Minggu, 25 September 2011

Mutu Pendidikan harus meningkat, jangan ada sistem atur-mengatur dalam paket lelang


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Bupati Kabupaten Rokan Hilir menegaskan  para guru-guru dan pihak dinas pendidikan kabupaten Rokan Hilir agar bekerja secara maksimal untuk meningkatkan mutu pendidikan di kabupaten Rokan Hilir. Diharapkannya agar selalu belajar dalam meningkatkan SDM terkhususnya di bidang pendidikan daerah. Program pemerintah daerah  untuk meningkatkan pendidikan para guru dalam meningkatkan SDM dan mutu pendidikan di kabupaten Rokan Hilir sudah berjalan dengan baik. Hendaknya dibarengi dengan kerja keras para pendidik untuk mendidik para generasi penerus agar lebih baik,lebih cerdas dan lebih bagus. 



“Saya tengok bapak dan ibu guru belum maksimal dalam bekerja mengajar anak didik. Ilmu sudah ada, sekarang mau tidak dengan hati yang ikhlas dan tulus untuk mentransfer ilmu tersebut kepada anak didik kita sehingga dapat mendongkrak mutu pendidikan daerah Rohil. Tidak hanya sebatas itu juga, kitapun harus selalu tidak bosan untuk terus belajar,”terang H.Annas Maamun ketika ditemui KABARROHIL Sabtu (24/9) akhir pekan kemaren.

Selain itu, orang nomor satu di Rohil ini menegaskan agar dalam pelelangan paket dilingkungan pemdakab Rohil jangan ada sistem atur mangatur dalam arti membayar perusahaan lain yang ikut dalam paket  agar mengalah  sehingga perusahaannya menang. Lebih lanjut Bupati Rohil ini menegaskan jangan ada juga seseorag pegawai merangkap menjadi pimpro dan PPATK sekaligus.

“Jangan ada proyek yang memakai sistem atur-mengatur  untuk memenangkan satu perusahaan dalam pelelangan paket. Begitu juga jangan juga ada pegawai menjadi pimpro sekaligus menjadi PPATK. Saya akan tindak lanjuti kepada perusahaan dengan sistem atur-mengatur untuk memastikan kemenangan perusahaannya dalam paket lelang,”pungkasnya. (andi wrc).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar