Senin, 03 Oktober 2011

Plt Sekdakab Lantik pejabat eselon II dan eselon III


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Berdasarkan SK Bupati nomor 820/BK-PM/2011/236 dan SK Bupati nomor 820/BK-PM/2011/283 lima pejabat struktural eselon II dan eselon III dilantik. Acara pelantikan tersebut di lantik oleh Plt Sekdaka Rokan Hilir,H.Syamsuddin,SH berdasarkan surat kuasa khusus dari Bupati kabupaten Rokan Hilir. Acara tersebut digelar di kantor Bupati lantai IV jalan Merdeka bagansiapiapi, Senin (3/10). Acara tersebut diikuti oleh beberapa kepala dinas, badan dan kantor dilingkungan pemdakab Rokan Hilir.

Pejabat yang dilantik itu adalah kepala Bapedalda Rokan Hilir (Rohil), Drs Surya Arfan,Msi di mutasi menjadi kepada Dinas Pendidikan (Kadisdik)  Rohil. Sedangkan Kadisdik Rohil, H.Azhar.A,SE di mutasi menjadi kepada Bapedalda Rohil. Sedangkan sekretaris Disperindag Rohil, Cicik Mawardi di mutasi menjadi sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Rohil. Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Rohil, Nasir.S dimutasi menjadi sekretaris Dinas Bina Marga dan Pengairan Rohil. Sekretaris Dinas Bina Marga dan Pengairan Rohil, Ir.H.Muslih,SE di mutasi menjadi sekretaris Disperindag Rohil.

Plt Sekdakab Rokan Hilir, H.Syamsuddin,SH menjelaskan bahwa mutasi, rotasi merupakan hal biasa di lingkungan pemerintah daerah. Oleh sebab itu kepercayaan yang diberikan oleh pemimpin harus di emban dan dilaksanakan dengan baik dan tanggung-jawab.

“Patut diingat bahwa semua ini adalah amanah kepercayaan dari pemimpin kepada kita dalam sebuah organisasi dilingkungan pemerintah daerah. Inilah kepercayaan pemimpin kita untuk menempatkan kita di suatu tempat dengan harapan dapat lebih meningkatkan jalan perkembangan pembangunan daerah. Perlu diingat saya sebagai Plt Sekdakab Rokan Hilir melantik saudara dengan surat kuasa khusus dari Bupati,”pungkas H.Syamsuddin,SH. (andi wrc).

Diutamakan untuk meningkatkan Mutu pendidikan

BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Program utama dalam meningkatkan kerja dan kinerja di dinas pendidikan Rokan Hilir adalah dengan mempelajari terlebih dahulu program sebelumnya yang kemudian dilanjutkan hingga selesai. Demikian ditegaskan oleh Drs Surya Arfan,Msi ketika ditemui KABARROHIL seusai dirinya dilantik menjabat kepala dinas pendidikan kabupaten Rokan hilir di lantai IV kantor Bupati Kabupaten Rokan Hilir jalan Merdeka Bagansiapiapi, Senin (3/10).

Dalam program dirinya lebih mengutamakan pemerataan pelayanan di dinas pendidikan kemudian bertekad untuk memajukan mutu pendidikan dengan terlebih dahulu terhadap siswa dan guru dalam sistem belajar dan mengajar. Namun demikian dikatakannya hal tersebut bukanlah mudah karena memakan waktu yang panjang. Walaupun dirinya lima tahun lalu pernah menyandang jabatan sebagai kepala dinas pendidikan kabupaten Rokan Hilir.

Dikatakannya lima tahun lalu dengan sekarang tidaklah sama. Karena menurutnya perkembangan pendidikan semakin maju dan meningkat. Oleh sebab itu dikatakannya terlebih dahulu dirinya mempelajari dan melanjutkan program sebelumnya untuk kemudian mengambil keputusan untuk membuat program selanjutnya.

“Tidak begitu cepat untuk berubah karena memerlukan waktu dan dipelajari terlebih dahulu. Kita akan melanjutkan program yang ada terlebih dahulu,”pungkasnya. (andi wrc)

Diskanlut Rohil Harap pengusaha perikanan mencabut tiang bubu yang patah.


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Akibat dilanggarnya tiang bubu oleh tug boat dan pontonnya di daerah perairan sungai daun pada hari minggu dini hari sekira waktu menunjukkan jam dua (25/9)  maka kepala Dinas Perikanan dan Kelautan kabupaten Rokan Hilir, Ir. Amrizal langsung melakukan pengecekan di lokasi kejadian. Hal tersebut untuk melihat secara langsung tiang bubu yang dilanggar tersebut. Demikian ditegaskan oleh kepala Diskanlut Rohil, Ir.Amrizal ketika ditemui KABARROHIL disela acara pelantikan pejabat eselon II dan eselon III di lantai IV kantor bupati Rokan hilir jalan Merdeka bagansiapiapi, Senin (3/10).

“Kemaren kita langsung kelokasi perairan ponton membawa batu granit pembangunan jembatan pedamaran yang melanggar tiang bubu. Sebanyak 371 tiang bubu patah dan ada juga yang tumbang,”ujarnya.

Oleh sebab itu dirinya mengecek langsung kelapangan agar pengusaha tiang bubu tersebut dapat mencabut tiang bubu yang patah. Hal itu agar tidak terjadi kejadian kecelakaan terhadap kapal yang lewat di perairan tersebut ketika air pasang. Karena tiang bubu yang patah tersebut, lanjutnya jika tidak dicabut  akan berbahaya.

“Diharapkan pengusaha tiang bubu dapat mencabut tiang bubu yang patah kemudian barulah pasang tiang bubu yang baru. Kita mengecek kelokasi agar tiang bubu tersebut dicabut. Jika pengusaha tersebut membandel maka jika terjadi kejadian kecelakaan di lokasi tersebut pengusaha tersebut dapat dikenakan sangsi,”tandasnya. (andi wrc).  

LPJ golongan III, Diklatpim tingkat III dan tingkat IV di buka Bupati Rokan Hilir


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Pendidikan dan pelatihan kepemimpinan (Diklatpim) tingkat III dan Diklatpim tingkat IV serta pendidikan pelatihan prajabatan (LPJ) golongan III di gelar di Hotel Lion Lantai V jalan Mawar Bagansiapiapi, senin (3/10). Hadir dalam pembukaan tersebut Ketua DPRD Rokan Hilir Nasrudin Hasan, Bupati Kabupaten Rokan Hilir, H.Annas Maamun, serta beberapa kepala dinas, badan dan kantor dilingkungan pemdakab Rokan Hilir (Rohil).

Dalam sambutannya, panitia pelaksana  yang juga Plt Sekdakab Rohil H.Syamsuddin,SH menerangkan dalam laporannya bahwa pendidikan ini untuk meningkatkan sumber daya aparatur. Dia menerangkan setiap PNS diharuskan untuk mengikuti LPJ dan juga kepada PNS yang akan menduduki jabatan juga harus dididik untuk memiliki sertifikat kepemimpinan setara dengan jabatannya.

“Pendidikan  latihan kepemimpinan III untuk eselon III dan pendidikan latihan kepemimpinan IV untuk eselon IV. Oleh sebab itu PNS yang telah menjabat selama satu tahun di eselonnya harus memiliki ijasah atau sertifikat pendidikan latihan kepemimpinan sesuai eselon jabatan yang diembannya,”ujar Plt Sekdakab Rokan Hilir ini.

Dikatakannya tujuan pendidikan latihan ini untuk dapat meningkatkan keterampilan, menciptakan aparatur yang mampu dengan sasaran untuk terwujudnya PNS yang memiliki kompetensi sesuai struktural jabatan eselonnya. Ditambahkannya pendidikan latihan (diklat) kepemimpinan tingkat III ini diikuti sebanyak 35 orang, diklat kepemimpinan tingkat IV diikuti oleh 35 orang juga. Sedangkan latihan pendidikan dan prajabatan (LPJ) golongan III diikuti sebanyak 127 peserta. Lanjutnya mengatakan Diklatpim III ini merupakan angkatan III pelaksanaannya selama 45 hari, diklatpim IV angkatan 12 pelaksanaannya selama 41 hari sedangkan LPJ diikuti oleh angkatan 20 hingga 23 pelaksanaannya selama 24 hari yang dilaksanakan di kota Bagansiapiapi.

Dalam pendidikan dan latihan ini diharapkan oleh Bupati kabupaten Rokan Hilir, H.Annas Maamun kepada peserta dapat mengikutinya dengan baik dan serius serta mengambil ilmu tersebut agar dapat bekerja dengan rasa bertanggung jawab.

“Diharapkan mengikutinya dengan serius, bersemangat dan tanggung-jawab. Karena ilmu dalam pendidikan dan latihan ini diperoleh agar dapat diterapkan untuk menjalankan kepemimpinan dalam jabatan yang diemban. Untuk itu sekali lagi kita harapkan dapat mengikutinya dengan sebaik-baiknya,”tutur H.Annas Maamun.

Orang nomor satu di Rohil ini juga mengharapkan agar pendidikan dan latihan ini bukan sekedar hanya memperoleh ijasah semata, namun harus diperoleh ilmu dalam pendidikan tersebut.

“Tidak hanya memegang sertifikat saja namun dipelajari ilmu selama melaksanakan pendidikan itu dengan rasa tanggung-jawab. Tanggung jawab dimulai dari diri pribadi terlebih dahulu kemudian tanggung-jawab terhadap keluarga dan selanjutnya tanggung-jawab terhadap masyarakat,”ujarnya.

Orang nomor satu di Rohil ini juga menerangkan bahwa menjadi seorang pemimpin bukanlah tidak mempunyai tantangan. Namun sebaliknya menjadi seorang  pemimpin itu  ada yang suka dan ada juga yang tidak suka terhadap kepemimpinan kita. Tetapi semua itu jangan merasa risi dan takut selama kerja kita berjalan dengan koridornya dan untuk kebaikan orang banyak.

“Didalam memimpin tidak semua yang senang kepada kita. Tetapi jangan kita takut terhadap semua itu. Oleh sebab itu ilmu kepemimpinan harus dipelajari dengan seksama untuk motivasi bagaimana menjadi pemimpin tersebut. Jelasnya mau tidak kita bekerja keras dan bertanggung-jawab terhadap jabatan yang kita emban. Kita terlebih dahulu menjaga nama baik keluarga kemudian daerah atau kampung kita. Untuk itu kita harus tanamkan pada diri kita bagaimana menyikapi jabatan yang kita pegang untuk memikirkan program pembangunan dan pelayanan kepada khalayak umum. Juga kita pergunakan kepercayaan pemimpin dengan kerja yang bertanggung-jawab,”pungkas Annas Maamun. (andi wrc)