Kamis, 01 Agustus 2013

Kader Tak dukung Annas-Andi diancam sanksi, meskinpun ketua partai ataupun bupati



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Sekretaris jenderal partai Golkar menegaskan bahwa  kader golkar harus mendukung pasangan Annas-Andi, Jikalau tidak mendukung maka kader tersebut bias dikenakan sanksi tegas. Hal ini disebutnya sesuai juklak partai Golkar yang disepakati bersama. Demikian hal ini dikatakan oleh Indrus Matham ketika member pembekalan caleg, silaturahmi di gedung olahraga jalan purna MTQ komplek perkantoran batu enam Bagansiapiapi, Rabu (31/7/2013).

“Sesuai juklak maka kader yang tidak mendukung pasangan Annas-Andi di kenakan sanksi. Oleh sebab itu selaku ketua Golkar Provinsi Annas harus melakukan sesuai juklak terhadap kader yang melanggar,”ujarnya.

Dia menegaskan sewajarnya kader Golkar mendukung pasangan Annas-Andi yang merupakan kader Golkar. Oleh sebab itu kader diharapkan ikut terjun langsung kelapangan dan dekat dengan masyarakat sesuai dengan moto Golkar suara Rakyat suara Golkar.

“Kita harus terjun kelapangan dan mensosialisasikan kader yang telah ditetapkan partai Golkar sebagai pasangan pilgubri,”katanya.

Dalam kesempatan ini Idrus Marham sangat menyayangkan kader golkar yang menjadi bupati di provinsi Riau tidak hadir dalam acara pembekalan ini. Hal ini disebutnya agar menjadi perhatian oleh ketua Golkar Riau dalam menjalankan aturan partai sesuai juklak.

“Dari kader Golkar yang menjadi bupati yang hadir dalam acara ini hanya Harris sebagai bupati Pelalawan, Yopi bupati Indragiri hulu dan Annas bupati Rokan Hilir,”tandasnya. (agr)   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar