Selasa, 06 Desember 2011

63 siswa yatim SMA Negeri 2 terima santunan dari teman dan guru



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Sebanyak 63 siswa SMA Negeri 2 Bangko jalan SMA Bagansiapiapi menerima santunan, Selasa (6/12). Santunan tersebut berasal dari dana infaq siswa dan guru yang diperoleh dari setiap pengajian pada hari jumat yang diadakan oleh pihak sekolah.  Demikian ditegaskan oleh wakil kepala sekolah bidang kesiswaan SMA Negeri 2, Dra Haznidawati,spdi  ketika ditemui KABARROHIL di SMA Negeri 2 Bagansiapiapi.

“Bertepatan 10 Muharram 1433 Hijrah diberikan santunan untuk anak yatim dari hasil infaq  rekan siswa dan guru. Dana tersebut terkumpul dari hasil infaq para siswa dan guru saat pengajian setiap hari jumat,”ujarnya. 

Diharapkan oleh wakil kepala sekolah bidang kesiswaan ini jangan dipandang  berapa nilai nominal yang diberikan  tetapi diharapkan rasa kepedulian dan kasih sayang kepada sesama manusia. Ditambakannya agar siswa belajar dengan giat meskinpun salah satu orang tua tidak ada.

“Yakinkan hati  belajar dengan giat agar apa yang dicita-citakan tercapai. Jangan gampang putus asa. Yakinlah jalan dari Tuhan akan ada jika kita selalu berdoa,”tuturnya.

Dra haznidawati,spdi  mengatakan bahwa program kegiatan ini Insya Allah dilakukan setiap tahun. Dikatakannya pada tahun ini kepada siswa yatim SMA Negeri 2 diberikan santunan berupa uang dan barang-barang peralatan sekolah. Pada tahun ini disebutnya  yang diberi santunan tersebut  sebanyak 63 orang. Hal ini ditambahkannya bertujuan supaya dilingkungan sekolah  dapat menanamkan rasa peduli terhadap anak yatim.

Sedangkan salah satu siswa yang menerima santunan itu bernama Yazid Hustomi mengatakan. Sangat berterima kasih atas pemberian yang di berikan. Dia mengatakan semoga apa yang diberikan mendapat berkah.

“Kita tidak berharap berapa besarnya nominal pemberian tetapi manfaat dan artinya pemberian tersebut yang terpenting,”tandasnya. (andi krc)

1,5 persen dari 30 persen penduduk Rohil berusia hingga 18 tahun terindikasi merokok tahap awal dan penyalahgunaan narkoba


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Sekira ratusan pelajar mengikuti Penyuluhan Narkoba dan HIV/AIDS bagi pelajar yang digelar oleh Disdik Rohil bekerjasama dengan KPA Rohil, BNK Rohil dan Latsitarda Nusantara XXXII Yontarlat Nusantara IV sasaran Rokan Hilir. Acara tersebut di laksanakan di gedung serbaguna jalan Utama Bagansiapiapi, Selasa (6/12). Hadir dalam acara tersebut Danton AKBP Rifki, ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan, Kadisdik Rohil Drs Surya Arfan dan Nara sumber Hj Rosmawaty. Acara tersebut dibuka langsung oleh wabup H.Suyatno.

Kepada KABARROHIL ketika ditemui, wabup H.Suyatno  menegaskan bahwa kejahatan dan penyalahgunaan narkoba saat ini merupakan ancaman yang serius di NKRI khususnya di daerah Kabupaten Rokan Hilir. Meskinpun disebut wabup telah banyak yang dilakukan dengan keberhasilan yang dicapai. Namun dikatakan oleh orang nomor dua di pemerintahan Rohil ini semua itu masih belum mencukupi.

Diterangkannya berdasarkan hasil penelitian Badan Narkotika Nasional bekerjasama dengan pusat penelitian Kesehatan Universitas Indonesia pada tahun 2010 lalu menunjukkan angka prevalensi penyalahgunaan Narkoba Nasional sebesar 1,99 % dari jumlah penduduk Indonesia (3,6 juta jiwa) dan diperkirakan mengalami kenaikan ditahun 2015 menjadi 2,8 % dari jumlah penduduk Indonesia (diperkirakan lonjakan menjadi 5,1 juta jiwa). Dengan hal tersebut menjadi salah satu penyebab Indonesia tidak lagi menjadi transit melainkan menjadi pasar narkoba yang besar.

Disebut H.Suyatno, dirinya menyambut baik kegiatan yang digelar Disdik bekerjasama dengan para Taruni Latsitarda Nusantara angkatan XXXII tahun 2011 dan KPA Rohil serta BNK Rohil. Dikatakannya kejahatan penyalahgunaan narkoba terutama bagi pelajar memang sangat serius karena sangat berbahaya.

Hal ini lanjutnya menegaskan ; pertama, karena merusak anak bangsa sebagai generasi masa depan bangsa, juga dapat merusak karakter manusia, merusak fisik, mental dan kesehatan  sehingga dalam jangka waktu panjang dapat mengganggu daya saing dan kemajuan bangsa.

Kemudian disebutnya,  penyalahgunaan narkoba ini juga dapat menimbulkan masalah lain yang serius sekali diantaranya terjadinya percepatan penularan penyakit  Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS,red) yang adalah sekumpulan gejala penyakit yang tidak dapat diobati. Penyakit ini disebabkan oleh Human Immunodeviciency Virus (HIV,red) yang akan merusak sistem daya pertahanan tubuh sehingga akan mudah terkena berbagai macam penyakit.

Kedua, karena kecanduan narkoba juga mendorong penggunanya untuk melakukan kejahatan pencurian, perampokan dan kejahatan lain gara-gara hanya ingin mendapat uang untuk mengkonsumsi narkoba. Ketiga, akibat kecanduan narkoba sangat serius untuk melakukan terapi pengobatan maupun rehabilitasi yang tidak semudah dibayangkan untuk disembuhkan dari ketergantungan.

“Untuk itu  para pelajar harus ingat betapa berbahaya dan serius sekali kejahatan penyalahgunaan narkoba. Untuk itu saya berpesan supaya pelajar untuk tidak merokok dan tidak untuk mencoba-coba narkoba,”ujarnya.

Disebutnya  berdasarkan data, dari 30 % penduduk di Rokan Hilir yang berusia 0 hingga 18 tahun 1,5 % terindikasi dalam penyalahgunaan narkoba dan merokok merupakan tahap awal. Ditegaskan oleh orang nomor dua di Rohil ini agar pelajar jangan sekali kali mencoba narkoba karena jika sudah ketagihan dan ketergantungan narkoba yang merupakan zat addiktif dan berbahaya maka sangat sulit untuk melepaskan diri dari ketergantungan narkoba tersebut.

Diterangkannya, upaya pencegahan penyalahgunaan Narkoba dan HIV/AIDS, ditambahkan wabup H.Suyatno tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak saja namun membutuhkan banyak pihak agar penanganannya lebih komprensif dengan melibatkan semua potensi masyarakat di daerah.

“Kesempatan ini saya ingin menyampaikan ajakan, harapan sekaligus intruksi kepada jajaran pemkab Rohil untuk ikut berupaya menyukseskan upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. Kepada para pendidik juga agar lebih aktif dalam membimbing, menyadarkan serta mengawasi anak didik agar tidak tersesat kejalan yang salah,”pungkasnya. (andi krc)

Seminar sehari bidang kesehatan dibuka wabup H.Suyatno


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Seminar penatalaksanaan terkini dispepsia dan peredaran saluran cerna di gelar dilantai V Hotel Lion jalan Mawar bagansiapiapi, Selasa (6/12). Acara tersebut dibuka oleh wabup H.Suyatno. hadir dalam kesempatan itu ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan, Asisten Kesra Ahmad Hasni dan anggota Ikatan Dokter Indonesia Rohil, anggota Ikatan Bidan Indonesia Rohil, dan perawat di Rokan Hilir.

Ketua panitia pelaksana dr Adrian Wijaya mengatakan bahwa peserta sebanyak 150 terdiri dari bidan,dokter,perawat dan tenaga medis. Disebutnya pemateri dalam seminar sehari ini adalah dr Anwar Bett dari Rohil dan dr Dasril dari Pekanbaru. Dikatakannya Seminar sehari ini bertujuan untuk memantabkan tindakan medis guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Kepada KABARROHIL, Wabup mengatakan sangat menyambut apresiasi gelar seminar ini meskinpun hanya di gelar satu hari. Namun hal ini atas kekompakan tenaga dokter, bidan, perawat dan tenaga medis dengan biaya sendiri melaksanakan seminar ini membuktikan bahwa kekompakan, kebersamaan, rasa persatuan dan kesatuan diantara tenaga kesehatan di Rokan Hilir ini.

"Meskinpun hanya satu hari tetapi kekompakan  dan kebersamaan mereka yang perlu diapresiasi,"kata wabup H.Suyatno ketika ditemui KABARROHIL seusai membuka acara tersebut.

Disebut wabup untuk meningkatkan ilmu kesehatan  tentunya perlu penerapan dengan melakukan seminar-seminar. Hal ini semata untuk meningkatkan ilmu medis yang tentunya kedepan dapat ditingkatkan lagi. Ditambahkannya dengan seminar sehari ini diharapkan hasilnya tentu dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang maksimal. Meskinpun tenaga medis melakukan tugas  tidak mengenal waktu. Tentang tenaga kesehatan dan medis di Rohil disebut wabup ada kemungkinan kekurangan.  Seminar ini diharapkan tidak hanya masalah penyakit ini saja tetapi kedepan juga terhadap penyakit lainnya.

“Saya mensupport terhadap kekompakan  mereka. Tidak tertutup kemungkinan tenaga medis ditambah. Hal ini  sesuai dengan kebutuhan daerah,” ungkapnya.(andi krc)

150 anak yatim mendapat santunan pada 10 Muharram


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Sekira 150 orang anak yatim se kecamatan Bangko mendapat santunan dalam rangka memperingati 10 Muharram 1433 Hijrah sekaligus peringatan hari ibu (22/12 mendatang,red). Acara itu di gelar di gedung wanita Bagansiapiapi, Selasa (6/12).  Acara tersebut diselenggarakan secara bersama oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Rohil, Tim Gerak PKK Rohil dan BKMT Rohil.

Demikian ditegaskan oleh ketua Penggerak PKK Rohil, Hj Latifah Hanum Annas yang disampaikan melalui ketua panitia acara tersebut Hj Nurhayati Musa ketika ditemui KABARROHIL di lantai II gedung Wanita jalan Kecamatan batu empat Bagansiapiapi, Selasa (6/12). Tampak hadir saat acara itu ketua PKK Rohil Hj Latifah Hanum Annas, wakil ketua PKK Hj Wan Mardiana Suyatno, ketua GOW Hj Wirda Wan Amir firdaus dan ibu PKK lainnya serta para anak yatim.

“150 anak yatim se Bangko diberikan santunan,”ujarnya.

Diterangkannya acara tersebut di gelar atas kerjasama GOW, PKK dan BKMT Rohil. Dikatakan oleh kepala kantor pemberdayaan perempuan Rohil ini dalam acara tersebut mendengarkan ceramah sebagai santapan rohani oleh mubaligh juga dibarengi  membantu para anak yatim salah satunya menggembirakan anak yatim tersebut dengan memberikan santunan kepada mereka.  Santunan tersebut diberikan selain dari GOW. PKK dan BKMT Rohil juga secara pribadi oleh Dermawati. Para anak yatim tersebut dari pelbagai tempat di kecamatan Bangko salah satunya dari panti asuhan khalifah Syukur jalan utama Bagansiapiapi serta  diluar panti asuhan.

Disebutnya, dalam acara tersebut diberikan santunan kepada 150 anak yatim. Kegiatan ini digelar setiap tahun. Selain itu, pemberian santunan kepada anak yatim juga di gelar ketika memasuki bulan Ramadhan.

“Santunan kepada anak yatim juga di lakukan pada setiap bulan Ramadhan,”tandasnya. (andi krc)