Rabu, 18 Juli 2012

Wabup Supiori Drs Yan Imbab beserta rombongan menyusuri bangliau pulau halang


PULAU HALANG,KABARROHIL-Selama 15 menit Rombongan Pemdakab Supiori dan pemdakab Rohil dengan menggunaan dua kapal boat peikanan Rokan Hilir tiba di Pulau Halang. Mereka langsung disambut masyarakat Pulau Halang yang rata-rata warga Tiongoa. Satu persatu wabup Supiori Drs Yan Imbab dan rombongan menyusuri bangliau tempat pengol;ahan dan penjemuran ikan serta terasi.

Memiliki potensi yang sama dengan daerah Rokan Hilir khususnya Bagansiapiapi yang sudah terkenal membuat pemerintah Supiori melakukan Kunjungan Kerja sekaligus melihat dan mempelajari cara membuat ikan asin dan terasi kualitas ekport secara langsung. Karena ilmu dipelajari disini untuk diterapkan juga di daerah kabupaten Supiori provinsi Papua. Demikian ditegaskan wakil bupati Supiori Drs Yan Imbab disela kunjungannya ke bangliau (tempat proses dan penyemuran ikan, red) di pulau halang, Rabu (18/7).

"Kabupaten Supiori memiliki potensi disektor perikanan dan kelautan yang perlu dikembangkan. Oleh sebab itu potensi yang sama dengan Rokan Hilir itu perlu dikembangkan di daerah Supiori dengan melihat langsung kesini. Kabupaten Supiori memiliki sejumlah ikan-ikan yang bernilai ekonomis tinggi jika potensi tersebut dikelola dengan bagus maka dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. Di daerah Supiori tidak ada seperti ini (bangliau,red) yang menjadi tempat kegiatan proses pembuatan dan pengolahan ikan asin maupun terasi,"ujarnya.

Disebutnya, Dia bersama rombongan telah meninjau langsung dengan membawa beberapa para nelayan daerahnya kesini. Hal ini untuk dipelajari ilmu pembuatan dan pengolahan ikan asin dan terasi. Dikatakannya pemerintah Supiori juga ingin melakukan kerjasama dengan pemerintah Rokan Hilir didalam pengiriman tanaga ahli didalam pembuatan dan pengolahan ikan asin dan terasi agar bisa diterapkan langsung di Supiori.

"Kalau perlu kita bikin kontrak dan perjanjian untuk mengirimkan tenaga dari Rohil didalam melakukan bimbingan dan pelatihan kepada masyarakat Supiori. Tidak perlu takut ke Supiori karena Supiori aman-aman saja,"pungkasya.

Dalam kunjungan ke Pulau Halang tersebut ikut serta mendampingi rombongan Supiori yakni diantaranya kabappeda Rohil M.Job Kurniawan, Kadisdik Drs H.Surya Arfan,Msi, kadiskanlut Ir H.Amrizal, kakansatpol PP Suryadi,SE, serta sejumlah kadis dilingkungan pemdakab Rokan Hilir. (andi krc)

Bupati Annas sebut penyuluh harus mengerti permasalahan di wilayah pertaniannya dan diharapkan bekerja keras dengan hati yang tulus


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Kerja keras dan niat hati yang tulus sangat diperlukan untuk meningkatkan usaha dibidang pertanian. Dengan usaha tersebut tentunya terjadi peningkatan yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Demikian dikatakan bupati H.Annas Maamun ketika membuka kegiatan peningkatan kapasitas, penyuluh pertanian perkebunan di lantai IV Hotel Lion jalan Mawar Bagansiapiapi,Rabu (18/7). Hadir saat itu kadis pertanian dan peternakan Rohil Ir Muslim, Bakorluh Riau, Hizral MS, Ika Purwati, Balai pengkajian teknik pertanian Riau, kepala UPTD BPP, kepala UPTD cabang dinas se Rohil, penyuluh PNS,honorer dan swadaya.

"Penyuluh pertanian harus mengetahui permasalahan di wilayahnya sehingga program pertanian berjalan dengan baik,"ujar orang nomor satu di Rohil ini.

Annas mengharapkan agar para penyuluh melakukan sistim kunjung dan sistem latihan kerja dilapangan. Hal ini seorang penyuluh harus memahami permasalahan pertanian di wilayah penyuluhannya baik kondisi wilayah, musim maupun alam.

"Saya dapat laporan ada kilang padi di kecamatan Kubu merugi terus. Harusnya persoalan ini dapat dipecahkan bersama dinas pertanian sehingga permasalahan dapat diatasi,"katanya.

Disebutnya seorang penyuluh harus memberi contoh tauladan yang bagus diwilayahnya dengan menerapkan program yang bermanfaat bagi perkembangan petani.

Sebelumnya, kadistanak Rohil Ir Muslim ketika ditemui sebelum acara pembukaan dimulai menjelaskan bahwa pertemuan ini di gelar sebagai forum pertemuan teknis penyuluhan ke arah peningkatan produksi pertanian. Disebutnya, para penyuluh dalam hal ini dapat saling bertukar informasi dan pengalaman untuk dikembangkan dan diterapkan di wiliyahnya masing-masing.

Dirinya menjelaskan bahwa keberhasilan pengembangan usaha pertanian daerah merupakan menjadi indikator peningkatan produksi beras nasional. Dikatakannya produksi beras kabupaten Rokan Hilir di tahun 2012 terjadi peningkatan naik sebesar 5 persen. 

"Sharing informasi dan penelitian dapat menjembatani petani dalam usaha peningkatan hasil pertanian. Dalam pertemuan ini akan disampaikan bagaimana pola penyuluhan yang baik, pengembangan teknologi yang sudah diterapkan dengan hasil yang didapat dan dijelaskan manfaatnya,"pungkasnya. (andi krc)

DPRD dan Pemkab Supiori membawa nelayannya untuk datang belajar ke Rokan Hilir

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pertemuan diantara dua kabupaten masing-masing kabupaten Rokan Hilir dan kabupaten Supiori Provinsi Papua Barat di gelar di lantai IV Kantor Bupati Rokan Hilir jalan Merdeka Bagansiapiapi, Selasa malam (17/7). Sebelumnya tamu dari rombongan kabupaten Supiori tersebut di jamu makan malam di rumah dinas Bupati H.Annas Maamun jalan Perwira Bagansiapiapi. Dalam pertemuan yang dilaksanakan di lantai IV tersebut, orang nomor satu di Rohil memaparkan kondisi wilayah dan potensi daerah Rokan Hilir. Sebaliknya dari kabupaten Supiori juga meng ekpose daerahnya oleh wabup Supriori Drs Yan Imbab dan juga ketua DPRD Supiori DR.Dra.Hulda Ida Imbiri,MM. Dalam kesempatan tersebut kedua pemerintah memberikan cinderamata dan begitu juga kedua ketua DPRD juga saling memberikan cenderamata.  

Bupati Rokan Hilir (Rohil) H.Annas Maamun mengharapkan kenyamanan di daerah Rohil ini dapat dipromosikan hingga ke daerah Papua oleh rombongan kabupaten Supiori yang merupakan kabupaten di daratan Papua yang pertama mengunjungi daerah Rokan Hilir. Dikatakanya, sesuai jadwal rencana maka besok (Rabu 18/7,red) rombongan berkunjung ke daerah Pulau Halang. Disebutnya Pulau Halang merupakan sebuah pulau yang terdiri dari dua kepenghuluan yakni Pulau Halang Hulu dan Pulau Halang Belakang. Dijelaskan oleh politisi Golkar Rohil ini bahwa penghidupan warga di  Pulau Halang  80 persen rata-rata merupakan nelayan Tionghoa sedangkan 20 persen lagi merupakan tenaga kerja nelayan dari jawa. Disebutnya bahwa luas daerah kabupaten Rokan Hilir mencapai seluas 8.881.59 km2 dengan  penduduk kurang lebih 700.000 jiwa lebih.

“Warga Pulau Halang rata-rata merupakan penghidupan dari hasil laut,”tuturnya.

Sedangkan wabup Supiori Drs Yan Imbab dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih dalam sambutan oleh pemdakab Rokan Hilir dengan jajarannya. Disebutnya, kabupaten Supiori merupakan wilayah ujung Timur yang berkunjung ke ujung Barat tepatnya di Kabupaten Rokan Hilir. Hal ini, disebutnya merasa terhormat karena disambut dengan baik.

Dalam kesempatan ini disebutnya salam dari bupati Supiori Fredrik Manufandu,SH,MH,MM yang tidak dapat hadir. Hal ini karena kebetulan Sekjend Mendagri berada di Papua. Oleh sebab itu bupati Supiori ada acara di Papua. Dijelaskannya lagi bahwa besok (Rabu 18/7,red) Bupati Supiori juga ke Jakarta untuk menghadiri undangan dari kemendagri. Sekali lagi dituturkannya bahwa rombongan dari Kabupaten Supiori sangat berterimakasih atas sambutan yang diberikan. Karena dikatakannya sejak pagi hingga sore disambut dengan baik oleh Bupati H.Annas Maamun dan jajarannya.

"Terima-kasih dengan tulus atas sambutannya,"ujarnya.

Dijelaskannya bahwa kabupaten Supiori memiliki wilayah dengan penduduk sebanyak 22 ribu jiwa.

“Mungkin Kabupaten Supiori merupakan kabupaten mempunyai penduduk yang terkecil di Indonesia bahkan dunia,”ujar wabup Supriori ini.

Dikatakannya, wilayah Supiori yakni jikalau dipeta atau atlas terletak di wilayah kepala burung cenderawasih Papua. Kabupaten Supiori merupakan pemekaran dari Kabupaten Biak Numfor. Disebutnya Kabupaten Supiori terdiri dari lima Distrik (kecamatan,red) yakni, Distrik Supiori Utara dengan ibukota Yenggarbun, Distrik Supiori Timur dengan ibukota Sorendiweri, Distrik Supiori Barat dengan ibukota Sabarmiokre, Distrik Supiori Selatan dengan ibukota Korido dan Distrik Kepulauan Aruri dengan ibukota Sowek. Kabupaten Supiori, disebutnya  memiliki 168 gugusan pulau. Kabupaten Supiori juga memiliki pulau terluar yakni pulau Mapia dimana jarak tempuh dari Supiori ke pulau Mapia kurang lebih selama 15 jam. Dijelaskannya bahwa Supiori utara berbatasan dengan negara Palau. Dikatakannya dari Negara Palau lautan teduh ke pulau Mapia ditempuh hanya memakan waktu tempuh dua jam saja. Karena Bagansiapiapi terkenal dengan kehidupan nelayan maka rombongan Supiori ada juga nelayan yang ingin belajar di kabupaten Rokan Hilir ini.

"Kami harapkan 10 orang nelayan kami ikut ke Pulau Halang untuk bertukar pengalaman sebagai nelayan. Dimana Kabupaten Supiori akan mengembangkan ikan asin,"tuturnya.

Disebut wabup Supiori, kunjungan kerja ke daerah Rokan Hilir ingin dapat melihat secara langsung cara membuat ikan asin yang baik.

"Kami harapkan ada  masyarakat Rokan Hilir diikut sertakan sebagai tenaga ahli dalam membuat ikan asin. Di Supiori tidak usah takut karena disana aman-aman saja,"katanya

Disebut Drs Yan Imbab bahwa APBD Supiori kurang lebih 500 Milyar rupiah. Pemdakab Supiori memprogramkan biaya pendidikan gratis, kesehatan gratis. Lanjutnya mengatakan pemdakab Supiori juga membangun 324 unit rumah layak huni sehingga akhirnya seluruh penduduk Supiori dapat memiliki rumah layak huni.

"Kami tidak akan lupa acara sambutan diberikan oleh bupati Rohil. Melihat pembangunan daerah Rohil kita mendukung bupati H.Annas Maamun menuju Riau satu. Kami janji bila terpilih maka pada acara pelantikan kami akan menghadirinya. Program bupati Rokan Hilir perlu kita contoh dimanapun kita berada,”ujarnya.

Sedangkan ketua DPRD Supiori DR.Dra. Hulda Ida Imbiri,MM menegaskan bahwa Supiori boleh dikatakan paling cepat menjadi kabupaten.

"Ngak sampai satu tahun jadi Kabupaten Supiori dengan penduduk masih 14 ribu jiwa. Untuk merumus perda saja hanya satu malam langsung kelar. Aneh tapi nyata. Sedangkan tujuan kemari ingin belajar di Rohil. Kabupaten Supiori sangat jauh dan kecil sekali. Kami ingin belajar dengan sebaik-baiknya dimana Rohil terkenal dengan Bagansiapiapi sebagai penghasil ikan,”tandasnya.

Dijelaskan ketua DPRD Supiori yang juga politisi Golkar Supiori menegaskan bahwa Penduduk Supiori 100 persen beragama Kristen, dimana  mata pencarian rata-rata adalah nelayan dan petani. Di Supiori, sebutnya penuh dengan sumber mineral dan ada beberapa titik di laut pasifik merupakan minyak bumi, kemudian nikel, batu bara, emas putih dan emas. Lanjutnyanya buah-buahan sangat kurang namun buah-buahan alami sangat banyak seperti cempedak dan langsat.

"Sumber daya alam belum diserahkan sepenuhnya ke kabupaten Supiori. Kami bahagia karena kabupaeten di Papua yang pertama ke Rokan Hilir. Ini baru tahu aku bahwa Bagansiapiapi di Rohil. Aku kira di sumatera utara padahal di Riau. Kami salut kepada bupati Rokan Hilir yang mempunyai program kedepan. Kami juga bangga penduduk Rokan Hilir dari pelbagai agama tidak ada konflik, bahkan dengan negara tetangga. Kemudian itu kami minta tenaga pelatih untuk membimbing nelayan kami. Perjalanan jauh yang kami tempuh diharapkan dapat bermanfaat dan tidak sia-sia. Kami sudah siapkan para nelayan Supiori untuk belajar di pulau halang dengan melihat langsung pembuatan ikan asin. Saya juga bangga ketua DPRD dan bupati Rokan Hilir merupakan kader dari Golkar. Tentunya  saya harap masyarakat mendukung Annas Maamun menjadi Riau satu,”pungkasnya. (andi krc).