Senin, 19 November 2012

PARIPURNA DPRD Rohil: RPJMD diharapkan berkualitas setelah melakukan empat pendekatan



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Sidang paripurna DPRD Rokan Hilir (Rohil) dalam rangka penyampaian laporan pembahasan ranperda RPJMD kabupaten Rohil tahun 2012-2016 oleh pansus DPRD Rohil dan pengambilan keputusan, penyerahan kebijakan umum APBD dan PPAS tahun 2013, serta pengumuman pembentukan pansus DPRD Rohil untuk pembahasan ranperda tentang perubahan Perda no 6 tahun 2011 tentang PBB pedesaan dan perkotaan dipimpin oleh ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan. Sidang tersebut di gelar di ruang sidang utama gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi,Senin (19/11/12). Hadir saat itu anggota DPRD Rohil, Forkopimda, sejumlah kepala dinas, badan dan kantor dilingkungan pemdakab Rokan Hilir.

"Dengan mempedomani surat verifikasi serta memaksimalkan sumber daya yang ada dilakukanlah penyempurnaan-penyempurnaan yang memakan waktu cukup lama. Akhirnya alhamdulillah pada hari ini dapat disepakati dan disetujui oleh DPRD Rohil,"ucap Bupati H.Annas Maamun dalam sambutannya pada sidang paripurna tersebut .

Dikatakan oleh orang nomor satu di Rokan Hilir ini,  RPJMD yang telah disepakati dan ditandai dengan penanda-tanganan keputusan persetujuan pengesahannya telah melalui suatu proses yang panjang dengan menggunakan empat pendekatan yakni pertama pendekatan tekhnokratis, kedua pendekatan partisipasif, ketiga pendekatan top down dan bottom up serta yang keempat dengan pendekatan politis.

Dijabarkannya bahwa pendekatan teknokratis merupakan proses penyusunan RPJMD melalui suatu metode dan kerangka berfikir ilmiah guna memperoleh pengetahuan secara sistematis terkait perencanaan pembangunan berdasarkan bukti fisik, data dan informasi yang akurat serta dapat dipertanggung-jawabkan.

Sedangkan pendekatan partisipatif yakni penyusunan RPJMD melibatkan semua pemangku kepentingan dalam arti stakeholders dengan mempertimbangkan tingkat relevansi, kesetaraan dan keterwakilan pemangku kepentingan pada setiap tahapan.

"Sehingga terciptanya konsensus atau kesepakatan pada semua tahapan penting pengambilan keputusan seperti perumusan prioritas isu dan permasalahan, perumusan tujuan, strategi, kebijakan dan prioritas program,"ujarnya.

Kemudian dengan pendekatan top down dan botton up yakni dimana dokumen telah mempertimbangkan rencana lima tahun SKPD melalui draft renstra masing-masing SKPD.

"Serta menyelaraskan dengan 12 agenda utama provinsi Riau (RPJMD Riau,red) dan 11 prioritas nasional(RPJMD nasional,red),"tuturnya.

Sedangkan pendekatan politis melakukan pendekatan dengan program-program pembangunan yang ditawarkan saat kampanye disusun kedalam RPJMD melalui konsultasi pertimbangan landasan hukum dan pembahasan bersama DPRD dan eksekutif yang akhirnya ditetapkan produk hukum berupa perda yang mengikat semua pemangku kepentingan.

"Dengan keempat pendekatan maka RPJMD diharapkan berkualitas sehingga secara konsisten dapat dilaksanakan, dimonitoring, dievaluasi dan dilaporkan setiap tahunnya maupun pelaporan pertanggung-jawaban lima tahun,"katanya.

Disebutnya, aspek substansi materi yang terkandung dalam RPJMD adalah permasalahan klasik yang dihadapi karena rendahnya aksesibilitas masyarakat terhadap pendidikan, layanan kesehatan, permodalan, infrastruktur dasar serta layanan publik. Disebutnya kelima kondisi ini yang senantiasa menjadi fokus pembangunan.

Lanjutnya mengatakan Pemdakab Rohil yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat diharapkan mampu mengartikulasi dan mengakselerasikan kebutuhan dasar masyarakat dengan merumuskan kebijakan pembangunan memperioritaskan peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur dasar masyarakat serta pelayanan publik, kemudian peningkatan kualitas pendidikan, lanjut peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat melalui sektor primer. Disebutnya tiga rumusan kebijakan tersebut merupakan kristalisasi kondisi umum yang dikejar dan dicapai.

"Tentu saja diperlukan curahan pemikiran semua pihak untuk mewujudkannya. Pemikiran tersebut tentunya curahan pemikiran yang berkompeten dan ber atensi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,"tandasnya. (krc 01)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar