Jumat, 01 Juni 2012

10 Siswa SMP sederajat di Rohil tidak lulus


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Sebanyak 10 siswa di jenjang SMP sederajat di Rokan Hilir tidak lulus dari sebanyak 10.532 siswa yang ikut Ujian Negara beberapa waktu lalu. Penegasan ini di ungkap kadisdik Rokan Hilir (Rohil) Drs Surya Arfan,Msi kepada KABARROHIL ketika dihubungi, Jumat (1/6).

“Sepuluh siswa tidak lulus di tingkat SMP dan sederajat,”ujarnya.

Disebutnya, Pengumuman resmi kelulusan tingkat SMP sederajat di Kabupaten Rokan Hilir dilakukan besok Sabtu (2/6) jam 17.00 wib. Secara keseluruhan kelulusan tingkat SMP sederajat di Rokan Hilir 99,90 persen. Dikatakannya kabupaten Rokan Hilir menempati peringkat yang sama pada tahun lalu yakni di tingkat 11. Namun dilanjutnya nilai persentase meningkat tetapi daerah lain juga meningkat sehingga daerah Rohil menempati tingkat yang sama dengan tahun lalu.

Dijelaskannya, persentase tingkat smp mencapai 99,89 persen.  Sedangkan di tingkat Mts mencapai 99,93 persen. Dipaparkannya sebanyak 8 (delapan) siswa tidak lulus ditingkat SMP dan sebanyak 2 (dua) siswa yang tidak lulus di tingkat MTs.

“Secara resmi pengumuman kelulusan besok Sabtu,”tuturnya. (andi krc)   

Bupati ingin sekolah dipenuhi taman hijau dengan penataan yang bagus



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Bupati Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) meninjau sekolah SMP Negeri 1 Bangko jalan Sumatera Bagansiapiapi, Jumat (1/6). Tampak dalam peninjauan orang nomor satu di Rohil tersebut kadis bina marga dan Pengairan Rohil Ir Nasri, konsultan Ir taufik.  Kunjungan mendadak tersebut diterima oleh Kepsek negeri 1 Bangko Zakaria,Spd.

“Kita membenahi sekolah agar lebih nyaman, rapi, cantik, indah, bersih dan menarik,”ujarnya.

Orang nomor satu di Rokan Hilir ini mengatakan sekolah SMP negeri satu Bagansiapiapi bakal dibenahi pada halaman depan. Dia mengatakan akan menata taman sekolah sehingga tampak bersih, rapi, indah dan tentunya sangat menarik bagi para siswa sehingga betah di sekolah dalam proses balajar mengajar.

Disebutnya suasana lingkungan sekolah secara tidak langsung dapat mempengaruhi daya belajar dan mengajar. Oleh sebab itu lingkungan sekolah SMP Negeri 1 bangko dibenahi. Dirinya ingin sekolah tampak asri, dengan penghijauan dan penataan taman yang bagus.

“Penghijauan berbentuk taman di sekolah agar menambah betah siswa sekolah,”pungkasnya. (andi krc)

Saling berbagi Komunikasi dan motivasi dalam kunjungan muhibah


TELUK KUANTAN,KABARROHIL-Wabup Rokan Hilir sangat memuji berdirinya sekolah pintar di Teluk Kuantan. Sekolah tersebut setelah ditinjaunya merupakan sekolah yang luar biasa. Sekolah tersebut bahkan terkenal hingga keluar daerah. Demikian diungkap wabup H.Suyatno kepada KABARROHIL ketika ditemui, Jumat (1/6).

“Kita akan menggesa pembangunan sekolah unggul untuk mengembangkan dan meningkatkan dunia pendidikan di daerah Rokan Hilir,”ujarnya.

Disebutnya, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir telah membangun sekolah unggulan. Lanjutnya mengatakan sekolah tersebut hanya menambah pembangunan asrama saja. Oleh sebab itu  dengan meninjau sekolah pintar di kabupaten Kuansing maka pemdakab Rohil dapat menimba ilmu dan mempelajari pengelolaan sekolah agar siswa menjadi lebih pintar.

“Setelah meninjau sekolah pintar di Kuansing maka kita dapat berbagi pelbagai hal untuk meningkatkan dunia pendidikan yang diterapkan di daerah Rokan Hilir,” tandasnya. (andi krc)

Malam keakraban antara Pemdakab Rokan Hilir dengan Pemdakab Kuansing


TELUK KUANTAN,KABARROHIL-Acara malam keakraban dilaksanakan di tribun lapangan Limuno oleh Pemdakab kuansing. Acara keakraban antara pemdakab Kuansing dengan pemdakab Rokan Hilir dihadiri oleh ketua DPRD Rokan Hilir Nasrudin Hasan beserta ibu Dahniar, wabup Rokan Hilir H.Suyatno, kepala dinas, badan dan kantor dilingkungan pemdakab Rokan Hilir, ibu-ibu PKK Rokan Hilir. Sedangkan pihak tuan rumah tampak ketua DPRD Kuansing Muslim.S.Sos, wabup Kuansing Drs Zulkifly,Msi dan sejumlah kepala dinas dan badan dilingkungan pemdakab Kuansing.

Dalam sambutannya Wabup H.Suyatno menegaskan Kabupaten Rokan Hilir samahalnya dengan kabupaten Kuantan Singingi yang sama-sama kabupaten hasil pemekaran dari kabupaten Induk di provinsi Riau. Namun lanjut wabup H.Suyatno kabupaten Rokan Hilir berdiri sejak tanggal 4 Oktober 1999. Dijelaskan wabup bahwa penduduk Rokan Hilir saat ini setelah pemekaran wilayah meningkat sangat signifikan. Hal ini karena  banyaknya pendatang yang mendiami daerah kabupaten Rokan Hilir. Dipaparkannya luas daerah kabupaten Rokan Hilir saat ini dengan berbatasan provinsi Sumut, Negara Malaysia dan Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Bengkalis  serta kota Dumai. Lebih lajut wabup H.Suyatno mengatakan penduduk kabupaten Rokan Hilir saat ini telah mencapai sedikitnya 760 ribu jiwa lebih.

“Semua kabupaten baru hasil pemekaran dengan kabupaten induk merupakan bekas kewedanaan,’ujarnya.

Wabup H.Suyatno menjelaskan kunjungan muhibah ini merupakan kenangan bagi dirinya. Dia menceritakan ketika dirinya di desa paling terujung di kabupaten Kuansing yakni desa pangkalan Indarung. Disebut orang nomor dua di Rokan Hilir ini ketika di desa tersebut dirinya berkenalan dengan seorang dipanggil datuk di desa pangkalan indarung.   Datuk tersebut, disebutnya tinggal di mushalla. Ketika dirinya di kemah hujan turun dan dirinya keluar singgah di mesjid.

“Tidur di mesjid di desa paling ujung di kuansing yakni di desa pangkalan indarung merupakankenangan yang indah dan tidak akan terlupakan,”kata wabup H.Suyatno.

Wabup juga memuji atas pelayanan pemdakab Kuansing yang tidak ada habisnya menyuplai makanan di tenda-tenda. Pelayanan ini disebut wabup merupakanpelayanan yang sangat memuaskan. Meskinpun lanjut orang nomor dua di Rohil ini keadaan alam tidak memungkinkan karena hujan turun sangat lebat. Oleh sebab itu harapan orang nomor dua di Rokan Hilir ini pemdakab Kuansing dapat juga melaksanakan kunjungan balik kedaerah Rokan Hilir agar dapat membalas pelayanan yang diterimanya di Kuansing. Kemudian itu, wabup H.Suyatno beserta rombongannya sangat ingin menimba ilmu di Kuansing karena kabupaten Kuansing di tahun 2011 menerima predikat WTP dalam pengelolaan keuangan.

“Dengan kerja keras maka kabupaten Rokan Hilir  juga dapat terwujud seperti apa yang kita inginkan. Pelayanan yang luar biasa menunjukkan kekompakan di kabupaten Kuantan Singingi,”pungkasnya. (andi krc)

Kunjungan Muhibah agar dapat berubah meningkatkan yang baik menjadi terbaik, Pemdakab Rohil ikuti acara mamucuak


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Dalam kunjungan muhibah ke Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Rombongan Pemdakab Rokan Hilir (Rohil) dipimin langsung oleh wabup H.Suyatno. Rombongan terdiri dari Kepala Dinas, Badan dan kantor serta tim kesenian daerah dan tim olahraga disambut di Muara lembu yang kemudian melakukan perjalanan ke Desa Pangkalan Indarung. Demikian ditegaskan oleh Wabup H.Suyatno kepada KABARROHIL,Rabu (30/5) kemaren.

Informasi yang didapat dan dihimpun dari masyarakat tempatan oleh wakil bupati Rokan Hilir H.Suyatno, acara mamucuak adalah acara panen ikan kapiyek yang dilakukan hanya pada saat tertentu. Jikalau bukan pada saat tersebut maka masyarakat dilarang menangkap ikan itu. Sehingga disebut daerah sungai larangan. Labih lanjut wabup mengatakan jika ada yang melanggar maka bakal ada balo di negeri tesebut.

“Rombongan Pemdakab Rokan Hilir disambut di Muara Lembu yang selanjutnya menuju kedesa Pangkalan Indarung kecamatan Sengingi kabupaten Kuansing untuk mengikuti acara kemah bhakti dan mamucuak (panen ikan kepiyek,red),”ujar wabup H.Suyatno.

Orang nomor dua di Pemdakab Rohil ini mengucapkan terima kasih atas sambutan yang telah dilakukan. Wabup Suyatno menyampaikan permintaan maaf bupati Kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun kepada masyarakat pangkalan Indarung dan pemdakab Kuansing. Dijelaskan oleh Suyatno bahwa  beliau tidak dapat hadir dalam acara mamucuak karena ada kepentingan yang lebih didahulukan.

“Kerjasama antara Pemdakab Rokan Hilir dengan pemdakab Kuansing dalam bidang adat budaya dan olah raga dengan mengikuti dan melihat secara langsung acara mamucuak di pangkalan Indarung semoga berkelanjutan dengan kunjungan balik pemdakab kuansing ke Rokan Hilir,”katanya.

Sementara itu pada hariu yang sama, ketua DPRD Rokan Hilir Nasrudin Hasan kepada KABARROHIL menegaskan bahwa kunjungan muhibah yang dilakukan Pemdakab Rokan Hilir ke Pemdakab Kuansing agar dapat diambil hikmahnya. Kunjungan muhibah ini bertujuan untuk mengambil segi positif yang dilakukan oleh Pemdakab Kuansing dimana tahun 2011 Kbupaten Kuansing dalam pengelolaan keuangan mendapat predikat Wajar tanpa Pengecualian (WTP). Oleh sebab itu dikatakan ketua DPRD Rohil, pemdakab Rohil agar dapat berbagi pengalaman dengan komunikasi baik antara daerah sesame hasil pemekaran.

“Kedepan diharapkan kepada SKPD dapat memacu kerja dan kinerjanya setelah melakukan muhibah ke daerah kabupaten Kuansing sehingga dapat mencapai hal yang sama dengan Kabupaten Kuansing. Saya pikir dalam setahun kabupaten Rokan Hilir jika bekerja dengan niat hati yang tulus dalam jangka setahun hal itu dapat tercapai. Kunjungan muhibah agar berubah dari yang baik menjadi yang terbaik,”pungkasnya. (andi krc).