Jumat, 09 Desember 2011

Kadin Rohil dukung upaya pemkab dalam usaha merealisasikan jalan Sinaboi-Dumai



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL- Permasalahan  tidak diperbolehkannya Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir membangun jalan di daerah Rokan Hilir sendiri akibat terhalang oleh ijin HPH PT Diamond membuat ketua Kamar dagang Indonesia (Kadin) Rokan Hilir (Rohil) buka suara. Pasalnya, UUD 1945 pasal 33 ayat tiga (3) menegaskan bahwa bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Oleh sebab itu diharapkan presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dapat mencari solusi dan memecahkan permasalahan  untuk rakyat ini dengan memanggil pihak menteri terkait.

Masyarakat Sinaboi menginginkan jalan tersebut terealisasi karena jalan itu dapat memperpendek rentan jarak dan waktu menghubungkan Sinaboi dengan kota Dumai. Demikian diungkapkan oleh Ketua KADIN Rohil, Abdul Rahman Yanie kepada KABARROHIL  ketika ditemui di ruang kerjanya, jumat (9/12).

“Masyarakat Sinaboi sangat mendambakan jalan ke Dumai tersebut. Pasalnya jalan itu dapat memperingkas waktu untuk ke Dumai,”ujar ketua Kadin Rohil ini didampingi wakilnya, Sutrisno dan kepala komite tetap hubungan masyarakat dan informasi, Devkal Yanie.

Abdul Rahman Yanie  mengatakan dirinya sangat mendukung daya dan upaya pemerintah daerah agar jalan dari Sinaboi ke Dumai yang didambakan masyarakat daerah tersebut  dapat terwujud. Dikatakannya pemerintah pusat diharapkan dapat meninjau langsung kondisi daerah tersebut yang saat ini  masih terisolir  dan masyarakatnya masih bertaraf miskin. Jalan tersebut menghubungkan Sinaboi dan Dumai agar daerah itu menjadi lebih maju dan berkembang dengan pesat.

“Bagaimana kita bisa maju jika jalan penghubung kedaerah terisolir tidak boleh dibangun dengan alasan ijin HPH PT Diamond. Selayaknya ada jalan keluar untuk memecahkan permasalahan ini. Pemerintah daerah kita membangun daerah kita sendiri agar lebih berkembang dan maju akhirnya terhambat oleh ijin HPH PT Diamond itu,”tuturnya.

Dikatakannya perkembangan roda pembangunan daerah pesisir Sinaboi jadi terhambat hanya gara-gara tidak diperbolehkannya membangun jalan pintas dari Sinaboi ke Dumai. Disebutnya jalan pintas sepanjang 55 kilometer itu sangat bermanfaat bagi masyarakat Sinaboi untuk mengeluarkan hasil perkebunan dan pertaniannya ke Dumai. Lagi pula ditambahkannya, Dumai berdekatan dengan Sinaboi jika terhubung maka  “Master Plan” Sinaboi sebagai kawasan industry dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Sinaboi. 

“Tentunya dengan otonomi daerah, , pemerintah daerah dan masyarakat  menginginkan daerahnya lebih maju dan berkembang,”pungkasnya. (andi krc).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar