Rabu, 05 September 2012

Empat puluh satu mahasiswa pascasarjana UR lakukan supervisi klinis di Rohil


BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Acara penerimaan mahasiswa program pascasarjana manajemen pendidikan  Universitas Riau oleh Bupati Rokan Hilir dalam rangka praktik supervisi klinis, digelar di Aula lantai IV kantor bupati jalan Merdeka Bagansiapiapi, Selasa malam (4/9). Hadir dalam kesempatan ini mewakili ketua DPRD Rokan Hilir H. Rasmali,SH, Setdakab Drs Wan Amir Firdaus,Msi, Kadsidik Rohil Drs Surya Arfan,Msi, ketua KPU Rohil H.Azhar Syakban, serta sejumlah tokoh pendidikan dan guru.  Dalam kesempatan ini pemerintah Rokan Hilir bupati H.Annas Maamun dan universitas Riau Dr Syakdanor,Mpd ketua program studi S2 Universitas Riau saling bertukar cinderamata.

Menjawab KABARROHIL, Kadisdik Rokan Hilir Drs Surya Arfan,Msi melalui sekretaris Dinas pendidikan Azwar,Spd menegaskan sedikitnya 41 mahasiswa ikut praktek supervisi klinis ini, lima mahasiswa tersebut diantaranya merupakan asal dari daerah Rokan Hilir. Mahasiswa program pascasarjana manajemen pendidikan UR ini didampingi 3(tiga) dosen pembimbing. Mereka berada di daerah rokan Hilir selama tiga hari untuk mengadakan suvervisi pendidikan klinis di SMPN 1 Bangko jalan Sumatera laut Bagansiapiapi, SMAN 1 Bangko jalan Utama Bagansiapiapi dan SDN 6 kecamatan Bangko Bagansiapiapi. disebut sekretaris Disdik Rohil.Disebutnya kegiatan ini dilanjutkan dengan melakukan seminar yang direncanakan di gelar pada hari kamis (6/9) mendatang.

"Setiap tahun Program Pascasarjana manajemen Pendidikan UR mengadakan kegiatan ini, tetapi ini kali pertama di daerah Rokan Hilir,"ujar Azwar,Spd.

Sedangkan Bupati H.Annas Maamun mengatakan bahwa hal ini merupakan ajang silaturahmi bagi mahasiswa pascasarjana manajemen pendidikan Universitas Riau.

Dalam sambutannya, Bupati H.Annas Maamun memaparkan kondisi daerah Rokan Hilir dimana sawit dan padi di pekaitan merupakan paling banyak di Riau. Disebut bupati, masalah pendidikan sangat di perhatikan sekali karena dirinya merupakan guru.

Namun dirinya sangat kecewa, karena untuk mencerdaskan anak bangsa hingga kini di wilayah Rokan Hilir belum mendapatkan ijin untuk mendirikan sekolah tinggi maupun universitas. Padahal, dikatakan bupati pemerintah daerah sudah berusaha semaksimal mungkin. Namun kenyatannya sudah dua tahun ini mengurus sekolah tinggi atau universitas negeri untuk di daerah Rohil belum didapatkan.

"Bagaimana kita meningkatkan pendidikan dan SDM di daerah jikalau didaerah tidak dapat ijin mendirikan sekolah tinggi. Padahal untuk mencerdaskan bangsa itu minimal setiap kabupaten harus berdiri sekolah tinggi atau universitas negeri,"katanya.

Karena, disebutnya bagus tidaknya suatu bangsa dan Negara adalah karena pendidikannya. Oleh sebab itu pemerintah daerah Rokan Hilir telah berusaha semaksimal mungkin  agar terealisasi sekolah tinggi negeri atau Universitas di Rokan Hilir ini.

"Bagus tidaknya negara tergantung pendidikan. Bagus tidaknya daerah tergantung pendidikan. Disiplin dan pendidikan itulah yang paling penting,"pungkasnya. (andi krc)

1 komentar:

  1. disini saya pun berharap besar agar rohil diberi izin tuk melksanakan kuliahnya di rohil krn km angk 9 merasa jauhkali kuliah ke kampus purnama dumai semoga bapak bupati dapat merealisaikannya demi penu=ingkatan mutu pendidikkan di kab rohil

    BalasHapus