air bersih dan sarana olahraga,”terangnya.

Kemudian itu diusulkan juga oleh Diskanlut program kegiatan penangkaran penyu. Hal ini sebutnya,  dilakukan sebagai langkah menjaga kelestarian penyu hijau sebagai hewan langka yang dilindungi. Oleh sebab itu ditegaskannya perlu dibangun sebuah penangkaran tempat pemeliharaan agar penyu dilepaskan ke alam saat telah berusia 4(empat) bulan.

“Penyu dilepaskan setelah berusia empat bulan didalam penangkaran karena dengan usia itu diharapkan harapan hidupnya lebih tinggi dilaut lepas,”tutur Amrizal.

Dikatakannya sebagai penunjang sarana dan prasarana di gugusan pulau Jemur tersebut tentunya juga harus ada pembangkit listrik. Hal ini di usulkan juga oleh Diskanlut Rohil. Dijelaskannya listrik yang menjadi kendala utama dalam pengembangan fasilitas di gugusan pulau jemur. Oleh sebab itu Diskanlut mengusulkan pembangkit tenaga listrik surya sebagai tenaga alternatif yang ramah lingkungan, mudah dan murah.

“Pasokan listrik tenaga diesel atau genset sangat menimbulkan kebisingan yang dapat mengganggu dan menakuti penyu bertelor, kita harus menjaga kelestarian habitat penyu di pulau Jemur. Selain itu jika menggunakan tenaga genset, jarak  tempuh pasokan bahan bakar yang sangat jauh dan tergantung keadaan cuaca laut, sehingga tidak mendukung pengiriman bahan bakar,”kata Amrizal.

Program kegiatan lainnya yang diusulkan yaitu pengadaan alat penyuling air laut menjadi air tawar. Program ini sangat diperlukan untuk memenuhi salah satu kendala dalam pengembangan pulau Jemur sebagai objek wisata.

“Kesulitan selama ini sebagai objek wisata adalah masalah air tawar tergantung tadah hujan. Untuk menanggulangi kesulitan terhadap air tawar itu kita perlu mengusahakan pengadaan mesin penyulingan air laut menjadi air tawar,”jelas Amrizal.

Ditambahkannya, pembangunan pabrik es di gugusan Pulau Jemur  juga merupakan program kegiatan Diskanlut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat nelayan Kabupaten Rokan Hilir yang menangkap ikan di gugusan kepulauan Aruah yang selalu kesulitan dalam mendapatkan es untuk menjaga kesegaran ikan.

“Es merupakan kebutuhan para nelayan tradisional Kabupaten Rokan Hilir yang menangkap ikan di kepulauan Aruah  agar menjaga kesegaran ikan tersebut sehingga mempunyai harga jual  tinggi. Untuk itu program pembangunan pabrik es untuk para nelayan kita usulkan dengan harapan agar nelayan memperoleh pelayanan terhadap kebutuhan es yang selama ini tidak terpenuhi. Dengan adanya pabrik es  di Pulau jemur, para nelayan  dapat lebih lama menangkap ikan dan memperoleh ikan lebih segar dengan daya nilai ekonomis yang tinggi,”pungkasnya. (andi wrc)  


Selasa, 18 Oktober 2011

Warga Protes karena pembangunan dialihkan kejalan lain


SEI MANASIP,KABARROHIL-Masyarakat RT 07/RW04 Dusun Darusalam Kepenghuluan Sei Manasip kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir melakukan demo dan protes di kantor kepenghuluan Sei Manasip, Selasa (18/10). Mereka menyetop pembangunan jalan abdul madjid yang menurut mereka seharusnya untuk peningkatan jalan mereka. Beberapa puluh masyarakat beserta ketua RT 07 dan RT 08 melakukan protes atas pemindahan proyek peningkatan jalan dari kelompok tani mereka. Protes masyarakat tersebut langsung di mediasi oleh beberapa anggota DPRD Rohil yang terjun langsung kelapangan. Anngta DPRD Rohil tersebut Rasmali,SH, Dedi Humadi dan Ibnu Hadjar.


Agar kejadian tidak terjadi tindakan anarkis oleh warga masyarakat setempat maka beberapa anggota DPRD Rokan Hilir mendatangi kantor penghulu sei manasip untuk melakukan mediasi dan memecahkan masalah dan persoalan aspirasi yang dituntut oleh warga masyarakat. Hadir dalam pertemuan di ruang kantor Penghulu itu beberapa warga RT 07/RW04 dusun Darusalam, Penhulu sei manasip Sukri, anggota DPRD Rokan Hilir yakni Rasmali,SH, Dedi Humadi dan Ibnu Hadjar.

Warga masyarakat yang dijuru bicarai oleh ketua RT 07 Dahari menegaskan agar peningkatan jalan tersebut sesuai dengan anggaran yang di tera di dalam APBD Rohil yakni dalam paket pelelangan nomor 109 diDinas Bina Marga dan pengairan Rokan Hilir. Karena menurut ketua RT peningkatan jalan tersebut di tujukan untuk jalan kelompok tani RT 07 /RW 04 Dusun Darusalam tersebut adalah jalan di lingkungan mereka. Jalan mereka tersebut didiami oleh sebanyak 29 kepala keluarga sementara di jalan Abdul madjid yang dibangun menurut mereka tidak tertuang di APBD tersebut adalah merupakan kebun sawit.

“Kami tidak menghalang-halangi jalannya pembangunan di kabupaten Rokan Hilir tetapi dimana pertanggung jawaban yang seharusnya peningkatan jalan yang tertera di APBD Rohil itu untuk jalan kelompok tani RT 07/RW 04 Dusun Darusalam dipindahkan ke jalan Abdul Madjid,”ujar Dahari sambil menunjukkan kopian APBD kepada anggota DPRD Rokan Hilir.

Penghulu Sei Manasib , Sukri kepada KABARROHIL mengatakan sangat berterima kasih sekali kepada Pemdakab Rokan hilir yang telah mau membangun daerahnya. Dijelaskannya bahwa seteah PPTK proyek pembangunan tersebut meninjau ke daerah RT 07/RW 04 menerangkan tidak memenuhi syarat untuk peningkatan jalan. Disebutnya kebetulan juga ada warga masyarakat yang mengajukan pembangunan di jalan mereka maka peningkatan jalan tersebut dialihkan kejalan tersebut.

Sementara itu Anggota DPRD Rokan Hilir Rasmali,SH mengatakan akan memanggil PPTK tersebut untuk menjelaskan persoalan pemindahan pembangunan itu. Dikatakannya bahwa tidak ada yang bisa memindahkan pembangunan yang telah disahkan oleh APBD. Disebutnya pembangunan tersebut bisa saja dipindahkan hanya karena bencana  atau tidak dikehendaki oleh warga setempat, itupun ditambahkannya atas persetujuan anggota DPRD Rohil.

“Kami sebagai anggota DPRD Rokan hilir tidak ikut campur dalam persoalan memindahkan proyek pembangunan. Namun karena terjadi komplain masyarakat ini makanya kami turun untuk mendengarkan langsung permasalahan,”ujar Rasmali,SH.

Rasmali,SH mengatakan agar pembangunan tersebut dikembalikan saja sesuai dengan anggaran yang tertuang di APBD Rohil yang telah disahkan oleh DPRD. Sementara itu anggota DPRD Rokan Hilir lainnya, Dedi Humadi mengatakan agar persoalan ini di agendakan dalam rapat anggota DPRD Rokan Hilir dengan memanggil pihak-pihak terkait seperti Kadis Bina Marga dan pengairan, PPTKnya, penghulu Sei Manasib untuk memberikan penjelasannya. Dikatakannya dimana sebelumnya permasalahan ini di jelaskan terlebih dahulu kepada ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan.

“Ada sebaiknya komisi III  memanggil Dinas Bina Marga dan pengairan untuk menjelaskan terhadap pemindahan proyek pembangunan tersebut. Oleh sebab itu diharapkan kontraktor jangan dulu melanjutkan pembangunannya sebelum persoalannya selesai,’pungkas Dedi Humadi.

Akhirnya masyarakat setuju atas penjelasan Dedi Humadi yang akan memanggil pihak-pihak terkait untuk menjelaskan persoalan tersebut.

Hasil pantauan KABARROHIL di lapangan jalan kelompok tani RT 07/RW04 Dusun Darusalam kepenghuluan Sei Manasib tersebut telah ada bodi jalan dengan dasar tanah. Sementara Jalan Abd madjid sudah di semenisasi selebar tiga meter dengan bodi jalan sekira lima meter.  Kontraktor CV Riau Jaya Bersama sementara melakukan pembersihan lokasi dengan alat berat di stop oleh warga masyarakat RT 07/RW04 sebelum penjelasan tentang pengalihan pembangunan tersebut. (andi wrc) 

Kamis, 13 Oktober 2011

7 JCH Rimba melintang di tepuk tepung tawari camat dan upika


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Tepuk tepung tawar para jemaah calon haji (JCH) Kecamatan Rimba melintang di gelar oleh camat Rimba melintang dan unsur pimpinan kecamatan, Kamis (13/10). Acara tersebut di pusatkan di kantor camat Rimba Melintang jalan lintas bagansiapiapi. Hal ini ditegaskan oleh camat Rimba melintang,H.Samzani,SH kepada KABARROHIL.

Dikatakannya tepuk tepung tawar ini merupakan adat kebiasaan budaya melayu yang bertujuan untuk mendoakan agar para JCH dapat menjalankan seluruh prosesi rukun dan sunat haji dengan sebaik-baiknya. Camat Rimba melintang yang baru saja beberapa hari lalu dilantik ini menegaskan juga agar para jemaah calon haji juga diberikan kesehatan yang baik.

Diterangkannya jemaah calon haji dari kecamatan Rimba melintang sebanyak 7 (tujuh) orang jemaah, yakni  4 (empat) orang jemaah laki-laki dan 3(tiga) ortang jemaah perempuan.

“Doa kami menyertai para jemaah calon haji dalam menunaikan ibadahnya. Mudah-mudahan dapat menjadi haji mabrur. Jangan lupa perbanyak sholat, istiqfar dan berdoa agar kita diberikan kesehatan dan keselamatan serta jangan lupa juga doakan agar kecamatan Rimba melintang dan masyarakatnya menjadi makmur,”pungkas Camat Rimba Melintang ini. (andi wrc)

Basri: Raja Bejamu dan Sungai bakau potensi pertanian kecamatan Sinaboi


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Masyarakat kepenghuluan Raja Bejamu dan Sungai Bakau secara serentak melakukan penanaman padi saat ini. Hal ini disebut Camat Sinaboi, Basri ketika dihubungi  Rabu (12/10) oleh KABARROHIL. Dikatakannya penanaman secara serentak tersebut agar menghindari terjadinya serangan hama tikus terhadap tanaman. Kedua daerah tersebut merupakan sentral produksi pertanian di wilayah kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir.

“Sekarang ini di beberapa kepenghuluan wilayah kita sedang melakukan penanaman. Kegiatan penanaman dilakukan secara serentak agar mengatasi masalah serangan hama tikus,”ujarnya.

Tidak itu saja, disebut camat Sinaboi, selain hama tikus dapat mengurangi hasil produksi keadaan dan pengaruh cuaca juga bisa mengurangi hasil produksi. Dikatakannya dengan kondisi cuaca tergantung hujan, karena sistim penanaman dari tadah hujan yang berproduksi hanya sekali setahun. Sementara areal penanaman di wilayah kecamatan Sinaboi di dua daerah itu, lanjutnya mengatakan terjadi peningkatan yakni dari semula sekitar 1900 hektar telah meningkat menjadi 2500 hektar.

“Sektor pertanian dapat meningkatkan incam keluarga terutama daerah Raja Bejamu dan Sungai bakau yang sangat berpotensi di bidang tersebut. Oleh sebab itu kita saat ini sedang menggalakkan potensi itu agar mampu meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Namun pertanian di wilayah kita masih sistem tadah hujan sehingga penanaman dan panen hanya sekali setahun,”pungkas Basri.  (andi wrc)