Sabtu, 08 September 2012

Diharapkan mahasiswa pasca sarjana UR melakukan seminar menghasilkan kesimpulan supervise klinis tentang pendidikan daerah


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Bupati Kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun menginginkan tata cara lama yang mengembangkan daya nalar seseorang dapat diterapkan lagi pada kurikulum pendidikan saat ini.

Demikian ditegaskannya disaat menerima sebanyak 41 mahasiswa program pasca sarjana UR beberapa waktu lalu di lantai IV kantor bupati Jalan Merdeka Bagansiapiapi.

Untuk itu, diharapkannya para mahasiswa pasca sarjana Universitas Riau yang melakukan supervise klinis ini dapat melakukan seminar dengan menghasilkan kesimpulan-kesimpulan dalam pengawasan pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan daerah.

Pengungkapan tersebut bukan tidak berdasar, menurut orang nomor satu di Rokan Hilir ini, saat ini jika ulangan atau ujian yang hanya memilih dan melingkar mana yang dianggap benar merupakan melemahkan daya nalar anak didik. Sehingga anak didik tidak dapat mengembangkan daya nalar dan pemikirannya untuk memecahkan suatu persoalan.

“Tempo dulu hanya lima soal namun jawabannya bisa mencapai dua halaman folio,”tuturnya.

Oleh sebab itu, disebut oleh mantan guru ini agar kurikulum yang mengembangkan daya nalar tersebut dapat di terapkan lagi didalam kurikulum saat ini. Dia menyebut minimal sepuluh persen soal ujian sekolah menggunakan tata cara lama yakni menjawab soal dengan penjabaran “essai”.

“Dengan soal jawab mengisi dapat memancing daya otak anak didik untuk mengembangkan daya nalar dengan persepsi mereka sehingga otak mereka dapat terbiasa untuk memecahkan persoalan,”tandasnya. (andi krc)