BINCANG INDONESIA
Jumat, 04 September 2009
Penyampaian Laporan hasil Panggar DPRD Rohil terhadap RAPBD-P 2009
BAGANSIAPIAPPI,KABARROHIL-Sidang paripurna DPRD Rohil tentang penyampaian laporan hasil pembahasan panitia anggaran(panggar) DPRD Rokan Hilir (Rohil) terhadap rancangan APBD-P Rohil T.A 2009 digelar di gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi, Jumat (4/9) kemaren. Rapat itu dipimpin oleh wakil ketua DPRD Rohil Rasyd Abisar didampingi ketua DPRD Rohil, Dedi Humadi dan wakil Bupati rohil, H.Suyatno,Amd.
"Agar pelaksanaan pembangunan lebih mampu dan sesuai dengan keuangan daerah,"ujarnya Rasyd Abisar membuka sidang tersebut.
Penyampaian pembahasan tersebut disampaikan oleh anggota DPRD Rohil, Darwis Syam sebagai panitia anggaran DPRD Kabupaten Rohil. Ia mengatakan akibat substansi harga minyak dunia maka terjadinya perubahan dalam anggaran tahun 2009 ini.
Ia mengatakan juga setelah melalui pembahasan bersama antara panitia anggaran DPRD bersama tim anggaran Eksekutif maka menyepakati perubahan anggaran yang diajukan pemerintah daerah Kabupaten Rohil, sehingga terjadi pergeseran-pergeseran pada APBD 2009 baik pendapatan maupun belanja daerah dengan kebijakan umum program-program, yakni : menunda program dan kegiatan yang kurang prioritas dengan mematikan anggarannya pada APBD tahun 2009 ini, melakukan penyesuaian anggaran dan pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2009 melalui penambahan dan pengurangan anggaran dan juga pemindahan lokasi kegiatan agar terlaksana sesuai dengan yang direncanakan, serta penambahan program dan kegiatan strategis dalam rangka menunjang dan fungsionalisasi program dan kegiatan sebelumnya.
Ditambahkannya, bahwa pendapatan APBD-P Kabupaten Rohil 2009 diproyeksikan menjadi sebesar Rp 1.402.779.819.509,_ dengan rincian pendapatan asli daerah sebesar Rp 105.792.793.611,_, dana perimbangan pada APBD-P diproyeksikan sebesar Rp1.248.805.775.898,_ dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 48.181.250.000,_
Sedangkan di belanja RAPBD perubahan 2009 dianggarkan sebesar Rp 1.947.160.805.669,_ meningkat dari sebelum pembahasan sebesar Rp 1.933.859.653.107,_ atau naik sebesar Rp50.628.941.660,_ dari belanja APBD murni 2009 yaitu sebesar Rp1.896.531.864.009,_ meliputi belanja tidak langsung sebesar 556.394.852.379,_ yang naik sebesar Rp22.990.395.000,_ dari belanja tidak langsung APBD murni 2009.
Kemudian mengatakan sedangkan belanja langsung yang dianggarkan sebesar Rp1.390.765.953.291,_meningkat sebesar Rp 27.638.546.661,_dari APBD murni 2009 sebesar Rp 1.363.127.406.630,_dari sebelum pembahasan sebesar Rp 1.381.683.195.729,_.
Sementara pembiyaan daerah pembiayaan pada penerimaan sebesar Rp 1.263.283.041.738,_ yang pengeluarannya berupa menutupi defisit anggaran Rp 544.380.986.160,_ dan sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan (silpa,) 2008 sebesar Rp 674.355.043.833,_ serta penyertaan modal (investasi,) daerah Rp 7.500.000.000,_.
Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati, tim anggaran eksekutif beserta seluruh dinas dan instansi Rohil yang telah bekerja sama dengan baik sehingga rancangan APBD Perubahan dapat di laporkan dihadapan sidang dewan yang terhormat dalam waktu yang relatif singkat,"katanya Darwis Syam.
Selanjutnya laporan ini akan diserahkan kepada pimpinan untuk disampaikan kepada fraksi-fraksi di DPRD Rohil agar dalam waktu dekat Rancangan APBD Perubahan dapat ditetapkan menjadi APBD perubahan Rohil 2009. (Andi WRC).
RAPAT EVALUASI TUAN RUMAH MTQ KE-28 SE-RIAU
BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Rapat evaluasi MTQ dilaksanakan di lantai IV kantor bupati Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) jalan Merdeka Bagansiapiapi, Kamis (3/9) kemaren. Rapat tersebut membicarakan segala persiapan-persiapan akomodasi sebagai tuan rumah pelaksana MTQ ke 28 se-Riau. Rapat tersebut dipimpin oleh Asisiten III, Drs Surya Arfan,Msi dan dihadiri oleh kepala Dinas, Badan, kantor dilingkungan Pemdakab Rohil dan juga para tokoh masyarakat Rohil.
"Lokasi bazar sebelum tanggal 30 bulan ini harus sudah tuntas,"ujarnya Surya Arfan.
Kemudian Ia mengatakan karena Gamal Abdul Naser berhalangan tetap sehingga sebagai koordinator kafilah diharapkan oleh Asisten kesra ini selekasnya untuk dicarikan pengganti posisi tersebut.
Ia juga menjelaskan bahwa tim Kabupaten Kuansing, Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Siak telah meninjau suasana lokasi MTQ dan lokasi stand pameran tersebut baru-baru ini.
Ia mengatakan bahwa 8 Kabupaten dan Chevron akan ikut tampil dalam stand bazar dalam pelaksanaan MTQ nanti.
"Untuk Bazar sudah mendaftar sementara ini sebanyak 8 kabupaten/kota ditambah chevron,"katanya.
Dalam rapat tersebut membahas tentang kontruksi stand bazar dan pameran serta juga masalah kekuatan daya listriknya untuk masing-masing stand, karena masing-masing stand tersebut minimal berkekuatan 1300 watt.
"Masalah stand pameran, tempatnya ditanggung oleh masing-masing kabupaten namun lokasinya disediakan oleh panitia,"tandasnya Surya Arfan kemudian. (Andi WRC)
Perda Hak Tanah Ulayat Harus Ada
BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL- Peraturan Daerah (Perda) tentang hak tanah ulayat itu harus ada karena perda itu kepentingan masyarakat. Hal ini merupakan upaya anggota dewan untuk menyalurkan aspirasi masyarakat untuk kepentingan masyarakat itu sendiri. Oleh sebab itu perda tersebut secepatnya diajukan oleh pemda kepada DPRD Rohil, demikian dikatakan oleh Rosmali,SH salah satu anggota dari sembilan orang DPRD Rohil yang menyampaikan hak inisiatif dalam rapat paripurna kemaren.
"Perda itu harus ada,"tegasnya Rosmali ketika ditemui KABARROHIL, Rabu (2/9) kemaren.
Ia menerangkan bahwa dengan adanya perda tentang hak tanah ulayat maka tanah yang merupakan hak ulayat dapat dikelola oleh masyarakatnya sendiri. Ditambahkannya hak tanah ulayat adalah salah satu harta milik bersama suatu masyarakat adat, yang mencakup suatu kesatuan wilayah berupa lahan pertanahan, tumbuhan yang hidup secara liar dan binatang yang hidup liar diatasnya. Ia mengatakan juga fungsi hak tanah ulayat itu untuk meningkatkan kesejahteraan anggota persekutuan dan masyarakat yang bersifat sosial ekonomis.
Dikatakannya agar tanah ulayat menjadi produktif dapat diberikan hak pola kemitraan pada pihak ketiga."Hal itu berdasarkan musyawarah pemangku adat dengan anggota sesuai ketentuan hukum adat setempat,'katanya.
Pemangku adat yang memegang atau menguasai tanah ulayat itu tidak dapat mengalihkan atau melepaskan haknya kepada pihak lain tanpa berdasarkan musyawarah.
"Pemangku adat memegang atau menguasai tanah ulayat tidak dapat mengalihkan atau melepaskan haknya kepada pihak lain kecuali telah ditentukan bersama berdasarkan musyawarah persekutuan adat sesuai adat setempat,"jelasnya.
Dalam hak tanah ulayat ini semua masyarakat bisa mengawasi kepemilikan tanah ulayat itu. "Setiap pemangku adat dan warga masyarakat adat berkewajiban melakukan pengawasan terhadap penggunaan dan kepemilikan tanah ulayatnya," tandasnya.(Andi WRC)
Pemenang tender Belum diumumkan
BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Hari dan tanggal untuk mengumumkan Perusahaan sebagai pemenang dalam mengikuti tender kedua proyek yang dianggarkan APBD 2009 dilingkungan Dinas Kimpraswil Rokan Hilir belum ada kepastiannya.
Demikian dikatakan Ibus Kasri , Plt Kadis Kimpraswil Rohil kepada KABARROHIL ketika dikonfirmasi baru-baru lalu. Ia juga mengatakan belum bisa memastikan waktu untuk menentukan pemenang tersebut dengan alasan karena banyaknya peminat dalam menawar proyek yang di lelang.
"Belum bisa kita pastikan waktunya,saat ini kita masih melakukan penyeleksian terhadap perusahaan,"ujarnya.
Menurutnya untuk menentukan pemenang harus selektif dan di teliti terutama pada setiap berkas yang telah dimasukan oleh Perusahaan.
"Kimpraswil masih bekerja dan salah satu faktor membuat pengumuman terlambat,"katanya.
Dalam hal ini Ibus Kasri meminta agar rekanan bersabar,sebab untuk menentukan pemenang harus berpedoman kepada aturan.
"Ini adalah pengumuman proyek yang kedua kalinya dilingkungan Kimpraswil,"katanya.
Ditambahkannya, terkait proyek yang telah di tender oleh Kimpraswil seluruhnya menyangkut proyek yang skala prioritas. Namun untuk menentukan pemenang tentu harus perusahaan yang berpangalaman.(Andi WRC)
Bangun Jalan Dua jalur Didukung Warga
BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL- Warga masyarakat Desa Pedamaran mendukung rencana Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) untuk membangun Jalan Poros di Desanya. Jalan tersebut rencananya dibangun dua jalur sepanjang 7 Km.
Demikian dikatakan Ali Marwain kepada KABARROHIL, Minggu (30/8) kemaren melalui sellulernya. Kepala Kepenghuluan Pedamaran itu mengatakan bahwa pada saat ini Jalan Poros Pedamaran itu baru di semenisasi satu jalur sepanjang 2 Km. Dikatakannya bahwa jalan tersebut bakal ditingkatkan menjadi dua jalur sepanjang 7 Km.
"Kita sangat mendukung sekali pembangunan jalan itu,sebab semulanya jalan itu direncanakan dibangun semenisasi hanya sepanjang 4.3 Km dan baru selesai sekitar 2 Km. Akhirnya berobah rencana menjadi jalan dua jalur dengan lebar sekitar 25 M. Kita tidak tau apakah hal itu atas usulan kontraktor atau memang rencana Pemkab Rohil. Inilah kita mau bertemu dengan kontraktornya,tetapi kita dan masyarakat sangat mendukung,"ujarnya Ali Marwin.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan jalan tersebut sangat diharapkan warga Pedamaran agar secepatnya terlaksana.Hal ini seiring dengan rencana Pemkab Rohil untuk menjadikan Desa Pedamaran sebagai pusat Pemerintahan Kecamatan persiapan. Ia menjelaskan Kecamatan Pedamaran terdiri dari beberapa Desa sangat memungkinkan di jadikan Kecamatan dan telah memenuhi persyaratan. Karena di wilayahnya telah ada beberapa desa.
"Seperti Desa Pekaitan,Desa Sungai Besar,Desa Suak Air Hitam,Desa Suak Temenggung,Desa Teluk Bano dan Desa Rokan Baru. Desa-desa ini terletak puluhan km dari ibukota Kabupaten. Di desa ini pembangunan sarana umum sangat diperlukan seperti sarana pendidikan untuk semua jenjang,Puskesmas,Mesjid Raya dan sarana umum yang lainnya,"ujarnya.
Menurut Ali Marwin,setakat ini recana pembangunan jalan tersebut sudah sampai kepada rencana pembuatan bodi jalan,akan tetapi masih baru rencana, Namun jika rencana proyek terlaksana bakal banyak rumah dan kilang padi warga yang terkena imbas pelebaran,namun warga tidak mempermasalahkannya asal ada ganti ruginya.
"Sejauh ini sudah dimusyawarahkan, hasilnya warga mendukung,"katanya..
Dikatakannya bahwa warga mendukung penuh proyek tersebut dan bersedia rumahnya dipindahkan dengan ketentuan mendapat ganti rugi pemindahan. Selain itu juga ada beberapa buah kilang padi yang terkena rencana pelebaran,namun nilainya belum dapat dipastikan.
Ali mengatakan juga bahwa dukungan warga Pedamaran tersebut telah tertuang dan sudah di sampaikan kepada Kepala Desa Pedamaran.
"Supaya Pemkab dan insatansi terkait tidak ada keraguan untuk melaksanakan rencana pembangunan tanpa ada pihak yang merasa dirugikan,"tandasnya kemudian. (Andi WRC)
Hasil Perairan Rohil dijarah
BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Masyarakat daerah pesisir kota Bagansiapiapi mengeluhkan adanya penjarahan hasil laut di wilayah zone ekonomi ekslusif (ZEE) kabupaten Rokan Hilir (Rohil) khususnya penangkap jaring kerang. Untuk itu diharapkan kepada pihak terkait dapat menangkap para nelayan yang menggunakan alat Garut Salome yang dapat menghabiskan habitat dan terumbu karang itu. Demikian ungkap M.Nasir seorang nelayan tradisional kota Bagansiapiapi yang mewakili teman seprofesinya kepada KABARROHIL, Rabu (2/9) kemaren
Ia mengatakan bahwa dirinya bersama para nelayan lainnya jika pergi melaut secara berkelompok kelompok dan sering menemukan nelayan luar menjaring di wilayah Rohil.
"Kami adalah kelompok nelayan tradisional. Kami melaut secara berkelompok dan terkadang menemukan para nelayan luar tersebut menjaring di wilayah Rohil," kata M.Nasir dengan polos.
Ia mengatakan bahwa dirinya sehari hari hanya mencari hasil laut berupa kerang dan ketam serta jenis-jenis ikan laut yang mempunyai kebiasaan hidup disekitar pinggiran pantai saja. Setelah dirinya mendapatkan hasil laut yang telah dikumpulkan itu maka Ia pun menjualnya sendiri di Pasar.
"Guna menopang kehidupan sehari hari bagi keluarga kami masing masing,"tuturnya dengan nada menurun.
Ia menjelaskan bahwa pada beberapa bulan yang lalu penghasilannya mengalami peningkatan setiap Ia pergi melaut. Namun pada saat sekarang, tambahnya penghasilannya mengalami turun drastis.
"Demikian pula yang dirasakan oleh para nelayan tradisional mengunakan jaring dan rawai,"jelasnya.
M.Nasir mengatakan bahwa penurunan penghasilan yang di alaminya karena banyak beroperasi penangkap-penangkap ikan dan kerang yang menggunakan alat canggih dan mereka semua bukan nelayan tempatan yang dikenal oleh masyarakat nelayan diperairan Rokan Hilir
"Alat pengumpul kerang yang di rancang sedemikian rupa tersebut lazim disebut masyarakat dengan GARUT SALOME,"katanya.
Dijelaskannya bahwa melihat dari bentuk dan sistim kerja GARUT SALOME itu bisa menyebabkan kepunahan jenis habitat di perairan kabupaten Rokan Hilir serta rusaknya terumbu karang dasar laut pantaI sebagai tempat mencari makan ikan-ikan yang hidup diperairan pinggir pantai.
Masih menurut M.Nasir, menerangkan bahwa nelayan-nelayan yang mengunakan garut salome tersebut pada umumnya mereka itu datang dari wilayah luar kabupaten Rohil .
"Rata-rata kerang yang dapat mereka kumpulkan sebanyak 1000 goni dalam dua hari perkapalnya," katanya Nasir menerangkan.
Untuk menjaga hal-hal yang tidak di inginkan serta menjaga kelangsungan hidup dan manfaat hasil laut, lanjutnya maka diharapkan peran aktif pihak-pihak yang terkait dalam menjaga keamanan lingkungan diperairan wilayah kabupaten Rohil tersebut.
"Sesuai kewenangannya untuk menjaga dan melindungi wilayah perairan kita,"katanya Naser.
"Kita berharap para oknum-oknum pelaku penangkapan dengan menggunakan
GARUT SALOME dapat ditindak sesuai dengan undang undang yang berlaku,"tandasnya kemudian. (Andi WRC)
Target 2014 Guru SD Rohil Tamatan S-1
BAGANSIAPIAPI-KABARROHIL- Ratusan guru SD (Sekolah Dasar) dengan berpakaian bawah hitam dan baju putih berbondong-bondong datang di SD 006, SD 005 dan SMPN 1 Bangko jalan Sumatera Bagansiapiapi, Rabu (2/9) kemaren. Mereka tersebut mengikuti ujian penyaringan masuk FKIP UNRI (Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Riau) yang berkampus di Rohil untuk memenuhi standart guru berdasarkan UU nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, UU nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen yang dipertegas oleh PP nomor 74 tahun 2008 tentang guru.
Dari tujuh ratus dua puluhan orang lebih guru itu akan disaring untuk diterima di FKIP UNRI sebanyak 300 orang saja, masing-masing guru SD bidang studi Biologi sebanyak 50 orang, guru SD bidang studi Sejarah sebanyak 50 orang, guru SD bidang studi Bahasa Indonesia sebanyak 50 orang dan guru bidang studi penjas (pendidikan jasmani) sebanyak 150 orang. Demikian dikatakan Misnawati, sekretaris Disdik Rohil ketika temui RADAR di lokasi tempat ujian tersebut, Rabu (2/9) kemaren.
'Guru Biologi, guru Sejarah dan guru Bahasa Indonesia tersebut sekarang baru tamatan D2 sedangkan guru Penjas merupakan tamatan SMA,"ujarnya Misnawati menerangkannya.
Ia mengatakan bahwa tahun 2009 ini FKIP UNRI melanjutkan bidang studi -bidang studi tersebut yang sebelumnya sudah berkampus di kabupaten Rokan Hilir.
"Kecuali bidang studi Bahasa Ingeris yang tidak dibuka lagi di Rohil karena bidang studi ini telah dibuka oleh kabupaten lain,"tuturnya.
"Hal ini untuk melanjutkan bidang studi yang telah ada di Kabupaten Rohil yakni bidang studi Bahasa Indonesia dan Penjas yang berkampus di kecamatan Bangko, bidang studi Biologi yang berkampus di Bagan Batu dan bidang studi Sejarah yang berkampus di Sedinginan,"katanya.
Ia menambahkan bahwa mereka yang diterima di FKIP UNRI itu biaya kuliahnya ditanggung oleh Pemdakab Rohil untuk mengikuti tercapainya standart guru pada tahun 2014 bagi seorang guru harus minimal tamatan S-1.
"Pada tahun 2014 para guru harus tamatan S-1. Oleh sebab itu mereka tersebut dibiayai oleh pemdakab agar dapat memenuhi standar itu,"katanya Misnawati.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2009 ini pemdakab Rohil hanya dapat menyediakan dana anggaran sebanyak 300 orang saja tenaga guru untuk melanjutkan hingga ke jenjang S-1. Ia menjelaskan ujian yang dilaksanakan tersebut merupakan ujian tertulis kecuali untuk bidang studi penjas yang harus mengikuti ujian praktek lagi.
"Untuk bidang studi Biologi,Sejarah dan Bahasa Indonesia pelaksanaan ujian tertulis sedangkan bidang studi penjas selain ujian tertulis juga secara prakteknya,"ujarnya.
Dijelaskannya bahwa pelaksanaan penjaringan ujian masuk FKIP UNRI ini digelar selama satu hari saja. Ditambahkannya bahwa tindakan disdik untuk menyelamatkan para guru-guru di Kabupaten Rohil sehingga dapat dicover pada tahun 2014 mendatang menjadi tamatan S-1.
"Dinas pendidikan Rohil dapat menyelamatkan guru-guru agar dapat mencover ditahun 2014 menjadi tenaga guru yang sudh tamatan S-1,"jelasnya.
Ia mengharapkan juga agar guru-guru yang lainnya bersabar jika belum diterima tahun ini karena tahun mendatang masih bisa lagi untuk mengikuti ujian. Ia mengatakan lagi bahwa tahun ini hanya sebanyak 300 orang guru saja yang dapat ditterima. (andi WRC).
Sidang Paripurna Penyampaian hak Inisiatif Anggota DPRD Rohil
BAGANSIAPIAPI,KABARROHIL-Sidang paripurna anggota DPRD Rokan Hilir (Rohil) digelar di gedung mantan Hotel dan restoran "Marina Sea Food". Sidang penyampaian hak inisiatif anggota Dewan itu dilaksanakan di ruang rapat jalan Merdeka Bagansiapiapi, Selasa (1/9) kemaren. Sidang tersebut dihadiri sebanyak 28 orang dari 40 anggota DPRD Rohil terpilih periode 2004-2009 lalu,
Dedi Humadi ketua DPRD Rohil memimpin sidang paripurna yang terbuka untuk umum itu. Sidang tersebut dihadiri Setdakab Rohil, Ir.H.Asmirin Usman, para tokoh masyarakat dan kepala badan, dinas dan kantor dilingkungan pemdakab Rohil kendati waktunya molor karena hujan mengguyur kota ikan Bagansiapiapi itu sejak pagi hari..
"Menurut tata tertib sekurang-kurangnya 5 anggota DPRD dapat menyampaikan hak inisiatif itu,"katanya Dedi Humadi disaat membuka sidang yang selanjutnya selaku ketua dewan Ia mempersilahkan anggota yang mempergunakan hak inisiatifnya menyampaikan wacana dan usulan.
Firdaus sebagai pembicara menyampaikan hak inisiatif untuk disampaikan dalam sidang paripurna tersebut mengatakan bahwa dirinya mewakili 9 anggota dewan. Dikatakan Firdaus UUD 1945 pasal 33 ayat (3) bahwa bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat.
"Ali Achmad Chomsah dalam bukunya hukum agraria (pertanahan indonesia,red) menyebutkan dalam UUD 45 khususnya pasal 33 ayat (3) memuat dua hal, pertama politik agrarian dan kedua kaidah hukum agraria,"katanya Firdaus dalam penyampaian hak inisiatif itu.
Ia mengatakan permasalahan pertanahan sejak dahulu hingga saat ini tidak pernah habis-habisnya, apalagi dengan pertumbuhan manusia yang semakin pesat sehingga semakin banyak membutuhkan tanah.
"Apakah untuk perumahan, perkebunan dan lain sebagainya,"ujarnya.
Menurutnya, tingginya tingkat butuh atas tanah sehingga merupakan persaingan untuk mendapatkan lahan semakin ketat, akhirnya sengketa tanah juga meningkat.
"Biasanya yang menjadi korban kasus tanah adalah masyarakat perorangan maupun kelompok. Walaupun terkadang kasus pertanahan juga dialami oleh perusahaan, negara ataupun BUMN,"katanya.
Ia mengatakan bahwa terjadinya korban tersebut karena adanya penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan dalam penerapan hukum yang ada.
Firdaus juga mengatakan untuk memahami tentang tanah ulayat dapat dilihat tanda-tanda atau ciri-ciri: persekutuan hukum dan anggotanya dapat mempergunakan tanah, hutan belukar didalam wilayah kekuasaannya dengan bebas; non anggota persekutuan hukum dapat mempergunakan hak itu tetapi harus seizin dari persekutuan hukum; dalam mempergunakan tanah bagi yang bukan anggota selalu harus membayar recognitie; persekutuan hukum mempunyai tanggung-jawab atau beberapa kejahatan tertentu yang terjadi dalam lingkungan wilayahnya bilamana orang yang melakukan kejahatan itu sendiri tidak dapat digugat; persekutuan hukum tidak boleh memindahkan haknya untuk selama-lamanya kepada siapapun; pesekutuan hukum mempunyai hak campur tangan terhadap tanah-tanah yang digarap.
Masih menurut penyampaiannya, Firdaus mengatakan bahwa negara NKRI memberikan hak kepada seluruh masyarakatnya untuk mempergunakan bumi, air dan udara, Dalam hal pertanahan diatur melalui UU RI nomor 5 tahun 1960 tentang peraturan dasar pokok agraria yang disahkan tanggal 24 september 1960, yang didalamnya juga diatur tentang hak ulayat.
Ditambahkannya kabupaten Rokan Hilir pada saat ini merupakan bagian NKRI yang dulunya berada dibawah kerajaan Siak adalah wilayah yang dihuni oleh masyarakat adat dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku juga keberadaan tanah ulayat walaupun sudah diatur dalam UUPA 1960, namun masih banyak ketidak-adilan yang dirasakan oleh persekutuan masyarakat adat.
"Kabupaten Rokan Hilir perlu menerbitkan peraturan daerah yang mengatur tentang tanah ulayat masyarakat hukum adat,"terangnya.
Sembilan orang anggota DPRD Rohil mengusulkan hak inisiatif dalam sidang paripurna DPRD Rohil untuk pembentukan perda tentang hak ulayat di kabupaten Rohil tersebut adalah Amansyah, H.M.Hendra.G, Mustoyo, Darmalis, Ir.H.Akirjuhari, Drs Syarifuddin,MM, Rasyid Abisar, Rosmali,SH dan Firdaus,Sag.(Andi WRC)
Warga Minta Pihak Berkompenten Segera Tertibkan lapo Tuak
BAGANSIAPIAPI,(KABARROHIL)-Beberapa warga masyarakat muslim sangat mengeluh dan resah karena dibulan ramadhan masih ada penjual minuman tuak, terutama dijalan satria.
"Jalan Satria yang merupakan pasar darurat itu dijadikan tempat lapo tuak, padahal tempat itu adalah pasar. Sehingga bila kita hendak sembahyang taraweh tampak pemandangan yang tidak menyenangkan,"ujarnya Hendra kepada KABARROHIL,Selasa (1/9) kemaren.
Ia menjelaskan penjual tuak itu ada beberapa tempat di jalan satria tersebut. Ia juga menambahkan bahwa sejak mulai sore hari penjaja minuman itu sudah stanby hingga tengah malam.
"Setiap kita melewati jalan itu banyak yang ngumpul-ngumpul sambil minum tuak,"katanya.
Sementara itu pengurus teras LSM FORKOM AKPP (Forum Komunikasi Anti Korupsi dan Peduli Pembangunan) kabupaten Rokan Hilir ketika ditemui, menginginkan pihak yang berkompenten untuk menertibkan penjaja minuman keras itu karena dibulan ramadhan menjual minuman tersebut sangat mengganggu umat yang sedang menjalankan ibadah.
"Jual minuman yang berkadar alkohol harus ditertibkan untukmenjaga keamanan dan ketertiban warga yang sedang menjalankan ibadah. Apalagi saat ini bulan ramadhan,"tandasnya. (Andi WRC)
Rabu, 26 Agustus 2009
Sidang Paripurna DPRD Rohil Dihadiri 27 Anggota
>>Penyampaian nota keuangan dan penyusunan RAPBD Perubahan kab Rohil
BAGANSIAPIAPI,(KABARROHIL)-Sidang paripurna DPRD Rohil tentang penyampaian nota keuangan dan penyusunan rancangan perubahan anggaran pendapatan belanja daerah kabupaten Rokan Hilir tahun 2009 di buka oleh ketua sidang Dedi Humadi, Rabu (26/8) kemaren. Sidang berlangsung terbuka untuk umum di Gedung DPRD Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi tersebut dihadiri sebanyak 27 anggota Dewan Rohil.
"Dalam kesempatan yang berbahagia ini kami menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa, semoga dengan pelaksanaan ibadah puasa dapat memberikan semangat untuk berbuat yang lebih baik lagi terutama didalam membangun Rokan Hilir kedepan,"katanya H.Annas Maamun dalam sambutannya.
Orang nomor satu di Rohil mengatakan bahwa perubahan anggaran dimungkinkan berdasarkan pasal 154 peraturan menteri dalam negeri nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah yang disempurnakan dengan peraturan menteri dalam negeri nomor 59 tahun 2007 tentangperubahan atas peraturan menteri dalam negeri nomor 13 tahun 2006.
Ia menegaskan dalam peraturan menteri dalam negeri tersebut dinyatakan bahwa perubahan anggaran dapat dilakukan karena beberapa hal antara lain 1. Perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum anggaran, 2.Keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan dan antar jenis belanja, 3.Keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya harus digunakan dalam tahun berjalan,4. Keadaan darurat dan 5.Keadaan luar biasa.
Bupati melanjutkan bahwa Perubahan APBD tahun 2009 yang diajukan pemerintah disebabkan perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum anggaran akibat berkurangnya perkiraan pendapatan daerah dan juga karena adanya tambahan selisih silpa pembiayaan darirencana sebelumnya serta masih terdapat kegiatan-kegiatan penting yang belum ter-Akomodir pada APBD 2009.
Kebijakan umum anggaran yang diambil dalam Perubahan APBD Rohil 2009, mengusulkan untuk mematikan program dan kegiatan yang tingkat prioritasnya kecil, melakukan penyesuaian-penyesuaian anggaran dan pelaksanaan program dan kegiatan 2009 baik itu melalui penambahananggaran ataupun pengurangan anggaran serta pemindahan lokasi kegiatan agar dapat terlaksanasesuai dengan yang direncanakan, dan mengusulkan penambahan program dan kegiatan strategis dalam rangka menunjang dan fungsionalisasi program dan kegiatan sebelumnya.
RAPBD perubahan Rohil tahun 2009 dibidang pendapatan lanjutnya mengatakan bahwa berdasarkan perda no 01 tahun 2009 tentang APBD tahun 2009 direncanakan sebesar Rp1.478.386.907.842,-, salah satu sumber pendapatan yang paling besar adalah melalui dana bagi hasil sumber alam pertambangan minyak bumi dan gas bumi yang direncanakan sebesar RP 1.106.655.074.231,-. Namun berkenaan keluarnya Permen keuangan no.50/PMK.07/2009 tanggal 23 Maret 2009 tentang revisi alokasi dana bagi hasil sumber daya alam pertambangan minyak bumi dan gas bumi untuk kab Rohil yang semula Rp1.175.237.804.000 menjadi Rp 634.131.841.000.
"Maka pendapatan dari dana bagi hasil berkurang sebesar Rp472.523.233.231,-,"ujarnya Bupati H.Annas Maamun.
Ia mengatakan pada tahun 2008 masih terdapat sisa tunda penyaluran DBH tahun 2008 akibat fluktuasi harga minyak tahun 2008 sebesar RP387.335.814.898,- dan telah disalurkan dan masuk kas daerah sebesar Rp83.795.767.256,- sehingga masih tersisa sebesar Rp303.540.047.642,-.
"Sehingga diharapkan DBH sisa tunda penyaluran tahun 2008 dapat menutupi ketekoran pendapatan dari dana bagi hasil akibat dari keluar peraturan menteri keuangan nomor 50/PMK.07/2009,katanya.
Ia mengatakan diperlukan komunikasi yang lebih intensif kepemerintah provinsi Riau dan Pemerintah Pusat, sehingga pendapatan yang semula direncanakan sebesar 1.478.386.907.842,- hanya berkurang sebesar 75.607.088.333,- dan menjadi 1.402.779.819.509,- pada APBD Perubahan tahun 2009.
Sedangkan untuk belanja pada APBD 2009 dialokasikan sebesar Rp1.896.531.864.009,- dan untuk APBD Perubahan direncanakan sebesar Rp1.933.859.653.107,- meningkat sebesar Rp 37.327.789.098,- meliputi Belanja Tidak langsung semula dialokasikan sebesar Rp533.404.457.379,- naik menjadi Rp 552.176.457.379.
"Kenaikan ini terjadi karena adanya penyesuaian gaji PNS dan penyesuaian tambahan penghasilan PNS. Begitu pula dengan belanja hibah dan bantuan sosial dan hibah ini meningkat salah satunya adalah dalam rangka pemindahan kantor polres dari ujung tanjung ke Bagansiapiapi serta persiapan pendirian sekolah polisi negara di Kab.Rohil,"katanya.
Sedangkan belanja langsung lanjutnya semula dianggarkan sebesar Rp1.363.127.406.630,- pada APBD 2009 meningkat menjadi Rp1.381.683.195.726,-.
"Apabila dilihat dari struktur rancangan APBD perubahan 2009 ini, maka terjadi defisit anggaran sebesar Rp531.079.833.598,-,"ujarnya.
Sementara itu pembiayaan daerah menurut orang nomor satu di Rohil ini pada penerimaan pembiayaan terjadi pergeseran menjadi Rp1.263.283.041.738,- yang semula dialokasikan sebesar satu triliun seratus miliar rupiah.
"Pengeluaran pembiayaan tidak mengalami perubahan. Dengan demikian terjadi kelebihan pada pembiayaan netto yang dialokasikan untuk membiayai kegiatan lanjutan sebesar Rp 674.355.043.833,- untuk menutupi defisit anggaran,ucapnya.
Menurut Annas kekhawatiran akan menurunnya pendapatan dana DBH tahun 2009 masih dapat diatasi dari sisa lebih tahun 2008 dengan catatan sisa tunda penyaluran dana bagi hasil tahun 2008 disalurkan oleh pemerintah pusat.
Annas mengungkapkan jika penyaluran DBH tahun 2008 tidak disalurkan oleh Pemerintah pusat, Ia bersama tim anggaran eksekutif akan mengendalikan pelaksanaan beberapa program dan kegiatan tahun 2009 agar lebih efisien lagi.
"Jika memang belum prioritas akan kita tunda pelaksanaannya sampai kondisi pendapatan daerah sesuai dengan rencana yang diharapkan,"katanya.
Satu hal yang membuat rasa optimisnya adalah dengan terus menaiknya harga minyak dunia saat ini.
"Dari asumsi APBN perubahan tahun 2009 sebesar 61 US dollar perbarel, saat ini seperti yang kita ketahui bersama sudah berada pada posisi diatas 70 US dollar perbarel,"katanya.
Ia berharap pemerintah pusat segera merevisi alokasi DBH tahun 2009 termasuk alokasi untuk Kabupaten Rokan Hilir. (GUN)
Bupati Bertekad Menekan Angka Kemiskinan Di Rohil
>>Rumah layak huni bagi masyarakat miskin
>>Membangun Sarana Infrastruktur
BAGANSIAPIAPI,(KABARROHIL)- Orang nomor satu di kabupaten Rokan Hilir (Rohil) berkomitmen dimasa pemerintahannya akan menurunkan persentase kemiskinan di wilayahnya.
Demikian dikatakannya beberapa waktu lalu dalam suatu pertemuan dengan wakapolda riau di ruang pertemuan lantai IV kantor Bupati Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi. Bupati H.Annas Maamun mengatakan bahwa saat ini sudah sekitar 18% taraf kemiskinan di Rohil dari 22% sebelumnya. Ia menegaskan 18% tersebut diupayakan untuk menurunkannya lagi.
Ia mengatakan tiga kecamatan yang dikategorikan banyak masyarakatnya yang miskin yakni di kecamatan Sinaboi, kecamatan pasir limau kapas (Palika) dan kecamatan rantau kopar (Ranko). Bupati juga mengatakan bahwa untuk mengentaskan kemiskinan tersebut pemdakab membangun rumah layak huni bagi masyarakat yang dikategorikan benar-benar miskin. Alokasi dana tersebut satu unitnya mencapai sebesar 80 juta. Rumah tersebut semi permanen dengan ditambah dapur dan kamar mandi.
Ia mengatakan bahwa banyaknya masyarakat pesisir dikategorikan masih bertaraf miskin karena kurangnya sarana transportasi dan sarana infrastuktur jalan dan jembatan didaerah tersebut. Ia juga menegaskan bahwa pembangunan jembatan pedamaran I dan jembatan pedamaran II akan menghubungkan daerah terisolir tersebut sehingga masyarakatnya dapat terjangkau oleh pemerintah daerah.
Orang nomor satu di rohil ini juga menyayangkan kepada pihak departemen kehutanan yang tidak memperbolehkan untuk membangun sarana jalan Sinaboi ke Dumai yang adalah menghubungkan masyarakat terisolir didaerah sinaboi.
"Masak kita membangun jalan didaerah sendiri tidak diperbolehkan,"ujarnya.
Ia mengatakan bahwa
Masih menurut orang nomor satu ini bahwa jika jalan sinaboi ke dumai tersebut dapat terealisasikan maka taraf kemiskinan masyarakat daerah rohil bisa ditekan sehingga masyarakat daerah tersebut taraf kehidupannya meningkat.
"Dengan demikian persentase kemiskinan di Rohil dapat menurun lagi,"tandasnya. (andi WRC)
Lomba Karya Tulis dan Majalah Dinding Pelajar
>>Siswa Wahidin mendominasi sebagai Juara tingkat SMP/Mts
BAGANSIAPIAPI,(KABARROHIL)-Siswa dan siswi SLTP perguruan wahidin jalan Pahlawan Bagansiapiapi meraup juara di bidang karya tulis tingkat SMP/MTs yang diselenggarakkan oleh seksi panitia karya tulis dan majalah dinding tingkat pelajar dalam rangka memeriahkan HUT RI yang ke-64 di Kabupaten Rokan Hilir.
Karya tulis dengan judul "Menjamurnya Game Elektronik Menimbulkan Dampak Negatif Bagi Pelajar" ditetapkan sebagai juara satu dengan total nilai 896 dari siswi SMP Wahidin. Demikian diumumkan oleh H.Yan Faisal selaku ketua panitia dalam siaran Persnya di kantor PWI Rohil jalan Perniagaan Bagansiapiapi, Selasa (25/8) kemaren.
Karya yang ditulis oleh Fukendda Izzah Tamara seorang siswi SMP Wahidin Bagansiapiapi tersebut mengungguli karya lainnya. Disusul tempat kedua karya Nurul Nabila yang juga siswi SMP Wahidin dengan judul "Perjalanan Rohil Dari Sudut Pra dan Pasca Kabupaten Rohil dari sudut Pandang Pembangunan" dengan total nilai 887. Kemudian juara ketiga karya tulis Satyojiwo Suglaro yang juga siswa SMP Wahidin dengan judul "Mudahnya mendapat rokok berdampak pada pelajar" dengan nilai 883. Sedangkan Wan Mirza Dani siswa SMP Wahidin,Eransisca Nesa Siswi SMP Bintang Laut, Dwi Saputra SMP Wahidin masing-masing sebagai juara harapan satu, harapan dua dan juara harapan tiga.
Ditiingkat SMU/Aliyah karya tulis dengan judul "Menjunjung Tingggi Bahasa Indonesia" oleh Sujana Siswa SMU Wahidin sebagai juara pertama dengan nilai 820. Disusul karya tulis Martinus Dwinawa Hanggun siswa SMU Bintang laut sebagai juara kedua dengan judul "Pembangunan
Selain itu, Yan Faisal yang juga selaku ketua PWI Rokan Hilir mengumumkan juga juara kategori lomba majalah dinding. SMP Wahidin ditetapkan sebagai juara pertama disusul SMPN 2 Bangko dan SMPN 1 Bangko masing-masing sebagai juara dua dan juara tiga tingkat SMP/MTs. Sedangkan juara harapan satu SMP Bintang Laut, juara harapan dua SMPN 1 Rimba Melintang dan juara harapan tiga SMP Setia Budi. Lanjutnya mengatakan ditingkan SMU/Aliyah SMUN 1 Tanah Putih Tg Melawan sebagai juara pertama disusul SMUN 1 Bagan Sinembah dan SMUN 1 Bangko. SMU Wahidin ditempatkan sebagai juara harapan pertama disusul SMUN 2 Bangko sebagai juara harapan kedua dan juara harapan ketiga diraih oleh SMU Muhammaddiyah.
H.Yan Faisal mengatakan bahwa kegiatan ini lebih mengarah sebagai pembinaan dan pendidikan dikalangan pelajar dalam bentuk sebuah karya tulisan dibidang karya tulis dan majalah dinding.
Sementara itu Jaka Abdillah sekretaris panitia lomba mengatakan bahwa hadiah lomba akan diantar langsung oleh panitia kesekolah masing-masing.
"Hadiah para pemenang tersebut diantar oleh panitia lomba langsung kemasing-masing sekolah sebagai bentuk apresiasi tterhadap semangat siswa-siswa dan sekolah dalam melakukan pembinaan terhadap minat dan bakat baik dalam bentuk karya tulis maupun majalah dinding,"ujarnya Jaka.
Ditambahkannya bahwa selain hadiah tersebut juga diberikan sertifikat sebagai ucapan rasa terima kasih atas partisipasi keikutsertaannya dalam lomba karya tulis dan majalah dinding tingkat pelajar untuk memperingati
Kunjungan DPRD Rohil ke Lombok Barat
>>Lihat hasil Panen Bibit Padi Hasil Kawin IR 5 dengan Padi Lokal
BAGANSIAPIAPI,(KABARROHIL)-Dalam kunjungannya ke daerah mataram atau Lombok Barat anggota dewan Kabupaten Rohil, Azwar ,SH,MH mengatakan bahwa di lombok tersebut telah memperkenalkan jenis bibit padi hasil ekperimen perkawinan silang jenis padi IR 5 dari negara Piliphina dengan jenis padi lokal.
Ia mengatakan bahwa bibit padi hasil perkawinan tersebut bisa panen selama 3 bulan dan dapat menghasilkan padi yang persawahannya seluas 1 ha mencapai sebesar 12 ton.
Namun Azwar , sekretaris komisi A DPRD Kabupaten Rokan Hilir tersebut masih meragukan bibit jenis padi perkawinan tersebut bisa ditanam di daerah Rohil yang kadar asam tanahnya sangat berbeda.
"Daerah Rohil tanahnya bergambut daerah rawa apa bisa ditanam jenis padi tersebut,"katanya.
"Sekarang kita melihat lokasi antara Rohil dengan
Azwar juga mengatakan bahwa mereka di
"Mereka baru uji coba satu dua kali panen,"katanya.
Ia mengatakannya juga bahwa bibit padi hasil perkawinan tersebut seharga 70 ribu rupiah sekilo yang bisa ditanam 4 kilo bibit seluas sehektar.
"Harga bibitnya 70 ribu perkilo dimana 4 kilo perhektar,"katanya.
Tambahnya menjelaskan, sedangkan padi biasa seharga 5 ribu perkilo namun menanamnya sekitar 40 kg bibit per hektar.
Atas kunjungan ke Lombok Barat tersebut Ia mengatakan bahwa dirinya telah membeli bibit tersebut sekitar 1 kg untuk diuji cobakan didaerah Rokan Hilir.
"Sementara untuk diuji coba dahulu,"tandasnya. (Andi WRC)
Masyarakat Agar Tingkatkan Keamanan dan Ketertiban
BAGANSIAPIAPI, (KABARROHIL)-Salah satu anggota dewan Kabupaten Rokan Hilir menyatakan agar petugas camat dan kepenghuluan didaerah pesisir meningkatkan keamanan terutama sekali daerah Sinaboi dan Penipahan serta pulau halang karena dekatnya jarak antara Rokan Hilir dengan Johor
"Supaya daerah-daerah pesisir tersebut jangan diabaikanlah keamanannya,"katanya.
Ia mengatakan peningkatan keamanan tersebut perlu ditingkatkan lagi yang lebih serius terhadap pendatang-pendatang baru mendiami di wilayah tersebut.
"Masyarakat agar melaporkan apabila ada kejadian yang mencurigakan kepada pihak keamanan setempat,"ujarnya.
Tambahnya, keamanan dan ketertiban di bulan Ramadhan saat ini perlu dijaga bahkan ditingkatkan lagi. Karena menurutnya berkemungkinan daerah Rokan Hilir yang pernah digadangkan sebagai tempat tinggal Nordin M Top bersama isterinya tersebut terulang kembali.
"Kita harus waspada terhadap kemungkinan itu terjadi. Untuk itu peningkatan keamanan didaerah berdekatan dengan negara jiran harus diutamakan,"ujarnya.
Azwar berkeyakinan jika keamanan ditingkatkan maka gerak para teroris tersebut menjadi sempit untuk berinteraksi dengan kroninya. (Andi WRC)
Penempatan Material Mengambil Bodi Jalan Ditertibkan oleh Satpol PP
BAGANSIAPIAPI,(KABARROHIL)- Jalan dipergunakan untuk kepentingan umum oleh sebab itu jalan tidak boleh dipergunakan untuk keperluan pribadi, apalagi jalan itu dipergunakan untuk menempati barang material sehingga mengganggu kepentingan umum. Hal itu dipaparkan oleh orang nomor satu di Rohil agar kepentingan umum diutamakan daripada kepentingan pribadi dalam suatu pertemuan beberapa hari lalu. Oleh sebab itu Bupati Rohil menegaskan agar Satpol PP menertibkan ketentuan tersebut.
"Satpol PP harus pro aktif sebagai polisi pamong praja untuk melakukan penertiban,"katanya.
Ia kemudian terjun langsung ketika melihat material yang ada mengganggu jalan di jalan Pahlawan tengah didepan mejid raya, Jumat (21/8) kemaren.
Maka petugas satpol PP pun bertindak cepat dengan mengamankan bungkusan pasir dan semen tersebut. Petugas satpol menaikkannya di mobil satpol PP untuk diangkut ke Kantornya. Tampak saat itu Lurah Bagan Timur Rijalul ,camat Bangko Ramli Harofie, petugas Polisi dan kepala Satpol PP Adnan Musa beserta petugas satpol lainnya ikut mengamankan barang materiel yang mengambil bodi jalan tersebut. (Andi WRC)
Warga Minta Tertibkan Buka Warung Terbuka di Bulan Puasa
BAGANSIAPIAPI,(KABARROHIL)-Warga masyarakat resah karena selama bulan Ramadhan banyak warung kopi dan kedai makanan menjual makanannya secara terbuka sehingga dapat mengganggu ibadah puasa bagi umat muslim. Oleh sebab itu warga minta agar warung tersebut secepatnya ditertibkan sehingga tidak mengganggu jalannya ibadah puasa.
"Diharapkan pihak yang berkompenten dapat menertibkannya segera,"ujarnya Hendra kepada KABAR ROHIL, Rabu (26/8) kemaren.
Ia mengatakan bahwa warung kopi yang membuka kedainya secara terbuka agar dapat menghormati umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.Oleh sebab itu diharapkan agar petugas menertibkannya sehingga warung tersebut menjual dagangannya tidak secara terbuka.
"Seharusnya
Sementara itu Sekretaris LSM FORKOM AKPP Rohil mengatakan bahwa kabupaten Rokan Hilir yang berpenduduk heterogen identik dengan budaya melayu diharapkan pihak yang berkompeten dapat menertibkan segera hal-hal yang dapat meresahkan warga dalam menjalankan ibadah puasanya.
Tambahnya seperti warung yang menjual dagangannya secara terbuka, penertiban salon terselubung tempat prostitusi juga hotel dan wisma serta menjual minuman keras. (Andi WRC).
Awal Ramadhan Diguyur Hujan
>>Pasar ramadhan penuh pembeli
BAGANSIAPIAPI,(KABARROHIL)-Sejak pagi hingga siang
"Awal puasa hujan turun, cuaca pun mendung sehingga diawal ramadhan ini tidak begitu terasa,"ujarnya Susan warga parit tangko kepada KABAR ROHIL .
Ia mengatakan juga diawal ramadhan ini tidak perlu lagi repot-repot untuk mencari buka puasa karena sudah ada fasilitas pasar ramadhan dadakan di jalan mawar Bagansiapiapi. Ia merasa dengan ada pasar ramadhan ini dapat memilih santapan buka puasa sesuai keinginannya.
"Kita tinggal pilih makanan untuk buka puasa,"katanya.
Ia mengatakan bahwa berbagai macam wadai juga dijual dipasar tersebut.
Pantauan KABAR ROHIL pasar dadakan yang dilokasikan dijalan Mawar Bagansiapiappi diawal ramadhan penuh dengan para pembeli makanan ringan maupun makanan buat lauk-pauk pembukaan puasa. Pasar tersebut dibuka sejak jam 16.00 wib hingga jam buka puasa. (Andi WRC).
Jumat, 21 Agustus 2009
Tinjau Suasana Jelang Ramadhan di TPU Kota Ikan Bagansiapiapi
>>TPU Pusara Hilir Dipenuhi Penziarah
BAGANSIAPIAPI, (KABARROHIL) – Ribuan masyarakat memenuhi jalan pusara Hilir Bagansiapiapi, Jumat (21/8) hari ini. Mereka mendatangi jalan Pusara hilir karena merupakan salah satu tempat pemakaman umum (TPU) di
“Penjaga parkir tersebut pemuda sini, Kotak amal itu untuk kebersihan lahan perkuburan,”ujarnya Toha sipenjaga kubur tersebut kepada KABARROHIL, Jumat (21/8) hari ini.
Ia mengatakan bahwa menjelang empat hari memasuli awal bulan ramadhan dirinya telah meracuni rumput-rumput di lahan perkuburan itu sehingga disaat orang berziarah kepemakaman keluarganya masing-masing rumput tersebut telah mati. Namun demikian dirinya tidak mematok upah dari hasil kerjanya tersebut. Ia mengatakan bahwa sumbangan untuk hal tersebut dirinya memasang kotak amal dipinggir jalan hendak memasuki tanah perkuburan tersebut.
“Saya hanya memasang kotak sumbangan bagi penziarah yang rela memberikan sumbangan agar tanah perkuburan tersebut tetap bersih. Uang itu untuk membeli racun rumput,”ujarnya Toha.
Ia juga mengatakan bahwa sehari-hari tugasnya adalah menjaga tanah perkuburan tersebut agar bersih. Ia juga menerima borongan jika ada yang memesan batu nisan bahkan menambak pekuburan. Harga untuk batu nisan dan menambak kubur tersebut bervariasi tergantung model keinginan dari keluarganya.
“Ongkosnya bervariasi tergantung sipemesan,”ucapnya. (GUN)
Kamis, 20 Agustus 2009
Wakapolda Riau Kunker ke Rohil
Kombes Bambang: "Kami sarankan hutan dekat kantor tersebut jangan sampai habis"
BAGANSIAPIAPI,(KABARROHIL)-Wakapolda Kombes Bambang Hermanu mengunjungi kabupaten Rokan Hilir. Setibanya di Bagansiapiapi rombongan itu disambut oleh Bupati Rohil, H.Annas Mamun di lapangan Koni Jalan Koni Bagansiapiapi, Kamis (20/8) hari ini. Rombongan itu beriringan mobil langsung menuju lokasi pembangunan kantor Polres Rohil di Jalan Kecamatan daerah Batu enam. Dilokasi tersebut wakapolda melihat gambar dan denah akan dibangun kantor Polres Rohil itu.
Selanjutnya rombongan itu ke kantor Bupati Rohil jalan Merdeka Bagansiapiapi untuk mengadakan pertemuan tatap muka dengan tokoh-tokoh masyarakat Rohil. Tampak yang hadir kepala dinas, badan dan kantor, camat se Rohil, instansi di lingkungan Rohil serta tokoh masyarakat . Dalam pertemuan itu di podium utama tampak Bupati Rohil H.Annas Maamun, Wabup H.Suyatno, Wakil DPRD Rohil Rosmali, Polres Rohil AKBP Rochmad Nursahid dan Wakapolda Kombes Bambang Hermanu.
Dalam sambutannya orang nomor satu di Rohil mengucapkan selamat dating kepada rombongan wakapolda yang sudi mengunjungi Kabupaten Rohil khususnya
Sementara itu Wakapolda Riau, Kombes Bambang Hermanu memperkenalkan dirinya dengan menyebut bahwa dirinya kelahiran Klaten 4 des 1959 yang lalu. Wakapolda kemudian mengatakan merasa tersanjung dan kagum dengan perencanaan
”Kami sarankan hutan didekat kantor tersebut jangan sampai habis,”katanya.
Menurut Kombes Bambang Hermanu, wakapolda Riau bahwa bangunan kantor polres Rohil tersebut sangat luar biasa setelah melihat matrik gambar kantor Polres itu.
”Bahkan hampir menyerupai gedung putih,”ujarnya.
Juga mengatakan tata
”Siapa yang membakar akan ditindak tegas,”tandasnya.
”Setiap orang yang dengan sengaja membuka lahan dengan membakar akan ditindak pidana,”ucapnya wakapolda Bambang Hermanu.
Untuk itu diharapkan kepada pemerintah setempat melaksanakan pencegahan dengan sosialisasi gembyar spanduk, membentuk kanal, membentuk peduli api hingga tingkat kecamatan dan setelah itu barulah penegakan hukumnya.
Wakapolda juga membicarakan tentang tindakan pemakai narkotika dengan ancaman uu no 22 tahun 1997.
Bambang juga membicarakan tentang terorisme dimana dikabupaten Rohil yang sangat dekat dengan Negara
”Itulah yang selalu ditanamkan kepada anak kita. Oleh sebab itu kepada pemuka agama agar selalu memberikan pengertian agama kepada anak muda kita,”katanya.
”Kami harap bapak ibu juga dapat pro aktif terutama masalah kependudukan dan segera memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila ada gelagat yang mencurigakan,”ujarnya.
Kemudian itu wakapolda mengatakan bahwa perkembangan pembangunan jangan hanya pada segi pembangunan secara fisik saja tetapi juga jangan dilupakan kebudayaan daerah kita bahkan agama.
”Disamping bangunan fisik juga jangan lupa budaya kita,”tuturnya wakapolda.
Kemudian diakhir sambutannya melantunjkan sebait pepatah.”Kata pepatah SBY, Bunga selasih tak pernah layu terima kasih thank you,”ucapnya.
Selanjutnya dilanjutkan dengan penandatanganan bagunan polres lama akan dijadikan spn dan pemberian cendera mata kepada wakapolres oleh Bupati rohil H.Annas maamun.(GUN)
Rabu, 19 Agustus 2009
Rapat wali murid bersama Komite SMPN 1
BAGANSIAPIAPI,(KABARROHIL)-Rapat umum wali murid dengan komite dilaksanakan di gedung serba guna SMPN 1 Jalan Sumatera Bagansiapiapi, Rabu (19/8) kemaren. Rapat tersebut membahas peningkatan mutu sekolah karena banyaknya animo masyarakat untuk menambakan anaknya di SMPN 1 tersebut. Rapat ini dihadiri oleh wali murid. Ketua komite Nasruddin Hasan,SE memimpin rapat tersebut dengan didampingi ketua TU SMPN 1 Mansyurdin, kepala sekolah SMPN 1 Zakaria, dan pengurus Komite murid lainnya.
”Diharapkan bapak dan ibu membantu kami dalam meningkatkan mutu pelajaran,”ujarnya Zakaria kepala sekolah SMPN 1 Bagansiapiapi.
”Mudah-mudahan bapak dan ibu ikut menyokong kami dalam rapat ini untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah,”terangnya kemudian.
Selanjutnya ketua komite Nasruddin Hasan,SE mengatakan selamat datang kepada orang tua baru dalam sekolah bertaraf SBI.
”Sebetulnya Komite ini adalah penjelmaan orang tua murid di tahun 2008 lalu,”;ucapnya.
Ia mengatakan kondisi meubuler semakin berkurang membuat sekolah membutuhkannya sementara kebutuhan itu dari pemerintah baru hanya terpenuhi setahun sekali sedangkan setiap harinya bangku dan kursi selalu saja ada yang rusak.
”Bayangkan hampir setiap hari bangku itu tidak bisa dipakai lagi bahkan patah,”katanya.
Ia mengatakan pihak komite atas musyawarah dengan orang tua murid bisa menyokong sekolah untuk memberikan bantuan guna kepentingan murid itu sendiri.
”Sekollah bertaraf RSBI dibolehkan untuk memungut dana melalui rapat yang dilakukan oleh komite,”ujarnya Nasrudin.
Untuk itu dikatakannya, agar orang tua murid haruslah berpikir secara rasional dan nyata sehingga anak-anaknya tenang belajar dengan bantuan kita sendiri. Bantuan itu juga berguna untuk meningkatkan mutu sekolah dan anak-anak didik sekolah.
”Bagaimana kita akan maju bilamana orang tua berfikiran sempit,”katanya.
Ia berujar bahwa sekarang ini menulis tidak lagi dengan kapur melainkan dengan spidol.
”Sekarang ini menulis dipapan tulis dengan spidol sedangkan satu spidol yang isi ulang tersebut telah memakan biaya 2 juta sebulan,”katanya.
Nasruddin mengatakan juga bahwa kebersamaan didalam memikirkan sekolah dan mutu sekolah sangat diperlukan saat ini guna masa depan anak-anak kita.
”Kesulitan sekolah adalah juga kesulitan kita semua,”katanya.
Selama ini sebanyak 345 adalah murid-murid baru yang masuk di SMPN 1.
”Sebetulnya sekolah RSBI ini setiap lokal sebanyak 32 orang saja,”ujarnya Nasruddin.
”Tak ada kemajuan sekolah tanpa dukungan ortu murid itu,”ujarnya.
Dana yang diperlukan untuk menambah meubiler sebesar 41.000.750 rupiah yang dibagi 345 murid akhirnya disetujui oleh walimurid sebesar Rp 121.000 per murid. Namun hasil tersebut bisa menjadi berkurang jika ada donatur yang membantu mengurangi dana tersebut. (GUN)