Senin, 29 Oktober 2012

Ir Amrizal bantah kapal ikan sitaan dijaga oleh petugas Diskanlut Rohil



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Memang diakui oleh kadiskanlut Rokan Hilir sebelum di putuskan oleh pengadilan kapal ikan tersebut dijaga oleh petugas dari Diskanlut. Namun karena sudah disita oleh Negara makanya petugas penjaga Diskanlut hanya menjaga kapal patroli Diskanlut saja yang berdekatan dengan kapal ikan sitaan tersebut.

Demikian ditegaskan oleh Kadiskanlut Rokan Hilir Ir Amrizal kepada wartawan seusai upacara sumpah pemuda di halaman kantor bupati Jalan Merdeka Bagansiapiapi, Senin (29/10). Hal ini ketika dikonfirmasi wartawan terkait empat kapal ikan dilalap sijago merah belum lama ini di tambatan Dok Okade jalan Utama gang Karya Bagansiapiapi.

Kadiskanlut ini mengatakan kerena para petugas jaga dari diskanlut tidak mendapat jaminan keamanan. Hal ini karena pernah petugas jaga mereka diancam disaat melakukan tugas jaga dan sudah dilaporkan kepetugas yang berwajib. Namun dikatakannya belum juga ditanggapi laporannya. Sehingga akhirnya disebut Ir Amrizal petugas jaga dari diskanlut tidak jaga lagi.

“Tanggal 22 September anggota jaga kami dipukul dan sudah dilaporkan ke pihak berwajib. Akhirnya sejak tanggal 25 September sudah tidak dijaga. Anggota kami hanya menjaga speed patrol diskanlut saja. Hal ini sudah dilaporkan ke jaksa,”tandasnya.

Seperti pernah diberitakan bahwa empat kapal ikan hangus, satu kapal hanya anjungannya saja dilalap oleh sijago merah, Kamis malam (25/10) kemaren. Kapal tersebut merupakan Barang Bukti (BB) hasil tangkapan patroli Diskanlut Rokan Hilir (Rohil) karena melanggar UU perikanan. Asal api diduga dari kapal kerang kemudian menjalar ke kapal lainnya. Sedangkan penyebab terbakarnya kapal tersebut masih belum diketahui karena masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. (krc 01)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar