Jumat, 21 Oktober 2011

Masyarakat Dusun Karsa Mukti swadaya timbun jalan


BANTAYANBARU,KABARROHIL-Masyarakat Dusun Karsa Mukti Kepenghuluan Bantayan Baru kecamatan Batu Hampar menggelar gotong royong (goro) dengan melakukan kegiatan peningkatan jalan yakni penimbunan jalan dengan tanah merah, Jumat (21/10). Penimbunan tanah merah secara swadaya masyarakat tersebut sebagai upaya agar jalan mereka tampak menjadi lebih bagus. Sumber dana tersebut hasil fie produksi sawit setiap warga. Demikian ditegaskan oleh ketua BPK Sarnita kepada KABARROHIL ketika dihubungi, Jumat (21/10).

“Kami masyarakat Dusun Karsa Mukti Kepenghuluan Bantayan Baru bekerja secara gotong royong dengan sumber dana hasil swadaya masyarakat untuk menimbun jalan selebar 1,5 meter sepanjang 500 meter terhadap empat gang,”ujar Sarnita.

Kegiatan tersebut berlangsung berkat kesepakatan kerjasama  dan hasil patungan hasil fie sawit masyarakat yang dibina dan dipandu oleh ketua BPK, Kadus, RW, dan RT setempat. Jalan yang ditimbun tersebut adalah Gang Matahari di pandu oleh ketua RT 02/RW 04 Samirin  bersama  Samingun, di Gang Melati dipandu oleh ketua RT 01/RW 05 Kasino, Kadus Asmadi dan ketua BPK Sarnita. Sedangkan di Gang Dahlia di pandu oleh ketua RT 02/RW 05 Saprudin, bersama Sulaeman dan Sukirno, sedang di Gang Kantil dipandu oleh ketua RT 03/RW 05 Maryadi dan ketua RW Kosim.

Dikatakan Sarnita yang adalah ketua BPK itu bahwa kerja bhakti dan goro tersebut digelar sejak jam 08.00 wib hingga jam 11.30 wib pada hari Jumat dan dilanjutkan pada hari minggu. mendatang  (23/10,red) Diharapkan oleh masyarakat agar pemdakab Rokan Hilir dapat juga membantu peningkatan jalan mereka tersebut.

“Kami sangat mengharapkan kepedulian dari pemdakab Rokan Hilir khususnya Dinas Bina Marga dan Pengairan Rokan Hilir untuk dapat memperhatikan daerah Dusun Kasa Mukti. Kami harap segera merealisasikan apa yang kami harap-harapkan yakni  penimbunan Gang tersebut. dengan tanah merah bahkan pengerasan jalan. Sudah beberapa tahun lamanya kami menunggu peningkatan jalan tersebut. Jangan hanya sekedar janji saja,”pungkas Sarnita. (andi wrc) 

Rapat evaluasi dengan pihak IPDN dipimpin Bupati Rokan Hilir H.Annas Maamun.

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Menindak lanjuti rapat koordinasi tentang sharing anggaran pembangunan IPDN kampus Rokan Hilir maka dilakukan rapat evaluasi yang digelar di ruang pertemuan lantai IV kantor Bupati kabupaten Rokan Hilir jalan Merdeka Bagansiapiapi, Jum'at (21/10). Hadir saat itu Bupati Kabupaten Rokan Hilir, H.Annas Maamun, kepala Bappeda Rohil Drs Wan Amir firdaus,Msi, dari pihak Kemendagri yaitu Srikandi, dari pihak IPDN ada Arie M.Edie, Pembantu Rektor III bidang kemahasiswaan IPDN Bernhard.E.Rondonuwu,S.Sos,Msi dan Direktur IPDN kampus Rohil Ir.Dwi Agus Sumarno,MM, sedangkan dari Pihak pelaksana pembangunan IPDN adalah PT Hutama Karya (HK) yakni  diwakili Santosa serta Jamaluddin dari pihak CCN. Hadir juga dari pihak pemdakab Rohil Plt sekdakab H.Syamsuddin,SH, kepala Dinas Cipta karya Syafruddin, kepala dinas Bina Marga dan pengairan Ir.Ibus Kasri, dan camat tanah putih sedinginan.

Kepada KABARROHIL, Drs Wan Amir Firdaus mengatakan bahwa dalam rapat tersebut membahas tentang dilakukannya rehab ruang belajar dan jalan serta menyempurnakan infrastruktur jalan dan pagar IPDN. Hal ini dilakukan pada tahun 2012 sehingga akhir tahun 2012 sudah tuntas semuanya.

“Kita targetkan tahun 2012 tuntas semuanya,”tutur Wan Amir.

Sementara itu ketika ditemui KABARROHIL seusai gelar rapat tersebut, Bupati Kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun mengharapkan kepada pelaksana pembangunan dapat menyelesaikan pembangunannya dengan segera sehingga pada tahun 2012 sudah kelar. Dikatakannya tentang pembangunan pintu gerbang ciri khas IPDN yakni tumpeng belah empat sebagai pintu gerbang memasuki kampus IPDN Rohil  disetujui. Namun orang nomor satu di Rohil ini juga menyarankan  agar  pintu masuk IPDN jalan sebelah kiri dan kanan di bangun juga pintu gerbang ciri khas daerah Rokan Hilir yakni dengan memakai kubah.

“Tahun ini kita akan tanam tanaman buah-buahan di areal IPDN. Gerbang Utama dengan bentuk tumpeng belah empat merupakan ciri khas IPDN dan kanan kirinya di bangun pintu gerbang berkubah sebagai ciri khas daerah Rokan Hilir,”ujar orang nomor satu di Rohil ini.

Bupati kabupaten Rokan Hilir ini juga mengharapkan setiap pintu masuk ada petugas jaga. Disebut Bupati Annas Maamun pihak pemdakab Rohil siap dengan petugas Satpol PP untuk menjaga pintu masuk tersebut. Hal ini ditambahkan Bupati agar lokasi IPDN dapat dijaga sehingga lebih aman dan bagus. Selanjutnya tentang air bersih pemdakab Rokan Hilir akan menyediakan kolam penampungan air dengan pompa air lengkap yang dapat diperuntukkan sebanyak 600 praja. 


“Kita mengharapkan pembangunan cepat selesai dan setiap pintu gerbang masuk dijaga. Kita akan siapkan Satpol PP untuk menjaganya jika pihak IPDN berkenan. Jalan lintas Timur di depan kampus IPDN akan kita bangun jalan jalur dua sepanjang satu kilometer,”pungkas Annas Maamun. (andi wrc)

Muscab II Demokrat Rohil digelar Sabtu 22 Oktober, Wagub Mambang Mit direncanakan hadir


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Musyawarah cabang (Muscab) II Partai Demokrat Rokan Hilir di gelar besok, Sabtu (22/10). Acara tersebut diikuti oleh kader Demokrat dari 14 PAC Demokrat Rokan Hilir dengan dihadiri juga dari DPD Demokrat Provinsi Riau, dan DPP Demokrat Pusat jakarta. Muscab  II pemilihan ketua Dewan Pimpinan cabang (DPC) Kabupaten Rokan Hilir tersebut digelar di gedung serbaguna jalan Utama bagansiapiapi. Direncanakan hadir  dan dibuka   ketua DPD Demokrat H.M.mambang Mit. Demikian ditegaskan oleh Muhammad Ridwan,Sip kepada KABARROHIL ketika ditemui disela persiapan muscab II di gedung serbaguna jalan Utama Bagansiapiapi.

Ketua DPC Rokan Hilir, Muhamamad Ridwan menegaskan bahwa dirinya kembali mencalonkan diri untuk periode selanjutnya sebagai calon ketua DPC Demokrat Rohil. Dikatakannya pencalonan dirinya tersebut atas dukungan PAC Demokrat untuk melanjutkan program DPC Demokrat Rokan Hilir.

“Insya Allah peluang untuk dukungan PAC itu ada. Kita akan melanjutkan program demokrat kedepan agar lebih banyak lagi mendapat simpatik dari masyarakat Rokan Hilir. Karena demokrat menargetkan suara Nasional minimal sebanyak 30 persen suara. Oleh sebab itu Demokrat Rohil kedepan menargetkan dalam perolehan kursi wakil rakyat lebih dari 5 kursi di DPRD Rohil, dalam pemilihan gubernur maupun presiden calon dari Demokrat  harus unggul di daerah Rohil ”tutur Muhammad Ridwan,Sip.

Disebut Ridwan,  insya Allah dalam satu hari penuh kelar untuk memilih ketua DPC Demokrat Rokan Hilir. Dengan agenda pembukaan kemudian dilanjutkan sidang Muscab II bersama 14 PAC Demokrat, DPC Demokrat Rohil, DPD Demokrat Provinsi dan DPP Demokrat.

“Insya Allah satu hari besok (Sabtu 22/10,red) muscab II Demokrat Rohil selesai dengan tertib, aman dan lancar. Kita optimis bisa menduduki kursi ketua lagi atas dukungan PAC Demokrat,’pungkasnya.

Informasi yang dihimpun dan didapat, muhammad Ridwan,Sip mencalonkan diri sebagai calon ketua DPC Demokrat rohil mendapat rival saing oleh M.Kazim yang juga berencana untuk tampil dalam pencalonan calon ketua. Sementara M.Kazim ketika dihubungi tidak mengiyakan ataupun menolak untuk tampil mencalonkan diri sebagai calon ketua DPC demokrat Rohil.

“Kita lihat saja besok (sabtu 22/10,red),’ujarnya. (andi wrc)

Kamis, 20 Oktober 2011

Perlu suntikan dana provinsi dan pusat, Beberapa Potensi Objek Wisata Rokan Hilir


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Di wilayah kabupaten Rokan Hilir ada beberapa potensi objek wisata yang perlu dikembangkan selain wisata budaya ratib kerambai, bakar tongkang  dan ceng beng. Potensi itu diharapkan  dapat digali untuk dikembangkan oleh Dinas Pariwisata, budaya, pemuda dan olahraga dengan menggalang dana dari provinsi dan pusat dengan mengajukan proposal kajian-kajian terhadap daerah tersebut. Demikian ditegaskan Bupati kabupaten Rokan Hilir, H.Annas Maamun ketika dihubungi KABARROHIL, Kamis (20/10).

“Ada beberapa potensi objek wisata di wilayah kabupaten Rokan Hilir yang dikembangkan untuk meningkatkan sumber PAD Rokan Hilir selain migas yakni potensi pulau jemur, danau laut napangga, pesona pulau tilam, danau air gatal, kawasan batu empat, dan pulau pedamaran,”tutur orang nomor satu di Rokan Hilir ini.

Dijelaskannya potensi pulau jemur dengan pesona beberapa pulau-pulau yang mempunyai landai pantai berpasir putih dan ratusan habitat penyu hijau yang dilindungi sangat menarik untuk dipromosikan. Pulau Jemur disebut H.Annas Maamun, merupakan wilayah pulau terluar Kabupaten Rokan Hilir yang juga pulau terluar NKRI.

“Pemerintah daerah Rokan Hilir  sudah kembangkan pulau jemur dengan membangun sarana dan prasarana  rumah layak huni di pulau tersebut. Diharapkan provinsi dan pusat juga ikut mengkucurkan dana di pulau Jemur sebagai potensi wisata,”ujarnya.

Selain pulau jemur, disebut orang nomor satu di Rohil ini masih ada juga potensi wisata danau laut napangga. Objek wisata ini terletak di hulu sungai batang kumu di desa tanjung medan kecamatan pujud.

“Di danau laut napangga sangat bagus untuk wisata pemancingan alam,”ujarnya.

Ditambahkannya di danau laut napangga ini terdapat spesies ikan Arwana yang secara historis dikaitkan dengan peristiwa zaman kerajaan dahulu merupakan tempat persinggahan raja daerah ini. Diseputaran daerah ini masih terdapat kehidupan suku asli Bonai yang sampai saat ini masih lestari sistem ritual pengobatan yang disebut “Ritual Buong kuayang”.

Kemudian Pulau Tilam, disebutnya merupakan  objek wisata alam terletak di Desa Rantau bais kecamatan Tanah putih yang hamparannya kurang lebih seluas 170 hektar. Di Pulau ini merupakan hamparan dataran hijau memberikan kesan keteduhan dan keindahan alami. Politisi partai Golkar Rokan Hilir ini menambahkan masih banyak lagi potensi objek wisata di wilayah Kabupaten Rokan Hilir yang perlu dikembangkan seperti danau air gatal dan pulau Pedamaran. 

“Di Pulau tilan ini masih terdapat rumah asli melayu yang telah berdiri sejak puluhan tahun lampau,”pungkasnya. (andi wrc)

Rabu, 19 Oktober 2011

Galang dan lobi dana pusat membangun pulau terluar, anggota DPRD Rohil ekpos pulau Jemur ke DPR RI


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Gugusan Pulau Jemur yang merupakan kepulauan wilayah kabupaten Rokan Hilir yang terletak di selat malaka adalah salah satu pulau-pulau terluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh sebab itu pulau tersebut harus di kelola dengan baik sebagai objek wisata sekaligus sumber PAD Rokan Hilir. Demikian ditegaskan ketua fraksi Golkar Plus DPRD Rokan Hilir, Rasmali,SH ketika dihubungi KABARROHIL, Rabu (19/10).

“Anggota DPRD Rokan Hilir akan mengekspos pulau Jemur ke komisi I DPR-RI agar dapat menjadi perhatian pusat. Karena dukungan dana pusat sangat diperlukan agar pulau jemur dapat diwujudkan sebagai tempat-tempat objek wisata sekaligus dapat meningkatkan sumber PAD Rokan Hilir baik dibidang perikanan maupun dibidang pariwisata,”ujar Rasmali,SH.

Dikatakannya daerah pulau jemur tersebut diperlukan fasilitas pembangunan kantor pelayanan bea cukai, kantor pelayanan dispenda, kantor palayanan diskanlut dan kantor-kantor pihak-pihak yang terkait termasuk pembangunan pasokan listrik tenaga surya. Rasmali menambahkan, sangat mendukung program Diskanlut Rohil tentang pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan Pabrik es.

“Dengan adanya TPI secara tidak langsung berapa triliun rupiah uang negara dapat diselamatkan karena dapat menyelamatkan dari penjualan ikan ditengah laut selama ini. Oleh sebab itu kita dukung program pembangunan TPI di Pulau jemur oleh Diskanlut Rohil,”tutur Rasmali.

Dikatakan Rasmali, potensi keindahan alam yang luar biasa di pulau-pulau Jemur perlu dimanfaatkan sebagai objek wisata untuk menambah sumber PAD Rokan Hilir. Di Pulau Jemur ini, para wisatawan dapat menyaksikan habitat ratusan penyu yang dilindungi. Jika pulau ini tidak dikelola dengan baik dan jika dibiarkan begitu saja dikuatirkan nantinya pulau ini dikelola oleh pihak-pihak yang tidak memiliki kewenangan.

“Kita akan mendukung program pemerintah dalam membangun kawasan berpotensi untuk dikembangkan sebagai objek wisata daerah bahkan objek wisata nasional,”kata rasmali.

Dikatakannya pulau-pulau jemur saat ini masih “natural” alami yang perlu untuk dikembangkan. Oleh sebab itu kita perlu mengekspos ke komisi I DPR-RI agar mendapatkan dana dalam pengembangan potensi wisata pulau terluar itu.

Sementara itu, Kadis Parwisata, budaya, pemuda dan olahraga kabupaten Rokan Hilir, Ir.Tarmizi menjelaskan sedikitnya 10 (sepuluh) Milyar rupiah diperlukan untuk pengembangan pulau Jemur sebagai objek wisata. Program pengembangan destinasi wisata tersebut sebagai bentuk pengembangan objek pariwisata unggulan dengan beberapa pembangunan yang diperlukan.

“Permasalahan sekarang belum adanya sarana dan prasarana wisata yang dibangun di Pulau jemur. Juga masih minimnya jumlah speedboat sebagai kapal angkutan alat transportasi menuju ke lokasi pulau jemur. Oleh sebab itu kita mengusulkan beberapa kegiatan pendukung antara lain pengadaan sarana transportasi laut, penataan secara apik lahan-lahan di pulau Jemur, pembangunan pintu gerbang masuk areal objek wisata pulau-pulau Jemur, pembangunan pesanggrahan dan pembangunan gazebo,”pungkasnya.

Informasi yang didapat dan dihimpun KABARROHIL, bahwa potensi wisata pulau Jemur sangat menjanjikan jika dikelola dengan apik. Pulau jemur merupakan wisata alam yang terletak di kecamatan Pasir Limau kapas Kabupaten Rokan Hilir yang terletak di selat malaka belahan utara wilayah kabupaten Rokan Hilir. Para wisatawan untuk mengunjungi pulau jemur ini harus menggunakan transportasi laut. Pulau jemur merupakan gugusan pulau-pulau yang terdiri dari beberapa pulau yakni seperti Pulau Tekong Emas, pulau tekong Simbang, Pulau Labuhan Bilik, Pulau Tukong Sekajong, Pulau Sarang Elang, Pulau Batu Mandi dan Pulau Kalironggo. Pulau jemur mempunyai daya tarik utama yakni pesona pemandangan pantai pasir putih, adanya goa jepang, manara mercu suar, melihat habitat penyu dan pemandangan yang masih alami. (andi wrc)

Dukung Pulau Jemur Sebagai Sumber PAD dan Objek Wisata, Diskanlut Rohil Usulkan Program Andalan


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pulau jemur digesa pembangunannya dengan beberapa program kegiatan agar pulau terluar  itu menjadi andalan objek wisata sekaligus sumber PAD.  Ada beberapa program kegiatan  andalan  diusulkan dan diajukan oleh dinas perikanan dan kelautan (Diskanlut) kabupaten Rokan Hilir (Rohil) ke DPRD dalam menunjang sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yakni membangun tempat pelelangan ikan (TPI) di gugusan pulau jemur. Hal ini ditegaskan oleh kepala Diskanlut Rohil, Ir.Amrizal kepada KABARROHIL ketika dijumpai di ruang kerjanya di komplek perkantran  jalan menuju sungai Rokan batu enam Bagansiapiapi, Rabu (19/10).

“Hal ini agar tidak terjadi penjualan ikan di tengah laut yang selama ini sering dilakukan oleh para nelayan. Diusulkan juga pembangunan pabrik es digugusan pulau jemur  agar para nelayan mudah mendapatkan kebutuhan es,”ujar Amrizal.

Selain itu,  kepala dinas ini juga mengusulkan fasilitas sarana dan prasarana dengan program Pembangunan Mess di Pulau jemur. Disebut Amrizal, Membangun Mess VIP untuk para tamu VIP maupun wisatawan sebagai langkah fasilitas bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan di gugusan pulau jemur.

“Mess di pulau Jemur dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti meubiler, listrik, air bersih dan sarana olahraga,”terangnya.

Kemudian itu diusulkan juga oleh Diskanlut program kegiatan penangkaran penyu. Hal ini sebutnya,  dilakukan sebagai langkah menjaga kelestarian penyu hijau sebagai hewan langka yang dilindungi. Oleh sebab itu ditegaskannya perlu dibangun sebuah penangkaran tempat pemeliharaan agar penyu dilepaskan ke alam saat telah berusia 4(empat) bulan.

“Penyu dilepaskan setelah berusia empat bulan didalam penangkaran karena dengan usia itu diharapkan harapan hidupnya lebih tinggi dilaut lepas,”tutur Amrizal.

Dikatakannya sebagai penunjang sarana dan prasarana di gugusan pulau Jemur tersebut tentunya juga harus ada pembangkit listrik. Hal ini di usulkan juga oleh Diskanlut Rohil. Dijelaskannya listrik yang menjadi kendala utama dalam pengembangan fasilitas di gugusan pulau jemur. Oleh sebab itu Diskanlut mengusulkan pembangkit tenaga listrik surya sebagai tenaga alternatif yang ramah lingkungan, mudah dan murah.

“Pasokan listrik tenaga diesel atau genset sangat menimbulkan kebisingan yang dapat mengganggu dan menakuti penyu bertelor, kita harus menjaga kelestarian habitat penyu di pulau Jemur. Selain itu jika menggunakan tenaga genset, jarak  tempuh pasokan bahan bakar yang sangat jauh dan tergantung keadaan cuaca laut, sehingga tidak mendukung pengiriman bahan bakar,”kata Amrizal.

Program kegiatan lainnya yang diusulkan yaitu pengadaan alat penyuling air laut menjadi air tawar. Program ini sangat diperlukan untuk memenuhi salah satu kendala dalam pengembangan pulau Jemur sebagai objek wisata.

“Kesulitan selama ini sebagai objek wisata adalah masalah air tawar tergantung tadah hujan. Untuk menanggulangi kesulitan terhadap air tawar itu kita perlu mengusahakan pengadaan mesin penyulingan air laut menjadi air tawar,”jelas Amrizal.

Ditambahkannya, pembangunan pabrik es di gugusan Pulau Jemur  juga merupakan program kegiatan Diskanlut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat nelayan Kabupaten Rokan Hilir yang menangkap ikan di gugusan kepulauan Aruah yang selalu kesulitan dalam mendapatkan es untuk menjaga kesegaran ikan.

“Es merupakan kebutuhan para nelayan tradisional Kabupaten Rokan Hilir yang menangkap ikan di kepulauan Aruah  agar menjaga kesegaran ikan tersebut sehingga mempunyai harga jual  tinggi. Untuk itu program pembangunan pabrik es untuk para nelayan kita usulkan dengan harapan agar nelayan memperoleh pelayanan terhadap kebutuhan es yang selama ini tidak terpenuhi. Dengan adanya pabrik es  di Pulau jemur, para nelayan  dapat lebih lama menangkap ikan dan memperoleh ikan lebih segar dengan daya nilai ekonomis yang tinggi,”pungkasnya. (andi wrc)  


Selasa, 18 Oktober 2011

Warga Protes karena pembangunan dialihkan kejalan lain


SEI MANASIP,KABARROHIL-Masyarakat RT 07/RW04 Dusun Darusalam Kepenghuluan Sei Manasip kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir melakukan demo dan protes di kantor kepenghuluan Sei Manasip, Selasa (18/10). Mereka menyetop pembangunan jalan abdul madjid yang menurut mereka seharusnya untuk peningkatan jalan mereka. Beberapa puluh masyarakat beserta ketua RT 07 dan RT 08 melakukan protes atas pemindahan proyek peningkatan jalan dari kelompok tani mereka. Protes masyarakat tersebut langsung di mediasi oleh beberapa anggota DPRD Rohil yang terjun langsung kelapangan. Anngta DPRD Rohil tersebut Rasmali,SH, Dedi Humadi dan Ibnu Hadjar.


Agar kejadian tidak terjadi tindakan anarkis oleh warga masyarakat setempat maka beberapa anggota DPRD Rokan Hilir mendatangi kantor penghulu sei manasip untuk melakukan mediasi dan memecahkan masalah dan persoalan aspirasi yang dituntut oleh warga masyarakat. Hadir dalam pertemuan di ruang kantor Penghulu itu beberapa warga RT 07/RW04 dusun Darusalam, Penhulu sei manasip Sukri, anggota DPRD Rokan Hilir yakni Rasmali,SH, Dedi Humadi dan Ibnu Hadjar.

Warga masyarakat yang dijuru bicarai oleh ketua RT 07 Dahari menegaskan agar peningkatan jalan tersebut sesuai dengan anggaran yang di tera di dalam APBD Rohil yakni dalam paket pelelangan nomor 109 diDinas Bina Marga dan pengairan Rokan Hilir. Karena menurut ketua RT peningkatan jalan tersebut di tujukan untuk jalan kelompok tani RT 07 /RW 04 Dusun Darusalam tersebut adalah jalan di lingkungan mereka. Jalan mereka tersebut didiami oleh sebanyak 29 kepala keluarga sementara di jalan Abdul madjid yang dibangun menurut mereka tidak tertuang di APBD tersebut adalah merupakan kebun sawit.

“Kami tidak menghalang-halangi jalannya pembangunan di kabupaten Rokan Hilir tetapi dimana pertanggung jawaban yang seharusnya peningkatan jalan yang tertera di APBD Rohil itu untuk jalan kelompok tani RT 07/RW 04 Dusun Darusalam dipindahkan ke jalan Abdul Madjid,”ujar Dahari sambil menunjukkan kopian APBD kepada anggota DPRD Rokan Hilir.

Penghulu Sei Manasib , Sukri kepada KABARROHIL mengatakan sangat berterima kasih sekali kepada Pemdakab Rokan hilir yang telah mau membangun daerahnya. Dijelaskannya bahwa seteah PPTK proyek pembangunan tersebut meninjau ke daerah RT 07/RW 04 menerangkan tidak memenuhi syarat untuk peningkatan jalan. Disebutnya kebetulan juga ada warga masyarakat yang mengajukan pembangunan di jalan mereka maka peningkatan jalan tersebut dialihkan kejalan tersebut.

Sementara itu Anggota DPRD Rokan Hilir Rasmali,SH mengatakan akan memanggil PPTK tersebut untuk menjelaskan persoalan pemindahan pembangunan itu. Dikatakannya bahwa tidak ada yang bisa memindahkan pembangunan yang telah disahkan oleh APBD. Disebutnya pembangunan tersebut bisa saja dipindahkan hanya karena bencana  atau tidak dikehendaki oleh warga setempat, itupun ditambahkannya atas persetujuan anggota DPRD Rohil.

“Kami sebagai anggota DPRD Rokan hilir tidak ikut campur dalam persoalan memindahkan proyek pembangunan. Namun karena terjadi komplain masyarakat ini makanya kami turun untuk mendengarkan langsung permasalahan,”ujar Rasmali,SH.

Rasmali,SH mengatakan agar pembangunan tersebut dikembalikan saja sesuai dengan anggaran yang tertuang di APBD Rohil yang telah disahkan oleh DPRD. Sementara itu anggota DPRD Rokan Hilir lainnya, Dedi Humadi mengatakan agar persoalan ini di agendakan dalam rapat anggota DPRD Rokan Hilir dengan memanggil pihak-pihak terkait seperti Kadis Bina Marga dan pengairan, PPTKnya, penghulu Sei Manasib untuk memberikan penjelasannya. Dikatakannya dimana sebelumnya permasalahan ini di jelaskan terlebih dahulu kepada ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan.

“Ada sebaiknya komisi III  memanggil Dinas Bina Marga dan pengairan untuk menjelaskan terhadap pemindahan proyek pembangunan tersebut. Oleh sebab itu diharapkan kontraktor jangan dulu melanjutkan pembangunannya sebelum persoalannya selesai,’pungkas Dedi Humadi.

Akhirnya masyarakat setuju atas penjelasan Dedi Humadi yang akan memanggil pihak-pihak terkait untuk menjelaskan persoalan tersebut.

Hasil pantauan KABARROHIL di lapangan jalan kelompok tani RT 07/RW04 Dusun Darusalam kepenghuluan Sei Manasib tersebut telah ada bodi jalan dengan dasar tanah. Sementara Jalan Abd madjid sudah di semenisasi selebar tiga meter dengan bodi jalan sekira lima meter.  Kontraktor CV Riau Jaya Bersama sementara melakukan pembersihan lokasi dengan alat berat di stop oleh warga masyarakat RT 07/RW04 sebelum penjelasan tentang pengalihan pembangunan tersebut. (andi wrc) 

Kamis, 13 Oktober 2011

7 JCH Rimba melintang di tepuk tepung tawari camat dan upika


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Tepuk tepung tawar para jemaah calon haji (JCH) Kecamatan Rimba melintang di gelar oleh camat Rimba melintang dan unsur pimpinan kecamatan, Kamis (13/10). Acara tersebut di pusatkan di kantor camat Rimba Melintang jalan lintas bagansiapiapi. Hal ini ditegaskan oleh camat Rimba melintang,H.Samzani,SH kepada KABARROHIL.

Dikatakannya tepuk tepung tawar ini merupakan adat kebiasaan budaya melayu yang bertujuan untuk mendoakan agar para JCH dapat menjalankan seluruh prosesi rukun dan sunat haji dengan sebaik-baiknya. Camat Rimba melintang yang baru saja beberapa hari lalu dilantik ini menegaskan juga agar para jemaah calon haji juga diberikan kesehatan yang baik.

Diterangkannya jemaah calon haji dari kecamatan Rimba melintang sebanyak 7 (tujuh) orang jemaah, yakni  4 (empat) orang jemaah laki-laki dan 3(tiga) ortang jemaah perempuan.

“Doa kami menyertai para jemaah calon haji dalam menunaikan ibadahnya. Mudah-mudahan dapat menjadi haji mabrur. Jangan lupa perbanyak sholat, istiqfar dan berdoa agar kita diberikan kesehatan dan keselamatan serta jangan lupa juga doakan agar kecamatan Rimba melintang dan masyarakatnya menjadi makmur,”pungkas Camat Rimba Melintang ini. (andi wrc)

Basri: Raja Bejamu dan Sungai bakau potensi pertanian kecamatan Sinaboi


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Masyarakat kepenghuluan Raja Bejamu dan Sungai Bakau secara serentak melakukan penanaman padi saat ini. Hal ini disebut Camat Sinaboi, Basri ketika dihubungi  Rabu (12/10) oleh KABARROHIL. Dikatakannya penanaman secara serentak tersebut agar menghindari terjadinya serangan hama tikus terhadap tanaman. Kedua daerah tersebut merupakan sentral produksi pertanian di wilayah kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir.

“Sekarang ini di beberapa kepenghuluan wilayah kita sedang melakukan penanaman. Kegiatan penanaman dilakukan secara serentak agar mengatasi masalah serangan hama tikus,”ujarnya.

Tidak itu saja, disebut camat Sinaboi, selain hama tikus dapat mengurangi hasil produksi keadaan dan pengaruh cuaca juga bisa mengurangi hasil produksi. Dikatakannya dengan kondisi cuaca tergantung hujan, karena sistim penanaman dari tadah hujan yang berproduksi hanya sekali setahun. Sementara areal penanaman di wilayah kecamatan Sinaboi di dua daerah itu, lanjutnya mengatakan terjadi peningkatan yakni dari semula sekitar 1900 hektar telah meningkat menjadi 2500 hektar.

“Sektor pertanian dapat meningkatkan incam keluarga terutama daerah Raja Bejamu dan Sungai bakau yang sangat berpotensi di bidang tersebut. Oleh sebab itu kita saat ini sedang menggalakkan potensi itu agar mampu meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Namun pertanian di wilayah kita masih sistem tadah hujan sehingga penanaman dan panen hanya sekali setahun,”pungkas Basri.  (andi wrc)

Rabu, 12 Oktober 2011

Pemberangkatan JCH Rohil ke Pekanbaru dipusatkan berdasarkan rayon daerah masing-masing


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Para Jemaah calon haji (JCH) kabupaten Rokan Hilir (Rohil) direncanakan memulai perjalanannya menuju tanah suci  pada hari Jumat (14/10). Pemberangkatan para JCH tersebut dimulai dari daerahnya masing-masing dimana dipusatkan di masing-masing rayon. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Rokan Hilir, H.Agustiar yang dihubungi KABARROHIL di Bagansiapiapi.

“Pemberangkatan Jemaah Calon Haji dimulai dari setiap rayon masing-masing. Perjalanan darat itu  dimulai pagi Jumat (14/10) menuju ke Pekanbaru. Kemudian pada hari Sabtu (15/10) dari Pekanbaru diterbangkan menuju ke Batam. Keesokan harinya pada hari minggu (16/10) dari Batam diterbangkan ke Tanah Suci. Itulah rencana jadwal keberangkatan JCH yang telah dipersiapkan,”ujarnya.

Lanjutnya menerangkan, JCH rayon A berasal dari kecamatan Bangko sebanyak 60 orang, kecamatan Sinaboi sebanyak 8 orang, kecamatan Batu Hampar sebanyak 1 orang dan kecamatan Pasir Limau kapas sebanyak 9 orang. Keberangkatan Rayon A dipusatkan di Mesjid Al-Ikhlas jalan Utama Bagansiapiapi dengan transportasi 2 (dua) unit Bus.

Ditambahgkan Agustiar, sedangkan untuk JCH rayon B yakni dari kecamatan Rimba melintang sebanyak 7 orang, kecamatan Bangko Pusako sebanyak 17 orang pemberangkatannya dipusatkan di Mesjid Raya Kecamatan Bangko Pusako dengan disiapkan angkutan bus 1 (satu) unit.

JCH Rayon C, Disebut Agustiar menggunakan angkutan bus sebanyak 2 unit. Pemberangkatannya dipusatkan di Sedinginan Kecamatan tanah Putih. JCH Rayon C berasal dari kecamatan Tanah Putih sebanyak 33 orang, kecamatan Rantau kopar sebanyak 3 orang. Sedangkan untuk JCH rayon D pemberangkatannya di pusatkan di Mesjid Raya Baganbatu dengan menggunakan 3 Itiga) unit Bus. Yang tergabung dalam JCH rayon D yakni dari kecamatan Bagansinembah sebanyak 71 orang, dan kecamatan Simpang kanan sebanyak 15 orang.

“Jemaah Calon Haji  Rayon E pemberangkatannya dipusatkan di Simpang Pelita. JCH yang tergabung di rayon E yakni berasal dari kecamatan Kubu sebanyak 22 orang,”terang Agustiar. (andi wrc)    

5 Atlit Tenis lapangan Rohil ikut Porda VII Riau di tembilahan


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Diharapkan atlit cabang tenis lapangan menjaga kesehatan dan kebugarannya sehingga dapat tampil maksimal di Porda VII di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Kontingen kabupaten Rokan Hilir (Rohil), khususnya dari cabang tenis lapangan memulai perjalanannya menuju Tembilahan pada hari selasa (11/10) hari ini.

“Atlit cabang tenis lapangan sudah menuju ke Tembilahan. Kami mengharapkan doa dan restu dari seluruh lapisan masyarakat Rokan hilir agar par pelatih dan atlit bisa tampil maksimal,”tutur Pembina Pelti Rohil, Kapten (inf) S.L.Harahap ketika dihubungi KABARROHIL, Selasa (11/10).

Dihimbau kepada para atlit yang bertarung di Porda VII agar selalu tetap menjaga kekompakan, persatuan dan kesatuan serta kesehatan. Hal ini, disebut SL Harahap  bertanding dengan sportifitas untuk mengharumkan nama daerah kabupaten Rokan Hilir.

“Tunjukkan pertandingan dengan semangat sportifitas dan santai menikmati permainan. Karena kami tidak memasang target apapun untuk pemain. Jalasnya semangat juang dalam bertanding dengan berusaha tampil maksimal dan memberikan penampilan yang terbaik,”pungkasnya.

Informasi yang dihimpun, dalam kegiatan Porda tahun kemaren, cabang tenis lapangan kabupaten Rokan Hilir mampu menyumbangkan medali perak dan perunggu.(andi wrc)

Daftar nama Kontingen Rokan Hilir dalam cabor tenis lapangan Porda VII Riau di Tembilahan.
01.   Hayuliardi (pelatih).
02.   Azuar nasar,SE (pelatih).
03.   Frans Kasdi (atlit).
04.   Khoiria (atlit).
05.   Vera Dian Nita (atlit)
06.   Febri Wulandari (atlit).
07.   Vera Rezki Safitri (atlit).

Selasa, 11 Oktober 2011

Ketua DPRD Rohil dukung Diskanlut lakukan pengawasan terhadap illegal fishing


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Ketua DPRD Rokan Hilir, Nasrudin Hasan sangat mendukung tindakan kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Rokan Hilir, Ir. Amrizal dalam melakukan pengawasan terhadap perbuatan “illegal fishing” dan illegal alat tangkap dalam arti penangkapan ikan yang dilarang oleh  peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan tindakan aksi menindak tegas para pelaku yang melanggarnya. Hal ini agar kelestarian habitat laut di zone perairan Kabupaten Rokan Hilir tersebut terjaga dengan baik. Demikian ditegaskannya kepada KABARROHIL ketika bertemu di jalan Utama bagansiapiapi, Selasa (11/10).

“Kita mendukung sepenuhnya tindakan yang dilakukan oleh Dinas Perikanan dan kelautan Kabupaten Rokan Hilir dalam menertibkan terhadap illegal fishing dan nelayan yang menangkap ikan dengan peralatan trowl di zone wilayah perairan kabupaten Rokan Hilir yang dilarang oleh undang-undang  yang berlaku,”ujarnya.

Dia mengatakan bahwa laut wilayah perairan Kabupaten Rokan Hilir sangat kaya hasil yang terkandung didalamnya. Oleh sebab itu harus dijaga kelestariannya terhadap penangkap-penangkap ikan yang menggunakan peralatan penangkap yang dilarang oleh perundang-undangan yang berlaku. Karena menurutnya penggunaan alat “trowl” dilarang oleh UU karena dapat menghabiskan habitat laut hingga keterumbu karang sehingga jika dibiarkan maka hasil laut di wilayah kabupaten Rokan Hilir tidak akan bertahan dengan hasil yang bagus dalam jangka waktu lama. Disebut Nasrudin Hasan menambahkan, tindakan menangkap ikan dengan alat trowl juga membawa dampak terhadap penghasilan nelayan tempatan yang hanya menggunakan alat tangkap secara tradisional.

“Nelayan menangkap ikan dengan towl mengejar ikan hingga kedasar laut yang dapat merusak kelestarian habitat laut sedangkan nelayan tempatan hanya menunggu ikan dengan menyebarkan jaring. Oleh sebab itu kelestarian hasil laut di wilayah perairan kabupaten Rokan Hilir harus selalu dijaga dengan pengawasan yang baik serta dengan tindakan tegas,”tuturnya.

Dikatakannya, wilayah perairan Laut kabupaten Rokan Hilir  sangat luas. Ditambahkannya wilayah laut itu juga  terbuka baik dari kabupaten atau provinsi tetangga maupun  negara tetangga, di sisi lain lanjutnya mengatakan kemampuan pengawasan khususnya armada pengawasan  (kapal pengawas,red) masih sangat terbatas dibandingkan kebutuhan untuk mengawasi daerah rawan.

“Luasnya wilayah laut perairan kabupaten Rokan Hilir dengan  kenyataan masih sangat terbuka karena berbatasan dengan laut negara tetangga  telah menjadi magnet penarik masuknya kapal-kapal ikan asing maupun lokal untuk melakukan illegal fishing,”pungkasnya.

Sedangkan kepala dinas perikanan dan kelautan Kabupaten Rokan Hilir, Ir.Amrizal ketika dihubungi pada hari yang sama (selasa 11/10,red) mengatakan bahwa pengawasan terhadap “Illegal Fishing” maupun terhadap nelayan yang menangkap ikan dengan menggunakan alat penangkap ikan yang dilarang oleh UU terus secara rutin dilakukan. Meskinpun, lanjutnya menambahkan dengan armada kapal pengawasan yang sangat terbatas.

“Kita secara rutin melakukan pengawasan di laut perairan Rokan Hilir,”tandasnya.

Informasi yang didapat dan dihimpun oleh KABARROHIL, Petugas Dinas perikanan dan kelautan Kabupaten Rokan Hilir dalam melakukan pengawasan di wilayah laut perairan zone Rokan Hilir hanya menggunakan speed boat kecil, sehingga  jika keadaan cuaca laut berombak dan angin kencang menjadi hambatan dalam malakukan pengawasan. (andi wrc)