Selasa, 12 Maret 2013

Siswa SMA 1 Kesurupan : Untuk usir “Makhluk halus” itu “orang pintar” minta bayaran mahal



KUBU,KABARROHIL-Sejumlah siswa  SMA 1 Kubu kabupaten Rokan Hilir mengalami kesurupan. Selama dua hari “makhluk halus” beraksi menganggu siswa SMA 1. Sedikitnya 15 siswi dan satu siswa mengalami kerupupan tersebut, Senin (4/3/2013). Mereka berteriak sekenanya, matanya melalak dengan mulut berceloteh kadangkala berteriak membuat suasana heboh. Sementara siswa lainnya juga melakukan hal yang sama berteriak, memekik membalas sahutan teman lainnya. Agar tidak terjadi terhadap siswa lainnya, akhirnya sekolah pada saat itu diliburkan.

Menurut salah satu warga Teluk Merbau yang enggan dipublikasikan namanya yakni SR mengatakan kepada KABARROHIL bahwa peristiwa kesurupan oleh “Makhluk halus” itu tersebut terjadi karena perjanjian guru-guru yang belum terpenuhi dengan paranormal (orang pintar,red) untuk menjaga para penghuni “makhluk halus” penunggu SMA 1. Hal tersebut, dikatakannya agar siswa-siswa tersebut aman dan nyaman belajar.

“Agar bisa murid-murid tetap aman dan belajar aktif, tolong penuhi janji-janji itu,”tuturnya.

Disebutnya, janji itu diwaktu kepala sekolahnya H.Firman Edi Nst. Lanjutnya mengatakan agar tidak terulang peristiwa kemasukan “makhluk halus” maka para guru-guru disebutnya, harus mengambil kebijakan memenuhi perjanjian-perjanjian dengan paranormal yang pernah memagar penghuni “makhluk Halus” di sekolah tersebut.

“Yang jelas tolong cari siapa orangnya,”ujarnya tanpa menjelaskannya lebih rinci lagi.

Sedangkan warga Teluk merbau lainnya, Gopal menjelaskan bahwa sekolah SMA 1 Kubu meruipakan sekolah tua dan sudah lama. Dalam arti, dijelaskannya siapapun yang berbuat melanggar adat istiadat “makhluk halus” itu akan mengganggu ketenangan dalam proses belajar mengajar di sekitar SMA 1 Kubu.

“Memang  pada tahun delapan puluhan dahulu namanya Nipah Tobal itu banyak penghuni makhluk halus yang selalu dijumpai orang,”katanya.  

Sedangkan Tata Usaha SMA 1 Kubu, Bakrim melalui telepon selulernya kepada KABARROHIL mengatakan bahwa siswa-siswa SMA 1 Kubu sudah lama tidak pernah kejadian kesurupan. Bahkan disebutnya sudah hampir kurun waktu setahun ini tidak pernah kejadian kesurupan. Namun kali ini terulang lagi. Padahal, dikatakannya dirinya merasa keheranan dengan paranormal yang pernah dia suruh untuk menjauhi (mengusir,red) makhluk halus tersebut.

“Bayarannya sangat mahal, pihak guru-guru agak bingung untuk menurutinya, karena hampir mencapai Rp 4 juta. Oleh sebab itu pihak sekolah tidak memenuhinya,”pungkasnya. (AH)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar