Minggu, 30 September 2012

HUT suku ang yayasan Marga Sad Eka ke-91 dihadiri oleh Bupati H.Annas Maamun



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Perayaan malam ulang tahun Marga Sad Eka yang ke-91 dihadiri oleh bupati kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun, ketua DPRD Rokan Hilir nasrudin hasan, ketua KPUD Rohil H.Azhar Syakban, dan sejumlah kepala dinas, badan dan kantor dilingkungan pemdakab Rokan Hilir. Acara tersebut di gelar di depan kelenteng Marga sad Eka jalan Sentosa Bagansiapiapi, Minggu malam (30/9). Dalam kesempatan perayaan tersebut bupati Rokan Hilir H.Annas Maamun memotong kue tar bertingkat tiga sebagai HUT Marga sad Eka yang ke 91.

Ketua yayasan Marga Sad Eka menegaskan bahwa waktu bagaikan air mengalir sehingga saat ini yayasan sudah menginjak usia ke 91. Yayasan Marga Sad Eka pertama berdiri bernama Ong Long kemudian diganti kelenteng enam bersaudara dan hingga saat ini menjadi Marga Sad Eka. Dijelaskannya marga ang menurut data pada tahun 2011 sebanyak 500 kk yang berada di kecamatan Bangko.

Disebutnya, kegiatan rutin marga sad Eka melakukan upacara penguburan mayat, dan sembahyang. Untuk mengawali perayaan ini diadakan pawai keliling kota.

“Malam ini melaksanakan acara pendiksaan papan leluhur Marga Sad Eka. Pada kesempatan ini kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak khususnya kepada pemda Rokan Hilir,”tuturnya.

Sedangkan bupati H. Annas Maamun dalam arahannya mengucapkan   terima kasih kepada ketua marga ang didunia yang berasal dari Tiongkok berkenan hadir disini.

Orang nomor satu di Rokan Hilir ini  menegaskan bahwa sejarah acara bakar tongkang di kota Bagansiapiapi merupakan acara iven wisata dari daerah Rokan Hilir. Acara tersebut setiap tahun di gelar. Dalam acara bakar tongkang banyak wisata Negara lain yang dating ke kota Bagansiapiapi. Oleh sebab itu pemerintah daerah Rokan Hilir sangat mendukung sekali perayaan bakar tongkang. Karena hal ini merupakan aset nasional khususnya dari daerah Bagansiapiapi kabupaten Rokan Hilir.

Mengenang sejarahnya tempo dulu, orang nomor satu di Rohil ini menjelaskan menurut literature yang dirinya baca bahwa orang tionghoa suku ang yang pertama dating ke Bagansiapiapi. Diceritakannya bahwa orang tinghoa suku ang sebanyak 17 orang dengan satu diantaranya adalah wanita  berlayar menaiki tongkang. Dalam kesempatan berlayar mereka lihat ada cahaya maka dia menuju ke pusat cahaya tersebut.

Pada paginya mereka melihat banyak ikan. Oleh sebab itu mereka menetap dengan mendirikan bagan.

“Sekarang disebut Bagansiapiapi. Dalam sejarahnya tempo dulu bernama Bagan api-api,”jelasnya.

Dia menegaskan bahwa Bagansiapiapi dikenal karena sejarahnya. Saat ini telah menjadi kabupaten sendiri dengan nama kabupaten Rokan Hilir.  Oleh sebab itu dirinya mengajak bersama-sama menjalin persatuan dan kesatuan didalam membangun daerah Rokan HIlir sehingga lebih maju lagi.

Dijelaskan oleh H.Annas Maamun bahwa perluasan kota dibangun dan dikembangkan hingga di daerah batu enam. Selanjutnya dibangun bandara. Disebutnya pada tahun ini sudah dibebaskan tanah untuk pembangunan bandara tersebut. Dikatakan oleh orang nomor satu di Rohil ini jikalau masyarakat banyak yang datang maka tingkat perekonomian di Bagansiaiapi semakin meningkat. Hal ini tampak dengan banyaknya berdiri toko bahkan hotel di Bagansiapiapi.

“Kepada seluruh masyarakat tionghoa mari kita bangun kampung kita ini. Semua suku yang mendiami daerah Rokan Hilir ini harus selalu kompak dengan menjaga persatuan dan kesatuan serta kebersamaan demi perkembangan daerah Rokan Hilir,"katanya.

Dalam kesempatan malam ini dirinya merasa sangat istimewa karena kedatangan suku Ang dari pelbagai Negara bahkan dari Tiongkok.

"Satu harapan bagi pemdakab agar suku ang dari pelbagai Negara ini dapat berinvestasi di Rohil. Pemerintah akan memberikan kemudahan dalam perijinan. Banyak yang dibangun di daerah Rohil ini, seperti pembangunan pelabuhan internasional. Dalam hal ini Pemdakab akan siapkan tanah untuk membangun pelabuhan. Begitu juga tentang pariwisata diharapkan berinvestasi di pulau pedamaran,"harapnya.

"Saya sudah berumur 71 tahun. Saat ini saya bupati tertua di Indonesia. Coba kita duduk bersama agar berinvestasi di daerah Rokan Hilir. Masalah keamanan pemerintah akan menjamin. Dalam kesempatan ini selamat ulang tahun suku ang yayasan marga sad eka yang ke 91,"pungkasnya. (andi krc)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar