Selasa, 27 November 2012

Bupati H.Annas Maamun menjamu makan malam kadisdik kabupaten/kota se provinsi Riau



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Bupati kabupaten Rokan Hilir, H.Annas Maamun menjamu makan malam sekaligus temu ramah dengan seluruh kadisdik se Provinsi Riau dan kemenang se provinsi Riau. Acara tersebut di gelar di rumah dinas bupati jalan Perwira Bagansiapiapi, Senin malam (26/11/2012). Hadir saat itu hamper seluruh kadis pendidikan kabupaten/kota. Tampak Wardan kadisdik provinsi Riau saat itu. Hadir juga ketua DPRD Rokan Hilir Nasrudin Hasan, setdakab Rohil Drs H.Wan Amir Firdaus,MSi, sejumlah kepala dinas, kepala badan dan kantor dilingkungan Pemdakab Rokan Hilir.

Dalam Acara jamuan makam malam bersama sekaligus hiburan tersebut H.Annas Maamun menceritakan pengalaman dirinya tempo dulu. Dimana dirinya menjadi guru memberikan pendidikan dan pelajaran kepada muridnya harus sampai bias mengerti terhadap pelajaran yang di berikan. Jika murid tidak mengerti terhadap pelajaran yang diberikan maka dilanjutkan di malam hari. Meskinpun penerangan hanya dengan lampu “strongkeng”. Hal ini, disebut orang nomor satu di Rokan Hilir ini sebagai niat hati yang tulus dalam memajukan dunia pendidikan dan wawasan murid sekolah. Bahkan disebutnya, langkah tindakan tegas diberikan untuk kemajuan diri murid tersebut.

“Kita tempo dulu jikalau ditingkat SD mengharuskan hafal perkalian hingga angka perkalian 12 dan jikalau ujian harus mengisi lima soal dengan jawaban satu halaman folio,”ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut H.Annas Maamun mendendangkan lagu Semalam di Malaysia dan Butet. Dua lagu tersebut , disebut orang nomor satu di Rohil ini merupakan kenangan sewaktu dirinya berkompetisi menjadi bupati. Dimana lagu semalam dimalaysia merupakan lagu ketika berkompetisi di periode pertama dan lagu butet merupakan lagu ketika berkompetisi di periode kedua menjadi bupati di kabupaten Rokan Hilir.

Menjawab KABARROHIL disela perjamuan makan malam tersebut, H.Annas Maamun menjelaskan bahwa penddikan dan kesehatan yang diutamakan dalam menjalankan program pembangunan. Hal ini disebutnya dengan jiwa yang sehat dan pengetahuan meningkat maka SDM seseorang tersebut dapat memajukan daerahnya.

Kemudian itu diiringi oleh pendidikan agama dan adap sopan-santun. Karena tanpa jiwa yang bersih dan hati yang tulus maka perkembangan pembangunan tidak akan berjalan dengan baik dan bagus.

“Membangun harus dengan hati yang tulus dan tidak membandingkan kerja yang kita lakukan dengan kerja didaerah lain. Kita harus bekerja sesuai dengan perencanaan yang dicanangkan,”tandasnya. (krc 01/krc02/krc 03)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar