Selasa, 12 Maret 2013

Tuntutan Hidup Tinggi, Pendayung, Beca Alih Profesi Jadi Pemulung



BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Semakin besar biaya penghidupan untuk menghidupi keluarganya, seorang pendayung becak terpaksa alih propesi sebagai seorang pemulung, Hal ini karena propesi sebagai pemulung lebih menjanjikan ketimbang berkerja sebagai tukang becak. Demikian dikatakan oleh Masnur (50) kepada kabarrohil,Senin (11/3/2013).

“Tuntutan biaya hidup, bagi keluarga saya sekarang sudah amat tinggi, bekerja selaku pendayung becak tidak lagi mencukupi untuk memenuhi biaya hidup,maka saya mengambil kesimpulan untuk merubah pola pencarian bekerja sebagai pemulung,”jelasnya.

Dia menegaskan jikalau diteruskan bekerja hanya sebagai pendayung becak sudah tidak menjanjikan lagi untuk memenuhi kebutuhan Hidup keluarga.

“Sempat beberapa bulan saya tidak melakukan aktifitas karena sakit ada pembengkakan di bagian kaki saya. Alhamdulillah sekarang sudah mulai sembuh. Berhubung kebutuhan hidup, saya dan istri kembali melakukkan aktifitas mencari botol-botol dan karton bekas untuk kebutuhan hidup kami,”katanya.

Dia menegaskan dari hasil mencari botol botol bekas tersebut dan juga kardus bekas kadangkala mendapatkan satu karung untuk kemudian dibersihkan. Selanjutnya dijual kepada penampung botol dan kardus tersebut. Dengan penghasilan sebesar Rp 30 ribu maka dirinya dapat belanja sehari.

“Sehari kadang dapat satu goni botol aqua bekas ditambah karton bekas,selanjutnya dijual di tempat penampungan dan harga hasil penjualan satu goni botol aqua bekas   di perhitungkan uangnya hanya tiga puluh ribu rupiah,alhamdulillah sudah bisa kami gunakan untuk belanja sehari-hari"kata Masnur.

Becak barang kepunyannya merupakan alat transportasi untuk membawa barang pungutan untuk kemudian dijual kepada penampungnya. Saban hari pekerjaan tersebut dilakukannya. Kadangkala sendiri, lanjutnya mengatakan kadangkala juga bersama isterinya. 

“Saya berdoa selalu semoga kedepannya penghidupan kami bisa lebih baik dari sekarang ini"harap Masnur sambil mendayungkan becak barangnya. (AgS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar