Rabu, 07 Desember 2011

Bimtek latih ukur, survey dan pemetaan tanah dibuka wabup


BAGANSIAPIAPi,KABARROHIL-Bimbingan Tekhnis (Bimtek) pelatihan pengukuran untuk survey dan pemetaan  oleh pemerintah kabupaten Rokan Hilir digelar di lantai V hotel lion jalan Mawar Bagansiapiapi, Rabu (7/12). Hadir saat itu sebagai instruktur pak asep dan munandar dari BPN Jakarta. Hadir juga asisten I tata Pemerintahan Pemkab Rohil Herman tambusai. Acara tersebut dibuka oleh wabup H.Suyatno.

Dalam laporannya, Wazirwan Yunus  menerangkan secara teknis pelaksanaan pengukuran untuk survey dan pemetaan termasuk pada Perpres nomor 65 tahun 2006 tentang pengadaan tanah bagi pelaksanaan pembangunan untuk kepentingan umum dan sarana bagi pelaksanaan pembangunan untuk kepentingan instansi pemerintah. Ditegaskannya dalam pelaksanaan tugas panitia pengadaan tanah yang salah satunya yakni melakukan survey dan meng-inventarisasi asset tanah, diperlukan tenaga ukur yang mampu dan dapat menggunakan alat bantu ukur dengan professional. Oleh sebab itu, disebutnya dipandang perlu melaksanakan pelatihan pegukuran untuk survey dan pemetaan ini dimulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan/kepenghuluan.

Dikatakannya peserta pelatihan berjumlah 40 orang terdiri dari pegawai dinas/badan yang berkaitan dengan bidang pemetaan dan pihak dari kecamatan serta kelurahan maupun kepenghuluan dilingkungan pemdakab rohil. Dilanjutkannya bahwa tujuan kegiatan ini untuk melatih tenaga ukur dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga tingkat kelurahan/kepenghuluan yang mampu dan mengerti tentang pelaksanaan survey dan pemetaan yang professional serta dapat menggunakan alat bantu ukur.

Sedangkan wabup H.Suyatno ketika ditemui KABARROHIL mengatakan bahwa dirinya sangat menyambut apresiasi terhadap penyelenggaraan bimtek ini. Hal ini disebut wabup karena banyak manfaatnya bagi aparatur  daerah kabupaten Rohil dalam perkembangan pembangunan daerah saat ini. Karena menurut wabup sudah 11 tahun lepas dari kabupaten induk banyak sekali di daerah ini perambah hutan. Diharapkan H.Suyatno program kegiatan ini  bisa di tindak lanjuti dilapangan.

“Saya memberikan aspresiasi terhadap diselenggarakannya program kegiatan bimtek ini. Karena ada kaitannya dengan program pembangunan kita saat ini, terutama masalah lahan. Untuk itu diharapkan ilmu yang diperoleh sangat langka bagi aparatur pemerintahan ini agar ipelajari secara serius sehingga dapat diterapkan dilapangan nanti. Peserta datang diundang kemari untuk dibimbing membantu pemerintah dalam pemetaan tanah.  Untuk itu diharapkan dari kearifan peserta sebagai aparatur pemerintah di tingkat kelurahan dan kecamatan  untuk mempelajarinya dengan baik. Diharapkan jika tidak tahu bertanya hingga mengerti  tentang aturan-aturannya. Tetapi  jangan dengan tahunya peraturan itu akhirnya bekerjasama dengan penghulu dan pengusaha,"pungkasnya. (andi krc)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar